Indeks FTSE-100 Inggris ditutup melemah 0,47 persen

London (ANTARA News) – Saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (16/1), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 0,47 persen atau 32,34 poin, menjadi 6.862,68 poin.

Taylor Wimpey, pengembang perumahan yang berbasis di Inggris, melonjak 5,64 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”.

Disusul oleh saham Persimmon dan Marks & Spencer Group, yang masing-masing meningkat sebesar 5,41 persen dan 4,02 persen.

Di sisi lain, Pearson, sebuah perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional Inggris, menjadi pemain terburuk (top loser), dengan harga sahamnya anjlok 5,98 persen.

Diikuti oleh saham Reckitt Benckiser Group, sebuah perusahaan barang konsumen multinasional Inggris, yang jatuh 4,19 persen, serta Evraz, perusahaan pembuat dan pertambangan baja multinasional yang terintegrasi secara vertikal, turun 3,58 persen.

Baca juga: Indeks FTSE Inggris berakhir naik 0,74 persen

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks IBEX-35 Spanyol berakhir menguat 0,71 persen

Madrid (ANTARA News) – Saham-saham Spanyol berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu (16/1), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid menguat 0,71 persen atau 62,60 poin, menjadi 8.912,70 poin.

Sebanyak 27 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil membukukan kenaikan harga.

Bank kelima terbesar di Spanyol, Banco Sabadell, mencatat keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”, dengan harga sahamnya melonjak 4,80 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan otomotif CIE Automotive yang bertambah 3,85 persen, serta kelompok maskapai penerbangan IAG meningkat 3,75 persen.

Sementara itu, perusahaan pemasok listrik R.E.C. menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 2,13 persen.

Disusul oleh saham perusahaan infrastruktur gas alam Enagas yang melemah 1,71 persen, dan perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa turun 1,42 persen.

Baca juga: Bursa Spanyol menguat, Indeks IBEX 35 ditutup naik 31,50 poin

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ketidakpastian Brexit dorong harga emas berjangka lebih tinggi

Chicago (ANTARA News) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), di tengah gejolak ketidakpastian Brexit di Inggris.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari naik 5,40 dolar AS atau 0,42 persen, menjadi menetap di 1.293,80 dolar per ounce.

Setelah kesepakatan Brexit Perdana Menteri Theresa May dan Uni Eropa sangat ditolak di Parlemen Inggris pada Selasa (15/1) malam, para investor berusaha mencari aset-aset safe haven seperti emas.

Meskipun May sedikit terselamatkan dari mosi tidak percaya pada Rabu (16/1), ketidakpastian politik dan kemungkinan Brexit tanpa kesepakatan terus mendukung harga emas lebih tinggi.

Perusahaan-perusahaan Inggris telah mendesak pemerintahan May untuk mengambil tindakan segera memperkenalkan “Rencana B” guna menghindari Brexit yang kacau.

Sementara itu, penutupan sebagian pemerintahan yang berkepanjangan dari pemerintah federal AS juga mendukung logam kuning. Ketua DPR AS Nancy Pelosi dilaporkan mengirim surat kepada Presiden Donald Trump, memintanya untuk menunda pidato kenegaraan, atau mengirimkannya secara tertulis, karena penutupan itu.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 1,8 sen AS atau 0,12 persen, menjadi ditutup pada 15,638 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 7,8 dolar AS atau 0,97 persen, menjadi 807,90 dolar AS per ounce.

Baca juga: Harga emas naik, investor cari investasi aman di tengah saham anjlok
Baca juga: Emas naik ditopang penurunan ekuitas dan dolar AS

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street menguat, saham perbankan melonjak tembus delapan persen

New York (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Wall Street menguat pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena suasana pasar didorong oleh serangkaian laporan laba positif dari bank-bank besar termasuk Goldman Sachs dan Bank of America.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 141,57 poin atau 0,59 persen, menjadi ditutup di 24.207,16 poin. Indeks S&P 500 bertambah 5,80 poin atau 0,22 persen, menjadi berakhir di 2.616,10 poin. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 10,86 poin atau 0,15 persen, menjadi ditutup di 7.034,69 poin.

Saham melonjak 9,54 persen, kenaikan satu hari terbesar dalam sekitar 10 tahun terakhir. Bank investasi ini melaporkan hasil kuartal keempat pada Rabu (16/1), dengan laba per saham 6,04 dolar AS, secara mudah melampaui estimasi para analis.

Sementara itu, pendapatan Goldman Sachs di kuartal yang sama mencapai 8,08 miliar dolar AS, melebihi perkiraan.

Bank of America juga memberikan rekor laba, mengirim harga sahamnya melonjak lebih dari tujuh persen.

Sektor keuangan S&P 500 ditutup 2,2 persen lebih tinggi, mengungguli sektor yang lain dalam indeks.

Morgan Stanley, bank titan AS lainnya, dijadwalkan akan melaporkan hasil kinerja keuangan kuartal keempat pada Kamis waktu setempat.

Sejauh ini, lebih dari enam persen dari perusahaan-perusahaan S&P 500 telah melaporkan laba kalender kuartal keempat, di mana 85,3 persennya melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan, kata CNBC mengutip FactSet.

Wall Street juga mencerna berita tentang pemungutan suara di parlemen Inggris yang tidak percaya pada pemerintahan Perdana Menteri Theresa May. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Dolar sedikit menguat, pasar khawatir pertumbuhan ekonomi Eropa

Baca juga: Ketidakpastian Brexit dorong harga emas berjangka lebih tinggi
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks DAX-30 Jerman berakhir naik 0,36 persen

Frankfurt (ANTARA News) – Saham-saham Jerman berakhir lebih kuat pada perdagangan Rabu (16/1), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 0,36 persen atau 39,45 poin, menjadi 10.931,24 poin.

Deutsche Bank mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau “blue chips”, dengan harga sahamnya melonjak 8,39 persen.

Diikuti oleh saham maskapai penerbangan Jerman Lufthansa dan produsen material Covestro, yang masing-masing naik 3,58 persen dan 2,53 persen.

Sementara itu, raksasa industri Thyssenkrupp menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulanp, dengan harga sahamnya melemah 1,55 persen.

Disusul oleh saham perusahaan barang-barang kimia dan konsumen Henkel serta pemasok otomotif Continental, yang masing-masing turun sebesar 1,44 persen dan 1,10 persen.

Perusahaan asuransi dan jasa keuangan Jerman Allianz adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 172,5 juta euro (196,4 juta dolar AS).

Baca juga: Bursa Jerman ditutup melemah, Deutsche Post raih keuntungan terbesar

Pewarta:
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura berakhir menguat 0,52 persen

Singapura (ANTARA News) – Saham-saham Singapura berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) menguat 0,52 persen atau 16,81 poin menjadi 3.229,11 poin.

Sebanyak 1,12 miliar saham berpindah tangan senilai 1,00 miliar dolar Singapura (sekitar 740,74 juta dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 216 saham terhadap 174 saham.

Indeks STI ditutup naik 1,22 persen atau 38,84 poin menjadi 3.212,30 poin pada Selasa (15/1). Demikian dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG menguat tipis menanti kebijakan BI soal suku bunga
Baca juga: Bursa saham Singapura berakhir menguat 1,22 persen
Baca juga: Bursa China ditutup bervariasi, indeks Shanghai naik tipis 0,07 persen

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Australia ditutup lebih tinggi, ASX naik 0,35 persen

Sydney (ANTARA News) – Pasar saham Australia ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu, yang mengabaikan kerugian di sektor material untuk terus naik di seluruh perdagangan.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 20,60 poin atau 0,35 persen menjadi 5.835,20 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 21,90 poin atau 0,37 persen menjadi 5.893,70 poin.

“Investor mengabaikan kekalahan kesepakatan Brexit hari ini, mengirim pasar saham lokal lebih tinggi untuk keenam kalinya dalam delapan sesi terakhir,” kata analis pasar Commsec, Elvina Simpson, dikutip dari Xinhua.

Teknologi informasi adalah sektor yang berkinerja paling baik, sementara bank-bank juga berkontribusi terhadap keuntungan.

“Sektor TI yang menonjol, naik 1,7 persen,” kata Simpson, “namun, keuntungan dari saham-saham telekomunikasi, keuangan, energi dan ritel yang membuat dampak paling besar.”

Kerugian dipimpin oleh sektor material dengan semua penambang lebih rendah.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam, dengan Commonwealth Bank turun 0,41 persen, ANZ naik 0,74 persen, National Australia Bank naik 0,12 persen, dan Westpac Bank naik 0,91 persen.

Saham-saham pertambangan merosot, dengan BHP turun 0,61 persen, Fortescue Metals turun 1,98 persen, Rio Tinto turun 0,45 persen, dan penambang emas Newcrest turun 1,64 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas bervariasi, dengan Oil Search turun 0,39 persen, Santos naik 1,53 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,06 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia menguat, dengan Coles naik 0,77 persen, dan Woolworths naik 0,94 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 1,03 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas naik 0,67 persen, dan perusahaan biomedis CSL tergelincir 0,46 persen.

Baca juga: Bursa China ditutup bervariasi, indeks Shanghai naik tipis 0,07 persen
Baca juga: Ambil untung, bursa saham Tokyo ditutup melemah 0,55 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul berakhir menguat 0,43 persen

Seoul (ANTARA News) – Bursa saham Seoul berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) menguat 0,43 persen atau 8,92 poin menjadi 2.106,10 poin.

Volume perdagangan mencapai 492,7 juta saham, senilai 5,3 triliun won (4,7 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Mata uang Korea Selatan berakhir di 1.120,1 won terhadap greenback, naik 0,6 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Baca juga: Bursa China ditutup bervariasi, indeks Shanghai naik tipis 0,07 persen
Baca juga: Pasar saham Australia ditutup lebih tinggi, ASX naik 0,35 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina berakhir turun 1,86 persen

Manila (ANTARA News) – Saham-saham Filipina berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indeks acuan Bursa Efek Filipina (PSE) turun 1,86 persen atau 148,72 poin, menjadi 7.864,70 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks seluruh saham bergerak turun 73,49 poin atau 1,54 persen menjadi berakhir di 4.715,13 poin.

Volume perdagangan mencapai 1,13 miliar saham senilai 20,1 miliar peso (386,53 juta dolar AS), dengan 64 saham naik, 127 saham turun, sementara 50 saham ditutup datar.

Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir menguat 0,43 persen
Baca juga: Pasar saham Australia ditutup lebih tinggi, ASX naik 0,35 persen
Baca juga: Bursa saham Filipina berakhir turun 0,13 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup naik 0,27 persen

Hong Kong (ANTARA News) – Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,27 persen atau 71,81 poin menjadi 26.902,10 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan antara 26.567,52 poin hingga 26.903,78 poin, dengan nilai transaksi mencapai 87,47 miliar dolar Hong Kong (sekitar 11,16 miliar dolar AS). Demikian dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa China ditutup bervariasi, indeks Shanghai naik tipis 0,07 persen
Baca juga: Ambil untung, bursa saham Tokyo ditutup melemah 0,55 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ambil untung, bursa saham Tokyo ditutup melemah 0,55 persen

Tokyo (ANTARA News) – Bursa saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, karena investor memilih mengunci keuntungan yang dibuat baru-baru ini.

Sementara, kekhawatiran tentang masa depan Inggris meninggalkan Uni Eropa meningkat setelah kesepakatan Brexit dibatalkan parlemen Inggris sehari sebelumnya.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 112,54 poin atau 0,55 persen, dari tingkat penutupan Selasa (15/1), menjadi mengakhiri perdagangan di 20.442,75 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 4,95 poin atau 0,32 persen, menjadi berakhir pada 1.537,77 poin.

Saham-saham produk minyak dan batu bara, pertambangan, dan yang terkait dengan bubur kertas dan kertas paling banyak mencatat penurunan pada saat penutupan perdagangan.

Baca juga: Bursa Tokyo merosot, investor amankan keuntungan
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China ditutup bervariasi, indeks Shanghai naik tipis 0,07 persen

Beijing (ANTARA News) – Bursa saham China ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,07 persen menjadi 2.570,42 poin.

Indeks Komponen Shenzhen, yang melacak saham-saham di bursa kedua China, berakhir sedikit melemah 0,09 persen menjadi 7.540,45 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya NASDAQ China, hanya bertambah 0,08 persen menjadi ditutup di 1.267,31 poin.

Baca juga: Ambil untung, bursa saham Tokyo ditutup melemah 0,55 persen
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

176 Bumdes di Sukabumi dijadikan percontohan

(Antara)-176 Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), yang ada di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dijadikan percontohan untuk daerah lain, oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, karena telah berhasil mengelola perekonomiannya. Bumdes ini memiliki beragam usaha dari penyediaan sembako melalui BUMN shop, hingga penjualan bbm melalui pertashop.

Bursa Jerman menguat tipis, saham HeidelbergCement naik tertinggi

Frankfurt (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Jerman berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa (15/1), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 35,88 poin atau 0,33 persen, menjadi 10.891,79 poin.

Perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya meningkat 2,01 persen.

Diikuti oleh penyedia teknologi internet dan layanan keuangan global Wirecard serta perusahaan farmasi Merck, yang masing-masing naik 1,62 persen dan 1,46 persen.

Sementara itu, Deutsche Post mencatat kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 1,97 persen.

Disusul oleh saham maskapai penerbangan Jerman Lufthansa dan perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE, yang masing-masing turun sebesar 1,77 persen dan 1,38 persen.

Deutsche Post adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 218,3 juta euro (248,8 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG menguat, Analis: Apresiasi rupiah bagus bagi psikologis investor saham

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019