Gaya Roy Djordy ‘Suliwa’ di Dalam Mobilnya, Awet Muda dan Kece

Di awal tahun 2000-an lalu, ada banyak tontonan di televisi tentang cerita kolosal zaman dulu. Sebut saja salah satunya adalah Angling Dharma. Serial dengan bintang utama Prabu Angling Dharma yang diperankan Anto Wijaya itu juga melambungkan nama Roy Djordy yang memerankan tabib sakti bernama Suliwa.

Bertahun-tahun berlalu, Roy Djordy kini banyak menghabiskan waktunya menjadi seorang Disk Jockey (DJ) SBOBET. Meski begitu ia terbilang awet muda dan makin kece. Apalagi ketika ‘nampang’ bersama mobilnya.

Tak percaya? Lihat beberapa fotonya berikut ini.

1. Pose Kerennya di Depan Mobil.

Roy Djordy (Instagram/roydjordy)Roy Djordy (Instagram/roydjordy)

Penasaran dengan pose kece lain dari aktor berusia 40 tahun tersebut?

Sambut 2025, Volkswagen Makin Berkonsentrasi di Pasar SUV

Suara.com – Salah satu produsen kendaraan roda empat (R4) Jerman, Volkswagen, bersiap-siap makin memperkokoh produksi sektor Sport Utility Vehicle (SUV) di saat mendatang. Diperkirakan pada 2015, lebih dari 30 jenis SUV bakal meluncur dari pabrikan mereka.

“Jenis SUV semakin populer di kalangan pelanggan kami di seluruh dunia,” demikian alasan yang dikemukakan oleh Jurgen Stackmann, Board of Management dari Volkswagen Passenger Cars yang bertanggung jawab atas penjualan global, seperti dilansir kantor berita Antara.

“Itulah sebabnya kami secara konsisten meluncurkan produk SUV. Jenis tunggangan ini bakal menjadi kontribusi utama untuk memperkuat bisnis inti kami sehingga mampu berinvestasi di berbagai hal, termasuk mendesain kendaraan swakemudi,” lanjutnya.

Beberapa produk Volkswagen dari kelas SUV premium, menengah, sampai kompak dan kecil yang siap “bertempur” tahun-tahun mendatang sudah dipersiapkan sejak kini oleh SBOBET Indonesia.

Sebutlah Volkswagen T-Cross, Tiguan serta T-Roc, dan sebuah SUV bertenaga listrik yang kabarnya bakal siap dilansir pada 2020. Lantas puncaknya adalah 2025.

Volkswagen T-Roc sendiri adalah SUV yang tergolong baru. Mulai diproduksi pada 2017, saat ini telah terjual sekitar 130 juta unit secara global. Sementara Volkswagen T-Cross dijadikan SUV serba guna oleh para pemiliknya.

Peranti standar yang diunggulkan Volkswagen T-Cross adalah sistem pantauan Ambient Front Assist untuk deteksi pejalan kaki, fungsi pengereman darurat dalam kota, serta Blind Spot Detection.

Mantap, Polri Edukasi Masyarakat soal Keselamatan Berkendara

Suara.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah salah satu instansi yang melaksanakan tugas menjalankan fungsi lalu-lintas. Salah satu bentuk upaya menanamkan budaya tertib berlalu-lintas, Ditkamsel Korlantas Polri menggelar pameran bertajuk Road Safety Zero Accident di beberapa pusat perbelanjaan di Tanah Air.

Pameran ini merupakan kampanye untuk mensosialisasikan pentingnya keselamatan berlalu-lintas. Tujuannya agar masyarakat memiliki kesadaran bagaimana beretika lalu-lintas yang aman, selamat, tertib, sekaligus lancar.

Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Brigjen. Pol. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si mengatakan bahwa kegiatan pameran ini memang sengaja dilaksanakan di berbagai mall.

“Salah satu kampanye Road Safety Zero Accident adalah dengan pelaksanaan pameran, dan digelar di pusat perbelanjaan karena targetnya menyentuh langsung masyarat,” ujar Chryshnanda Dwilaksana, di Jakarta.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pameran ini bertujuan membangkitkan kesadaran masyarakat khususnya pengguna jalan, untuk mengutamakan keselamatan berlalu-lintas, dengan mematuhi peraturan yang ditetapkan dalam berlalu-lintas. Karena berdasar data, kecelakaan lalu lintas diawali dengan perilaku pengemudi kendaraan yang tidak patuh pada peraturan.

“Ya, kami memang agendakan rutin kegiatan seperti tadi. Hal ini dilakukan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat betapa pentingnya kita untuk taat peraturan lalu-lintas, dan kesadaran akan hal itu harus tumbuh dari masing-masing individu tanpa terkecuali,” tutup Chryshnanda Dwilaksana.

Pada pameran ini ditampilkan berbagai contoh kecelakaan lalu-lintas, termasuk yang berakibat fatal, testimoni para korban kecelakaan lalu-lintas, serta setiap hal yang harus diperhatikan sebelum kita berkendara dan ketika kita berkendara.

Sesuai dengan Decade of Action for Road Safety, ada lima pilar utama yang membidangi peran masing-masing untuk bersama mewujudkan Keselamatan berlalu-lintas, yaitu:

– Manajemen keselamatan jalan,

– Infrastruktur,

– Kendaraan yang berkeselamatan,

– Pengguna Jalan yang berkeselamatan,

– Penanganan pasca kecelakaan lalu-lintas.

Baca Juga

Hore, Honda Passport 2019 Segera Meluncur dari Alabama !

Suara.com – Sebanyak lebih dari 1.500 pegawai di Honda Manufacturing of Alabama (HMA), Amerika Serikat (AS) merayakan dimulainya produksi massal Honda Passport. Demikian dilansir dari kantor berita Antara pada Jumat (7/12/2018).

Produk Honda dari kelas Sport Utility Vehicle (SUV) ini akan meluncur ke pasar otomotif Amerika Utara mulai awal 2019. Diproduksi secara eksklusif di HMA, harapannya mampu memainkan peran penting di kelasnya. Yaitu jajaran SUV yang diproduksi perusahaan otomotif berlogo “H” itu.

Ya, Honda Passport mengemban target untuk bisa mengisi celah pasar antara Honda CR-V dan Honda Pilot. Yaitu SUV tata ruang tiga baris.

“Hari ini, kami merayakan dedikasi tim Honda di Alabama untuk produksi baru ini, yaitu kelas Sport Utility Vehicle yang siap diajak bertualang dengan para konsumen kami,” papar Mike Oatridge, wakil presiden HMA.

Sebelum memasuki lini produksi di HMA, Honda Passport 2019 diperlihatkan kepada khalayak pada November 2018 lewat pergelaran Los Angeles Auto Show 2018.

Menurut rencana, Honda Passport yang diproduksi di Alabama tadi akan masuk lini pengerjaan bersama-sama produk Honda kategori non-sedan yang pernah meraih penghargaan, seperti Honda Odyssey, Honda Pilot, sampai kelas pikap lansiran Honda, yakni Ridgeline.

Sebagai pabrik pembuatan produk-produk Honda di kawasan Amerika Utara, HMA berdiri pada 14 November 2001, dan selama itu sudah melahirkan lebih dari 4,7 juta mobil serta mesin.

Secara total, HMA mempekerjakan lebih dari 3.000 karyawan dan fokus kepada fasilitas produksi dimensi besar yang sudah masuk kategori truk ringan. Kapasitas produksinya di atas 340 ribu kendaraan serta mesin V6 setiap tahun.

Baca Juga

Diprediksi Bubar, Mitsubishi Tegaskan Aliansi Masih Menguntungkan !

Suara.com – Pasca ditangkapnya Carlos Ghosn karena masalah manipulasi keuangan, kabarnya ada prediksi bila aliansi yang dibangun oleh Renault – Nissan – Mitsubishi usianya tidak akan lama lagi. Alias bubar.

Namun kabar ini dengan tegas dibantah oleh Mitsubishi. Perusahaan berlogo tiga berlian itu mengungkapkan bahwa aliansi akan berjalan terus dan tak terpengaruh terhadap penangkapan Carlos Ghosn. Atau pemimpin tertinggi aliansi Renault – Nissan – Mitsubishi.

Wakil Presiden Eksekutif Mitsubishi Motors, Mitsuhiko Yamashita bersemangat mengatakan bila aliansi yang terbentuk tetap berjalan.

“Aliansi kami justru menguntungkan karena mmpu menghasilkan sumber komponen dan model terbaru secara bersama-sama. Selain itu, aliansi juga mampu mengembangkan teknologi baru untuk menekan biaya pengembangan yang lebih murah,” kata Mitsuhiko Yamashita, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (4/12/2018).

Sehingga secara keseluruhan, Mitsuhiko Yamashita mengungkapkan bahwa penangkapan Carlos Ghosn, tidak berdampak apapun terhadap aliansi yang pernah dipimpin oleh lelaki berdarah Lebanon kelahiran Brasil itu.

Carlos Ghosn sebelumnya ditangkap oleh pengadilan Jepang dan dituntut oleh jaksa, akibat terbukti menggunakan dana perusahaan untuk kepentingan pribadi.

Dalam penyelewengan uang perusahaan itu, bos Renault ini menggunakan skema pembiayaan startup atau investasi. Namun nyatanya, Carlos Ghosn justru membeli dua rumah mewah di dua kota masa kecilnya.

Baca Juga

Cerita Menristek saat Perkenalkan Motor Listrik Si Gesits ke Dunia

Suara.com – Ada cerita menarik dari Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Nasir, saat paparan kinerja Kemenristekdikti di Universitas Diponegoro Semarang, Jumat (30/11/2018). Dia bercerita tatkala motor listrik buatan anak negeri Si Gesits dikenalkan kepada dunia.

Para produsen otomotif dunia mulai kelabakan, melihat motor listrik yang bernama Gesits mampu menandingi teknologi pabrikan motor dunia. Bahkan, dengan banderol harga lebih miring dibanding motor pada umumnya.

“Usai Gesits di-launching mereka pada ngintip, ada dari Taiwan, Jepang, Cina datangi saya, mereka tanya mau dijual berapa? Saya jawab harganya kompetitif,” kata M. Nasir berbangga, dihadapan para mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang, Jumat (30/11).

Mantan Rektor Undip tersebut mengatakan, jika para produsen otomotif dunia juga mulai resah melihat perkembangan riset motor listrik Indonesia yang segera mengaspal.

“Takut market share mereka di Indonesia termakan motor listrik si Gesits, harga hampir sama sekitar Rp 15 juta, dengan teknologi tinggi dan ramah lingkungan,” tuturnya.

Diketahui, teknologi Gesits merupakan inovasi gabungan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di komponen penggerak motornya, Institut Teknologi Bandung (ITB) di speedometer dan baterai litium. Sebagai sumber tenaga merupakan karya mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Dari teknologi spedometer, fungsinya tak sebatas pencatat kecepatan saat melaju. Lebih dari itu, saat motor berhenti komponen spedometer bisa dilepas dan difungsikan sebagai smartphone baik untuk komunikasi maupun kebutuhan online.

“Komponen skuter Gesits juga pakai komponen lokal jadi kami tak khawatir tak akan mempengaruhi keseimbangan kinerja industri otomotif tanah air,” ujarnya.

Nasir menyatakan, motor listrik Gesits siap produksi massal pada pada 2019. Sudah terkomunikasikan dengan parlemen. Untuk tahap awal akan diproduksi 60 ribu unit pertahun atau sebulan produksi 5000 unit.

“Tergantung permintaan pasar nanti, ada empat line pemasaran, sekarang baru satu line dan akan terus ditambah jika line satu tak mencukupi kebutuhan pasar,” katanya.

Karenaya, untuk pengembangan motor listrik Gesits menggandeng industri dalam negeri seperti PT Wijaya Manufacturing (Wima), perusahaan patungan PT Wijaya Karya Indsutri dan Konstruksi (Wikon) dengan PT Gesits Technologies Indo (GTI). Dan infrastruktur sumber tenaga disupport PT Pertamina lewat rencana pembangunan SPBU penggantian baterai.

“Termasuk dukungan dalam bentuk regulasi sudah berbicara dengan Kementerian Perindustrian agar Gesits punya payung hukum di industri otomotif dalam negeri,” tambahnya.

Termasuk koordinasi dengan Kementerian Perhubungan kaitannya izin kelaikan jalan mengingat skuter Gesits diproyeksikan mengaspal di jalanan layaknya motor konvensional.

“Saya minta pendampingan KPK supaya tidak menyalahi prosedur dan bisa masuk industri. Alhamdulillah KPK setuju dan sekarang sudah berjalan. Menteri Perindustrian sudah setuju,” lanjut Nasir.

Hasil riset tersebut, kata Nasir turut mendongkrak citra dunia teknologi Indonesia di mata internasional.

“Sejak 20 tahun lalu Thailand, Singapura dan Malaysia selalu di atas angin. Kini dengan kebijakan arahan Pak Presiden Jokowi, Indonesia mampu di rangking 2 di Asia Tenggara dan kemungkinan di 2019 bisa akan capai tertinggi di Asia Tenggara,” ucapnya.

Kontributor : Adam Iyasa

Baca Juga

Pemerintah Siap Uji Coba B30 Tahun Depan ?

Suara.com – Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan, Putu Juli Ardika mengungkapkan pemerintah berencana mempercepat penerapan mandatori campuran Biodiesel 30 persen (B30). Rencananya, mandatori tersebut baru akan uji coba pada 2020, kini dipercepat menjadi awal 2019.

Menurut Putu, saat ini pihaknya sudah melakukan rapat dan diskusi kepada pemerintah untuk segera melakukan pengujian. Dia mengaku tinggal menunggu waktu pengujian Biodiesel B30. Karena standar menuju Biodiesel B30 sudah ada.

“Tinggal tunggu sistem pengujiannya saja, apa masih pakai rute yang sama atau tidak. Ini masih kita diskusikan lagi,” ujar Putu dalam acara diskusi bersama Forum Wartawan Otomotif, di Jakarta, baru-baru ini.

Putu menegaskan, Biodiesel B30 ini sebenarnya sudah bisa diuji. Namun ada beberapa hal yang nembuat uji coba B30 belum bisa dilakukan.

“Persiapannya sudah mencapai 80 persen. Mungkin kami akan mulai awal Januari 2019,” kata Putu.

Pengujiannya sendiri akan dilakukan dengan menggunakan tiga unit mobil penumpang yang disediakan oleh produsen mobil di tanah air. Selain itu, pemerintah juga akan menggandeng beberapa Universitas terkemuka dalam melakukan pengujian.

XPANDER Tons of Real Happiness Hadirkan Taman Hiburan Keluarga

Suara.com – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menghadirkan campaign XPANDER Tons of Real Happiness di Palembang Icon Mall pada 23 – 25 November 2018, sebagai event ketujuh dari rangkaian roadshow ke 9 kota di Indonesia.

Campaign ini bertujuan untuk menunjukkan keunggulan yang dimiliki oleh XPANDER sebagai Small MPV bertenaga besar yang cocok bagi keluarga Indonesia.

“XPANDER Tons of Real Happiness melanjutkan roadshow di kota ke-7 dengan berbagi kebahagiaan bersama masyarakat kota Palembang. Setelah dikunjungi oleh lebih dari 71.000 pengunjung di 6 kota sebelumnya, masih ada 2 kota lainnya di Indonesia yang akan kami kunjungi hingga awal tahun mendatang,” ujar Imam Choeru Cahya, Head of Sales & Marketing Group PT MMKSI, Sabtu (24/11/2018).

XPANDER Tons of Real Happiness berbagi kebahagiaan kepada masyarakat kota Palembang dan sekitarnya dalam bentuk taman hiburan keluarga dengan pilihan wahana yang dapat dinikmati, seperti Ferris Wheel, Carousel, Swing Carousel, Mini XPANDER Traffic Park, Balloon Castle, 360 photo booth dan berbagai aktivitas menyenangkan lainnya. Termasuk juga spot-spot menarik untuk berfoto bersama dan berkesempatan untuk ikut serta dalam kompetisi media sosial berhadiah “Post the Spot”.

Selain menghadirkan berbagai wahana permainan, XPANDER Tons of Real Happiness juga menghadirkan talkshow bersama Rifat Sungkar, Ridwan Hanif, Diandra Gautama, dan Arief Muhammad yang menambah keceriaan dari event.

Selama kegiatan berlangsung, pengunjung juga dapat mencoba langsung keunggulan XPANDER melalui area test drive challenge. Setiap pengunjung yang melakukan test drive berkesempatan untuk mendapatkan hadiah voucher belanja yang akan diundi pada hari ketiga event ini.

Pengunjung juga dapat melakukan pembelian kendaraan Mitsubishi XPANDER dengan program Lucky Dip menarik berupa paket aksesoris mulai dari paket Basic, Aero dan Aero plus yang khusus tersedia hanya di event ini.

Mitsubishi Masih Pikirkan Nasib Pajero Baru

Suara.com – Mitsubishi memiliki Pajero sebagai produk andalan untuk mengisi segmen Sport Utility Vehicle (SUV). Namun pasca Pajero generasi keempat diperkenalkan, model ini sepertinya kurang mendapat respon positif dari konsumen.

Tidak hanya itu, posisi Pajero pun semakin terjepit di tengah keputusan aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi. Di mana aliansi sedang mempertimbangkan untuk membangun model pengganti dari Pajero.

Menurut Autocar, COO Trevor Mann berkomentar bahwa belum ada keputusan yang diambil. “Mitsubishi memiliki gairah untuk membuat Pajero baru. Hanya, belum menelurkan keputusan pasti. Peraturan emisi akan menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan,” ujar Trevor Mann, COO Mitsubishi, seperti dikutip dari Carcoops, Kamis (22/11/2018).

Dirinya menambahkan, para teknisi memiliki keinginan untuk mengembangkan Pajero baru. Namun perusahaan harus memastikan apakah ini langkah bisnis yang tepat. Pasalnya segmen itu secara alami menyusut karena peraturan emisi.

“Kami harus memastikan bahwa ketika kami melakukan sesuatu, kami melakukannya dengan benar, dan itu terbukti di masa depan,” terang Trevor Mann.

Dengan strategi berbagi platform Renault-Nissan-Mitsubishi, Pajero generasi berikutnya bisa saja sangat berbeda dengan yang saat ini dipasarkan. Secara finansial, strategi ini masuk akal untuk menekan ongkos produksi serendah mungkin.

Oktober : Penjualan Avanza Jauh Tinggalkan Xpander

Suara.com – Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) masih menjadi segmen terlaris. Harga yang ramah di kantong serta fitur yang dianggaap cukup mumpuni, menjadi alasan utama produk-produk LMPV begitu diburu.

Namun model mana yang merajai penjualan segmen LMPV pada bulan Oktober. Tercatat, mobil sejuta umat Toyota Avanza melesat jauh meninggalkan kompetitornya.

Di bulan ke-10 tahun ini, Avanza dikirim ke diler sebanyak 9.358 unit. Jauh meningkat dari bulan sebelumnya, yang hanya 6.151 unit. Berikutnya penjualan terbanyak di bulan Oktober diikuti oleh LMPV jagoan Mitsubishi, yakni Xpander.

Distribusi Xpander dari pabrik ke diler tercatat sebanyak 5.408 unit. Capaian ini menurun drastis dari bulan sebelumnya, yang mencapai 6.276 unit.

Secara keseluruhan penjualan kendaraan pada Oktober 2018 mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya. Jika pada sebelumnya angka distribusi kendaraan dari pabrik ke diler hanya 93.311 unit, maka di bulan selanjutnya naik menjadi 106.050 unit.

Berikut posisi LMPV terlaris di Indonesia periode Januari-Oktober 2018 :

1. Toyota Avanza: 67.940 unit

2. Mitsubishi Xpander: 66.125 unit

3. Suzuki Ertiga: 26.960 unit

4. Daihatsu Xenia: 24.807 unit

Waymo Siap Lakukan Uji Coba Mobil Swakemudi

Suara.com – Waymo kabarnya siap melakukan uji coba layanan mobil swakemudi alias otonom milik Alphabet (perusahaan induk Google). Melalui uji coba ini, perusahaan akan mengajak sekitar 400 pengendara untuk mengambil bagian mencoba layanan yang disediakan perusahaan.

“Nantinya, mereka bisa menggunakan aplikasi smartphone untuk memanggil kendaraan swakemudi setiap saat, sepanjang hari untuk mencapai jarak maksimum sekitar 100 mil per jam,” kata John Krafcik, CEO Waymo, dikutip dari AFP, Jumat (16/11/2018).

John Krafcik pun mengungkapkan, beberapa bulan ke depan Waymo juga berencana untuk membuka layanan agar konsumen bisa merasakan langsung apa yang bisa mereka lakukan dengan mobil swakemudi.

“Kami berada di suatu titik, di mana kami akan memperluas langkah. Karena pengujian ini memerlukan tahapan yang sangat panjang,” terangnya.

Pada awal tahun ini, Waymo mengumumkan telah menambahkan minivan Fiat Chrysler sebanyak 62 ribu unit ke armada swakemudinya dalam sebuah kolaborasi dan telah diumumkan oleh perusahaan.

Produsen otomotif itu pun berharap agar para konsumen tertarik menggunakan layanan angkutan swakemudi dan Waymo, untuk perjalanan jarak dekat dan menengah, termasuk mengunjungi toko dan membeli keperluan sehari-hari.

Sepertiga Pengemudi Beri Alasan Macet Bila Terlambat

Suara.com – Hampir sepertiga pengemudi di Inggris mengambil alasan kemacetan lalu-lintas bila mereka mengalami keterlambatan dalam pertemuan sosial atau memenuhi janji. Meskipun situasi di jalan raya saat itu tidaklah seperti yang dipaparkan. Demikian dilansir dari The Evening Standard.

Hasil ini diperoleh dari penelitian yang dilakukan The Automobile Association (AA), Britania Raya, dengan responden sebanyak lebih dari 20 ribu pengemudi. Hasilnya adalah sepertiga pengemudi di Inggris gemar memberi alasan kemacetan.

Fakta yang diperoleh terbilang mengejutkan, karena 51 persen dari mereka sama-sama melakukan white lies; kondisi lalu-lintas dijadikan kambing hitam. Kemudian 32 persen atau sepertiga dari seluruh responden menyebutkan bahwa kondisi macet menjadi alasan keterlambatan, dan 10 persen menyebutkan lebih detail telah terjadi penutupan jalan atau pengalihan jalan yang sejatinya tidak ada.

Di luar itu, ada persentase yang menunjukkan bahwa responden menciptakan alasan yang berpusat pada diri mereka sendiri, seperti 18 persen di antaranya mengaku sakit atau ketiduran.

Pengemudi di London ditengarai paling berpotensi melakukan kebohongan, dengan poin mencapai 57 persen mengaku telah berusaha menutupi jejak dengan alasan yang dibuat-buat.

Pengemudi muda usia bahkan cenderung berkreasi dengan fakta, di mana responden berusia 18 – 24 mencapai 74 persen melakukan kebohongan, sementara 40 persen pengemudi berusia 65 ke atas berbohong tentang alasan keterlambatan mereka.

Edmund King, presiden AA, mengatakan bahwa menyalahkan lalu-lintas dipandang sebagai hal yang masuk akal.

“Lalu lintas yang padat dan perbaikan jalan adalah kondisi umum di jalan-jalan milik kami, sehingga tidak heran bila kondisi ini dijadikan alasan yang paling mungkin dipercaya bila mesti mengalami keterlambatan,” tukasnya.

“Bahkan, kemacetan dan pengalihan jalur masih lebih mungkin disalahkan, dibandingkan masalah harus mengurusi anak terlebih dahulu, sakit, atau ketiduran,” imbuhnya.

Sedangkan Royal Automobile Club (RAC) badan layanan asistensi jalan raya sampai asuransi kendaraan Britania Raya melakukan penelitian dengan hasil 61 persen pengemudi berpikir bahwa kondisi jalan bebas hambatan telah memburuk kurun dua tahun terakhir ini.

Sebanyak 55 persen pengemudi menyatakan akibat kondisi ruas jalan raya kini, aktivitas berkendara atau bermobil menjadi kurang bisa diandalkan.

Inilah hal yang kemudian terus mengemuka, bahwa alasan kemacetan lalu-lintas  adalah hal paling sering disampaikan oleh pengemudi bila mengalami keterlambatan.

Bagaimana dengan Anda sendiri, apakah macet tetap dijadikan kambing hitam bila datang ke rapat atau pertemuan tidak bisa sesuai jadwal?

Harley – Davidson Pamer Motor Listrik versi Produksi

Suara.com – Pabrikan kuda besi kondang Amerika Serikat (AS), Harley – Davidson akhirnya memperkenalkan motor listrik versi produksi LiveWire untuk pertama kalinya dalam ajang Esposizione Internazionale Ciclo e Motociclo (EICMA) 2018, di Milan, Italia.

Mengutip Cycle World, Harley – Davidson sebenarnya telah memperkenalkan versi konsep dari LiveWire sejak 2014. Namun baru kali ini pabrikan otomotif berjuluk American Iron itu menampilkannya secara utuh.

Harley - Davidson Livewire di EICMA [Cycle World].Harley – Davidson Livewire di EICMA [Cycle World].

Sayangnya, perusahaan berlogo elang mengepak ini belum mau mengungkapkan spesifikasi teknis dari proyek motor listrik mereka. Sedangkan peluncurannya sendiri baru akan dilakukan pada Januari 2019.

Harley-Davidson berencana hanya akan memasarkan LiveWire untuk pasar Amerika Utara dan Eropa. Pengembangannya sendiri akan dilakukan di pusat pengembangan produk Harley-Davidson di Wisconsin, AS dan diproduksi di fasilitas manufaktur di York, Pennsylvania, AS.

Selain LiveWire, Harley-Davidson menargetkan bisa memperkenalkan jajaran lengkap sepeda motor listrik mereka pada 2022.

Menristek: Motor Listrik Gesits Diproduksi Massal Awal Tahun 2019

Suara.com – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir memastikan motor listrik Gesits diproduksi massal awal tahun 2019. Hal itu diakatakan di depan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Jokowi melakukan audiensi dengan orang-orang yang terlibat dalam produksi sepeda motor listrik Gesits. Pertemun berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018) pagi.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan inovasi ini melibatkan dua perguruan tinggi di Indonesia.

“Inovasi yang telah dilakukan oleh perguruan tinggi yaitu dalam bentuk motor listrik. Mungkin nanti bisa sampaikan oleh Wijaya Karya karena beliau yang sudah memanfaatkan hasil inovasi motor listrik yang akan dilakukan,” ujar Nasir.

Nasir menjelaskan, PT. Wijaya Karya (WIKA) yang membiayai riset yang dilakukan ITS dan ITB, sampai ke tahap produksi. Motor hasil kolaborasi Institut Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan PT. Gesits Technologies Indo (GTI) ini akan diproduksi massal pada awal tahun 2019.

“Tahap industri ini barangnya sudah sangat siap dan Insya Allah produksi massal akan dilakukan pada bulan Januari. Sekarang ini sudah dilakukan uji tes semuanya,” kata dia.

Meluncur Januari, Kawasaki Buka Pemesanan Ninja ZX-6R 2019

Suara.com – Kawasaki Motors India mulai membuka pemesanan terhadap model Ninja ZX-6R 2019. Untuk melakukan pemesanan, calon konsumen diwajibkan membayar uang muka sebesar INR 15 lakh atau sekitar Rp3 jutaan.

Mengutip Indianautos, produsen otomotif asal Jepang tersebut mengungkapkan pengiriman akan dimulai pada Januari 2019. Sedangkan unitnya sendiri hanya akan tersedia dalam jumlah terbatas.

Ninja ZX-6R sendiri merupakan model yang terinspirasi dari ZX-10R. Di mana produk terbaru dari Kawasaki akan hadir dengan menggunakan lampu LED ganda, kluster instrumen semi digital dan bagian ekor yang lebih tinggi. Selain itu, bagian tempat duduk hanya akan mengusung satu tempat duduk saja.

Fiturnya sendiri dilengkapi dengan fitur seperti KIBS (Kawasaki Intelligent anti-lock Brake System), KQS (Kawasaki Quick Shifter), dan KTRC (Kawasaki Traction Control).

Untuk urusan tenaga, Ninja ZX-6R diperkirakan akan menggendong mesin 636 cc segaris empat silinder berpadu transmisi 6 percepatan. Berdasarkan bocoran yang ada, mesin digunakan mampu menghasilkan tenaga maksimum 128 tenaga kuda dengan kecepatan tertinggi 248 km/jam. Namun sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak pabrikan terkait spesifikasi mesin.

Rencananya, Ninja ZX-6R akan dirakit di fasilitas pabrik Kawasaki di Chakan, Pune. Motor ini akan tersedia dalam dua balutan warna hijau dan hitam.

Di kelasnya, Kawasaki Ninja ZX-6R akan menjadi penantang dari Ducati Panigale 959 dan MV Agusta F3 800.

Sistem Pengereman ABS Mampu Tekan Angka Kecelakaan

Suara.com – Berdasarkan data yang dikeluarkan Universitas Indonesia (UI), sistem pengereman Anti-Lock Braking System (ABS) untuk kendaraan roda dua (R2) atau sepeda motor diketahui mampu menekan angka kecelakaan hingga 27 persen.

Sedangkan data milik Mabes Polri, angka kecelakaan selama 2017 di Tanah Air untuk sepeda motor tercatat paling banyak, yaitu sebesar 72 persen. Sementara untuk roda empat hanya 11 persen, truk 12 persen, dan bus 1 persen.

“Keselamatan menjadi salah satu tantangan paling mendesak di pasar sepeda motor,” kata Andrew Powell, Managing Director Bosch di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta, baru-baru ini.

Itu sebabnya mengapa perlu diterapkan pemakaian ABS. Namun mengapa harus ABS?

Menurutnya, sistem ini bisa menjaga kestabilan berkendara saat posisi pengereman, sehingga roda tidak terkunci. Pasalnya cara kerja ABS sendiri umumnya sanggup melakukan pengereman dengan sistem komputer.

Atau dengan kata lain, dalam satu detik saat tuas rem ditekan, sistem ini akan beroperasi dengan menjepit cakram sebanyak 15 kali.

“Kami percaya bahwa implementasi teknologi ini mampu memberikan dampak positif di Indonesia dan membantu menyelamatkan hingga 5.000 jiwa per tahun,” katanya.

Namun, untuk Indonesia sendiri, hingga kini ABS belum menjadi kewajiban bagi produsen dalam menghadirkan produk R2. Di Tanah Air, sistem ini diketahui hanya bisa ditemui pada segmen motor tertentu saja.

Baru: Nissan Produksi X-Trail di Rusia

Suara.com – X-Trail adalah salah satu kendaraan tipe Sport Utility Vehicle (SUV) paling laris dari Nissan. Kini, produksinya bakal digarap di pabrik mereka yang berada di St. Petersburg, Rusia.

“Dengan bangga kami sampaikan bahwa pabrik Nissan di Sankt Petersburg telah beroperasi dan kami siap melansir Nissan X-Trail,” papar Igor Boytsov, wakil presiden Nissan Motor Manufacturing Rusia.

Dilansir kantor berita Antara dari Nissan Europe, X-Trail versi terbaru itu siap hadir dengan sejumlah nilai plus. Seperti desain eksterior yang lebih kontemporer, suspensi lebih mumpuni, kabin yang tetap lega sekaligus bergaya, dan tak kalah penting adalah dihadirkannya fitur Nissan Intelligent Mobility.

Fokus dari teknologi baru ini adalah pendukung keselamatan pengemudi di jalan, dengan Rear Cross Traffic Alert, yaitu sebuah sistem detektor kendaraan bergerak saat pengendara melakukan aktivitas memundurkan tunggangan ini.

Selain itu hadir pula fitur dengan teknologi Intelligent Emergency Braking untuk membantu menghindari tabrakan dengan mendeteksi potensi rintangan di depan.

Lantas masih ada sistem Yandex.Avto dengan kemampuan memberikan informasi cuaca, streaming musik, serta asistensi menggunakan suara. Ditambah sistem Yandex.Navigator yang tak lain adalah sistem SatNav atau navigasi satelit atau sistem GPS yang membantu pencarian rute bebas macet.

Sementara dari segi rentang produksinya sendiri, pihak Nissan juga melakukan serangkaian peningkatan untuk pabrik di St. Petersburg ini. Contohnya sensor laser yang dipasang di semua peralatan pengelasan untuk meningkatkan akurasi, di samping pengenalan sistem perangkat lunak untuk meningkatkan isolasi kebisingan kendaraan.

Catat: Obat Poles Mobil Kualitas Premium Punya Ciri Tersendiri

Suara.com – Technical Support Sonax Indonesia, Mochammad Edy menjelaskan pelayanan poles mobil premium bisa dilihat dari hasil setelah dilakukan proses pemolesan. Berbeda dengan hasil obat coating mobil biasa, menurut Mochammad Edy, bodi mobil yang sudah dipoles pasti akan terlihat sebening kaca.

“Untuk hasil efek kualitas premium seperti Sonax ada efek mirror bening seperti kaca,” ujar Mochammad Edy, di Jakarta, Kamis (1/11/2018).

Tidak ketinggalan, Mochammad Edy mengingatkan bahwa faktor penting dalam coating mobil terletak pada sumber daya manusia (SDM) yang memumpuni. Karena, menurutnya obat coating yang baik juga harus bisa digunakan secara efektif oleh para teknisi perawatan mobil.

“Balik lagi ke SDM. Kalau jam terbang sedikit tidak bisa, dibutuhkan pembimbing,” ujarnya.

Mochammad Edy juga mengingatkan, dari segi waktu kualitas premium membutuhkan waktu lebih lama daripada biasanya.

“Dari segi waktu, pekerjaan bakal lebih lama bila menggunakan poles premium. Bila dibandingkan dengan obat coating biasa. Perlu waktu sekitar dua atau tiga hari, untuk detail, baret diminimalis, jangan sampai masih ada baret atau jamur yang tertutup coating. Jadi sebelum dicoating permukaan cat harus benar-benar bersih,” jelas Mochammad Edy.

Ia pun menambahkan, bahwa faktor lokasi pengerjaan juga menjadi hal penting untuk salon mobil. Hal ini, tukasnya, meliputi ruangan pekerjaan yang mesti tertutup dan dibutuhkan suhu udara dingin.

“Dari mulai coating, suhu air conditioning atau A/C di dalam ruangan mesti 16 derajat Celcius, jadi tidak terlalu panas,” papar Mochammad Edy.

Sonax yang lahir sejak 1950 saat ini telah menyediakan varian khusus untuk dipakai para ahli poles mobil di bidangnya. Hal ini mulai dari pembersih interior dan eksterior, gel ban, pembersih cat, sampo, sampai teknologi nanoceramic yang ramah lingkungan.

Korea Selatan Bermitra dengan Cina untuk Energi Hidrogen

Suara.com – Negeri Tirai Bambu dan Negeri Ginseng sepakat untuk mempercepat lahirnya “masyarakat hidrogen”, lewat penandatanganan nota kesepahaman (MOU) dalam membentuk dana energi hidrogen. Hal ini dilakukan oleh Hyundai Motor, serta Institut Litbang Industri Beijing-Tsinghua (BTIRDI).

Dilansir dari kantor berita Antara, dana energi hidrogen atau The Hydrogen Energy Fund akan dioperasikan bersama oleh Hyundai Motor dan Yield Capital, firma investasi BTIRDI, dengan pendanaan sekitar Rp 1,5 miliar lebih. Dana ini akan digunakan untuk menarik investasi dari perusahaan-perusahaan modal ventura terkemuka yang berbasis di Cina, Eropa, dan Amerika Serikat (AS).

Kemitraan ini akan memanfaatkan keahlian secara kolektif dalam teknologi hidrogen untuk melakukan analisa terperinci tentang potensi pertumbuhan calon investor di masa depan, serta membuat investasi terbaik yang akan menguntungkan seluruh industri dan ekosistem.

Secara konkret, Hyundai Motor akan membuka jalan bagi peluang bisnis baru terkait hidrogen di Cina. Termasuk terjun ke pasar kendaraan sel bahan bakar listrik (Fuel Cell Electric Vehicle atau FCEV) di masa depan.

“Hyundai Motor memiliki teknologi FCEV terkemuka di industri yang akan kami manfaatkan untuk mendapatkan pijakan di ekosistem hidrogen Cina,” kata Wakil Direktur Dewan Sekolah Universitas Tsinghua, Zongkai Shi.

Sebagai catatan, hidrogen muncul sebagai pilar utama untuk pertumbuhan masa depan di Cina. Awal tahun ini, China Hydrogen Alliance secara resmi diluncurkan untuk mempercepat penyebaran hidrogen di Cina dan mempromosikan pembangunan masyarakat hidrogen di negara itu.

Pemerintah Cina juga menargetkan pengerahan besar-besaran satu juta FCEV dan seribu stasiun isi ulang pada 2030.

4 Kebiasaan Keliru saat Mengendarai Motor

Suara.com – Terdapat empat kebiasaan keliru yang kerap dilakukan oleh pengemudi sepeda motor saat berkendara di jalan raya, demikian kata instruktur keselamatan berkendara dari Safety & Defensive Driving Consultant Indonesia (SDCI) Doddy Setiadi YP.

“Setidaknya ada empat kebiasaan salah yang sering dilakukan bikers,” ucap Doddy dalam acara MPM Road Safety Campaigne 2018 di Bogor, Jawa Barat, Minggu (28/10/2018).

 Kebiasaan keliru pertama adalah terkait posisi jari tangan pada saat menggenggam setang kemudi. Doddy mengatakan masih banyak pengendara sepeda motor yang memiliki kebiasaan menggenggam setang kemudi dengan seluruh jari tangan.

Padahal, kata dia, cukup tiga jari tangan saja yang berperan untuk menggenggam setang kemudi, yakni ibu jari, jari manis dan jari kelingking. Khusus ibu jari, posisinya harus melingkari grip guna menahan posisi tubuh ketika hendak melakukan pengereman.

Sementara dua jari lainnya, yaitu jari telunjuk dan jari tengah diposisikan siaga pada tuas rem tangan dan atau kopling.

“Jadi dua jari lainnya itu stand by di atas handle rem. Pada saat melakukan pengereman, jari sudah siap,” ucapnya.

Kebiasaan keliru yang kedua mengenai arah pandangan, lanjutnya, sebagian pengemudi motor masih mempunyai kebiasaan menunduk pada saat berkendara di jalan.

Posisi seperti itu cukup membahayakan karena membuat pengendara menjadi tidak memiliki ruang pandang yang baik.

“Mata harus lihat jauh ke depan. Hal itu agar bisa melihat situasi dengan baik dan bisa cepat melakukan antisipasi bila terjadi sesuatu yang bahaya,” ujar pria yang juga aktif sebagai crosser itu.

Kebiasaan keliru selanjutnya, sambung Doddy adalah menurunkan kaki dari foot step atau pijakan kaki pada saat menunggangi kuda besi.

Kebiasaan seperti itu sebaiknya dihilangkan karena dapat membuat keseimbangan pada saat berkendara menjadi tidak stabil.

Kebiasaan keliru terakhir yang kerap dilakukan oleh pengendara motor adalah mencondongkan badan ke arah depan pada saat sedang melakukan pengereman.

“Seharusnya saat mengerem posisi badan jangan ikut maju, tapi justru tahan ke belakang, sedikit saja. Tujuannya, karena pada saat melakukan pengereman bobot tubuh berpindah ke depan, itu harus dilawan. Posisi badan mundur sehingga kita bisa menguasai pengereman,” katanya. [Antara]

Cerita Dave Mustaine Tentang Motor Kesayangan, Penuh Kenangan

Suara.com – Band Haevy Metal legendaris asal Amerika Serikat, Megadeth hari ini akan mengguncang Kota Yogyakarta. Mereka akan tampil dalam ajang musik rock tahunan bernama JogjaRockarta 2018 yang akan digelar Sabtu (27/10) di Stadion Kridosono, Yogyakarta.

Salah satu anggota band yang berdiri tahun 1970an yang paling ngetop adalah sang vokalis Dave Mustaine. Selain moncer bersama Megadeth, dirinya juga pernah jadi lead  gitaris band Metallica. Meski begitu, dirinya adalah sosok yang sederhana dalam kesehariannya.

Pentolan band Megadeth, Dave Mustaine. [Instagram] Pentolan band Megadeth, Dave Mustaine. [Instagram]

Salah satu contohnya adalah di masa mudanya dulu, ia selalu ke mana-mana dengan sepeda motor kecil yang jadi kesayangannya. Dikisahkan Dave dalam media sosialnya, sepeda motor Puch Maxi itu selalu menemaninya bekerja, berselancar dan kemana pun.

Ia pun punya kisah terkait kematian sang ayah yang membuatnya bersedih.

Apa hubungannya dengan sepeda motor kesayangannya itu? Bagaimana bentuk sepeda motornya sekarang?

Volkswagen Gandeng Korea untuk Urusan Ban

Suara.com – Hankook Tire, produsen premium asal Korea Selatan, terpilih sebagai pemasok ban orisinal untuk salah satu andalan Volkswagen (VW), Tiguan R-Line 2018. Tunggangan jenis Sport Utility Vehicle (SUV) kelas menengah generasi kedua dari Tiguan, dengan tampilan sporty-look, serta dapur pacu berisi mesin 2.000 cc TSI turbocharged.

Kerjasama ini sejatinya bukan sebuah hal baru, mengingat kemitraan antara VW dan Hankook Tire telah terjalin sejak 2001, saat pabrikan Korea Selatan itu dipercaya untuk pengadaan ban bagi VW Jetta.

Kemudian diteruskan dengan menyiapkan ban original equipment (OE) untuk VW Polo pada 2003, dan selanjutnya memasok kebutuhan bagi VW Beetle, Passat, Golf serta beberapa jenis lagi.

Kini, kemitraan ini semakin kokoh, saat pihak Volkswagen meminta Hankook Tire menyiapkan ban OE untuk produk VW Tiguan R-Line 2018.

“Hankook Tire bangga bisa terus memperluas kemitraan bersama Volkswagen di mana kami memasok Tiguan R-Line dengan ban berperforma tinggi buatan kami, yaitu Ventus S1 Noble 2,” papar Hyun Jun Cho, Kepala Divisi OE Hankook Tire.

Menurutnya, dengan kepercayaan menggarap ban OE yang diberikan VW, maka Hankook Tire pun semakin mampu memperluas pemasaran produknya di pasar Amerika Serikat serta global, sekaligus mencanangkan merek premium.

Kembali ke soal performa, Ventus S1 Noble 2 sendiri adalah ban berperforma tinggi dalam segala cuaca dengan handling dan rolling resistance, sekaligus dirancang untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi kebisingan saat bergesekan dengan permukaan jalan.

Sementara penerapan Hankook 3D vibration control technology yang populer di kalangan penggemar otomotif khususnya mobil sport juga menjadikan ban OE ini semakin paten saat dijadikan sepatu VW Tiguan R-Line 2018.

NCAP Tetapkan Standar Pengujian Baru bagi Kendaraan

Suara.com – European New Car Assessment Programme (Euro NCAP) sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap keamanan kendaraan yang baru meluncur dari pabrik, belum lama ini menetapkan sebuah standar baru untuk pengujian.

Langkah ini diambil berdasarkan semakin banyaknya fitur yang digunakan pada setiap kendaraan. Dengan begitu, NCAP juga akan melakukan penilaian terhadap fitur-fitur yang digunakan.

Saat ini memang belum ada kendaraan yang dipasarkan dengam sistem otonom penuh. Namun dari studi yang dilakukan Euro NCAP, lebih dari 70 persen pengemudi berpikir bila telah dilansir mobil dengan fitur otonom penuh.

“Pesan yang ingin disampaikan Euro NCAP lewat tes ini cukup jelas, mobil dengan sistem bantuan mengemudi paling canggih sekalipun masih memerlukan kewaspadaan dan perhatian dari pengemudi di balik setir. Fitur-fitur keselamatan baik aktif maupun pasif itu berfungsi sebagai peranti bantu untuk menunjang keselamatan,” ujar Michael van Ratingen, Sekretaris umum Euro NCAP, melalui laman resmi NCAP.

Dari hasil evaluasi sistem-sistem otonom atau swakemudi yang terdapat pada kendaraan modern, total ada 10 model mobil dengan sistem otonom yang akan diujikan. Antara lain BMW Seri 5, Ford Focus, Mercedes-Benz C Class, Audi A6, Nissan LEAF, Hyundai Nexo, Tesla Model S, Toyota Corolla, DS 7 Crossback, dan Volvo V60.

Model-model ini sudah dilengkapi dengan fitur adaptive cruise control, lane centering system, dan speed assist system (terkait bantuan pengereman).

Hasil dari pengujian menunjukkan bila secara umum DS dan BMW memberikan bantuan berkemudi paling minimum, sementara Tesla menjanjikan otomatisasi berkendara paling tinggi. Namun dari sistem kemudi semi-otonom yang terlalu baik juga teranyata malah bisa membahayakan.

Catatan lain yang ditemukan, kesepuluh pabrikan sebenarnya menjelaskan keterbatasan sistem otonom dengan cukup jelas dalam buku panduan manual. Hanya, BMW dan Tesla dianggap bisa memberikan informasi yang keliru.

Pasalnya kedua pabrikan memperagakan adegan lepas tangan dari setir kemudi untuk kebutuhan publikasi. Hal ini dianggap bisa menggiring persepsi sistem kemudi otonom yang kurang tepat porsinya.

Mitsubishi Xpander Kembali Naik Harga

Suara.com – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengumumkan kenaikan harga untuk model Xpander mulai Oktober 2018. Menurut Imam Choeru Cahya, Kepala Penjualan dan Pemasaran PT MMKSI, dari delapan varian yang tersedia, kenaikan terjadi pada tipe Ultimate dan GLX.

“Oktober memang ada penyesuaian harga. Ultimate naik Rp 500 ribu dan GLX Rp 2 jutaan,” kata Imam Choeru Cahya, di Pulomas Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Lebih lanjut, Imam Choeru Cahya menjelaskan, penyesuaian harga ditentukan oleh banyak faktor. Di antaranya ada faktor exchange rate, peningkatan fitur dan faktor lainnya.

Semisal seperti Mitsubish GLX naik sampai Rp 2 jutaan karena fiturnya memang ditambah. Contoh dari single blower sekarang ada second blower.

“Sehingga kenaikan harga pada Oktober condong lebih banyak, karena adanya peningkatan fitur,” ujar Imam Choeru Cahya.

Sebelumnya Mitsubishi Xpander tipe GLX MT dijual seharga Rp 197,1 juta. Setelah mengalami kenaikan menjadi Rp 201.100.000.

Sementara itu, untuk tipe Mitsubishi Ultimate sebelumnya dipatok Rp 245,2 juta menjadi Rp 255.900.000.

Antara Terra, Pajero Sport, dan Fortuner, Manakah Lebih Murah ?

Suara.com – Diperkenalkan di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, akhirnya PT Nissan Motor Indonesia (NMI) mengumumkan harga resmi All New Nissan Terra.

Mengisi segmen Sport Utility Vehicle (SUV), Nissan Terra otomatis akan menjadi penantang dari Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport. Saat mengintip masing-masing harga yang ditawarkan, Nissan Terra rupanya datang dengan harga yang lebih murah dibandingkan para kompetitor.

Nissan Terra. [YouTube/@Nissan] Nissan Terra  [YouTube/@Nissan]

Bila dilihat dari varian terendah, Nissan Terra dan Mitsubitshi Pajero Sport masih memiliki harga yang sebanding. Namun Toyota Fortuner terlihat lebih mahal dibandingkan keduanya.

Nissan Terra 2.5 (4×2) MT dilepas seharga Rp 464 juta, dan Mitsubishi Pajero Sport Exceed (4X2) MT Rp 464 juta. Sementara, Toyota Fortuner (4×2) 2.4 G MT dilepas Rp 471,85 juta.

Sementara untuk varian lainnya, harga Nissan Terra masih berada di bawah keduanya.

Pajero Sport Exceed 4x2 AT Rakitan Lokal. [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]Pajero Sport Exceed 4×2 AT Rakitan Lokal. [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi]

Berikut daftar harga resmi jajaran mobil berbodi besar tadi:

Nissan Terra

Nissan Terra 2.5 (4×2) MT      Rp 464.000.000
Nissan Terra 2.5 (4×2) E AT    Rp 490.000.000
Nissan Terra 2.5 (4×2) VL AT  Rp 515.000.000
NIssan Terra 2.5 (4×4) VL AT  Rp 661.000.000

Mitsubishi Pajero Sport

Mitsubishi Pajero Exceed (4X2) MT                 Rp 464.000.000
Mitsubishi Pajero Exceed (4×2) AT                  Rp 479.000.000
Mitsubishi Pajero GLX (4×4) MT                       Rp 521.000.000
Mitsubishi Pajero Dakar (4×2) AT                     Rp 522.000.000
Mitsubishi Pajero Dakar Ultimate (4×2) AT    Rp 566.000.000
Mitsubishi Pajero Dakar (4×4) AT                     Rp 672.000.000

Toyota Fortuner

Toyota Fortuner 4X2 2.4 G A/T DSL                 Rp 489.850.000
Toyota Fortuner 4X2 2.4 G M/T DSL                Rp 471.850.000
Toyota Fortuner 4X2 2.4 VRZ A/T DSL TRD     Rp 532.450.000
Toyota Fortuner 4X2 2.4 VRZ A/T DSL             Rp 520.450.000
Toyota Fortuner 4X2 2.7 SRZ A/T BSN TRD    Rp 532.450.000
Toyota Fortuner 4×4 2.4 VRZ A/T DSL             Rp 663.950.000
Toyota Fortuner 4×4 2.4 G A/T DSL                 Rp 592.350.000
Toyota Fortuner 4×2 2.7 SRZ A/T BSN             Rp 545.850.000

Keren, Singapura Bakal Segera Punya Taksi Terbang !

Suara.com – Singapura siap melakukan uji coba taksi udara pada paruh kedua 2019. Rencana ini telah masuk dalam agenda Kementerian Transportasi Singapura.

Perusahaan Jerman Volocopter akan melakukan uji coba penerbangan taksi ini, serta mengumumkannya di ajang KTT Mobilitas Perkotaan di Paris, Perancis pekan ini.

Dilansir melalui ABC News, Volocopter mengatakan bahwa kendaraan berbasis drone itu akan mengambil alih langit Singapura dalam serangkaian “tes penerbangan dalam kota”, dengan dukungan dari pemerintah setempat.

Sebelumnya, perusahaan Jerman ini telah melakukan uji tak berawak satu kali di Dubai, UAE dan menerbangkannya bersama penumpang di Jerman.

Dalam sebuah pernyataan soal mewujudkan kendaraan penumpang terbang menjadi kenyataan, Florian Reuter, CEO Volocopter menggambarkan Singapura sebagai “mitra logis”.

“Kota ini adalah pelopor sejati dalam teknologi dan pembangunan kota. Kami yakin, ini adalah langkah menarik untuk membuat layanan taksi udara menjadi kenyataan,” tuturnya, seperti dilansir dari ABC News, Senin (22/10/2018).

Nantinya pengoperasian unit taksi ini seperti Uber, di mana pemesanannya menggunakan skema atau sistem e-hail. Jadi, konsumen hanya perlu order taksi terbang dengan menggunakan smartphone, kemudian unit taksi akan datang menjemput.

Aturan Mobil Listrik Harus Mampu Merangsang Industri Otomotif

Suara.com – Kendaraan listrik, terutama mobil listrik, disiapkan untuk menjadi transportasi masa depan di Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut, baru-baru ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) selesai mengkaji draf peraturan presiden (Perpres) terkait Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik untuk Transportasi Jalan dan menyerahkannya ke Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

Menanggapi hal tersebut, PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai salah satu produsen otomotif berharap skema seperti low carbon emission vehicle (LCEV), sama dengan low cost and green car (LCGC), di mana aturan yang dibuat bisa merangsang pasar otomotif di Indonesia.

“Saya belum melihat seperti apa skemanya. Tapi saya pikir di Indonesia perlu ada proyek-proyek yang bisa membuat terjadinya pembelian baru. Memang ada sesuatu yang dijalankan dengan insentif, kemudian diatur kembali segala sesuatunya termasuk kebijakan LCEV,” ujar Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT HPM, di Bali, baru-baru ini.

Kendati demikian, Jonfis mengaku tidak ingin terburu-buru. Pihaknya saat ini masih menunggu kebijakan mobil listrik rampung dibuat.

“Kami menunggu supaya kami bisa follow up ke prinsipal. Jadi kalau sudah jelas, kami bisa lebih percaya diri menghadirkan produk yang sesuai. Walaupun mungkin tidak langsung mobil listrik, bertahap,” terang Jonfis.

Lebih lanjut, ia berpendapat, penerapan produk ramah lingkungan paling tepat adalah perlahan-lahan menuju produk listrik. Kendaraan listrik yang menghilangkan mesin pembakaran internal membutuhkan infrastruktur yang memadai.

“Bicara mobil listrik, kami sebagai produsennya, kami siapkan produknya. Kemudian infrastruktur harus disiapkan siapa? Kalau semua ditimpakan ke produsen, ya tidak bisa jalan, harus ada yang investasi,” papar Jonfis.