Reli saham perbankan angkat Wall Street berakhir lebih tinggi

Sebagian besar penurunan Juni terkonsentrasi pada prospek ekonomi nasional, dengan tingkat pengangguran diperkirakan naik tipis, bukannya melayang turun

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), didorong terutama oleh reli saham-saham sektor perbankan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 73,38 poin atau 0,28 persen, menjadi ditutup di 26.599,96 poin. Indeks S&P 500 bertambah 16,84 poin atau 0,58 persen, menjadi berakhir di 2.941,76 poin. Indeks Komposit Nasdaq menguat 38,49 poin atau 0,48 persen, menjadi ditutup di 8.006,24 poin.

Saham bank-bank besar termasuk J.P. Morgan Chase, Goldman Sachs, dan Bank of America semuanya naik lebih dari 2,5 persen untuk hari itu. Keuntungan mereka datang setelah mereka lulus uji ketahanan (stress test) tahunan Federal Reserve (Fed) dan mendapat persetujuan untuk meningkatkan dividen dan program pembelian kembali saham pada Kamis (27/6).

Di bidang ekonomi, University of Michigan mengatakan angka akhir indeks sentimen konsumen pada Juni adalah 98,2, sedikit lebih tinggi dari ekspektasi para ekonom, tetapi lebih rendah dari angka 100 pada Mei.

Richard Curtin, kepala ekonom survei konsumen universitas, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penurunan Juni sepenuhnya disebabkan oleh rumah tangga dengan pendapatan di sepertiga teratas dari distribusi, yang lebih sering menyebutkan dampak negatif dari tarif, yang dikutip oleh 45 persen, naik dari 30 persen bulan lalu.

“Sebagian besar penurunan Juni terkonsentrasi pada prospek ekonomi nasional, dengan tingkat pengangguran diperkirakan naik tipis, bukannya melayang turun di tahun mendatang,” kata Curtin seperti dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Harga emas naik 1,7 dolar setelah turun dua hari berturut

Baca juga: Dolar AS melemah saat belanja konsumen dan pendapatan pribadi naik

Baca juga: Harga minyak tertekan di tengah peningkatan produksi dan jumlah rig AS

Bursa AS Anjlok Pasca-Pilpres

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga emas naik 1,7 dolar setelah turun dua hari berturut

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah dua hari berturut-turut turun, didorong oleh dolar AS lebih lemah.

Laporan Xinhua menyebutkan kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, naik 1,7 dolar AS atau 0,12 persen, menjadi ditutup pada 1.413,7 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingannya, turun 0,03 persen menjadi 96,19 pada pukul 17.30 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sehari sebelumnya, e​​​​mas berjangka melemah pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena logam mulia tertekan oleh meningkatnya sebagian besar ekuitas Amerika Serikat (AS).

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 4,7 sen atau 0,31 persen, menjadi 15,341 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober bertambah 23,6 dolar AS atau 2,89 persen, menjadi ditutup pada 841,1 dolar AS per ounce.

Baca juga: Harga emas turun tipis tertekan kenaikan ekuitas AS

Baca juga: Bursa saham Spanyol menguat, Indeks IBEX-35 ditutup naik 0,56

Harga Emas Turun Dipicu Faktor Global

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak tertekan di tengah peningkatan produksi dan jumlah rig AS

New York (ANTARA) – Harga minyak dunia lebih rendah pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena pasar tertekan oleh lonjakan produksi minyak mentah AS pada April dan peningkatan jumlah rig minyak AS minggu ini.

Pasokan minyak mentah AS mencapai 12,162 juta barel per hari (bph) pada April, kenaikan yang mencolok 246.000 bph dari bulan sebelumnya, menurut laporan bulanan oleh Badan Informasi Energi AS (EIA) pada Jumat (28/6/2019).

Texas mencatat produksi minyak mentah terbesar bulan ini, yang naik 11.000 barel per hari menjadi 4,967 juta barel per hari. Produksi lepas pantai di Teluk Meksiko AS datang sebagai yang terbesar kedua, naik 77.000 barel per hari menjadi 1,982 juta barel per hari.

Di sisi lain, jumlah rig pengeboran AS yang aktif untuk minyak meningkat empat rig menjadi 793 rig untuk pekan yang berakhir Jumat (28/6/2019), kata perusahaan jasa energi AS Baker Hughes dalam laporan mingguannya pada Jumat (28/6/2019).

Kenaikan jumlah rig tersebut mengikuti kenaikan kecil satu rig minggu sebelumnya, namun jauh lebih rendah dari 858 rig pada minggu yang sama tahun lalu.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus turun 0,96 dolar AS menjadi menetap pada 58,47 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman September turun 0,93 dolar AS menjadi ditutup pada 64,74 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Harga minyak naik tipis di Asia, saat fokus beralih ke KTT G20

Baca juga: Harga emas naik 1,7 dolar setelah turun dua hari berturut

Wapres Harap Harga Minyak Stabil

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Spanyol menguat, Indeks IBEX-35 ditutup naik 0,56

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (28/6/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid naik 0,56 persen atau 51,00 poin, menjadi 9.198,80 poin setelah dibuka di 9.147,80 poin.

Kelompok maskapai penerbangan International Consolidated Airline Group (IAG) mencatat keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melonjak 4,69 persen.

Disusul oleh perusahaan kesehatan dan farmasi Grifols Clase A yangat nilai sahamnya meningkat 3,13 persen, serta saham perusahaan properti Inmobiliaria Colonial naik 3,05 persen.

Di pihak lain, Enagas, perusahaan energi Spanyol dan TSO Eropa, yang memiliki dan mengoperasikan jaringan gas negara, menderita kerugian terbesar (top loser), dengan harga sahamnya jatuh 2,37 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan milik negara dan publik yang mengoperasikan jaringan listrik nasional di Spanyol, Red Electrica Corporacion, yang harga sahamnya turun 1,93 persen, serta perusahaan penyedia utilitas gas Naturgy melemah 1,78 persen. Demikian laporan yang dikutip Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Inggris menguat, Indeks FTSE-100 berakhir naik 0,31 persen

Baca juga: Bursa saham Jerman menguat, Indeks DAX-30 ditutup naik 1,04 persen

Baca juga: Bursa saham Prancis berakhir naik 0,83 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Prancis berakhir naik 0,83 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (28/6/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris naik 0,83 persen atau 45,36 poin, menjadi 5.538,97 poin.

Perusahaan real estat komersial Eropa Unibail-Rodamco-Westfield SE melonjak 3,54 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan humas Prancis Publicis Groupe yang meningkat 2,93 persen, serta perusahaan pemimpin transformasi digital Prancis Atos naik 2,91 persen.

Sementara itu, perusahaan makanan internasional Prancis Danone mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melemah 0,27 persen.

Disusul oleh saham perusahaan produsen baja internasional Arcelomittal yang kehilangan 0,14 persen.
 

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Jerman menguat, Indeks DAX-30 ditutup naik 1,04 persen

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (28/6/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 1,04 persen atau 127,77 poin, menjadi 12.398,80 poin.

Bank terkemuka Jerman, Deutsche Bank, meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya terangkat 3,32 persen.

Disusul oleh saham perusahaan kimia dan barang-barang konsumen Henkel serta perusahaan perangkat lunak multinasional SAP, yang masing-masing naik sebesar 2,54 persen dan 2,34 persen.

Di sisi lain, perusahaan farmasi Merck mencatat kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya berkurang 0,82 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan penyedia teknologi internet dan jasa keuangan global Wirecard yang melemah 0,50 persen, serta perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE turun 0,42 persen.

Perusahaan perangkat lunak multinasional SAP adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 412,7 juta euro (469,6 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Prancis berakhir naik 0,83 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Inggris menguat, Indeks FTSE-100 berakhir naik 0,31 persen

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris berakhir lebih kuat pada perdagangan Jumat (28/6), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London bertambah 0,31 persen atau 23,30 poin, menjadi 7.425,63 poin.

International Consolidated Airlines Group, sebuah perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Anglo-Spanyol, melonjak 4,97 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan pengembang properti terkemuka Inggris Berkeley Group Holdings dan rumah mode berkelas Inggris yang mendistribusikan pakaian, aksesoris mode, dan parfum berlisensi Burberry Group, yang masing-masing meningkat 4,19 persen dan 4,08 persen.

Sementara itu, Imperial Brands, sebuah perusahaan tembakau multinasional Inggris, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 2,28 persen.

Disusul oleh saham Bunzl, sebuah perusahaan distribusi dan alih daya multinasional, yang berkurang 1,80 persen, serta Intertek Group, perusahaan multinasional, inspeksi, pengujian produk dan perusahaan sertifikasi, turun 1,43 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Jerman menguat, Indeks DAX-30 ditutup naik 1,04 persen

Baca juga: Bursa saham Prancis berakhir naik 0,83 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG menguat pascaputusan MK terkait sengketa hasil Pilpres 2019

PERGERAKAN SAHAM PASCA PUTUSAN MK

Sejumlah balon menghiasi layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (28/6/2019). IHSG dalam lima pekan terakhir tercatat naik sekitar 9 persen, mengungguli indeks saham lainnya di Asia sekaligus indeks saham acuan kawasan (indeks MSCI Asia-Pasifik) sebesar lebih dari 5 poin persentase, dipengaruhi oleh kepercayaan pasar atas terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo untuk masa jabatan kedua dan penaikan peringkat utang Indonesia oleh Standard & PoorÕs. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aww.

Pasar saham Malaysia ditutup melemah 0,03 persen

Kuala Lumpur (ANTARA) – Pasar saham Malaysia berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) turun tipis 0,03 persen atau 0,57 poin, menjadi 1.672,13 poin.

Sementara itu, indeks Emas berkurang 8,62 poin atau 0,07 persen, menjadi ditutup di 11.781,58 poin.

Sebanyak 334 saham berhasil membukukan keuntungan, 413 saham mengalami kerugian, dan 450 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi meningkat menjadi 2,22 miliar saham senilai 1,84 miliar ringgit Malaysia (446,03 juta dolar AS), dibandingkan dengan 1,84 miliar saham senilai 1,90 miliar ringgit Malaysia (459,09 juta dolar AS) pada Kamis (27/6).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup 0,28 persen lebih rendah

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) turun 0,28 persen atau 78,80 poin, menjadi 28.542,62 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara posisi terendah 28.416,96 poin hingga tertinggi 28.632,59 poin, dengan nilai transaksi mencapai 71,78 miliar dolar Hong Kong (sekitar 9,19 miliar dolar AS).
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura berakhir turun 0,21 persen

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) turun 0,21 persen atau 6,99 poin, menjadi 3.321,61 poin.

Sebanyak 1,09 miliar saham berpindah tangan senilai 1,44 miliar dolar Singapura (sekitar 1,06 miliar dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik 185 saham terhadap161 saham.

Indeks STI naik 0,83 persen atau 27,35 poin, menjadi ditutup di 3.328,60 poin pada perdagangan Kamis (27/6).
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul berakhir 0,17 persen lebih rendah

Volume perdagangan mencapai 530 juta saham senilai 4,2 triliun won (3,6 miliar dolar AS)

Seoul (ANTARA) – Bursa saham Seoul berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 0,17 persen atau 3,70 poin, menjadi 2.130,62 poin.

Volume perdagangan mencapai 530 juta saham senilai 4,2 triliun won (3,6 miliar dolar AS).

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.157,4 won melawan greenback, naik 3,4 won dari tingkat penutupan hari perdagangan sebelumnya.

Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir 0,59 persen lebih tinggi
Baca juga: Bursa saham Seoul dibuka 0,07 persen lebih tinggi
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir hampir tidak berubah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina berakhir melemah 0,72 persen

Volume perdagangan mencapai 1,30 miliar saham senilai 19,56 miliar peso (379,67 juta dolar AS)

Manila (ANTARA) – Bursa saham Filipina berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama indeks komposit PSE melemah 0,72 persen atau 57,93 poin, menjadi 7.999,71 poin.

Sementara itu, indeks seluruh saham turun 30,53 poin atau 0,62 persen, menjadi ditutup pada 4.983,78 poin.

Volume perdagangan mencapai 1,30 miliar saham senilai 19,56 miliar peso (379,67 juta dolar AS), dengan 89 saham berhasil membukukan keuntungan, 107 saham mengalami kerugian, sementara 53 saham ditutup datar.

Baca juga: Bursa saham Filipina menguat, Indeks PSE ditutup naik 0,55 persen
Baca juga: Bursa saham Filipina ditutup melemah 0,26 persen

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Tokyo berakhir lebih rendah saat KTT G20 berlangsung

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, saat KTT G20 yang digelar di Osaka sedang berlangsung.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 62,25 poin atau 0,29 persen, dari tingkat penutupan Kamis (27/6/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.275,92 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo ditutup 2,13 poin atau 0,14 persen lebih rendah, menjadi 1.551,14 poin.

Saham-saham yang terkait minyak menurun karena investor mengunci keuntungan setelah baru-baru ini menguat didukung kenaikan harga minyak mentah.

Perusahaan teknik JGC turun 25 yen atau 1,7 persen, menjadi 1.478 yen. Refiner JXTG Holdings merosot 7,20 yen atau 1,3 persen, menjadi 534,40 yen sementara rekannya Idemitsu Kosan turun 40 yen atau 1,2 persen, menjadi 3.240 yen.

Penguatan yen terhadap dolar AS membebani saham-saham eksportir. Pabrikan AC Daikin Industries turun 350 yen atau 2,4 persen, menjadi 14.065 yen. Pembuat alat musik Yamaha merosot 80 yen atau 1,5 persen, menjadi 5.120 yen, dan Mitsubishi Electric turun 18 yen atau 1,3 persen menjadi 1.419,00 yen.

Pada penutupan perdagangan, saham-saham produk minyak dan batubara, perusahaan sekuritas dan pertambangan paling banyak mencatat penurunan, dengan jumlah saham turun melebihi yang naik sebanyak 1.235 saham terhadap 800 saham di papan utama, sementara 113 saham berakhir tidak berubah.

Di papan utama pada Jumat, 1.151,27 juta saham berpindah tangan, turun dari 1.204,36 juta saham pada Kamis.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar Aussie turun tajam di hari perdagangan terakhir tahun keuangan

Produsen-produsen minyak dan gas juga merosot dengan Woodside Petroleum turun 2,13 persen

Sydney (ANTARA) – Pasar Australia ditutup turun tajam pada perdagangan Jumat, dengan saham sektor energi, teknologi informasi dan material semuanya membebani indeks pada hari terakhir perdagangan untuk tahun keuangan.

Pada penutupan, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 47,50 poin atau 0,71 persen menjadi 6.618,80 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 43,80 poin atau 0,65 persen menjadi 6.699,20 poin.

“Seperti yang terjadi pada sebagian besar minggu ini, pasar telah berhati-hati menjelang KTT G20, dengan pembicaraan perdagangan membebani pikiran investor,” analis pasar Commsec, James Tao mengatakan kepada investor dalam laporan sore.

Sementara tindakan hari ini mengecewakan, Tao menambahkan bahwa, “Tentu saja ini adalah hari terakhir perdagangan untuk tahun keuangan, bulan dan kuartal juga dan selama periode waktu itu kami telah melihat kinerja yang jauh lebih baik dari pasar lokal secara keseluruhan,” kata dia.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sebagian besar lebih rendah dengan Commonwealth Bank turun 0,27 persen, Westpac Bank naik 0,78 persen, National Australia Bank turun 0,11 persen dan ANZ turun 0,60 persen.

Saham-saham pertambangan ditarik kembali setelah mencatat keuntungan kuat kemarin dengan BHP turun 1,88 persen, Rio Tinto turun 2,35 persen, Fortescue Metals turun 1,74 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,13 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas juga merosot dengan Woodside Petroleum turun 2,13 persen, Santos turun 1,67 persen dan Oil Search turun 1,81 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia berada di bawah tekanan jual dengan Wesfarmers turun 1,18 persen dan Woolworths turun 0,48 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra merosot 0,26 persen, operator penerbangan nasional Qantas turun 0,19 persen dan perusahaan biomedis CSL naik tipis 0,09 persen.

Baca juga: Bursa saham Australia melemah, Indeks ASX 200 dibuka turun 11,90 poin
Baca juga: Pasar Aussie berakhir lebih tinggi setelah kerugian di awal
Baca juga: Pasar Aussie dibuka melemah terseret sektor industri dan kesehatan

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak naik tipis di Asia, saat fokus beralih ke KTT G20

Bahkan jika pembicaraan perdagangan AS-China berubah positif, kami pikir OPEC akan memperpanjang pengurangan produksi saat ini hingga akhir tahun

Seoul (ANTARA) – Harga minyak cenderung stabil di perdagangan Asia pada Jumat pagi, dengan fokus bergeser ke KTT G20 di mana pertemuan yang dijadwalkan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping telah membangkitkan harapan bahwa ketegangan perdagangan dapat mereda.

Minyak mentah berjangka Brent naik tipis lima sen atau 0,08 persen, menjadi diperdagangkan di 66,60 dolar AS per barel pada pukul 00.43 GMT (07.43 WIB). Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun tipis dua sen atau 0,03 persen menjadi 59,41 dolar AS per barel.

Para pemimpin negara-negara G20 bertemu pada Jumat dan Sabtu di Osaka, Jepang, tetapi pertemuan yang paling diantisipasi adalah antara Trump dan Xi pada Sabtu (29/6).

Perselisihan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia telah membebani harga minyak, memicu kekhawatiran bahwa melambatnya pertumbuhan ekonomi dapat mengurangi permintaan untuk komoditas tersebut.

“Meskipun tidak ada harapan gencatan senjata antara kedua pihak, itu akan mengatur tempat untuk pertemuan OPEC beberapa hari kemudian,” kata ANZ Bank dalam sebuah catatan.

Trump mengatakan pada Rabu (26/6) bahwa kesepakatan perdagangan dengan Presiden China Xi mungkin dilakukan akhir pekan ini, tetapi ia siap untuk mengenakan tarif AS pada sebagian besar impor China yang tersisa jika kedua negara tidak sepakat.

“Bahkan jika pembicaraan perdagangan AS-China berubah positif, kami pikir OPEC akan memperpanjang pengurangan produksi saat ini hingga akhir tahun. Namun, pemotongan yang lebih dalam tampaknya tidak mungkin, mengingat meningkatnya masalah pasokan,” kata ANZ.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan beberapa non-anggota termasuk Rusia, yang dikenal sebagai OPEC+, akan mengadakan pertemuan pada 1-2 Juli di Wina untuk memutuskan apakah akan memperpanjang pengurangan pasokan mereka.

OPEC+ setuju untuk membatasi produksi minyak mereka sebesar 1,2 juta barel per hari mulai 1 Januari.

Presiden Rusia Vladimir mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Financial Times pada Kamis (27/6) bahwa pemangkasan pasokan yang dipimpin OPEC membantu menstabilkan pasar minyak dan masa depan kesepakatan produksi diharapkan akan menjadi agenda pada KTT G20.

Ketegangan antara AS dan Iran juga telah membuat pasar gelisah.

Seminggu setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan serangan udara ke Iran pada menit terakhir, prospek bahwa Teheran dapat segera melanggar komitmen nuklirnya telah menciptakan urgensi diplomatik tambahan untuk menemukan jalan keluar dari krisis. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: Harga minyak naik tipis jelang pertemuan OPEC dan KTT G20

Baca juga: Harga emas turun tipis tertekan kenaikan ekuitas AS

Baca juga: Wall Street bervariasi di tengah data utama ekonomi AS jelang KTT G20

Wapres Harap Harga Minyak Stabil

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Jumat dibuka menguat 14,31 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, dibuka menguat 14,31 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.367,02.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 3,48 poin atau 0,34 persen menjadi 1.014,85.

Baca juga: Wall Street bervariasi di tengah data utama ekonomi AS jelang KTT G20

Baca juga: Harga emas turun tipis tertekan kenaikan ekuitas AS

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Tokyo dibuka melemah 0,30 persen

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Jumat pagi, karena aksi ambil untung menjelang pembicaraan perdagangan utama Amerika Serikat dan China di KTT Kelompok 20 di Osaka, Jepang, akhir pekan ini.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 0,30 persen atau 64,95 poin, dari tingkat penutupan Kamis (27/6/2019), menjadi diperdagangkan di 21.273,22 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo turun 3,75 poin atau 0,24 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.549,52 poin.

Saham-saham pertambangan, produk minyak, batu bara, dan sekuritas paling banyak mengalami penurun pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 0,04 persen

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong dibuka sedikit lebih tinggi pada Jumat pagi, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) naik tipis 0,04 persen atau 11,17 poin, menjadi diperdagangkan di 28.632,59 poin.

Kemarin (Kamis 27/6) saham-saham pada Bursa Hong Kong ditutup lebih tinggi dengan Indeks Hang Seng meningkat 1,42 persen atau 399,44 poin, menjadi 28.621,42 poin.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG Jumat dibuka menguat 14,31 poin

Baca juga: Wall Street bervariasi di tengah data utama ekonomi AS jelang KTT G20
 

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Australia melemah, Indeks ASX 200 dibuka turun 11,90 poin

akhir tahun keuangan di Australia membuat memprediksi hasil perdagangan hari ini lebih sulit

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Jumat pagi, dengan saham sektor energi dan material menekan indeks pada hari terakhir tahun keuangan.

Pada pukul 10.35 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 11,90 poin atau 0,18 persen menjadi diperdagangkan di 6.654,40 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 9,30 poin atau 0,14 persen pada 6.733,70 poin.

“Perdagangan semalam stabil,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy kepada investor dalam catatan pagi.

“Pasar saham Asia Pasifik mengungguli rekan-rekan global mereka selama dua puluh empat jam terakhir. Baik Nikkei dan Hang Seng mencatat kenaikan kuat kemarin, dengan perubahan dalam prospek mata uang regional sebagai pendorong utama.”

Namun terlepas dari sentimen positif di kawasan itu, McCarthy mengatakan, “akhir tahun keuangan di Australia membuat memprediksi hasil perdagangan hari ini lebih sulit.”

“Peraturan perpajakan memberikan insentif bagi beberapa kelas investor untuk menjual posisi yang rugi, meningkatkan tekanan pada saham-saham yang sudah jatuh. Minat penjualan ini dapat diimbangi oleh pembelian para pengelola dana (fund manager) untuk kinerja bulanan, triwulanan dan tahunan,” jelasnya.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,65 persen, Westpac Bank naik 0,68 persen, National Australia Bank naik 0,11 persen dan ANZ naik 0,28 persen.

Setelah kenaikan kuat kemarin, saham-saham pertambangan ditarik kembali dengan BHP turun 1,34 persen, Rio Tinto turun 2,37 persen, Fortescue Metals turun 0,87 persen dan penambang emas Newcrest turun 1,95 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas juga melemah dengan Woodside Petroleum turun 1,29 persen, Santos turun 1,11 persen dan Oil Search turun 1,25 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia melemah dengan Wesfarmers turun 0,96 persen dan Woolworths turun 0,37 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,26 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas berkurang 0,74 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,55 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street bervariasi di tengah data utama ekonomi AS jelang KTT G20

Baca juga: Harga emas turun tipis tertekan kenaikan ekuitas AS
 

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street bervariasi di tengah data utama ekonomi AS jelang KTT G20

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street bervariasi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) karena investor mencerna sejumlah data ekonomi utama menjelang KTT G20 di Jepang akhir pekan ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 10,24 poin atau 0,04 persen, menjadi ditutup di 26.526,58 poin. Indeks S&P 500 bertambah 11,14 poin atau 0,38 persen, menjadi menetap di 2.924,92 poin. Indeks Komposit Nasdaq naik 57,79 poin atau 0,73 persen, menjadi berakhir di 7.967,76 poin.

Departemen Perdagangan mengatakan ekonomi AS tumbuh 3,1 persen pada kuartal pertama, menurut estimasi ketiga.

Angka ni sejalan dengan estimasi kedua karena revisi naik untuk investasi tetap non-perumahan, ekspor, pengeluaran pemerintah daerah dan negara bagian, serta investasi tetap perumahan diimbangi oleh revisi turun untuk pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) dan investasi persediaan serta revisi naik untuk impor, kata departemen itu.

Dalam pekan yang berakhir 22 Juni, angka pendahuluan untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman mencapai 227.000, naik 10.000 dari tingkat direvisi pekan sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Kamis (27/6/2019). Level minggu sebelumnya direvisi naik 1.000 dari 216.000 menjadi 217.000.

Rata-rata pergerakan empat minggu mencapai 221.250, meningkat 2.250 dari rata-rata direvisi minggu sebelumnya, kata departemen.

Indeks penjualan pending home (rumah yang pengurusannya belum selesai), indikator berwawasan ke depan berdasarkan penandatanganan kontrak pembelian rumah, naik 1,1 persen menjadi 105,4 pada Mei, naik dari 104,3 pada April, menurut Asosiasi Agen Penjual Nasional (NAR) pada Kamis (27/6/2019).

Asosiasi mengatakan penandatanganan kontrak tahun-ke-tahun menurun 0,7 persen, menandai penurunan tahunan ke-17 berturut-turut.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq menguat dalam reli berbasis luas karena investor juga melihat ke KTT G20 di Osaka, Jepang akhir pekan ini, untuk kemajuan dalam sengketa perdagangan AS-China yang telah berjalan lama, yang telah membuat pasar begerak kedua arah selama berbulan-bulan. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG menguat di tengah penantian putusan Mahkamah Konstitusi

Baca juga: Bursa Efek Madrid menguat, Indeks IBEX-35 ditutup turun 0,10

Baca juga: Bursa saham Jerman ditutup menguat, saham Adidas jatuh 1,92 persen

Bursa AS Anjlok Pasca-Pilpres

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga emas turun tipis tertekan kenaikan ekuitas AS

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih rendah pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena logam mulia tertekan oleh meningkatnya sebagian besar ekuitas Amerika Serikat (AS).

Laporan Xinhua menyebutkan kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 3,4 dolar AS atau 0,24 persen, menjadi ditutup pada 1.412,00 dolar AS per ounce.

Pada pukul 17.30 GMT, Dow Jones Industrial Average naik 51,78 poin atau 0,19 persen. Indeks S&P 500 naik 11,14 poin atau 0,38 persen dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 57,79 poin atau 0,73 persen.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan ekuitas AS. Ketika pasar saham sedang meningkat, investor dapat berhenti membeli aset-aset safe haven, seperti emas.

Sehari sebelumnya, emas berjangka juga ditutup melemah karena aksi ambil untung setelah mencatat kenaikan besar selama empat sesi berturut-turut dan penguatan dolar AS.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 8,1 sen atau 0,53 persen, menjadi 15,294 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 4,5 dolar AS atau 0,55 persen, menjadi ditutup pada 817,5 dolar AS per ounce.

Baca juga: Wall Street bervariasi di tengah data utama ekonomi AS jelang KTT G20

Baca juga: IHSG menguat di tengah penantian putusan Mahkamah Konstitusi

Harga Emas Turun Dipicu Faktor Global

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Efek Madrid menguat, Indeks IBEX-35 ditutup turun 0,10

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Kamis (27/6/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid turun tipis 0,10 persen atau 9,60 poin, menjadi 9.147,80 poin setelah dibuka di 9.157,40 poin.

Sebanyak 17 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks IBEX-35 tercatat mengalami penurunan harga.

Perusahaan produsen energi bersih Siemens Gamesa mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 3,26 persen.

Disusul oleh saham perusahaan properti Inmobiliaria Colonial Socimi yang berkurang sebesar 2,21 persen, serta saham perusahaan telekomunikasi Cellnex Telecom kehilangan 1,78 persen.

Di pihak lain, perusahaan farmasi dan perawatan kesehatan Grifols Clase A, melonjak 3,62 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham raksasa tekstil Inditex yang menguat 3,18 persen, sedangkan saham perusahaan produsen selulosa dan energi bersih Ence Energia y Celuolsa naik 2,82 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Inggris melemah, Indeks FTSE-100 ditutup turun 0,19 persen

Baca juga: Bursa saham Jerman ditutup menguat, saham Adidas jatuh 1,92 persen

Baca juga: Bursa saham Prancis merosot, namun saham Carrefour naik 1,44 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Inggris melemah, Indeks FTSE-100 ditutup turun 0,19 persen

London (ANTARA) – Saham-saham berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Kamis (27/6/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 0,19 persen atau 14,06 poin, menjadi 7.402,33 poin.

Kingfisher, sebuah perusahaan ritel multinasional Inggris, melonjak 4,13 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham supermarket dalam jaringan Ocado Group serta perusahaan perjalanan dan pariwisata Inggris-Jerman TUI AG, yang masing-masing meningkat sebesar 2,60 persen dan 2,36 persen.

Sementara itu, Glencore, perusahaan perdagangan dan pertambangan komoditas multinasional Anglo-Swiss, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 4,87 persen.

Disusul oleh saham Rightmove, perusahaan portal real estat dalam jaringan yang berbasis di Inggris, jatuh 3,39 persen, serta Auto Trader Group, pasar otomotif digital Inggris, turun 3,18 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Jerman ditutup menguat, saham Adidas jatuh 1,92 persen

Baca juga: Bursa saham Prancis merosot, namun saham Carrefour naik 1,44 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Prancis merosot, namun saham Carrefour naik 1,44 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis (27/6/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris turun 0,13 persen atau 7,11 poin, menjadi 5.493,61 poin, namun saham perusahaan ritel Carrefour naik.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks CAC-40, tercatat 20 saham mengalami penurunan harga.

Konglomerat media massa Prancis Vivendi menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya berkurang 2,66 persen.

Diikuti oleh saham raksasa aeronautika Prancis Safran yang kehilangan 1,87 persen serta perusahaan kedirgantaraan multinasional Eropa Airbus Group, turun 1,32 persen.

Sementara itu, perusahaan optik mata internasional yang berbasis di Prancis, EssilorLuxottica, melonjak 4,08 persen, menjadi pemcetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics yang bertambah 1,58 persen, serta pengecer multinasional Prancis Carrefour naik 1,44 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG menguat di tengah penantian putusan Mahkamah Konstitusi

Baca juga: Ketika pelaku pasar lebih khawatir perang dagang, dibanding putusan MK

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Jerman ditutup menguat, saham Adidas jatuh 1,92 persen

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis (27/6/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 0,21 persen atau naik 25,71 poin, menjadi 12.271,03 poin, namun saham produsen peralatan olahraga Adidas jatuh.

Perusahaan kimia dan farmasi multinasional Jerman Bayer, meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melonjak 8,70 persen.

Disusul oleh saham perusahaan penyedia teknologi internet dan layanan keuangan global Wirecard serta perusahaan produsen semikonduktor Infineon Technologies, yang masing-masing naik sebesar 1,71 persen dan 1,65 persen.

Di sisi lain, perusahaan pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 1,92 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan kimia multinasional Linde serta perusahaan reasuransi Munich Re, yang masing-masing turun sebesar 1,33 persen dan 1,16 persen.

Bayer adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 565,0 juta euro (642,4 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Prancis merosot, namun saham Carrefour naik 1,44 persen

Baca juga: IHSG menguat di tengah penantian putusan Mahkamah Konstitusi

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia ditutup melemah 0,11 persen

Kuala Lumpur (ANTARA) – Bursa saham Malaysia berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) melemah 0,11 persen atau 1,79 poin, menjadi 1,672.70 poin.

Sementara itu, indeks Emas turun 2,45 poin atau 0,02 persen, menjadi ditutup di 11.790,20 poin,

Sebanyak 367 saham berhasil membukukan kenaikan harga, 352 saham mengalami kerugian, dan 444 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi meningkat menjadi 1,84 miliar saham senilai 1,90 miliar ringgit Malaysia (459,09 juta dolar AS), dibandingkan dengan 1,83 miliar saham senilai 1,55 miliar ringgit Malaysia (372,91 juta dolar AS) pada perdagangan Rabu (26/6/2019).

Baca juga: Bursa saham Malaysia ditutup menguat 0,53 persen

Baca juga: Bursa saham Malaysia menguat, Indeks KLCI ditutup naik 0,83 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sapta Nirwandar: Manfaatkan teknologi dalam pengembangan wisata halal

Jadi ada halal travel value chain, di mana orang mulai dari keluar rumah hingga pulang lagi itu sudah terhubung dengan teknologi tinggi

Jakarta (ANTARA) – Pariwisata halal disebut tidak bisa terlepas dari teknologi terutama di era digital seperti saat ini, kata Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center Sapta Nirwandar.

Sapta dalam Trisakti Tourism Award and Conference 2019 di Jakarta, Kamis, mengatakan dalam kesehariannya masyarakat telah memanfaatkan banyak aplikasi seluler mulai dari memesan transportasi, mengecek arus lalu lintas, reservasi tempat makan, hingga untuk beribadah.

“Jadi ada halal travel value chain, di mana orang mulai dari keluar rumah hingga pulang lagi itu sudah terhubung dengan teknologi tinggi. Belum lagi sosial media,” katanya.

Meski teknologi sudah tidak bisa dihindari, pariwisata adalah sektor yang harus dinikmati secara langsung. Oleh karena itu, teknologi diharapkan membuka peluang bagi perkembangan pariwisata.

Sapta menuturkan wisata halal menjadi peluang besar yang harus segera digarap maksimal oleh Indonesia. Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, sudah sepatutnya Indonesia memainkan peran dalam wisata halal.

Berdasarkan Global Muslim Travel Index 2019, pasar wisata halal diproyeksi tumbuh hingga 274 miliar dolar AS pada 2023. Jumlah wisatawan halal yang mencapai 140 juta orang pada 2018 juga diprediksi akan terus tumbuh hingga 160 juta orang pada 2020 mendatang.

Sementara itu, penggunaan teknologi diperkirakan akan dapat mendorong pembelian paket perjalanan secara online (daring) hingga 180 miliar dolar AS pada 2026.

“Pasarnya besar, kalau kita tidak iyakan (ambil) ini ya tidak apa-apa, tapi orang lain yang akan ambil (peluang) ini,” ujar Sapta.

Kota Malang raih “Kota Wisata Halal” dari Kemenpar

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul berakhir 0,59 persen lebih tinggi

Volume perdagangan mencapai 637 juta saham senilai 5 triliun won (4,3 miliar dolar AS)

Seoul (ANTARA) – Bursa saham Seoul berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik 0,59 persen atau 12,47 poin, menjadi menetap di 2.134,32.

Volume perdagangan mencapai 637 juta saham senilai 5 triliun won (4,3 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.158,1 won terhadap greenback, turun 1,5 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Baca juga: Bursa saham Tokyo berakhir naik menjelang KTT G20
Baca juga: Pasar Aussie berakhir lebih tinggi setelah kerugian di awal
Baca juga: Bursa saham Seoul dibuka 0,07 persen lebih tinggi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina menguat, Indeks PSE ditutup naik 0,55 persen

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, Indeks Komposit PSE, menguat 0,55 persen atau 44,07 poin menjadi 8.057,64 poin.

Sementara itu, indeks semua saham bertambah 26,80 poin atau 0,55 persen, menjadi berakhir di 4.924,31 poin.

Volume perdagangan mencapai 1,07 miliar saham senilai 8,40 miliar peso (163,82 juta dolar AS), dengan 115 saham berhasil membukukan keuntungan, 86 saham mengalami kerugian, sementara 48 saham ditutup datar.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir 0,59 persen lebih tinggi

Baca juga: Bursa saham Tokyo berakhir naik menjelang KTT G20

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China ditutup menguat, saham industri 5G dan miras melonjak

Beijing (ANTARA) – Pasar saham China ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan industri 5G dan minuman keras (miras) memimpin tren bullish.

Indeks Komposit Shanghai naik 0,69 persen menjadi ditutup pada 2.996,79 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen berakhir bertambah 1,28 persen menjadi 9.239,48 poin.

Omset gabungan dalam kedua indeks berdiri di 475,8 miliar yuan (sekitar 69,18 miliar dolar AS), naik dari 391,7 miliar yuan pada hari perdagangan sebelumnya.

Sebagian besar saham naik, dengan jumlah saham naik melebihi yang turun sebanyak 864 saham terhadap 473 saham di bursa Shanghai dan 1.284 saham terhadap 717 saham di bursa Shenzhen.

Saham-saham 5G dan minuman keras berada di antara para penggerak utama pasar. Montnets Rongxin Technology Group Co Ltd, sebuah perusahaan yang mengkhususkan diri dalam teknologi nirkabel dan peralatan terkait listrik, melonjak pada batas harian 10 persen menjadi 15,46 yuan per saham.

Saham Kweichow Moutai, merek minuman keras terkemuka China, melonjak ke level tertinggi bersejarah 1.001 yuan pada sesi pagi dan ditutup pada 996,35 yuan per saham.

Melawan tren, perusahaan-perusahaan di sektor peternakan dan gas serpih yang melihat harga saham mereka merosot.

Sementara itu, Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, bertambah 1,38 persen, menjadi ditutup pada 1.525,24 poin.

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup 1,42 persen lebih tinggi

Nilai transaksi mencapai 78,43 miliar dolar Hong Kong (sekitar 10,04 miliar dolar AS)

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) meningkat 1,42 persen atau 399,44 poin, menjadi 28.621,42 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara posisi terendah 28.287,34 poin hingga tertinggi 28.621,42 poin, dengan nilai transaksi mencapai 78,43 miliar dolar Hong Kong (sekitar 10,04 miliar dolar AS), dilansir Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir 0,59 persen lebih tinggi
Baca juga: Bursa saham Tokyo berakhir naik menjelang KTT G20
Baca juga: Bursa saham Hong Kong dibuka 0,46 persen lebih tinggi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG menguat di tengah penantian putusan Mahkamah Konstitusi

Para pelaku pasar mengapresiasi peran pemerintah dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan…

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis sore ditutup menguat menunggu putusan sidang terkait sengketa pilpres oleh Mahkamah Konstitusi yang sidangnya masih berlangsung hingga saat ini.

IHSG ditutup menguat 42,22 poin atau 0,67 persen ke posisi 6.352,71. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 10,24 poin atau 1,02 persen menjadi 1.011,38.

Analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Kamis, menilai sejauh ini pasar masih merespon positif jelang pengumuman keputusan Mahkamah Konstitusi.

“Para pelaku pasar mengapresiasi peran pemerintah dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan, sehingga menjamin berlangsungnya proses pembangunan nasional,” ujar Nafan.

Selain stabilitas politik dan keamanan, maupun makroekonomi yang menjadi sentimen positif dari domestik, dari global para pelaku pasar antusias dalam menantikan dialog mengenai negosiasi dagang antara Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping pada KTT G-20 di Osaka, Jepang,  dalam rangka mencapai kesepakatan dagang.

Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau net foreign sell sebesar Rp50,41 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 516.468 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 39,56 miliar lembar saham senilai Rp9,1 triliun. Sebanyak 231 saham naik, 196 saham menurun, dan 134 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei menguat 251,58 poin (1,19 persen) ke 21.338,17, Indeks Hang Seng menguat 399,44 poin (1,42 persen) ke 28.621,42, dan Indeks Straits Times menguat 27,35 poin (0,83 persen) ke posisi 3.328,6.

Baca juga: Ketika pelaku pasar lebih khawatir perang dagang, dibanding putusan MK

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup 0,83 persen lebih tinggi

Indeks acuan STI naik 0,83 persen atau 27,35 poin menjadi 3.328,60 poin

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) naik 0,83 persen atau 27,35 poin, menjadi 3.328,60 poin.

Sebanyak 1,37 miliar saham berpindah tangan senilai 1,24 miliar dolar Singapura (sekitar 0,92 miliar dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 239 saham terhadap 151 saham.

Indeks STI turun 0,09 persen atau 3,02 poin, menjadi ditutup di 3.301,25 poin pada perdagangan Rabu (26/6/2019), dilansir Xinhua.

Baca juga: IHSG menguat di tengah penantian putusan Mahkamah Konstitusi
Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup 1,42 persen lebih tinggi
Baca juga: Bursa saham Tokyo berakhir naik menjelang KTT G20

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar Aussie berakhir lebih tinggi setelah kerugian di awal

Indeks acuan S&P/ASX 200 naik 25,80 poin atau 0,39 persen menjadi 6.666,30 poin

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia pulih dari beberapa tekanan jual awal pada Kamis, menjadi berakhir lebih tinggi pada akhir perdagangan.

Pada penutupan, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 25,80 poin atau 0,39 persen menjadi 6.666,30 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 26,90 poin atau 0,40 persen menjadi 6.743,00 poin.

Meskipun itu merupakan awal yang lamban bagi investor, harga-harga komoditas yang lebih tinggi membantu memacu investor dengan saham-saham sektor material dan energi yang mendorong indeks.

Namun saham-saham utilitas, industri, dan perawatan kesehatan, semuanya berakhir menurun.

Di sektor keuangan, sebut Xinhua, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,99 persen, Westpac Bank naik 0,36 persen, National Australia Bank naik 0,19 persen dan ANZ naik 0,82 persen.

Saham-saham pertambangan terangkat dengan BHP naik 1,92 persen, Rio Tinto naik 3,01 persen, Fortescue Metals melonjak 5,52 persen, namun penambang emas Newcrest melemah 0,13 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas juga menguat dengan Woodside Petroleum naik 0,22 persen, Santos naik 0,42 persen dan Oil Search naik 1,12 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia membuat pemulihan yang kuat dengan Wesfarmers naik 0,88 persen dan Woolworths naik 0,45 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 1,05 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas naik 0,93 persen dan perusahaan biomedis CSL kehilangan 0,29 persen.

Baca juga: Pasar Aussie dibuka melemah terseret sektor industri dan kesehatan
Baca juga: Bursa saham Hong Kong dibuka 0,46 persen lebih tinggi
Baca juga: Aksi beli kembali dan pelemahan yen dorong saham Tokyo dibuka menguat

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Tokyo berakhir naik menjelang KTT G20

Indeks acuan Nikkei 225 naik 251,58 poin atau 1,19 persen menjadi 21.338,17 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, di tengah harapan kemajuan dalam pembicaraan perdagangan Amerika Serikat-China ketika investor dengan hati-hati menunggu hasil KTT G20 akhir pekan ini.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) berakhir naik 251,58 poin atau 1,19 persen, dari tingkat penutupan Rabu (26/6/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.338,17 poin.

Sementara itu, dilansir Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo ditutup 18,93 poin atau 1,23 persen lebih tinggi, menjadi berakhir di 1.553,27 poin.

Kenaikan dipimpin oleh saham-saham yang terkait dengan permesinan, transportasi laut, serta produk minyak dan batubara.

Baca juga: Pasar Aussie berakhir lebih tinggi setelah kerugian di awal
Baca juga: Aksi beli kembali dan pelemahan yen dorong saham Tokyo dibuka menguat
Baca juga: Bursa saham Hong Kong dibuka 0,46 persen lebih tinggi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG menguat jelang putusan sengketa pilpres oleh MK

Dengan adanya akumulasi sentimen negatif ke pasar ini bisa menyulitkan bagi IHSG untuk keluar dari zona negatif pada perdagangan saham hari ini

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi dibuka menguat jelang putusan sengketa pilpres oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

IHSG dibuka menguat 14,2 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.324,69. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 3,37 poin atau 0,34 persen menjadi 1.004,51.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Kamis, mengatakan, salah satu sentimen eksternal yaitu ketidakpastian global terutama perang dagang AS dengan China yang berdampak bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan bisa di bawah target.

“Belum lagi ketidakpastian menanti hasil keputusan Mahkamah Konstitusi atas sengketa pilpres yang diputuskan dalam pekan ini,” ujar Alfiansyah.

Ditambah lagi, sentimen dari pasar global yang kembali dibayangi tekanan, setelah saham AS kembali melemah meski terbatas pada Rabu (26/6) lalu.

“Dengan adanya akumulasi sentimen negatif ke pasar ini bisa menyulitkan bagi IHSG untuk keluar dari zona negatif pada perdagangan saham hari ini,” kata Alfiansyah.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 139,41 poin (0,66 persen) ke 21.226, indeks Hang Seng menguat 174,96 poin atau 0,62 persen ke 28.396,94, dan indeks Straits Times menguat 18,46 poin (0,56 persen) ke posisi 3.319,71.

Baca juga: Flash – IHSG Kamis dibuka menguat 14,2 poin
Baca juga: Jelang pengumuman hasil sengketa pilpres, IHSG melemah
Baca juga: IHSG hari ini diprediksi bergerak variatif, namun berpotensi negatif

Menkominfo ingatkan masyarakat tak sulut hoaks, jelang putusan MK

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong dibuka 0,46 persen lebih tinggi

Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (26/6/2019)

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Kamis pagi, dengan indikator utama bursa Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,46 persen atau 130,96 poin, menjadi diperdagangkan di 28.352,94 poin.

Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (26/6/2019), dengan Indeks Hang Seng naik 36,00 poin atau 0,13 persen, menjadi 28.221,98 poin.

Baca juga: Bursa Hong Kong ditutup menguat, indeks Hang Seng naik 0,13 persen
Baca juga: Bursa Saham Hong Kong dibuka 0,50 persen lebih rendah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul dibuka 0,07 persen lebih tinggi

Seoul (ANTARA) – Bursa saham Seoul dibuka sedikit lebih tinggi pada Kamis pagi, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik tipis 0,07 persen atau 1,42 poin, menjadi 2.123,27 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.155,4 won terhadap dolar AS, naik 1,2 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya (26/6/2019).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Flash – IHSG Kamis dibuka menguat 14,2 poin

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis dibuka menguat 14,2 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis dibuka menguat 14,2 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.324,69.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 3,37 poin atau 0,34 persen menjadi 1.004,51.

Baca juga: Jelang pengumuman hasil sengketa pilpres, IHSG melemah
Baca juga: IHSG hari ini diprediksi bergerak variatif, namun berpotensi negatif

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar Aussie dibuka melemah terseret sektor industri dan kesehatan

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 33,60 poin atau 0,51 persen menjadi diperdagangkan pada 6.606,90 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 29,50 poin atau 0,44 persen pada 6.686,60 poin.

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi, karena saham-saham sektor kesehatan dan industri membebani indeks.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 33,60 poin atau 0,51 persen menjadi diperdagangkan pada 6.606,90 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 29,50 poin atau 0,44 persen pada 6.686,60 poin.

Meskipun indeks pasar secara luas datar di AS semalam dengan obligasi berada di bawah tekanan, pasar bergeser kembali ke aset-aset terkait pertumbuhan, menunjukkan tanda-tanda agak positif bagi investor Australia.

“Penurunan harga emas memberikan bukti pasar lebih lanjut tentang pergerakan ke arah eksposur pertumbuhan,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy kepada investor dalam catatan pagi.

“Saham-saham teknologi dan minyak mentah mendapat dukungan karena data komponen-komponen akun nasional AS datang sedikit lebih baik dari yang diharapkan.”

“Mata uang komoditas mendapat dukungan, dan dolar Australia terangkat, mengancam untuk menembus 70 sen AS. Saham berjangka menunjukkan kenaikan moderat pada pembukaan di Jepang dan Hong Kong, meskipun banyak ex-dividen REIT tampaknya membebani indeks Australia 200. “

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah secara keseluruhan dengan Commonwealth Bank turun 0,23 persen, Westpac Bank turun 0,14 persen, National Australia Bank turun 0,60 persen dan ANZ turun 0,14 persen.

Saham pertambangan menguat dengan BHP naik 0,51 persen, Rio Tinto naik 0,65 persen, Fortescue Metals naik 2,41 persen, namun penambang emas Newcrest turun 1,44 persen.

Produsen minyak dan gas sebagian besar lebih tinggi dengan Woodside Petroleum turun tipis 0,01 persen, Santos naik 1,12 persen dan Oil Search naik 0,70 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia merosot dengan Wesfarmers turun 1,08 persen dan Woolworths turun 0,75 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,52 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas tidak berubah dan perusahaan biomedis CSL melemah 1,03 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aksi beli kembali dan pelemahan yen dorong saham Tokyo dibuka menguat

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis pagi, karena investor membeli kembali saham-saham setelah jatuh selama dua sesi sebelumnya, dengan saham-saham eksportir didorong oleh pelemahan yen.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 65,19 poin atau 0,31 persen, dari tingkat penutupan Rabu (26/6/2019), menjadi diperdagangkan di 21.151,78 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo bertambah 5,86 poin atau 0,38 persen menjadi diperdagangkan pada 1.540,20 poin.

Saham-saham transportasi laut, pertambangan, serta produk minyak dan batu bara paling banyak mencatat kenaikan di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street bervariasi karena data ekonomi dan ketegangan perdagangan

Optimisme (Perdagangan) telah membantu meredakan ketegangan ketika hari terus berjalan

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor mempertimbangkan sejumlah data ekonomi terbaru dan harapan penyelesaian perang dagang antara China dan Amerika Serikat di sela-sela KTT G20 di Osaka, Jepang.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 11,40 poin atau 0,04 persen, menjadi berakhir di 26.536,82 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 3,60 poin atau 0,12 persen, menjadi ditutup di 2.913,78 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 25,25 poin atau 0,32 persen, menjadi berakhir di 7.909,97 poin.

Indeks S&P 500 berakhir lebih rendah karena keuntungan dalam saham-saham teknologi diimbangi oleh penurunan saham-saham perawatan kesehatan dan indeks Dow mencatat kerugian nominal. Sementara, saham-saham teknologi memimpin Nasdaq lebih tinggi.

Pesanan baru untuk barang-barang tahan lama yang diproduksi pada Mei turun 3,3 miliar dolar AS atau 1,3 persen, menjadi 243,4 miliar dolar AS, Departemen Perdagangan mengatakan pada Rabu (26/6/2019).

Penurunan data tersebut merupakan yang ketiga kalinya dalam empat bulan, sebagian besar karena pembatalan kesepakatan untuk pembelian jet Boeing 737 Max.

Sebuah laporan terpisah tentang perdagangan barang internasional menunjukkan bahwa defisit perdagangan AS naik 5,1 persen pada Mei mencapai 74,5 miliar dolar AS.

Para investor mengurai pesan beragam atas prospek kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

Saham-saham AS kesulitan mencari arah perdagangan sepanjang sesi karena pelaku pasar merenungkan apakah pertemuan yang direncanakan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping di KTT Kelompok 20 di Jepang akan menghasilkan kemajuan dalam sengketa tarif yang berlarut-larut.

Pasar awalnya menguat setelah Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin seperti dikutip dalam wawancara CNBC mengatakan bahwa kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China “sekitar 90 persen” tuntas. Komentarnya kemudian disajikan kembali untuk menunjukkan bahwa dia menggunakan bentuk lampau untuk menggambarkan kemajuan dalam perundingan.

Trump kemudian mengatakan bahwa sementara itu “sangat mungkin” untuk menghindari mengenakan tarif tambahan pada barang-barang impor China, ia “sangat senang di mana kita sekarang.”

“Optimisme (Perdagangan) telah membantu meredakan ketegangan ketika hari terus berjalan,” kata Robert Pavlik, kepala strategi investasi di SlateStone Wealth LLC di New York, seperti dikutip Reuters.

“Minggu lalu pasar memiliki jalur yang jelas tentang apa yang harus difokuskan: Pemangkasan suku bunga pada Juli dan pertemuan Trump dan Xi di G20 untuk membahas pembukaan kembali negosiasi perdagangan,” tambah Pavlik. “Apa yang terjadi sejak pemerintah ini membuat situasi lebih bingung dan membingungkan pasar.”

Pada Selasa (25/6/2019), ketiga indeks utama menurun karena pasar kecewa setelah pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang kemungkinan langkah kebijakan moneter bank sentral mengurangi harapan untuk penurunan suku bunga segera, serta data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan.

Baca juga: Wall Street dibuka lebih tinggi, investor cerna data baru ekonomi AS
Baca juga: Wall Street dibuka bervariasi di tengah penantian pidato Ketua Fed
Baca juga: Bursa Wall Street ditutup bervariasi jelang pidato Ketua Fed

Bursa AS Anjlok Pasca-Pilpres

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak naik lebih dari dua persen karena persediaan AS turun

Banyak penarikan (persediaan) ini karena permintaan yang kuat

New York (ANTARA) – Harga minyak naik lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), mencapai tingkat tertinggi dalam sekitar sebulan terakhir, didukung oleh data Pemerintah AS yang menunjukkan penurunan lebih besar dari perkiraan dalam stok minyak mentah karena ekspor mencapai rekor tertinggi, dan penurunan tak terduga dalam stok produk minyak olahan.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus naik 1,55 dolar AS atau 2,7 persen, menjadi menetap pada 59,38 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik 1,44 dolar AS atau 2,2 persen, ditutup pada 66,49 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Persediaan minyak mentah turun 12,8 juta barel pekan lalu, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan, jauh melampaui ekspektasi analis untuk penurunan 2,5 juta barel. Itu merupakan penurunan paling banyak sejak September 2016, menurut unit statistik Departemen Energi.

Impor bersih minyak mentah AS turun minggu lalu sebesar 1,2 juta barel per hari (bph). Ekspor minyak mentah secara keseluruhan naik menjadi 3,8 juta barel per hari, mengalahkan rekor sebelumnya 3,6 juta barel per hari pada Februari.

“Banyak penarikan (persediaan) ini karena permintaan yang kuat,” kata Phil Flynn, seorang analis di Price Futures Group di Chicago. “Kami akhirnya melihat dampak dari pengurangan produksi OPEC dan mulai melihat pengurangan Venezuela.”

Stok bensin turun 996.000 barel, sementara stok sulingan turun 2,4 juta barel, data EIA menunjukkan.

Penarikan produk-produk minyak olahan terjadi bersamaan dengan berita bahwa kilang terbesar dan tertua di Pantai Timur AS akan ditutup setelah kebakaran besar minggu lalu, yang menyebabkan kerusakan besar.

Philadelphia Energy Solutions (PES) berencana untuk menutup kompleks kilang 335.000 barel per hari itu pada bulan depan, walikota Philadelphia dikonfirmasi setelah dua sumber mengatakan kepada Reuters tentang rencana tersebut.

Harga bensin AS naik empat persen, setelah meningkat ke level tertinggi sejak 23 Mei dalam perdagangan semalam.

“Karena data (EIA) kemungkinan tidak mengambil dampak penuh dari tidak beroperasinya PES, pengurangan tajam tambahan dalam pasokan bensin di PADD (Petroleum Administration for Defense Districts) 1 kemungkinan muncul dalam data EIA minggu depan,” kata Jim Ritterbusch dari Ritterbusch and Associates dalam sebuah catatan.

Jatuhnya persediaan minyak mentah dan penutupan kilang menambah ketidakpastian atas persediaan minyak yang diciptakan oleh perang kata-kata antara Washington dan Teheran. Ini telah memicu kekhawatiran bahwa pengiriman minyak melalui Selat Hormuz, rute pasokan minyak tersibuk di dunia, dapat terganggu.

Ditanya apakah perang sedang terjadi, Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada Fox Business Network pada Rabu (26/6/2019): “Saya harap kita tidak melakukannya tetapi kita berada dalam posisi yang sangat kuat jika sesuatu terjadi.” Teheran telah mengutuk putaran baru sanksi AS sebagai “keterbelakangan mental.”

Ketegangan bilateral melonjak lagi setelah Iran menembak jatuh pesawat tak berawak AS minggu lalu di Teluk. Hubungan telah tegang sejak Washington menyalahkan serangan terhadap tanker minyak di luar Teluk di Iran, sementara Teheran telah membantah peran apa pun.

Dalam mencari arah jangka panjang, pasar akan menyaksikan pertemuan G20 akhir pekan ini diikuti oleh pertemuan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen non-OPEC, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, berlangsung pada 1-2 Juli.

Kelompok ini akan membahas perpanjangan pemotongan produksi untuk paruh kedua tahun ini.

Produksi minyak rata-rata Rusia mencapai 11,15 juta barel per hari pada periode 1-25 Juni, naik dari rata-rata 11,04 juta barel per hari selama 1-10 Juni, dua sumber yang mengetahui data resmi mengatakan pada Rabu (26/6/2019).

Baca juga: Harga minyak mentah bervariasi di tengah ketegangan AS-Iran
Baca juga: Ketegangan AS-Iran tetap jadi fokus, harga minyak di Asia stabil
Baca juga: Minyak beragam karena kekhawatiran permintaan dan ketegangan AS-Iran

Wapres Harap Harga Minyak Stabil

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Emas berjangka turun karena aksi ambil untung dan penguatan dolar AS

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan jatuh

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup melemah pada perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena aksi ambil untung setelah mencatat kenaikan besar selama empat sesi berturut-turut dan penguatan dolar AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 3,3 dolar AS atau 0,23 persen, menjadi ditutup pada 1.414,1 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,02 persen menjadi 97,16 pada pukul 17.30 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 0,6 sen atau 0,04 persen, menjadi 15,249 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 7,5 dolar AS atau 0,92 persen, menjadi ditutup pada 822 dolar AS per ounce.

Baca juga: Harga emas berjangka naik dipicu jatuhnya ekuitas AS
Baca juga: Harga emas tembus di atas 1.400 dolar untuk pertama kalinya sejak 2013
Baca juga: Harga emas tembus di atas 1.400 dolar untuk pertama kalinya sejak 2013

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks CAC-40 Prancis berakhir turun 0,25 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu (26/6/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris turun 0,25 persen atau 13,85 poin, menjadi 5.500,72 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 25 saham mengalami penurunan harga.

Perusahaan konsultasi teknologi informasi multinasional Prancis Cap Gemini menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya kehilangan 2,76 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan real estat komersial Eropa Unibail-Rodamco-Westfield SE yang merosot sebesar 2,24 persen, serta perusahaan konsesi dan konstruksi Prancis Vinci turun 1,82 persen.

Sementara itu, perusahaan produsen baja Arcelormittal melonjak 4,83 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham penyedia layanan industri minyak dan gas internasional Technipfmc yang meningkat 2,94 persen , serta perusahaan elektronik dan semikonduktor Perancis-Italia STMicroelectronics naik 1,85 persen.

Baca juga: Bursa Prancis berakhir melemah, saham Peugeot turun 1,64 persen

Baca juga: Bursa Prancis berakhir turun, saham Carrefour melonjak 6,95 persen

Baca juga: Bursa Prancis berakhir turun, saham Kering jatuh 3,5 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks DAX-30 Jerman ditutup menguat 0,14 persen

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Rabu (26/6/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 0,14 persen atau 16,88 poin, menjadi 12.245,32 poin.

Raksasa industri Thyssenkrupp mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melonjak sebesar 6,88 persen.

Disusul oleh persuhaan perbankan terkemuka Jerman Deutsche Bank serta pembuat pakaian dan peralatan olah raga Adidas, yang masing-masing terangkat sebesar 3,80 persen dan 2,93 persen.

Di sisi lain, kelompok perusahaan energi RWE mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melemah 1,95 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan perawatan pribadi Beiersdorf serta penyedia teknologi internet dan jasa keuangan Wirecard, yang masing-masing turun sebesar 1,74 persen dan 1,65 persen.

Perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 260,7 juta euro (296,2 juta dolar AS).

Baca juga: Bursa saham Jerman ditutup turun 1,78 persen

Baca juga: Bursa Jerman berakhir menguat, indeks DAX naik 0,99 persen

Baca juga: Bursa Jerman ditutup lebih rendah, saham Daimler turun 1,81 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks FTSE-100 Inggris berakhir 0,08 persen lebih rendah

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Rabu (26/6/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun tipis 0,08 persen atau 6,04 poin, menjadi 7.416,39 poin.

Rolls-Royce Holdings, sebuah perusahaan teknik berbasis di Inggris, merupakan pemain dengan kinerja terburuk di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 2,75 persen.

Diikuti oleh saham Micro Focus International, perusahaan perangkat lunak dan teknologi informasi multinasional, yang berkurang 2,05 persen, serta Fresnillo, sebuah perusahaan pertambangan logam mulia berbasis di Meksiko, turun 2,04 persen.

Sementara itu, Evraz, perusahaan pembuat dan penambangan baja multinasional terintegrasi secara vertikal, melonjak 3,97 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham kelopok perusahaan penerbangan International Consolidated Airlines Group serta Carnival, operator pelayaran Inggris-Amerika yang saat ini merupakan perusahaan perjalanan wisata terbesar di dunia, masing-masing meningkat 2,25 persen dan 1,85 persen.

Baca juga: Indeks FTSE Inggris berakhir naik 0,74 persen

Baca juga: Bursa Inggris berakhir menguat, saham Next melonjak 4,66 persen

Baca juga: Bursa saham Inggris ditutup naik, perusahaan energi catat ‘top gainer’

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks IBEX-35 Spanyol ditutup 0,03 persen lebih rendah

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Rabu (26/6/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid turun tipis 0,03 persen atau 2,40 poin, menjadi 9.157,40 poin setelah dibuka di 9.159,80 poin.

Sebanyak 19 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mengalami penurunan harga, sementara 16 saham lainnya naik.

Perusahaan konstruksi dan penyedia infrastruktur ACS mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 3,79 persen.

Disusul oleh saham perusahaan properti Inmobiliaria Colonial Socimi yang merosot 2,94 persen, serta saham perusahaan pengelola bandara Spanyol AENA turun 2,62 persen.

Di sisi lain, perusahaan produsen baja Arcelormittal melonjak 4,72 persen, menjadi peraih keuntungan teratas (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham kelompok maskapai penerbangan International Consolidated Airlines Group (IAG) yang menguat 1,87 persen, sedangkan perusahaan produsen baja Acerinox naik 1,82 persen.

Baca juga: Pasar saham Spanyol melonjak 0,54 persen

Baca juga: Bursa Spanyol ditutup melemah 0,49 persen

Baca juga: Indeks IBEX Spanyol ditutup turun 2,25 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street dibuka lebih tinggi, investor cerna data baru ekonomi AS

Pesanan baru untuk barang-barang tahan lama yang diproduksi pada Mei turun 3,3 miliar dolar AS atau 1,3 persen menjadi 243,4 miliar dolar AS, Departemen Perdagangan mengatakan pada Rabu.

New York (ANTARA) – Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat (AS) dibuka lebih tinggi pada pembukaan perdagangan Rabu pagi waktu setempat, karena investor mencerna sejumlah data baru ekonomi negara itu.

Tak lama setelah bel pembukaan perdagangan, Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 76,07 poin atau 0,29 persen menjadi 26.624,29.

Demikian pula dengan Indeks S&P 500 naik 9,98 poin atau 0,34 persen menjadi 2.927,36 dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 63,76 poin atau 0,81 persen menjadi 7.948,47.

Pesanan baru untuk barang-barang tahan lama yang diproduksi pada Mei turun 3,3 miliar dolar AS atau 1,3 persen menjadi 243,4 miliar dolar AS, Departemen Perdagangan mengatakan pada Rabu.

Penurunan itu yang ketiga kalinya dalam empat bulan sebagian besar disebabkan oleh dibatalkannya kesepakatan pesanan jet Boeing 737 Max.

Sebuah laporan terpisah tentang perdagangan barang internasional menunjukkan bahwa defisit perdagangan AS naik 5,1 persen pada Mei mencapai 74,5 miliar dolar AS

Pada Selasa (25/6/2019), ketiga indeks utama menurun karena pasar kecewa dengan pernyataan Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell tentang kemungkinan langkah kebijakan moneter bank sentral serta data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan.

Baca juga: Wall Street dibuka bervariasi di tengah penantian pidato Ketua Fed
Baca juga: Bursa Wall Street ditutup bervariasi jelang pidato Ketua Fed
Baca juga: Akhir pekan Wall Street ditutup melemah di tengah data ekonomi terbaru

Bursa AS Anjlok Pasca-Pilpres

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Apep Suhendar
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BEI: Kamis besok paling lambat Hero jelaskan penutupan gerai Giant

Ini tugas bursa minta klarifikasi dari mereka.

Jakarta (ANTARA) – Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengatakan Kamis (27/6) besok merupakan batas terakhir bagi manajemen PT Hero Supermarket Tbk untuk memberikan penjelasan terkait rencana penutupan sejumlah gerai Giant.

“Kami sudah minta penjelasan ke mereka, saat ini sedang menunggu penjelasan. Kami beri waktu mereka tiga hari pada Senin kemarin. Jadi paling lambat besok,” ujar Nyoman usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI di Jakarta, Rabu.

Sejumlah gerai Giant disebut akan ditutup pada akhir Juli mendatang antara lain Giant Express Mampang, Giant Express Cinere Mall, Giant Express Pondok Timur, Giant Extra Jatimakmur, Giant Mitra 10 Cibubur, dan Giant Extra Wisma Asri.
Baca juga: Warga berburu barang diskon di Giant Mampang

Menurut Nyoman, jika informasi penutupan gerai Giant tersebut benar, manajemen Hero tentu memiliki alasan baik dari sisi operasional maupun bisnis.

“Mereka pasti melihat dari sisi efisiensinya. Tapi dari info sebelumnya yang kami pernah tanyakan, mereka tentu melakukan evaluasi yang mana gerai akan ditutup dari pertimbangan manajemen,” kata Nyoman.
Baca juga: Tutup enam toko Giant, Hero perkuat bisnis Guardian dan IKEA

Ia menuturkan, dengan pergerakan bisnis yang dinamis, perusahaan memang wajib melakukan evaluasi agar terus dapat berkelanjutan dan juga sebagai bentuk akuntabilitas dari manajemen.

Oleh karena itu, pihaknya pun memberikan kesempatan kepada manajemen Hero untuk menyampaikan jawaban yang lengkap kepada BEI.

“Kami melihat fenomena seperti itu, makanya kami minta penjelasan. Kami berikan manajemen kesempatan untuk memberikan respon. Kan gerainya juga macam-macam, bukan hanya yang tertentu. Ini tugas bursa minta klarifikasi dari mereka,” ujar Nyoman.

Baca juga: Imbas penutupan Giant Mampang terhadap ekonomi warga sekitar
 

Superman & Batman Rayakan Hari Pers Nasional

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Malaysia ditutup melemah, indeks KLCI turun 0,13 persen

Indeks Emas turun 14,57 poin atau 0,12 persen menjadi berakhir di 11.792,65 poin

Kuala Lumpur (ANTARA) – Pasar saham Malaysia ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) melemah 0,13 persen atau 2,12 poin, menjadi 1.674.49 poin.

Sementara itu, dilansir Xinhua, indeks Emas turun 14,57 poin atau 0,12 persen, menjadi berakhir di 11.792,65 poin.

Sebanyak 305 saham berhasil mencatat keuntungan, 395 saham mengalami kerugian dan 447 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi meningkat menjadi 1,83 miliar saham senilai 1,55 miliar ringgit Malaysia (372,91 juta dolar AS), dibandingkan dengan 1,78 miliar saham senilai 1,75 miliar ringgit Malaysia (422,71 juta dolar AS) pada perdagangan Selasa (25/6/2019).

Baca juga: Jelang pengumuman hasil sengketa pilpres, IHSG melemah
Baca juga: Ekspektasi penurunan suku bunga AS surut, saham Tokyo ditutup turun
Baca juga: Bursa Hong Kong ditutup menguat, indeks Hang Seng naik 0,13 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jelang pengumuman hasil sengketa pilpres, IHSG melemah

Dari domestik, investor bersikap hati-hati menjelang pengumuman pilpres besok

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu sore ditutup melemah jelang pengumuman hasil sengketa pilpres oleh Mahkamah Konstitusi pada Kamis (27/6).

IHSG ditutup melemah 9,96 poin atau 0,16 persen ke posisi 6.310,49. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,8 poin atau 0,28 persen menjadi 1.001,13.

Analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta, Rabu, mengatakan, pelemahan IHSG juga dipengaruhi oleh adanya pernyatan dari Gubernur The Fed Jerome Powell yang menyatakan akan “wait and see’ terhadap kebijakan suku bunga acuan.

“Ini sedikit menurunkan ekpektasi penurunan suku bunga di bulan Juli. Dari domestik, investor bersikap hati-hati menjelang pengumuman pilpres besok,” ujar Mino.

Selain itu, terkoreksinya rupiah dan sebagian besar komoditas juga menjadi tambahan sentimen negatif di pasar.

Dibuka menguat, IHSG sempat nyaman berada di teritori positif sebelum akhirnya melemah 1,5 jam jelang penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli asing bersih atau “net foreign buy” sebesar Rp400,49 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 53.123 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,25 miliar lembar saham senilai Rp8,55 triliun. Sebanyak 181 saham naik, 225 saham menurun, dan 127 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei melemah 107,22 poin (0,51 persen) ke 21.086,59, indeks Hang Seng menguat 36 poin (0,13 persen) ke 28.221,98, dan indeks Straits Times melemah 3,02 poin (0,09 persen) ke posisi 3.301,25.

Baca juga: IHSG hari ini diprediksi bergerak variatif, namun berpotensi negatif
Baca juga: IHSG dibuka menguat 3,37 poin menjadi di atas 6.300

Kuasa hukum BPN nilai KPU tidak jalankan amanat konstitusi

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup 0,09 persen lebih rendah

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) turun tipis 0,09 persen atau 3,02 poin, menjadi 3.301,25 poin.

Total 1,27 miliar saham berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai 1,17 miliar dolar Singapura (864 juta dolar AS).

Indeks STI naik 0,22 persen atau 7,26 poin, menjadi ditutup di 3.304,27 poin pada perdagangan Selasa (25/6/2019).

Baca juga: Bursa Saham Singapura ditutup 0,22 persen lebih rendah

Baca juga: Bursa saham Singapura ditutup 0,21 persen lebih tinggi

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina ditutup melemah 0,26 persen

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, melemah 0,26 persen atau 20,52 poin, menjadi 8.013,57 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks seluruh saham turun 11,49 poin atau 0,23 persen, menjadi berakhir di 4.897,51 poin.

Volume perdagangan mencapai 2,25 miliar saham senilai 8,13 miliar peso (157,82 juta dolar AS), dengan 86 saham berhasil membukukan keuntungan, 108 saham mengalami kerugian, sementara 56 saham ditutup datar.

Baca juga: Ekspektasi penurunan suku bunga AS surut, saham Tokyo ditutup turun
Baca juga: Saham China ditutup bervariasi, indeks Shanghai turun 0,19 persen
Baca juga: Investor berhati-hati, pasar saham Aussie berakhir melemah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong ditutup menguat, indeks Hang Seng naik 0,13 persen

Nilai transaksi mencapai 64,83 miliar dolar Hong Kong (sekitar 8,30 miliar dolar AS)

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI)
naik 36,00 poin atau 0,13 persen, menjadi 28.221,98 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan antara posisi terendah 27.985,98 poin hingga tertinggi 28.267,98 poin, dengan nilai transaksi mencapai 64,83 miliar dolar Hong Kong (sekitar 8,30 miliar dolar AS), dilansir Xinhua.

Baca juga: Ekspektasi penurunan suku bunga AS surut, saham Tokyo ditutup turun
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir hampir tidak berubah
Baca juga: Bursa Saham Hong Kong dibuka 0,50 persen lebih rendah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ekspektasi penurunan suku bunga AS surut, saham Tokyo ditutup turun

Indeks acuan Nikkei turun 107,22 poin atau 0,51 persen menjadi 21.086,59 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, karena ekspektasi pemangkasan suku bunga untuk mendorong ekonomi AS surut menyusul pernyataan pejabat tinggi Federal Reserve.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) berakhir turun 107,22 poin atau 0,51 persen, dari tingkat penutupan Selasa (25/6/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.086,59 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo ditutup 9,15 poin atau 0,59 persen lebih rendah, menjadi 1.534,34 poin.

Saham-saham yang terkait dengan produk karet, bahan kimia dan peralatan listrik paling banyak membukukan penurunan pada penutupan perdgangan.

Baca juga: Investor berhati-hati, pasar saham Aussie berakhir melemah
Baca juga: Bursa Saham Hong Kong dibuka 0,50 persen lebih rendah
Baca juga: Bursa Tokyo melemah di tengah memudarnya ekspektasi pelonggaran Fed

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham China ditutup bervariasi, indeks Shanghai turun 0,19 persen

Indeks Komponen Shenzhen berakhir 0,05 persen lebih tinggi menjadi 9.122,43 poin

Beijing (ANTARA) – Pasar saham China ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Komposit Shanghai turun 0,19 persen menjadi 2.976,28 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, berakhir 0,05 persen lebih tinggi menjadi 9.122,43 poin.

Sementara itu, dilansir Xinhua, indeks ChiNext yang mencatat saham-saham perusahaan di bursa bergaya Nasdaq China, bertambah 0,41 persen menjadi ditutup pada 1.504,55 poin.

Baca juga: Ekspektasi penurunan suku bunga AS surut, saham Tokyo ditutup turun
Baca juga: Investor berhati-hati, pasar saham Aussie berakhir melemah
Baca juga: Bursa China dibuka lebih rendah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Investor berhati-hati, pasar saham Aussie berakhir melemah

Indeks acuan S&P/ASX 200 turun 17,50 poin atau 0,26 persen menjadi 6.640,50 poin

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir melemah setelah bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu, dengan sebagian besar sektor cenderung lebih rendah karena investor bersikap hati-hati.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 17,50 poin atau 0,26 persen menjadi 6.640,50 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 18,40 poin atau 0,27 persen menjadi 6.716,10 poin.

“Pasar Australia terus bergerak di kisaran sempit minggu ini karena para pemegang saham tetap sedikit berhati-hati ketika saham-saham mendekati tingkat tertinggi 11,5 tahun,” kata analis pasar Commsec, Steven Daghlian.

Sektor industri dan perawatan kesehatan adalah dua sektor yang mencatat kenaikan, meskipun saham-saham sumber daya datar.

Kerugian saham-saham perbankan sangat membebani pasar secara keseluruhan, sementara layanan komunikasi dan utilitas merosot.

“KTT G20 mendatang di Osaka, Jepang, dimulai Jumat ini dengan Presiden Xi dan Trump diperkirakan akan membahas perdagangan,” kata Daghlian.

“Ketidakpastian sengketa AS-China bersama-sama dengan ketegangan AS-Iran berkontribusi pada sifat hati-hati pasar minggu ini.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,23 persen, ANZ turun 1,05 persen, Westpac Bank turun 0,85 persen dan National Australia Bank turun 0,56 persen.

Saham-saham pertambangan beragam dengan Rio Tinto naik 0,76 persen, Fortescue Metals turun 1,34 persen, BHP turun 0,19 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,84 persen.

Produsen minyak dan gas negara juga bervariasi, dengan Oil Search turun 0,14 persen, Santos turun 0,14 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,27 persen.

Supermarket terbesar Australia bervariasi dengan Coles naik 1,23 persen, dan Woolworths turun 0,03 persen.

Sementara itu, dilansir Xinhua, raksasa telekomunikasi Telstra turun 1,04 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas menguat 1,13 persen dan perusahaan biomedis CSL terangkat 0,68 persen.

Baca juga: Bursa Saham Hong Kong dibuka 0,50 persen lebih rendah
Baca juga: Bursa Tokyo melemah di tengah memudarnya ekspektasi pelonggaran Fed
Baca juga: Pasar saham Australia dibuka lebih rendah jelang KTT G20

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG hari ini diprediksi bergerak variatif, namun berpotensi negatif

Namun, sentimen dari saham AS yang terkoreksi pada Selasa bisa mendominasi tren IHSG lebih ke arah area negatif

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, pada hari ini diprediksi bergerak variatif di tengah bermacam sentimen global.

IHSG dibuka menguat 3,37 poin atau 0,05 persen ke posisi 6.323,81. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 0,82 poin atau 0,08 persen menjadi 1.004,75.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Rabu, mengatakan sentimen pasar yang variatif mendorong IHSG untuk bergerak bervariasi (mixed) dalam perdagangan saham hari ini.

“Namun, sentimen dari saham AS yang terkoreksi pada Selasa bisa mendominasi tren IHSG lebih ke arah area negatif,” ujar Alfiansyah.

Dari eksternal, sebelumnya Presiden AS Donald Trump berulang kali menyatakan Amerika Serikat (AS) tidak merencanakan perang melawan Iran dengan berbagai manuver yang dilakukan untuk menekan Teheran.

Namun, manuver terbaru Trump adalah menjatuhkan sanksi kepada Iran menyasar pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan delapan pejabat tinggi di pasukan Garda Revolusi Iran.

Juru bicara Menteri Luar Negeri Iran Abbas Mousavi mengatakan sanksi AS telah menutup pintu diplomasi secara permanen antara Iran dan AS.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei melemah 97,7 poin (0,46 persen) ke 20.096,11, Indeks Hang Seng melemah 16,44 poin atau 0,06 persen ke 28.169,54, dan Indeks Straits Times melemah 2,22 poin (0,7 persen) ke posisi 3.302,05.

Baca juga: Bursa Tokyo melemah di tengah memudarnya ekspektasi pelonggaran Fed

Baca juga: Bursa China dibuka lebih rendah

Baca juga: Bursa Saham Hong Kong dibuka 0,50 persen lebih rendah

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019