Harga minyak naik di tengah keputusan Fed, Brent jadi 65,17 dolar

Minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 0,53 dolar AS menjadi 58,58 dolar AS per barel

New York (ANTARA) – Harga minyak dunia naik pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah Federal Reserve memangkas suku bunganya dan data yang baru dirilis menunjukkan penurunan lebih besar dari perkiraan dalam persediaan minyak mentah AS.

Minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September naik 0,53 dolar AS menjadi menetap pada 58,58 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, dilansir Xinhua, patokan internasional minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman September bertambah 0,45 dolar AS menjadi ditutup pada 65,17 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Federal Reserve AS pada Rabu (31/7/2019) menurunkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan global 2008, di tengah meningkatnya kekhawatiran atas ketegangan perdagangan, ekonomi global yang melambat dan tekanan inflasi yang diredam.

Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), badan penetapan suku bunga Fed, memangkas target untuk suku bunga dana federal atau federal fund rate sebesar 25 basis poin ke kisaran 2,00 persen hingga 2,25 persen setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari, sesuai dengan ekspektasi pasar.

“Kekhawatiran tentang permintaan telah pindah ke latar belakang, setidaknya untuk sementara,” karena keputusan penurunan suku bunga, “sehingga pelaku pasar lebih fokus pada pasokan yang agak ketat lagi saat ini,” kata analis di Commerzbank.

Dalam pekan yang berakhir 26 Juli, persediaan minyak mentah komersial AS turun 8,5 juta barel dari minggu sebelumnya, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan pada Rabu (31/7/2019). Sementara para analis yang disurvei oleh S&P Global Platts, rata-rata memperkirakan penurunan 3,9 juta barel.

Baca juga: Harga minyak terus naik, hari kelima di Asia
Baca juga: Tunggu keputusan The Fed, harga minyak perpanjang kenaikan
Baca juga: Harga minyak naik di tengah harapan penurunan suku bunga AS

Wapres Harap Harga Minyak Stabil

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks FTSE-100 Inggris ditutup melemah 0,78 persen

Indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 0,78 persen atau 59,99 poin menjadi 7.586,78 poin.

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (31/7/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 0,78 persen atau 59,99 poin, menjadi 7.586,78 poin.

Taylor Wimpey, sebuah perusahaan pengembang perumahan Inggris menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 8,35 persen.

Diikuti oleh saham Fresnillo, sebuah perusahaan pertambangan logam mulia berbasis di Meksiko, yang merosot 8,05 persen, serta St James’S Place, perusahaan manajemen kekayaan berbasis di Inggris, turun 5,66 persen.

Sementara itu, sebut Xinhua, Next, perusahaan pengecer pakaian, alas kaki dan produk rumah tangga multinasional Inggris, melonjak 7,98 persen, menjadi peraih keuntungan teratas (top gainer) dari kelompok saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham kelompok perusahaan layanan bisnis Inggri Rentokil Initial dan perusahaan industri utilitas gasCentrica, yang masing-masing meningkat sebesar 5,53 persen dan 3,40 persen.

Baca juga: Indeks CAC-40 Prancis ditutup menguat 0,14 persen
Baca juga: Bursa saham Jerman menguat, indeks DAX-30 berakhir naik 0,34 persen
Baca juga: Wall Street dibuka menguat jelang keputusan moneter Federal Reserve

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks CAC-40 Prancis ditutup menguat 0,14 persen

Perusahaan perawatan kecantikan internasional Prancis L’Oreal mengalami kerugian terbesar

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Rabu (31/7/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Prancis menguat 0,14 persen atau 7,83 poin, menjadi 5.518,90 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 21 saham berhasil membukukan kenaikan harga.

Perusahaan konsesi dan konstruksi Perancis Vinci terangkat 3,60 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan optik mata internasional EssilorLuxottica yang berbasis di Prancis yang meningkat 3,46 persen, serta kelompok keuangan internasional Prancis BNP Paribas naik 1,59 persen.

Sementara itu, sebut Xinhua, perusahaan perawatan kecantikan internasional Prancis L’Oreal mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 2,18 persen.

Disusul oleh perusahaan raksasa pertahanan dan teknologi Prancis Thales yang berkurang 0,97 persen, dan raksasa aeronautika Prancis Safran turun 0,95 persen.

Baca juga: Wall Street dibuka menguat jelang keputusan moneter Federal Reserve
Baca juga: IHSG ditutup menguat ditopang sentimen positif domestik

Baca juga: Bursa saham Prancis melemah, Indeks CAC-40 berakhir turun 1,61 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street dibuka menguat jelang keputusan moneter Federal Reserve

New York (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat (AS) dibuka lebih tinggi pada hari Rabu waktu setempat, karena investor mengantisipasi kebijakan moneter terbaru Federal Reserve (Fed), yang mungkin mengarah pada penurunan suku bunga pertama dalam lebih dari satu dekade.

Tak lama setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 48,53 poin atau 0,18 persen menjadi diperdagangkan pada 27.246,55.

Sementara Indeks S&P 500 menguat 2,20 poin atau 0,07 persen menjadi 3.015,38 dan Indeks Komposit Nasdaq naik 14,27 poin atau 0,17 persen menjadi 8.287,89.

Enam dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih rendah pada pembukaan pasar, dengan sektor utilitas turun hampir 0,8 persen, memimpin kerugian.

Saham Apple naik lebih dari 5,2 persen setelah raksasa teknologi AS melaporkan laba kuartal II yang mengalahkan ekspektasi pasar. Proyeksi pendapatan untuk kuartal IV juga melampaui estimasi analis.

The Fed akan mengumumkan keputusannya tentang bagaimana menyesuaikan suku bunga acuan pada hari Rabu sore waktu setempat. Ketua Fed Jerome Powell juga akan mengadakan konferensi pers setelah pengumuman.

Pedagang telah memperhitungkan probabilitas 100 persen bahwa bank sentral AS itu akan memangkas suku bunganya, menurut FedWatch CME Group selama Rabu pagi. Jika menjadi kenyataan, penurunan suku bunga itu akan menjadi penurunan pertama oleh The Fed sejak krisis keuangan 2008.

Lebih khusus lagi, probabilitas untuk memotong suku bunga sebesar 25 basis poin berada pada angka 79,1 persen, sementara para pelaku pasar masih memegang peluang 20,9 persen bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga sebesar 50 basis poin.

Baca juga: Wall Street berakhir menguat, saham Starbucks melonjak 8,94 persen
Baca juga: Wall Street dibuka lebih tinggi di tengah laporan laba perusahaan

Bursa AS Anjlok Pasca-Pilpres

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia ditutup melemah 0,48 persen

Kuala Lumpur (ANTARA) – Bursa saham Malaysia ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) melemah 0,48 persen atau 7,82 poin, menjadi 1.634,87 poin.

Sementara itu, indeks Emas turun 69,42 poin atau 0,60 persen, menjadi berakhir di 11.589,67 poin.

Sebanyak 259 saham berhasil meraih keuntungan, 603 saham mengalami penurunan dan 403 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi naik menjadi 2,74 miliar saham senilai 2,75 miliar ringgit Malaysia (667,48 juta dolar AS), dibandingkan dengan 2,64 miliar saham senilai 1,72 miliar ringgit Malaysia (417,48 juta dolar AS) pada Senin (30/7/2019).

Baca juga: Bursa saham Malaysia ditutup melemah 0,32 persen

Baca juga: Bursa saham Malaysia ditutup melemah 0,52 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG ditutup menguat ditopang sentimen positif domestik

Stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan memberikan efek positif bagi meningkatnya kepercayaan investor

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup menguat ditopang sentimen positif dari domestik.

IHSG ditutup menguat 13,51 poin atau 0,21 persen ke posisi 6.390,51. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,15 poin atau 0,21 persen menjadi 1.022,43.

“Stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan memberikan efek positif bagi meningkatnya kepercayaan investor. Terbukti bahwa para pelaku investor masih sangat mengapresiasi terhadap kinerja laporan keuangan emiten Q2-2019,” kata analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta, Rabu.

Sedangkan untuk sentimen eksternal sendiri, lanjut Nafan, yaitu terkait dengan agenda rapat bank sentral Amerika Serikat The Fed dalam rangka menetapkan suku bunga acuan yang diprediksi oleh banyak kalangan akan turun sebesar 25 basis poin, meskipun dibayang-bayangi oleh sentimen perang dagang antara AS dengan China.

Dibuka melemah, IHSG menghabiskan waktu di zona merah di sesi pertama. Di sesi kedua, indeks sempat naik turun hingga akhirnya ditutup di zona hijau.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau “net foreign sell” sebesar Rp46,02 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 517.187 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,07 miliar lembar saham senilai Rp11,66 triliun. Sebanyak 199 saham naik, 237 saham menurun, dan 128 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei melemah 187,78 poin (0,86 persen) ke 21.521,53, indeks Hang Seng melemah 368,78 poin (1,31 persen) ke 28.777,75, dan indeks Straits Times melemah 45,42 poin (1,36 persen) ke posisi 3.305,12.

Baca juga: IHSG melemah seiring koreksi bursa saham regional
Baca juga: IHSG Rabu dibuka melemah 14,89 poin

IHSG Dibuka Menguat 13,186 Poin

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura berakhir turun 1,49 persen

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) turun 1,49 persen atau 49,79 poin, menjadi 3.300,75 poin.

Total 1,15 miliar saham berpindah tangan senilai 1,73 miliar dolar Singapura (sekitar 1,26 miliar dolar AS), dengan jumlah saham turun mencapai 294 saham melebih yang naik 150 saham.

Indeks STI naik 0,12 persen atau 4,15 poin, menjadi 3.350,54 poin pada penutupan perdagangan Selasa (30/7/2019).

Baca juga: Bursa saham Singapura menguat, Indeks Straits Times ditutup naik 0,12

Baca juga: Bursa saham Singapura ditutup 0,52 persen lebih rendah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China ditutup sedikit melemah

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, merosot 0,77 persen menjadi berakhir di 9.362,61 poin

Beijing (ANTARA) – Pasar saham China ditutup sedikit melemah pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Komposit Shanghai turun 0,67 persen menjadi 2.932,51 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, merosot 0,77 persen menjadi berakhir di 9.362,61 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, kehilangan 0,62 persen menjadi ditutup pada 1.570,39 poin.

Baca juga: Pasar saham China dibuka lebih rendah
Baca juga: Pasar saham China dibuka lebih kuat

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina berakhir turun 1,28 persen

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, turun 1,28 persen atau 104,66 poin, menjadi 8.045,80 poin.

Sementara itu, indeks seluruh saham berkurang 46,02 poin atau 0,93 persen, menjadi ditutup pada 4.890,06 poin.

Volume transaksi mencapai 2,07 miliar saham senilai 7,45 miliar peso (146,10 juta dolar AS), dengan 68 saham berhasil membukukan keuntungan, 137 saham mengalami kerugian, sementara 45 saham ditutup tidak berubah.

Baca juga: Bursa saham Filipina berakhir 0,47 persen lebih rendah

Baca juga: Bursa saham Filipina berakhir menguat 0,06 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pendapatan meningkat, BNBR cetak laba Rp222 miliar di semester I 2019

Kerja keras yang dilakukan beberapa tahun terakhir membuahkan hasil, Perseroan kembali berhasil mencetak laba. Ini sangat menggembirakan bagi para pemangku kepentingan, terutama investor

Jakarta (ANTARA) – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) mencatatkan kinerja signifikan setelah sejak 2012 didera beban keuangan berat, di mana pada semester I-2019 mampu mencatatkan laba bersih Rp222,685 miliar, sementara pada periode sama 2018 masih rugi Rp1,065 triliun.

“Kerja keras yang dilakukan beberapa tahun terakhir membuahkan hasil, Perseroan kembali berhasil mencetak laba. Ini sangat menggembirakan bagi para pemangku kepentingan, terutama investor,” kata Direktur Utama BNBR Anindya Novyan Bakrie dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu.

Dalam Laporan Keuangan yang dirilis itu, indikator finansial BNBR memperlihatkan capaian yang lebih baik dibanding semester I tahun lalu. Selain laba bersih (net profit) yang mencapai Rp222,685 miliar, Perseroan juga berhasil menghimpun pendapatan (revenue) yang lebih besar yakni Rp1,712 triliun, naik sebesar 7,2 persen dibanding perolehan revenue enam bulan pertama 2018 mencapai Rp1,597 triliun.

“Perolehan laba ini adalah catatan yang bagus. Sebab, tahun lalu Perseroan masih mencatat rugi Rp.1 triliun lebih,” ujar Anindya Bakrie.

Ia menjelaskan, sejumlah faktor juga ‘mengangkat semangat’ Perseroan sejak beberapa bulan terakhir, yaitu kinerja anak perusahaan yang makin baik dan memberikan kontribusi positif.

“Sejak akhir Desember 2018 hingga pertengahan 2019, beberapa unit usaha menampilkan performa lebih bagus dibanding waktu waktu sebelumnya,” katanya.

Dikatakan, sejak beberapa tahun belakangan ini BNBR memang konsisten melakukan berbagai upaya perbaikan posisi keuangan, utamanya dengan merestrukturisasi utang serta menjalankan program mengurangi biaya dan efisiensi besar-besaran di tingkat operasional anak-anak usaha.

Tercatat dalam Laporan Keuangan, beban utang dan bunga Perseroan memang berkurang dari Rp304,6 miliar pada semester I 2018 menjadi tinggal Rp82,383 miliar pada periode yang sama tahun ini.

“Inilah salah satu bukti dan buah keberhasilan restrukturisasi keuangan Perseroan beberapa tahun terakhir,” kata Anindya.

Anak perusahaan

Dari sisi finansial, pada semester I 2019 ini, PT Bakrie Pipe Industries (BPI), unit usaha Perseroan yang memproduksi pipa baja, mampu mencatatkan revenue sebesar Rp978 miliar, meningkat 21 persen dibanding 2018 yang sebesar Rp803 miliar. Ini terjadi karena adanya sejumlah proyek berkesinambungan bersifat multiyears serta sejumlah proyek baru di sektor minyak dan gas maupun diluar minyak dan gas.

BPI saat ini mendapatkan sejumlah proyek baru, antara lain pengadaan pipa untuk Saka Energy di wilayah Jawa Timur dan proyek Pembangkit Jawa I (IPP Jawa I).
Kedua proyek ini semakin memperkuat proyek multiyears pengadaan pipa untuk bisnis Pertamina di sektor downstream (hilir) yang sudah bergulir sejak akhir 2017
dan tuntas pada semester I 2019.

Sementara itu, di sektor non minyak dan gas, tahun ini BPI kembali memenangkan tender proyek PLN untuk pengadaan tiang listrik.

Anindya Bakrie menjelaskan bahwa kinerja yang baik di awal 2019 ini diharapkan akan membuat gerak usaha BNBR semakin lincah dan agresif. “Hasil yang positif ini menjadi modal bagi terus berupaya memperkuat fundamental bisnis Perseroan. Menurunnya beban hutang sudah tentu akan menjadikan struktur keuangan BNBR menjadi lebih kuat.” kata Anin.

“Kita kembali ke dasar. Kita perkuat lagi industri-industri yang sejak awal kita tekuni. Dibarengi dengan penerapan dan penguasaan teknologi terkini serta penambahan investasi terhadap sumber daya yg memadai,” katanya.

Baca juga: Anindya Novyan jadi Dirut Bakrie and Brother gantikan Bobby Gafur

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Khawatirkan prospek ekonomi global, bursa saham Tokyo ditutup melemah

Saham-saham transportasi laut, peralatan transportasi, serta yang terkait pertanian dan perikanan paling banyak mengalami penurunan pada saat penutupan perdagangan

Tokyo (ANTARA) – Bursa saham Tokyo ditutup melemah pada perdagangan Rabu, karena sentimen pelaku pasar tertekan oleh kekhawatiran baru tentang masa depan ekonomi global.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 187,78 poin atau 0,86 persen, dari tingkat penutupan Selasa (30/7/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.521,53 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 10,44 poin atau 0,66 persen, menjadi berakhir pada 1.565,14 poin.

Saham-saham transportasi laut, peralatan transportasi, serta yang terkait pertanian dan perikanan paling banyak mengalami penurunan pada saat penutupan perdagangan.

Baca juga: Ikuti kinerja Wall Street, bursa saham Tokyo dibuka melemah
Baca juga: Bursa saham Tokyo ditutup menguat, dipicu pelemahan yen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG ditutup menguat, didorong sentimen positif pertumbuhan investasi

Penguatan indeks didorong sentimen positif dari beberapa laporan keuangan dan tumbuhnya penanaman investasi di kuartal II …

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup menguat seiring naiknya bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup menguat 77,96 poin atau 1,24 persen ke posisi 6.377. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 12,93 poin atau 1,28 persen menjadi 1.020,28.

“Penguatan indeks didorong sentimen positif dari beberapa laporan keuangan dan tumbuhnya penanaman investasi di kuartal II dan meredanya efek rebalancing Index LQ45 dan IDX30,” kata Analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta, Selasa.

Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau sepanjang hari hingga penutupan perdagangan saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau net foreign sell sebesar Rp103,04 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 493.923 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,66 miliar lembar saham senilai Rp8,74 triliun. Sebanyak 270 saham naik, 152 saham menurun, dan 137 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei menguat 92,51 poin (0,43 persen) ke 21.709,31, Indeks Hang Seng menguat 40,09 poin (0,14 persen) ke 28.146,5, dan Indeks Straits Times menguat 4,15 poin (0,12 persen) ke posisi 3.350,54.

Baca juga: Bursa saham Tokyo ditutup menguat, dipicu pelemahan yen

Baca juga: Bursa China menguat, Indeks Komposit Shanghai ditutup naik 0,39 persen

Baca juga: Bursa saham Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng ditutup naik 0,14

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura menguat, Indeks Straits Times ditutup naik 0,12

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa, dengan Indeks acuan STI (Straits Times Index) naik tipis 0,12 persen atau 4,15 poin, menjadi 3.350,54 poin.

Sebanyak 1,17 miliar saham berpindah tangan senilai 1,10 miliar dolar Singapura (sekitar 802,86 juta dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 214 saham terhadap 182 saham.

Indeks STI turun 0,52 persen atau 17,37 poin, menjadi ditutup di 3.346,39 poin pada perdagangan Senin (29/7). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG ditutup menguat, didorong sentimen positif pertumbuhan investasi

Baca juga: Bursa saham Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng ditutup naik 0,14

Baca juga: Bursa China menguat, Indeks Komposit Shanghai ditutup naik 0,39 persen

Baca juga: Bursa saham Tokyo ditutup menguat, dipicu pelemahan yen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China menguat, Indeks Komposit Shanghai ditutup naik 0,39 persen

Beijing (ANTARA) – Bursa saham China ditutup lebih kuat pada perdagangan Selasa, dengan Indeks Komposit Shanghai naik 0,39 persen, menjadi 2.952,34 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, berakhir meningkat 0,48 persen menjadi 9.399,10 poin.

Sementara itu, Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq, bertambah 0,87 persen, menjadi ditutup pada 1.580,13 poin.
 

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng ditutup naik 0,14

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,14 persen atau 40,09 poin, menjadi 28.146,5 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara terendah 28.059,82 poin hingga tertinggi 28.274,65 poin, dengan nilai transaksi mencapai 61,71 miliar dolar Hong Kong (sekitar 7,89 miliar dolar AS).

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Tokyo ditutup menguat, dipicu pelemahan yen

Tokyo (ANTARA) – Bursa saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa, karena melemahnya yen terhadap dolar AS mengangkat para eksportir, meskipun kenaikannya dibatasi setelah bank sentral Jepang (BOJ) membiarkan kebijakan moneternya tidak berubah.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 92,51 poin atau 0,43 persen, dari tingkat penutupan Senin (29/7/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.709,31 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo menambahkan 7,01 poin atau 0,45 persen, menjadi berakhir pada 1.575,58 poin.

Saham-saham alat listrik, pembangkit tenaga listrik dan gas, serta yang berkaitan dengan makanan paling banyak mendapat keuntungan pada penutupan perdagangan.

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Aussie berakhir naik setelah sentuh rekor tertinggi baru

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia telah berakhir menguat pada perdagangan Selasa, meskipun indeks kembali turun sedikit setelah mencatat rekor tertinggi sepanjang masa yang belum pernah terlihat sejak 2007.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 19,30 poin atau 0,28 persen menjadi 6.845,10 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 16,90 poin atau 0,24 persen pada 6.928,30 poin.

Meskipun indeks lokal memecahkan rekor tertinggi sepanjang waktu pagi ini, hambatan dari sektor teknologi informasi membuat pasar kehilangan beberapa kekuatannya pada perdagangn sore.

Tetapi dengan dukungan yang baik dari saham-saham sektor pertambangan dan telekomunikasi, pasar masih ditutup dengan kuat pada penutupan perdagangan.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,18 persen, Westpac Bank naik 1,01 persen, National Australia Bank naik 0,25 persen dan ANZ naik 0,54 persen.

Saham-saham pertambangan meningkat dengan BHP naik 0,57 persen, Rio Tinto naik 0,22 persen, Fortescue Metals naik 0,86 persen dan penambang emas Newcrest naik 3,08 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas sebagian besar lebih tinggi dengan Woodside Petroleum naik 0,26 persen, Oil Search turun 0,56 persen dan Santos naik 0,28 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia melihat hasil yang beragam dengan Wesfarmers turun 0,52 persen dan Woolworths naik 0,28 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 1,28 persen, operator penerbangan nasional Qantas terangkat 0,34 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,60 persen.

Baca juga: Indeks ASX 200 Australia sempat sentuh titik tertinggi sepanjang masa

Baca juga: Bursa saham Australia dibuka menguat dengan keuntungan luas

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina berakhir 0,47 persen lebih rendah

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, melemah 0,47 persen atau 38,06 poin, menjadi 8.150,46 poin.

Sementara itu, indeks seluruh saham turun 26,96 poin atau 0,54 persen, menjadi ditutup di 4.936,08 poin.

Volume perdagangan mencapai 754,80 juta saham senilai 6,87 miliar peso (134,26 juta dolar AS), dengan 85 saham berhasil membukukan keuntungan, 115 saham mengalami kerugian, sementara 49 saham ditutup datar.

Baca juga: Bursa saham Filipina berakhir menguat 0,06 persen

Baca juga: Bursa Filipina melonjak, Indeks Komposit PSE ditutup naik 1,36 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong dibuka 0,17 persen lebih rendah

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong dibuka lebih rendah pada Selasa pagi, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) melemah 0,17 persen atau 46,59 poin, atau menjadi diperdagangkan di 28.059,82.

Indeks Hang Seng turun 1,03 persen atau 291,33 poin menjadi 28.106,41 pada Senin (29/7/2019) setelah
diperdagangkan berkisar antara 27.945,41  hingga 28.302,66.

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup 1,03 persen lebih rendah

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup melemah, Hang Seng turun 0,69 persen

Baca juga: Bursa saham Hong Kong dibuka melemah 0,66 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China dibuka lebih kuat

Beijing (ANTARA) – Pasar saham China dibuka lebih kuat pada perdagangan Selasa pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai naik 0,18 persen menjadi diperdagangkan pada 2.946,26.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua di China, dibuka meningkat 0,08 persen menjadi diperdagangkan pada 9.362,23.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, bertambah 0,10 persen menjadi dibuka pada 1.568,16.

Baca juga: IHSG ditutup melemah seiring koreksi bursa saham Asia

Baca juga: Bursa China ditutup bervariasi, indeks Shanghai turun 0,12 persen

Baca juga: Pasar saham China dibuka lebih rendah

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG pada Selasa diprediksi berbalik menguat

IHSG diperkirakan berpeluang ‘rebound’ pada perdagangan hari ini, setelah terkoreksi sepanjang minggu lalu ditengah pasar yang mencermati pengumuman kebijakan The Fed

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa ini diprediksi berbalik menguat seiring naiknya bursa saham regional Asia.

IHSG dibuka menguat 18,54 poin atau 0,29 persen ke posisi 6.317,57. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,66 poin atau 0,46 persen menjadi 1.012,02.

“IHSG diperkirakan berpeluang ‘rebound’ pada perdagangan hari ini, setelah terkoreksi sepanjang minggu lalu ditengah pasar yang mencermati pengumuman kebijakan The Fed,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Selasa.

Baca juga: IHSG Selasa dibuka menguat 18,54 poin

Pasar kini tengah menanti dan mencermati pengumuman penurunan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) pada 31 Juli 2019 waktu setempat di mana diperkirakan akan terjadi penurunan 25 bps.

Namun, pasar tengah berspekulasi seberapa jauh atau berapa kali suku bunga dapat dipangkas tahun ini mengingat indikator ekonomi AS yang sebelumnya bervariasi seperti angka ketenagakerjaan yang masih solid bahkan terendah dalam 50 tahun terakhir dan upah yang masih tumbuh.

Baca juga: IHSG ditutup melemah seiring koreksi bursa saham Asia

Di sisi lain, inflasi berada di bawah target 2 persen (yoy), pertumbuhan ekonomi melambat pada kuartal II-2019 menjadi 2,1 persen dibandingkan 3,1 persen (yoy) tahun lalu, juga kurva imbal hasil oblgiasi yang beberapa kali mengalami terbalik (inverted) ditengah dampak nyata perang dagang dengan China.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 141,14 poin (0,65 persen) ke 21.757,94, indeks Hang Seng menguat 38,36 poin atau 0,14 persen ke 28.144,77, dan indeks Straits Times menguat 0,18 poin (0,01 persen) ke posisi 3.346,57.

Baca juga: IHSG diprediksi bergerak “sideway” jelang pengumuman Federal Reserve

Suku Bunga the Fed Diprediksi Naik Empat Kali

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Australia melonjak capai rekor tertinggi baru

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia dibuka naik tajam pada perdagangan Selasa pagi, membawa indeks utama ke rekor tertinggi baru sepanjang masa.

Pada pukul 10.40 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 40,80 poin atau 0,60 persen menjadi diperdagangkan di 6.866,60, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 38,80 poin atau 0,56 persen pada 6.950,20.

Sementara pasar belahan bumi utara mengalami hasil yang beragam dalam transaksi semalam, pagi ini hampir setiap sektor mengalami kenaikan, membawa pasar ke tingkat yang belum terlihat sejak 2007 – sebelum krisis keuangan global.

Baca juga: Indeks ASX 200 Australia sempat sentuh titik tertinggi sepanjang masa

Meskipun investor masih siap menghadapi sejumlah rintangan risiko hari ini seputar pembicaraan perdagangan global, Brexit dan ketegangan geopolitik yang terus meningkat, bagi pedagang lokal, lonjakan harga minyak dan logam dasar telah membantu memacu pembeli.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,26 persen, Westpac Bank naik 0,66 persen, National Australia Bank naik 0,63 persen dan ANZ naik 0,40 persen.

Saham-saham pertambangan menguat dengan BHP naik 1,03 persen, Rio Tinto naik 0,64 persen, Fortescue Metals naik 1,23 persen dan penambang emas Newcrest naik 1,67 persen.

Baca juga: Bursa saham Australia dibuka menguat dengan keuntungan luas

Produsen-produsen minyak dan gas sebagian besar lebih tinggi dengan Woodside Petroleum naik 0,15 persen, Oil Search turun 0,35 persen dan Santos naik 0,43 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia terangkat dengan Wesfarmers naik 0,15 persen dan Woolworths naik 0,37 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra melonjak 2,31 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas meningkat 1,03 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,92 persen.

Baca juga: Pasar saham Australia berakhir turun meski energi-pertambangan menguat

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak naik di perdagangan Asia menjelang penurunan bunga di AS

tawaran baik di belakang meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga di AS

Tokyo (ANTARA) – Harga minyak memperpanjang kenaikan semalam di perdagangan Asia pada Selasa pagi, di tengah ekspektasi luas bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade pekan ini.

Minyak mentah berjangka Brent naik 30 sen atau 0,5 persen menjadi diperdagangkan di 64,01 dolar AS per barel pada pukul 00.13 GMT (07.13 WIB), setelah naik 0,4 persen pada sesi sebelumnya.

Minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) meningkat 34 sen atau 0,6 persen menjadi 57,21 dolar AS per barel, setelah naik 1,2 persen pada Senin (29/7/2019).

Minyak mentah berjangka “tawaran baik di belakang meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga di AS,” kata ANZ Research dalam catatan pagi, menambahkan bahwa optimisme atas pembicaraan perdagangan China-AS dan ketegangan Timur Tengah juga mendukung harga.

Baca juga: Pertumbuhan global lebih lambat, minyak turun di perdagangan Asia

Bankir sentral AS akan memulai pertemuan dua hari mereka hari ini dan diperkirakan akan menurunkan biaya pinjaman untuk pertama kalinya sejak kedalaman krisis keuangan lebih dari satu dekade lalu.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pemotongan suku bunga kecil “tidak cukup.”

Pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat melambat kurang dari yang diharapkan pada kuartal kedua, memperkuat prospek konsumsi minyak, tetapi di tempat lain, data ekonomi yang mengecewakan telah meningkatkan kekhawatiran tentang pertumbuhan yang lebih lambat.

Baca juga: Harga minyak di Asia naik tipis, setelah sempat jatuh

Perunding AS dan China bertemu minggu ini untuk pembicaraan langsung pertama mereka sejak gencatan senjata G20 bulan lalu, dengan beberapa optimis bahwa diskusi akan membantu menjembatani kesenjangan antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Namun, Trump mengatakan China mungkin tidak ingin menandatangani kesepakatan perdagangan sampai setelah pemilihan AS 2020.

Risiko pasokan masih menjadi perhatian karena ketegangan tetap tinggi di sekitar Selat Hormuz, di mana sekitar seperlima dari minyak dunia melintas.

Ketegangan meningkat antara Iran dan Barat setelah pasukan komando Iran menangkap sebuah kapal tanker berbendera Inggris di Teluk bulan ini, sebagai pembalasan nyata atas penangkapan sebuah kapal tanker Iran oleh pasukan Inggris di dekat Gibraltar.

Baca juga: Minyak naik di Asia dipicu penurunan stok AS, ketegangan Timur Tengah

Wapres Harap Harga Minyak Stabil

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Selasa dibuka menguat 18,54 poin

kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,66 poin atau 0,46 persen menjadi 1.012,02

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa dibuka menguat 18,54 poin atau 0,29 persen ke posisi 6.317,57.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,66 poin atau 0,46 persen menjadi 1.012,02.

Baca juga: IHSG ditutup melemah seiring koreksi bursa saham Asia

Baca juga: IHSG diprediksi bergerak “sideway” jelang pengumuman Federal Reserve

Baca juga: IHSG Senin dibuka menguat 11,61 poin

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street bervariasi menjelang keputusan penurunan suku bunga Fed

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 28,90 poin atau 0,11 persen, menjadi berakhir di 27.221,35

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena investor melihat ke depan terkait  hasil penting pertemuan Federal Reserve AS tentang suku bunga acuan pada akhir Juli ini.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 28,90 poin atau 0,11 persen, menjadi berakhir di 27.221,35.

Indeks S&P 500 turun 4,89 poin atau 0,16 persen, menjadi ditutup di 3.020,97. Indeks Komposit Nasdaq berakhir turun 36,88 poin atau 0,44 persen, menjadi 8.293,33.

Baca juga: Wall Street turun akibat kekhawatiran kenaikan suku bunga

Mayoritas dari 30 saham unggulan (blue-chips) di Dow memperpanjang kenaikan di sekitar bel penutupan perdagangan, dengan saham Intel dan Johnson & Johnson masing-masing terangkat hampir 1,8 persen dan sekitar 1,75 persen, memimpin saham-saham yang naik.

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih rendah di sekitar penutupan pasar, dengan sektor keuangan turun hampir 0,8 persen, memimpin saham-saham yang merugi.

Baca juga: Wall Street terpukul data konsumen lemah

Saham Genomic Health melonjak lebih dari 6,4 persen, karena perusahaan diagnosa kanker AS, Exact Sciences akan membeli perusahaan riset genetik AS itu dalam bentuk transaksi tunai dan saham sebesar 2,8 miliar dolar AS, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Exact Sciences dalam pengujian kanker.

The Fed dijadwalkan akan membahas kebijakan moneter dalam pertemuan pada 30-31 Juli, dan diharapkan mengumumkan rincian tentang bagaimana ia akan menyesuaikan suku bunga acuannya setelah pertemuan pada Rabu (31/7/2019) sore.

Para pedagang telah memperhitungkan probabilitas 100 persen bahwa The Fed akan menurunkan suku bunganya nanti, menurut alat FedWatch CME Group di sekitar penutupan pasar.

Baca juga: Wal-Mart dan peritel dorong Wall Street lebih rendah

Lebih khusus lagi, probabilitas untuk memotong suku bunga sebesar 25 basis poin berdiri di 76 persen, sementara para pelaku pasar masih memegang peluang 24 persen bagi The Fed untuk memotong suku bunga sebesar 50 basis poin.

Pasar ekuitas AS memperpanjang kenaikan ringan pekan lalu, karena Wall Street mempertimbangan laporan laba perusahaan dan data ekonomi beragam, termasuk pertumbuhan PDB AS untuk kuartal kedua.

Baca juga: Wall Street melonjak pasca-Yellen lanjutkan kebijakan Fed

Bursa AS Anjlok Pasca-Pilpres

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Emas berjangka sedikit lebih tinggi jelang pertemuan Federal Reserve

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 1,1 dolar AS atau 0,08 persen, menjadi ditutup pada 1.420,4 dolar AS per ounce

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di Divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit lebih tinggi pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).

Kenaikan itu karena para pedagang secara luas memperkirakan Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada akhir pertemuan kebijakan dua hari pada Rabu (31/7/2019) waktu setempat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 1,1 dolar AS atau 0,08 persen, menjadi ditutup pada 1.420,4 dolar AS per ounce.

Baca juga: Harga emas naik, didorong ekspektasi penurunan suku bunga Fed

Penentu suku bunga Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) secara luas diperkirakan akan memangkas suku bunga setidaknya 25 basis poin pada akhir pertemuan kebijakan dua hari pada Rabu (31/7/2019), bahkan ketika data baru-baru ini menunjukkan bahwa ekonomi AS tumbuh pada laju tahunan sebesar 2,1 persen dalam kuartal kedua.

Namun, kenaikan logam mulia dibatasi oleh greenback yang lebih kuat. Indeks dolar AS, yang mengukur mata uang AS terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,08 persen menjadi 98,10 pada pukul 17.30 GMT, sesaat sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Baca juga: Harga emas terus naik, investor parkir modal di aset yang aman

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 4,3 sen atau 0,26 persen, menjadi 16,440 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 14,1 dolar AS atau 1,62 persen, menjadi ditutup pada 881,9 dolar AS per ounce.

Baca juga: Harga emas berjangka naik ditopang pelemahan dolar AS

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak naik di tengah harapan penurunan suku bunga AS

Patokan AS, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September, naik 0,67 dolar AS menjadi menetap pada 56,87 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange

New York (ANTARA) – Harga minyak dunia naik pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena para pelaku pasar memperkirakan Federal Reserve akan menurunkan suku bunga acuannya pada akhir pertemuan kebijakan dua hari Rabu (31/7/2019) waktu setempat.

Patokan AS, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September, naik 0,67 dolar AS menjadi menetap pada 56,87 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman September, naik 0,25 dolar AS menjadi ditutup pada 63,71 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Baca juga: Harga minyak naik ditopang ekonomi AS dan sengketa kapal tanker Teluk

Bank sentral AS akan memulai pertemuan kebijakan moneter dua hari pada Selasa waktu setempat, dan akan mengumumkan keputusannya apakah akan menyesuaikan suku bunga pada Rabu (31/7/2019) sore.

Para investor telah memberikan harga tinggi pada pergerakan penurunan suku bunga Federal Reserve segera.

Baca juga: Pertumbuhan global lebih lambat, minyak turun di perdagangan Asia

“The Fed kemungkinan besar akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin. Kami memperkirakan panduan dovish, membuka jalan untuk setidaknya satu pemotongan lagi akhir tahun ini,” Chris Low, kepala ekonom di FTN Financial, mengatakan dalam sebuah catatan pada Senin (29/7/2019).

Harga minyak mentah juga mendapat dukungan dari ketegangan yang sedang berlangsung di Timur Tengah, yang dapat mengganggu aliran minyak.

Iran baru-baru ini menangkap kapal tanker minyak Inggris, Stena Impero, di Selat Hormuz, setelah pemerintah Inggris menahan kapal tanker minyak Iran awal bulan ini di Selat Gibraltar dengan tuduhan bahwa “itu melanggar sanksi Uni Eropa atas Suriah.”

Baca juga: Harga minyak naik didukung ketegangan Iran dan penurunan stok AS

Insiden itu meningkatkan ketegangan antara Iran dan Barat, meningkatkan potensi gangguan terhadap aliran minyak mentah melalui Selat Hormuz, catat para pakar.

Baca juga: Harga minyak di Asia naik tipis, setelah sempat jatuh
Baca juga: Harga minyak dunia naik lebih dari satu persen karena risiko Iran

Wapres Harap Harga Minyak Stabil

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks FTSE-100 Inggris ditutup naik, Just Eat raih untung tertinggi

Just Eat, perusahaan jasa pemesanan dan pengiriman makanan daring melambung 22,72 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin (29/7/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London menguat 1,82 persen atau 137,55 poin, menjadi 7.686,61.

Just Eat, perusahaan jasa pemesanan dan pengiriman makanan daring melambung 22,72 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Baca juga: Bursa saham Inggris menguat, Indeks FTSE-100 ditutup naik 0,80 persen

Diikuti oleh saham perusahaan operator London Stock Exchange Group serta perusahaan telekomunikasi terkemuka Vodafone Group, yang masing-masing melonjak sebesar 15,34 persen dan 4,27 persen.

Sementara itu, saham DS Smith, sebuah bisnis pengemasan internasional berbasis di Inggris, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya sahamnya kehilangan 1,68 persen.

Baca juga: Saham Inggris melemah, Indeks FTSE-100 berakhir turun 0,17 persen

Disusul oleh saham perusahaan perangkat lunak multinasional Inggris Sage Group yang turun 0,92 persen, serta perusahaan distribusi dan alih daya multinasional Bunzl melemah 0,60 persen.

Baca juga: Indeks FTSE-100 berakhir melemah 0,73 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks IBEX-35 Spanyol ditutup melemah 0,11 persen

Perusahaan konsultan dan teknologi Indra Serie A, berkinerja paling buruk di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya jatuh 2,38 persen

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (29/7/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid melemah 0,11 persen atau 10,10 poin, menjadi 9.215,40 poin, setelah dibuka di 9.225,50.

Sebanyak 17 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mencatat penurunan harga, sementara 18 saham lainnya meningkat.

Perusahaan konsultan dan teknologi Indra Serie A, berkinerja paling buruk di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan nilai sahamnya jatuh 2,38 persen.

Baca juga: Bursa saham Spanyol melemah, Indeks IBEX-35 ditutup turun 0,69 persen

Disusul oleh saham bank tabungan Bankia yang kehilangan 2,19 persen, serta bank tabungan lainnya Banco Sabadell turun 1,81 persen.

Di sisi lain, perusahaan penyedia energi Naturgy Energy Group membukukan keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terangkat 1,61 persen.

Baca juga: Indeks IBEX-35 Spanyol ditutup berkurang 0,43 persen

Diikuti oleh saham penyedia energi lainnya Enagas yang bertambah 1,28 persen, serta saham perusahaan telekomunikasi Masmovil Ibercom naik 1,23 persen.

Baca juga: Bursa saham Spanyol melemah, Indeks IBEX-35 ditutup turun 0,08 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengembang Green Cleosa rencanakan IPO pada Agustus 2019

Sebanyak 20 persen dana hasil IPO untuk pembayaran utang kami ke bank, sedangkan 80 persen untuk modal kerja

Jakarta (ANTARA) – PT Bhakti Agung Propertindo selaku pengembang apartemen dan kondotel Green Cleosa di Ciledug, Kota Tangerang, Banten, dijadwalkan akan melaksanakan penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) pada pertengahan Agustus 2019.

Menurut Direktur Utama PT Bhakti Agung Propertindo Agung Hadi Tjahjanto, dana hasil IPO itu akan dipergunakan untuk modal kerja pembangunan proyek apartemen.

“Sebanyak 20 persen dana hasil IPO untuk pembayaran utang kami ke bank, sedangkan 80 persen untuk modal kerja,” ujar Agung Hadi Tjahjanto di Jakarta, Senin.

Guna memuluskan proses melantai di bursa, Bhakti Agung menunjuk MNC Sekuritas sebagai penjamin emisi pelaksana efek.

Saat ini, kata Agung Hadi, pihaknya tengah menggarap proyek apartemen dan kondotel Green Cleosa di Ciledug, Kota Tangerang.

“Ada dua tahap yang kami bangun, yakni tahap pertama, Tower Berosa dan STIKES. Lalu, tahap kedua, Tower Arcleo dan kondominium hotel (kondotel). Gedung STIKES memiliki luas sekitar 5.000 meter persegi,” ujarnya.

Agung Hadi optimistis permintaan apartemen di kawasan itu masih cukup tinggi di mana hal itu dapat terlihat dari penjualan menara pertama yang sudah mencapai separuh dari total unit yang ditawarkan.

“Penjualan kami sudah mencapai 50 persen untuk menara pertama yang berkapasitas 600 unit. Pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai pada 2020 dan segera diserahterimakan kepada konsumen,” ujar dia.

“Harga apartemen mulai Rp300 juta per unit. Kami membidik segmen menengah,” katanya.

Baca juga: Konsultan: Peningkatan pasar properti Jakarta diprediksi gradual

Baca juga: Geliat Industri 4.0 menyumbang permintaan di sektor properti
 

IPO Kembangkan Perusahaan BUMN

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia ditutup melemah 0,32 persen

Indeks Emas turun 39,33 poin atau 0,34 persen menjadi ditutup di 11.659,09 poin

Kuala Lumpur (ANTARA) – Bursa saham Malaysia berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) melemah 0,32 persen atau 5,27 poin, menjadi 1.642,69 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Emas turun 39,33 poin atau 0,34 persen, menjadi ditutup di 11.659,09 poin.

Sebanyak 298 saham berhasil membukukan keuntungan, 586 saham mengalami kerugian dan 400 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi meningkat menjadi 2,64 miliar saham senilai 1,72 miliar ringgit Malaysia (417,48 juta dolar AS), dibandingkan dengan 2,56 miliar saham senilai 2,05 miliar ringgit Malaysia (498,78 juta dolar AS) pada perdagangan Jumat lalu (26/7/2019).

Baca juga: IHSG ditutup melemah seiring koreksi bursa saham Asia
Baca juga: Bursa China ditutup bervariasi, indeks Shanghai turun 0,12 persen
Baca juga: Sektor teknologi tertekan, bursa saham Tokyo ditutup lebih rendah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China ditutup bervariasi, indeks Shanghai turun 0,12 persen

Indeks Komponen Shenzhen berakhir 0,06 persen lebih tinggi menjadi 9.354,28 poin

Beijing (ANTARA) – Pasar saham China ditutup bervariasi pada perdagangan Senin, dengan Indeks Komposit Shanghai turun 0,12 persen persen menjadi 2.941,01 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, berakhir 0,06 persen lebih tinggi menjadi 9.354,28 poin, sebut Xinhua.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan di bursa bergaya Nasdaq China, bertambah 0,30 persen menjadi ditutup pada 1.566,52 poin.

Baca juga: Sektor teknologi tertekan, bursa saham Tokyo ditutup lebih rendah
Baca juga: Indeks ASX 200 Australia sempat sentuh titik tertinggi sepanjang masa
Baca juga: Pasar saham China dibuka lebih rendah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup 1,03 persen lebih rendah

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara terendah 27.945,41 poin hingga tertinggi 28.302,66 poin

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) turun 1,03 persen atau 291,33 poin, menjadi 28.106,41 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara terendah 27.945,41 poin hingga tertinggi 28.302,66 poin, dengan nilai transaksi mencapai 68,63 miliar dolar Hong Kong (sekitar 8,78 miliar dolar AS).

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup melemah, Hang Seng turun 0,69 persen
Baca juga: Bursa saham Hong Kong dibuka melemah 0,66 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks ASX 200 Australia sempat sentuh titik tertinggi sepanjang masa

pasar tampaknya akan membukukan kenaikan bulan ketujuh berturut-turut sebagian karena suku bunga yang sangat rendah dan harga komoditas yang lebih kuat

Sydney (ANTARA) – ASX 200 Australia telah melonjak ke tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Senin, melampaui rekor sebelumnya sebelum Krisis Keuangan Global pada tahun 2007, sebelum berakhir hanya sedikit dari rekor terbarunya.

Pada penutupan pasar, Indeks S&P/ASX 200 naik 32,40 poin atau 0,48 persen menjadi 6.825,80 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 32,10 poin atau 0,47 persen menjadi 6.911,40 poin.

Didorong oleh kenaikan luas di seluruh indeks, ASX 200 sedikit melampaui rekor sebelumnya 6.828,7 poin yang ditetapkan pada 1 November 2007.

Namun, pasar saham tidak dapat mempertahankan kenaikan dan kembali turun di bawah angka rekor baru itu.

Sementara itu, “dengan kurang dari tiga hari perdagangan tersisa pada bulan Juli, pasar tampaknya akan membukukan kenaikan bulan ketujuh berturut-turut sebagian karena suku bunga yang sangat rendah dan harga komoditas yang lebih kuat,” kata Analis Pasar Commsec, Steven Daghlian.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia terangkat dengan Commonwealth Bank naik 0,80 persen, Westpac Bank naik 0,49 persen, ANZ naik 0,25 persen dan National Australia Bank naik 0,32 persen.

Saham-saham pertambangan beragam dengan Rio Tinto naik 0,53 persen, Fortescue Metals turun 1,69 persen, BHP turun 0,61 persen, dan penambang emas Newcrest naik 1,25 persen.

Saham produsen-produsen minyak dan gas juga bervariasi dengan Oil Search naik 0,85 persen, Santos turun 0,98 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,70 persen.

Saham supermarket terbesar Australia menguat dengan Coles naik 0,42 persen dan Woolworths naik 0,43 persen.

Sementara itu, saham raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 1,56 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas terangkat 1,04 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,95 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG diprediksi bergerak “sideway” jelang pengumuman Federal Reserve

Baca juga: Bursa saham Australia dibuka menguat dengan keuntungan luas

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sektor teknologi tertekan, bursa saham Tokyo ditutup lebih rendah

Indeks acuan Nikkei kehilangan 41,35 poin atau 0,19 persen menjadi 21.616,80 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin, karena saham-saham teknologi dilanda aksi jual setelah beberapa perusahaan melaporkan laba di bawah standar di tengah suasana hati-hati menjelang hasil pertemuan kebijakan bank sentral di Jepang dan Amerika Serikat.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) kehilangan 41,35 poin atau 0,19 persen, dari tingkat penutupan Jumat (26/7/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.616,80 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo berkurang 2,95 poin atau 0,19 persen, menjadi berakhir pada 1.568,57 poin.

Saham-saham alat listrik, produk karet, dan yang terkait dengan produk logam paling banyak menurun pada saat penutupan perdagangan.

Baca juga: Indeks ASX 200 Australia sempat sentuh titik tertinggi sepanjang masa
Baca juga: IHSG diprediksi bergerak “sideway” jelang pengumuman Federal Reserve
Baca juga: Bursa Tokyo melemah, dibuka tertekan laporan laba perusahaan

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street berakhir menguat, saham Starbucks melonjak 8,94 persen

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat, karena sentimen pasar terangkat oleh sejumlah laporan laba perusahaan yang lebih kuat dari perkiraan, seperti Starbucks yang sahamnya melonjak 8,94 persen.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 51,47 poin atau 0,19 persen, menjadi ditutup di 27.192,45 poin. Indeks S&P 500 bertambah 22,19 poin atau 0,74 persen, menjadi berakhir di 3.025,86 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 91,67 poin atau 1,11 persen lebih tinggi, menjadi 8.330,21 poin.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 mencatat kenaikan, dengan layanan komunikasi meningkat 3,25 persen pada penutupan, melampaui sektor sisanya. Dua sektor yang melemah, yaitu sektor energi dan industri masing-masing turun 0,5 persen dan 0,17 persen.

Induk perusahaan Google, Alphabet melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan pada Kamis malam (25/7). Sahamnya naik selama sesi Jumat (26/7), dengan saham Kelas A dan Kelas C masing-masing melonjak 9,62 persen dan 10,45 persen, pada penutupan.

Saham Twitter melompat naik 8,92 persen setelah perusahaan media sosial itu memberikan hasil kuartalan yang melampaui estimasi Wall Street.

Perusahaan jaringan kedai kopi Starbucks, sahamnya melonjak 8,94 persen setelah melaporkan perolehan laba yang lebih kuat dari perkiraan, juga berkontribusi terhadap kenaikan pasar.

Sejauh ini, lebih dari 40 persen perusahaan S&P 500 telah melaporkan laba kuartalan mereka. Dari perusahaan-perusahaan itu, 76,4 persen telah membukukan laba yang lebih kuat dari yang diperkirakan, menurut data dari FactSet.

Di sisi ekonomi, produk domestik bruto (PDB) AS tumbuh pada tingkat tahunan 2,1 persen pada kuartal kedua, melambat dari ekspansi 3,1 persen pada kuartal sebelumnya, data yang dirilis Jumat (26/7/2019) oleh Departemen Perdagangan AS menunjukkan. Angka itu lebih baik daripada konsensus 1,8 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Dolar menguat ditopang pertumbuhan ekonomi AS yang lebih baik

Baca juga: Harga emas naik, didorong ekspektasi penurunan suku bunga Fed

Bursa AS Anjlok Pasca-Pilpres

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga emas naik, didorong ekspektasi penurunan suku bunga Fed

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena pertumbuhan ekonomi kuartal kedua yang lebih baik dari perkiraan menjamin penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed).

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 4,6 dolar AS atau 0,33 persen, menjadi ditutup pada 1.419,3 dolar AS per ounce.

Laporan dari Departemen Perdagangan AS menunjukkan bahwa produk domestik bruto (PDB) AS tumbuh pada tingkat tahunan 2,1 persen pada kuartal kedua.

Namun, kenaikan logam mulia dibatasi oleh greenback yang lebih kuat. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,25 persen menjadi 98,06 pada pukul 17.30 GMT, sesaat sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 1,4 sen atau 0,09 persen, menjadi menetap di 16,397 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 6,2 dolar AS atau 0,71 persen, menjadi ditutup pada 867,8 dolar AS per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Spanyol melemah, Indeks IBEX-35 ditutup turun 0,69 persen

Baca juga: Bursa saham Inggris menguat, Indeks FTSE-100 ditutup naik 0,80 persen

Baca juga: Saham Adidas melonjak 2,5 persen, saat bursa saham Jerman menguat

Harga Emas Turun Dipicu Faktor Global

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Adidas melonjak 2,5 persen, saat bursa saham Jerman menguat

Frankfurt (ANTARA) – Bursa saham Jerman ditutup lebih kuat pada perdagangan Jumat (26/7/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt bertambah 0,47 persen atau 57,80 poin, menjadi 12.419,90 poin.

Pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terangkat 2,51 persen.

Disusul oleh saham perusahaan perangkat lunak multinasional SAP serta perusahaan telekomunikasi Deutsche Telekom, yang masing-masing naik sebesar 1,68 persen dan 1,28 persen.

Di sisi lain, perusahaan pemasok komponen otomotif Continental mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 1,41 persen.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan kimia BASF dan maskapai penerbangan Jerman Lufthansa, yang masing-masing turun sebesar 1,31 persen dan 1,15 persen.

SAP adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 234,9 juta euro (261,6 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Prancis menguat, Indeks CAC-40 berakhir naik 0,57 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Inggris menguat, Indeks FTSE-100 ditutup naik 0,80 persen

London (ANTARA) – Bursa saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (26/7/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 0,80 persen atau 60,01 poin, menjadi 7.549,06 poin.

Vodafone, konglomerat telekomunikasi multinasional Inggris, melonjak 10,61 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional Pearson dan grup perusahaan penerbit materi ilmiah, teknis dan medis, serta buku teks hukum RELX, yang masing-masing naik sebesar 5,89 persen dan 3,59 persen.

Sementara itu, Anglo American, perusahaan pertambangan yang terdiversifikasi secara global, berkinerja terburuk di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 4,07 persen.

Disusul oleh saham Antofagasta, perusahaan tambang tembaga, yang berkurang 2,25 persen, serta International Consolidated Airlines Group, sebuah perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Anglo-Spanyol, turun 1,51 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Saham Adidas melonjak 2,5 persen, saat bursa saham Jerman menguat

Baca juga: Bursa saham Prancis menguat, Indeks CAC-40 berakhir naik 0,57 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Prancis menguat, Indeks CAC-40 berakhir naik 0,57 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (26/7/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris menguat 0,57 persen atau 32,00 poin, menjadi 5.610,05 poin.

Konglomerat media massa Prancis, Vivendi melonjak 6,03 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh sahan perusahaan produsen material infrastruktur Prancis Saint-Gobain yang bertambah 3,74 persen, serta perusahaan konglomerat barang-barang fesyen mewah multinasional Prancis LVMH naik 2,51 persen.

Sementara itu, kelompok perusahaan produsen barang-barang fashion mewah internasional Prancis Kering anjlok 7,01 persen, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan produsen ban Prancis Michelin yang kehilangan 2,66 persen, serta produsen mobil Prancis Peugeot turun 2,39 persen.

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup melemah, Hang Seng turun 0,69 persen

Nilai transaksi mencapai 67,79 miliar dolar Hong Kong (sekitar 8,67 miliar dolar AS)

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) turun 0,69 persen atau 196,56 poin, menjadi 28.397,74 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan antara terendah 28.338,3 poin hingga tertinggi 28.487,64 poin, dengan nilai transaksi mencapai 67,79 miliar dolar Hong Kong (sekitar 8,67 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Baca juga: IHSG akhir pekan tak mampu beranjak dari zona merah
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir 0,40 persen rendah
Baca juga: Bursa saham Filipina berakhir melemah 1,07 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia ditutup melemah 0,52 persen

Kuala Lumpur (ANTARA) – Bursa saham Malaysia ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) melemah 0,52 persen atau 8,62 poin menjadi 1.647,96 poin.

Sementara itu, indeks Emas turun 64,90 poin atau 0,55 persen menjadi berakhir di 11.698,42 poin.

Sebanyak 367 saham berhasil membukukan keuntungan, 513 saham mengalami kerugian, dan 386 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi turun menjadi 2,56 miliar saham senilai 2,05 miliar ringgit Malaysia (498,78 juta dolar AS), dibandingkan dengan 2,76 miliar saham senilai 2,00 miliar ringgit Malaysia (486,62 juta dolar AS) pada perdagangan Kamis (25/7/2019).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup 0,52 persen lebih rendah

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) turun 0,52 persen atau 17,50 poin, menjadi 3.363,76 poin.

Sebanyak 1,00 miliar saham berpindah tangan senilai 908,68 juta dolar Singapura (sekitar 663,75 juta dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, 222 saham berbanding 175 saham.

Indeks STI naik 0,38 persen atau 12,82 poin, menjadi ditutup di 3.381,26 pada perdagangan Kamis (25/7/2019).

Baca juga: Bursa saham Singapura berakhir menguat, Straits Times naik 0,38 persen
Baca juga: Bursa saham Singapura ditutup menguat, Straits Times naik 0,47 persen
Baca juga: Bursa Singapura melemah, Indeks Straits Times turun 0,61 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Australia berakhir turun meski energi-pertambangan menguat

Sebagian besar sektor berada di bawah tekanan dengan saham perbankan sebagai kelompok yang mungkin membuat perbedaan terbesar

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan penguatan saham-saham energi dan pertambangan diimbangi oleh penurunan tajam di seluruh indeks yang lebih luas.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 24,60 poin atau 0,36 persen menjadi 6.793,40, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas kehilangan 22,60 poin atau 22,60 persen, menjadi 6.879,30.

Beranjak jauh dari rekor tertinggi awal pekan ini, analis pasar Commsec Tom Piotrowski mengatakan kepada investor dalam laporan pasar pagi, “Sebagian besar sektor berada di bawah tekanan dengan saham perbankan sebagai kelompok yang mungkin membuat perbedaan terbesar”.

Baca juga: Pasar saham Australia turun setelah menyentuh rekor tertinggi

“Ini sejalan dengan apa yang kami lihat di pasar Amerika Utara semalam, ketika penjual cenderung untuk menang”.

Meskipun ada penurunan hari ini, indeks masih berhasil meningkat sekitar 1,5 persen selama minggu ini.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,45 persen, Westpac Bank turun 0,29 persen, National Australia Bank turun 0,42 persen dan ANZ turun 0,64 persen.

Baca juga: Bursa saham Australia terus menguat menuju rekor tertinggi

Saham-saham pertambangan menguat dengan BHP naik 0,64 persen, Rio Tinto naik 2,05 persen, Fortescue Metals naik 0,49 persen, namun penambang emas Newcrest turun 0,39 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas sebagian besar lebih tinggi dengan Woodside Petroleum turun 0,12 persen, Oil Search naik 0,14 persen dan Santos naik 0,71 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia melemah dengan Wesfarmers turun 0,33 persen dan Woolworths turun 0,42 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra merosot 1,03 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas jatuh 1,20 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,58 persen.

Baca juga: Pasar saham Aussie berakhir lebih tinggi dengan keuntungan luas

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Tokyo ditutup melemah mengikuti jejak di Wall Street

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat, mengikuti petunjuk lemah dari Wall Street semalam, dengan beberapa investor memilih untuk mengamankan keuntungan setelah kenaikan baru-baru ini.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) melemah 98,40 poin atau 0,45 persen, dari tingkat penutupan Kamis (26/7/2019), mengakhiri perdagangan di 21.658,15 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 6,33 poin atau 0,40 persen, menjadi berakhir pada 1.571,52 poin.

Saham-saham logam non besi, peralatan transportasi, dan yang terkait dengan permesinan paling banyak mengalami penurunan pada saat penutupan perdagangan.

Baca juga: Bursa saham Tokyo dibuka menguat didukung kenaikan saham teknologi AS
Baca juga: Ikuti Wall Street, bursa saham Tokyo dibuka lebih rendah
Baca juga: Bursa saham Tokyo berakhir menguat, ditopang sektor teknologi

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG akhir pekan tak mampu beranjak dari zona merah

IHSG Jumat sore ditutup melemah 76,13 poin atau 1,19 persen ke posisi 6.325,24 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan, Jumat, ditutup tak mampu beranjak dari zona merah dipicu sentimen eksternal.

IHSG Jumat sore ditutup melemah 76,13 poin atau 1,19 persen ke posisi 6.325,24. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 15,05 poin atau 1,47 persen menjadi 1.009,31.

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Jumat, mengatakan, salah satu faktor menurunnya indeks yaitu pelemahan kinerja bursa di Eropa dan Amerika Serikat.

“Penyebabnya ialah terkait dengan meningkatnya sentimen no-deal Brexit sejak pelantikan Boris Johnson menjadi PM Inggris. Kemudian ialah terkait dengan penetapan suku bunga ECB yg dipertahankan sebesar 0 persen padahal sebelumnya Gubernur ECB menjanjikan pelonggaran moneter. Kemudian, memburuknya kinerja Boeing juga turut mempengaruhi pelemahan indeks di AS,” ujar Nafan.

Selain itu, pelemahan IHSG juga dipicu minimnya sentimen positif dari dalam negeri. Bahkan rupiah kembali terkoreksi ke level Rp14.000 per dolar AS.

“Faktor terakhir yaitu adanya proyeksi penurunan kinerja GDP AS Q2 dari 3,1 persen menjadi 1,8 persen,” kata Nafan.

Dibuka melemah, IHSG terus berada di zona merah sepanjang hari hingga penutupan perdagangan saham.

Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau net foreign sell sebesar Rp1,54 triliun.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 491.086 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,91 miliar lembar saham senilai Rp8 triliun. Sebanyak 118 saham naik, 307 saham menurun, dan 117 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei menguat 98,4 poin (0,45 persen) ke 21.658,15, indeks Hang Seng menguat 196,56 poin (0,69 persen) ke 28.397,74, dan indeks Straits Times menguat 24,77 poin (0,73 persen) ke posisi 3.356,49.

Baca juga: IHSG akhir pekan diprediksi relatif datar
Baca juga: Bursa saham Tokyo ditutup melemah mengikuti jejak di Wall Street
Baca juga: Pasar saham Australia berakhir turun meski energi-pertambangan menguat

Rupiah melemah tapi Indonesia akan bebas dari krisis

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina berakhir melemah 1,07 persen

Indeks semua saham berkurang 38,24 poin atau 0,77 persen, menjadi ditutup di 4.955,60 poin

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, melemah 1,07 persen atau 88,19 poin, menjadi 8.272,18 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks semua saham berkurang 38,24 poin atau 0,77 persen, menjadi ditutup di 4.955,60 poin.

Volume perdagangan mencapai 1,23 miliar saham senilai 5,90 miliar peso (115,50 juta dolar AS), dengan 91 saham berhasil membukukan keuntungan, 90 saham mengalami kerugian, sementara 58 saham ditutup datar.

Baca juga: IHSG akhir pekan tak mampu beranjak dari zona merah
Baca juga: Bursa saham Tokyo ditutup melemah mengikuti jejak di Wall Street
Baca juga: Pasar saham Australia berakhir turun meski energi-pertambangan menguat

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul berakhir 0,40 persen rendah

Seoul (ANTARA) – Bursa saham Seoul berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 8,22 poin atau 0,40 persen, menjadi berakhir pada 2.066,26 poin.

Volume perdagangan mencapai 583,3 juta saham senilai 5,1 triliun won (4,3 miliar dolar AS).

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.184,8 won terhadap greenback, turun 3,3 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Baca juga: Bursa saham Seoul melemah, Indeks KOSPI dibuka turun 0,26 persen
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir 0,38 persen lebih rendah
Baca juga: Bursa saham Seoul dibuka melemah 0,57 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul dibuka melemah 0,57 persen

Mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.183,5 won terhadap dolar AS, turun 2,0 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya

Seoul (ANTARA) – Bursa saham Seoul dibuka lebih rendah pada Jumat pagi, dengan indikstor utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) melemah 0,57 persen atau 11,82 poin, menjadi 2.062,66 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.183,5 won terhadap dolar AS, turun 2,0 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Indeks KOSPI turun 0,38 persen atau 7,82 poin, menjadi 2.074,48 poin pada berakhir perdagangan Kamis (25/7/2019), dengan volume perdagangan mencapai 590,9 juta saham senilai 5,1 triliun won (4,3 miliar dolar AS).

Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir 0,38 persen lebih rendah
Baca juga: Bursa saham Seoul melemah, Indeks KOSPI dibuka turun 0,26 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Jumat dibuka melemah 22,16 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat dibuka melemah 22,16 poin atau 0,35 persen ke posisi 6.379,2.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,85 poin atau 0,57 persen menjadi 1.018,5.

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura berakhir menguat, Straits Times naik 0,38 persen

Total 1,18 miliar saham berpindah tangan senilai 1,05 miliar dolar Singapura (sekitar 732,44 juta dolar AS)

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) menguat 0,38 persen atau 12,82 poin, menjadi 3.381,26 poin.

Total 1,18 miliar saham berpindah tangan senilai 1,05 miliar dolar Singapura (sekitar 732,44 juta dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 215 saham terhadap 212 saham, sebut Xinhua.

Indeks STI turun 0,14 persen atau 4,69 poin, menjadi ditutup di 3.368,44 poin pada perdagangan Rabu (24/7/2019).

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup menguat, Hang Seng naik 0,25 persen
Baca juga: Pasar saham China ditutup lebih tinggi
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir 0,38 persen lebih rendah

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia ditutup menguat, indeks KLCI naik 0,25 persen

Indeks Emas bertambah 6,78 poin atau 0,06 persen, menjadi berakhir di 11.763,32 poin

Kuala Lumpur (ANTARA) – Bursa saham Malaysia ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) naik 0,25 persen atau 4,17 poin, menjadi 1.656,58 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Emas bertambah 6,78 poin atau 0,06 persen, menjadi berakhir di 11.763,32 poin.

Sebanyak 301 saham berhasil membukukan keuntungan, 500 saham mengalami kerugian dan 435 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi turun menjadi 2,76 miliar saham senilai 2,00 miliar ringgit Malaysia (486,62 juta dolar AS), dibandingkan dengan 3,22 miliar saham senilai 2,29 miliar ringgit Malaysia (557,18 juta dolar AS) pada perdagangan Rabu (24/7/2019).

Baca juga: Bursa saham Singapura berakhir menguat, Straits Times naik 0,38 persen
Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup menguat, Hang Seng naik 0,25 persen
Baca juga: Pasar saham China ditutup lebih tinggi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup menguat, Hang Seng naik 0,25 persen

Nilai transaksi mencapai 68,06 miliar dolar Hong Kong (sekitar 8,71 miliar dolar AS)

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,25 persen atau 70,26 poin, menjadi 28.594,3 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara terendah 28.517,01 poin hingga tertinggi 28.628,51 poin, dengan nilai transaksi mencapai 68,06 miliar dolar Hong Kong (sekitar 8,71 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Baca juga: IHSG “menghijau” didukung penguatan rupiah
Baca juga: Pasar saham China ditutup lebih tinggi
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir 0,38 persen lebih rendah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG “menghijau” didukung penguatan rupiah

IHSG ditutup menguat 16,38 poin atau 0,26 persen ke posisi 6.401,37 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis ini “menghijau” didukung penguatan nilai tukar rupiah.

IHSG ditutup menguat 16,38 poin atau 0,26 persen ke posisi 6.401,37. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,26 poin atau 0,22 persen menjadi 1.024,36.

“Penguatan indeks hari ini didorong menguatnya rupiah, naiknya beberapa komoditas dan laporan keuangan emiten,” kata analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta, Kamis.

Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau sepanjang hari hingga penutupan perdagangan saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau “net foreign sell” sebesar Rp516,22 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 570.011 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,53 miliar lembar saham senilai Rp9,25 triliun. Sebanyak 201 saham naik, 188 saham menurun, dan 160 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei menguat 46,98 poin (0,22 persen) ke 21.756,55, indeks Hang Seng menguat 70,26 poin (0,25 persen) ke 28.594,3, dan indeks Straits Times menguat 12,82 poin (0,38 persen) ke posisi 3.381,26.

Baca juga: Keterbatasan sentimen global dan domestik tahan laju penguatan IHSG
Baca juga: Bursa saham Australia terus menguat menuju rekor tertinggi
Baca juga: Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 0,18 persen

Jokowi bersyukur rupiah menguat ke 13.900

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019