Analis: Meski ditutup melemah, IHSG berpeluang menguat kembali

Kelihatannya pelaku pasar masih khawatir soal perang dagang

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore melemah seiring koreksi bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup melemah 27,12 poin atau 0,43 persen ke posisi 6.270,2. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 5,25 poin atau 0,53 persen menjadi 988,91.

“Kelihatannya pelaku pasar masih khawatir soal perang dagang. Tapi untungnya IHSG masih dijaga di atas 6.250, jadi masih terbuka peluang untuk menguat kembali,” ujar Analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Rabu.

Dibuka melemah, IHSG terus berada di zona merah sepanjang hari hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah net foreign sell sebesar Rp354,56 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 389.263 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,17 miliar lembar saham senilai Rp11,74 triliun. Sebanyak 147 saham naik, 243 saham menurun, dan 130 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei melemah 321,13 poin (1,46 persen) ke 21.602,59, Indeks Hang Seng melemah 359,82 poin (1,23 persen) ke 29.363,02, dan Indeks Straits Times melemah 28,68 poin (0,87 persen) ke posisi 3.283,84.

Baca juga: Bursa saham Tokyo anjlok, Indeks Nikkei 225 ditutup turun 321,13 poin

Baca juga: Bursa Filipina menguat, Indeks Komposit PSE ditutup naik 0,20 persen

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019