Bursa Australia berakhir lebih rendah, indeks ASX turun 0,36 persen

Sydney (ANTARA News) – Pasar saham Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, terutama tertekan sektor material dan keuangan serta industri dan perawatan kesehatan berkontribusi terhadap penurunan.

Pada penutupan pasar, menurut Xinhua, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 20,70 poin atau 0,36 persen menjadi 5.774,60 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 19,10 poin atau 0,33 persen menjadi 5.834,80 poin.

Meskipun memulai perdagangan dengan lebih tinggi, indeks Aussie gagal menjaga momentum dan cenderung lebih rendah pada waktu makan siang.

“Saham-saham material adalah hambatan utama di pasar dengan penambang umumnya lebih lemah,” kata analis pasar Commsec, James Tao.

Yang berkontribusi terhadap kerugian juga sektor industri dan keuangan, sementara jasa-jasa komunikasi membukukan keuntungan. Juga lebih tinggi adalah sektor utilitas, dengan konsumen juga sedikit lebih tinggi.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah, dengan Commonwealth Bank turun 1,09 persen, ANZ turun 0,36 persen, National Australia Bank turun 0,20 persen, dan Westpac Bank turun 0,93 persen.

Saham-saham pertambangan beragam, dengan BHP turun 1,06 persen, Fortescue Metals naik 0,22 persen, Rio Tinto turun 0,60 persen, dan penambang emas Newcrest turun 0,46 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Oil Search turun 0,26 persen, Santos turun 0,17 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,33 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia jatuh, dengan Coles turun 1,12 persen, dan Woolworths turun 0,77 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 1,38 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas merosot 2,64 persen, dan perusahaan biomedis CSL turun 0,65 persen.

Baca juga: Bursa Australia menguat, Indeks ASX 200 dibuka naik tipis 4,30 poin
Baca juga: Didukung kenaikan harga minyak, pasar saham Australia ditutup menguat
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019