Bursa Australia menguat, Indeks ASX 200 dibuka naik tipis

Minyak mentah melonjak lebih dari dua persen, serta timah dan aluminium memimpin logam dasar lebih tinggi

Sydney (ANTARA) – Saham-saham Bursa Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis pagi, sebagian besar karena menguatnya saham-saham sumber daya.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 5,40 poin atau 0,088 persen menjadi diperdagangkan di 6.166,60 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 6,90 poin atau 0,11 persen di 6.252,90 poin.

Penurunan moderat di sektor perawatan kesehatan dan keuangan diimbangi oleh sektor energi dan material yang keduanya dibuka mendekati satu persen lebih tinggi, didorong oleh respons investor terhadap data ekonomi domestik AS.

“Harga-harga produsen AS tetap stabil di Februari, membenarkan ada sedikit tekanan untuk menaikkan suku bunga. Pada saat yang sama angka awal pesanan barang tahan lama dan barang modal Januari (masing-masing naik 0,4 persen dan 0,8 persen) dan pengeluaran konstruksi (naik 1,3 persen) membingungkan ekspektasi negatif,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

“Investor AS merespons dengan antusias, mendorong semua indeks utama lebih tinggi dan menghapus kerugian pekan lalu. Pasar komoditas bergabung dengan pesta. Minyak mentah melonjak lebih dari dua persen, serta timah dan aluminium memimpin logam dasar lebih tinggi.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah, dengan Commonwealth Bank turun 0,45 persen, National Australia Bank turun 0,20 persen, Westpac Bank turun 0,49 persen, dan ANZ turun 0,30 persen.

Saham-saham pertambangan menguat, dengan BHP naik 1,06 persen, Rio Tinto naik 1,17 persen, Fortescue Metals naik 0,92 persen dan penambang emas Newcrest turun 1,51 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas terangkat, dengan Oil Search naik 1,34 persen, Santos naik 1,02 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,84 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia merosot, dengan Coles turun 0,57 persen dan Woolworths turun tipis 0,03 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra berkurang 0,15 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas naik 0,09 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,49 persen. Demikian laporan yang dikutip Xinhua.

Baca juga: Wall Street ditutup lebih tinggi, investor pantau gerakan saham Boeing

Baca juga: Dolar melemah di tengah penguatan pound

Baca juga: Harga emas melonjak 11,20 dolar AS tembus tingkat pskologis

Baca juga: Minyak naik sekitar dua persen setelah pertumbuhan pasokan melemah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019