Bursa Prancis merosot, namun saham Hermes untuk besar

Paris (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (8/2), dengan Indeks Acuan CAC-40 di Paris turun 0,48 persen atau 23,92 poin, menjadi 4.961,64 poin, namun saham perusahaan barang mewah, Hermas, untuk terbesar.

Pemasok komponen otomotif global Prancis Valeo menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 5,28 persen.

Diikuti oleh saham kelompok perbankan internasional Prancis Credit Agricole, serta kelompok industri Prancis Bouygues, yang masing-masing kehilangan 3,15 persen dan 3,14 persen.

Sementara itu, pabrikan barang-barang fashion mewah Prancis Hermes International, mencatat keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya menguat 1,46 persen.

Disusul oleh saham perusahaan perawatan pribadi Prancis, L`Oreal, yang meningkat 1,25 persen, serta perusahaan periklanan dan humas multinasional Prancis Publicis Groupe naik 0,94 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019