Bursa saham Inggris berakhir menguat, indeks FTSE-100 naik 0,34 persen

Indeks acuan FTSE 100 berakhir 0,34 persen atau 25,75 poin lebih tinggi menjadi 7.531,72 poin

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris menguat pada perdagangan Senin (15/7/2019), dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London berakhir 0,34 persen atau 25,75 poin lebih tinggi, menjadi 7.531,72 poin.

Just Eat, perusahaan jasa pemesanan dan pengiriman makanan dalam jaringan (online), melonjak 4,28 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan taruhan Flutter Entertainment, dan perusahaan asal Chili yang beroperasi pada berbagai sektor industri Antofagasta, masing-masing meningkat sebesar 4,22 persen dan 4,01 persen.

Sementara itu, dilansir Xinhua, Micro Focus International, perusahaan perangkat lunak multinasional dan teknologi informasi, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 5,66 persen.

Disusul oleh saham Persimmon, sebuah perusahaan pengembangan perumahan Inggris yang turun sebesar 2,89 persen, serta Vodafone Group, konglomerat telekomunikasi multinasional Inggris, turun 1,17 persen.

Baca juga: Indeks DAX-30 Jerman ditutup naik 0,52 persen
Baca juga: Indeks CAC-40 Prancis berakhir menguat 0,10 persen
Baca juga: Indeks FTSE-100 Inggris ditutup melemah 0,05 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks CAC-40 Prancis berakhir menguat 0,10 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin (15/7), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris naik tipis 0,10 persen atau 5,35 poin, menjadi 5.578,21 poin.

Produsen baja internasional Arcelomittal terangkat 1,54 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau dari blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan penyedia layanan kualitas hidup Prancis Sodexo yang meningkat 1,38 persen dan produsen ban Prancis Michelin naik 1,21 persen.

Sementara itu, perusahaan induk produsen barang-barang fashion mewah Prancis, Hermes, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 2,05 persen.

Disusul oleh saham perusahaan konglomerat produsen barang-barang fashion mewah multinasional Prancis, LVMH yang kehilangan 1,03 persen, serta perusahaan perhotelan multinasional Prancis Accor turun 0,75 persen.

Baca juga: Bursa saham Prancis menguat, Indeks CAC-40 ditutup naik 0,38 persen

Baca juga: Indeks CAC-40 Prancis berakhir hampir tak berubah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng ditutup naik 0,29 persen

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,29 persen atau 83,26 poin, menjadi 28.554,88 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara posisi terendah 28.071,19 poin hingga terendah 28.567,25 poin, dengan nilai transaksi mencapai 71,37 miliar dolar Hong Kong (sekitar 9,11 miliar dolar AS).

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG ditutup menguat, dipicu euforia pasca-rekonsiliasi Jokowi-Prabowo

Baca juga: Bursa saham China menguat, Indeks Komposit Shanghai naik 0,40 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina berakhir melonjak 2,74 persen

Indeks seluruh saham naik 99,26 poin atau 2,007 persen, menjadi ditutup di 5.043,96 poin

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, melonjak 2,74 persen atau 223,47 poin, menjadi 8.365,29 poin.

Sementara itu, indeks seluruh saham naik 99,26 poin atau 2,007 persen, menjadi ditutup di 5.043,96 poin, sebut Xinhua.

Volume perdagangan mencapai 1,59 miliar saham senilai 8,51 miliar peso (166,37 juta dolar AS), dengan 124 saham berhasil membukukan kenaikan, 62 saham mengalami kerugian sementara 56 saham ditutup datar.

Baca juga: Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng ditutup naik 0,29 persen
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir melemah 0,20 persen
Baca juga: IHSG ditutup menguat, dipicu euforia pasca-rekonsiliasi Jokowi-Prabowo

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup 0,28 persen lebih rendah

Total 1,37 miliar saham berpindah tangan senilai 875,59 juta dolar Singapura (sekitar 645,51 juta dolar AS)

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) turun 0,28 persen atau 9,39 poin, menjadi 3.347,95 poin.

Dilansir Xinhua, total 1,37 miliar saham berpindah tangan senilai 875,59 juta dolar Singapura (sekitar 645,51 juta dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 217 saham berbanding 200 saham.

Indeks STI naik 0,21 persen atau 6,89 poin, menjadi ditutup di 3.357,34 poin pada perdagangan akhir pekan lalu (12/7/2019).

Baca juga: Bursa saham Filipina berakhir melonjak 2,74 persen
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir melemah 0,20 persen
Baca juga: Bursa saham China menguat, Indeks Komposit Shanghai naik 0,40 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia berakhir menguat, indeks KLCI naik 0,17 persen

Volume transaksi meningkat menjadi 3,01 miliar saham senilai 1,65 miliar ringgit Malaysia (402,44 juta dolar AS)

Kuala Lumpur (ANTARA) – Bursa saham Malaysia menguat pada perdagangan Senin, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) berakhir 0,17 persen atau 2,92 poin lebih tinggi, menjadi 1.672,37 poin.

Sebanyak 375 saham berhasil meraih keuntungan, 469 saham mengalami kerugian dan 406 saham diperdagangkan tidak berubah, sebut Xinhua.

Volume transaksi meningkat menjadi 3,01 miliar saham senilai 1,65 miliar ringgit Malaysia (402,44 juta dolar AS), dibandingkan dengan 2,94 miliar saham senilai 2,28 miliar ringgit Malaysia (554,74 juta dolar AS) pada Jumat lalu (12/7/2019).

Baca juga: Bursa saham Singapura ditutup 0,28 persen lebih rendah
Baca juga: Bursa saham Filipina berakhir melonjak 2,74 persen
Baca juga: Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng ditutup naik 0,29 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pascarekonsiliasi, rupiah awal pekan tembus di bawah Rp14.000

Penguatan rupiah didorong sinyal “dovish” The Fed dan kondisi politik domestik yang semakin kondusif

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar-bank di Jakarta pada awal pekan menembus level di bawah Rp14.000 per dolar AS pasca rekonsiliasi Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada Sabtu (13/7).

Pada pukul 9.58 WIB, rupiah menguat 59 poin atau 0,42 persen menjadi Rp13.949 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.008 per dolar AS.

Analis Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto di Jakarta, Senin, mengatakan, menguatnya rupiah dipengaruhi faktor eksternal dan juga pertemuan antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto pasca berakhirnya pilpres.

“Penguatan rupiah didorong sinyal “dovish” The Fed dan kondisi politik domestik yang semakin kondusif,” ujar Rully.

Pekan ini sendiri, lanjut Rully, sentimen dari eksternal terutama Amerika Serikat tidak akan terlalu banyak berpengaruh terhadap nilai tukar karena tidak ada rilis data terbaru.

Menurutnya, pekan ini pergerakan rupiah justru akan dipengaruhi sentimen domestik yaitu pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang ditunggu para pelaku pasar.

“Kami “expect” BI akan “cut” 25 bps jafi 5,75 persen,” kata Rully.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp13.970 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.085 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah berpeluang menguat seiring sinyal “dovish” The Fed

Jokowi bersyukur rupiah menguat ke 13.900

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasca rekonsiliasi, rupiah awal pekan tembus di bawah Rp14.000

Penguatan rupiah didorong sinyal “dovish” The Fed dan kondisi politik domestik yang semakin kondusif

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar-bank di Jakarta pada awal pekan menembus level di bawah Rp14.000 per dolar AS pasca rekonsiliasi Joko Widodo dan Prabowo Subianto pada Sabtu (13/7).

Pada pukul 9.58 WIB, rupiah menguat 59 poin atau 0,42 persen menjadi Rp13.949 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.008 per dolar AS.

Analis Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto di Jakarta, Senin, mengatakan, menguatnya rupiah dipengaruhi faktor eksternal dan juga pertemuan antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto pasca berakhirnya pilpres.

“Penguatan rupiah didorong sinyal “dovish” The Fed dan kondisi politik domestik yang semakin kondusif,” ujar Rully.

Pekan ini sendiri, lanjut Rully, sentimen dari eksternal terutama Amerika Serikat tidak akan terlalu banyak berpengaruh terhadap nilai tukar karena tidak ada rilis data terbaru.

Menurutnya, pekan ini pergerakan rupiah justru akan dipengaruhi sentimen domestik yaitu pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang ditunggu para pelaku pasar.

“Kami “expect” BI akan “cut” 25 bps jafi 5,75 persen,” kata Rully.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp13.970 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.085 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah berpeluang menguat seiring sinyal “dovish” The Fed

Jokowi bersyukur rupiah menguat ke 13.900

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG diprediksi menguat di tengah potensi surplus neraca perdagangan

Beberapa sentimen yang diperkirakan memberikan dukungan bagi IHSG dalam pekan ini, berkenaan dengan jejak pendapatan perdagangan Indonesia Juni berpotensi surplus. Di sisi lain ekonomi masih dibayangi tantangan global serta perang dagang membuat IHSG

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan diprediksi menguat di tengah potensi surplus neraca perdagangan Juni 2019.

IHSG Senin pagi dibuka menguat 34,96 poin atau 0,55 persen ke posisi 6.408,31. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 8,82 poin atau 0,87 persen menjadi 1.026,17.

“Beberapa sentimen yang diperkirakan memberikan dukungan bagi IHSG dalam pekan ini, berkenaan dengan jejak pendapatan perdagangan Indonesia Juni berpotensi surplus. Di sisi lain ekonomi masih dibayangi tantangan global serta perang dagang membuat IHSG diperkirakan bergerak ‘mixed’, dengan peluang menguat,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Senin.

Baca juga: IHSG Senin dibuka menguat 34,96 poin

Surplus perdagangan Indonesia periode Juni 2019 diperkirakan akan mencapai angka terbesar dalam setahun ini. Meskipun, angka ekspor dan impor kemungkinan masih akan terus menurun akibat tren global perdagangan eksternal yang masih lemah.

Dalam jejak pendapat yang dilakukan Reuters, diperkirakan surplus perdagangan Indonesia akan mencapai 690 juta dolar AS, lebih tinggi dibandingkan angka surplus Mei yang mencapai 218,5 juta dolar AS.

Baca juga: IHSG akhir pekan melemah, dipicu aksi ambil untung investor lokal

Angka surplus ini diharapkan akan mendorong Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga demi mengangkat pertumbuhan ekonomi, terutama setelah The Fed yang diperkirakan akan memangkas suku bunganya

Dari AS, Trump mengomentari China yang menurutnya mengecewakan karena tidak membeli produk pertanian AS, yang sebelumnya pemerintah Negeri Tirai Bambu tersebut mengatakan untuk melaksanakannya.

Seperti yang disampaikan Trump pada pertemuan G-20 bulan lalu di Osaka, Jepang, bahwa Presiden China Xi Jinping telah setuju untuk memesan pembelian barang-barang pertanian AS segera.

Padahal, saat itu Trump menangguhkan rencana AS untuk mengenakan tarif tambahan senilai 300 miliar dolar AS pada barang-barang China.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Hang Seng menguat 238,91 poin atau 0,84 persen ke 28.232,71 dan indeks Straits Times menguat 13,97 poin (0,42 persen) ke posisi 3.343,37.

Baca juga: IHSG diprediksi menguat di tengah potensi naiknya bursa Asia

IHSG Dibuka Menguat 13,186 Poin

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar Aussie dibuka lebih rendah dengan kerugian meluar

Pasar komoditas terus mengirim sinyal beragam. Harga minyak mentah dan bijih besi lebih tinggi, menunjukkan permintaan industri yang kuat. Di sisi lain, kenaikan harga emas menunjukkan kekhawatiran terhadap pertumbuhan.

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi, mengawali pekan ini di wilayah negatif dengan kerugian berbasis luas hampir setiap sektor.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 57,70 poin atau 0,86 persen menjadi diperdagangkan di 6.638,80 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas kehilangan 54,60 poin atau 0,80 persen pada 6.734,20 poin.

“Pasar berjangka Asia Pasifik gagal menanggapi petunjuk positif, dan menandai awal negatif untuk perdagangan regional,” kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy mengatakan kepada investor dalam catatan pagi.

“Pasar komoditas terus mengirim sinyal beragam. Harga minyak mentah dan bijih besi lebih tinggi, menunjukkan permintaan industri yang kuat. Di sisi lain, kenaikan harga emas menunjukkan kekhawatiran terhadap pertumbuhan.”

“Tingkat volatilitas yang relatif rendah di seluruh kelas aset mengejutkan, mengingat meningkatnya ketidakpastian,” tambahnya.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia anjlok dengan Commonwealth Bank turun 0,60 persen, Westpac Bank turun1,04 persen, National Australia Bank turun 0,81 persen dan ANZ turun 1,05 persen.

Saham pertambangan sebagian besar lebih rendah dengan BHP turun 0,22 persen, Rio Tinto turun 0,21 persen, namun Fortescue Metals naik 1,08 persen dan penambang emas Newcrest diperdagangkan 0,50 persen lebih tinggi.

Produsen-produsen minyak dan gas melihat hasil beragam dengan Woodside Petroleum naik 0,50 persen, Santos turun 0,14 persen dan Oil Search naik 0,27 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi dengan Wesfarmers naik tipis 0,03 persen
dan Woolworths turun 0,66 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra merosot 1,16 persen, operator nasional Qantas turun 0,37 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,66 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul dibuka 0,25 persen lebih rendah

Seoul (ANTARA) – Bursa saham Seoul dibuka lebih rendah pada Senin pagi, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 0,25 persen atau 5,26 poin menjadi 2,081,40 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.177,7 won terhadap dolar AS, turun 0,1 won dari penutupan perdagangan akhir pekan lalu (12/7/2019).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Senin dibuka menguat 34,96 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI)  dibuka menguat 34,96 poin atau 0,55 persen ke posisi 6.408,31, Senin.

Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 8,82 poin atau 0,87 persen menjadi 1.026,17.

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China dibuka melemah jelang rilis data ekonomi utama

Beijing (ANTARA) – Saham-saham China dibuka lebih rendah menjelang rilis data ekonomi penting pada Senin pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai turun 0,31 persen menjadi diperdagangkan pada 2.921,55 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, dibuka melemah 0,35 persen menjadi diperdagangkan di 9.181,03 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, dibuka berkurang 0,35 persen, menjadi diperdagangkan di 1.512,77 poin.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong dibuka 0,59 persen lebih rendah

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong dibuka lebih rendah pada Senin pagi, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) kehilangan 0,59 persen atau 168,26 poin, menjadi diperdagangkan pada 28.303,36 poin.

Pada akhir pekan lalu (12/7/2019), Indeks Hang Seng ditutup menguat 39,82 poin atau 0,14 persen menjadi 28.471,62 poin setelah bergerak antara 28.399,66 poin hingga 28.603,87 poin, dengan nilai transaksi mencapai 62,44 miliar dolar Hong Kong (sekitar 7,98 miliar dolar AS).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak dunia naik, dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah

Klaim Inggris atas kapal tanker minyak secara hukum tidak sah

New York (ANTARA) – Harga minyak dunia lebih tinggi pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena ketegangan yang sedang berlangsung di Timur Tengah memberikan dukungan, sementara keuntungan dibatasi oleh kekhawatiran atas surplus minyak mentah global.

Patokan AS, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus, naik tipis 0,01 dolar AS menjadi menetap pada 60,21 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman September naik 0,20 dolar AS menjadi ditutup pada 66,72 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Kementerian Luar Negeri Iran mendesak Inggris untuk melepaskan tanker minyaknya yang disita Inggris di Selat Gibraltar pekan lalu, kantor berita resmi IRNA melaporkan pada Jumat (12/7).

“Klaim Inggris atas kapal tanker minyak secara hukum tidak sah,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi kepada IRNA, seperti dikutip dari Xinhua.

Kamis lalu (11/7), Marinir Kerajaan Inggris di Selat Gibraltar menangkap sebuah kapal Iran yang menuju Suriah karena dianggap “melanggar sanksi Uni Eropa,” lapor media Barat.

Pejabat menteri luar negeri Spanyol mengatakan penyitaan Grace 1 atas permintaan Amerika Serikat (AS).

Mousavi mendesak Inggris untuk tidak memasuki apa yang disebutnya “permainan berbahaya Amerika Serikat.”

Harga minyak naik karena pelaku pasar khawatir bahwa meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dapat mengganggu aliran pengiriman minyak global.

Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat (12/7) bahwa pasar minyak menunjukkan surplus global 0,5 juta barel per hari (bph) pada kuartal kedua tahun ini dibandingkan ekspektasi sebelumnya defisit 0,5 juta barel per hari.

“Surplus ini menambah persediaan besar yang terlihat pada paruh kedua 2018 ketika produksi minyak melonjak begitu pertumbuhan permintaan mulai goyah,” kata IEA.

Sebuah laporan terpisah oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada Kamis (11/7) juga menunjukkan tren kenaikan dalam produksi di luar grup, memperlihatkan surplus pasokan mungkin kembali meskipun ada pakta yang dipimpin OPEC untuk mengekang produksi.

Baca juga: Harga emas berjangka naik ditopang pelemahan dolar AS

Baca juga: Dolar AS melemah di tengah spekulasi penurunan suku bunga

Baca juga: Bursa saham Spanyol menguat, Indeks IBEX-35 ditutup naik 0,14 persen

Wapres Harap Harga Minyak Stabil

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street ditutup naik, di tengah optimisme penurunan bunga Fed

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street lebih tinggi pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), mengakhiri pekan ini dengan catatan kuat, di tengah optimisme luas pada potensi penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) dan harga produsen di Amerika Serikat (AS) yang lumayan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 243,95 poin atau 0,90 persen, menjadi berakhir di 27.332,03 poin. Indeks S&P 500 bertambah 13,86 poin atau 0,46 persen, menjadi ditutup di 3.013,77 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 48,10 poin atau 0,59 persen lebih tinggi, menjadi 8.244,14 poin.

Saham Illumina anjlok lebih dari 16,1 persen, setelah raksasa bioteknologi Amerika Serikat itu mengurangi pedoman pendapatan setahun penuh ke tingkat pertumbuhan 6,0 persen. Perusahaan juga mengatakan pendapatan kuartal kedua akan datang jauh dari harapan pasar.

Saham Deutsche Bank naik lebih dari 2,5 persen, setelah bank investasi Swiss UBS meningkatkan peringkat bank Jerman itu dari “jual” menjadi “netral,” mengatakan rencana restrukturisasi yang terakhir akan didukung oleh regulator dalam negeri, yang menyebabkan skenario “risiko/imbalan yang lebih seimbang”.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan sektor industri menguat hampir 1,7 persen, memimpin kenaikan.

Selama hari kedua kesaksiannya pada Kamis (11/7/2019), Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan bahwa bank sentral akan selalu melakukan “apa yang benar untuk ekonomi AS” dan menyerukan Kongres untuk menaikkan batas utang pada waktu yang tepat.

Di sisi ekonomi, indeks harga produsen AS naik 0,1 persen pada Juni, kenaikan yang sama dengan Mei, kata Biro Statistik Tenaga Kerja pada Jumat (12/7).

Indeks harga produsen AS naik 1,7 persen untuk 12 bulan yang berakhir pada Juni, tingkat kenaikan terendah sejak naik 1,7 persen pada Januari 2017, terseret turun oleh penurunan 3,1 persen dalam indeks energi untuk bulan itu. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Harga emas berjangka naik ditopang pelemahan dolar AS

Baca juga: Harga minyak dunia naik, dipicu ketegangan geopolitik Timur Tengah

Baca juga: IHSG akhir pekan melemah, dipicu aksi ambil untung investor lokal

Bursa AS Anjlok Pasca-Pilpres

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga emas berjangka naik ditopang pelemahan dolar AS

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), didukung pelemahan dolar AS karena para pelaku pasar berspekulasi untuk penurunan suku bunga segera oleh Federal Reserve (Fed).

Laporan Xinhua menyebutkan kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, naik 5,50 dolar AS atau 0,39 persen, menjadi ditutup pada 1.412,20 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,19 persen menjadi 96,87 tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Ketika dolar AS melemah, harga emas biasa naik karena logam mulia yang dihargai dalam dolar AS itu menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Pada basis mingguan, emas untuk penyerahan Agustus naik 12,1 dolar AS, terutama karena meningkatnya harapan untuk penurunan suku bunga, didorong oleh pernyataan Ketua Fed AS Jerome Powell.

Ketua The Fed mengatakan kepada komite Kongres minggu ini bahwa arus lintas seperti ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang pertumbuhan global terus membebani aktivitas ekonomi dan prospek AS, menambahkan banyak pembuat kebijakan Fed “melihat bahwa kasus untuk kebijakan moneter yang agak lebih akomodatif telah menguat. “

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 9 sen atau 0,59 persen menjadi ditutup pada 15,236 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 3,70 dolar AS atau 0,45 persen, menjadi 834,60 dolar AS per ounce.

Baca juga: Rupiah terapresiasi, dekati Rp14.000 seiring terpilihnya Destry

Baca juga: IHSG akhir pekan melemah, dipicu aksi ambil untung investor lokal

Baca juga: Bursa saham Spanyol menguat, Indeks IBEX-35 ditutup naik 0,14 persen

Harga Emas Turun Dipicu Faktor Global

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Spanyol menguat, Indeks IBEX-35 ditutup naik 0,14 persen

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (12/7/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid menguat 0,14 persen atau 12,90 poin, menjadi 9.293,20 poin setelah dibuka 9.280,30 poin.

Sebanyak 21 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks IBEX-35 mencatat kenaikan harga, sedangkan 14 saham lainnya menurun.

Perusahaan produsen selulosa dan energi terbarukan ENCE Energia y Celulosa mencatat keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya meningkat 3,54 persen.

Disusul oleh saham produsen baja Arcelormittal yang menguat 2,36 persen, serta perusahaan industri komponen otomotif CIE Automotive naik 1,99 persen.

Di sisi lain, perusahaan telekomunikasi Cellnex Telecom menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga saham melemah 0,93 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan pemasok energi Endesa yang berkurang 0,88 persen, serta perusahaan konsultasi dan teknologi global Indra A turun 0,68 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Jerman menguat, Indeks DAX-30 ditutup naik 8,80 poin

Baca juga: Bursa saham Prancis menguat, Indeks CAC-40 ditutup naik 0,38 persen

Baca juga: IHSG akhir pekan melemah, dipicu aksi ambil untung investor lokal

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Jerman menguat, Indeks DAX-30 ditutup naik 8,80 poin

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman berakhir cenderung datar pada perdagangan Jumat (12/7/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt turun tipis 0,07 persen atau 8,80 poin, menjadi 12.323,32 poin.

Perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya merosot 2,29 persen.

Disusul oleh saham perusahaan pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical serta penyedia teknologi internet dan jasa keuangan global Wirecard, yang masing-masing kehilangan 1,33 persen dan 1,30 persen.

Di sisi lain, pabrikan material Covestro meningkat 2,56 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham bank terkemuka Jerman Deutsche Bank serta pemasok komponen otomotif Continental, yang masing-masing naik 2,50 persen dan 2,24 persen.

Pabrikan otomotif Daimler adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 302,7 juta euro (340,6 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG akhir pekan melemah, dipicu aksi ambil untung investor lokal

Baca juga: Bursa saham Prancis menguat, Indeks CAC-40 ditutup naik 0,38 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks FTSE-100 Inggris ditutup melemah 0,05 persen

Just Eat, perusahaan jasa pemesanan dan pengiriman makanan dalam jaringan (daring), merupakan pemain berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau di blue chips, dengan sahamnya jatuh 2,36 persen

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Jumat (12/7), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun tipis 0,05 persen atau 3,85 poin, menjadi 7.505,97.

Just Eat, perusahaan jasa pemesanan dan pengiriman makanan dalam jaringan (daring), merupakan pemain berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau di blue chips, dengan sahamnya jatuh 2,36 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan penyedia asuransi Hiscox yang merosot 2,12 persen, serta kelompok perusahaan layanan penjualan, pemasaran dan dukungan internasional DCC turun 1,47 persen.

Baca juga: Bursa saham Inggris berakhir 0,28 persen lebih rendah

Sementara itu, Persimmon, sebuah perusahaan pengembangan perumahan, melonjak 4,55 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan pengemasan internasional berbasis di Inggris DS Smith yang bertambah 3,23 persen, serta sebuah rumah mode berkelas asal Inggris yang mendistribusikan pakaian, aksesoris dan parfum berlisensi Burberry Group naik 2,74 persen.

Baca juga: Bursa saham Inggris ditutup turun tipis 0,08 persen

Baca juga: Bursa saham Inggris melemah, Indeks FTSE-100 ditutup turun 0,17 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Prancis menguat, Indeks CAC-40 ditutup naik 0,38 persen

Paris (ANTARA) – Bursa saham Prancis ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (12/7), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Prancis naik 0,38 persen atau 20,91 poin, menjadi 5.572,86 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks CAC-40 tercatat 32 saham berhasil membukukan kenaikan harga.

Perusahaan perhotelan multinasional Prancis, Accor, melonjak 5,42 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan konsesi dan konstruksi Prancis Vinci naik 1,78 persen, serta produsen mobil Prancis Peugeot terangkat 1,09 persen.

Sementara itu, perusahaan farmasi multinasional Prancis Sanofi mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 2,13 persen.

Disusul oleh saham perusahaan telekomunikasi multinasional Prancis Orange SA yang melemah 0,78 persen, dan perusahaan perangkat lunak Eropa Dassault Systems turun 0,71 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG akhir pekan melemah, dipicu aksi ambil untung investor lokal

Baca juga: Rupiah terapresiasi, dekati Rp14.000 seiring terpilihnya Destry

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street dibuka menguat di tengah potensi penurunan bunga Fed

New York (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat (AS) dibuka lebih tinggi pada hari perdagangan Jumat pagi karena didukung pernyataan kebijakan moneter dua hari oleh Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell, yang membuka pintu lebih lebar untuk potensi penurunan suku bunga.

Tak lama setelah bel pembukaan perdagangan, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 74,78 poin atau 0,28 persen menjadi 27.162,86.

Indeks S&P 500 naik 4,16 poin atau 0,14 persen menjadi 3.004,07 dan Indeks Komposit Nasdaq meningkat 14,02 poin atau 0,17 persen menjadi 8.210,06.

Saham Deutsche Bank naik sekitar 2,9 persen, setelah bank investasi Swiss UBS mendongkrak bank Jerman dari “jual” menjadi “netral,” mengatakan rencana restrukturisasi terakhir yang akan didukung oleh regulator rumah, yang mengarah pada skenario “risiko berimbang.”

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi pada sesi perdagangan pagi, dengan sektor industri naik lebih dari 0,7 persen, memimpin kenaikan.

Selama hari kedua sejak pernyataannya pada Kamis, Powell menegaskan kembali bahwa bank sentral akan selalu melakukan “apa yang benar untuk ekonomi AS” dan menyerukan Kongres untuk menaikkan batas utang secara tepat waktu.

Indeks Dow Jones mencapai angka 27.000 untuk pertama kalinya pada hari Kamis (11/7). Sementara itu Indeks S&P 500 juga mencapai rekor penutupan lebih dari 2.999 poin.
Baca juga: Wall Street bervariasi di tengah data ekonomi dan kesaksian Powell
Baca juga: Defisit anggaran Amerika Serikat melebar jadi 747 miliar dolar
Baca juga: Dolar AS cenderung datar di tengah sejumlah data ekonomi terbaru

 

Bursa AS Anjlok Pasca-Pilpres

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street dibuka menguat di tengah potensi besar penurunan bunga Fed

New York (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat (AS) dibuka lebih tinggi pada hari perdagangan Jumat pagi karena didukung pernyataan kebijakan moneter dua hari oleh Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell, yang membuka pintu lebih lebar untuk potensi penurunan suku bunga.

Tak lama setelah bel pembukaan perdagangan, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 74,78 poin atau 0,28 persen menjadi 27.162,86.

Indeks S&P 500 naik 4,16 poin atau 0,14 persen menjadi 3.004,07 dan Indeks Komposit Nasdaq meningkat 14,02 poin atau 0,17 persen menjadi 8.210,06.

Saham Deutsche Bank naik sekitar 2,9 persen, setelah bank investasi Swiss UBS mendongkrak bank Jerman dari “jual” menjadi “netral,” mengatakan rencana restrukturisasi terakhir yang akan didukung oleh regulator rumah, yang mengarah pada skenario “risiko berimbang.”

Sembilan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi pada sesi perdagangan pagi, dengan sektor industri naik lebih dari 0,7 persen, memimpin kenaikan.

Selama hari kedua sejak pernyataannya pada Kamis, Powell menegaskan kembali bahwa bank sentral akan selalu melakukan “apa yang benar untuk ekonomi AS” dan menyerukan Kongres untuk menaikkan batas utang secara tepat waktu.

Indeks Dow Jones mencapai angka 27.000 untuk pertama kalinya pada hari Kamis (11/7). Sementara itu Indeks S&P 500 juga mencapai rekor penutupan lebih dari 2.999 poin.
Baca juga: Wall Street bervariasi di tengah data ekonomi dan kesaksian Powell
Baca juga: Defisit anggaran Amerika Serikat melebar jadi 747 miliar dolar
Baca juga: Dolar AS cenderung datar di tengah sejumlah data ekonomi terbaru

 

Bursa AS Anjlok Pasca-Pilpres

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia ditutup lebih rendah

Sebanyak 401 saham mengalami keuntungan, 453 saham jatuh dan 412 saham diperdagangkan tidak berubah

Kuala Lumpur (ANTARA) – Bursa saham Malaysia berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat sore dengan Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) berada di 1,669.45, turun 9,81 poin atau 0,58persen.

Sementara Indeks Emas berada di angka 11.844,25 turun 48,64 poin atau 0,41 persen.

Sebanyak 401 saham mengalami keuntungan, 453 saham jatuh dan 412 saham diperdagangkan tidak berubah.

Transaksi perdagangan mencapai 2,94 miliar lembar saham, senilai 2,28 miliar ringgit Malaysia atau setara 554,74 juta dolar AS), turun dibandingkan kemarin (11/7) dengan 3,18 miliar lembar saham , senilai 2,21 miliar ringgit Malaysia atau setara 537,71 juta dolar AS.

Baca juga: Bursa saham Malaysia menguat, Indeks KLCI ditutup naik 0,02 persen
Baca juga: Bursa saham Malaysia melemah, Indeks KLCI ditutup turun 0,29 persen

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup 0,14 persen lebih tinggi

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi 39,82 poin atau 0,14 persen menjadi 28.471,62 poin pada perdagangan Jumat sore waktu setempat.

Indeks acuan Hang Seng diperdagangkan antara 28.399,66 dan 28.603,87 pada Jumat.

Transaksi perdagangan saham mencapai 62,44 miliar dolar Hong Kong atau sekitar 7,98 miliar dolar AS.
 

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG akhir pekan melemah, dipicu aksi ambil untung investor lokal

Pelemahan IHSG karena profit taking (aksi ambil untung) investor lokal

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta pada akhir pekan ditutup melemah dipicu aksi ambil untung.

IHSG Jumat sore ditutup melemah 43,72 poin atau 0,68 persen ke posisi 6.373,35. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 8,88 poin atau 0,87 persen menjadi 1.017,35.

“Pelemahan IHSG karena profit taking (aksi ambil untung) investor lokal,” kata Analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Jumat.

Dibuka melemah, IHSG sempat langsung menguat, namun tak lama kembali ke zona merah dan terus berada di teritori negatif hingga penutupan perdagangan saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli asing bersih atau net foreign buy sebesar Rp355,17miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 503.090 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,29 miliar lembar saham senilai Rp8,25 triliun. Sebanyak 151 saham naik, 268 saham menurun, dan 126 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei menguat 42,37 poin (0,2 persen) ke 21.685,9, Indeks Hang Seng menguat 39,82 poin (0,14 persen) ke 28.471,62, dan Indeks Straits Times menguat 4,57 poin (0,14 persen) ke posisi 3.355,02.

Baca juga: IHSG Jumat dibuka melemah 2,87 poin
 

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Saham Tokyo ditutup bervariasi, dipicu aksi ambil untung

Tokyo (ANTARA) – Bursa saham Tokyo ditutup bervariasi pada perdagangan Jumat sore karena lonjakan Indeks Dow Jones Industrial Average pada Kamis (11/7) malam yang mendukung beberapa pembelian dan investor memilih untuk mengamankan kenaikan menjelang akhir pekan.

Indeks Nikkei 225 bertambah 42,37 poin atau 0,20 persen dari penutupan Kamis (11/7) menjadi ditutup pada 21.685,90.

Indeks Topix yang lebih luas dari sektor utama pada Bursa Efek Tokyo, mengalami kenaikan 2,32 poin atau 0,15 persen menjadi berakhir pada 1.576,31.

Sektor instrumen presisi dan ritel memimpin keuntungan ketika saham-saham pertambangan dan aneka produk menurun pada saat penutupan bursa.

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Australia jatuh dengan kerugian meluas

Bursa saham lokal telah mengembalikan beberapa kerugian sebelumnya, dibantu oleh keuntungan di sektor keuangan dan energi.

Sydney (ANTARA) – Bursa saham Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat meskipun terjadi reli dari saham-saham di sektor energi dan keuangan.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S & P/ ASX 200 turun 19,60 poin atau 0,29 persen menjadi 6.696,50, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 17 poin atau 0,25 persen pada 6.788,80.

“Bursa saham lokal telah mengembalikan beberapa kerugian sebelumnya, dibantu oleh keuntungan di sektor keuangan dan energi,” kata Analis Pasar Commsec Elvina Simpson.

Energi dan keuangan merupakan pengecualian dari tren indeks yang turun. “Sektor material membebani pasar, menyusul jatuhnya harga minyak dunia, bijih besi dan emas,” kata Simpson.

Di sektor keuangan, saham bank-bank besar Australia bervariasi dengan Commonwealth Bank naik 0,35 persen, Westpac Bank naik 0,14 persen, dan National Australia Bank naik 0,18 persen, namun ANZ turun 0,18 persen.

Saham-saham pertambangan bergerak bervariasi dengan Rio Tinto turun 0,92 persen, Fortescue Metals naik 0,11 persen, BHP turun 0,63 persen, dan penambang emas Newcrest turun satu persen.

Sementara itu saham produsen minyak dan gas negara itu juga bergerak variasi dengan Oil Search naik 3,50 persen, Santos naik 0,58 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,58 persen.

Saham supermarket terbesar Australia seperti Coles naik 0,58 persen dan Woolworths turun 0,44 persen. Sedangkan saham raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,26 persen, operator penerbangan nasional Qantas terangkat 0,18 persen, dan perusahaan biomedis CSL turun 0,33 persen.
 

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG ditutup menguat, sentimen Fed dorong investor beli aset berisiko

sentimen The Fed yang telah memberikan dovish statement juga memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi para pelaku pasar untuk berinvestasi di aset-aset berisiko dalam pasar modal

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta pada Kamis sore ditutup menguat seiring “menghijaunya” bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup menguat 6,38 poin atau 0,1 persen ke posisi 6.417,07. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 1,04 poin atau 0,1 persen menjadi 1.026,23.

“Para pelaku pasar global mengapresiasi adanya agenda pertemuan bilateral mendatang antara Amerika Serikat (AS) dengan China dalam rangka negosiasi perdagangan kedua negara tersebut. Sementara itu, sentimen The Fed yang telah memberikan dovish statement juga memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi para pelaku pasar untuk berinvestasi di aset-aset berisiko dalam pasar modal,” kata analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Kamis.

Dibuka menguat, IHSG dominan di zona hijau pada sesi pertama perdagangan. Pada sesi kedua, IHSG melemah namun akhirnya ditutup menguat.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli asing bersih atau net foreign buy sebesar Rp866,52 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 499.238 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,17 miliar lembar saham senilai Rp9,32 triliun. Sebanyak 177 saham naik, 217 saham menurun, dan 160 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei menguat 110,05 poin (0,51 persen) ke 21.643,53, Indeks Hang Seng menguat 227,11 poin (0,81 persen) ke 28.431,8, dan Indeks Straits Times menguat 12,51 poin (0,37 persen) ke posisi 3.352,93.

Baca juga: Bursa Singapura menguat, Indeks Straits Times ditutup naik 10,03 poin

Baca juga: Bursa saham Malaysia menguat, Indeks KLCI ditutup naik 0,02 persen

Baca juga: Bursa saham Tokyo menguat, Indeks Nikkei 225 ditutup naik 110,05 poin

Baca juga: Bursa Hong Kong melambung, Indeks Hang Seng ditutup naik 227,11 poin

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong melambung, Indeks Hang Seng ditutup naik 227,11 poin

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) meningkat 0,81 persen atau 227,11 poin, menjadi 28.431,8 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara posisi terendah 28.347,86 poin hingga tertinggi 28.582,69 poin, dengan nilai transaksi mencapai 67,40 miliar dolar Hong Kong (sekitar 8,62 miliar dolar AS).

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham China bervariasi, Indeks Shanghai ditutup naik 0,20 persen

Baca juga: Bursa saham Tokyo menguat, Indeks Nikkei 225 ditutup naik 110,05 poin
 

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia menguat, Indeks KLCI ditutup naik 0,02 persen

Kuala Lumpur (ANTARA) – Bursa saham Malaysia berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) menguat 0,02 persen atau 0,29 poin, menjadi 1.679.26 poin.

Sementara itu, indeks Emas naik12,95 poin atau 0,11 persen, menjadi ditutup di 11.892,89 poin,

Sebanyak 501 saham berhasil meraih keuntungan, 329 saham mengalami kerugian dan 421 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi naik menjadi 3,18 miliar saham senilai 2,21 miliar ringgit Malaysia (537,71 juta dolar AS), dibandingkan dengan 2,24 miliar saham senilai 2,02 miliar ringgit Malaysia (489,10 juta dolar AS) pada perdagangan Rabu (10/7). 

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Filipina menguat, Indeks PSE ditutup naik 0,94 persen

Baca juga: Bursa Hong Kong melambung, Indeks Hang Seng ditutup naik 227,11 poin

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Singapura menguat, Indeks Straits Times ditutup naik 10,03 poin

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) naik 0,30 persen atau 10,03 poin, menjadi 3.350,45 poin.

Total 1,42 miliar saham berpindah tangan senilai 1,12 miliar dolar Singapura (sekitar 826,45 juta dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 237 saham terhadap191 saham.

Indeks STI naik 0,33 persen atau 10,96 poin, menjadi ditutup di 3.340,42 poin pada perdagangan Rabu (10/7). Demikian laporan yang dikutip Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Malaysia menguat, Indeks KLCI ditutup naik 0,02 persen

Baca juga: Bursa saham Filipina menguat, Indeks PSE ditutup naik 0,94 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Australia berakhir menguat, Indeks ASX 200 naik 0,39 persen

Pasar saham Australia memperpanjang kenaikan kemarin, dibantu oleh petunjuk positif dari Wall Street

Sydney (ANTARA) – Bursa saham Australia berakhir menguat dengan keuntungan meluas pada perdagangan Kamis, karena kenaikan saham sektor teknologi dan sumber daya memberikan dukungan kuat.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 26,30 poin atau 0,39 persen menjadi 6.716,10 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 28,10 poin atau 0,41 persen menjadi 6.805,80 poin.

“Pasar saham Australia memperpanjang kenaikan kemarin, dibantu oleh petunjuk positif dari Wall Street di mana Indeks S&P 500 sempat mencapai rekor tertinggi karena Federal Reserve (Fed) AS mengisyaratkan penurunan suku bunga lebih lanjut,” kata Analis Pasar Commsec, Elvina Simpson.

“Dalam kesaksian kepada Komite Jasa Keuangan DPR AS Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bank sentral akan ‘bertindak sepantasnya’ untuk mempertahankan ekspansi karena ‘arus lintas’ membebani prospek ekonomi.”

Saham-saham teknologi lokal mencatat kenaikan paling tinggi, mencerminkan keuntungan dari rekan-rekan AS mereka.

Saham-saham sumber daya juga menguat didukung harga-harga komoditas yang lebih tinggi.

Di sektor keuangan, saham bank-bank besar Australia bervariasi dengan Commonwealth Bank tidak berubah, ANZ turun 0,76 persen, Westpac Bank naik 0,40 persen dan National Australia Bank naik 0,97 persen.

Saham-saham pertambangan beragam dengan Rio Tinto naik 0,81 persen, Fortescue Metals turun 1,35 persen, BHP naik 0,66 persen dan penambang emas Newcrest naik 2,10 persen.

Saham produsen-produsen minyak dan gas reli dengan Oil Search naik 2,88 persen, Santos naik 1,17 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,06 persen.

Saham jaringan supermarket terbesar Australia melemah dengan Coles turun 1,00 persen, dan Woolworths turun 0,32 persen.

Sementara itu, saham raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,78 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas kehilangan 2,06 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,70 persen.

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Tokyo menguat, Indeks Nikkei 225 ditutup naik 110,05 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Jepang ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, mengikuti kemajuan saham-saham Amerika Serikat (AS) semalam, setelah Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell mengisyaratkan pemotongan suku bunga akhir bulan ini.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 110,05 poin atau 0,51 persen, dari tingkat penutupan Rabu (10/7), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.643,53 poin.

Sementara itu Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo naik 7,31 poin atau 0,47 persen, menjadi berakhir pada 1.578,63 poin.

Saham-saham yang berhubungan dengan aneka produk, pertambangan, serta pertanian dan perikanan paling banyak meraih keuntungan setelah penutupan perdagangan. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Australia berakhir menguat, Indeks ASX 200 naik 0,39 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham China bervariasi, Indeks Shanghai ditutup naik 0,20 persen

Beijing (ANTARA) – Bursa saham China ditutup bervariasi pada perdagangan Kamis, dengan Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,20 persen persen menjadi 2.917,76 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, berakhir 0,15 persen lebih rendah menjadi 9.152,77 poin.

Sementara itu, Indeks ChiNext yang mencatat saham-saham perusahaan di bursa bergaya Nasdaq China, bertambah 0,25 persen menjadi ditutup pada 1.514,20 poin.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Australia berakhir menguat, Indeks ASX 200 naik 0,39 persen

Baca juga: Bursa saham Tokyo menguat, Indeks Nikkei 225 ditutup naik 110,05 poin
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina menguat, Indeks PSE ditutup naik 0,94 persen

Manila (ANTARA) – Bursa saham Filipina ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, menguat 0,94 persen atau 76,28 poin menjadi 8.154,49 poin.

Sementara itu, indeks seluruh saham bergerak naik 35,80 poin atau 0,73 persen, menjadi berakhir di 4.957,97 poin.

Volume perdagangan mencapai 1,27 miliar saham senilai 6,09 miliar peso (118,54 juta dolar AS), dengan 124 berhasil membukukan keuntungan, 74 saham mengalami kerugian, sementara 49 saham ditutup datar.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham China bervariasi, Indeks Shanghai ditutup naik 0,20 persen

Baca juga: Bursa saham Tokyo menguat, Indeks Nikkei 225 ditutup naik 110,05 poin

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kapitalisasi pasar BRI sentuh Rp551 triliun

Saham BBRI pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, ditutup naik 60 poin atau 1,36 persen di angka Rp4.470 per saham

Jakarta (ANTARA) – Kapitalisasi pasar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencapai Rp551,36 triliun, yang menempatkan bank BUMN itu sebagai bank dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga di Asia Tenggara.

Kinerja saham emiten berkode BBRI itu pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, ditutup naik 60 poin atau 1,36 persen di angka Rp4.470 per saham.

Pencapaian ini menciptakan rekor baru all time high, dengan rekor tertinggi sebelumnya tercatat Rp4.460 per saham pada medio April 2019.

Kenaikan tersebut sejalan dengan aksi beli investor asing (net buy) dengan nilai Rp89,71 miliar di pasar reguler dan Rp14,8 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

“Beberapa sentimen positif yang mendorong investor terus memburu saham BBRI di antaranya potensi pertumbuhan bisnis BRI yang ditopang di segmen mikro, perkembangan inovasi digital banking BRI serta dampak relaksasi giro wajib minimum (GWM) sehingga menambah likuiditas perseroan,” kata Corporate Secretary Bank BRI Bambang Tribaroto dalam keterangannya.

Perseroan melakukan initial public offering (IPO) pada 2003 dengan harga Rp875 per saham. Pada 2011 Bank BRI melakukan stock split dengan rasio 1:2, dan pada 2017 perseroan kembali melakukan stock split dengan rasio 1:5.

Hingga akhir triwulan I 2019, perseroan mampu mencatatkan kinerja positif yang berkelanjutan. Laba Bank BRI tercatat Rp8,2 triliun atau tumbuh 10,42 persen yoy dengan aset mencapai Rp1.279,86 triliun.

Sementara itu, untuk dana pihak ketiga, tercatat Rp936,03 triliun, tumbuh 13,18 persen dibandingkan kuartal I 2018 Rp827,06 triliun. Penyaluran kredit tercatat Rp855,46 triliun atau tumbuh 12,9 persen yoy dengan NPL gross 2,41 persen.

Baca juga: Empat BUMN masuk daftar perusahaan publik terbesar dunia versi Forbes
Baca juga: BRI setorkan dividen hingga 50 persen dari laba
Baca juga: Bank BRI siapkan uang tunai Rp48,2 triliun untuk libur Lebaran 2019

Manfaatkan satelit dalam tata kelola perbatasan

Pewarta: Ahmad Buchori
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina ditutup bertambah 0,45 persen

indeks seluruh saham naik 12,43 poin atau 0,44 persen menjadi berakhir di 4.922,17 poin

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, bertambah 0,45 persen atau 36,17 poin, menjadi 8.078,21 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks seluruh saham naik 12,43 poin atau 0,44 persen, menjadi berakhir di 4.922,17 poin.

Volume perdagangan mencapai 2,38 miliar saham senilai 5,36 miliar peso (104,38 juta dolar AS), dengan 93 saham berhasil membukukan keuntungan, 109 saham mengalami kerugian, sementara 39 saham ditutup tak berubah.

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi, Hang Seng naik 0,31 persen
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir menguat 0,33 persen
Baca juga: Saham Tokyo ditutup lebih rendah jelang kesaksian Ketua The Fed

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG menguat seiring respons positif pasar terhadap ekonomi domestik

IHSG ditutup menguat 22,36 poin atau 0,35 persen ke posisi 6.410,68

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup menguat seiring respons positif pasar terhadap ekonomi domestik.

IHSG ditutup menguat 22,36 poin atau 0,35 persen ke posisi 6.410,68. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,5 poin atau 0,44 persen menjadi 1.025,19.

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Rabu, mengatakan, stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan memberikan katalis positif bagi penguatan indeks.

“Adapun data retail sales per Mei mengalami kenaikan dari 6,7 persen menjadi 7,7 persen disikapi positif oleh para pelaku pasar,” ujar Nafan.

Sedangkan dari global, para pelaku pasar mengapresiasi agenda pertemuan bilateral mendatang antara AS dengan China dalam rangka negosiasi perdagangan di antara kedua negara adidaya tersebut.

“Sementara itu, sentimen The Fed yang diproyeksikan memberikan dovish statement memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi bagi para pelaku pasar,” kata Nafan.

Di sisi lain, penguatan harga komoditas dunia, dengan adanya sentimen dari proyeksi US Crude Oil Inventories yang akan mengalami minus 1,9 sampai minus 3 juta barel, juga turut mempengaruhi penguatan indeks.

Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau sepanjang hari hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli asing bersih atau net foreign buy sebesar Rp357,55 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 483.835 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,86 miliar lembar saham senilai Rp7,66 triliun. Sebanyak 233 saham naik, 189 saham menurun, dan 136 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei melemah 31,67 poin (0,15 persen) ke 21.533,48, indeks Hang Seng menguat 88,41 poin (0,31 persen) ke 28.204,69, dan indeks Straits Times menguat 12,35 poin (0,37 persen) ke posisi 3.341,81.

Baca juga: Saham Tokyo ditutup lebih rendah jelang kesaksian Ketua The Fed
Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi, Hang Seng naik 0,31 persen
Baca juga: IHSG menguat di tengah meluasnya kecemasan perang dagang

Presiden perintahkan jajarannya manfaatkan perang dagang

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia melemah, Indeks KLCI ditutup turun 0,29 persen

Kuala Lumpur (ANTARA) – Bursa saham Malaysia ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) turun 0,29 persen atau 3,90 poin, menjadi 1.678.97 poin.

Sementara itu Indeks Emas berkurang 29,73 poin atau 0,25 persen, menjadi berakhir di 11.879,94 poin.

Sebanyak 329 saham berhasil membukukan keuntungan, 434 saham mengalami kerugian dan 446 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi turun menjadi 2,24 miliar saham senilai 2,02 miliar ringgit Malaysia (489,10 juta dolar AS), dibandingkan dengan 2,41 miliar saham senilai 1,72 miliar ringgit Malaysia (415,46 juta dolar AS) pada perdagangan Selasa (9/7).

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Singapura menguat, Indeks Straits Times ditutup naik 0,33 persen

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) bertambah 0,33 persen atau 10,96 poin, menjadi 3.340,42 poin.

Total 1,22 miliar saham berpindah tangan senilai 973,22 juta dolar Singapura (sekitar 715,34 juta dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, seabanyak 193 saham terhadap188 saham.

Indeks STI turun 0,14 persen atau 4,77 poin, menjadi ditutup di 3.329,46 poin pada perdagangan Selasa (9/7/). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Malaysia melemah, Indeks KLCI ditutup turun 0,29 persen

Baca juga: IHSG menguat di tengah meluasnya kecemasan perang dagang

Baca juga: Wall Street bervariasi, investor tunggu kesaksian Powell di Kongres

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo ditutup lebih rendah jelang kesaksian Ketua The Fed

Indeks Nikkei turun 0,15 persen atau 31,67 poin menjadi 21.533,48 poin

Tokyo (ANTARA) –

Saham-saham Tokyo ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Rabu, karena investor dalam suasana hati-hati menjelang kesaksian Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell di hadapan Kongres yang akan dimulai hari ini waktu setempat.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 0,15 persen atau 31,67 poin, dari tingkat penutupan Selasa (9/7/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.533,48 poin.

Sementara itu, dilansir Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 3,57 poin atau 0,23 persen, menjadi berakhir pada 1.571,32 poin.

Saham-saham yang terkait dengan transportasi laut, serta pulp dan kertas paling banyak mencatat penurunan pada akhir perdagangan.

Baca juga: Saham teknologi dan konsumen angkat bursa Aussie berakhir lebih tinggi
Baca juga: IHSG menguat di tengah meluasnya kecemasan perang dagang
Baca juga: Bursa Saham Tokyo dibuka melemah, tertekan penurunan Dow

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul berakhir menguat 0,33 persen

Volume perdagangan mencapai 350 juta saham senilai 3,9 triliun won (3,3 miliar dolar AS)

Seoul (ANTARA) – Bursa saham Seoul berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) menguat 0,33 persen atau 6,75 poin, menjadi 2,058,78 poin.

Volume perdagangan mencapai 350 juta saham senilai 3,9 triliun won (3,3 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.181,6 won melawan greenback, turun 1,1 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya (9/7/2019).

Baca juga: Saham Tokyo ditutup lebih rendah jelang kesaksian Ketua The Fed
Baca juga: Saham teknologi dan konsumen angkat bursa Aussie berakhir lebih tinggi
Baca juga: Bursa saham Seoul menguat, Indeks KOSPI dibuka naik 0,60 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China ditutup melemah, indeks Shanghai turun 0,44 persen

Indeks Shenzhen berakhir melemah 0,35 persen menjadi 9.166,15 poin

Beijing (ANTARA) – Pasar saham China ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Komposit Shanghai turun 0,44 persen, menjadi 2.915,30 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, berakhir melemah 0,35 persen menjadi 9.166,15 poin.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq, kehilangan 0,48 persen, menjadi ditutup pada 1.510,43 poin.

Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir menguat 0,33 persen
Baca juga: Saham Tokyo ditutup lebih rendah jelang kesaksian Ketua The Fed
Baca juga: Pasar saham China dibuka lebih tinggi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi, Hang Seng naik 0,31 persen

Nilai transaksi mencapai 64,33 miliar dolar Hong Kong (sekitar 8,24 miliar dolar AS)

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) menguat 0,31 persen atau 88,41 poin, menjadi 28.204,69 poin.

Dilansir Xinhua, indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara posisi terendah 28.144,87 poin hingga tertinggi 28.311,78 poin, dengan nilai transaksi mencapai 64,33 miliar dolar Hong Kong (sekitar 8,24 miliar dolar AS).

Baca juga: Pasar saham China ditutup melemah, indeks Shanghai turun 0,44 persen
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir menguat 0,33 persen
Baca juga: Saham Tokyo ditutup lebih rendah jelang kesaksian Ketua The Fed

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham teknologi dan konsumen angkat bursa Aussie berakhir lebih tinggi

Sydney (ANTARA) – Bursa saham Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, terutama berkat peningkatan di saham-saham sektor teknologi dan konsumen.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 24,10 poin atau 0,36 persen menjadi 6.689,80 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 27,60 poin atau 0,41 persen pada 6.777,70 poin.

“Pasar saham Australia sekitar 2,5 persen dari posisi tertinggi sepanjang masa, mendekati level terbaik dalam 11,5 tahun,” kata analis pasar Commsec, Steven Daghlian.

Saham-saham teknologi dan konsumen melonjak seperti halnya industri, sementara perawatan kesehatan dan utilitas membukukan peningkatan yang lebih moderat.

Saham-saham keuangan dan energi melemah tetapi berhasil berakhir lebih tinggi, sementara saham-saham material melawan tren.

“Secara lokal, sektor pertambangan mengabaikan harga bijih besi yang lebih kuat dan merupakan satu-satunya yang turun,” kata Daghlian.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam dengan Commonwealth Bank naik 0,33 persen, ANZ turun 0,58 persen, Westpac Bank turun 0,07 persen dan National Australia Bank naik 0,68 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih rendah dengan Rio Tinto turun 0,65 persen, Fortescue Metals turun 0,45 persen dan BHP turun 0,17 persen, namun penambang emas Newcrest naik 0,42 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas bervariasi dengan Oil Search tidak berubah, Santos naik 0,15 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,17 persen.

Supermarket terbesar Australia menguat dengan Coles naik 0,79 persen, dan Woolworths naik 1,03 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra merosot 0,26 persen, operator penerbangan nasional Qantas melonjak 2,82 persen dan perusahaan biomedis CSL naik tipis 0,09 persen.

Baca juga: Bursa saham Australia menguat, Indeks ASX 200 dibuka naik 0,59 persen
Baca juga: Bursa saham Australia merosot, Indeks ASX 200 dibuka turun 0,64 persen
Baca juga: Pasar saham Aussie menguat terangkat sektor kesehatan dan keuangan

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG menguat di tengah meluasnya kecemasan perang dagang

Ditambah kabar dari global yang hanya memunculkan sentimen kecemasan perang dagang yang meluas akan memberikan dampak tidak menguntungkan bagi IHSG pada hari ini

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Rabu pagi dibuka menguat di tengah sentimen meluasnya perang dagang.

IHSG dibuka menguat 4,87 poin atau 0,08 persen ke posisi 6.393,19. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 1,23 poin atau 0,12 persen menjadi 1.021,92.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Rabu, mengatakan kabar dari dalam negeri kurang kuat untuk memberikan optimistis bagi pelaku pasar.

“Ditambah kabar dari global yang hanya memunculkan sentimen kecemasan perang dagang yang meluas akan memberikan dampak tidak menguntungkan bagi IHSG pada hari ini,” ujar Alfiansyah.

Dari eksternal, dua pemain ekonomi utama Asia tampaknya mendekati perang dagang akibat dari perselisihan politik di tengah Amerika Serikat (AS) dan China yang terus mengeluarkan pertarungan tarif keduanya yang luas.

Keputusan perdana menteri Jepang dapat memicu perang dagang Jepang dengan Korea Selatan, setelah perdana menteri Jepang memberlakukan pembatasan baru pada ekspor yang dapat menghantam industri teknologi Korea Selatan. Kedua pemerintah akan terlibat dalam pertukaran langkah-langkah balas dendam untuk setidaknya beberapa bulan yang dapat memburuk hubungan bilateral.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei melemah 22,59 poin (0,1 persen) ke 21.542,56, Indeks Hang Seng menguat 80,33 poin atau 0,29 persen ke 28.196,61, dan Indeks Straits Times menguat 16,76 poin (0,5 persen) ke posisi 3.346,22.

Baca juga: Wall Street bervariasi, investor tunggu kesaksian Powell di Kongres

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak naik lebih dari satu persen di Asia

Harga saat ini sangat seimbang karena investor menunggu stimulus baru

Tokyo (ANTARA) – Harga minyak naik lebih dari satu persen di perdagangan Asia pada Rabu pagi, didorong oleh minyak mentah Amerika Serikat (AS) setelah sebuah kelompok industri melaporkan bahwa persediaan AS turun untuk minggu keempat berturut-turut, mengurangi kekhawatiran tentang kelebihan pasokan.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik 90 sen atau 1,5 persen, menjadi diperdagangkan di 58,73 dolar AS per barel pada pukul 00.27 GMT (07.27 WIB). Sementara minyak mentah berjangka Brent naik 69 sen atau 1,1 persen menjadi 64,85 dolar AS per barel.

Minyak mentah AS dan minyak mentah Brent telah meningkat tahun ini karena OPEC dan produsen besar seperti Rusia telah menghormati komitmen untuk memangkas produksi dan mendukung harga.

Tetapi investor telah mencari tanda-tanda bahwa produksi tanpa henti dari Amerika Serikat sedang dikonsumsi, yang mengarah pada penurunan persediaan.

Stok minyak mentah AS turun lebih dari perkiraan minggu lalu, sementara persediaan bensin menurun dan stok distilasi meningkat, data dari kelompok industri American Petroleum Institute (API) menunjukkan pada Selasa (9/7/2019).

Persediaan minyak mentah AS turun 8,1 juta barel dalam pekan yang berakhir 5 Juli menjadi 461,4 juta, dibandingkan dengan ekspektasi para analis untuk penurunan 3,1 juta barel.

Stok minyak mentah di Cushing, Oklahoma, pusat pengiriman turun 754.000 barel, kata API.

Angka resmi akan dirilis kemudian pada Selasa waktu setempat oleh Badan Informasi Energi AS (EIA) dan, jika data mengonfirmasi penurunan, itu akan menjadi penurunan mingguan keempat berturut-turut.

Harga minyak telah berada di bawah tekanan dari kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi global di tengah tanda-tanda bahaya dari perang perdagangan AS-China yang menggelegar selama setahun terakhir.

“Harga saat ini sangat seimbang karena investor menunggu stimulus baru,” kata Fawad Razaqzada, analis teknis di FOREX.com. “Stimulus bisa datang dalam bentuk perubahan tajam dalam persediaan minyak mentah AS.”

Namun, produksi minyak mentah AS diperkirakan akan naik ke rekor baru 12,36 juta barel per hari (bph) pada 2019 dari tertinggi 10,96 juta bph tahun lalu, Prospek Energi Jangka Pendek EIA mengatakan pada Selasa (9/7).

OPEC dan produsen sekutunya yang dipimpin oleh Rusia setuju minggu lalu untuk memperpanjang kesepakatan pemotongan pasokan mereka hingga Maret 2020. Brent telah meningkat hampir 20 persen pada 2019, didukung oleh pakta pemotongan pasokan dan ketegangan di Timur Tengah, terutama perselisihan mengenai program nuklir Iran. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: Minyak naik di tengah ketegangan geopolitik dan khawatir permintaan

Baca juga: Harga emas naik jelang kesaksian Ketua Federal Reserve di Kongres

Wapres Harap Harga Minyak Stabil

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Saham Tokyo dibuka melemah, tertekan penurunan Dow

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo dibuka sedikit lebih rendah pada perdagangan Rabu pagi, karena sentimen investor tertekan oleh Indeks Dow Jones Industrial Average AS yang ditutup lebih rendah untuk hari ketiga berturut-turut.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) kehilangan 43,15 poin atau 0,20 persen, dari tingkat penutupan Selasa (9/7), menjadi diperdagangkan di 21.522,00 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo turun 9,23 poin atau 0,59 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.565,66 poin.

Saham-saham produsen besi dan baja, transportasi laut, dan yang terkait dengan mesin paling banyak mencatat penurunan pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street bervariasi, investor tunggu kesaksian Powell di Kongres

Baca juga: Bursa saham Australia menguat, Indeks ASX 200 dibuka naik 0,59 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul menguat, Indeks KOSPI dibuka naik 0,60 persen

Seoul (ANTARA) – Bursa saham Seoul dibuka lebih tinggi pada Rabu pagi, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik 0,6 persen atau 12,3 poin, menjadi 2.064,33 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.181,8 won terhadap dolar AS, turun 1,3 won dari tingkat penutupan perdagangan hari sebelumnya (9/7).

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Saham Tokyo dibuka melemah, tertekan penurunan Dow

Baca juga: Bursa saham Australia menguat, Indeks ASX 200 dibuka naik 0,59 persen

Baca juga: Wall Street bervariasi, investor tunggu kesaksian Powell di Kongres

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong dibuka menguat 0,46 persen

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Rabu pagi, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) menguat 0,46 persen atau 128,81 poin menjadi diperdagangkan pada 28.245,09 poin.

Indeks Hang Seng turun 0,76 persen atau 215,41 poin menjadi 28.116,28 poin pada penutupan perdagangan Selasa (9/7/2019).

Indeks Hang Seng diperdagangkan di kisaran antara posisi terendah 28.080,73 poin hingga tertinggi 28.312,97 poin, dengan nilai transaksi mencapai 70,32 miliar dolar Hong Kong (sekitar 9,00 miliar dolar AS) pada Selasa (9/7/2019).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Rabu dibuka menguat 4,87 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, dibuka menguat 4,87 poin atau 0,08 persen ke posisi 6.393,19.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,23 poin atau 0,12 persen menjadi 1.021,92.

Baca juga: Bursa Saham Tokyo dibuka melemah, tertekan penurunan Dow

Baca juga: Wall Street bervariasi, investor tunggu kesaksian Powell di Kongres

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Australia menguat, Indeks ASX 200 dibuka naik 0,59 persen

Sementara ada sesi yang kurang bagus dan berombak untuk pasar AS semalam dengan Dow Jones turun untuk hari ketiga

Sydney (ANTARA) – Bursa saham Australia dibuka menguat pada perdagangan Rabu, dengan semua sektor membukukan kenaikan meskipun saham-saham AS bervariasi, didukung kenaikan harga bijih besi.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 39,40 poin atau 0,59 persen menjadi diperdagangkan di 6.705,10 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 38,80 poin atau 0,57 persen pada 6.788,90 poin.

“Sementara ada sesi yang kurang bagus dan berombak untuk pasar AS semalam dengan Dow Jones turun untuk hari ketiga … apa yang membantu pasar kami adalah bahwa bijih besi naik sekitar 4,0 persen tadi malam,” kata Analis Pasar Commsec, Steven Daghlian kepada investor dalam laporan pasar pagi.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia membaik setelah dua hari berturut-turut mengalami kerugian dengan saham Commonwealth Bank naik 0,79 persen, Westpac Bank naik 0,68 persen, National Australia Bank naik 0,84 persen dan ANZ naik 0,76 persen.

Saham-saham pertambangan memperoleh momentum dengan BHP naik 0,05 persen, Rio Tinto naik 0,10 persen, Fortescue Metals naik 0,45 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,89 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas reli dengan Woodside Petroleum naik 0,44 persen, Santos naik 0,59 persen, dan Oil Search naik 0,65 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia juga terangkat dengan Wesfarmers naik 0,15 persen dan Woolworths naik 0,53 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 0,77 persen, operator penerbangan nasional Qantas menguat 1,24 persen dan perusahaan biomedis CSL bertambah 0,67 persen. Demikian laporan yang  dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street bervariasi, investor tunggu kesaksian Powell di Kongres

Baca juga: Harga emas naik jelang kesaksian Ketua Federal Reserve di Kongres

Baca juga: Dolar terus menguat jelang kesaksian ketua bank sentral AS

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street bervariasi, investor tunggu kesaksian Powell di Kongres

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena para pelaku pasar menunggu kesaksian kebijakan moneter Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell kepada Kongres Amerika Serikat (AS), dalam upaya mencari lebih banyak sinyal untuk pergerakan penurunan suku bunga lebih lanjut.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 22,65 poin atau 0,08 persen, menjadi berakhir di 26.783,49 poin. Indeks S&P 500 naik 3,68 poin atau 0,12 persen, menjadi berakhir di 2.979,63 poin. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 43,35 poin atau 0,54 persen, menjadi ditutup di 8.141,73 poin.

Saham Netflix naik 1,0 persen, setelah layanan streaming video AS itu mengumumkan rekor pemirsa tertinggi sesi tiga dari pertunjukan aslinya “Stranger Things.”

Saham 3M turun hampir 2,1 persen, ketika bank investasi Kanada RBC Capital Markets menurunkan peringkat saham perusahaan menjadi “sector perform” dari “outperform”, karena “erosi” reputasi konglomerat AS sebagai “industri defensif, berkualitas tinggi.”

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan sektor real estat naik lebih dari 0,6 persen, memimpin kenaikan.

Investor sedang menunggu kesaksian setengah tahunan Ketua Fed Jerome Powell selama dua hari ke depan. Powell dijadwalkan untuk bersaksi di depan Komite Jasa Keuangan pada Rabu waktu setempat.

Pasar telah mempertimbangkan penurunan suku bunga potensial oleh The Fed pada pertemuan kebijakan 30-31 Juli. Namun laporan ketenagakerjaan yang kuat yang dirilis pada 5 Juli telah menurunkan ekspektasi penurunan suku bunga yang lebih agresif.

Kesaksian ini diharapkan akan menjelaskan bagaimana bank sentral akan menetapkan langkah-langkah pelonggaran akhir bulan ini.

Di sisi ekonomi, lowongan pekerjaan AS sedikit menurun ke tingkat disesuaikan secara musiman 7,32 juta pada hari kerja terakhir Mei secara bulan ke bulan, kata Departemen Tenaga Kerja pada Selasa (9/7).

Tingkat lowongan pekerjaan adalah 4,6 persen, turun dari 4,7 persen pada April. Lowongan pekerjaan menurun di sejumlah industri dengan penurunan terbesar dalam konstruksi, transportasi, pergudangan, dan utilitas, real estat, serta penyewaan dan sewa guna usaha. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Dolar terus menguat jelang kesaksian ketua bank sentral AS

Baca juga: Minyak naik di tengah ketegangan geopolitik dan khawatir permintaan

Baca juga: Harga emas naik jelang kesaksian Ketua Federal Reserve di Kongres

Bursa AS Anjlok Pasca-Pilpres

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga emas naik jelang kesaksian Ketua Federal Reserve di Kongres

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit lebih tinggi pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena investor menunggu kesaksian Ketua Federal Reserve (Fed) AS Jerome Powell mengenai kebijakan moneter.

Investor menantikan kesaksian setengah tahunan Ketua The Fed Jerome Powell selama dua hari ke depan dalam upaya mencari lebih banyak sinyal untuk pergerakan penurunan suku bunga lebih lanjut. Powell dijadwalkan akan bersaksi di depan Komite Jasa Keuangan Amerika Serikat pada Rabu waktu setempat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 0,50 dolar AS atau 0,04 persen, menjadi ditutup pada 1.400,50 dolar AS per ounce.

Selama sesi sebelumnya, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun 0,10 dolar AS atau 0,01 persen, menjadi menetap pada 1.400,00 dolar AS per ounce, yang juga mencerminkan sikap pendekatan tunggu dan lihat di pasar.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 9,75 sen atau 0,64 persen, menjadi ditutup pada 15,147 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 5,30 dolar AS atau 0,65 persen, menjadi menetap di 815,10 dolar AS per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Prancis melemah, saham Renault dan Peugeot jatuh

Baca juga: Bursa saham Spanyol rontok, Indeks IBEX-35 ditutup turun 0,12 persen

Harga Emas Turun Dipicu Faktor Global

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Minyak naik di tengah ketegangan geopolitik dan khawatir permintaan

Kekhawatiran ekonomi baru dan penguatan dolar AS membuat harga minyak di bawah tekanan

New York (ANTARA) – Harga minyak global sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena ketegangan di Timur Tengah mendukung pasar, sementara keuntungan dipangkas oleh kekhawatiran atas kemungkinan perlambatan permintaan energi.

Patokan Amerika Serikat (AS), minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus naik 17 sen menjadi menetap pada 57,83 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara patokan internasional, minyak mentah Brent untuk pengiriman September naik 5 sen menjadi ditutup pada 64,16 dolar per barel di London ICE Futures Exchange.

Iran mengumumkan pada Senin (8/7) bahwa mereka telah meningkatkan konsentrasi uraniumnya yang diperkaya menjadi 4,5 persen, melewati batas 3,67 persen yang ditetapkan oleh kesepakatan nuklir penting 2015 dengan kekuatan utama dunia.

Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan pada Selasa (9/7) bahwa negaranya akan terus menumpuk tekanan ekonomi terhadap Iran dan membela kepentingan AS ketika Teheran melangkah lebih jauh untuk membahayakan kesepakatan nuklir.

Prancis, Jerman, Inggris dan Perwakilan Tinggi Uni Eropa pada Selasa (9/7) menyatakan “keprihatinan mendalam” atas langkah baru Iran untuk meningkatkan konsentrasi uranium yang diperkaya di luar batas yang disepakati, menyerukan pertemuan mendesak komisi bersama tentang masalah ini.

Setahun setelah Amerika Serikat keluar secara sepihak dari perjanjian nuklir, Iran menarik diri dari bagian perjanjian nuklir pada 8 Mei dan mengancam tindakan lebih lanjut jika kepentingannya berdasarkan pakta tidak dapat dijamin.

Harga minyak naik karena pelaku pasar khawatir bahwa meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dapat mengganggu aliran minyak. Sementara itu, para pedagang terus khawatir atas perlambatan ekonomi global, yang akan berdampak pada permintaan minyak, para ahli mencatat.

“Kekhawatiran ekonomi baru dan penguatan dolar AS membuat harga minyak di bawah tekanan,” analis di Commerzbank mengatakan dalam sebuah catatan pada Selasa (9/7). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Harga emas naik jelang kesaksian Ketua Federal Reserve di Kongres

Wapres Harap Harga Minyak Stabil

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019