IHSG akhir pekan ditutup menguat dipicu surplus neraca perdagangan

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada akhir pekan ini dipicu surplus neraca perdagangan pada Februari 2019.

IHSG ditutup menguat sebesar 47,92 poin atau 0,75 persen menjadi 6.461,18, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 10,62 poin atau 1,06 persen menjadi 1.014,81.

“Surplus neraca dagang jadi sentimen utama penguatan pergerakan IHSG hari ini,” kata analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Jumat.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan internasional Indonesia pada Februari 2019 mencapai 330 juta dolar AS, dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami defisit.

Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau sepanjang hari hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham investor asing yang ditunjukkan dengan aksi beli bersih atau “net foreign buy” sebesar Rp389,3 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 407.847 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,9 miliar lembar saham senilai Rp11,42 triliun. Sebanyak 227 saham naik, 176 saham menurun, dan 124 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional Asia juga “menghijau”. Indeks Nikkei menguat 163,83 poin (0,75 persen) ke 21.450,85, indeks Hang Seng menguat 160,87 poin (0,56 persen) ke 29.012,26, dan indeks Straits Times menguat 2,26 poin (1,04 persen) ke posisi 3.200,18.**1***
(T.C005/ )

Pewarta: Citro Atmoko

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019