IHSG ditutup “menghijau” di akhir pekan

Penguatan IHSG pada hari ini lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal, yakni terkait dengan meredanya sentimen US-China trade war

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ditutup “menghijau” dalam tiga hari berturut-turut.

IHSG ditutup menguat 7,46 poin atau 0,12 persen ke posisi 6.282,13. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 0,67 poin atau 0,07 persen menjadi 991,03.

“Penguatan IHSG pada hari ini lebih dipengaruhi oleh faktor eksternal, yakni terkait dengan meredanya sentimen US-China trade war. Direncanakan pada September mendatang akan diagendakan pertemuan bilateral antara AS-China di Washington dalam rangka renegosiasi dagang,” kata Analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta, Jumat.

Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau sepanjang hari hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli asing bersih atau net foreign buy sebesar Rp63,84 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 428.803 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 13,42 miliar lembar saham senilai Rp6,74 triliun. Sebanyak 200 saham naik, 172 saham menurun, dan 162 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei menguat 91,47 poin (0,44 persen) ke 20.684,82 dan Indeks Hang Seng melemah 181,47 poin (0,69 persen) ke 25.939,3.

Baca juga: Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng ditutup turun 0,69 persen

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019