Pasar saham Aussie dibuka lebih rendah terseret sektor keuangan

Sydney (ANTARA) –

Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi, terseret sektor keuangan yang turun lebih dari 1,5 persen.

Pada pukul 11.00 waktu setempat, indeks acuan S&P/ ASX 200 turun 25,90 poin atau 0,41 persen menjadi diperdagangkan di 6.285,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 22,80 poin atau 0,36 persen pada 6.370,30 poin.

Saham sektor perawatan kesehatan, kebutuhan pokok konsumen dan komunikasi mengimbangi beberapa kerugian, sementara sektor energi, utilitas dan bank melemah.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 2,79 persen, ANZ turun 3,64 persen, National Australia Bank turun 1,12 persen, dan Westpac Bank turun 0,29 persen.

Saham-saham pertambangan bervariasi, dengan Rio Tinto naik 0,20 persen, Fortescue Metals turun 0,27 persen, BHP turun 0,46 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,33 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melemah, dengan Oil Search turun 1,32 persen, Santos turun 0,72 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,52 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia menguat, dengan Coles naik 0,95 persen, dan Woolworths naik 0,41 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 0,88 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas turun 0,37 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 1,14 persen.

Baca juga: Bursa saham Australia merosot tajam, terseret saham bank dan tambang

Baca juga: Bursa Australia jatuh terendah, akibat ketegangan perdagangan

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo dibuka melemah tetekan kekhawatiran prospek ekonomi global

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi, meskipun saham-saham AS berayun ke wilayah positif akhir pekan lalu, karena kekhawatiran investor tentang prospek ekonomi global terus berlanjut di tengah ketegangan perdagangan.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 196,19 poin atau 0,92 persen, dibandingkan dengan tingkat penutupan akhir pekan lalu, menjadi diperdagangkan di 21.148,73 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo berkurang 10,16 poin atau 0,66 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.539,26 poin.

Saham-saham kredit konsumen, produk logam serta yang terkait produk minyak dan batubara paling banyak mengalami penurunan di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Baca juga: Cemaskan pertumbuhan global, bursa saham Tokyo dibuka melemah tajam

Baca juga: Nikkei jatuh tertekan kekhawatiran ketegangan perdagangan AS-China

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Flash – IHSG Senin dibuka menguat 16,28 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin dibuka menguat 16,28 poin atau 0,26 persen ke posisi 6.225,4.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 3,9 poin atau 0,4 persen menjadi 976,85.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak turun di Asia di tengah kebuntuan perdagangan AS-China

Sydney (ANTARA) – Harga minyak berjangka turun di perdagangan Asia pada Senin pagi, tertekan oleh kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi global di tengah kebuntuan dalam pembicaraan perdagangan China dan Amerika Serikat.

Minyak mentah berjangka Brent berada di 70,49 dolar AS per barel pada pukul 00.13 GMT (07.13 WIB), turun 12 sen AS atau 0,2 persen dari penutupan terakhir mereka. Brent mengakhiri sesi sebelumnya sedikit berubah.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS diperdagangkan di 61,31 dolar AS per barel, turun 27 sen AS atau 0,4 persen, dari penyelesaian sebelumnya. WTI menutup sesi terakhir dengan stabil.

Amerika Serikat dan China menghadapi kebuntuan perundingan perdagangan pada Minggu (12/5) ketika Washington menuntut janji perubahan konkret terhadap undang-undang China dan Beijing mengatakan tidak akan menelan “buah pahit” yang merugikan kepentingannya.

Konflik perdagangan antara dua ekonomi utama dunia itu meningkat pada Jumat (10/5), karena Amerika Serikat menaikkan tarif impor barang-barang China senilai 200 miliar dolar AS setelah Presiden Donald Trump mengatakan Beijing “melanggar kesepakatan” dengan mengingkari komitmen sebelumnya yang dibuat selama negosiasi berbulan-bulan.

Amerika Serikat dan China bersama-sama menyumbang 34 persen dari konsumsi minyak global pada kuartal pertama 2019, data dari Badan Energi Internasional (IEA) menunjukkan.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah awal pekan terkoreksi seiring pelemahan mata uang Asia

Neraca transaksi berjalan tercatat defisit sebesar 2,6 persen dari PDB, membaik dibandingkan Q4-2018 yang tercatat defisit 3,59 persen dari PDB tetapi relatif masih tinggi dibandingkan Q1-2018 yang sebesar defisit 2,01 persen dari PDB

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan ini kembali terkoreksi seiring pelemahan mata uang Asia.

Rupiah Senin pagi melemah 21 poin atau 0,15 persen menjadi Rp14.348 per dolar AS, dibandingkan hari sebelumnya Rp14.327 per dolar AS.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Senin, mengatakan, pelemahan rupiah terjadi pasca rilis data neraca transaksi berjalan (current account) yang dirilis oleh Bank Indonesia akhir pekan lalu.

“Neraca transaksi berjalan tercatat defisit sebesar 2,6 persen dari PDB, membaik dibandingkan Q4-2018 yang tercatat defisit 3,59 persen dari PDB tetapi relatif masih tinggi dibandingkan Q1-2018 yang sebesar defisit 2,01 persen dari PDB,” ujar Lana.

Dari eksternal, inflasi Amerika Serikat (AS) pada April 2019 tercatat 2 persen (tahun ke tahun/yoy), naik dari 1,9 persen (yoy) pada Maret 2019, tetapi masih dibawah proyeksi 2,1 persen (yoy).

Angka inflasi April tersebut merupakan yang tertinggi sejak November 2018. Kenaikan inflasi ini karena naiknya harga minyak mentah.

Sementara itu, secara bulanan inflasi AS pada April tercatat 0,3 persen (bulan ke bulan/mom), melambat dibandingkan Maret 0,4 persen (mom)

“Inflasi AS ini masih sangat aman dan belum menjadi kekawatiran naiknya suku bunga The Fed, yang justru berpotensi turun diantaranya karena ‘tekanan’ permintaan Presiden Trump,” kata Lana.

Lana memprediksi, pada Senin (13/5) ini rupiah masih berpotensi menguat di kisaran Rp14.300 per dolar AS sampai Rp14.320 per dolar AS.

Mata uang Asia antara lain yuan melemah 0,44 persen terhadap dolar AS, won melemah 0,8 persen, dolar Singapura 0,19 persen, dan baht 0,12 persen. Sedangkan yen menguat 0,18 persen terhadap dolar AS.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Asia dan yuan jatuh menyusul kebuntuan pembicaraan perdagangan

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Asia jatuh dan saham berjangka AS tergelincir pada perdagangan Senin pagi, di tengah meningkatnya ketidakpastian mengenai apakah Amerika Serikat dan China akan dapat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang mereka yang meningkat.

Amerika Serikat dan China menghadapi kebuntuan perundingan perdagangan pada Minggu (12/5/2019) ketika Washington menuntut janji perubahan konkret terhadap undang-undang China dan Beijing mengatakan tidak akan menelan “buah pahit” yang merugikan kepentingannya.

E-Mini berjangka untuk S&P 500 turun 1,0 persen

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,4 persen, mendekati level terendah dua bulan pada Kamis (9/5/2019).

Saham-saham China jatuh, dengan indeks acuan Komposit Shanghai Composite dan saham-saham unggulan atau blue-chips CSI 300 masing-masing turun 1,4 persen dan 1,6 persen, sementara pasar keuangan Hong Kong ditutup untuk hari liburan.

Indeks Nikkei 225 Jepang merosot sebanyak 1,0 persen hingga mencapai level terendah sejak 28 Maret. Terakhir diperdagangkan turun 0,5 persen.

Imbal hasil obligasi 10-tahun AS yang dijadikan acuan turun ke 2,441 persen, sebagian sebagai tempat yang aman tetapi juga pada spekulasi bahwa perang dagang yang meningkat akan memberikan lebih banyak tekanan pada pertumbuhan global dan dengan demikian menjaga bank sentral utama tetap akomodatif.

Presiden Donald Trump mencuit pada Minggu (12/5/2019) bahwa Amerika Serikat adalah “tepat di mana kita ingin bersama China,” menambahkan bahwa Beijing “melanggar kesepakatan dengan kami” dan kemudian berusaha untuk menegosiasikan kembali.

Perang perdagangan antara dua ekonomi utama dunia itu meningkat pada Jumat (10/5/2019), karena Amerika Serikat menaikkan tarif impor atas barang-barang China senilai 200 miliar dolar AS setelah Trump mengatakan Beijing “melanggar kesepakatan” dengan mengingkari komitmen sebelumnya. China telah berjanji untuk membalas, tanpa memberikan perinciannya.

Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan kepada sebuah program Fox News bahwa China perlu menyetujui ketentuan penegakan hukum yang “sangat kuat” untuk kesepakatan akhir dan mengatakan bahwa yang menjadi masalah adalah keengganan Beijing untuk melakukan perubahan hukum yang telah disepakati. Kudlow mengatakan tarif AS akan tetap berlaku sementara negosiasi berlanjut.

Beijing tetap menantang.

“Pembicaraan sedang berlangsung, tetapi basis kasus kami adalah untuk kemajuan terbatas dan pembalasan China. Kami melihat risiko yang signifikan untuk semua impor dari China akan dikenakan tarif selama sebulan atau lebih,” kata Michael Hanson, kepala strategi makro global di TD Securities.

“Reaksi pasar pada akhirnya akan tergantung pada apakah China dan AS terus bernegosiasi, apakah sisa impor 325 miliar dolar AS dari China juga mendapatkan tarif, bagaimana China membalas, dan apa yang terjadi pada (bagian) 232 tarif otomotif.”

Di bawah skenario itu, renminbi kemungkinan akan jatuh antara 5 -6 persen terhadap dolar AS dalam tiga bulan mendatang, kata Hanson, sebagai penyerap goncangan terhadap dampak ekonomi dari tarif yang lebih berat.

Yuan China di pasar luar negeri jatuh ke level terendah dalam lebih dari empat bulan di 6,88 terhadap dolar. Terakhir turun 0,4 persen pada 6,872 per dolar.

Mata uang utama lainnya relatif tenang, dengan safe-haven yen masih didukung tetapi tidak agresif. Dolar bertahan di 109,74 yen, turun 0,2 persen sejauh hari ini dan sedikit di atas palung 14-minggu di 109,46.

Euro stabil di 1,1233 dolar, sementara dolar sedikit berubah terhadap sekeranjang mata uang di 97,296.

“Jika ada kekurangan kemajuan (dalam pembicaraan perdagangan AS-China) selama beberapa minggu mendatang, mata uang Asia akan mendapat tekanan lebih lanjut,” kata Khoon Goh, kepala penelitian Asia di ANZ Research, sambil menambahkan bahwa timnya tidak mengharapkan yuan akan menembus level psikologis 7,0 per dolar.

“Sementara kami berharap yang terbaik, kasus dasar kami sekarang untuk Amerika Serikat dan China gagal mencapai kesepakatan, yang berarti tarif akan dinaikkan pada sisa ekspor China ke Amerika Serikat.”

Di pasar komoditas, harga minyak lebih lemah sejalan dengan sentimen umum dari penghindaran risiko. Minyak mentah AS terakhir turun 0,1 persen pada 61,54 dolar AS per barel, sedangkan minyak mentah Brent berjangka datar di 70,65 dolar AS.

Emas spot menguat 0,1 persen menjadi 1.286,59 dolar AS per ounce.

Di sisi lain, mata uang digital mempertahankan sebagian besar keuntungan besar yang diperoleh selama akhir pekan.

Bitcoin melonjak lebih dari 10 persen pada Sabtu (11/5/2019) dan menandai tertinggi sembilan bulan di 7.585,00 dolar pada Minggu (12/5/2019) sebelum memotong keuntungannya. Terakhir dikutip pada 7.041,05 dolar AS, naik 1,0 persen.

Baca juga: Pasar saham Asia berbalik jatuh setelah Trump janji naikkan tarif

Baca juga: Yuan China melemah jadi 6,7954 terhadap dolar AS

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham perbankan seret bursa Aussie berakhir lebih rendah

Keuangan sejauh ini merupakan beban utama bagi pasar lokal karena beberapa alasan berbeda

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin, karena kemerosotan sektor perbankan mengimbangi kenaikan di sejumlah sektor utama lainnya.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 13,30 poin atau 0,21 persen menjadi 6.297,60 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 11,80 poin atau 0,18 persen menjadi 6.381,30 poin.

“Keuangan sejauh ini merupakan beban utama bagi pasar lokal karena beberapa alasan berbeda,” kata analis pasar Commsec, James Tao.

“Sejumlah bank besar melakukan perdagangan ex-dividen minggu ini dengan ANZ Bank dan Macquarie Group hari ini.”

Saham bank Commonwealth merosot karena rilis pembaruan kuartal ketiga yang lebih lemah dari perkiraan perusahaan.

Sementara itu, sebut Xinhua, sektor material dan industri melonjak seperti halnya layanan kesehatan dan komunikasi, membatasi kerugian yang lebih luas untuk indeks.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 2,52 persen, ANZ turun 3,89 persen, National Australia Bank turun 1,97 persen, dan Westpac Bank turun 0,37 persen.

Saham-saham pertambangan bervariasi, dengan Rio Tinto naik 0,80 persen, Fortescue Metals turun 0,13 persen, BHP naik 0,35 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,51 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas sebagian besar lebih rendah, dengan Oil Search turun 0,79 persen, Santos tidak berubah, dan Woodside Petroleum turun 0,45 persen.

Supermarket terbesar Australia menguat, dengan Coles naik 0,55 persen, dan Woolworths naik 0,55 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 1,17 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas turun 0,19 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 1,42 persen.

Baca juga: Pasar saham Aussie dibuka lebih rendah terseret sektor keuangan

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Tokyo merosot, Indeks Nikkei 225 ditutup turun 0,72 persen

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangani Senin, karena sentimen pasar tertekan oleh meningkatnya kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan ekonomi global di tengah ketegangan perdagangan Amerika Serikat dan China.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 153,64 poin atau 0,72 persen, dari tingkat penutupan akhir pekan lalu (10/5/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.191,28 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 8,28 poin atau 0,53 persen, menjadi berakhir pada 1.541,14 poin.

Saham-saham perusahaan kredit konsumen, besi dan baja, serta yang terkait dengan pulp dan kertas paling banyak mencatat penurunan pada akhir perdagangan.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul rontok, Indeks KOSPI ditutup turun 1,38 persen

Seoul (ANTARA) – Saham-saham Seoul berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 1,38 persen atau 29,03 poin, menjadi 2.079,01 poin.

Volume perdagangan mencapai 494 juta saham senilai 4,5 triliun won (3,5 miliar dolar AS).

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.187,5 won terhadap greenback, turun 10,5 won dari tingkat penutupan akhir pekan lalu (10/5/2019).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China ditutup melemah, indeks Shanghai turun 1,21 persen

Indeks Komponen Shenzhen merosot 1,43 persen menjadi berakhir di 9.103,36 40 poin

Beijing (ANTARA) – Pasar saham China ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin, dengan Indeks Komposit Shanghai turun 1,21 persen menjadi 2.903,71 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China merosot 1,43 persen menjadi berakhir di 9.103,36 40 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, kehilangan 2,01 persen menjadi ditutup pada 1.503,06 poin.

Baca juga: Pasar saham China dibuka lebih rendah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG ditutup melemah 1,19 persen dipicu sentimen perang dagang

Perang dagang sebenarnya sudah jalan. Karena itu arus dana asing berpindah kembali ke AS

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup melemah dipicu sentimen perang dagang Amerika Serikat dan China.

IHSG ditutup melemah 73,72 poin atau 1,19 persen ke posisi 6.135,4. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 12,12 poin atau 1,25 persen menjadi 960,87.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Senin, mengatakan, kenaikan tarif oleh AS terhadap barang-barang China senilai 200 miliar dolar AS dari 10 persen menjadi 25 persen mulai Jumat (10/5/2019) lalu menjadi sentimen negatif bagi IHSG.

“Perang dagang sebenarnya sudah jalan. Karena itu arus dana asing berpindah kembali ke AS,” ujar William.

Analis Indopremier Sekuritas Mino mengatakan, perundingan antara AS dan China pada akhir pekan lalu memang memengaruhi pergerakan IHSG dan juga bursa saham regional Asia.

“Sekarang tinggal China membalas atau tidak,” ujar Mino.

Dibuka menguat, IHSG hanya bertahan satu jam dan kemudian melemah dan terus berada di zona merah hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau “net foreign sell” sebesar Rp694,78 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 383.950 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 10,43 miliar lembar saham senilai Rp6,66 triliun. Sebanyak 129 saham naik, 279 saham menurun, dan 123 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei melemah 153,64 poin (0,72 persen) ke 21.191,28 dan indeks Straits Times melemah 39,22 poin (1,2 persen) ke posisi 2.903,71.

Baca juga: IHSG dibuka menguat ditengah koreksi bursa Asia

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia merosot, Indeks KCLI ditutup turun 0,57 persen

Kuala Lumpur (ANTARA) – Bursa saham Malaysia ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) turun 9,18 poin atau 0,57 persen, menjadi 1.601,09 poin.

Laporan yang dikutip dari Xinhua menyebutkan Indeks Emas bergerak turun 100,42 poin atau 0,88 persen, menjadi berakhir di 11.274,54 poin.

Sebanyak 140 saham berhasil membukukan keuntungan, 815 saham mengalami kerugian dan 260 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi meningkat menjadi 2,48 miliar saham senilai 1,65 miliar ringgit Malaysia (395,53 juta dolar AS), dibandingkan dengan 2,29 miliar saham senilai 1,84 miliar ringgit Malaysia (443,37 juta dolar AS) pada Jumat lalu (10/5/2019).

Baca juga: Bursa saham Seoul rontok, Indeks KOSPI ditutup turun 1,38 persen

Baca juga: Bursa Tokyo merosot, Indeks Nikkei 225 ditutup turun 0,72 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Singapura merosot, Indeks Straits Times turun 1,2 persen

Secara teknis, Strait Times Index melayang di bawah rata-rata pergerakan 50 hari di 3,278 poin…

Singapura (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Singapura berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin, dengan indikator utama Indeks STI (Strait Times Index) turun 1,2 persen atau 39,22 poin menjadi 3.234,28 poin.

Volume perdagangan mencapai 760,37 juta saham senilai satu miliar dolar Singapura (sekitar 731 juta dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 279 saham berbanding 118 saham.

Maybank-Kim Eng Research mengatakan “Secara teknis, Strait Times Index melayang di bawah rata-rata pergerakan 50 hari di 3,278 poin, dengan tingkat dukungan berikutnya 3,210 poin. Overhead resistance terletak di 3,350 poin.” Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Malaysia merosot, Indeks KCLI ditutup turun 0,57 persen

Baca juga: Bursa Tokyo merosot, Indeks Nikkei 225 ditutup turun 0,72 persen

Baca juga: Bursa saham Seoul rontok, Indeks KOSPI ditutup turun 1,38 persen
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul ditutup 0,29 persen lebih tinggi

Seoul (ANTARA) – Saham-saham Seoul berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik 0,29 persen atau 6,03 poin, menjadi 2.108,04 poin.

Volume perdagangan mencapai 701,7 juta saham senilai 6,2 triliun won (5,3 miliar dolar AS).

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.177,0 won terhadap dolar AS, naik 2,8 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo ditutup turun tertekan kekhawatiran prospek ekonomi global

Indeks acuan Nikkei 225 turun 57,21 poin atau 0,27 persen menjadi 21.344,92 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat, menghapus kenaikan awal karena sentimen investor berbalik ke arah penghindaran risiko menyusul peningkatan kekhawatiran tentang prospek ekonomi global.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 57,21 poin atau 0,27 persen, dari tingkat penutupan Kamis (9/5/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.344,92 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 1,29 poin atau 0,08 persen, menjadi berakhir pada 1.549,42 poin.

Saham-saham produsen makanan, instrumen presisi, dan logam non besi paling banyak mencatat penurunan pada saat penutupan perdagangan.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka lebih tinggi karena perusahaan laporkan laba kuat

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup menguat, Hang Seng naik 0,84 persen

Nilai transaksi mencapai 125,03 miliar dolar Hong Kong atau sekitar 15,93 miliar dolar AS

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) menguat 0,84 persen atau 239,17 poin, menjadi 28.550,24 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara 28.203,22 poin hingga 28.833,45 poin, dengan nilai transaksi mencapai 125,03 miliar dolar Hong Kong (sekitar 15,93 miliar dolar AS), dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Saham Tokyo ditutup turun tertekan kekhawatiran prospek ekonomi global

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Prancis merosot, Indeks CAC-40 ditutup jatuh 1,93 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis (9/5/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris jatuh 1,93 persen atau 104,43 poin, menjadi 5.313,16 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks CAC-40, tercatat 38 saham mengalami penurunan harga.

Perusahaan elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok sebesar 5,01 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan perbankan Prancis Credit Agricole yang jatuh sebesar 4,54 persen, dan pemasok komponen otomotif multinasional Prancis Valeo merosot sebesar 4,51 persen.

Sementara itu, hanya dua saham unggulan yang berhasil membukukan keuntungan, yaitu perusahaan farmasi multinasional Prancis Sanofi serta perusahaan jasa makanan dan manajemen fasilitas Prancis Sodexo, yang masing-masing naik 0,16 persen dan 0,05 persen.

Baca juga: Analis: IHSG melemah dipicu dampak AS naikkan tarif impor barang China

Baca juga: Wall Street dibuka melemah, investor khawatir perdagangan global

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Inggris melemah, Indeks FTSE 100 berakhir turun 0,87 persen

London (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis (9/5/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 0,87 persen atau 63,59 poin, menjadi 7.207,41 poin.

Centrica, sebuah perusahaan energi dan jasa multinasional Inggris, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya kehilangan 10,29 persen.

Diikuti oleh saham Informa, perusahaan multinasional dan perusahaan penerbitan Inggris, jatuh 4,58 persen, serta Admiral Group, sebuah perusahaan asuransi motor, turun 4,17 persen.

Sementara itu, Barratt Developments, salah satu perusahaan pengembang properti residensial terbesar di Inggris, meningkat 2,39 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan asuransi RSA Insurance Group dan perusahaan barang-barang konsumei Imperial Brands, yang masing-masing bertambah 2,25 persen dan 2,16 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Analis: IHSG melemah dipicu dampak AS naikkan tarif impor barang China

Baca juga: Bursa saham Prancis merosot, Indeks CAC-40 ditutup jatuh 1,93 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Jerman rontok, Indeks DAX-30 ditutup jatuh 1,69 persen

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis (9/5/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 1,69 persen atau 206,01 poin, menjadi 12.973,92 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan perusahaan pemasok komponen otomotif Continental mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 5,32 persen.

Disusul oleh saham perusahaan asuransi dan jasa keuangan Allianz serta produsen semikonduktor Infineon Technologies, yang masing-masing kehilangan 4,87 persen dan 4,60 persen.

Di sisi lain, asosiasi pengembangan perumahan Vonovia menguat sebesar 2,69 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement dan perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE, yang masing-masing naik sebesar 0,46 persen dan 0,44 persen.

Pabrikan otomotif Daimler adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 386,4 juta euro (428,9 juta dolar AS).

Baca juga: Analis: IHSG melemah dipicu dampak AS naikkan tarif impor barang China

Baca juga: Bursa Inggris melemah, Indeks FTSE 100 berakhir turun 0,87 persen

Baca juga: Bursa saham Prancis merosot, Indeks CAC-40 ditutup jatuh 1,93 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Spanyol merosot, Indeks IBEX-35 ditutup jatuh 1,43 persen

Madrid (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Spanyol ditutup lebih lemah pada perdagangan Kamis (9/5/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid berkurang 1,43 persen atau 131,80 poin, menjadi 9.095,20 poin setelah dibuka di 9.227,00 poin.

Sebanyak 29 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mengalami penurunan harga, sementara enam saham lainnya berhasil mencatat kenaikan harga.

Perusahaan produsen baja Arcelormittal menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 6,29 persen.

Disusul oleh saham perusahaan teknik, desain dan konstruksi Tecnicas Reunidas, yang merosot 4,03 persen, serta kelompok perusahaan farmasi dan rumah sakit Grifols, turun 3,69 persen.

Di sisi lain, perusahaan produsen selulosa dan energi Ence Energia y Celulosa meningkat 4,61 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham Viscofan, yang juga memproduksi selulosa, melihat nilai sahamnya menguat 1,49 persen, serta saham di perusahaan infrastruktur Acciona naik 1,20 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Analis: IHSG melemah dipicu dampak AS naikkan tarif impor barang China

Baca juga: Bursa saham Jerman rontok, Indeks DAX-30 ditutup jatuh 1,69 persen

Baca juga: Bursa Inggris melemah, Indeks FTSE 100 berakhir turun 0,87 persen

Baca juga: Bursa saham Prancis merosot, Indeks CAC-40 ditutup jatuh 1,93 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Emas berjangka menguat setelah ekuitas dan dolar AS turun

Ketika pasar ekuitas membukukan kerugian tajam, logam mulia biasanya akan naik, karena investor mencari aset-aset safe haven seperti emas untuk memarkir investasi.

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat kembali pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) setelah sehari sebelumnya jatuh, ditopang oleh penurunan di pasar ekuitas AS dan pelemahan dolar AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni naik 3,8 dolar AS atau 0,3 persen, menjadi ditutup pada 1.285,20 dolar AS per ounce.

Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan lebih dari 100 poin pada perdagangan Kamis (9/5/2019). Dua indikator utama saham Wall Street lainnya, S&P 500 dan Nasdaq, mengikuti kejatuhan Dow karena kekhawatiran atas gesekan perdagangan global.

Ketika pasar ekuitas membukukan kerugian tajam, logam mulia biasanya akan naik, karena investor mencari aset-aset safe haven seperti emas untuk memarkir investasi.

Sementara itu, indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,21 persen menjadi 97,39 tidak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas, memberikan dukungan tambahan bagi logam mulia.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 8,9 sen AS atau 0,6 persen menjadi 14,773 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 13 dolar AS atau 1,5 persen, menjadi ditutup pada 851,40 dolar AS per ounce.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street ditutup turun, investor khawatir perdagangan global

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street lebih rendah pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor mencemaskan perkembangan dalam perdagangan global menyusul meningkatnya perselisihan antara Amerika Serikat (AS) dengan China.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 138,97 poin atau 0,54 persen menjadi  25.828,36 poin. Indeks S&P 500 berkurang 8,70 poin atau 0,30 persen menjadi 2.870,72 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup merosot 32,73 poin atau 0,41 persen menjadi 7.910,59 poin.

Sembilan dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 diperdagangkan lebih rendah di sekitar penutupan pasar, dengan sektor material turun sekitar 0,8 persen, memimpin kerugian.

Mayoritas dari 30 saham unggulan atau blue-chips di Indeks Dow Jones memperpanjang kerugian mereka, dengan saham raksasa manufaktur AS 3M turun hampir 1,9 persen, berada di antara saham-saham yang berkinerja terburuk.

Saham Intel turun lebih dari 5,3 persen, setelah manajemen pabrikan chip AS itu memberikan prospek tiga tahun yang suram.

Perusahaan memperkirakan kisaran persentase pertumbuhan “satu digit” baik dalam pendapatan maupun laba per saham selama tiga tahun ke depan, karena melemahnya penjualan chip PC datar.

Sementara itu, saham Chevron naik lebih dari 3,1 persen, setelah raksasa energi AS itu memutuskan untuk tidak bersaing mengakuisisi Anadarko Petroleum, karena yang terakhir menunjukkan lebih tertarik pada saingannya Occidental Petroleum.

Di sisi ekonomi, defisit perdagangan internasional AS dalam barang dan jasa naik menjadi 50 miliar dolar AS pada Maret, bertambah 0,7 miliar dolar AS dibandingkan dengan Februari. Kenaikan Maret mencerminkan peningkatan defisit barang dan penurunan surplus jasa-jasa, Biro Sensus Amerika Serikat mengatakan pada Kamis (9/5/2019).

Klaim pengangguran AS turun pada periode minggu lalu dan tingkat pengangguran sedikit berubah pada akhir April, kata Departemen Tenaga Kerja AS, Kamis (9/5/2019). Pada pekan yang berakhir 4 Mei, jumlah orang yang mengajukan tunjangan pengangguran turun menjadi 228.000, sedikit lebih rendah 2.000 dari minggu sebelumnya.

Tingkat pengangguran yang disesuaikan secara musiman mencapai 1,2 persen untuk minggu yang berakhir 27 April, tidak berubah dari minggu sebelumnya. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Spanyol merosot, Indeks IBEX-35 ditutup jatuh 1,43 persen

Baca juga: Analis: IHSG melemah dipicu dampak AS naikkan tarif impor barang China

Baca juga: Dolar melemah dipicu kekhawatiran konflik dagang AS-China memanas

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak “rebound,” Trump hidupkan kembali harapan investor

Itu sebabnya OPEC agak pelit dengan barel

Houston (ANTARA) – Minyak berjangka Brent sedikit lebih tinggi pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), rebound dari penurunan setelah Presiden Donald Trump menghidupkan kembali harapan investor bahwa Amerika Serikat (AS) bahwa mungkin tidak menaikkan tarif pada impor dari China, sebuah langkah yang dapat menekan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi permintaan minyak.

Perselisihan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia dan penurunan tajam di pasar ekuitas global telah memukul harga minyak, melebihi ketegangan geopolitik dan pengurangan pasokan yang telah menurunkan pasokan global dari Amerika Latin, Afrika, dan Timur Tengah.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli menetap dua sen lebih tinggi di 70,39 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, berbalik naik dari terendah sesi 69,40 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Juni turun 42 sen menjadi ditutup di 61,70 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Harga-harga memantul dari terendah sesi setelah Trump mengatakan dia menerima “surat indah” dari Presiden China Xi Jinping. Trump mengutip surat itu dengan mengatakan, “Mari bekerja sama, mari kita lihat apakah kita bisa menyelesaikan sesuatu.”

Surat itu mengangkat harapan para investor bahwa Washington dan Beijing dapat mencapai kesepakatan perdagangan, kata Direktur Berjangka Energi Mizuho, Bob Yawger di New York.

Perselisihan perdagangan telah menyeret pertumbuhan ekonomi di Asia dan gangguan dalam negosiasi China dan AS dapat membuat perkiraan permintaan minyak mentah global dipertanyakan, kata John Kilduff, seorang mitra di Again Capital Management LLC.

Badan Informasi Energi AS (EIA) memperkirakan permintaan minyak global naik 1,4 juta barel per hari (bph) tahun ini.

“Itu sebabnya OPEC agak pelit dengan barel,” kata Kilduff, merujuk pada pengurangan produksi oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia. “Mereka tidak ingin masuk ke dalam situasi itu, jika pembicaraan perdagangan keluar jalur.”

Produsen utama OPEC, Arab Saudi, enggan menambah minyak pada pasokan global karena khawatir harga akan jatuh, sekalipun ketika organisasi itu tidak yakin dengan pasokan global untuk paruh kedua tahun ini, kata sumber OPEC.

Sanksi-sanksi AS terhadap Venezuela dan Iran, serta ancaman terhadap pasokan minyak di Nigeria dan di Libya telah mendukung harga minyak, mengurangi dampak dari perselisihan perdagangan, kata para analis. Minyak mentah Brent dan WTI telah meningkat lebih dari 30 persen sepanjang tahun ini.

“Ketidakpastian pasokan adalah apa yang menahan pasar (AS) di atas 60 dolar AS per barel,” kata Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures, Phillip Streible, di Chicago. “Ketidakpastian permintaan adalah apa yang itu membuat berada di merah hari ini. Tapi kami bertahan cukup bagus.”

Awal pekan ini, data yang menunjukkan penurunan mengejutkan pada persediaan minyak mentah AS juga mendukung harga.

Tarif AS atas barang-barang China senilai 200 miliar dolar AS akan naik menjadi 25 persen tanpa kesepakatan pada Jumat waktu setempat. China mengancam akan membalas, memicu pelarian ke aset-aset safe haven di antara para investor. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: Dolar melemah dipicu kekhawatiran konflik dagang AS-China memanas

Baca juga: Wall Street ditutup turun, investor khawatir perdagangan global

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo dibuka lebih tinggi karena perusahaan laporkan laba kuat

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Jumat pagi, karena perusahaan-perusahaan yang melaporkan laba kuat menarik pembelian, meskipun kenaikannya dibatasi oleh kekhawatiran ekonomi global yang sedang berlangsung.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) meningkat 84,70 poin atau 0,40 persen, dari tingkat penutupan Kamis (9/5/2019), menjadi diperdagangkan pada 21.486,83 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo bertambah 6,04 poin atau 0,39 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.556,75 poin.

Saham-saham yang terkait dengan produk farmasi, permesinan, serta minyak dan batu bara paling banyak mencatat kenaikan pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Australia dibuka naik terangkat kekuatan sektor energi

Secara lokal, saham-saham minyak melonjak meskipun harga komoditas beragam, sementara perusahaan utilitas berkinerja terbaik di indeks, naik lebih dari satu persen.

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia dibuka sedikit lebih tinggi pada perdagangan Jumat pagi, karena lonjakan saham-saham sektor energi mengimbangi kerugian di sektor perbankan dan layanan kesehatan.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 3,50 poin atau 0,056 persen menjadi diperdagangkan pada 6.298,80 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 3,30 poin atau 0,052 persen pada 6.380,60 poin.

“Pasar waspada tinggi hari ini karena tenggat waktu untuk pengenaan kenaikan tarif AS terhadap barang-barang China kian mendekati,” kata kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

“Dolar AS lebih lemah, serta obligasi dan emas menguat, karena investor menilai potensi tarif mendorong pertumbuhan global yang lebih rendah.”

Secara lokal, saham-saham minyak melonjak meskipun harga komoditas beragam, sementara perusahaan utilitas berkinerja terbaik di indeks, naik lebih dari satu persen.

Sebagian besar sektor lain datar dengan pengecualian keuangan dan perawatan kesehatan yang keduanya turun sekitar seperempat persen.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam, dengan Commonwealth Bank turun 0,11 persen, ANZ turun 0,51 persen, National Australia Bank naik 0,04 persen, dan Westpac Bank naik 0,02 persen.

Saham-saham pertambangan juga bervariasi, dengan Rio Tinto naik 0,71 persen, Fortescue Metals naik 1,07 persen, BHP turun 0,14 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,16 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas menguat, dengan Oil Search naik 0,79 persen, Santos naik 0,72 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,90 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia beragam, dengan Coles turun 0,24 persen, dan Woolworths naik 0,15 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 0,15 persen, maskapai nasional Qantas merosot 4,14 persen, dan perusahaan biomedis CSL turun 0,48 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China menguat, Indeks Komposit Shanghai dibuka naik 0,96 persen

Beijing (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa China dibuka lebih tinggi pada Jumat pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai naik 0,96 persen menjadi diperdagangkan di 2.878,23 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China dibuka menguat 1,26 persen menjadi diperdagangkan di 8.988,92 poin.

Sementara itu, Indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, bertambah 1,34 persen menjadi dibuka pada 1.489,19 poin.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 151,17 poin

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Jumat pagi, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,53 persen atau 151,27 poin, menjadi diperdagangkan di 28.462,34 poin.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street ditutup turun, investor khawatir perdagangan global

Baca juga: Bursa China menguat, Indeks Komposit Shanghai dibuka naik 0,96 persen

Baca juga: Bursa saham Prancis merosot, Indeks CAC-40 ditutup jatuh 1,93 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Flash – IHSG dan Rupiah kompak dibuka menguat pada akhir pekan

Pasar saham dibuka menguat setelah nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga dibuka terapresiasi pada Jumat pagi.

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat tipis 0,07 persen atau 4,3 poin ke 6.203,104 pada Jumat pagi dari posisi penutupan pada Kamis (10/5) di 6.198,8.

Pasar saham dibuka menguat setelah nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga dibuka terapresiasi pada Jumat pagi.

Pergerakan rupiah pada akhir pekan menunjukkan sedikit harapan, setelah dalam dua pekan terakhir mata uang “Garuda” dibayangi tekanan “Greenback” dolar AS.

Kurs rupiah, Jumat pagi di pasar spot dibuka menguat 0,17 persen menjadi Rp14.320 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan Kamis (9//5) yang sebesar Rp14.345 per dolar AS.
 

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analis : Pergerakan IHSG terus dibayangi konflik dagang AS-China

Pelaku pasar tetap mencemaskan sikap dari Pemerintah AS atas China mengenai perdagangan yang dapat memicu kepanikan di pasar

Jakarta (ANTARA) – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ini diproyeksikan masih tertekan oleh sentimen investor yang menunggu kepastian dari pertemuan Amerika Serikat (AS) dan China, setelah ancaman Presiden Donald Trump yang akan menaikkan bea masuk produk China dari 10 menjadi 25 persen.

Tekanan dari konflik dagang yang tak kunjung berakhir itu menjadi “bayang-bayang” pergerakkan pasar saham global, termasuk Indonesia, dalam beberapa hari terakhir, karena sikap investor yang langsung mengencangkan “tali pengaman” dengan beralih ke aset-aset keuangan yang paling aman.

“Pelaku pasar tetap mencemaskan sikap dari Pemerintah AS atas China mengenai perdagangan yang dapat memicu kepanikan di pasar,” kata Kepala Riset PT Valbury Sekuritas Indonesia Alfiansyah dalam risetnya, di Jakarta, Jumat.

Pada Kamis (10/5) kemarin, IHSG ditutup anjlok hingga 1,14 persen. Tidak cuma IHSG, bursa saham Asia pun berjatuhan seperti Indeks Nikkei 225 yang turun 0,93 persen, Hang Seng amblas 2,39 persen, dan Shanghai Composite ambrol 1,48 persen.

Sementara itu, pada Jumat pagi ini, IHSG dibuka menguat tipis 0,08 persen atau lima poin ke 6.203,104 dari posisi penutupan pada Kamis (10/5) di 6.198,8. Indeks kelompok saham unggulan atau LQ45 juga naik tipis saat pembukaan sebesar 1,026 poin (0,11 persen) ke 971,748.

Meski dibuka di zona hijau, IHSG di sepanjang Jumat ini memiliki probabilitas yang besar untuk tertekan, menyusul sikap pelaku pasar yang menanti-nanti hasil kunjungan Wakil Perdana Menteri China Liu He ke Washington akhir pekan ini.

Baca juga: Wakil PM China tiba di Washington untuk perundingan dagang lanjutan

Gonjang-ganjing hubungan dagang negara ekonomi raksasa dunia, AS dan China sudah mengganggu pasar dalam beberapa hari terakhir. Pelaku pasar sempat berekspektasi positif, setelah perundingan Washington dan Beijing berjalan mulus, namun ekspektasi itu sirna setelah Presiden Trump mengancam akan menaikkan bea impor untuk China.

Dalam cuitannya, Trump menuduh China melanggar janji. Oleh karena itu, dia akan menaikkan bea masuk impor produk China senilai 200 miliar dolar AS dari 10 persen menjadi 25 persen pada 10 Mei 2019.

Menyikapi ancaman AS itu, China memanaskan bara perseteruan dengan menyatakan akan melakukan serangan balik.

Dari sisi domestik, belum terdapat sentimen positif yang dapat menggugah perdagangan saham. Pelaku pasar masih menantikan kebijakan-kebijakan pemerintah untuk mengakselerasi laju pertumbuhan ekonomi agar dapat mencapai target 5,3 persen tahun ini.

Hal itu tidak lepas dari pencapaian yang kurang bagi di kuartal I dengan pertumbuhan ekonomi yang hanya sebesar 5,07 persen atau di bawah ekspektasi pasar dan Bank Indonesia yang sebesar 5,2 persen.

Pelaku pasar juga menantikan pengumuman kinerja neraca defisit transaksi berjalan dan neraca pembayaran kuartal I 2019 yang akan diumumkan Bank Indonesia pada Jumat siang.

Baca juga: Kurs rupiah dibuka menguat, namun tetap di atas ke Rp14.300

Baca juga: Wall Street ditutup turun, investor khawatir perdagangan global

Baca juga: Harga minyak “rebound,” Trump hidupkan kembali harapan investor

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nikkei jatuh ke tingkat terendah 6-minggu jelang pembicaraan AS-China

Tokyo (ANTARA) – Nikkei Jepang jatuh untuk hari keempat berturut-turut pada perdagangan Kamis, berakhir di tingkat terendah sejak akhir Maret, karena investor bersikap hati-hati menjelang perundingan perdagangan China – Amerika Serikat putaran berikutnya.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 200,46 poin atau 0,93 persen, dari tingkat penutupan Rabu (8/5) menjadi mengakhir perdagangan di 21.402,13 poin, tingkat terendah sejak 29 Maret. Indeks acuan telah turun 4,3 persen setelah mencapai tertinggi 2019 pada 24 April.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 21,62 poin atau 1,38 persen, menjadi berakhir pada 1.550,71 poin. Semua kecuali dua dari 33 subsektornya berakhir di wilayah negatif.

Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif tambahan untuk barang-barang impor dari China yang dimulai pada Jumat (10/5), sementara Beijing mengatakan akan membalas jika tarif naik.

Wakil Perdana Menteri China Liu He dijadwalkan melakukan pembicaraan di Washington pada Kamis (10/5/2019) dan Jumat (11/5) dengan pejabat-pejabat AS yang mengeluh bahwa Beijing telah mundur dari komitmen sebelumnya.

“Arah pasar Jepang bergantung pada hasil pembicaraan perdagangan pada Jumat (10/5/2019). Jika kedua negara menunda kesimpulan sambil menjaga pasar dengan sedikit harapan, kita mungkin tidak melihat banyak gejolak,” kata Isao Kubo, ahli strategi ekuitas di Nissay Asset Management.

Saham-saham siklikal dilanda aksi jual, dengan saham-saham pengiriman dan produsen mesin yang memiliki eksposur tinggi ke China berkinerja buruk.

Perusahaan pengiriman Kawasaki Kisen dan Mitsui OSK Lines masing-masing ditutup turun 5,9 persen dan 2,2 persen, sementara pembuat peralatan konstruksi Komatsu Ltd menyerah 4,2 persen. Pembuat robot Fanuc Corp tergelincir 3,3 persen dan Yaskawa Electric turun 2,6 persen.

Sektor komunikasi dibantu oleh SoftBank Corp, yang melonjak 6,9 persen setelah mengatakan bahwa ia akan menghabiskan empat miliar dolar AS untuk meningkatkan sahamnya di Yahoo Japan Corp, yang melonjak 9,4 persen.

Perusahaan telekomunikasi itu mengatakan akan membeli saham baru senilai 456,5 miliar yen (4,2 miliar dolar AS) yang akan dikeluarkan oleh Yahoo Jepang, sehingga meningkatkan kepemilikan SoftBank Corp menjadi 45 persen dari 12 persen.

Di tempat lain, Misawa Homes melonjak 18,7 persen di tengah berita bahwa itu akan menjadi sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan patungan baru yang terkait dengan bisnis pengembangan kota antara Toyota Motor Corp dan Panasonic Corp dan akan dihapus dari bursa saham.

Baca juga: Bursa Tokyo merosot, Indeks Nikkei 225 dibuka turun 118,82 poin

Baca juga: Cemaskan pertumbuhan global, bursa saham Tokyo dibuka melemah tajam

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul berakhir jatuh 3,04 persen

Seoul (ANTARA) – Saham-saham Seoul berakhir melemah tajam pada akhir perdagangan Kamis, dengan indikator utama bursa Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) jatuh 3,04 persen atau 66 poin, menjadi 2.102,01 poin.

Volume perdagangan mencapai 729 juta saham senilai 7,9 triliun won (6,7 miliar dolar AS).

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.179,8 won terhadap greenback, turun 10,4 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ketegangan perdagangan naik, saham China ditutup terendah 11 minggu

Indeks saham-saham unggulan atau blue chips CSI300 turun 1,9 persen menjadi berakhir di 3.599,70 poin

Shanghai (ANTARA) – Indeks-indeks saham utama China jatuh pada penutupan perdagangan Kamis dan ditutup pada posisi terendah 11-minggu, karena ketegangan perdagangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump berjanji tidak akan mundur dalam memberlakukan tarif baru pada barang-barang impor dari China.

Indeks saham-saham unggulan atau blue chips CSI300 turun 1,9 persen menjadi berakhir di 3.599,70 poin, sedangkan Indeks Komposit Shanghai merosot 1,5 persen menjadi ditutup di 2.850,95 poin. Kedua indeks berakhir pada level penutupan terendah sejak 22 Februari 2019, sebut Reuters.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Rabu (8/5/2019) bahwa China “melanggar kesepakatan” yang telah dicapai dalam pembicaraan perdagangan dengan Amerika Serikat, dan berjanji untuk tidak mundur pada pemberlakuan tarif baru terhadap barang-banrang impor China kecuali Beijing “berhenti menipu pekerja kami.”

Kantor Perwakilan Dagang AS mengumumkan bahwa tarif atas barang-barang China senilai 200 miliar dolar AS akan meningkat menjadi 25 persen dari 10 persen pada Jumat (10/5/2019) pukul 24.01 (04.01) GMT, tepat di tengah pertemuan dua hari antara Wakil Perdana Menteri China Liu He dan pejabat perdagangan utama Trump di Washington.

Beijing telah mengumumkan akan membalas jika tarif naik.

“Pergeseran mendadak ini menyoroti ancaman berkelanjutan yang ditimbulkan oleh proteksionisme AS terhadap ekonomi global, kendati ada ketenangan dalam tindakan agresif baru-baru ini dari Trump,” kata Nomura dalam sebuah catatan.

Dengan semua mata pada kemajuan pembicaraan perdagangan, sentimen pasar tampaknya tidak terbantu oleh data yang menunjukkan inflasi gerbang pabrik negara itu mencapai tertinggi empat bulan.

Sektor-sektor jatuh di seluruh papan perdagangan. Perusahaan konsumen dan layanan kesehatan memimpin penurunan, karena investor asing terus mundur melalui Stock Connect yang menghubungkan daratan dan Hong Kong.

Pembelian asing atas saham-saham China telah melambat secara signifikan sejak Maret dan berubah negatif pada April dan Mei, karena investor khawatir bahwa Beijing berubah lebih berhati-hati tentang stimulus lebih lanjut di tengah tanda-tanda bahwa ekonomi mulai stabil.

Sementara itu, Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, berakhir 1,39 persen lebih rendah menjadi 8.877,31 poin. Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, kehilangan 0,84 persen menjadi ditutup pada 1.469,48 poin.

Baca juga: Nikkei jatuh ke tingkat terendah 6-minggu jelang pembicaraan AS-China

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Filipina ditutup 2,16 persen lebih rendah pada hari Kamis

Indeks seluruh saham bergerak turun 69,13 poin atau 1,42 persen, menjadi berakhir di 4.807,85 poin

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, turun 2,16 persen atau 171,07 poin, menjadi 7.755,62 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks seluruh saham bergerak turun 69,13 poin atau 1,42 persen, menjadi berakhir di 4.807,85 poin.

Volume perdagangan mencapai 663,77 juta saham senilai 9,15 miliar peso (175,92 juta dolar AS), dengan 88 saham berhasil membukukan keuntungan, 109 saham mengalami kerugian, sementara 43 saham ditutup tidak berubah.

Baca juga: Ketegangan perdagangan naik, saham China ditutup terendah 11 minggu

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong berakhir melemah 2,39 persen

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham Hong Kong berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama bursa Indeks Hang Seng (HSI) melemah tajam sebesar 2,39 persen atau 692,13 poin, menjadi 28.311,07 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara 28.281,98 poin hingga 28.891,11 poin, dengan nilai transaksi mencapai 121,80 miliar dolar Hong Kong (sekitar 15,52 miliar dolar AS).

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup turun 0,21 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Malaysia ditutup 0,92 persen lebih rendah

Kuala Lumpur (ANTARA) – Pasar saham Malaysia berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) turun 0,92 persen atau 15,02 poin, menjadi 1.618,53 poin.

Sementara itu, indeks Emas bergerak turun 110,04 poin atau 0,95 persen, menjadi ditutup di 11.427,98 poin.

Sebanyak 246 saham berhasil membukukan keuntungan, 610 saham mengalami kerugian dan 333 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi turun menjadi 2,14 miliar saham senilai 2,02 miliar ringgit Malaysia (486,75 juta dolar AS), dibandingkan dengan 2,47 miliar saham senilai 2,06 miliar ringgit Malaysia (497,58 juta dolar AS) pada Rabu (8/5).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup melemah, Straits Times turun 0,43 persen

Total 1,35 miliar saham berpindah tangan senilai 1,33 miliar dolar Singapura

Singapura (ANTARA) – Saham-saham Singapura berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) melemah 0,43 persen atau 14,14 poin, menjadi 3.269,70 poin.

Total 1,35 miliar saham berpindah tangan senilai 1,33 miliar dolar Singapura (sekitar 0,98 miliar dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 288 saham terhadap 141 saham, sebut Xinhua.

Indeks STI turun 0,87 persen atau 28,68 poin, menjadi ditutup di 3.283,84 poin pada perdagangan Rabu (8/5/2019).

Baca juga: Ketegangan perdagangan naik, saham China ditutup terendah 11 minggu

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG ditutup melemah seiring koreksi bursa saham Asia

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup melemah seiring koreksi bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup melemah 71,4 poin atau 1,14 persen ke posisi 6.198,8. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 17,16 poin atau 1,74 persen menjadi 971,75.

“Pelemahan IHSG dipicu sentimen perang dagang. Investor masih khawatir. AS sendiri akan menaikkan tarif impor barang-barang China dari 10 persen menjadi 25 persen mulai Jumat ini,” ujar analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta, Kamis.

Dibuka melemah, IHSG terus berada di zona merah sepanjang hari hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau “net foreign sell” sebesar Rp1,48 triliun.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 484.161 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 12,35 miliar lembar saham senilai Rp9,47 triliun. Sebanyak 119 saham naik, 304 saham menurun, dan 107 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei melemah 200,46 poin (0,93 persen) ke 21.402,13, indeks Hang Seng melemah 692,13 poin (2,39 persen) ke 28.311,07, dan indeks Straits Times melemah 14,14 poin (0,43 persen) ke posisi 3.269,7.

Baca juga: Analis: IHSG melemah dipicu dampak AS naikkan tarif impor barang China

Baca juga: IHSG Kamis dibuka melemah 28,02 poin

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kinerja tumbuh positif, Multipolar bagikan dividen Rp79,69 miliar

Meski persaingan bisnis semakin ketat, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan kinerja positif seiring membaiknya perekonomian Indonesia

Jakarta (ANTARA) – PT Multipolar Technology Tbk dengan kode saham MLPT membagikan dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp79,69 miliar atau Rp42,5 per lembar.

Perseroan sepanjang tahun 2018 mencetak laba bruto sebesar Rp270,66 miliar dan laba bersih sebesar Rp84,42 miliar.

“Meski persaingan bisnis semakin ketat, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan kinerja positif seiring membaiknya perekonomian Indonesia. Dalam RUPS disepakati pembagian dividen tunai atas 1.875.000.000 lembar sebesar Rp42,5 per saham,” kata Direktur Keuangan MLPT Hanny Untar dalam siaran pers di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, dividen yang dibagikan kepada pemegang saham ini setara dengan 80 persen total laba yang diatribusikan kepada entitas induk perusahaan di tahun 2018, sekaligus merupakan dividen tertinggi yang pernah dibagikan perseroan

“Sisa laba bersih setelah dikurangi dana cadangan sebesar Rp19,88 miliar akan digunakan untuk pengembangan usaha,” tambah Hanny.

Alokasi dividen yang tinggi ini, menunjukkan optimisme perusahaan terhadap kemampuannya untuk dapat terus menghasilkan arus kas positif dan meningkatkan kinerja di tahun-tahun selanjutnya.

Di tahun 2019, perseroan terus mengembangkan solusi untuk mendukung transformasi digital seperti application programming interface (API), big data & analytics, cloud, robotic process automation (RPA), dan security, sehingga pelanggan dapat semakin cepat memasuki era transformasi digital.

Presiden Direktur MLPT Wahyudi Chandra menambahkan sebagai system integrator terkemuka di Indonesia, MLPT bersinergi dengan entitas anak usaha yaitu PT Visionet Data Internasional (VDI) untuk business process outsourcing, dan PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) untuk layanan pengoperasian dan pengelolaan data center rated 3 melalui GTN Data Center.

Munculnya financial technology (fintech) disambut baik masyarakat karena keunggulannya dalam menyediakan kenyamanan, kemudahan dan keamanan bertransaksi, yang secara nyata mempengaruhi preferensi pelanggan dalam menikmati layanan berbasis aplikasi digital.

Perseroan melihat peluang ini dengan meluncurkan solusi yang memungkinkan sektor perbankan dan fintech untuk bersinergi.

Sementara itu, Direktur Account Management MLPT Suyanto Halim mengatakan bahwa manajemen meyakini sinergi merupakan kunci agar bisa survive di era transformasi digital, dengan meluncurkan VisionDG, yaitu solusi aplikasi digital yang memudahkan dan mempercepat bank dalam berinovasi dan berkolaborasi dengan fintech.

VisionDG merupakan solusi yang mampu mendekatkan seluruh layanan perbankan melalui mobile dengan fitur Mobile Application (untuk e-Money server based dan mobile banking), API Management (untuk integrasi ke digital ecosystem, membuka akses pembayaran ke pihak luar), serta mobile POS (untuk digitalisasi cabang, pembayaran sistem aset pemda).

Baca juga: Genjot UKM Visionet siapkan “cloud” Microsoft Azure

Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Aussie berakhir dengan keuntungan kuat

Penggerak terbesar pasar adalah saham-saham sektor energi, industri, layanan komunikasi dan utilitas

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir dengan keuntungan kuat pada perdagangan Kamis, meskipun terjadi penurunan besar di bursa Wall Street.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 26,20 poin atau 0,42 persen menjadi 6.295,30 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 25,50 poin atau 0,40 persen menjadi 6.377,30 poin.

Meskipun pasar saham Amerika Serikat jatuh lebih dari 2,00 persen sebelum pasar Aussie dibuka, karena ketegangan perdagangan global terus memperburuk sentimen investor di seluruh dunia, indeks lokal berhasil melawan tren.

Lonjakan harga minyak ditambah dengan beberapa data inflasi CPI dan PPI yang lebih kuat dari perkiraan yang keluar dari China pada Kamis, tampak mendorong investor untuk membeli saham.

Penggerak terbesar pasar adalah saham-saham sektor energi, industri, layanan komunikasi dan utilitas, sebut Xinhua.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sebagian besar lebih tinggi, dengan Commonwealth Bank naik 0,58 persen, Westpac Bank turun 0,30 persen, National Australia Bank naik 0,35 persen dan ANZ naik 0,22 persen.

Saham-saham pertambangan berada di bawah tekanan, dengan BHP turun 0,54 persen, Rio Tinto turun 0,36 persen, Fortescue Metals turun 0,40 persen, namun penambang emas Newcrest naik 0,52 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas menguat, dengan Woodside Petroleum naik 1,69 persen, Santos naik 1,90 persen dan Oil Search naik 1,75 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia juga meningkat, dengan Wesfarmers naik 0,47 persen dan Woolworths naik 0,58 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra menguat 2,74 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas terangkat 2,21 persen dan perusahaan biomedis CSL naik tipis 0,05 persen.

Baca juga: Bursa Australia menguat, Indeks ASX 200 dibuka naik 0,32 poin

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Waskita Karya bagikan dividen 2018 Rp990,7 miliar

Perseroan membagikan dividen Rp990,5 miliar atau sebesar 25 persen dari laba bersih dengan nilai sebesar Rp72,9 per lembar saham

Jakarta (ANTARA) – PT Waskita Karya (Persero) Tbk membagikan dividen sebesar Rp990,7 miliar atau 25 persen dari laba bersih yang diraih perseroan pada tahun buku 2018 sebesar Rp4,6 triliun.

“Perseroan membagikan dividen Rp990,5 miliar atau sebesar 25 persen dari laba bersih dengan nilai sebesar Rp72,9 per lembar saham,” kata Director of Finance and Strategy Waskita Karya Haris Gunawan dalam jumpa pers seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2018 di Jakarta, Kamis.

Pada 2018, emiten berkode saham WSKT itu berhasil mencatatkan laba bersih (audited) sebesar Rp4,6 triliun, naik 9,9 persen dari tahun 2017 sebesar Rp4,2 triliun.

Perseroan juga berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 7,9 persen dari Rp45,2 triliun pada 2017 menjadi Rp48,7 triliun pada 2018.

Dalam agenda RUPST tersebut, disetujui pula perubahan susunan direksi perseroan. Wahyu Utama Putra yang sebelumnya menjabat Direktur Quality, Safety, Health & Environment, kini digantikan oleh Gunadi.

“Harapan kami, Saudara Gunadi bisa bekerja melebihi apa yang dicapai Saudara Wahyu. Selamat datang, Anda harus bisa berkontribusi sesuai target perusahaan dalam RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) 2019,” kata Direktur Utama Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra.

Dengan demikian, susunan jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Waskita Karya yang baru adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Badrodin Haiti
Komisaris: Danis H. Sumadilaga
Komisaris: Robert Leonard Marbun
Komisaris: R. Agus Sartono
Komisaris Independen: M. Aqil Irham
Komisaris Independen: Viktor S. Sirait
Komisaris Independen: Muradi

Direksi
Direktur Utama: I Gusti Ngurah Putra
Direktur Human Capital Management: Hadjar Seti Adji
Direktur Finance & Strategy: Haris Gunawan
Direktur Operation I: Didit Oemar Prihadi
Direktur Operation II: Bambang Rianto
Direktur Operation III: Fery Hendriyanto
Direktur Quality, Safety, Health & Environment: Gunadi.

Baca juga: Waskita rampungkan proyek strategis nasional dari bandara sampai kelistrikan

Baca juga: Waskita-Bahana dan DPS gelar kampung sehat di Karangasem Bali

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China merosot, Indeks Komposit Shanghai dibuka jatuh 0,78 persen

Beijing (ANTARA) – Bursa saham China dibuka lebih rendah pada Kamis pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai turun 0,78 persen menjadi diperdagangkan di 2.871,20 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua di China, dibuka melemah 0,92 persen menjadi diperdagangkan pada 8.919,50 poin.

Sementara itu, Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, berkurang 0,73 persen menjadi dibuka pada 1.470, 98 poin.

Baca juga: IHSG Kamis dibuka melemah 28,02 poin

Baca juga: Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang seng dibuka turun 0,56 persen

Baca juga: Wall Street bervariasi, pasar waspada perundingan dagang AS-China

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analis: IHSG melemah dipicu dampak AS naikkan tarif impor barang China

…karena ekonomi masih stabil di kisaran lima persen, maka akan lebih terjaga pergerakan IHSG-nya

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi ini dibuka melemah pasca-Amerika Serikat (AS) menaikkan tarif impor terhadap barang-barang China pada Rabu (8/5) malam lalu.

IHSG dibuka melemah 28,02 poin atau 0,45 persen ke posisi 6.242,18. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 7,69 poin atau 0,78 persen menjadi 981,23.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Kamis, mengatakan, kendati AS sudah memastikan akan menaikkan tarif impor terhadap China, namun hal tersebut sebenarnya sudah diantisipasi pasar.

“Jadi sentimennya sudah jalan duluan sebelum resmi dinaikkan tarifnya,” ujar William.

Berdasarkan keterangan Kantor Perwakilan Dagang AS (US Trade Representative) tarif impor dinaikkan dari 10 persen menjadi 25 persen terhadap produk China ke AS senilai 200 miliar dolar AS dan akan berlaku mulai 10 Mei 2019 besok.

Perang dagang yang kembali memanas ini, lanjut William, memang akan memengaruhi pergerakan bursa saham global termasuk bursa saham Asia.

“Efek ini tentu besar ke bursa Asia, tapi Indonesia tidak terlalu terpengaruh karena ekonomi masih stabil di kisaran lima persen, maka akan lebih terjaga pergerakan IHSG-nya,” kata William.

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei melemah 227,21 poin (1,05 persen) ke 21.375,38, Indeks Hang Seng melemah 239,59 poin (0,83 persen) ke 28.763,61, dan Indeks Straits Times melemah 16,25 poin (0,49 persen) ke posisi 3.267,59.

Baca juga: Rupiah Kamis pagi melemah 13 poin, tembus di atas Rp14.300

Baca juga: Trump jatuhkan sanksi baru ke Iran, kali ini sasar industri logam

Baca juga: Dolar cenderung datar, pasar tunggu perundingan dagang AS-China

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Tokyo merosot, Indeks Nikkei 225 dibuka turun 118,82 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham pada BursaTokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi, menyusul perdagangan berfluktuasi di Wall Street semalam (Rabu), karena masih ada kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan ekonomi global.

Baca juga: Wall Street bervariasi, pasar waspada perundingan dagang AS-China

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo kehilangan 118,82 poin atau 0,55 persen, dari tingkat penutupan Rabu (8/5/2019), menjadi diperdagangkan di 21.483,77 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo bergerak turun 14,13 poin atau 0,90 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.558,20 poin.

Saham-saham konstruksi, tenaga listrik, dan gas, serta pulp dan kertas, paling banyak mencatat penurunan di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Dolar cenderung datar, pasar tunggu perundingan dagang AS-China

Baca juga: Harga emas turun, hentikan kenaikan beruntun karena ekuitas AS pulih

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Australia menguat, Indeks ASX 200 dibuka naik 0,32 poin

Sydney (ANTARA) – Bursa saham Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis pagi, meskipun Wall Street melemah dan terjadi volatilitas berkelanjutan di pasar ekuitas global.

Pada pukul 10.25 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 18,00 poin atau 0,29 persen menjadi diperdagangkan di 6.287,10 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 20,10 poin atau 0,32 persen pada 6.371,90 poin.

Meskipun saham-saham AS merosot 2,0 persen semalam, saham-saham Australia telah memulai pagi lebih kuat dengan sektor energi, industri, teknologi informasi, dan layanan komunikasi mendorong pasar lebih tinggi.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melihat hasil yang beragam, dengan Commonwealth Bank naik 0,27 persen, Westpac Bank turun 0,22 persen, National Australia Bank naik 0,23 persen dan ANZ naik tipis 0,04 persen.

Saham-saham sektor pertambangan sebagian besar berada di bawah tekanan, dengan BHP turun 0,89 persen, Rio Tinto turun 0,90 persen, Fortescue Metals naik 0,13 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,76 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas sebagian besar menguat, dengan Woodside Petroleum naik 0,43 persen, Santos naik 1,32 persen dan Oil Search turun 0,20 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia juga bervariasi, dengan Wesfarmers turun 0,21 persen dan Woolworths naik 0,14 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra melonjak 2,43 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas menguat 1,84 persen dan perusahaan biomedis CSL naik tipis 0,03 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street bervariasi, pasar waspada perundingan dagang AS-China

Baca juga: Bursa Tokyo merosot, Indeks Nikkei 225 dibuka turun 118,82 poin

Baca juga: Harga emas turun, hentikan kenaikan beruntun karena ekuitas AS pulih

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul melemah, Indeks KOSPI dibuka turun 0,38 persen

Seoul (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Seoul dibuka sedikit lebih rendah pada Kamis pagi, dengan indikator utama bursa Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun tipis 0,38 persen atau 8,23 poin, menjadi 2.159,78 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.172,2 won terhadap dolar AS, turun 2,8 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Analis: Meski ditutup melemah, IHSG berpeluang menguat kembali

Baca juga: Wall Street bervariasi, pasar waspada perundingan dagang AS-China

Baca juga: Dolar cenderung datar, pasar tunggu perundingan dagang AS-China

Baca juga: Harga emas turun, hentikan kenaikan beruntun karena ekuitas AS pulih
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Kamis dibuka melemah 28,02 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis dibuka melemah 28,02 poin atau 0,45 persen ke posisi 6.242,18.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 7,69 poin atau 0,78 persen menjadi 981,23.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks CAC-40 Prancis berakhir naik 0,40 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Rabu (8/5/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris naik 0,40 persen atau 21,84 poin, menjadi 5.417,59 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 25 saham mengalami kenaikan harga.

Pemimpin transformasi digital Prancis, Atos, meningkat 2,93 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan produsen barang fashion mewah internasional Prancis Kering yang menguat 1,68 persen, serta perusahaan penyedia layanan industri minyak dan gas internasional TechnipFMC naik 1,58 persen.

Sementara itu, kelompok perusahaan pengolahan air dan limbah Prancis Veolia Environnement mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 2,45 persen.

Disusul oleh saham perusahaan jasa dan fasilitas manajemen makanan Prancis Sodexo yang berkurang 1,72 persen, serta perusahaan periklanan dan humas multinasional Prancis Publicis Groupe turun 0,91 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks DAX-30 Jerman ditutup menguat 0,72 persen

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (8/5/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 0,72 persen atau 87,19 poin, menjadi 12.179,93 poin.

Perusahaan penyedia teknologi internet dan jasa keuangan global Wirecard mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melonjak sebesar 4,87 persen.

Disusul oleh saham perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens serta pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas, yang masing-masing meningkat sebesar 4,57 persen dan 2,62 persen.

Di sisi lain, maskapai penerbangan Jerman Lufthansa menderita kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 4,44 persen.

Diikuti oleh saham produsen semikonduktor Infineon Technologies dan asosiasi pengembang perumahan Vonovia, yang masing-masing turun sebesar 1,67 persen dan 1,47 persen.

Siemens adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 454,5 juta euro (508,9 juta dolar AS).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks FTSE-100 Inggris ditutup 0,15 persen lebih tinggi

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (8/5/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 0,15 persen atau 10,53 poin menjadi 7.271,00 poin.

Micro Focus International, perusahaan perangkat lunak multinasional dan teknologi informasi, melonjak 3,86 persen menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan multinasional Inggris Informa dan perusahaan jasa keuangan Hargreaves Lansdown, yang masing-masing naik sebesar 3,42 persen dan 2,16 persen.

Sementara itu, Imperial Brands, perusahaan tembakau multinasional Inggris, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 6,32 persen.

Disusul oleh saham ITV, sebuah perusahaan media Inggris, yang jatuh 6,08 persen, serta kelompok perusahaan pariwisata terintegrasi berbasis di Jerman, TUI, turun 3,80 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Spanyol melemah, Indeks IBEX 35 ditutup turun 0,09 persen

Madrid (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Spanyol berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Rabu (8/5/2019), dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid turun tipis 0,09 persen atau 8,10 poin, menjadi 9.227,00 poin.

Perusahaan produsen selulosa dan kolagen Viscofan mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 8,84 persen.

Disusul oleh saham produsen selulosa dan energi Ence yang jatuh 4,63 persen, serta perusahaan infrastruktur Ferrovial merosot 3,53 persen.

Di sisi lain, perusahaan industri CIE Automotive berhasil meraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melonjak 6,64 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan telekomunikasi Cellnex Telecom yang terangkat 4,32 persen, dan perusahaan operator liburan Amadeus naik 3,49 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Analis: Meski ditutup melemah, IHSG berpeluang menguat kembali

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga emas turun, hentikan kenaikan beruntun karena ekuitas AS pulih

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menghentikan kenaikan beruntun selama tiga hari menjadi lebih rendah pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena pasar saham atau ekuitas Amerika Serikat pulih dari kejatuhan sehari sebelumnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, turun 4,2 dolar AS atau 0,33 persen, menjadi ditutup pada 1.281,40 dolar AS per ounce.

Indeks-indeks acuan Wall Street telah jatuh selama dua sesi terakhir di tengah kekhawatiran atas meningkatnya friksi perdagangan global. Pada Selasa (7/5/2019) saja, indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan sekitar 500 poin.

Pada Rabu (8/5/2019), indeks Dow menghentikan penurunannya, pulih lebih dari 100 poin. Indeks S&P 500 dan Nasdaq juga mengikuti kenaikan Dow.

Ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya turun, karena daya tarik terhadap aset-aset safe haven, seperti emas, berkurang.

Tekanan tambahan pada emas datang dari penguatan dolar AS. Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,09 persen menjadi 97,64 tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya

Sehari sebelumnya, emas berjangka memperpanjang kenaikan moderat untuk hari ketiga berturut-turut, karena anjloknya pasar saham AS meningkatkan daya tarik terhadap aset-aset safe haven.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 6,4 sen AS atau 0,43 persen, menjadi berakhir di 14,862 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 9,00 dolar AS atau 1,03 persen, menjadi ditutup pada 864,40 dolar AS per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Spanyol melemah, Indeks IBEX 35 ditutup turun 0,09 persen

Baca juga: Analis: Meski ditutup melemah, IHSG berpeluang menguat kembali

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak “rebound” satu persen akibat stok minyak mentah AS jatuh

New York (ANTARA) – Minyak berjangka berbalik naik atau rebound sekitar satu persen pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), didorong oleh penurunan mengejutkan pada stok minyak mentah AS, tetapi meningkat pertarungan perdagangan Amerika Serikat-China membatasi kenaikan minyak karena investor khawatir tentang prospek global permintaan energi.

Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni naik 0,72 dolar AS atau 1,2 persen, menjadi menetap pada 62,12 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli naik 0,49 dolar AS atau 0,7 persen, menjadi ditutup pada 70,37 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Persediaan minyak mentah AS turun empat juta barel pada pekan lalu, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan, dibandingkan dengan perkiraan para analis untuk peningkatan sebanyak 1,2 juta barel.

“Data minyak mentah menghapus pertimbangan bearish dalam pandangan kami yang telah mengakomodasi fase likuidasi WTI yang berat dalam beberapa minggu terakhir,” kata Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates.

Sejauh tahun ini, harga-harga minyak telah naik lebih dari 30 persen karena prospek pasokan global semakin ketat akibat sanksi AS terhadap eksportir minyak mentah Iran dan Venezuela, serta pengurangan pasokan oleh OPEC, Rusia dan sekutu mereka.

Amerika Serikat tidak akan memberikan keringanan lagi kepada negara mana pun yang akan mengizinkan mereka membeli minyak Iran tanpa menghadapi sanksi Amerika Serikat, kata seorang diplomat senior AS.

Washington pada Rabu (8/5/2019) juga mengancam akan menjatuhkan lebih banyak sanksi terhadap Iran “segera” dan memperingatkan Eropa agar tidak melakukan bisnis dengan Teheran.

Harga minyak telah tertekan minggu ini dengan meningkat ketegangan antara Amerika Serikat dan China. Amerika Serikat akan menaikkan tarif menjadi 25 persen dari 10 persen atas barang-barang impor China senilai 200 miliar dolar AS yang mulai berlaku Jumat (10/5/2019), menurut pemberitahuan yang dikirim ke Federal Register. Presiden Donald Trump telah mengancam kenaikan tarif, setelah China menarik diri pada kesepakatan perdagangan.

Namun, juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan pada Rabu (8/5/2019) Amerika Serikat telah menerima indikasi dari China bahwa Beijing ingin membuat kesepakatan perdagangan. Wakil Perdana Menteri China Liu He akan melakukan perjalanan ke Washington untuk pembicaraan perdagangan dua hari minggu ini, pihak China mengatakan pada Selasa (7/5/2019).

Impor minyak mentah China pada April mencapai rekor bulanan, yaitu 10,6 juta barel per hari (bph), data Bea Cukai menunjukkan pada Rabu (8/5/2019). Negara ini adalah importir minyak terbesar di dunia.

Arab Saudi diperkirakan akan mempertahankan ekspor minyak mentahnya di bawah tujuh juta barel per hari pada Juni, sementara produksi akan tetap di bawah kuota produksinya, di bawah kesepakatan global untuk mengurangi pasokan, sumber Teluk yang akrab dengan rencana minyak Saudi mengatakan.

Menteri perminyakan Azerbaijan mengatakan telah menerima jaminan dari Arab Saudi, pemimpin de facto OPEC bahwa Riyadh tidak akan mengambil keputusan sepihak mengenai kesepakatan minyak global sampai pertemuan kelompok pada Juni.

Kurang kejelasan fundamental minyak akan membuat volatilitas harga minyak mentah Brent tetap tinggi dalam beberapa bulan ke depan, menguji kisaran batas yang diperkirakan Goldman Sach antara 70 dolar AS hingga 75 dolar AS per barel, bank mengatakan dalam sebuah catatan.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street bervariasi, pasar waspada perundingan dagang AS-China

New York (ANTARA) – Saham-saham pada bursa Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor menunggu perkembangan terakhir tentang perundingan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China serta mempertahankan sikap “tunggu dan lihat” terhadap pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 2,24 poin atau 0,01 persen menjadi berakhir di 25.967,33 poin. Indeks S&P 500 turun 4,63 poin atau 0,16 persen menjadi ditutup di 2.879,42 poin, sedangkan Indeks Komposit Nasdaq turun 20,44 poin atau 0,26 persen, menjadi berakhir di 7.943,32 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan delapan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih rendah di sekitar penutupan pasar, dengan sektor utilitas turun hampir 1,4 persen, memimpin kerugian.

Setengah dari 30 saham unggulan atau blue chips pada Indeks Dow Jones naik di sekitar bel penutupan, menjaga kenaikan Dow Jones secara keseluruhan dan berhasil menopang indeks di zona hijau.

Saham McKesson naik hampir 4,8 persen, karena laba kuartal pertama distributor farmasi AS itu mengalahkan perkiraan pasar, berkat bisnis distribusi bedah yang lebih kuat.

Namun saham TripAdvisor anjlok lebih dari 11,4 persen, setelah platform travel itu melaporkan pendapatan kuartal pertama yang meleset dari ekspektasi pasar. Perusahaan juga memperkirakan pertumbuhan pendapatan non-hotel yang melemah.

Wall Street memulai hari perdagangan ketiga dengan awal yang sedikit rendah, dengan Indeks Dow Jones tergelincir 0,02 persen tak lama setelah bel pembukaan. Tiga indeks utama menghapus semua kerugian pagi hari sekitar tengah hari, dan rebound ke wilayah hijau. Namun hanya Indeks Dow Jones yang terus bangkit kembali selama sesi sore. S&P 500 dan Nasdaq mundur sedikit ke wilayah negatif (kerugian).

Saham-saham AS berakhir melemah tajam pada perdagangan Selasa (7/5/2019), karena kepanikan di antara para investor memuncak akibat meningkatnya gesekan perdagangan global, dengan Indeks Dow Jones merosot 473,39 poin atau 1,79 persen menjadi 25.965,09 poin.

Baca juga: Bursa saham Spanyol melemah, Indeks IBEX 35 ditutup turun 0,09 persen

Baca juga: Dolar cenderung datar, pasar tunggu perundingan dagang AS-China

Baca juga: Harga emas turun, hentikan kenaikan beruntun karena ekuitas AS pulih

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Tokyo anjlok, Indeks Nikkei ditutup turun 321,13 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo ditutup turun tajam pada perdagangan Rabu, karena saham-saham mengikuti penurunan di Wall Street semalam (Selasa) dan kekhawatiran pasar atas prospek ekonomi global meningkat.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) jatuh 1,46 persen atau 321,13 poin, dari tingkat penutupan Selasa (7/5/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.602,59 poin, menandai penutupan terendah sejak 2 April.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo, turun 27,51 poin atau 1,72 persen, menjadi berakhir pada 1.572,33 poin.

Semua saham kategori industri mundur ke wilayah negatif pada penutupan perdagangan, dengan instrumen presisi, transportasi udara, serta yang terkait produk kaca dan keramik paling banyak mencatat penurunan.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Filipina menguat, Indeks Komposit PSE ditutup naik 0,20 persen

Manila (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Filipina ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, Indeks Komposit PSE, naik 0,20 persen atau 16,06 poin menjadi 7.926,69 poin.

Sementara itu, indeks seluruh saham bergerak turun 9,57 poin atau 0,20 persen, menjadi berakhir di 4.876,98 poin.

Volume perdagangan mencapai 790,41 juta saham senilai 7,12 miliar peso (137,21 juta dolar AS), dengan 63 saham berhasil membukukan keuntungan, 133 saham merugi, sementara 46 saham ditutup tak berubah. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analis: Meski ditutup melemah, IHSG berpeluang menguat kembali

Kelihatannya pelaku pasar masih khawatir soal perang dagang

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore melemah seiring koreksi bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup melemah 27,12 poin atau 0,43 persen ke posisi 6.270,2. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 5,25 poin atau 0,53 persen menjadi 988,91.

“Kelihatannya pelaku pasar masih khawatir soal perang dagang. Tapi untungnya IHSG masih dijaga di atas 6.250, jadi masih terbuka peluang untuk menguat kembali,” ujar Analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Rabu.

Dibuka melemah, IHSG terus berada di zona merah sepanjang hari hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah net foreign sell sebesar Rp354,56 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 389.263 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,17 miliar lembar saham senilai Rp11,74 triliun. Sebanyak 147 saham naik, 243 saham menurun, dan 130 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei melemah 321,13 poin (1,46 persen) ke 21.602,59, Indeks Hang Seng melemah 359,82 poin (1,23 persen) ke 29.363,02, dan Indeks Straits Times melemah 28,68 poin (0,87 persen) ke posisi 3.283,84.

Baca juga: Bursa saham Tokyo anjlok, Indeks Nikkei 225 ditutup turun 321,13 poin

Baca juga: Bursa Filipina menguat, Indeks Komposit PSE ditutup naik 0,20 persen

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Malaysia ditutup lebih rendah, indeks KLCI turun 0,36 persen

Indeks Emas bergerak turun 48,32 poin atau 0,42 persen menjadi ditutup di 11.538,02 poin

Kuala Lumpur (ANTARA) – Pasar saham Malaysia berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) turun 0,36 persen atau 5,82 poin, menjadi 1.633,55 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Emas bergerak turun 48,32 poin atau 0,42 persen, menjadi ditutup di 11.538,02 poin.

Pasar secara luas negatif, dengan sebanyak 265 saham berhasil membukukan keuntungan dan 551 saham mengalami kerugian.

Volume transaksi menurun menjadi 2,47 miliar saham senilai 2,06 miliar ringgit Malaysia (497,58 juta dolar AS), dibandingkan dengan 3,02 miliar saham senilai 2,25 miliar ringgit Malaysia (543,48 juta dolar AS) pada perdagangan Selasa (7/5/2019).

Baca juga: Bursa saham Hong Kong berakhir melemah 1,23 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup melemah, Straits Times turun 0,87 persen

Jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 258 saham berbanding 155 saham

Singapura (ANTARA) – Saham-saham Singapura berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) melemah 0,87 persen atau 28,68 poin, menjadi 3.283,84 poin.

Total 1,48 miliar saham berpindah tangan senilai 1,09 miliar dolar Singapura (sekitar 801,47 juta dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 258 saham berbanding 155 saham, sebut Xinhua.

Indeks STI meningkat 0,67 persen atau 21,90 poin, menjadi ditutup di 3.312,52 poin pada perdagangan Selasa (7/5/2019).

Baca juga: Bursa Malaysia ditutup lebih rendah, indeks KLCI turun 0,36 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Multipolar bagikan dividen Rp79,69 miliar

Meski persaingan bisnis semakin ketat, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan kinerja positif seiring membaiknya perekonomian Indonesia

Jakarta (ANTARA) – PT Multipolar Technology Tbk dengan kode saham MLPT membagikan dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp79,69 miliar atau Rp42,5 per lembar.

Perseroan sepanjang tahun 2018 mencetak laba bruto sebesar Rp270,66 miliar dan laba bersih sebesar Rp84,42 miliar.

“Meski persaingan bisnis semakin ketat, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan kinerja positif seiring membaiknya perekonomian Indonesia. Dalam RUPS disepakati pembagian dividen tunai atas 1.875.000.000 lembar sebesar Rp42,5 per saham,” kata Direktur Keuangan MLPT Hanny Untar dalam siaran pers di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, dividen yang dibagikan kepada pemegang saham ini setara dengan 80 persen total laba yang diatribusikan kepada entitas induk perusahaan di tahun 2018, sekaligus merupakan dividen tertinggi yang pernah dibagikan perseroan

“Sisa laba bersih setelah dikurangi dana cadangan sebesar Rp19,88 miliar akan digunakan untuk pengembangan usaha,” tambah Hanny.

Alokasi dividen yang tinggi ini, menunjukkan optimisme perusahaan terhadap kemampuannya untuk dapat terus menghasilkan arus kas positif dan meningkatkan kinerja di tahun-tahun selanjutnya.

Di tahun 2019, perseroan terus mengembangkan solusi untuk mendukung transformasi digital seperti application programming interface (API), big data & analytics, cloud, robotic process automation (RPA), dan security, sehingga pelanggan dapat semakin cepat memasuki era transformasi digital.

Presiden Direktur MLPT Wahyudi Chandra menambahkan sebagai system integrator terkemuka di Indonesia, MLPT bersinergi dengan entitas anak usaha yaitu PT Visionet Data Internasional (VDI) untuk business process outsourcing, dan PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) untuk layanan pengoperasian dan pengelolaan data center rated 3 melalui GTN Data Center.

Munculnya financial technology (fintech) disambut baik masyarakat karena keunggulannya dalam menyediakan kenyamanan, kemudahan dan keamanan bertransaksi, yang secara nyata mempengaruhi preferensi pelanggan dalam menikmati layanan berbasis aplikasi digital.

Perseroan melihat peluang ini dengan meluncurkan solusi yang memungkinkan sektor perbankan dan fintech untuk bersinergi.

Sementara itu, Direktur Account Management MLPT Suyanto Halim mengatakan bahwa manajemen meyakini sinergi merupakan kunci agar bisa survive di era transformasi digital, dengan meluncurkan VisionDG, yaitu solusi aplikasi digital yang memudahkan dan mempercepat bank dalam berinovasi dan berkolaborasi dengan fintech.

VisionDG merupakan solusi yang mampu mendekatkan seluruh layanan perbankan melalui mobile dengan fitur Mobile Application (untuk e-Money server based dan mobile banking), API Management (untuk integrasi ke digital ecosystem, membuka akses pembayaran ke pihak luar), serta mobile POS (untuk digitalisasi cabang, pembayaran sistem aset pemda).

Baca juga: Genjot UKM Visionet siapkan “cloud” Microsoft Azure

Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019