Bursa Tokyo anjlok, Indeks Nikkei 225 dibuka turun 151,14 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Tokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Selasa pagi, karena investor memilih untuk mengunci keuntungan menyusul kenaikan Nikkei baru-baru ini selama dua hari terakhir.

Pada 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 151,14 poin atau 0,70 persen, dari tingkat penutupan Senin (18/3), menjadi diperdagangkan di 21.433,36 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo berkurang 11,90 poin atau 0,74 persen, menjadi diperdagangkan di 1.601,78 poin.

Saham-saham yang berhubungan dengan instrumen presisi, ritel, dan aneka produk paling banyak mengalami penurunan di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street berakhir menguat, tertahan saham Boeing dan Facebook

Baca juga: Dolar stabil jelang pertemuan kebijakan suku bunga Bank Sentral AS

Baca juga: Harga emas merosot jelang pertemuan bank sentral AS

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street berakhir menguat, tertahan saham Boeing dan Facebook

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena para investor menunggu pertemuan penting Bank Sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed), tetapi kenaikannya dibatasi oleh saham Boeing dan Facebook yang mengalami kesulitan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 65,23 poin atau 0,25 persen, menjadi berakhir di 25.914,10 pon. Indeks S&P 500 bertambah 10,46 poin atau 0,37 persen, menjadi ditutup di 2.832,94 poin. Indeks Komposit Nasdaq naik 25,95 poin atau 0,34 persen, menjadi 7.714,48 poin.

Keuntungan Dow dipimpin oleh Goldman Sachs. Saham bank investasi AS ini meningkat 2,12 persen pada penutupan, berada di antara saham yang berkinerja terbaik dalam indeks 30-saham.

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan sektor energi dan consumer discretionary naik lebih dari satu persen, memimpin keuntungan.

Saham-saham teknologi besar AS, seperti Amazon dan Apple, naik, menopang Nasdaq.

Namun, saham Boeing terus turun pada perdagangan Senin (18/3) di tengah larangan terbang jet 737 Max di seluruh dunia. Kejatuhan terjadi setelah kecelakaan pesawat mematikan di Ethiopia yang melibatkan pesawat tersebut.

Saham Facebook juga jatuh 3,3 persen. Seorang analis di Needham pada Senin (18/3) menurunkan peringkat saham perusahaan menjadi hold dari buy, mengutip poros Facebook terhadap privasi dan pesan terenkripsi serta meningkatnya risiko-risiko pengawasan peraturan yang lebih besar sebagai “efek jaringan negatif.”

Wall Street mengamati dengan cermat pertemuan kebijakan Federal Reserve yang dijadwalkan akan dimulai pada Selasa waktu setempat. Investor akan mencari petunjuk tentang prospek ekonomi dari bank sentral AS. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Dolar stabil jelang pertemuan kebijakan suku bunga Bank Sentral AS

Baca juga: Harga emas merosot jelang pertemuan bank sentral AS

Baca juga: Harga minyak ditutup pada level tertinggi 4-bulan karena pemangkasan OPEC

Baca juga: Negara-negara OPEC dan non-OPEC bahas perkembangan pasar di Azerbaijan

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks DAX 30 Jerman melemah, saham Adidas ikut anjlok

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (18/3), dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt turun 0,24 persen atau 28,63 poin, menjadi 11.657,06 poin, diikuti penurunan saham Adidas.

Saham pabrikan material Covestro jatuh 3,37 persen, mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham pabrikan semikonduktor Infineon Technologies serta pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas, yang masing-masing kehilangan 2,58 persen dan 2,35 persen.

Di sisi lain, Deutsche Bank melonjak 4,15 persen, menjadi peraih keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham raksasa industri Thyssenkrupp serta penyedia teknologi internet dan jasa-jasa keuangan global Wirecard, yang masing-masing naik sebesar 2,83 persen dan 2,19 persen.

Perusahaan telekomunikasi Jerman, Deutsche Telekom adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 225,7 juta euro (255,9 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Spanyol meningkat, Indeks IBEX 35 ditutup naik 66,90 poin

Baca juga: Bursa Inggris menguat, Indeks FTSE 100 Inggris ditutup naik 70,91 poin

Baca juga: Bursa Prancis menguat, Indeks CAC 40 Prancis berakhir naik 0,14 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga emas merosot jelang pertemuan bank sentral AS

Chicago (ANTARA) – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih rendah pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), menjelang pertemuan dua hari para pembuat kebijakan di bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed).

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, menyerahkan kenaikan moderat sebelumnya menjadi ditutup merosot 1,40 dolar AS atau 0,11 persen, menjadi 1.301,50 dolar per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,08 persen menjadi 96,62 pada pukul 17.22 GMT, tak lama sebelum penyelesaian (settlement) emas berjangka.

Sementara itu, indeks-indeks acuan saham-saham Wall Street membukukan kenaikan moderat, dengan semua indeks meningkat.

Ketika dolar AS dan ekuitas naik, emas berjangka biasanya akan turun, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya, serta investor juga lebih terpikat ke pasar saham daripada terhadap logam mulia.

Komite Pasar Terbuka Federal Reserve (FOMC) AS dijadwalkan bertemu pada Selasa (19/3) dan Rabu (20/3) waktu setempat, dengan para pelaku pasar berfokus pada pernyataan kebijakan The Fed di akhir pertemuan.

Investor memperkirakan The Fed akan mempertahankan pendekatan wait and see untuk kebijakan moneter, karena The Fed telah menjadi lebih dovish dalam beberapa bulan terakhir.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun tipis 0,2 sen AS atau 0,01 persen menjadi ditutup pada 15,322 dolar per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 2,2 dolar AS atau 0,26 persen, menjadi berakhir di 834,00 dolar AS per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Negara-negara OPEC dan non-OPEC bahas perkembangan pasar di Azerbaijan

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Spanyol meningkat, Indeks IBEX 35 ditutup naik 66,90 poin

Madrid (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Spanyol berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin (18/3), dengan indeks acuan IBEX 35 di Madrid naik 0,72 persen atau 66,90 poin menjadi 9.409,10  setelah dibuka pada 9.342,20 poin.

Sebanyak 26 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks IBEX 35 berhasil membukukan kenaikan harga, sementara sembilan saham lainnya merugi.

Bank tabungan Caixabank meningkat 3,03 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham Banco Sabadell dengan kenaikan 2,60 persen dan raksasa petrokimia Repsol, yang melihat harga saham menguat 2,40 persen.

Sementara itu, kelompok maskapai penerbangan internasional IAG mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga ssahamnya merosot 2,20 persen.

Disusul oleh saham perusahaan energi terbarukan dan produsen selulosa Ence Energia y Celulosa yang menderita kerugian 1,61 persen, serta saham kelompok industri CIE Automotive merosot 0,83 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Inggris menguat, Indeks FTSE 100 Inggris ditutup naik 70,91 poin

Baca juga: Bursa Prancis menguat, Indeks CAC 40 Prancis berakhir naik 0,14 persen
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Prancis menguat, Indeks CAC 40 Prancis berakhir naik 0,14 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Prancis ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin (18/3), dengan indeks acuan CAC 40 di Paris naik 0,14 persen atau 7,51 poin, menjadi 5.412,83 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks CAC 40, tercatat 22 saham berhasil membukukan kenaikan harga.

Perusahaan perbankan Prancis Credit Agricole menguat 2,57 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham kelompok perbankan Prancis Societe Generale yang bertambah 2,47 persen, serta kelompok keuangan internasional Prancis BNP Paribas naik 1,84 persen.

Sementara itu, STMicroelectronics, produsen elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 2,16 persen.

Di susul oleh saham perusahaan perangkat lunak Prancis Dassault Systemes yang kehilangan 1,96 persen dan saham perusahaan optik mata internasional yang berbasis di Prancis, EssilorLuxottica, mencatat kerugian 1,13 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Inggris menguat, Indeks FTSE 100 Inggris ditutup naik 70,91 poin

London (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin (18/3), dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London menguat 0,98 persen atau 70,91 poin, menjadi 7.299,19 poin.

J Sainsbury, sebuah perusahaan berbasis di Inggris terutama bergerak di bidang bahan makanan dan terkait dengan ritel serta jasa keuangan, melonjak 4,96 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham Intertek Group dan BHP Group, yang masing-masing meningkat sebesar 3,12 persen dan 2,90 persen.

Di sisi lain, Paddy Power Betfair, perusahaan taruhan olah raga dan permainan Inggris, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 1,51 persen.

Diikuti oleh saham Just Eat, perusahaan jasa pesanan dan pengiriman makanan dalam jaringan (online), yang melemah 1,48 persen, serta Whitbread, sebuah perusahaan hotel dan restoran multinasional Inggris, turun 1,21 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Prancis menguat, Indeks CAC 40 Prancis berakhir naik 0,14 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Australia menguat, Indeks ASX200 ditutup naik 15,3 poin

Daya tarik sektor keuangan Australia terus berkurang di belakang laporan Komisi Kerajaan baru-baru ini…

Sydney (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin, karena sektor pertambangan mengikuti kenaikan harga bijih besi setelah Vale SA dari Brasil mengatakan akan memangkas produksinya, meskipun kenaikan yang lebih luas dibatasi oleh kinerja kurang bersemangat di sektor keuangan.

Saham-saham Asia juga naik, didorong oleh meningkatnya spekulasi bahwa Federal Reserve AS akan mengadopsi sikap dovish pada pertemuan kebijakan minggu ini.

Indeks S&P/ASX 200 ditutup 0,25 persen atau 15,3 poin lebih tinggi menjadi 6.190,5 poin. Indeks acuan sedikit berubah pada perdagangan Jumat (15/3) lalu.

Penambang-penambang mendukung kenaikan pasar, melonjak setelah harga bijih besi naik hampir tiga persen, didukung oleh kekhawatiran tentang ketatnya pasokan setelah raksasa pertambangan Vale SA mengatakan akan memangkas produksi lebih lanjut.

Raksasa pertambangan dan kelas berat acuan, BHP Group dan Rio Tinto Ltd masing-masing naik 1,4 persen dan 1,7 persen.

Penambang bijih besi Fortescue Metals Group Ltd termasuk di antara pencetak persentase keuntungan tertinggi, dengan nilai sahamnya melonjak 5,4 persen, level penutupan tertinggi dalam lebih dari dua tahun.

Penambang-penambang emas juga naik, dengan Newcrest Mining Ltd menguat 0,9 persen dan St Barbara Ltd naik 0,7 persen.

Penambang-penambang sebagian besar telah menguat pada 2019, dengan saham seperti BHP Group naik 12,7 persen dan Rio Tinto melonjak sekitar 23 persen.

“Daya tarik sektor keuangan Australia terus berkurang di belakang laporan Komisi Kerajaan baru-baru ini, dan daya tarik relatif dari sumber daya kami adalah melihat arus kas dari perusahaan-perusahaan keuangan ke sumber daya,” kata Direktur Eksekutif Pialang Saham Argonaut, James McGlew.

Saham-saham keuangan naik tipis untuk sesi ketujuh berturut-turut, sebagian besar terseret oleh pemberi pinjaman utama negara itu Commonwealth Bank of Australia dan National Australia Bank, yang masing-masing turun 0,7 persen dan 0,4 persen.

Sejauh tahun ini, pemberi pinjaman Commonwealth Bank of Australia telah merosot sekitar 0,8 persen sementara National Australia Bank telah naik 4,7 persen.

Sub-indeks keuangan telah naik hampir 6,0 persen tahun ini, terhadap kenaikan 15,1 persen dalam sub-indeks penambangan.

Sementara itu, pasar saham Selandia Baru juga melonjak, dengan indeks acuan S&P/NZX 50 naik 0,44 persen atau 41,85 poin menjadi mengakhiri sesi di 9.515,12 poin, rekor tertinggi. Indeks acuan ini didukung oleh kenaikan saham seperti Mainfreight Ltd dan Fletcher Building Ltd. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Razia kantong plastik di bandara Ngurah Rai Bali

ANTARA-Aksi peduli sampah plastik berlangsung  di bandara Ngurah Rai Bali, Senin 18 Maret. Petugas bandara bersama aktivis lingkungan WWF merazia kantong plastik milik para penumpang penerbangan internasional .  Mereka yang terkena razia umumnya mengaku senang karena bisa ikut serta dalam aksi peduli lingkungan.

Bursa Hong Kong berakhir menguat, indeks Hang Seng naik 1,37 persen

Indeks Hang Seng (HSI) naik 1,37 persen atau 396,75 poin menjadi 29.409,01 poin

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham Hong Kong berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin, dengan indikator utama bursa Indeks Hang Seng (HSI) naik 1,37 persen atau 396,75 poin, menjadi 29.409,01 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan antara 29.034,13 poin hingga 29.409,01 poin, dengan nilai transaksi mencapai 116,89 miliar dolar Hong Kong (sekitar 14,89 miliar dolar AS), dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir 0,16 persen lebih tinggi
Baca juga: Pasar saham China ditutup lebih tinggi
Baca juga: Nikkei Jepang ditutup naik didorong oleh saham-saham terkait chip

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup naik, Straits Times menguat 0,4 persen

Indeks acuan Straits Times meningkat 0,4 persen atau 12,78 poin menjadi 3.212,96 poin

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) meningkat 0,4 persen atau 12,78 poin, menjadi 3.212,96 poin.

Sebanyak 814,84 juta saham berpindah tangan senilai 774,89 juta dolar Singapura (sekitar 573,31 juta dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 198 saham terhadap 198 saham, sebut Xinhua.

Indeks STI naik 0,07 persen atau 2,26 poin, menjadi ditutup di 3.200,18 poin pada Jumat lalu (15/3/2019).

Baca juga: Bursa Hong Kong berakhir menguat, indeks Hang Seng naik 1,37 persen
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir 0,16 persen lebih tinggi

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Malaysia berakhir menguat, indeks KLCI naik 0,62 persen

Indeks Emas bergerak menguat 57,57 poin atau 0,49 persen menjadi ditutup di 11.816,75 poin

Kuala Lumpur (ANTARA) – Pasar saham Malaysia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin, dengan indikator utama bursa Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) naik 0,62 persen atau 10,40 poin menjadi 1.690,94 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Emas bergerak menguat 57,57 poin atau 0,49 persen, menjadi ditutup di 11.816,75 poin.

Ada 440 saham naik, 455 saham turun dan 353 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi turun menjadi 3,26 miliar saham senilai 1,92 miliar ringgit Malaysia (471,74 juta dolar AS), dibandingkan dengan 4,67 miliar saham senilai 3,67 miliar ringgit Malaysia (899,50 juta dolar AS) pada Jumat lalu (15/3/2019).

Baca juga: Bursa saham Singapura ditutup naik, Straits Times menguat 0,4 persen
Baca juga: Bursa Hong Kong berakhir menguat, indeks Hang Seng naik 1,37 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tidak ada sentimen, IHSG ditutup menguat ikuti pergerakan bursa Asia

Hari ini tidak ada sentimen dan akan berlanjut sampai hari Kamis, di mana ada pengumuman suku bunga baru oleh Bank Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup menguat mengikuti pergerakan positif bursa saham Asia hari ini

IHSG ditutup menguat sebesar 48,26 poin atau 0,75 persen menjadi 6.509,45. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 10,17 poin atau 1 persen menjadi 1.024,97.

“Hari ini tidak ada sentimen dan akan berlanjut sampai hari Kamis, di mana ada pengumuman suku bunga baru oleh Bank Indonesia,” kata Analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Senin.

Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau sepanjang hari hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham investor asing yang ditunjukkan dengan aksi beli bersih atau net foreign buy sebesar Rp687,75 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 411.768 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,19 miliar lembar saham senilai Rp8,3 triliun. Sebanyak 225 saham naik, 195 saham menurun, dan 124 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional Asia “menghijau”. Indeks Nikkei menguat 133,65 poin (0,62 persen) ke 21.584,5, Indeks Hang Seng menguat 396,75 poin (1,37 persen) ke 29.409,01, dan Indeks Straits Times menguat 12,78 poin (0,4 persen) ke posisi 3.212,96.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nikkei Jepang ditutup naik didorong oleh saham-saham terkait chip

Tokyo (ANTARA) – Nikkei Jepang ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin, karena saham-saham terkait chip mengikuti penguatan rekan-rekan mereka di Amerika Serikat, namun kenaikan lebih lanjut dibatasi oleh data ekspor Februari yang lemah.

Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 0,6 persen atau 133,65 poin menjadi berakhir pada 21.584,50 poin.

Saham-saham AS mengalami reli pada Jumat (15/3), dengan indeks S&P 500 membukukan kenaikan mingguan terbaik sejak akhir November, sementara saham teknologi memimpin Nasdaq ke kenaikan mingguan terbaiknya tahun ini.

Di antara saham-saham terkait chip Jepang, Sumco Corp melonjak 3,9 persen, Tokyo Electron menambahkan 3,2 persen dan Advantest Corp naik 2,1 persen.

Indeks kelas berat juga menguat, dengan SoftBank Group Corp naik 1,2 persen dan Fanuc Corp naik 1,6 persen.

Keuntungan pasar yang lebih luas dibatasi oleh kekhawatiran tentang permintaan global, setelah data menunjukkan bahwa ekspor Jepang turun selama tiga bulan berturut-turut pada Februari, karena penurunan pengiriman peralatan produksi semikonduktor dan mobil.

Data juga menunjukkan ekspor ke China, mitra dagang terbesar Jepang, naik 5,5 persen tahun-ke-tahun, rebound dari penurunan 17,4 persen pada Januari.

Namun, perdagangan keseluruhan dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu tetap lemah. Bahkan setelah efek rata-rata dari liburan Tahun Baru Imlek, pengiriman ke China turun 6,3 persen pada periode Januari-Februari dari tahun sebelumnya.

“Kekhawatiran tentang lemahnya permintaan dari China telah menyebar ke wilayah Asia lainnya, jadi kecuali pasar mengkonfirmasi bahwa penurunan permintaan telah mencapai titik terendah di Asia, investor kemungkinan akan tetap menghindari risiko,” kata Daiju Aoki, kepala investasi regional dan ekonom di UBS Securities Wealth Management.

Sektor-sektor defensif telah unggul pada Maret, dengan saham-saham real estat naik 5,0 persen, pembuat obat naik 2,7 persen dan utilitas bertambah 1,4 persen. Nikkei telah menguat 0,9 persen sejak awal bulan.

“Investor mungkin akan terus membeli saham-saham defensif sampai kita melihat tanda resolusi dalam perang dagang AS-China,” kata Yutaka Miura, analis teknis senior di Mizuho Securities.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas naik 0,7 persen atau 11.05 poin menjadi ditutup di 1.613,68 poin.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul berakhir 0,16 persen lebih tinggi

Seoul (ANTARA) – Saham-saham Seoul berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin, dengan indikator utama bursa yakni Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik 0,16 persen atau 3,38 poin menjadi 2.179,49 poin.

Volume perdagangan mencapai 249 juta saham, senilai 3,6 triliun won (3,2 miliar dolar AS).

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.132,1 won terhadap greenback, naik 5,2 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Filipina ditutup menguat 0,96 persen

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin, dengan indeks acuan Bursa Efek Filipina (PSE) menguat 0,96 persen atau 74,74 poin, menjadi 7873,02 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks semua saham bergerak naik 32,39 poin atau 0,67 persen, menjadi berakhir di 4.945,42 poin.

Volume perdagangan mencapai 1,70 miliar saham senilai 5,32 miliar peso (100,90 juta dolar AS), dengan 94 saham naik, 93 saham turun, sementara 54 saham ditutup datar.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG awal pekan menguat seiring meningkatnya bursa Asia

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan, dibuka menguat seiring meningkatnya bursa saham Asia.

IHSG Senin pagi, dibuka menguat 20,41 poin atau 0,32 persen ke posisi 6481,59. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5 poin atau 0,49 persen menjadi 1.019,81.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Senin, mengatakan, pada hari ini IHSG berpotensi melanjutkan penguatan namun pergerakannya akan cenderung datar atau “sideways”.

“Ditengah volatilitas global yang masih tinggi, IHSG diperkirakan berpeluang untuk melanjutkan penguatan meskipun cenderung sideways. Sentimen lain yang diperkirakan memberikan dukungan bagi indeks ini pekan ini antisipasi pemodal atas musim laporan laba,” ujar Alfiansyah.

Dari Inggris, parlemen akhirnya menyetujui untuk menunda proses Brexit yang awalnya efektif berlaku pada 29 Maret 2019. Inggris meminta tenggat waktu hingga Juni 2019, namun berharap Uni Eropa memberi tenggat waktu lebih lama.

“Kami melihat voting tersebut secara positif, karena menghindari Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan, namun di sisi lain penundaan tersebut justru menjadi pintu masuk untuk ketidakpastian baru dan berbagai kemungkinan seperti percepatan pemilu dan referendum kedua,” katanya.

Sedangkan dari AS, senat yang dikuasai oleh Partai Republik menolak deklarasi “national emergency” dari Trump, yang mengizinkan pemerintah untuk mengucurkan anggaran sekitar 8 miliar dolar AS untuk pembangunan tembok pembatas AS-Meksiko.

“Menurut kami, hal ini menggambarkan ketidakstabilan politik dan friksi internal yang dapat berisiko ke pasar modal,” ujar Alfiansyah.

Sementara itu, bursa regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 120,51 poin (0,56 persen) ke 21.571,36, indeks Hang Seng menguat 132,12 poin (0,46 persen) ke 29.144,38, dan Straits Times menguat 11,29 poin (0,35 persen) ke posisi 3.211,47.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Survei: Fed akan akhiri siklus kenaikan suku bunga tahun ini

Washington (ANTARA) – Federal Reserve AS atau bank sentral AS diperkirakan akan mengakhiri siklus kenaikan suku bunga setelah satu kenaikan lagi tahun ini, menurut survei Bloomberg terhadap para ekonom yang dirilis pada Minggu (17/3).

Rata-rata tanggapan dalam jajak pendapat Bloomberg 13-15 Maret memperkirakan kenaikan suku bunga satu kali oleh The Fed pada September, dengan ujung atas kisaran target untuk suku bunga federal fund menyentuh 2,75 persen.

Para ekonom mengatakan kemungkinan itu akan menandai puncak dari siklus kenaikan suku bunga, dibandingkan dengan puncak 3,25 persen yang mereka perkirakan tiga bulan lalu, kata survei tersebut.

Para ekonom juga memperkirakan bahwa para pejabat The Fed akan menurunkan proyeksi mereka sendiri untuk jalur tingkat suku bunga federal fund selama tiga tahun mendatang, menghapus satu proyeksi sebelumnya, ketika mereka berkumpul di Washington pada 19-20 Maret untuk mengadakan pertemuan kebijakan reguler.

Tak satu pun dari 32 ekonom mengantisipasi kenaikan suku bunga minggu depan, karena para pejabat The Fed telah berulang kali mengisyaratkan mereka puas membiarkan suku bunga tidak berubah bulan ini, menurut survei.

Bersaksi di hadapan Komite Perbankan Senat awal bulan ini, Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan The Fed akan “mengambil pendekatan yang sabar” sehubungan dengan perubahan kebijakan di masa depan, memperingatkan tentang “beberapa arus lintas dan sinyal yang saling bertentangan” terlihat selama beberapa bulan terakhir.

Keputusan kebijakan akan terus menjadi “tergantung data” dan akan mempertimbangkan informasi baru tentang kondisi-kondisi ekonomi dan prospek yang berkembang, katanya.

Setelah menaikkan suku bunga empat kali pada 2018, bank sentral membiarkan suku bunga tidak berubah setelah mengakhiri pertemuan kebijakan pada Januari. Kisaran target suku bunga federal fund saat ini adalah 2,25 persen hingga 2,50 persen.

Baca juga: Bank Sentral AS nyatakan tidak terburu-buru ubah suku bunga di tengah risiko global

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong dibuka 0,35 persen lebih tinggi

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Senin pagi, dengan indikator utama bursa Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,35 persen atau100,18 poin, menjadi diperdagangkan di 29.112,44 poin.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Flash – IHSG Senin dibuka menguat 20,41 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin dibuka menguat 20,41 poin atau 0,32 persen ke posisi 6481,59.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5 poin atau 0,49 persen menjadi 1.019,81. ***1***
(T.C005/ )

Pewarta: Citro Atmoko

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak AS turun dari tertinggi 2019 karena produksi melonjak

New York (ANTARA) – Harga minyak mentah berjangka AS sedikit menurun pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah mencapai tingkat tertinggi 2019 karena kekhawatiran tentang ekonomi global dan produksi AS yang kuat membuat harga tergerus.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April turun 0,09 dolar AS menjadi menetap pada 58,52 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, setelah mencapai level tertinggi mereka tahun ini di 58,95 dolar AS per barel.

Sementara itu, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei turun 0,07 dolar AS menjadi ditutup pada 67,16 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, di bawah tingkat tertinggi 2019 di 68,14 dolar AS yang dicapai pada Kamis (7/3).

Minyak mentah AS mengakhiri minggu ini 4,1 persen lebih tinggi, dan Brent naik 1,9 persen.

“Pasar mengambil jeda ketika mencoba untuk mencerna laporan beragam yang memberi kami ide berbeda tentang penawaran dan permintaan di masa depan,” kata Phil Flynn, seorang analis di Price Futures group di Chicago. “Pertemuan OPEC-plus bisa memberi kita sedikit arahan,” katanya.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutunya termasuk Rusia, aliansi yang dikenal sebagai OPEC+, pada tahun lalu setuju  untuk memangkas produksi, sebagian sebagai tanggapan terhadap peningkatan produksi minyak serpih AS.

Para menteri OPEC+ akan bertemu pada 17-18 April untuk memutuskan kebijakan produksi.

“Jika OPEC+ memutuskan untuk memperpanjang (pemotongan) … kami perkirakan bahwa persediaan akan terus disedot setidaknya hingga kuartal ketiga,” kata bank investasi AS Jefferies.

Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan pada Jumat (15/3) bahwa pasar dapat menunjukkan surplus moderat pada kuartal pertama 2019 sebelum membalik defisit pada kuartal kedua sekitar 0,5 juta barel per hari (bph).

Dikatakan pasokan yang cukup oleh OPEC dapat mencegah kenaikan harga jika terjadi gangguan dan pertumbuhan produksi minyak non-OPEC yang dipimpin oleh Amerika Serikat dapat memastikan permintaan terpenuhi.

Perusahaan-perusahaan energi AS minggu ini mengurangi jumlah rig minyak yang beroperasi selama empat minggu berturut-turut, dengan pengeboran melambat ke level terendah dalam hampir setahun, mendorong pemerintah untuk memotong perkiraan pertumbuhan produksi minyak mentah.

Pengebor memotong satu anjungan minyak dalam seminggu yang berakhir 15 Maret, sehingga jumlah totalnya turun menjadi 833 rig, terendah sejak April 2018, kata perusahaan jasa energi General Electric Co Baker Hughes dalam laporannya yang dipantau secara ketat Jumat (15/3).

Kenaikan harga minyak telah dibatasi oleh kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi yang telah mencengkeram sebagian besar Asia dan Eropa akan mengurangi pertumbuhan permintaan bahan bakar.

Tetapi konsumsi minyak telah bertahan sejauh ini.

Penggunaan minyak mentah di China, importir terbesar dunia, dalam dua bulan pertama 2019 naik 6,1 persen dari tahun sebelumnya menjadi 12,68 juta barel per hari, data resmi menunjukkan minggu ini.

Goldman Sachs mengatakan pertumbuhan permintaan global untuk minyak mentah pada Januari adalah “hampir 2,0 juta barel per hari, dengan kekuatan terlihat di pasar negara-negara berkembang dan negara maju.”

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street berakhir naik, S&P 500 catat minggu terbaik sejak November

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), didukung oleh perusahaan-perusahaan teknologi, ketika laporan tentang kemajuan perundingan perdagangan AS dan China mengangkat sentimen, dan mendorong S&P 500 ke minggu terbaik sejak November.

Kantor berita Xinhua yang dikelola pemerintah China mengatakan Washington dan Beijing membuat kemajuan substansial dalam perundingan perdagangan, yang memberikan dukungan setelah berita bahwa pertemuan puncak untuk mencapai kesepakatan antara kedua pihak tidak akan terjadi pada akhir Maret.

Pembuat chip, yang cenderung mendapatkan sebagian besar pendapatan mereka dari China, menguat. Indeks chip Philadelphia SE naik 2,9 persen, sementara indeks teknologi S&P 500 naik 1,2 persen.

Terlepas dari berita yang beragam baru-baru ini di bidang perdagangan, banyak investor berharap kesepakatan pada akhirnya akan terjadi, kata Paul Nolte, manajer portofolio di Kingsview Asset Management di Chicago. Selain itu, katanya, “Investor sedang memanaskan gagasan bahwa bank-bank sentral telah mengambil langkah besar ke belakang dalam hal pengetatan.”

Data AS menunjukkan output manufaktur turun untuk bulan kedua berturut-turut pada Februari dan aktivitas pabrik di negara bagian New York lebih lemah dari yang diperkirakan bulan ini.

Itu mengikuti serangkaian data lemah minggu ini yang memberikan dukungan kepada sikap dovish Federal Reserve tentang kenaikan suku bunga di waktu mendatang, yang telah membantu mengangkat saham-saham tahun ini.

Boeing Co ditutup naik 1,5 persen, mengangkat Dow, setelah pembuat pesawat terbesar dunia itu mengatakan peningkatan peranti lunak untuk pesawat 737 MAX akan diluncurkan dalam beberapa minggu mendatang.

Meski begitu, saham Boeing untuk minggu ini kehilangan 10,3 persen. Jet 737 MAX perusahaan itu dilarang terbang secara global setelah kecelakaan fatal yang melibatkan salah satu pesawatnya di Ethiopia pada Minggu (10/3).

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 138,93 poin atau 0,54 persen, menjadi berakhir di 25.848,87. Indeks S&P 500 bertambah 14 poin atau 0,50 persen, menjadi ditutup di 2.822,48 poin. Indeks Komposit Nasdaq Composite meningkat 57,62 poin atau 0,76 persen, menjadi berakhir di 7.688,53 poin.

Indeks S&P 500 membukukan kenaikan mingguan terbaik sejak akhir November dan Nasdaq memiliki kenaikan mingguan terbaik sepanjang tahun ini. Untuk minggu ini, S&P 500 naik 2,9 persen, Nasdaq naik 3,8 persen, dan Dow naik 1,6 persen.

Broadcom Inc melonjak 8,2 persen dan berada di antara dorongan terbesar untuk S&P 500 dan Nasdaq, setelah perusahaan pada Kamis (14/3) malam melaporkan laba kuartalan yang mengalahkan estimasi para analis.

Pembuat Photoshop Adobe Inc, yang juga melaporkan laba pada Kamis (14/3) malam, turun 4,0 persen setelah perkiraan pendapatan kuartal saat ini meleset dari perkiraan analis.

Saham Facebook Inc turun 2,5 persen setelah raksasa media sosial itu mengatakan pada Kamis (14/3) malam bahwa Chief Product Officer Chris Cox akan meninggalkan perusahaan.

Saham tersebut sempat menambah kerugian dan induk perusahaan Google, Alphabet, jatuh setelah Washington Post melaporkan bahwa jaksa agung negara bagian AS mengisyaratkan mereka bersedia mengambil tindakan terhadap mereka dan perusahaan-perusahaan lainnya.

Saham Qualcomm naik 2,2 persen setelah memenangkan gugatan hukum melawan Apple Inc, dengan juri di pengadilan federal di San Diego menemukan bahwa Apple berutang kepada Qualcomm sekitar 31 juta dolar AS karena melanggar tiga hak patennya.

Saham-saham yang maju melebihi jumlah yang menurun, di NYSE dengan rasio 1,63 banding 1; di Nasdaq dengan rasio 1,54 banding 1.

S&P 500 membukukan 61 tertinggi baru dalam 52 minggu dan tidak ada posisi terendah baru, dan Komposit Nasdaq mencatat 92 tertinggi baru dan 41 terendah baru.

Volume transaksi di bursa AS mencapai 10,8 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 7,5 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dolar catat pekan terburuk 2019, sterling di bawah tertinggi 9-bulan

New York (ANTARA) – Kurs dolar AS melemah secara luas pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) dan mencatat penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari tiga bulan tetakhir, terseret oleh data ekonomi AS yang lemah, sementara sterling sedikit di bawah level tertinggi sejak Juni 2018 yang diraih pada Rabu (13/3) setelah parlemen Inggris menolak keluar ” tanpa kesepakatan” dari Uni Eropa.

Output manufaktur AS turun untuk bulan kedua berturut-turut pada Februari dan aktivitas pabrik di negara bagian New York lebih lemah dari yang diperkirakan bulan ini, menawarkan bukti lebih lanjut tentang perlambatan tajam dalam pertumbuhan ekonomi pada awal kuartal pertama.

Laporan pada Jumat (15/3) memperpanjang rentetan data ekonomi lemah dan menggarisbawahi sikap “sabar” Federal Reserve terhadap kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini. Pejabat-pejabat Fed dijadwalkan bertemu pada Selasa (19/3) dan Rabu (20/3) depan untuk menilai ekonomi dan membahas kebijakan moneter masa depan. Bank sentral AS telah menaikkan suku bunga empat kali tahun lalu.

“Data hari ini tentang pertumbuhan pabrik dan indeks Empire State juga mengecewakan. Akibatnya, The Fed minggu depan kemungkinan akan tetap dalam mode menunggu dan melihat tentang suku bunga, sikap hati-hati yang menghambat kenaikan dolar,” kata Joe Manimbo, analis pasar senior di Western Union Business Solutions.

Indeks dolar 0,21 persen lebih rendah, terakhir di 96,580, merupakan kerugian mingguan terbesar sejak minggu pertama Desember. Penurunan dalam dolar mengirim euro lebih tinggi, terakhir naik 0,14 persen menjadi 1,1318 dolar.

Sementara itu diperkirakan tidak akan ada perubahan dalam suku bunga minggu depan setelah The Fed menghentikan siklus kenaikan suku bunga multi-tahun pada Januari, para pejabat mungkin menyerang pandangan yang lebih berhati-hati pada prospek ekonomi global setelah minggu yang bergejolak di pasar mata uang.

Pound berhenti sejenak untuk bernapas, tetapi tetap di jalur untuk kenaikan mingguan terbesar dalam tujuh minggu di tengah meningkatnya harapan bahwa Inggris tidak akan keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan pada 29 Maret.

Sterling terakhir diperdagangkan pada 1,3286 dolar, di bawah tertinggi sembilan bulan pada Rabu (13/3) di 1,3380 dolar, tetapi naik dua persen sejauh minggu ini, kenaikan terbesar sejak akhir Januari setelah parlemen Inggris memilih untuk mencari penundaan keluarnya Inggris dari Uni Eropa, menyusul keputusan untuk menghindari Brexit tanpa kesepakatan.

“Pasar memiliki beberapa jaminan bahwa peluang Brexit tanpa kesepakatan sangat rendah, yang merupakan alasan mengapa pasar mata uang menganggap berita ini sebagai positif. Pemungutan suara ini telah menghilangkan skenario terburuk,” kata Ugo Lancioni, kepala mata uang global di Neuberger Berman di London.

Yen tetap menguat setelah bank sentral Jepang, Bank of Japan (BO), mempertahankan kebijakan moneter stabil tetapi menahan optimismenya bahwa ekspor yang kuat dan output pabrik akan mendukung pertumbuhan, memberikan dorongan pada statusnya sebagai mata uang safe-haven.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks DAX-30 Jerman ditutup menguat 0,85 persen

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup lebih kuat pada perdagangan Jumat (15/3), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt bertambah 0,85 persen atau 98,22 poin menjadi 11.685,69 poin.

Pabrikan semikonduktor Infineon Technologies meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melonjak 3,97 persen.

Disusul saham perusahaan perangkat lunak multinasional SAP serta perusahaan reasuransi Munich Re, yang masing-masing naik sebesar 2,42 persen dan 2,41 persen.

Di sisi lain, perusahaan penyedia teknologi internet dan jasa-jasa keuangan global Wirecard mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 8,78 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan farmasi Merck dan maskapai penerbangan Jerman Lufthansa, yang masing-masing turun sebesar 2,03 persen dan 1,22 persen.

Perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 736,2 juta euro (831,9 juta dolar AS).

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks FTSE-100 Inggris berakhir naik 0,60 persen

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (15/3), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 0,60 persen atau 42,85 poin, menjadi 7.228,28 poin.

Whitbread, sebuah perusahaan hotel dan restoran multinasional Inggris, melonjak 4,84 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham Paddy Power Betfair dan Standard Life Aberdeen, yang masing-masing meningkat 4,30 persen dan 3,54 persen.

Sementara itu, Wm Morrison Supermarket, jaringan supermarket, adalah pemain berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 1,71 persen.

Disusul oleh saham Sainsbury, salah satu operator terbesar supermarket di Inggris, berkurang 1,45 persen, serta 3i Group, sebuah perusahaan multinasional ekuitas dan modal ventura swasta turun 1,13 persen.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks IBEX-35 Spanyol ditutup menguat 1,44 persen

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (15/3), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid menguat 1,44 persen atau 132,40 poin menjadi 9.342,20 poin setelah dibuka di 9.209,80 poin.

Sebanyak 22 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil membukukan kenaikan harga, sementara 12 saham membuat kerugian dan satu saham tidak berubah.

Saham raksasa perusahaan tekstil Inditex melonjak 3,55 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan perjalanan Amadeus dengan kenaikan 3,05 persen, serta raksasa telekomunikasi, Telefonica, yang melihat sahamnya menguat 2,65 persen.

Di sisi lain, perusahaan energi terbarukan dan produsen selulosa Ence Energia y Celulosa mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham ungguan, dengan harga sahamnya jatuh 5,81 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan komunikasi Cellnex Telecom yang merosot 1,59 persen, serta perusahaan properti Inmobiliaria Colonial turun 0,81 persen.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Emas berjangka berbalik naik karena dolar AS melemah

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berbalik naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), didukung oleh dolar AS yang melemah.

Penembakan massal di dua masjid di Selandia Baru dan usulan penundaan Brexit oleh parlemen Inggris juga mendorong emas, sebagai salah satu aset safe haven, kata analis.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik 7,80 dolar AS atau 0,6 persen, menjadi ditutup pada 1.302,90 dolar AS per ounce, setelah logam mulia turun lebih dari satu persen selama hari sebelumnya.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,14 persen menjadi 96,59 pada pukul 17.21 GMT, tak lama sebelum penyelesaian emas berjangka.

Dolar AS dan logam mulia bergerak berlawanan arah, ketika dolar AS melemah sehingga emas berjangka akan naik karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain. Penguatan mata uang euro dan pound Inggris juga merangsang permintaan emas di luar negeri.

Logam mulia juga mendapat dukungan setelah penembakan massal di dua masjid di Selandia Baru, yang menewaskan sedikitnya 49 orang.

Namun, reli Wall Street pada Jumat (15/3) membatasi kenaikan emas lebih lanjut.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 15,3 sen AS atau 1,01 persen, menjadi ditutup pada 15,324 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 4,7 dolar AS atau 0,57 persen, menjadi berakhir di 831,80 dolar AS per ounce.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks saham Prancis berakhir naik 1,04 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (15/3), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris naik 1,04 persen atau 55,54 poin, menjadi 5.405,32 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 36 saham berhasil membukukan kenaikan harga.

Stmicroelectronics, sebuah perusahaan elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia, melonjak 4,99 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan jasa-jasa teknologi informasi Eropa Atos yang meningkat 3,25 persen, serta pemasok komponen otomotif global Prancis Valeo naik 2,98 persen.

Sementara itu, pengecer multinasional Prancis Carrefour mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 1,28 persen

Disusul oleh saham perusahaan periklanan dan humas multinasional Prancis Publicis Groupe yang kehilangan 0,28 persen, serta perusahaan penyedia jasa-jasa industri minyak dan gas internasional Technipfmc melemah 0,15 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Semen Baturaja genjot pendapatan dari segmen ritel

Porsi terbesar peningkatan pendapatan SMBR disokong oleh segmen ritel pada Februari 2019 yang tumbuh sebesar 14 persen

JakartA (ANTARA) – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) masih terus menorehkan kinerja positif di awal tahun ini, yang tercermin dari pendapatan yang mencapai Rp266,44 miliar pada periode Februari 2019.

“Porsi terbesar peningkatan pendapatan SMBR disokong oleh segmen ritel pada Februari 2019 yang tumbuh sebesar 14 persen,” kata Direktur Utama SMBR, Jobi Triananda Hasjim dalam siaran pers di Jakarta, Jumat.

Pendapatan yang diperoleh pada Februari 2019 lebih tinggi sebesar dua persen dibanding periode sama 2018.

Jobi menjelaskan, pada Februari 2019 permintaan di wilayah pemasaran SMBR turun hingga 14,3 persen.

Akan tetapi, BUMN Semen ini mampu meningkatkan pangsa pasar sebesar 2 persen di wilayah pemasaran SMBR.

Peningkatan market share tertinggi terjadi di wilayah Sumatera Selatan sebagai pasar utama SMBR.

“Sebagai pasar utama, porsi peningkatan pasar di wilayah Sumsel mencapai mencapai 61 persen,” ujar Jobi.

Ia juga mengungkapkan bahwa SMBR akan terus berupaya mengembangkan pasar dan kinerja perseroan sepanjang tahun 2019.

“Salah satunya dengan menggenjot sektor retail yang diproyeksikan akan tumbuh signifikan sebagai efek domino dengan telah selesainya berbagai proyek-proyek infrastruktur,” ujar Jobi.

Baca juga: Penjualan Semen Baturaja tumbuh 24 persen

Baca juga: Semen Baturaja gandeng Telkom kembangkan digitalisasi bisnis

Baca juga: Perluas distribusi, Semen Baturaja gandeng Pos Logistik

Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG akhir pekan ditutup menguat dipicu surplus neraca perdagangan

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada akhir pekan ini dipicu surplus neraca perdagangan pada Februari 2019.

IHSG ditutup menguat sebesar 47,92 poin atau 0,75 persen menjadi 6.461,18, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 10,62 poin atau 1,06 persen menjadi 1.014,81.

“Surplus neraca dagang jadi sentimen utama penguatan pergerakan IHSG hari ini,” kata analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Jumat.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan internasional Indonesia pada Februari 2019 mencapai 330 juta dolar AS, dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami defisit.

Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau sepanjang hari hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham investor asing yang ditunjukkan dengan aksi beli bersih atau “net foreign buy” sebesar Rp389,3 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 407.847 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,9 miliar lembar saham senilai Rp11,42 triliun. Sebanyak 227 saham naik, 176 saham menurun, dan 124 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional Asia juga “menghijau”. Indeks Nikkei menguat 163,83 poin (0,75 persen) ke 21.450,85, indeks Hang Seng menguat 160,87 poin (0,56 persen) ke 29.012,26, dan indeks Straits Times menguat 2,26 poin (1,04 persen) ke posisi 3.200,18.**1***
(T.C005/ )

Pewarta: Citro Atmoko

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina berakhir 0,62 persen lebih tinggi

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan indeks acuan Bursa Efek Filipina (PSE) menguat 0,62 persen atau naik 47,86 poin menjadi 7.798,28 poin.

Sementara itu, indeks semua saham naik 28,02 poin atau 0,59 persen menjadi ditutup di 4.813,03 poin.

Volume perdagangan mencapai 1,38 miliar saham senilai 20,80 miliar peso (395,37 juta dolar AS), dengan 103 saham naik, 88 saham turun, sementara 41 saham ditutup datar.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Hong Kong ditutup naik 0,56 persen

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama bursa Indeks Hang Seng (HSI) naik 160,87 poin atau 0,56 persen, menjadi 29.012,26 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan antara 28.828,26 poin hingga 29.204,73 poin, dengan nilai transaksi mencapai 121,46 miliar dolar Hong Kong (sekitar 15,47 miliar dolar AS).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup menguat 0,07 persen

Singapura (ANTARA) – Saham-saham Singapura ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) menguat 0,07 persen atau 2,26 poin, menjadi 3.200,18 poin.

Sebanyak 1,59 miliar saham berpindah tangan senilai 1,82 miliar dolar Singapura (sekitar 1,34 miliar dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 206 saham terhadap 169 saham.

Indeks STI berakhir naik 0,07 persen atau 2,33 poin, menjadi 3.197,92 poin pada Kamis (14/3).

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Tokyo ditutup menguat ditopang penundaan Brexit

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, karena investor menyambut keputusan parlemen Inggris untuk menunda tanggal keberangkatan negaranya meninggalkan Uni Eropa (Brexit), dengan sentimen juga terangkat oleh pelemahan yen yang mendorong para eksportir.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 163,83 poin atau 0,77 persen, dari tingkat penutupan Kamis (14/3), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.450,85 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo naik 14,34 poin atau 0,90 persen, menjadi berakhir pada 1.602,63 poin.

Saham-saham yang terkait penambangan, bank, dan instrumen presisi paling banyak membukukan keuntungan pada saat penutupan perdagangan.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Australia berakhir cenderung datar

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir cenderung datar pada perdagangan Jumat, dengan saham sektor keuangan dan material gagal mendapatkan dukungan dari investor.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 turun tipis 4,40 poin atau 0,07 persen menjadi 6.175,20 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas kehilangan 1,70 poin atau 0,02 persen menjadi 6.265,10 poin.

“Kerugian di sektor keuangan dan material menahan pasar yang lebih luas kembali positif,” kata analis Commsec Media and Capital Market, James Tao dalam catatan kepada investor.

“Penambang-penambang telah menjadi hambatan utama karena harga logam dasar turun sebanyak 2,4 persen semalam, meskipun harga bijih besi naik 3,6 persen.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sebagian besar lebih lemah, dengan Commonwealth Bank turun 0,85 persen, Westpac Bank turun 0,45 persen, National Australia Bank naik 0,56 persen dan ANZ turun 1,01 persen.

Saham-saham pertambangan juga melemah, dengan BHP turun 1,83 persen, Rio Tinto turun 0,13 persen, Fortescue Metals turun 1,22 persen dan Newcrest Mining turun 1,19 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas sebagian besar lebih tinggi, dengan Woodside Petroleum naik 0,86 persen, Santos naik 1,00 persen dan Oil Search turun 0,13 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi, dengan Wesfarmers naik 0,44 persen dan Woolworths tidak berubah.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra tetap datar, operator penerbangan nasional Qantas turun 0,18 persen dan perusahaan biomedis CSL melemah 0,13 persen.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nilai impor februari telah turun tajam

ANTARA-Badan Pusat Statistik merilis perkembangan impor pada bulan Februari 2019. Nilai impor Indonesia mengalami penurunan 18,61 persen atau mencapai 12,20 miliar dolar as. Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers Jumat 15 Maret mengungkapkan penurunan impor disebabkan dari penerapan beberapa kebijakan pemerintah dalam mengendalikan impor.

Meski dibuka menguat, Analis: IHSG sulit bergerak ke zona positif

…dari faktor internal. dukungan juga masih lemah ke pasar, sehingga sulit bagi IHSG untuk bisa bergerak ke teritorial positif pada hari ini

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi dibuka menguat seiring positifnya pasar saham Asia, namun menurut analis sulit bergerak ke zona positif hari ini.

IHSG dibuka menguat 6,92 poin atau 0,11 persen ke posisi 6420,18. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 1,73 poin atau 0,17 persen menjadi 1.005,91.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Jumat, mengatakan faktor eksternal masih akan memberikan pandangan yang kurang baik ke pasar pada hari ini.

“Demikian dari faktor internal, dukungan juga masih lemah ke pasar, sehingga sulit bagi IHSG untuk bisa bergerak ke teritorial positif pada hari ini,” ujar Alfiansyah.

Ia mengatakan belum meredanya perang dagang AS terhadap Cina kembali akan menimbulkan kecemasan bagi pasar atas tindakan yang akan dilakukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang siap meluncurkan perang dagang terhadap India.

Investigasi administrasi Trump terhadap kelayakan The Generalized System of Preferences (GSP) India didasarkan pada keluhan dari sektor produk susu dan perangkat medis AS tentang hambatan ekspor ke India. GSP merupakan kebijakan perdagangan suatu negara yang memberi manfaat pemotongan bea masuk impor terhadap produk ekspor dari negara yang memeroleh manfaat GSP.

Sementara itu, produksi industri China melambat ke level terendah dalam 17 tahun terakhir. Produksi industri bulan Januari dan Februari naik 5,3 persen secara tahunan.

“Sektor manufaktur China menghadapi penjualan yang lemah di pasar ekspor dan domestik di tengah kenaikan tarif impor dari Amerika Serikat (AS) dan perlambatan permintaan global,” ujar Alfiansyah.

Sementara itu, bursa regional Asia antara lain Indeks Nikkei menguat 217,71 poin (1,02 persen) ke 21.504,73, Indeks Hang Seng menguat 224,96 poin (0,78 persen) ke 29.076,35, dan Straits Times menguat 14,18 poin (0,44 persen) ke posisi 3.212,1.

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi, jumlah pendaftar tunjangan di AS naik

Baca juga: Bank Sentral Kanada sebut kenaikan utang global ancam pertumbuhan ekonomi dunia

Baca juga: Harga minyak di Asia terbebani ancaman perlambatan ekonomi

Baca juga: Dolar AS menguat terdampak penundaan Brexit

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Yuan melemah 158 basis poin terhadap dolar

Yuan melemah 158 basis poin terhadap dolar

Yuan Mata Uang Elite. Dunia Karyawati menunjukkan mata uang Yuan di salah satu tempat penukaran valuta asing di Jakarta. Dana Moneter Internasional (IMF) secara resmi memasukan Yuan ke dalam special drawing rights (SDR) atau aset cadangan internasional sebagai mata uang elite dunia, menyusul dolar AS, euro, poundsterling Inggris, dan yen Jepang. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Harga minyak di Asia terbebani ancaman perlambatan ekonomi

Minyak mentah terus bergerak lebih tinggi …

Singapura (ANTARA) – Harga minyak stabil di perdagangan Asia pada Jumat pagi, di tengah dukungan dari pengurangan pasokan yang sedang berlangsung dipimpin oleh OPEC serta sanksi-sanksi AS terhadap Venezuela dan Iran, tetapi terbebani oleh kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi akan segera mulai mengurangi pertumbuhan permintaan bahan bakar.

Patokan internasional, minyak mentah berjangka Brent diperdagangkan di 67,16 dolar AS per barel pada pukul 00.29 GMT (07.29 WIB), turun tujuh sen dari penutupan terakhir mereka, tetapi masih satu dolar dari 68,14 dolar AS per barel, harga tertinggi 2019 yang dicapai hari sebelumnya.

Patokan AS, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di 58,53 dolar AS per barel, turun delapan sen dari penyelesaian terakhir mereka, dan juga tidak jauh dari tertinggi 2019 mereka di 58,74 dolar AS hari sebelumnya.

Terlepas dari penurunan Jumat, minyak mentah telah naik sekitar seperempat nilainya sejak awal tahun.

“Minyak mentah terus bergerak lebih tinggi … dalam menanggapi pemotongan produksi yang sedang berlangsung dari kelompok produsen OPEC+ serta kemerosotan (output) lain dari Venezuela,” kata Kepala Strategi Komoditas Saxo, Bank Denmark, Ole Hansen.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu tidak terafiliasi seperti Rusia – yang dikenal sebagai aliansi OPEC+ – telah berjanji untuk menahan 1,2 juta barel per hari (bph) dalam pasokan minyak sejak awal tahun untuk memperketat pasar dan menopang harga.

Sementara itu, krisis politik dan ekonomi di Venezuela dikombinasikan dengan sanksi-sanksi AS terhadap Venezuela dan Iran, telah semakin memperketat pasar minyak.

Menahan harga minyak mentah dari kenaikan lebih lanjut adalah kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi global yang telah mencengkeram sebagian besar Asia dan Eropa, dan menunjukkan tanda-tanda menjalar ke Amerika Utara, akan segera mengurangi pertumbuhan permintaan minyak.

“(Tapi), kekhawatiran tentang pertumbuhan dan permintaan masa depan untuk minyak mentah tetap hanya kekhawatiran pada tahap ini,” kata Hansen.

Penggunaan minyak mentah oleh kilang-kilang China dalam dua bulan pertama tahun 2019 naik 6,1 persen dari tahun sebelumnya ke rekor 12,68 juta barel per hari, data resmi menunjukkan minggu ini. Demikian laporan yang dikutip Reuters.

Baca juga: Dolar AS menguat terdampak penundaan Brexit

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi, jumlah pendaftar tunjangan di AS naik

Baca juga: Bank Sentral Kanada sebut kenaikan utang global ancam pertumbuhan ekonomi dunia

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China lebih tinggi, Indeks Komposit Shanghai naik 0,34 persen

Beijing (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa China dibuka lebih tinggi pada Jumat pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai naik 0,34 persen menjadi diperdagangkan di 3.000,88 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, dibuka menguat 0,72 persen menjadi diperdagangkan pada 9.485,33 poin.

Sementara itu, Indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, dibuka bertambah 1,07 persen menjadi diperdagangkan di 1,667,78 poin. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi, jumlah pendaftar tunjangan di AS naik

Baca juga: Bursa Tokyo menguat, Indeks Nikkei 225 dibuka naik 174,67 poin

Baca juga: Dolar AS menguat terdampak penundaan Brexit

Baca juga: Harga minyak di Asia terbebani ancaman perlambatan ekonomi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng dibuka turun 7,53 poin

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham pada Hong Kong dibuka lebih rendah pada Jumat pagi, dengan indikator utama bursa Indeks Hang Seng (HSI) turun 0,03 persen atau 7,53 poin, menjadi diperdagangkan di 28.843,86 poin.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa China lebih tinggi, Indeks Komposit Shanghai naik 0,34 persen

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi, jumlah pendaftar tunjangan di AS naik

Baca juga: Bank Sentral Kanada sebut kenaikan utang global ancam pertumbuhan ekonomi dunia

Baca juga: Dolar AS menguat terdampak penundaan Brexit

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Jumat dibuka naik 6,92 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat, dibuka menguat 6,92 poin atau 0,11 persen ke posisi 6420,18.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 1,73 poin atau 0,17 persen menjadi 1.005,91.

Baca juga: Bursa China lebih tinggi, Indeks Komposit Shanghai naik 0,34 persen

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi, jumlah pendaftar tunjangan di AS naik

Baca juga: Bank Sentral Kanada sebut kenaikan utang global ancam pertumbuhan ekonomi dunia

Baca juga: Dolar AS menguat terdampak penundaan Brexit

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Australia naik tipis, tertekan saham finansial dan material

Sydney (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Australia dibuka cenderung datar pada perdagangan Jumat pagi, sedikit lebih tinggi dengan saham sektor material dan keuangan membebani indeks.

Pada pukul 10.35 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik tipis 1,70 poin atau 0,03 persen menjadi diperdagangkan di 6.181,30 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 2,90 poin atau 0,05 persen pada 6.269,70 poin.

Dengan parlemen Inggris memilih untuk menunda batas waktu Brexit 29 Maret dan berlanjutnya ketegangan perdagangan global, sentimen di seluruh dunia bervariasi semalam.

“Ayunan dari pengambilan risiko Eropa ke penghindaran risiko AS awalnya menekan aset-aser safe haven seperti obligasi dan emas, sebelum reli kembali ke titik awal,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy kepada investor dalam catatan pagi.

“Data global baru-baru ini yang menawarkan janji pertumbuhan di masa depan tanpa mendorong suku bunga lebih tinggi segera secara luas mendukung semua aset.”

“Sisi gelap dari fenomena ini adalah bahwa setiap indikasi-indikasi pelemahan atau penguatan ekonomi dapat membalikkan keseimbangan.”

Di sektor keuangan, pada Bursa Australia, terlihat bank-bank besar Australia sebagian besar melemah, dengan Commonwealth Bank turun 0,58 persen, Westpac Bank turun 0,09 persen, ANZ turun 1,17 persen, namun National Australia Bank naik 0,20 persen.

Saham-saham pertambangan merosot, dengan BHP turun 0,81 persen, Rio Tinto turun 0,46 persen, Fortescue Metals turun 0,23 persen dan Newcrest Mining turun 1,03 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas menguat, dengan Woodside Petroleum naik 0,77 persen, Santos naik 0,36 persen dan Oil Search naik 0,31 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia memperlihatkan hasil yang beragam, dengan Wesfarmers naik 0,12 persen dan Woolworths turun 0,13 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah, operator penerbangan nasional Qantas juga datar, dan perusahaan biomedis CSL mengaut 0,69 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi, jumlah pendaftar tunjangan di AS naik

Baca juga: Dolar AS menguat terdampak penundaan Brexit

Baca juga: Bank Sentral Kanada sebut kenaikan utang global ancam pertumbuhan ekonomi dunia

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Tokyo menguat, Indeks Nikkei 225 dibuka naik 174,67 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Jumat, karena investor menyambut keputusan parlemen Inggris untuk menunda tanggal keberangkatan Inggris meninggalkan Uni Eropa, dengan sentimen juga terangkat oleh penguatan yen yang mendorong para eksportir.

Di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 0,82 persen atau 174,67 poin, dari tingkat penutupan Kamis (14/3), menjadi diperdagangkan di 21.461,69 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo menambahkan 14,03 poin, atau 0,88 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.602,32 poin.

Saham-saham yang berhubungan dengan pertambangan, real estat, dan kredit konsumen tampak paling banyak mencatat kenaikan pada awal perdagangan. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi, jumlah pendaftar tunjangan di AS naik

Baca juga: Bursa Australia naik tipis, tertekan saham finansial dan material

Baca juga: Bank Sentral Kanada sebut kenaikan utang global ancam pertumbuhan ekonomi dunia

Baca juga: Dolar AS menguat terdampak penundaan Brexit
 

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak dunia bervariasi di tengah laporan bulanan OPEC

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei turun 0,32 dolar AS menjadi ditutup pada 67,23 dolar AS per barel

New York (ANTARA) – Harga minyak dunia bervariasi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), ketika Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menurunkan proyeksi permintaan minyak global untuk 2019 dan memperkirakan pertumbuhan pasokan minyak non-OPEC yang kuat tahun ini dalam laporan minyak bulanan terbarunya.

Untuk 2019, permintaan minyak dunia diperkirakan tumbuh 1,24 juta barel per hari (bph), yang lebih rendah dari perkiraan pertumbuhan 1,43 juta barel per hari pada 2018, menurut laporan minyak OPEC edisi Maret yang dirilis pada Kamis (14/3/2019).

Pertumbuhan pasokan minyak non-OPEC pada tahun ini direvisi naik 0,06 juta barel per hari menjadi 2,24 juta barel per hari. Amerika Serikat, Brasil, Rusia, Inggris, dan Australia adalah pendorong utama peningkatan produksi minyak tersebut.

“Sementara permintaan minyak diperkirakan akan tumbuh pada kecepatan moderat pada 2019, itu masih jauh di bawah perkiraan pertumbuhan yang kuat dalam proyeksi pasokan non-OPEC untuk tahun ini,” kata OPEC dalam laporan bulanannya.

“Ini menyoroti tanggung jawab bersama yang berkelanjutan dari semua negara produsen yang berpartisipasi untuk menghindari kambuhnya ketidakseimbangan dan terus mendukung stabilitas pasar minyak pada 2019,” kata kartel minyak.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April naik 0,35 dolar AS menjadi menetap pada 58,61 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei turun 0,32 dolar AS menjadi ditutup pada 67,23 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Baca juga: OPEC pangkas produksi pada Februari meskipun ada tekanan dari Trump

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street ditutup bervariasi, jumlah pendaftar tunjangan di AS naik

Jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi untuk tunjangan pengangguran meningkat lebih dari yang diperkirakan pada minggu lalu

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena para investor mempertimbangkan beberapa data ekonomi terbaru, di antaranya jumlah pendaftar tunjangan pengangguran meningkat.

Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 7,05 poin atau 0,03 persen, menjadi berakhir di 25.709,94 poin. Indeks S&P 500 turun 2,44 poin atau 0,09 persen, menjadi ditutup di 2.808,48 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 12,49 poin atau 0,16 persen lebih rendah, menjadi 7.630,91 poin.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi untuk tunjangan pengangguran meningkat lebih dari yang diperkirakan pada minggu lalu.

Dalam pekan yang berakhir 9 Maret, angka pendahuluan untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman mencapai 229.000, meningkat 6.000 dari tingkat yang tidak direvisi minggu sebelumnya di 223.000, menurut Departemen Tenaga Kerja pada Kamis (14/3).

Sementara itu, rata-rata pergerakan empat minggu mencapai 223.750, turun 2.500 dari rata-rata minggu sebelumnya yang tidak direvisi 226.250, kata departemen.

Penjualan rumah baru jatuh 6,9 persen mencapai tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 607.000 pada Januari, menunjukkan bahwa pembeli mungkin telah menghentikan pembelian rumah selama penutupan sementara pemerintahan federal.

Harga jual rata-rata rumah baru yang terjual pada Januari 2019 adalah 317.200 dolar AS. Harga jual rata-rata adalah 373.100 dolar AS.

Para investor juga terus memantau kinerja komponen Dow, Boeing. Saham produsen pesawat ini telah berada di bawah tekanan minggu ini di tengah kekhawatiran atas keselamatan pesawat 737 MAX, salah satu model yang paling populer.

Pada Minggu (10/3), pesawat Boeing 737 Max 8 Ethiopian Airlines, menuju Nairobi, Kenya, jatuh tak lama setelah lepas landas dari ibukota Ethiopia Addis Ababa, menewaskan semua 157 orang di dalamnya.

Ini adalah kali kedua dalam setengah tahun pesawat terlaris Boeing tersebut mengalami kecelakaan fatal. Pada Oktober, sebuah pesawat Lion Air jatuh ke laut di ibu kota Indonesia, Jakarta, menewaskan 189 orang di dalamnya.

Saham Boeing turun sedikit lebih dari satu persen menjadi ditutup pada 373,30 dolar AS per saham pada pada Kamis (14/3). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks saham Prancis berakhir naik 0,82 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis (14/3), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris naik 0,82 persen atau 43,40 poin, menjadi 5.349,78 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 tercatat 31 saham membukukan kenaikan harga.

Penyedia jasa-jasa industri minyak dan gas internasional TechnipFMC melonjak 5,06 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan optik mata internasional yang berbasis di Prancis, EssilorLuxottica, menguat 3,32 persen, serta perusahaan konsesi dan konstruksi Prancis Vinci naik 2,17 persen.

Sementara itu, perusahaan perbankan Prancis Credit Agricole mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melemah 0,45 persen.

Disusul oleh saham Cap Gemini, pemimpin global dalam layanan konsultasi, teknologi dan alih daya (outsourcing), yang kehilangan 0,61 persen, serta perusahaan perangkat lunak Prancis Dassault Systemes turun sebesar 0,72 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks saham Jerman ditutup menguat 0,13 persen

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis (14/3), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 0,13 persen atau 15,06 poin, menjadi 11.587,47 poin.

Pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas mencetak keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya meningkat 3,32 persen.

Disusul oleh saham raksasa industri Thyssenkrupp dan kelompok perusahaan energi RWE, yang masing-masing naik sebesar 1,97 persen dan 1,85 persen.

Di sisi lain, maskapai penerbangan Jerman Lufthansa mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 6,09 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan penyedia teknologi internet dan jasa-jasa keuangan global Wirecard serta kelompok perusahaan kimia BASF, yang turun masing-masing sebesar 3,03 persen dan 1,33 persen.

Adidas adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 300,6 juta euro (339,5 juta dolar AS).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks FTSE-100 Inggris berakhir naik 0,37 persen

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris berakhir lebih kuat pada perdagangan Kamis (14/3), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 0,37 persen atau 26,24 poin, menjadi 7.185,43 poin.

Easyjet, sebuah maskapai penerbangan Inggris berbiaya rendah, melonjak 4,17 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham Auto Trader Group dan Tui AG, yang masing-masing meningkat 4,02 persen dan 3,69 persen.

Sementara itu, Anglo American, perusahaan pertambangan yang terdiversifikasi secara global, menjadi pemain dengan kinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 3,64 persen.

Disusul oleh saham GVC Holdings, kelompok perusahaan taruhan olahraga dan permainan multinasional Inggris, yang merosot 2,21 persen, Hikma Pharmaceuticals, perusahaan farmasi multinasional, turun 1,77 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks saham Spanyol ditutup bertambah 0,19 persen

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis (14/3), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid bertambah 0,19 persen atau 17,10 poin, menjadi 9.209,80 poin setelah dibuka di 9.192,70 poin.

Sebanyak 18 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil membukukan kenaikan harga, sementara 17 lainnya mengalami kerugian.

Kelompok maskapai penerbangan IAG mencatat kenaikan 1,40 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan properti Inmobiliaria Colonial, dengan kenaikan 1,03 persen, dan perusahaan energi Red Electrica Corporacion, meningkat 1,00 persen.

Di sisi lain perusahaan energi terbarukan dan produsen selulosa Ence Energia y Celulosa mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 5,33 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan produsen baja Arcelormittal yang berkurang 2,38 persen dan kelompok perusahaan industri CIE Automotiveada turun 1,75 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Emas jatuh di bawah 1.300 dolar tertekan penguatan greenback

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), kembali berada di bawah level 1.300 dolar AS, terutama tertekan oleh greenback yang menguat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, jatuh 14,20 dolar AS atau 1,08 persen, menjadi menetap di 1.295,10 dolar AS per ounce, sehari setelah logam mulia ini melambung di atas 1.300 dolar AS.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, naik 0,31 persen menjadi 96,77 tepat sebelum penyelesaian (penutupan) emas.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak ke arah yang berlawanan, yang berarti jika dolar AS naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Aksi ambil untung dari kenaikan baru-baru ini juga menyebabkan harga emas jatuh, kata para analis.

Sementara itu, investor tampaknya telah mengabaikan gejolak seputar proses Brexit, terutama setelah anggota parlemen Inggris pada Rabu (13/3) memilih untuk menolak setiap Brexit yang tanpa ada kesepakatan.

Anggota parlemen Inggris sekarang berupaya untuk menunda Brexit hingga 30 Juni, tetapi setiap perpanjangan proses harus mendapatkan persetujuan dari Uni Eropa.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 28,5 sen AS atau 1,84 persen, menjadi ditutup pada 15,171 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 14,6 dolar AS atau 1,73 persen, menjadi berakhir di 827,10 dolar AS per ounce.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Malaysia berakhir melemah, indeks KLCI turun 0,22 persen

Sementara itu, indeks Emas bergerak melemah 11,65 poin atau 0,10 persen menjadi ditutup di 11.711,19 poin

Kuala Lumpur (ANTARA) – Pasar saham Malaysia berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) turun 3,72 poin atau 0,22 persen, menjadi 1.674,52 poin.

Sementara itu, menurut Xinhua, indeks Emas bergerak melemah 11,65 poin atau 0,10 persen menjadi ditutup di 11.711,19 poin.

Ada 491 saham menguat, 400 saham turun dan 387 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi meningkat menjadi 4,77 miliar saham senilai 2,75 miliar ringgit Malaysia (671,81 juta dolar AS), dibandingkan dengan 4,00 miliar saham senilai 2,39 miliar ringgit Malaysia (585,78 juta dolar AS) pada Rabu (13/3/2019).

Baca juga: Didorong peningkatan bursa global, IHSG ditutup menguat 0,56 persen
Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup menguat, Hang Seng naik 0,15 persen
Baca juga: Pasar saham China ditutup melemah, indeks Shanghai turun 1,2 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Australia naik didukung sektor sumber daya dan teknologi

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan dukungan yang berasal dari sektor sumber daya dan teknologi mengimbangi kerugian sektor perbankan.

Pada penutupan pasar, sebut Xinhua, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 18,40 poin atau 0,30 persen menjadi 6.179,60 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 20,80 poin atau 0,33 persen menjadi 6.266,80 poin.

Pasar Aussie merosot di bawah level awal sekitar jam makan siang sebelum naik kembali.

Secara lokal, saham sektor sumber daya dan teknologi memberikan dukungan paling besar dan mengimbangi kerugian oleh bank-bank.

“Pasar lokal telah melonjak sekitar 15 persen sejak Natal, namun setelah mencapai tertinggi enam bulan pekan lalu mungkin mencari katalis positif untuk bergerak lebih tinggi lagi,” kata analis pasar Commsec, Steven Daghlian.

Pengecer online Kogan.com melonjak 7,00 persen setelah mengumumkan penambahan pada platformnya yang memungkinkan pengguna untuk menjual langsung ke pembeli, mirip dengan pesaing pasar Amazon.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 0,16 persen, National Australia Bank turun 0,28 persen, Westpac Bank turun 0,19 persen dan ANZ turun 0,67 persen.

Saham-saham pertambangan menguat, dengan BHP naik 0,79 persen, Rio Tinto naik 0,95 persen, Fortescue Metals naik 0,46 persen dan Newcrest naik 0,04 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas terangkat, dengan Oil Search naik 1,91 persen, Santos naik 1,90 persen dan Woodside Petroleum naik 1,39 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi, dengan Coles turun 1,14 persen dan Woolworths turun 0,07 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah, operator penerbangan nasional Qantas terangkat 0,18 persen dan perusahaan biomedis CSL naik tipis 0,08 persen.

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup menguat, Hang Seng naik 0,15 persen
Baca juga: Saham Tokyo ditutup cenderung datar tertekan ketidakpastian Brexit

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Didorong peningkatan bursa global, IHSG ditutup menguat 0,56 persen

Naiknya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah dan emas juga menjadi tambahan katalis positif untuk indeks

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat yang didorong peningkatan bursa saham global.

IHSG ditutup menguat sebesar 35,69 poin atau 0,56 persen menjadi 6.413,26. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 8,11 poin atau 0,81 persen menjadi 1.004,18.

“Pada perdagangan hari ini indeks harga saham gabungan kembali ditutup menguat didorong oleh menguatnya indeks bursa global seiring dengan solidnya data ekonomi Amerika. Sementara itu, naiknya beberapa harga komoditas seperti minyak mentah dan emas juga menjadi tambahan katalis positif untuk indeks,” kata analis Indopremier Sekuritas Mino kepada Antara di Jakarta, Kamis.

Dibuka melemah, IHSG tak lama langsung kembali menguat dan berada di zona hijau hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham investor asing yang ditunjukkan dengan aksi jual bersih atau net foreign sell sebesar Rp313,44 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 474.292 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,25 miliar lembar saham senilai Rp9,31 triliun. Sebanyak 221 saham naik, 179 saham menurun, dan 139 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 3,22 poin (0,02 persen) ke 21.287,02, indeks Hang Seng menguat 43,94 poin (0,15 persen) ke 28.851,39, dan indeks Straits Times melemah 2,33 poin (0,07 persen) ke posisi 3.197,92.

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup menguat, Hang Seng naik 0,15 persen
Baca juga: Saham Tokyo ditutup cenderung datar tertekan ketidakpastian Brexit

Baca juga: IHSG diprediksi menguat seiring naiknya bursa Asia

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup 0,07 persen lebih tinggi

Indeks acuan Straits Times naik 0,07 persen atau 2,33 poin menjadi 3.197,92 poin

Singapura (ANTARA) – Saham-saham Singapura ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) naik 0,07 persen atau 2,33 poin, menjadi 3.197,92 poin.

Sebanyak 850,89 juta saham berpindah tangan senilai 1,01 miliar dolar Singapura (sekitar 745,22 juta dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 214 saham terhadap 166 saham, dikutip dari Xinhua.

Indeks STI naik 0,52 persen atau 16,66 poin, menjadi ditutup di 3.195,59 pada Rabu (13/3/2019).

Baca juga: Didorong peningkatan bursa global, IHSG ditutup menguat 0,56 persen
Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup menguat, Hang Seng naik 0,15 persen
Baca juga: Saham Tokyo ditutup cenderung datar tertekan ketidakpastian Brexit

 

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China ditutup melemah, indeks Shanghai turun 1,2 persen

Indeks Komponen Shenzhen melemah 1,82 persen menjadi berakhir di 9.417,93 poin

Beijing (ANTARA) – Pasar saham China ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan Indeks Komposit Shanghai turun 1,2 persen, menjadi 2.990,69 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China melemah 1,82 persen, menjadi berakhir di 9.417,93 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, kehilangan 2,58 persen menjadi ditutup pada 1.650,19 poin.

Baca juga: Didorong peningkatan bursa global, IHSG ditutup menguat 0,56 persen
Baca juga: Bursa saham Singapura ditutup 0,07 persen lebih tinggi
Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup menguat, Hang Seng naik 0,15 persen

 

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Seoul berakhir menguat 0,34 persen

Seoul (ANTARA) – Saham-saham Seoul berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama bursa Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) menguat 0,34 persen atau 7,27 poin, menjadi 2.155,68 poin.

Volume perdagangan mencapai 337,2 juta saham senilai 5,8 triliun won (5,1 miliar dolar AS).

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.134,8 won terhadap greenback, turun 2,2 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo ditutup cenderung datar tertekan ketidakpastian Brexit

Indeks Nikkei-225 turun tipis 0,02 persen atau 3,22 poin menjadi 21.287,02 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham saham Tokyo ditutup cenderung datar pada perdagangan Kamis, karena aksi beli awal yang didukung kinerja positif Wall Street diimbangi dengan aksi jual menyusul kekhawatiran atas ketidakpastian politik di tengah rencana Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.

Indeks acuan Nikkei-225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun tipis 0,02 persen atau 3,22 poin, dari tingkat penutupan Rabu (13/3/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.287,02 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 3,78 poin atau 0,24 persen, menjadi berakhir pada 1.588,29 poin.

Saham-saham yang terkait dengan kimia, tekstil dan pakaian, serta aneka produk paling banyak mencatat penurunan pada akhir perdagangan.

Baca juga: Pasar saham Seoul berakhir menguat 0,34 persen
 

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina ditutup 0,2 persen lebih rendah

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan Bursa Efek Filipina (PSE) turun 0,20 persen atau 15,73 poin, menjadi 7750,42 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks semua saham bergerak melemah 15,66 poin atau 0,33 persen, menjadi 4.785,01 poin.

Volume perdagangan mencapai 1,80 miliar saham senilai 5,60 miliar peso (106,21 juta dolar AS), dengan 77 saham naik, 107 saham turun, sementara 49 saham ditutup datar.

Baca juga: Saham Tokyo ditutup cenderung datar tertekan ketidakpastian Brexit
 

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup menguat, Hang Seng naik 0,15 persen

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama bursa Indeks Hang Seng (HSI) menguat 0,15 persen atau 43,94 poin menjadi 28.851,39 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan antara 28.696,31 poin hingga 28.932,47 poin, dengan nilai transaksi mencapai 96,05 miliar dolar Hong Kong (sekitar 12,24 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Baca juga: Saham Tokyo ditutup cenderung datar tertekan ketidakpastian Brexit
 

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019