Bursa China merosot, Indeks Komposit Shanghai dibuka jatuh 0,78 persen

Beijing (ANTARA) – Bursa saham China dibuka lebih rendah pada Kamis pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai turun 0,78 persen menjadi diperdagangkan di 2.871,20 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua di China, dibuka melemah 0,92 persen menjadi diperdagangkan pada 8.919,50 poin.

Sementara itu, Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, berkurang 0,73 persen menjadi dibuka pada 1.470, 98 poin.

Baca juga: IHSG Kamis dibuka melemah 28,02 poin

Baca juga: Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang seng dibuka turun 0,56 persen

Baca juga: Wall Street bervariasi, pasar waspada perundingan dagang AS-China

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analis: IHSG melemah dipicu dampak AS naikkan tarif impor barang China

…karena ekonomi masih stabil di kisaran lima persen, maka akan lebih terjaga pergerakan IHSG-nya

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi ini dibuka melemah pasca-Amerika Serikat (AS) menaikkan tarif impor terhadap barang-barang China pada Rabu (8/5) malam lalu.

IHSG dibuka melemah 28,02 poin atau 0,45 persen ke posisi 6.242,18. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 7,69 poin atau 0,78 persen menjadi 981,23.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Kamis, mengatakan, kendati AS sudah memastikan akan menaikkan tarif impor terhadap China, namun hal tersebut sebenarnya sudah diantisipasi pasar.

“Jadi sentimennya sudah jalan duluan sebelum resmi dinaikkan tarifnya,” ujar William.

Berdasarkan keterangan Kantor Perwakilan Dagang AS (US Trade Representative) tarif impor dinaikkan dari 10 persen menjadi 25 persen terhadap produk China ke AS senilai 200 miliar dolar AS dan akan berlaku mulai 10 Mei 2019 besok.

Perang dagang yang kembali memanas ini, lanjut William, memang akan memengaruhi pergerakan bursa saham global termasuk bursa saham Asia.

“Efek ini tentu besar ke bursa Asia, tapi Indonesia tidak terlalu terpengaruh karena ekonomi masih stabil di kisaran lima persen, maka akan lebih terjaga pergerakan IHSG-nya,” kata William.

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei melemah 227,21 poin (1,05 persen) ke 21.375,38, Indeks Hang Seng melemah 239,59 poin (0,83 persen) ke 28.763,61, dan Indeks Straits Times melemah 16,25 poin (0,49 persen) ke posisi 3.267,59.

Baca juga: Rupiah Kamis pagi melemah 13 poin, tembus di atas Rp14.300

Baca juga: Trump jatuhkan sanksi baru ke Iran, kali ini sasar industri logam

Baca juga: Dolar cenderung datar, pasar tunggu perundingan dagang AS-China

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Tokyo merosot, Indeks Nikkei 225 dibuka turun 118,82 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham pada BursaTokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi, menyusul perdagangan berfluktuasi di Wall Street semalam (Rabu), karena masih ada kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan ekonomi global.

Baca juga: Wall Street bervariasi, pasar waspada perundingan dagang AS-China

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo kehilangan 118,82 poin atau 0,55 persen, dari tingkat penutupan Rabu (8/5/2019), menjadi diperdagangkan di 21.483,77 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo bergerak turun 14,13 poin atau 0,90 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.558,20 poin.

Saham-saham konstruksi, tenaga listrik, dan gas, serta pulp dan kertas, paling banyak mencatat penurunan di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Dolar cenderung datar, pasar tunggu perundingan dagang AS-China

Baca juga: Harga emas turun, hentikan kenaikan beruntun karena ekuitas AS pulih

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Australia menguat, Indeks ASX 200 dibuka naik 0,32 poin

Sydney (ANTARA) – Bursa saham Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis pagi, meskipun Wall Street melemah dan terjadi volatilitas berkelanjutan di pasar ekuitas global.

Pada pukul 10.25 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 18,00 poin atau 0,29 persen menjadi diperdagangkan di 6.287,10 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 20,10 poin atau 0,32 persen pada 6.371,90 poin.

Meskipun saham-saham AS merosot 2,0 persen semalam, saham-saham Australia telah memulai pagi lebih kuat dengan sektor energi, industri, teknologi informasi, dan layanan komunikasi mendorong pasar lebih tinggi.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melihat hasil yang beragam, dengan Commonwealth Bank naik 0,27 persen, Westpac Bank turun 0,22 persen, National Australia Bank naik 0,23 persen dan ANZ naik tipis 0,04 persen.

Saham-saham sektor pertambangan sebagian besar berada di bawah tekanan, dengan BHP turun 0,89 persen, Rio Tinto turun 0,90 persen, Fortescue Metals naik 0,13 persen dan penambang emas Newcrest turun 0,76 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas sebagian besar menguat, dengan Woodside Petroleum naik 0,43 persen, Santos naik 1,32 persen dan Oil Search turun 0,20 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia juga bervariasi, dengan Wesfarmers turun 0,21 persen dan Woolworths naik 0,14 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra melonjak 2,43 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas menguat 1,84 persen dan perusahaan biomedis CSL naik tipis 0,03 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street bervariasi, pasar waspada perundingan dagang AS-China

Baca juga: Bursa Tokyo merosot, Indeks Nikkei 225 dibuka turun 118,82 poin

Baca juga: Harga emas turun, hentikan kenaikan beruntun karena ekuitas AS pulih

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul melemah, Indeks KOSPI dibuka turun 0,38 persen

Seoul (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Seoul dibuka sedikit lebih rendah pada Kamis pagi, dengan indikator utama bursa Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun tipis 0,38 persen atau 8,23 poin, menjadi 2.159,78 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.172,2 won terhadap dolar AS, turun 2,8 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Analis: Meski ditutup melemah, IHSG berpeluang menguat kembali

Baca juga: Wall Street bervariasi, pasar waspada perundingan dagang AS-China

Baca juga: Dolar cenderung datar, pasar tunggu perundingan dagang AS-China

Baca juga: Harga emas turun, hentikan kenaikan beruntun karena ekuitas AS pulih
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Kamis dibuka melemah 28,02 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis dibuka melemah 28,02 poin atau 0,45 persen ke posisi 6.242,18.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 7,69 poin atau 0,78 persen menjadi 981,23.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks CAC-40 Prancis berakhir naik 0,40 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Rabu (8/5/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris naik 0,40 persen atau 21,84 poin, menjadi 5.417,59 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 25 saham mengalami kenaikan harga.

Pemimpin transformasi digital Prancis, Atos, meningkat 2,93 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan produsen barang fashion mewah internasional Prancis Kering yang menguat 1,68 persen, serta perusahaan penyedia layanan industri minyak dan gas internasional TechnipFMC naik 1,58 persen.

Sementara itu, kelompok perusahaan pengolahan air dan limbah Prancis Veolia Environnement mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 2,45 persen.

Disusul oleh saham perusahaan jasa dan fasilitas manajemen makanan Prancis Sodexo yang berkurang 1,72 persen, serta perusahaan periklanan dan humas multinasional Prancis Publicis Groupe turun 0,91 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks DAX-30 Jerman ditutup menguat 0,72 persen

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (8/5/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 0,72 persen atau 87,19 poin, menjadi 12.179,93 poin.

Perusahaan penyedia teknologi internet dan jasa keuangan global Wirecard mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melonjak sebesar 4,87 persen.

Disusul oleh saham perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens serta pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas, yang masing-masing meningkat sebesar 4,57 persen dan 2,62 persen.

Di sisi lain, maskapai penerbangan Jerman Lufthansa menderita kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 4,44 persen.

Diikuti oleh saham produsen semikonduktor Infineon Technologies dan asosiasi pengembang perumahan Vonovia, yang masing-masing turun sebesar 1,67 persen dan 1,47 persen.

Siemens adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 454,5 juta euro (508,9 juta dolar AS).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks FTSE-100 Inggris ditutup 0,15 persen lebih tinggi

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (8/5/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 0,15 persen atau 10,53 poin menjadi 7.271,00 poin.

Micro Focus International, perusahaan perangkat lunak multinasional dan teknologi informasi, melonjak 3,86 persen menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan multinasional Inggris Informa dan perusahaan jasa keuangan Hargreaves Lansdown, yang masing-masing naik sebesar 3,42 persen dan 2,16 persen.

Sementara itu, Imperial Brands, perusahaan tembakau multinasional Inggris, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 6,32 persen.

Disusul oleh saham ITV, sebuah perusahaan media Inggris, yang jatuh 6,08 persen, serta kelompok perusahaan pariwisata terintegrasi berbasis di Jerman, TUI, turun 3,80 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Spanyol melemah, Indeks IBEX 35 ditutup turun 0,09 persen

Madrid (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Spanyol berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Rabu (8/5/2019), dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid turun tipis 0,09 persen atau 8,10 poin, menjadi 9.227,00 poin.

Perusahaan produsen selulosa dan kolagen Viscofan mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 8,84 persen.

Disusul oleh saham produsen selulosa dan energi Ence yang jatuh 4,63 persen, serta perusahaan infrastruktur Ferrovial merosot 3,53 persen.

Di sisi lain, perusahaan industri CIE Automotive berhasil meraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melonjak 6,64 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan telekomunikasi Cellnex Telecom yang terangkat 4,32 persen, dan perusahaan operator liburan Amadeus naik 3,49 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Analis: Meski ditutup melemah, IHSG berpeluang menguat kembali

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga emas turun, hentikan kenaikan beruntun karena ekuitas AS pulih

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menghentikan kenaikan beruntun selama tiga hari menjadi lebih rendah pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena pasar saham atau ekuitas Amerika Serikat pulih dari kejatuhan sehari sebelumnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, turun 4,2 dolar AS atau 0,33 persen, menjadi ditutup pada 1.281,40 dolar AS per ounce.

Indeks-indeks acuan Wall Street telah jatuh selama dua sesi terakhir di tengah kekhawatiran atas meningkatnya friksi perdagangan global. Pada Selasa (7/5/2019) saja, indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan sekitar 500 poin.

Pada Rabu (8/5/2019), indeks Dow menghentikan penurunannya, pulih lebih dari 100 poin. Indeks S&P 500 dan Nasdaq juga mengikuti kenaikan Dow.

Ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya turun, karena daya tarik terhadap aset-aset safe haven, seperti emas, berkurang.

Tekanan tambahan pada emas datang dari penguatan dolar AS. Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,09 persen menjadi 97,64 tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya

Sehari sebelumnya, emas berjangka memperpanjang kenaikan moderat untuk hari ketiga berturut-turut, karena anjloknya pasar saham AS meningkatkan daya tarik terhadap aset-aset safe haven.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 6,4 sen AS atau 0,43 persen, menjadi berakhir di 14,862 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 9,00 dolar AS atau 1,03 persen, menjadi ditutup pada 864,40 dolar AS per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Spanyol melemah, Indeks IBEX 35 ditutup turun 0,09 persen

Baca juga: Analis: Meski ditutup melemah, IHSG berpeluang menguat kembali

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak “rebound” satu persen akibat stok minyak mentah AS jatuh

New York (ANTARA) – Minyak berjangka berbalik naik atau rebound sekitar satu persen pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), didorong oleh penurunan mengejutkan pada stok minyak mentah AS, tetapi meningkat pertarungan perdagangan Amerika Serikat-China membatasi kenaikan minyak karena investor khawatir tentang prospek global permintaan energi.

Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni naik 0,72 dolar AS atau 1,2 persen, menjadi menetap pada 62,12 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli naik 0,49 dolar AS atau 0,7 persen, menjadi ditutup pada 70,37 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Persediaan minyak mentah AS turun empat juta barel pada pekan lalu, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan, dibandingkan dengan perkiraan para analis untuk peningkatan sebanyak 1,2 juta barel.

“Data minyak mentah menghapus pertimbangan bearish dalam pandangan kami yang telah mengakomodasi fase likuidasi WTI yang berat dalam beberapa minggu terakhir,” kata Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates.

Sejauh tahun ini, harga-harga minyak telah naik lebih dari 30 persen karena prospek pasokan global semakin ketat akibat sanksi AS terhadap eksportir minyak mentah Iran dan Venezuela, serta pengurangan pasokan oleh OPEC, Rusia dan sekutu mereka.

Amerika Serikat tidak akan memberikan keringanan lagi kepada negara mana pun yang akan mengizinkan mereka membeli minyak Iran tanpa menghadapi sanksi Amerika Serikat, kata seorang diplomat senior AS.

Washington pada Rabu (8/5/2019) juga mengancam akan menjatuhkan lebih banyak sanksi terhadap Iran “segera” dan memperingatkan Eropa agar tidak melakukan bisnis dengan Teheran.

Harga minyak telah tertekan minggu ini dengan meningkat ketegangan antara Amerika Serikat dan China. Amerika Serikat akan menaikkan tarif menjadi 25 persen dari 10 persen atas barang-barang impor China senilai 200 miliar dolar AS yang mulai berlaku Jumat (10/5/2019), menurut pemberitahuan yang dikirim ke Federal Register. Presiden Donald Trump telah mengancam kenaikan tarif, setelah China menarik diri pada kesepakatan perdagangan.

Namun, juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan pada Rabu (8/5/2019) Amerika Serikat telah menerima indikasi dari China bahwa Beijing ingin membuat kesepakatan perdagangan. Wakil Perdana Menteri China Liu He akan melakukan perjalanan ke Washington untuk pembicaraan perdagangan dua hari minggu ini, pihak China mengatakan pada Selasa (7/5/2019).

Impor minyak mentah China pada April mencapai rekor bulanan, yaitu 10,6 juta barel per hari (bph), data Bea Cukai menunjukkan pada Rabu (8/5/2019). Negara ini adalah importir minyak terbesar di dunia.

Arab Saudi diperkirakan akan mempertahankan ekspor minyak mentahnya di bawah tujuh juta barel per hari pada Juni, sementara produksi akan tetap di bawah kuota produksinya, di bawah kesepakatan global untuk mengurangi pasokan, sumber Teluk yang akrab dengan rencana minyak Saudi mengatakan.

Menteri perminyakan Azerbaijan mengatakan telah menerima jaminan dari Arab Saudi, pemimpin de facto OPEC bahwa Riyadh tidak akan mengambil keputusan sepihak mengenai kesepakatan minyak global sampai pertemuan kelompok pada Juni.

Kurang kejelasan fundamental minyak akan membuat volatilitas harga minyak mentah Brent tetap tinggi dalam beberapa bulan ke depan, menguji kisaran batas yang diperkirakan Goldman Sach antara 70 dolar AS hingga 75 dolar AS per barel, bank mengatakan dalam sebuah catatan.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street bervariasi, pasar waspada perundingan dagang AS-China

New York (ANTARA) – Saham-saham pada bursa Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor menunggu perkembangan terakhir tentang perundingan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China serta mempertahankan sikap “tunggu dan lihat” terhadap pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 2,24 poin atau 0,01 persen menjadi berakhir di 25.967,33 poin. Indeks S&P 500 turun 4,63 poin atau 0,16 persen menjadi ditutup di 2.879,42 poin, sedangkan Indeks Komposit Nasdaq turun 20,44 poin atau 0,26 persen, menjadi berakhir di 7.943,32 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan delapan dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih rendah di sekitar penutupan pasar, dengan sektor utilitas turun hampir 1,4 persen, memimpin kerugian.

Setengah dari 30 saham unggulan atau blue chips pada Indeks Dow Jones naik di sekitar bel penutupan, menjaga kenaikan Dow Jones secara keseluruhan dan berhasil menopang indeks di zona hijau.

Saham McKesson naik hampir 4,8 persen, karena laba kuartal pertama distributor farmasi AS itu mengalahkan perkiraan pasar, berkat bisnis distribusi bedah yang lebih kuat.

Namun saham TripAdvisor anjlok lebih dari 11,4 persen, setelah platform travel itu melaporkan pendapatan kuartal pertama yang meleset dari ekspektasi pasar. Perusahaan juga memperkirakan pertumbuhan pendapatan non-hotel yang melemah.

Wall Street memulai hari perdagangan ketiga dengan awal yang sedikit rendah, dengan Indeks Dow Jones tergelincir 0,02 persen tak lama setelah bel pembukaan. Tiga indeks utama menghapus semua kerugian pagi hari sekitar tengah hari, dan rebound ke wilayah hijau. Namun hanya Indeks Dow Jones yang terus bangkit kembali selama sesi sore. S&P 500 dan Nasdaq mundur sedikit ke wilayah negatif (kerugian).

Saham-saham AS berakhir melemah tajam pada perdagangan Selasa (7/5/2019), karena kepanikan di antara para investor memuncak akibat meningkatnya gesekan perdagangan global, dengan Indeks Dow Jones merosot 473,39 poin atau 1,79 persen menjadi 25.965,09 poin.

Baca juga: Bursa saham Spanyol melemah, Indeks IBEX 35 ditutup turun 0,09 persen

Baca juga: Dolar cenderung datar, pasar tunggu perundingan dagang AS-China

Baca juga: Harga emas turun, hentikan kenaikan beruntun karena ekuitas AS pulih

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Tokyo anjlok, Indeks Nikkei ditutup turun 321,13 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo ditutup turun tajam pada perdagangan Rabu, karena saham-saham mengikuti penurunan di Wall Street semalam (Selasa) dan kekhawatiran pasar atas prospek ekonomi global meningkat.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) jatuh 1,46 persen atau 321,13 poin, dari tingkat penutupan Selasa (7/5/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.602,59 poin, menandai penutupan terendah sejak 2 April.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo, turun 27,51 poin atau 1,72 persen, menjadi berakhir pada 1.572,33 poin.

Semua saham kategori industri mundur ke wilayah negatif pada penutupan perdagangan, dengan instrumen presisi, transportasi udara, serta yang terkait produk kaca dan keramik paling banyak mencatat penurunan.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Filipina menguat, Indeks Komposit PSE ditutup naik 0,20 persen

Manila (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Filipina ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, Indeks Komposit PSE, naik 0,20 persen atau 16,06 poin menjadi 7.926,69 poin.

Sementara itu, indeks seluruh saham bergerak turun 9,57 poin atau 0,20 persen, menjadi berakhir di 4.876,98 poin.

Volume perdagangan mencapai 790,41 juta saham senilai 7,12 miliar peso (137,21 juta dolar AS), dengan 63 saham berhasil membukukan keuntungan, 133 saham merugi, sementara 46 saham ditutup tak berubah. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analis: Meski ditutup melemah, IHSG berpeluang menguat kembali

Kelihatannya pelaku pasar masih khawatir soal perang dagang

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore melemah seiring koreksi bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup melemah 27,12 poin atau 0,43 persen ke posisi 6.270,2. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 5,25 poin atau 0,53 persen menjadi 988,91.

“Kelihatannya pelaku pasar masih khawatir soal perang dagang. Tapi untungnya IHSG masih dijaga di atas 6.250, jadi masih terbuka peluang untuk menguat kembali,” ujar Analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Rabu.

Dibuka melemah, IHSG terus berada di zona merah sepanjang hari hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah net foreign sell sebesar Rp354,56 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 389.263 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,17 miliar lembar saham senilai Rp11,74 triliun. Sebanyak 147 saham naik, 243 saham menurun, dan 130 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei melemah 321,13 poin (1,46 persen) ke 21.602,59, Indeks Hang Seng melemah 359,82 poin (1,23 persen) ke 29.363,02, dan Indeks Straits Times melemah 28,68 poin (0,87 persen) ke posisi 3.283,84.

Baca juga: Bursa saham Tokyo anjlok, Indeks Nikkei 225 ditutup turun 321,13 poin

Baca juga: Bursa Filipina menguat, Indeks Komposit PSE ditutup naik 0,20 persen

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Malaysia ditutup lebih rendah, indeks KLCI turun 0,36 persen

Indeks Emas bergerak turun 48,32 poin atau 0,42 persen menjadi ditutup di 11.538,02 poin

Kuala Lumpur (ANTARA) – Pasar saham Malaysia berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) turun 0,36 persen atau 5,82 poin, menjadi 1.633,55 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Emas bergerak turun 48,32 poin atau 0,42 persen, menjadi ditutup di 11.538,02 poin.

Pasar secara luas negatif, dengan sebanyak 265 saham berhasil membukukan keuntungan dan 551 saham mengalami kerugian.

Volume transaksi menurun menjadi 2,47 miliar saham senilai 2,06 miliar ringgit Malaysia (497,58 juta dolar AS), dibandingkan dengan 3,02 miliar saham senilai 2,25 miliar ringgit Malaysia (543,48 juta dolar AS) pada perdagangan Selasa (7/5/2019).

Baca juga: Bursa saham Hong Kong berakhir melemah 1,23 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup melemah, Straits Times turun 0,87 persen

Jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 258 saham berbanding 155 saham

Singapura (ANTARA) – Saham-saham Singapura berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) melemah 0,87 persen atau 28,68 poin, menjadi 3.283,84 poin.

Total 1,48 miliar saham berpindah tangan senilai 1,09 miliar dolar Singapura (sekitar 801,47 juta dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 258 saham berbanding 155 saham, sebut Xinhua.

Indeks STI meningkat 0,67 persen atau 21,90 poin, menjadi ditutup di 3.312,52 poin pada perdagangan Selasa (7/5/2019).

Baca juga: Bursa Malaysia ditutup lebih rendah, indeks KLCI turun 0,36 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Multipolar bagikan dividen Rp79,69 miliar

Meski persaingan bisnis semakin ketat, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan kinerja positif seiring membaiknya perekonomian Indonesia

Jakarta (ANTARA) – PT Multipolar Technology Tbk dengan kode saham MLPT membagikan dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp79,69 miliar atau Rp42,5 per lembar.

Perseroan sepanjang tahun 2018 mencetak laba bruto sebesar Rp270,66 miliar dan laba bersih sebesar Rp84,42 miliar.

“Meski persaingan bisnis semakin ketat, perseroan berhasil membukukan pertumbuhan kinerja positif seiring membaiknya perekonomian Indonesia. Dalam RUPS disepakati pembagian dividen tunai atas 1.875.000.000 lembar sebesar Rp42,5 per saham,” kata Direktur Keuangan MLPT Hanny Untar dalam siaran pers di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, dividen yang dibagikan kepada pemegang saham ini setara dengan 80 persen total laba yang diatribusikan kepada entitas induk perusahaan di tahun 2018, sekaligus merupakan dividen tertinggi yang pernah dibagikan perseroan

“Sisa laba bersih setelah dikurangi dana cadangan sebesar Rp19,88 miliar akan digunakan untuk pengembangan usaha,” tambah Hanny.

Alokasi dividen yang tinggi ini, menunjukkan optimisme perusahaan terhadap kemampuannya untuk dapat terus menghasilkan arus kas positif dan meningkatkan kinerja di tahun-tahun selanjutnya.

Di tahun 2019, perseroan terus mengembangkan solusi untuk mendukung transformasi digital seperti application programming interface (API), big data & analytics, cloud, robotic process automation (RPA), dan security, sehingga pelanggan dapat semakin cepat memasuki era transformasi digital.

Presiden Direktur MLPT Wahyudi Chandra menambahkan sebagai system integrator terkemuka di Indonesia, MLPT bersinergi dengan entitas anak usaha yaitu PT Visionet Data Internasional (VDI) untuk business process outsourcing, dan PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) untuk layanan pengoperasian dan pengelolaan data center rated 3 melalui GTN Data Center.

Munculnya financial technology (fintech) disambut baik masyarakat karena keunggulannya dalam menyediakan kenyamanan, kemudahan dan keamanan bertransaksi, yang secara nyata mempengaruhi preferensi pelanggan dalam menikmati layanan berbasis aplikasi digital.

Perseroan melihat peluang ini dengan meluncurkan solusi yang memungkinkan sektor perbankan dan fintech untuk bersinergi.

Sementara itu, Direktur Account Management MLPT Suyanto Halim mengatakan bahwa manajemen meyakini sinergi merupakan kunci agar bisa survive di era transformasi digital, dengan meluncurkan VisionDG, yaitu solusi aplikasi digital yang memudahkan dan mempercepat bank dalam berinovasi dan berkolaborasi dengan fintech.

VisionDG merupakan solusi yang mampu mendekatkan seluruh layanan perbankan melalui mobile dengan fitur Mobile Application (untuk e-Money server based dan mobile banking), API Management (untuk integrasi ke digital ecosystem, membuka akses pembayaran ke pihak luar), serta mobile POS (untuk digitalisasi cabang, pembayaran sistem aset pemda).

Baca juga: Genjot UKM Visionet siapkan “cloud” Microsoft Azure

Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Emas perpanjang kenaikan moderat di tengah permintaan “safe-haven”

Emas yang paling aktif untuk pengirinan Juni naik 1,8 dolar AS atau 0,14 persen, menjadi ditutup pada 1.285,60 dolar AS per ounce.

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), memperpanjang kenaikan moderat untuk hari ketiga berturut-turut, karena anjloknya pasar saham AS meningkatkan daya tarik terhadap aset-aset safe haven.

Emas yang paling aktif untuk pengirinan Juni naik 1,8 dolar AS atau 0,14 persen, menjadi ditutup pada 1.285,60 dolar AS per ounce.

Indeks acuan bursa saham Wall Street turun lebih dari dua persen pada Selasa (7/5/2109), dengan indeks Dow Jones Industrial Average anjlok sekitar 500 poin di tengah kekhawatiran tentang meningkatnya gesekan perdagangan global.

Ketika ekuitas membukukan kerugian maka logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat investasi yang dinilai lebih aman.

Namun, dolar AS yang lebih kuat menahan kenaikan emas lebih lanjut. Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, meningkat 0,11 persen menjadi 97,66 tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 0,1 persen atau 0,01 persen menjadi menetap di 14,926 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 7,5 dolar AS atau 0,85 persen, menjadi ditutup pada 873,40 dolar AS per ounce.

Baca juga: Emas berjangka kembali naik ditopang pelemahan ekuitas AS

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street berakhir melemah tajam di tengah kekhawatiran perdagangan

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street melemah tajam pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena kepanikan di antara para investor meningkat, menyusul memanasnya gesekan perdagangan global.

Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 473,39 poin atau 1,79 persen, menjadi. ditutup di 25.965,09 poin. Indeks S&P 500 merosot 48,42 poin atau 1,65 persen, menjadi berakhir di 2.884,05 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 159,53 poin atau 1,96 persen, menjadi ditutup di 7.963,76 poin.

Semua dari 11 sektor utama S&P 500 memperpanjang kerugian, dengan sektor teknologi informasi turun lebih dari 2,1 persen, memimpin kerugian.

Seluruh 30 saham unggulan atau blue-chips di Dow tenggelam ke wilayah merah, dipimpin oleh Boeing dan Caterpillar, yang sahamnya terus turun masing-masing hampir 3,9 persen dan 2,2 persen.

Kedua perusahaan tersebut secara luas dipandang sebagai pemimpin perdagangan global karena tingginya pendapatan mereka di luar negeri.

Namun, saham Anadarko Petroleum sedikit lebih tinggi sekitar 0,4 persen, karena Occidental Petroleum menaikkan porsi tunai dari penawaran tunai dan saham senilai 38 miliar dolar AS untuk raksasa minyak dan gas Amerika Serikat tersebut.

Langkah ini datang sebagai upaya guna membujuk Anadarko untuk menyerah pada usulan akuisisi oleh raksasa energi multinasional Amerika Serikat, Chevron.

Karena volatilitas secara agresif diperhitungkab di seluruh papan, aksi jual dari tiga indeks dipercepat selama sesi sore. Dow jatuh lebih dari 500 poin pada sore hari dan kemudian tenggelam lebih dalam ke wilayah merah dengan kehilangan lebih dari 600 poin. Bahkan jatuh sebanyak 648,77 poin pada titik terendahnya di hari perdagangan, menandai penurunan terbesar sejak awal Januari.

S&P 500 dan Nasdaq juga mengalami peningkatan rasa sakit, keduanya berada pada kecepatan untuk hari terburuk mereka sejak awal 2019.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cemaskan pertumbuhan global, bursa saham Tokyo dibuka melemah tajam

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo dibuka melemah tajam pada perdagangan Rabu pagi, menyusul penurunan di Wall Street semalam (Selasa) karena investor semakin khawatir atas prospek pertumbuhan ekonomi global.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 347,27 poin atau 1,58 persen, dari tingkat penutupan Selasa (7/5/2019), menjadi diperdagangkan di 21.576,45 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo berkurang 23,69 poin atau 1,48 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.576,15 poin.

Semua saham kategori industri mundur ke wilayah negatif, dengan transportasi laut, instrumen presisi, dan yang terkait transportasi udara paling banyak mencatat penurunan pada awal perdagangan.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Aussie dibuka turun dengan kerugian meluas

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia dibuka melemah tajam pada perdagangan Rabu pagi, dengan semua sektor kehilangan kekuatan dan saham-saham teknologi sangat membebani indeks.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 44,70 poin atau 0,71 persen menjadi diperdagangkan di 6.251,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 47,60 poin atau 0,75 persen pada 6.335,90 poin.

“Tweet ancaman dari presiden AS selama akhir pekan mengguncang energi, logam industri dan pasar saham Asia Pasifik minggu ini,” kata kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 0,30 persen, ANZ turun 0,49 persen, National Australia Bank turun 0,35 persen, dan Westpac Bank turun 0,44 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih rendah, dengan Rio Tinto turun 0,29 persen, Fortescue Metals turun 1,32 persen dan BHP turun 0,70 persen, namun penambang emas Newcrest naik 1,77 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melemah, dengan Oil Search turun 0,94 persen, Santos turun 1,45 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,60 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia beragam, dengan Coles turun 0,70 persen, dan Woolworths naik 0,37 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra naik 0,15 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas kehilangan 0,72 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,67 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul dibuka 0,91 persen lebih rendah

Seoul (ANTARA) – Saham-saham Seoul dibuka lebih rendah pada Rabu pagi, dengan indikator utama bursa Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 0,91 persen atau 19,73 poin menjadi 2.157,26 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.171,4 won terhadap dolar AS, turun 4,9 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Flash – IHSG Rabu dibuka melemah 36,62 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Rabu dibuka melemah 36,62 poin atau 0,58 persen ke posisi 6.260,7.

Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 9,14 poin atau 0,92 persen menjadi 985,03.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China dibuka turun tajam

Beijing (ANTARA) – Pasar saham China dibuka turun tajam pada Rabu pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai jatuh 1,82 persen menjadi diperdagangkan pada 2.873,14 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua di China, dibuka merosot 2,09 persen menjadi diperdagangkan pada 8.899,91 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, berkurang 2,32 persen menjadi dibuka pada 1.469,24 poin.
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks CAC-40 Prancis berakhir jatuh 1,60 persen

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 tercatat 33 saham mengalami penurunan harga.

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa (7/5/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris jatuh 1,60 persen atau 87,77 poin menjadi 5.395,75 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 tercatat 33 saham mengalami penurunan harga.

Kelompok perbankan Prancis Societe Generale menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya kehilangan 3,89 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan pemimpin transformasi digital Prancis Atos yang merosot 3,75 persen dan perusahaan penyedia layanan industri minyak dan gas internasional TechnipFMC turun 2,74 persen.

Sementara itu, perusahaan ritel multinasional Prancis Carrefour menguat 2,72 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan pengolahan air dan limbah Prancis Veolia Environnement yang bertambah ,84 persen, serta perusahaan periklanan dan humas multinasional Prancis Publicis Groupe naik 0,42 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks DAX-30 Jerman ditutup melemah 1,58 persen

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa (7/5/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 1,58 persen atau 194,14 poin menjadi 12.092,74 poin.

Perusahaan kimia dan barang-barang konsumen Henkel mencatat kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 5,24 persen.

Disusul oleh saham perusahaan produsen material Covestro serta kelompok perusahaan kimia BASF, yang masing-masing kehilangan 4,86 persen dan 3,70 persen.

Di sisi lain, perusahaan penyedia teknologi internet dan jasa keuangan global Wirecard membukukan keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melonjak 5,49 persen.

Diikuti saham perusahaan asosiasi pengembang perumahan Vonovia dan kelompok perusahaan energi RWE, yang masing-masing menguat sebesar 5,23 persen, dan 1,95 persen.

BASF adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 313,6 juta euro (348,0 juta dolar AS).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Inggris merosot, Indeks FTSE 100 ditutup turun 120,17 poin

London (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa (7/4/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun tajam 1,63 persen atau 120,17 poin, menjadi 7.260,47 poin.

Melrose Industries, sebuah perusahaan berbasis di London yang berspesialisasi dalam membeli dan meningkatkan bisnis berkinerja rendah, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 5,84 persen.

Diikuti oleh saham Mondi, kelompok perusahaan pengemasan dan kertas internasional, yang jatuh 3,89 persen, serta Royal Dutch Shell B, perusahaan minyak dan gas terkemuka, turun 3,88 persen.

Sementara itu, Hikma Pharmaceuticals, sebuah perusahaan farmasi multinasional, meningkat 1,02 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan mikro prosesor SSE serta perusahaan manufaktur peralatan medis multinasional Inggris Smith & Nephew, yang masing-masing meningkat 0,96 persen dan 0,83 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks IBEX-30 Spanyol ditutup turun 1,03 persen

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol ditutup lebih lemah pada perdagangan Selasa (7/5), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid turun 1,03 persen atau 95,90 poin, menjadi 9.235,10 poin setelah dibuka di 9.333,00 poin.

Perusahaan produsen selulosa dan energi terbarukan Ence Energia y Celulosa menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anljok sebesar 6,65 persen.

Disusul oleh saham produsen baja Arcelormittal yang merosot sebesar 3,01 persen, serta bank tabungan BBVA turun sebesar 2,56 persen.

Di sisi lain, perusahaan telekomunikasi Cellnex Telecom membukukan keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melonjak 6,68 persen.

Diikuti oleh saham pemasok energi Naturgy yang menguat 1,88 persen, sementara penyedia farmasi dan kesehatan Grifols mengalami kenaikan 1,40 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street dibuka lebih rendah

New York (ANTARA) – Saham-saham di Bursa Wall Street, Amerika Serikat (AS), dibuka lebih rendah pada hari Selasa waktu setempat (Rabu malam WIB).

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 195,75 poin atau 0,74 persen menjadi 26.242,73. Sementara Indeks S&P 500 turun 23,18 poin atau 0,79 persen menjadi 2.909,29, dan Indeks Komposit Nasdaq turun 72,50 poin atau 0,89 persen menjadi 8.050,79.

Dari 11 sektor saham utama Indeks S&P 500 diperdagangkan lebih rendah pada pembukaan hari Selasa, dengan sektor teknologi informasi turun lebih dari 1,1 persen, memimpin kerugian.

Saham Caterpillar dan Boeing masing-masing turun hampir satu persen dan lebih dari 1,5 pada awal perdagangan, karena perusahaan tersebut memiliki eksposur pendapatan yang tinggi di luar negeri.

Namun saham Anadarko Petroleum naik sedikit yaitu lebih dari 0,2 persen, karena Occidental Petroleum menaikkan porsi uang tunai dari penawaran dan saham senilai 38 miliar dolar AS dalam upaya membuat Anadarko menyerah pada usulan akuisisi oleh raksasa energi multinasional AS, Chevron.

Tiga indeks utama pada bursa AS memulihkan sebagian besar kehilangan mereka setelah jatuh pada hari Senin.

Pada penutupan Senin (Selasa dini hari), Indeks Dow turun 66,47 poin atau 0,25 persen menjadi 26.438,48. Indeks S&P 500 turun 13,17 poin atau 0,45 persen, menjadi 2.932,47. Indeks Komposit Nasdaq turun 40,71 poin atau 0,50 persen menjadi 8.123,29.
 

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kimia Farma targetkan akuisisi rumah sakit rampung semester II-2019

Kita berharap bisa melakukan akuisisi rumah sakit di semester kedua 2019 ini karena memang kemarin pada saat kita melakukan pembelian Phapros, kita meng-‘hold’ (menahan) prosesnya sambil menunggu proses Phapros

Jakarta (ANTARA) – PT Kimia Farma (Persero) Tbk menargetkan akuisisi rumah sakit akan bisa rampung pada semester II-2019 setelah perseroan sukses mengakuisisi PT Phapros Tbk akhir Maret lalu.

Menurut Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir di Jakarta, Selasa, proses akuisisi rumah sakit sempat tertunda karena proses akuisisi Phapros.

“Kita berharap bisa melakukan akuisisi rumah sakit di semester kedua 2019 ini karena memang kemarin pada saat kita melakukan pembelian Phapros, kita meng-‘hold’ (menahan) prosesnya sambil menunggu proses Phapros,” katanya.

Honesti berharap dengan selesainya akuisisi Phapros, perseroan akan mulai kembali melakukan proses akuisisi terhadap rumah sakit.

Ia menyebut perseroan tengah membidik dua rumah sakit untuk diakuisisi, yakni rumah sakit BUMN dan rumah sakit swasta, yang keduanya terletak di Jakarta. Perseroan menyiapkan anggaran sebesar Rp1 triliun untuk proses akuisisi dua rumah sakit itu.

“Semoga semester kedua ini ada satu yang bisa kita lakukan prosesnya (akuisisi),” ujarnya.

Terkait rencana pembentukan holding rumah sakit BUMN, Honesti menjelaskan meski perseroan nantinya akan masuk holding farmasi, nantinya bisnis di sektor rumah sakit tidak akan menjadi bisnis yang berdiri sendiri.

Pasalnya, semua BUMN di sektor kesehatan atau “healthcare” nantinya akan digabungkan dalam satu holding. Meski demikian, pembentukan holding farmasi dan rumah sakit masih diperlukan sebagai tahap awal.

“Jadi ada ide juga di mana empat atau lima tahun ke depan ada ide namanya holding ‘healthcare’. Jadi semua sektor di ‘healthcare’ gabung di satu holding. Tapi pertamanya ini, berikutnya mungkin akan masuk yang rumah sakit,” kata Honesti.

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Aussie ditutup menguat meskipun sektor perbankan turun

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa, meskipun terjadi penurunan di sektor keuangan dan industri.

Pada penutupan pasar indeks, acuan S&P/ASX 200 naik 12 poin atau 0,19 persen menjadi 6.295,70 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 13,60 poin atau 0,21 persen menjadi 6.383,50 poin.

Pasar Aussie mengalami penurunan pada sore hari di tengah berita bahwa bank sentral Australia, Reserve Bank of Australia (RBA) akan mempertahankan suku bunga resmi di 1,5 persen.

Penekan utama pada indeks Aussie adalah bank-bank yang turun 0,32 persen.

“Harga-harga telah berfluktuasi selama seminggu terakhir karena empat dari lima bank besar telah merilis hasil laba yang beragam,” kata analis pasar Commsec, Steven Daghlian.

Namun, sebagian besar sektor lain cenderung lebih tinggi dengan sektor material berkinerja sangat baik, melonjak lebih dari 1,3 persen.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 0,44 persen, ANZ turun 0,18 persen, National Australia Bank turun 0,31 persen, dan Westpac Bank turun 0,18 persen.

Saham-saham pertambangan menguat, dengan Rio Tinto naik 2,25 persen) Fortescue Metals naik 6,29 persen, BHP naik 1,36 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,57 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas bervariasi, dengan Oil Search turun 1,20 persen, Santos naik 0,29 persen, dan Woodside Petroleum naik 0,46 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia beragam, dengan Coles naik 1,35 persen, dan Woolworths turun 0,49 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah, perusahaan penerbangan nasional Qantas kehilangan 1,95 persen dan perusahaan biomedis CSL melemah 0,16 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nikkei jatuh tertekan kekhawatiran ketegangan perdagangan AS-China

Tokyo (ANTARA) – Nikkei Jepang tergelincir pada penutupan perdagangan Selasa, ketika investor kembali dari libur panjang selama 10 hari, tertekan kekhawatiran bahwa negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan China kemungkinan berisiko gagal.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun tajam sebesar 335,01 poin atau 1,51 persen, dari tingkat penutupan 26 April, menjadi mengakhiri perdagangan di 21.923,72 poin, tingkat terendah sejak 12 April.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo, kehilangan 18,09 poin atau 1,12 persen, menjadi berakhir pada 1.599,84 poin.

Pasar Jepang ditutup mulai 27 April hingga 6 Mei untuk liburan Golden Week.

Pada Minggu (5/5/2019) larut malam, Presiden AS Donald Trump mengejutkan pasar keuangan dengan mengumumkan bahwa dia akan menaikkan tarif barang-barang China pada Jumat (10/5/2019), memicu aksi jual global saham dan aset-aset berisiko lainnya yang sebagian besar telah diperhitungkan dalam kesepakatan perdagangan.

“Apa pun bisa terjadi selama liburan panjang, tetapi pasar tidak mempertimbangkan kemungkinan gangguan pembicaraan perdagangan AS-China,” kata Makoto Kikuchi, kepala eksekutif Myojo Asset Management. “Itu skenario yang benar-benar tak terduga.”

Setelah pasar tutup, kementerian perdagangan China mengatakan Wakil Perdana Menteri Liu He akan mengunjungi Amerika Serikat pada 9 Mei dan 10 Mei untuk pembicaraan perdagangan bilateral atas undangan pejabat senior AS.

Perusahaan dengan eksposur tinggi ke China seperti pembuat peralatan konstruksi dan perusahaan mesin otomatisasi pabrik berkinerja buruk. Komatsu Ltd jatuh 10 persen, Yaskawa Electric turun 6,4 persen dan Fanuc Corp turun 3,2 persen.

Pemasok Apple juga melemah karena kekhawatiran tentang pendapatan dan kekhawatiran tentang penurunan permintaan China.

Taiyo Yuden menukik 14,5 persen, sementara Foster Electric anjlok 12,2 persen setelah memperkirakan penurunan laba operasional 11,1 persen untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2020.

Murata Manufacturing anjlok 13,2 persen setelah memperkirakan penurunan laba operasionalnya 17,5 persen untuk tahun fiskal ini dan Alpen Alpine turun 10,7 persen setelah memperkirakan penurunan laba operasional sebesar 22,1 persen pada paruh pertama tahun fiskal ini.

Namun, Sony Corp melonjak 3,8 persen setelah perusahaan memperkirakan akan membukukan laba operasional 810 miliar yen (7,32 miliar dolar AS) untuk tahun fiskal ini hingga Maret. Ini akan menjadi penurunan 9,4 persen pada tahun ini tetapi di atas konsensus pasar sebesar 700-750 miliar yen, menurut SMBC Nikko Securities.

Baca juga: Wall Street jatuh setelah Trump ancam naikkan tarif barang China

Baca juga: Trump umumkan tarif baru untuk China, harga minyak jatuh di Asia

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Filipina ditutup 0,62 persen lebih tinggi

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, naik 0,62 persen atau 48,33 poin, menjadi 7.910,63 poin.

Sementara itu, indeks seluruh saham bergerak naik 26,69 poin atau 0,55 persen, menjadi berakhir di 4.886,55 poin.

Volume perdagangan mencapai 513,19 juta saham senilai 5,51 miliar peso (106,07 juta dolar AS), dengan 100 saham berhasil membukukan keuntungan, 86 saham mengalami kerugian, sementara 50 saham ditutup tidak berubah.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong berakhir menguat 0,52 persen

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham Hong Kong berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa, dengan indikator utama bursa Indeks Hang Seng (HSI) menguat 0,52 persen atau 153,20 poin, menjadi 29.363,02 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara 29.156,45 poin hingga 29.480,04 poin, dengan nilai transaksi mencapai 96,91 miliar dolar Hong Kong (sekitar 12,35 miliar dolar AS).

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup 0,67 persen lebih tinggi

Singapura (ANTARA) – Saham-saham Singapura ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) naik 0,67 persen atau 21,90 poin, menjadi 3.312,52 poin.

Sebanyak 1,05 miliar saham berpindah tangan senilai 1,15 miliar dolar Singapura (sekitar 0,84 miliar dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 142 saham berbanding 279 saham.

Indeks STI turun 3,00 persen atau 101,67 poin, menjadi ditutup di 3.290,62 poin pada perdagangan Senin (6/5/2019).

Baca juga: Bursa saham Singapura ditutup turun, Straits Times jatuh tiga persen

Baca juga: Bursa saham Singapura ditutup 0,2 persen lebih rendah

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Malaysia berakhir menguat 0,40 persen

Kuala Lumpur (ANTARA) – Pasar saham Malaysia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa, dengan Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) menguat 0,40 persen atau 6,57 poin, menjadi 1.639,37 poin.

Sementara itu, indeks Emas bergerak naik 44,07 poin atau 0,38 persen, menjadi ditutup di 11.586,24 poin.

Sebanyak 555 saham berhasil membukukan keuntungan, 309 saham mengalami kerugian dan 373 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi meningkat menjadi 3,02 miliar saham senilai 2,25 miliar ringgit Malaysia (543,48 juta dolar AS), dibandingkan dengan 2,79 miliar saham senilai 1,70 miliar ringgit Malaysia (410,63 juta dolar AS) pada Senin (6/5).
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG ditutup menguat seiring kembali meredanya perang dagang

Menguatnya IHSG karena meredanya kekhawatiran investor terkait perang dagang setelah pihak China tetap datang ke Amerika sesuai jadwal sebelumnya untuk menyesuaikan perundingan

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore menguat seiring kembali meredanya kekhawatiran pelaku pasar terhadap perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

IHSG ditutup menguat 40,97 poin atau 0,65 persen ke posisi 6.297,32. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 8,46 poin atau 0,86 persen menjadi 994,16.

“Menguatnya IHSG karena meredanya kekhawatiran investor terkait perang dagang setelah pihak China tetap datang ke Amerika sesuai jadwal sebelumnya untuk menyesuaikan perundingan,” ujar analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta, Selasa.

Sementara itu, dari internal, rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal I-2019 sebesar 5,07 persen tampaknya tidak menjadi sentimen negatif karena pelaku pasar menganggap pertumbuhan ekonomi Indonesia masih relatif solid kendati di bawah konsensus.

“Memang di bawah konsensus, tapi kelihatannya investor tidak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut karena kalau dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi Q1 tahun sebelum-sebelumnya sebenarnya masih naik,” kata Mino.

Dibuka menguat, IHSG terus berada di zona hijau sepanjang hari hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli asing bersih atau “net foreign sell” sebesar Rp536,22 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 418.468 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,71 miliar lembar saham senilai Rp8,51 triliun. Sebanyak 237 saham naik, 159 saham menurun, dan 136 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei melemah 335,01 poin (1,51 persen) ke 21.923,72, indeks Hang Seng menguat 153,2 poin (0,52 persen) ke 29.363,02, dan indeks Straits Times menguat 21,9 poin (0,67 persen) ke posisi 3.312,52.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah menguat didorong meredanya sentimen perang dagang

Pos yang akan dicermati oleh pelaku pasar adalah transaksi berjalan yang mencerminkan arus devisa dari ekspor-impor barang dan jasa. Jika defisitnya semakin dalam, maka kemungkinan rupiah akan rentan melemah karena tidak punya fondasi yang kuat

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa sore bergerak menguat didorong meredanya sentimen perang dagang antara Amerika Serikat dan China yang sempat kembali memanas akibat ancaman Trump.

Rupiah menguat 18 poin atau 0,12 persen menjadi Rp14.280 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.298 per dolar AS.

“China mengatakan pada hari Selasa bahwa Wakil Perdana Menteri Liu He akan melakukan perjalanan ke AS untuk berpartisipasi dalam pembicaraan yang dijadwalkan minggu ini.” kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta.

Sebelumnya, Trump mengancam akan menaikkan tarif atas barang asal China senilai 200 miliar dolar AS pekan ini menjadi 325 miliar dolar AS dengan tarif 25 persen jika perjanjian perdagangan tidak tercapai dalam waktu tertentu.

Pelaku pasar sempat khawatir China akan merespons dengan mempertimbangkan menunda perjalanan oleh para negosiator perdagangan utamanya ke Washington pekan ini menyusul ancaman Trump tersebut.

Dari internal, investor kembali percaya diri dengan realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal I-2019 yang 5,07 persen (tahun ke tahun/yoy), lebih rendah ketimbang konsensus pasar yaitu 5,19 persen, tetapi ekonomi Indonesia di kuartal I dinilai masih akan solid karena masih di atas 5 persen.

Kini pasar memilih menunggu sembari menanti data penting lain yang akan dirilis akhir pekan ini, yaitu Neraca Pembayaran Indonesia (NPI). Investor akan melihat bagaimana posisi keseimbangan eksternal Indonesia, masih rapuh atau sudah ada perbaikan.

“Pos yang akan dicermati oleh pelaku pasar adalah transaksi berjalan yang mencerminkan arus devisa dari ekspor-impor barang dan jasa. Jika defisitnya semakin dalam, maka kemungkinan rupiah akan rentan melemah karena tidak punya fondasi yang kuat,” ujar Ibrahim.

Kemudian, rilis data penjualan ritel Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan ritel pada Maret melesat 10,7 persen (yoy), pencapaian terbaik sejak Desember 2016. Data ini memberi gambaran bahwa konsumsi rumah tangga masih kuat.

Pertumbuhan penjualan ritel sangat mungkin lebih tinggi lagi pada bulan-bulan selanjutnya, didorong oleh momentum Ramadhan-Idul Fitri yang merupakan puncak konsumsi masyarakat.

“Artinya, prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan bakal cerah. Sebab, konsumsi rumah tangga menyumbang hampir 60 persen dari pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional,” kata Ibrahim.

Rupiah pada Selasa pagi dibuka menguat Rp14.293 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.268 per dolar AS hingga Rp14.311 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.309 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.308 per dolar AS.
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gateway Partners LLC berkomitmen serap saham baru Lippo Karawaci

Hal ini merupakan bukti lebih lanjut atas kepercayaan para investor terhadap kemampuan perseroan untuk mewujudkan rencana transformasinya

Jakarta (ANTARA) – Gateway Partners LLC, perusahaan yang bergerak di bidang private equity, menyatakan komitmennya untuk menyerap penerbitan saham baru (right issue) PT Lippo Karawaci Tbk atau LPKR. 

“Hal ini merupakan bukti lebih lanjut atas kepercayaan para investor terhadap kemampuan perseroan untuk mewujudkan rencana transformasinya,” kata CEO PT Lippo Karawaci Tbk, John Riady di Jakarta, Selasa.

John mengungkapkan sejak pengumuman rencana transformasi LPKR pada 12 Maret 2019, harga saham perseroan kembali menguat (rebound) dan obligasinya menjadi salah satu yang memiliki kinerja terbaik di Asia.

Transformasi yang dilakukan perseroan juga bertepatan dengan semakin pastinya Joko Widodo terpilih kembali sebagai Presiden RI, tentunya akan mendorong momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang akan berpengaruh terhadap optimisme Lippo Karawaci, kata John.

Berbasis di Singapura dan Dubai, Gateway Partners dikelola oleh V. Shankar, mantan direktur dan Chief Executive Officer Standard Chartered Bank untuk Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Amerika.

Dana yang dimiliki perusahaan, Gateway Fund I, dengan total aset 757 juta dolar AS pada awal 2019, memfokuskan investasinya pada perusahaan-perusahaan yang melayani kebutuhan sehari-hari masyarakat di negara-negara berkembang di Asia dan Afrika.

Shankar mengatakan, Gateway Partners mengadopsi strategi investasi back-to-basics, dengan mengidentifikasi perusahaan-perusahaan yang mendapat manfaat dari faktor demografi yang menguntungkan, peningkatan konsumsi per kapita dan meningkatnya urbanisasi.

Lippo Karawaci, menurut Shankar, sangat cocok dengan mandat investasi perusahaan, mengingat fokusnya di sektor perumahan dan pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan bagi masyarakat kelas menengah Indonesia yang jumlahnya semakin meningkat.

John Riady menambahkan hadirnya Gateway Partners di Lippo Karawaci merupakan bukti kepercayaan mereka terhadap kemampuan perseroan untuk memenuhi permintaan yang meningkat akan perumahan, dan layanan kesehatan kelas dunia di Indonesia.

“Kami berterima kasih atas partisipasi Gateway Partner dan kami akan terus fokus pada pelaksanaan pekerjaan dan menghasilkan keuntungan bagi para pemegang saham,” kata John.

Perusahaan lain dalam portofolio Gateway Partners termasuk pengembang real estat di Vietnam, No Va Land Investment Group; jaringan klinik kesehatan di Singapura, Healthway Medical; perusahaan pengolahan air terbesar di Indonesia, Moya Holdings Asia; serta produsen roti dan kue di India, Mrs. Bectors Food Specialities.

Selain Gateway, komitmen serupa juga diberikan George Raymond Zage III dan Chow Tai Fook Nominee Limited yang telah menandatangan perjanjian untuk membeli saham perusahaan dengan kode emiten LPKR tersebut melalui right issue.
 

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street jatuh setelah Trump ancam naikkan tarif barang China

Wall Street mengawali minggu ini dengan anjlok lebih dari 470 poin di indeks Dow, tak lama setelah bel pembukaan, menunjukkan kekhawatiran luas di antara investor atas pasar ekuitas Amerika Serikat.

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street jatuh pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), setelah Presiden Donald Trump berjanji akan menaikkan tarif pada barang-barang China, meskipun saham-saham AS berakhir lebih baik dari terendah sesi, karena beberapa investor melihat komentar Trump sebagai taktik tawar-menawar dan menyatakan kepercayaan dalam perjanjian perdagangan yang mungkin terjadi.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 66,47 poin atau 0,25 persen menjadi berakhir pada 26.438,48 poin. Indeks S&P 500 merosot 13,17 poin atau 0,45 persen 
menjadi ditutup pada 2.932,47 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 40,71 poin atau 0,50 persen, menjadi berakhir di 8.123,29 poin.

Wall Street mengawali minggu ini dengan anjlok lebih dari 470 poin di indeks Dow, tak lama setelah bel pembukaan, menunjukkan kekhawatiran luas di antara investor atas pasar ekuitas Amerika Serikat.

Sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih rendah di sekitar penutupan pasar, dengan sektor material turun hampir 1,4 persen, memimpin kerugian.

Saham Caterpillar dan Boeing, dua perusahaan dengan eksposur pendapatan luar negeri yang tinggi, masing-masing turun lebih dari 1,6 persen dan hampir 1,3 persen, berada di antara saham-saham berkinerja terburuk di Dow.

Beberapa saham teknologi besar juga mengalami kerugian, di antaranya saham Nvidia dan Advanced Micro Devices yang masing-masing turun lebih dari 1,7 persen dan lebih dari 2,8 persen.

Dalam sebuah tweet yang mengejutkan pada Minggu (5/5/2019), Trump mengatakan bahwa tarif yang lebih tinggi akan mulai berlaku pada Jumat (10/5/2019) jika tidak ada kesepakatan dengan China yang dicapai.

 Komentar itu memicu aksi jual global pada saham dan memicu kekhawatiran perlambatan pertumbuhan global, ketakutan yang secara berkala mengguncang pasar selama setahun terakhir.

Ekuitas AS membukukan hasil beragam dalam pekan yang berakhir 3 Mei, dengan Dow jatuh 0,14 persen, sementara S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 0,20 persen dan 0,22 persen karena Wall Street mencerna pengumuman penting dari Federal Reserve dan gelombang laporan laba perusahaan.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG diprediksi masih akan dipengaruhi sentimen perang dagang

Pelaku pasar global diperkirakan masih mencemaskan pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait dengan negosiasi perdagangan dengan China yang mungkin bisa menjadi bumerang bagi AS.

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI)  pada Selasa diprediksi masih dipengaruhi oleh sentimen perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

IHSG dibuka menguat 15,61 poin atau 0,25 persen ke posisi 6.271,96, sedangkan  kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 3,93 poin atau 0,4 persen menjadi 989,64.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, mengatakan bahwa pelaku pasar global diperkirakan masih mencemaskan pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait dengan negosiasi perdagangan dengan China yang mungkin bisa menjadi bumerang bagi AS.

“Sentimen ini kembali akan membawa indeks bursa dunia masih dalam tekanan. Faktor dari pasar global tersebut tentunya dapat menyulitkan bagi IHSG untuk bisa bergerak ke teritorial positif pada perdagangan saham hari ini,” ujar Alfiansyah.

Trump secara dramatis meningkatkan tekanan kepada China untuk segera mencapai kesepakatan dagang dengan mengancam akan menaikkan tarif atas barang asal China senilai 200 miliar dolar AS pekan ini menjadi 325 miliar dolar AS dengan tarif 25 persen jika perjanjian perdagangan tidak tercapai dalam waktu tertentu.

Namun, China merespon dengan mempertimbangkan untuk menunda perjalanan para negosiator perdagangan utamanya ke Washington pekan ini menyusul ancaman Trump tersebut.

“Ancaman Trump mungkin menjadi bumerang karena China kemungkinan tidak akan mau bernegosiasi di bawah tekanan,” kata Alfiansyah.

Otoritas moneter China  akan memangkas rasio persyaratan pencadangan untuk bank kecil dan menengah efektif mulai 15 Mei 2019. Kebijakan ini bertujuan untuk membantu perusahaan yang berjuang di tengah perlambatan ekonomi.

People’s Bank of China (PBoC) akan mengeluarkan sekitar 280 miliar yuan atau 41,23 miliar dolar AS dalam pendanaan jangka panjang yang akan digunakan untuk pinjaman kepada perusahaan kecil dan swasta.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei melemah 190,77 poin (0,86 persen) ke 22.067,96, indeks Hang Seng menguat 222,97 poin (0,76 persen) ke 29.432,79, dan indeks Straits Times menguat 10,5 poin (0,32 persen) ke posisi 3.301,12.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks IBEX-35 Spanyol berakhir 0,84 persen lebih rendah

Sebanyak 30 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mengalami penurunan harga, sedangkan lima saham perusahaan lainnya naik.

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin (6/5/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid turun 0,84 persen atau 78.60 poin menjadi 9.333,00 poin setelah dibuka pada 9.409,60 poin.

Sebanyak 30 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mengalami penurunan harga, sedangkan lima saham perusahaan lainnya naik.

Raksasa konstruksi dan infrastruktur ACS menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 3,51 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan industri CIE Automotive yang kehilangan 3,44 persen, serta perusahaan teknik, desain dan konstruksi Tecnicas Reunidas turun 3,41 persen.

Sementara itu, perusahaan produsen dan pemasok energi Endesa berhasil membukukan keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya menguat 0,81 persen.

Disusul oleh saham perusahaan produsen dan pemasok energi lainnya Iberdrola yang bertambah 0,38 persen, serta perusahaan real estat Spanyol Merlin Properties naik 0,25 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Emas berjangka kembali naik ditopang pelemahan ekuitas AS

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik 2,5 dolar AS atau 0,2 persen menjadi ditutup pada 1.283,80 dolar AS per ounce.

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), melanjutkan kenaikan akhir pekan lalu, terutama didukung oleh pelemahan di pasar ekuitas Amerika Serikat.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni naik 2,5 dolar AS atau 0,2 persen menjadi ditutup pada 1.283,80 dolar AS per ounce.

Indeks acuan Wall Street turun secara signifikan. Pada tengah hari di New York, Dow Jones Industrial Average anjlok 248,31 poin atau 0,94 persen menjadi 26.256,64. Indeks S&P 500 dan Komposit Nasdaq mengikuti kejatuhan Dow.

Ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya naik karena investor mencari aset-aset yang dinilai sebagai safe haven seperti logam mulia.

Namun, kenaikan harga emas lebih lanjut tertahan oleh penguatan dolar AS. Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap enam mata uang utama lainnya naik 0,02 persen menjadi 97,49 pada pukul 17.23 GMT, tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 5,1 sen AS atau 0,34 persen menjadi 14,927 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 6,10 dolar AS atau 0,7 persen, menjadi ditutup pada 880,90 dolar AS per ounce.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

5.512 investor saham syariah baru bertambah di kuartal satu

Dengan demikian, saat ini total investor saham syariah mencapai 50.000-an per Maret 2019. Tumbuh 12 persen dibandingkan akhir tahun lalu

Jakarta (ANTARA) – Sebanyak 5.512 investor saham syariah baru bertambah di kuartal satu 2019, lebih tinggi dibandingkan penambahan investor syariah baru pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 4.376 investor.

“Dengan demikian, saat ini total investor saham syariah mencapai 50.000-an per Maret 2019. Tumbuh 12 persen dibandingkan akhir tahun lalu,” kata Kepala Divisi Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI) Irwan Abdalloh saat bincang-bincang bertajuk “Bangkit Pasar Modal Syariah melalui Zakat dan Donasi Saham” di BEI, Jakarta, Senin.

Per Desember 2018, total investor syariah mencapai 44.536, tumbuh 92 persen dibandingkan tahun sebelumnya 23.207 investor. BEI sendiri menargetkan pada tahun ini, jumlah investor pasar modal syariah juga minimal tumbuh di angka yang sama.

“Kami targetkan paling tidak sama dengan tahun lalu 92 persen, syukur-syukur bisa 100 persen,” ujar Irwan.

Dibandingkan dengan total investor saham secara keseluruhan, total investor saham syariah baru mencapai 5,2 persen dari 851.622 investor pada akhir Desember 2018. Saat ini, rasio investor syariah terhadap total investor mencapai 5,6 persen.

Sedangkan investor syariah yang aktif, yaitu yang melakukan transaksi efek minimal satu kali per bulan, yaitu 9.378 investor atau 19 persen dari total 50.048 investor pada kuartal I-2019.

Secara geografis, sebaran investor saham syariah masih terpusat di Pulau Jawa yaitu sebanyak 32.534 investor atau sekitar 65 persen dari total investor syariah. Sedangkan sisanya 20 persen di Sumatera, 8 persen di Kalimantan, 4 persen di Sulawesi, dan sisanya di Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali, Papua, dan Papua Barat.

Untuk meningkatkan jumlah investor saham syariah, BEI pun melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan menggandeng komunitas.

Irwan menekankan, memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pasar modal syariah menjadi sangat penting kendati tujuan akhirnya yaitu mengajak masyarakat untuk jadi investor saham syariah.

Sepanjang tahun lalu, BEI menggelar 233 kegiatan edukasi di 77 kota di Indonesia dengan jumlah peserta 21.246 orang. Sementara pada tahun ini, BEI sudah menggelar 43 kegiatan edukasi di 17 kota dengan jumlah peserta 3.099 orang. Untuk tahun ini, dari total peserta yang ikut kegiatan edukasi, 25 persen sudah menjadi investor syariah.

“Bagaimana kita mengubah pemahaman masyarakat dari yang tidak paham jadi paham, dari yang sudah paham jadi investor, yang jadi investor, aktif bertransaksi, dan yang aktif jangan lupa filantropi. Menggandeng komunitas merupakan salah satu yang paling efektif. Konversi jadi investornya lebih tinggi, sekitar 87 persen,” kata Irwan.

Baca juga: OJK paparkan perkembangan signifikan pasar modal syariah

Baca juga: BEI raih penghargaan Global Islamic Finance Award

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham China alami penurunan terbesar 3-tahun karena ancaman tarif AS

Pasar menilai ulang situasi, karena investor berpikir negosiasi perdagangan akan segera berakhir

Shanghai (ANTARA) – Investor China, terperangah oleh ancaman tarif Presiden AS Donald Trump, membuang saham-saham dan menjual mata uang yuan pada Senin karena kemunduran baru dalam ketegangan perdagangan China-Amerika Serikat mengguncang pasar keuangan Asia.

Indeks saham utama negara itu mengalami penurunan terbesar dalam lebih dari tiga tahun. Indeks saham unggulan atau blue-chips CSI300 dan Indeks Komposit Shanghai keduanya anjlok lebih dari lima persen, membukukan penurunan satu hari tertajam sejak Februari 2016. Sekitar 1.000 perusahaan daratan anjlok maksimum yang diizinkan pada batas harian 10 persen, sebut Reuters.

Indeks Komposit Shanghai jatuh 5,58 persen menjadi berakhir di 2.906,46 poin, Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China ditutup 7,56 persen lebih rendah pada 8.943,52 poin. Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, anjlok 7,94 persen menjadi ditutup pada 1.494,89 poin .

Indeks Hang Seng Hong Kong juga merosot lebih dari tiga persen.

Trump mengejutkan pasar global dengan tweet-nya pada Minggu (5/4/2019) mengumumkan dia akan menaikkan tarif AS pada barang-barang China senilai 200 miliar dolar AS minggu ini, dan menargetkan ratusan miliar lebih cepat, mengatakan pembicaraan perdagangan dengan China berjalan terlalu lambat.

Pasar sebagian besar telah memperkirakan ekspektasi bahwa kesepakatan perdagangan akan tercapai segera, lebih lanjut mengurangi tekanan pada ekonomi China, yang baru-baru ini menunjukkan tanda-tanda tentatif dari penguatan.

Mengipasi harapan bahwa ketidakpastian perdagangan baru dapat menyebabkan pelonggaran moneter tambahan, bank sentral China mengatakan pada Senin akan memotong rasio persyaratan cadangan (RRR) untuk bank kecil dan menengah.

Yuan jatuh ke level 6,7994 per dolar AS, level terlemahnya dalam 3,5 bulan, sementara yuan di pasar luar negeri turun sebanyak 1,3 persen.

Imbal hasil obligasi pemerintah 10-tahun merosot menjadi 3,387 persen, level terendah dua minggu.

Langkah Trump menandai peningkatan besar dalam ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia dan meningkatkan prospek kehancuran dalam pembicaraan perdagangan yang selanjutnya akan menekan ekonomi global.

“Pasar menilai ulang situasi, karena investor berpikir negosiasi perdagangan akan segera berakhir,” kata Ken Cheung, ahli strategi senior Asia FX di Mizuho Bank di Hong Kong.

“Jika perang perdagangan menyala kembali, beberapa pelaku pasar dapat berspekulasi tentang depresiasi yuan yang diperbarui untuk menangkal dampak negatif dari kenaikan tarif,” katanya.

Tetapi pasar obligasi China akan mendapat manfaat dari “pengalihan dari ekuitas, dan harapan baru untuk pelonggaran,” kata Frances Cheung, kepala strategi makro Asia di Westpac di Singapura.

Wakil Perdana Menteri China Liu He “sangat tidak mungkin” pergi ke Amerika Serikat minggu ini setelah “ancaman” Trump untuk menaikkan tarif, kata pemimpin redaksi Global Times China yang berpengaruh, Senin.

Pejabat China dijadwalkan akan bertemu rekan-rekan AS mereka di Washington pada Rabu (8/5/2019) setelah pertemuan di Beijing pekan lalu, untuk putaran yang Menteri Keuangan Steven Mnuchin gambarkan sebagai “produktif.”

“Optimisme terhadap pembicaraan perdagangan berubah menjadi pesimisme semalam,” kata Stephen Huang, kepala pejabat risiko di Shanghai See Truth Investment Management.

“Pemerintah perlu meluncurkan lebih banyak stimulus untuk menstabilkan pasar,” katanya, mengharapkan pengurangan rasio cadangan yang lebih luas, dan bahkan kemungkinan penurunan suku bunga.

Saham-saham jatuh di seluruh papan pada Senin, dengan saham teknologi di antara korban terburuk.

Sektor pertanian adalah satu-satunya titik terang, dengan saham termasuk Hefei Fengle Seed Co dan Great-Sun Foods Co Ltd melonjak 10 persen, karena ekspektasi mereka akan mendapat manfaat jika Beijing membalas terhadap impor AS jika Washington menaikkan tarif.

Baca juga: Pasar saham China dibuka anjlok setelah libur panjang akhir pekan
Baca juga: China pertimbangkan batalkan pembicaraan perdagangan dengan AS

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia ditutup melemah, Indeks KLCI turun 0,27 persen

Kuala Lumpur (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Malaysia berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) melemah 0,27 persen atau 4,50 poin, menjadi 1,632,80 poin.

Sementara itu, Indeks Emas bergerak turun 0,60 persen atau 69,59 poin, menjadi ditutup pada 11.542,17 poin.

Sebanyak 150 saham berhasil membukukan keuntungan, 790 saham menderita kerugian, dan 324 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi turun menjadi 2,79 miliar saham senilai 1,70 miliar ringgit Malaysia (410,63 juta dolar AS), dibandingkan dengan 2,82 miliar saham senilai 2,11 miliar ringgit Malaysia (509,30 juta dolar AS) pada Jumat lalu (3/5/2019). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Australia jatuh terendah, akibat ketegangan perdagangan

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup turun, Straits Times jatuh tiga persen

Total 1,44 miliar saham berpindah tangan senilai 1,49 miliar dolar Singapura

Singapura (ANTARA) – Saham-saham Singapura ditutup jauh lebih rendah pada perdagangan Senin, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) jatuh tiga persen atau 101,67 poin, menjadi 3.290,62 poin.

Total 1,44 miliar saham berpindah tangan senilai 1,49 miliar dolar Singapura (sekitar 1,09 miliar dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 369 saham berbanding 100 saham.

Indeks STI turun 0,03 persen atau 1,04 poin, menjadi ditutup di 3.392,29 pada perdagangan Jumat lalu (3/5/2019), dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Saham China alami penurunan terbesar 3-tahun karena ancaman tarif AS
Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup 2,90 persen lebih rendah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Australia jatuh terendah, akibat ketegangan perdagangan

…mungkin lebih merupakan taktik negosiasi daripada tindakan perdagangan yang akan segera terjadi

Sydney (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Australia ditutup mendekati level terendah tiga minggu pada perdagangan Senin, setelah ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menaikkan tarif barang-barang China merusak harapan untuk kesepakatan perdagangan yang akan segera terjadi antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Tweet Trump yang tak terduga pada Minggu (5/5/2019) mendorong investor untuk meninggalkan pasar ekuitas di seluruh Asia dan mengirim mereka bergegas ke aset-aset safe haven seperti yen Jepang dan emas.

Kerugian berbasis luas mendorong indeks S&P/ASX 200 merosot 0,82 persen atau 52,10 poin, menjadi 6.283,70 poin pada penutupan perdagangan. Indeks acuan sedikit berubah pada Jumat (3/5/2019).

Sementara Indeks All Ordinaries yang lebih luas, turun 57,30 poin atau 0,89 persen menjadi berakhir di 6.369,90 poin.

“Bisa dibilang, ancaman Trump untuk menaikkan tarif‘ sesaat ’jika Beijing tidak sepakat dengan tuntutan perdagangan AS, mungkin lebih merupakan taktik negosiasi daripada tindakan perdagangan yang akan segera terjadi,” kata Ekonom Senior Mizuho Bank  Vishnu Varathan dalam sebuah catatan yang dikutip Reuters.

Pasar telah melihat tanda-tanda meningkatnya hubungan antara kedua belah pihak dalam beberapa pekan terakhir dan berharap untuk resolusi cepat terhadap pergumulan pahit yang telah memperlambat pertumbuhan global, merugikan ekonomi yang bergantung pada ekspor, dan mengganggu rantai pasokan global.

Saham-saham keuangan mendominasi kerugian, turun ke level terendah hampir dua minggu.

Pemberi pinjaman nomor dua Westpac Banking Corp melemah ke level terendah hampir tiga minggu setelah membukukan laba setengah tahun terendah sejak 2013, dan berada di antara hambatan utama pada indeks acuan.

Penambang, yang pasar ekspor terbesarnya adalah China, juga mendukung sentimen bearish. Indeks logam dan pertambangan ditutup pada level terendah sejak 8 Februari.

BHP Group Ltd, perusahaan terbesar yang tercatat di negara itu, merosot ke level terendah hampir dua bulan, sementara saham saingannya Rio Tinto berakhir pada level terendah sejak 26 Maret.

Namun, penambang emas berkilauan karena investor mencari aset yang lebih konservatif. Regis Resources Ltd menguat 2,5 persen dan berada di antara saham-saham berkinerja terbaik.

Di seberang lautan Tasman, indeks acuan Selandia Baru S&P/NZX 50 merosot sekitar satu persen, atau 97,46 poin, menjadi berakhir pada 9.960,62 poin.

Saham Westpac yang tercatat di Selandia Baru turun ke palung teredalam tiga minggu dan menyumbang sebagian besar kerugian.
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Aussie dibuka lebih rendah dengan kerugian meluas

Ancaman untuk menaikkan tarif pada barang-barang China pada Jumat ini langsung bertentangan dengan ekspektasi pasar dari penyelesaian sengketa perdagangan

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Senin pagi, setelah tweet oleh Presiden AS Donald Trump memicu ketegangan baru perdagangan dengan China.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 39,10 poin atau 0,62 persen menjadi diperdagangkan di 6.296,70 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 40,10 poin atau 0,62 persen pada 6.387,10 poin.

Indeks berjangka untuk pasar Aussie awalnya tampak positif didukung data penggajian (payroll) AS yang lebih baik dari perkiraan, namun, “semua momentum positif itu dibatalkan dengan serangkaian tweet dari presiden AS,” kepala analis pasar CMC Markets, Michael McCarthy mengatakan.

“Ancaman untuk menaikkan tarif pada barang-barang China pada Jumat ini langsung bertentangan dengan ekspektasi pasar dari penyelesaian sengketa perdagangan.”

Indeks Aussie merosot di seluruh papan dengan sektor energi dan teknologi memimpin kerugian.

Saham-saham konsumen juga turun tajam, sementara sektor material dan utilitas mencatat penurunan yang lebih moderat.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam, dengan Commonwealth Bank turun 0,08 persen, ANZ tidak berubah, National Australia Bank naik 0,23 persen, dan Westpac Bank turun 0,73 persen.

Saham-saham pertambangan merosot, dengan Rio Tinto turun 0,48 persen, Fortescue Metals turun 1,23 persen, BHP turun 0,54 persen, dan penambang emas Newcrest turun 0,16 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melemah, dengan Oil Search turun 1,31 persen, Santos turun 1,58 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,77 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia lebih rendah, dengan Coles turun 0,47 persen dan Woolworths turun 0,55 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,74 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas turun 0,69 persen, dan perusahaan biomedis CSL merosot 0,85 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Asia berbalik jatuh setelah Trump janji naikkan tarif

Investor di seluruh Asia akan mengawasi pergerakan pasar China

Shanghai (ANTARA) – Pasar saham Asia jatuh, harga minyak jatuh, dan mata uang safe-haven yen menguat pada perdagangan Senin pagi, karena negosiasi perdagangan antara China dan Amerika Serikat secara tiba-tiba memburuk, membalikkan kemajuan nyata yang dibuat dalam beberapa bulan terakhir.

Presiden AS Donald Trump secara tajam meningkatkan ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia itu dengan komentarnya melalui Twitter pada Minggu (5/5/2019) bahwa pembicaraan menuju kesepakatan perdagangan dengan China berjalan “terlalu lambat”, dan bahwa ia akan menaikkan tarif pada barang-barang China senilai 200 miliar dolar AS menjadi 25 persen pada Jumat (10/4/2019) dari sebelumnya 10 persen.

Dia juga mengatakan akan menargetkan lebih lanjut 325 miliar dolar AS barang-barang China dengan tarif 25 persen “segera”.

Kicauan itu mengubah suasana pasar yang sebelumnya tenang, mendapat dukungan dari tanda-tanda pertumbuhan yang kuat di China dan Amerika Serikat, serta komentar dari Trump dan pejabat senior AS lainnya bahwa pembicaraan perdagangan berjalan dengan baik.

The Wall Street Journal melaporkan pada Senin bahwa China sedang mempertimbangkan untuk membatalkan pembicaraan perdagangan yang dijadwalkan pada minggu ini setelah ancaman Trump.

“Presiden Trump baru saja membunuh kesepakatan perdagangan untuk sementara waktu dan itu memiliki implikasi bagi pertumbuhan China dan global, itu juga berdampak pada sejumlah aset,” Greg McKenna, ahli strategi di McKenna Macro mengatakan dalam catatan pagi kepada kliennya.

Pada awal perdagangan Asia, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang, turun 0,2 persen.

Saham Australia 0,6 persen lebih rendah pada awal perdagangan.

Pasar keuangan Jepang masih ditutup hingga Selasa (7/5/2019) untuk hari libur nasional, tetapi Nikkei 225 berjangka turun 1,8 persen menjadi 22.085.

E-Mini berjangka untuk S&P 500 turun 1,7 persen setelah data penggajian (payroll) AS membantu mengangkat saham-saham Wall Street pada Jumat (3/5/2019).

Investor di seluruh Asia akan mengawasi pasar China, yang dibuka pada pukul 01.30 (GMT) setelah libur nasional tiga hari minggu lalu.

Dengan tertundanya kesepakatan perdagangan, surat utang berjangka melonjak 14 tingkat. Data dari CME Group menunjukkan pasar melihat hampir 58 persen peluang penurunan suku bunga Fed pada akhir tahun.

Ketika investor berbondong-bondong ke mata uang safe-haven yen, dolar turun 0,4 persen terhadap mata uang Jepang menjadi 110,67.

Tetapi yuan China di luar negeri anjlok, melemah ke 6.8108 per dolar, level terlemah sejak 23 Januari.

Mata uang tunggal turun 0,18 persen menjadi 1,1180 dolar. Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, naik menjadi 97,574.

Di pasar komoditas, minyak mentah AS jatuh 2,15 persen menjadi 60,61 dolar AS per barel dan minyak mentah Brent turun 1,78 persen menjadi 69,59 dolar AS per barel.

Harga spot emas meningkat 0,4 persen menjadi diperdagangkan pada 1.283,65 dolar AS per ounce.

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong dibuka jatuh 2,46 persen

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham Hong Kong dibuka turun tajam pada Senin pagi, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) jatuh 2,46 persen atau 739,17 poin menjadi diperdagangkan pada 29.342,38 poin.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Yuan China melemah jadi 6,7344 terhadap dolar AS

Beijing (ANTARA) – Kurs tengah nilai tukar mata uang China, renminbi atau yuan, melemah 58 basis poin menjadi 6,7344 terhadap dolar AS pada Senin, menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing China.

Di pasar spot valuta asing China, yuan diperbolehkan untuk naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.

Kurs tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antarbank pada setiap hari kerja.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Flash – IHSG Senin dibuka melemah 64,65 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin dibuka melemah 64,65 poin atau 1,02 persen ke posisi 6.254,81.

Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 16,28 poin atau 1,63 persen menjadi 981,05.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Inggris ditutup naik, indeks FTSE-100 menguat 0,40 persen

Easyjet menderita kerugian paling besar (top loser) dengan harga sahamnya kehilangan 2,10 persen

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (3/5/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 0,40 persen atau 29,33 poin, menjadi 7.380,64 poin.

Smith & Nephew, sebuah perusahaan manufaktur peralatan medis multinasional Inggris, melonjak 3,29 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan supermarket dalam jaringan Ocado Group dan perusahaan pertambangan multinasional Anglo American, yang masing-masing meningkat 2,60 persen dan 2,34 persen.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, Easyjet, maskapai penerbangan berbiaya rendah Inggris, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 2,10 persen.

Disusul oleh saham International Consolidated Airlines Group, sebuah perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Anglo-Spanyol, yang merosot 2,05 persen, serta perusahaan asuransi Hiscox turun 1,93 persen.

Baca juga: Indeks DAX-30 Jerman berakhir naik, Adidas “top gainer” 9,13 persen
Baca juga: Bursa saham Prancis menguat, Indeks CAC-40 ditutup naik 0,18 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Spanyol merosot, Indeks IBEX 35 ditutup turun 0,09 persen

Madrid (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Spanyol berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Jumat (3/5/2019), dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid melemah 0,09 persen atau 8,6 poin, menjadi 9.409,60 poin.

Sebanyak 20 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX 35 mencatat penurunan harga.

Bank kelima terbesar di Spanyol, Banco Sabadell, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya merosot 2,63 persen.

Disusul oleh saham jaringan hotel Melia Hotels yang melemah sebesar 1,59 persen dan grup maskapai penerbangan IAG turun 1,35 persen.

Di sisi lain, perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa menguat 1,65 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan real estat Merlin yang bertambah 1,41 persen, dan perusahaan listrik Endesa naik 1,32 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Prancis menguat, Indeks CAC-40 ditutup naik 0,18 persen

Baca juga: Analis: Meski dibuka melemah, IHSG berpotensi menguat hari ini

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Emas berjangka naik didukung pelemahan dolar AS

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah sehari sebelumnya jatuh karena logam mulia didorong oleh dolar AS yang lebih lemah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, naik 9,3 dolar AS atau 0,73 persen, menjadi menetap di 1.281,3 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,3 persen menjadi 97,55 pada pukul 17.30 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Emas berjangka jatuh pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), ditutup pada tingkat terendah dalam 4-bulan, sehari setelah Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell melemparkan keraguan tentang prospek untuk penurunan suku bunga dalam waktu dekat.

Powell dalam konferensi pers menyusul keputusan The Fed yang diperkirakan secara luas akan mempertahankan suku bunga acuannya, menggambarkan bahwa tekanan inflasi yang lemah sebagai “sementara”, sehingga tidak ada alasan untuk menurunkan suku bunga.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 36,1 sen AS atau 2,47 persen, menjadi 14,978 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli melonjak 20,6 dolar AS atau 2,41 persen, menjadi ditutup pada 874,8 dolar AS per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Analis: Rupiah kembali terkoreksi ikuti pelemahan mata uang Asia

Baca juga: Bursa saham Spanyol merosot, Indeks IBEX 35 ditutup turun 0,09 persen

Baca juga: Bursa saham Prancis menguat, Indeks CAC-40 ditutup naik 0,18 persen
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street naik setelah investor optimis prospek ekonomi AS

Kami terus memiliki pertumbuhan pekerjaan yang lebih kuat dan lebih kuat…

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street naik dalam reli berbasis luas pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena pertumbuhan pekerjaan yang lebih kuat dari perkiraan pada April, ditambah dengan kenaikan upah yang lemah membuat investor optimis tentang prospek ekonomi dan suku bunga.

Indeks Komposit Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi, sementara Indeks S&P 500 berakhir hanya sedikit dari rekor tertinggi.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan para pengusaha menambahkan 263.000 pekerjaan pada April, melampaui ekspektasi sebelumnya, dan tingkat pengangguran turun menjadi 3,6 persen, level terendah sejak Desember 1969. Penghasilan rata-rata per jam datang hanya sedikit di bawah ekspektasi, menunjukkan tekanan inflasi yang lembut.

Data tersebut mendukung sikap sabar bank sentral AS, Federal Reserve (Fed) untuk menaikkan suku bunga, yang positif untuk pasar saham.

“Kami terus memiliki pertumbuhan pekerjaan yang lebih kuat dan lebih kuat, dan sepertinya inflasi semakin sedikit, yang adalah benar-benar aneh. Anda biasanya tidak melihat itu, dan pada dasarnya apa yang memberi sinyal kepada pasar adalah bahwa The Fed sedang ditahan,” kata Managing Partner Harris Financial Group, Jamie Cox, di Richmond, Virginia. “Itu bisa menandakan laba yang lebih baik di masa depan bagi perusahaan-perusahaan.”

Mengangkat S&P 500 dan Nasdaq, Amazon.com Inc naik 3,2 persen, setelah CNBC melaporkan bahwa Warren Buffett’s Berkshire Hathaway Inc telah membeli saham raksasa ritel internet itu untuk pertama kalinya.

Sektor consumer discretionary naik 1,5 persen, memimpin reli di antara 11 sektor S&P utama.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 197,16 poin atau 0,75 persen, menjadi berakhir di 26.504,95 poin. Indeks S&P 500 naik 28,12 poin atau 0,9 persen, menjadi ditutup di 2.945,64 poin. Indeks Komposit Nasdaq menambahkan 127,22 poin atau 1,58 persen, menjadi berakhir di 8.164,00 poin.

Untuk minggu ini, Indeks S&P 500 dan Nasdaq naik 0,2 persen, sementara Indeks Dow tergelincir 0,2 persen.

Dengan hampir 400 perusahaan S&P 500 telah melaporkan hasil kuartalan mereka sejauh ini, tiga perempat telah melampaui estimasi laba, menurut data Refinitiv.

Laporan positif telah membalikkan estimasi laba S&P 500 untuk kuartal pertama naik hampir satu persen dibandingkan dengan penurunan dua persen yang diproyeksikan pada awal April.

Saham Newell Brand Inc melonjak 13,5 persen, setelah pembuat Rubbermaid dan barang-barang konsumen lainnya itu melebihi ekspektasi Wall Street untuk laba yang disesuaikan secara triwulanan, karena diuntungkan dari penghematan biaya dan harga yang lebih tinggi.

Pembuat peralatan jaringan Arista Networks Inc anjlok 10,4 persen setelah memperkirakan pendapatan kuartal saat ini lemah, sementara Activision Blizzard Inc turun 4,8 persen setelah pembuat videogame ini memperkirakan laba kuartal saat ini di bawah ekspektasi karena menempatkan lebih banyak uang ke dalam waralaba untuk memerangi persaingan.

Jumlah saham yang naik melebihi yang menurun di NYSE dengan rasio 3,77 banding satu, serta di Nasdaq dengan rasio 3,85 banding satu.

Indeks S&P 500 membukukan posisi 36 tertinggi baru dan dua terendah baru dalam 52-minggu, serta Indeks Komposit Nasdaq mencatat 91 tertinggi baru dan 30 terendah baru.

Volume transaksi di bursa Amerika Serikat mencapai 6,47 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 6,62 miliar saham untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: Bursa saham Spanyol merosot, Indeks IBEX 35 ditutup turun 0,09 persen

Baca juga: Emas berjangka naik didukung pelemahan dolar AS

Baca juga: Harga minyak mentah naik dipicu pengurangan produksi Rusia

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019