Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 11,93 poin

Hong Kong (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Selasa pagi, dengan Indeks Hang Seng (HSI) menguat 0,04 persen atau 11,93 poin, menjadi diperdagangkan di 28.971,23 poin.

Baca juga: IHSG dibuka menguat ke posisi di atas 6.500

Baca juga: Kurs rupiah menguat ke posisi di bawah Rp14.000

Baca juga: Bursa China menguat, Indeks Komposit Shanghai dibuka naik 0,26 persen

Baca juga: Harga emas turun, tertekan penguatan ekuitas akibat kemajuan perundingan dagang

Baca juga: Dolar AS melemah, selera risiko investor meningkat

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Tokyo menguat, Indeks Nikkei 225 dibuka naik 52,14 poin

Tokyo (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Selasa pagi, mengikuti kenaikan di Wall Street semalam (Senin), dengan saham-saham eksportir mendapatkan dorongan dari yen yang relatif lebih lemah terhadap dolar AS.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, Indeks Acuan Nikkei-225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 52,14 poin atau 0,24 persen, dari tingkat penutupan Senin (25/2), menjadi diperdagangkan di 21.580,37 poin.

Baca juga: Wall Street ditutup menguat, efek kemajuan perundingan dagang AS-China

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo menambahkan 1,34 poin atau 0,08 persen, menjadi 1.622,21 poin.

Saham-saham farmasi, bahan kimia, dan pergudangan serta jasa transportasi pelabuhan paling banyak mencatat kenaikan pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Australia melemah, Indeks ASX 200 dibuka turun 43,90 poin

Baca juga: Harga emas turun, tertekan penguatan ekuitas akibat kemajuan perundingan dagang

Baca juga: Dolar AS melemah, selera risiko investor meningkat

Baca juga: Harga minyak jatuh 3,11 persen, Trump: OPEC tolong santai

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG dibuka menguat ke posisi di atas 6.500

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta,  Selasa,  dibuka menguat 2,36 poin atau 0,04 persen ke posisi 6.527,72.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,55 poin atau 0,05 persen menjadi 1.020,6.

Baca juga: Bursa Tokyo menguat, Indeks Nikkei 225 dibuka naik 52,14 poin

Baca juga: Harga emas turun, tertekan penguatan ekuitas akibat kemajuan perundingan dagang

Baca juga: Wall Street ditutup menguat, efek kemajuan perundingan dagang AS-China

Baca juga: Dolar AS melemah, selera risiko investor meningkat

Baca juga: Harga minyak jatuh 3,11 persen, Trump: OPEC tolong santai

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Australia melemah, Indeks ASX 200 dibuka turun 43,90 poin

Sydney (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Australia dibuka melemah pada perdagangan Selasa pagi, dengan semua sektor cenderung turun dan saham-saham consumer discretionaries serta teknologi sangat membebani indeks.

Pada pukul 10.45 waktu setempat(AEST), indeks acuan S&P/ASX 200 turun 43,90 poin atau 0,71 persen menjadi diperdagangkan di 6.142.40 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 42,60 poin atau 0,68 persen pada 6.221,00 poin.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,46 persen, ANZ turun 0,07 persen, National Australia Bank turun 0,16 persen dan Westpac Bank turun 0,34 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih rendah, dengan BHP turun 1,16 persen, Rio Tinto turun 1,01 persen, dan Fortescue Metals turun 1,09 persen, namun penambang emas Newcrest naik 0,16 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Oil Search turun 1,31 persen, Santos turun 2,98 persen, dan Woodside Petroleum turun 1,01 persen.

Baca juga: Harga minyak jatuh 3,11 persen, Trump: OPEC tolong santai

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi, dengan Coles naik 0,09 persen dan Woolworths turun 0,10 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra turun 1,87 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas kehilangan 1,76 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,34 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street ditutup menguat, efek kemajuan perundingan dagang AS-China

Baca juga: Harga emas turun, tertekan penguatan ekuitas akibat kemajuan perundingan dagang

Baca juga: Dolar AS melemah, selera risiko investor meningkat

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street ditutup menguat, efek kemajuan perundingan dagang AS-China

…hal-hal positif terjadi antara China dan Amerika Serikat, semua orang ingin melihat kesepakatan keluar dari ini

New York (ANTARA News) – Saham-saham di Wall Street menguat pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena sentimen pasar terangkat oleh kemajuan terbaru pada perundingan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 60,14 poin atau 0,23 persen, menjadi berakhir di 26.091,95 poin. Indeks S&P 500 bertambah 3,44 poin atau 0,12 persen, menjadi berakhir di 2.796,11 poin. Indeks Komposit Nasdaq naik 26,92 poin atau 0,36 persen, menjadi ditutup di 7.554,46 poin.

Saham pembuat peralatan berat AS, Caterpillar, sebuah perusahaan dengan eksposur pendapatan luar negeri yang tinggi, naik 1,97 persen pada penutupan, berada di antara yang berkinerja terbaik di Dow. Boeing, saham sensitif perdagangan lainnya, naik 0,67 persen.

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, karena kenaikan dalam kelompok-kelompok seperti material dan teknologi mengimbangi kerugian dalam utilitas dan real estat.

Saham General Electric menguat 6,39 persen. Laporan pada Senin (25/2) mengungkapkan bahwa Danaher berencana untuk membeli bisnis biofarmasi General Electric senilai sekitar 21 miliar dolar AS.

Wall Street telah mengawasi secara cermat berita-berita tentang pembicaraan perdagangan Amerika Serikat dan China akhir-akhir ini.

Baca juga: Harga emas turun, tertekan penguatan ekuitas akibat kemajuan perundingan dagang

“Saya pikir satu hal hebat tentang negosiasi yang telah terjadi antara China dan Amerika Serikat adalah mereka konsisten,” kata Mark Otto, seorang pedagang Bursa Efek New York yang berpengalaman kepada Xinhua.

“Jadi sepanjang waktu para pedagang memiliki informasi yang mengalir kepada mereka mengatakan bahwa ada hal-hal positif terjadi antara China dan Amerika Serikat, semua orang ingin melihat kesepakatan keluar dari ini,” tambahnya, ketika mengomentari kinerja pasar baru-baru ini.

Baca juga: Harga minyak jatuh 3,11 persen, Trump: OPEC tolong santai

Baca juga: Dolar AS melemah, selera risiko investor meningkat

Baca juga: Bursa Spanyol berakhir hampir datar, Indeks IBEX 35 turun 0,3 poin
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga emas turun, tertekan penguatan ekuitas akibat kemajuan perundingan dagang

Chicago (ANTARA News) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), tertekan penguatan pasar ekuitas di tengah kemajuan terbaru dari perundingan perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China.

Laporan Xinhua menyebutkan kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, turun 3,30 dolar AS atau 0,25 persen, menjadi ditutup pada 1.329,50 dolar AS per ounce.

Karena China dan Amerika Serikat melaporkan kemajuan substansial selama putaran terakhir pembicaraan perdagangan tingkat tinggi di Washington yang berakhir pada Minggu (25/2), pasar saham global didukung oleh perkembangan bullish, terutama setelah Presiden AS Donald Trump men-tweet bahwa ia akan menunda kenaikan tarif bea masuk barang-barang China.

Pada tengah hari, Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 174,93 poin atau 0,67 persen, menjadi 26.206,74 poin. Indeks S&P 500 naik 16,06 poin atau 0,58 persen, menjadi 2.808,73 poin. Indeks Komposit Nasdaq naik 61,07 poin atau 0,81 persen, menjadi 7.588,61 poin.

Ketika ekuitas membukukan keuntungan, logam mulia biasanya turun, karena investor tidak perlu mencari aset-aset safe haven untuk memarkir investasi mereka.

Namun demikian, penurunan emas dibatasi oleh pelemahan dolar AS, karena indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun hampir sepanjang hari.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 8,4 sen AS atau 0,53 persen, menjadi ditutup pada 15,83 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 7,70 dolar AS atau 0,91 persen, menjadi berakhir di 853,60 dolar AS per ounce.

Baca juga: Bursa Spanyol berakhir hampir datar, Indeks IBEX 35 turun 0,3 poin

Baca juga: Bursa Inggris ditutup datar, saham Prudential melonjak 3,13 persen

Baca juga: Bursa Jerman menguat, saham Volkswagen melonjak 3,29 persen

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Inggris ditutup datar, saham Prudential melonjak 3,13 persen

London (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Inggris berakhir cenderung datar pada perdagangan Senin (25/2), dengan Indeks Acuan FTSE-100 di Bursa Efek naik tipis 0,07 persen atau 5,14 poin, menjadi 7.183,74 poin, namun saham Prudential melonjak.

Prudential, sebuah perusahaan asuransi jiwa dan jasa keuangan multinasional Inggris, melonjak 3,13 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham GVC Holdings dan Hiscox, yang masing-masing meningkat sebesar 3,03 persen dan 2,95 persen.

Sementara itu, Pearson, sebuah perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional Inggris, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 5,40 persen.

Disusul oleh saham Persimmon, salah satu pengembang perumahan Inggris, yang anjlok 4,70 persen, serta BunzL, perusahaan distribusi dan alih daya (outsourcing) multinasional, turun 3,66 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Prancis menguat, Indeks CAC 40 ditutup naik 16 poin

Baca juga: Bursa Jerman menguat, saham Volkswagen melonjak 3,29 persen
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Spanyol berakhir hampir datar, Indeks IBEX 35 turun 0,3 poin

Madrid (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Spanyol ditutup hampir tidak berubah pada perdagangan Senin (25/2), dengan Indeks Acuan IBEX 35 di Madrid turun tipis 0,3 poin, menjadi 9.204,30 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan sebanyak 20 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks IBEX 35 di Madrid mengalami penurunan harga.

Perusahaan telekomunikasi Cellnex mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melemah 1,67 persen.

Disusul oleh saham perusahaan konsultan dan teknologi Indra A yang berkurang 1,53 persen, dan operator global jasa-jasa Ferrovial turun 1,27 persen.

Di sisi lain perusahaan otomotif CIE Automotive meningkat 3,52 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham bank terbesar di Spanyol Banco Santander yang menguat 1,49 persen, dan perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal naik 1,44 persen.

Baca juga: Bursa Inggris ditutup datar, saham Prudential melonjak 3,13 persen

Baca juga: Bursa Jerman menguat, saham Volkswagen melonjak 3,29 persen

Baca juga: Bursa Prancis menguat, Indeks CAC 40 ditutup naik 16 poin

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Prancis menguat, Indeks CAC 40 ditutup naik 16 poin

Paris (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Prancis berakhir lebih kuat pada penutupan perdagangan Senin (25/2), dengan Indeks Acuan CAC 40 di Paris naik 0,31 persen atau 16 poin, menjadi 5.231,85 poin.

Sebanyak 27 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan harga.

Pemasok komponen otomotif multinasional Prancis Valeo meningkat 3,26 persen, merupakan peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics yang bertambah 2,90 persen, serta kelompok perbankan Prancis Societe Generale naik 2,82 persen.

Sementara itu, perusahaan industri jasa-jasa, makanan dan manajemen fasilitas Prancis Sodexo mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya menyusut 1,11 persen.

Disusul oleh saham perusahaan telekomunikasi Prancis Orange yang turun 0,99 persen, serta pemimpin dunia dalam desain 3D dan & rekayasa perangkat lunak Dassault Systemes turun 0,93 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG awal pekan ditutup menguat mengikuti bursa Asia
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Jerman menguat, saham Volkswagen melonjak 3,29 persen

Frankfurt (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin (25/2), dengan Indeks Acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 0,42 persen atau 47,69 poin, menjadi 11.505,39 poin, dengan saham Volkswagen melonjak.

Produsen otomotif Volkswagen naik paling tinggi (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chip, dengan harga sahamnya melompat 3,29 persen.

Disusul oleh saham pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas serta produsen semikonduktor Infineon Technologies, yang masing-masing meningkat 3,04 persen dan 2,59 persen.

Di sisi lain produsen material Covestro mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 3,16 persen.

Diikuti oleh saham asosiasi perumahan Vonovia dan perusahaan farmasi Merck, yang masing-masing turun sebesar 1,46 persen dan 0,91 persen.

Perusahaan asuransi dan jasa keuangan Jerman Allianz, adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 240,1 juta euro (272,6 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Prancis menguat, Indeks CAC 40 ditutup naik 16 poin

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG awal pekan ditutup menguat mengikuti bursa Asia

Jakarta (ANTARA News) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ditutup menguat mengikuti positifnya bursa saham Asia.

 IHSG ditutup menguat sebesar 23,98 poin atau 0,37 persen menjadi 6.525,36. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,58 poin atau 0,45 persen menjadi 1.020,04.

 “Sentimen hari ini terkait perang dagang, ini terlihat juga dari penguatan bursa Asia pada hari ini, semakin memberi harapan bahwa damai akan tercapai,” kata analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Senin. 
   
Ia menuturkan, IHSG pun turut menguat, bahkan investor asing melakukan aksi beli bersih (net buy) hari ini. Namun, secara teknikal, IHSG masih sulit mempertahankan level 6.520.  Menurutnya, ruang penguatan IHSG masih sempit, walaupun besok diperkirakan akan menguat dalam range 6.5006.550.
 
 “Sentimen pergerakan besok masih terkait urusan perang dagang, dari dalam negeri kita minim sentimen,” ujar William.
   
Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau sepanjang hari hingga penutupan bursa saham.
   
Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham investor asing yang  ditunjukkan dengan aksi beli bersih atau “net foreign buy” sebesar Rp264,3 miliar.
   
Frekuensi perdagangan saham pada Senin tercatat sebanyak  453.107 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,5 miliar lembar saham senilai Rp10,28 triliun. Sebanyak 216 saham naik, 195 saham menurun, dan 148 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional Asia terlihat “menghijau”. Indeks Nikkei menguat 102,72 poin (0,48 persen) ke 21.528,23, indeks Hang Seng menguat 143 poin (0,5 persen) ke 28.959,3, dan indeks Straits Times menguat 2,45  poin (0,07 persen) ke posisi 3.272,35.

Baca juga: IHSG Senin dibuka menguat 20,93 poin
Baca juga: Menanti negosiasi dagang AS-China, IHSG menguat 20,93 poin

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham dan obligasi Indonesia dinilai masih potensial

Jakarta (ANTARA News) – Investment Specialist PT  Manulife Aset Manajemen Indonesia Dimas Ardhinugraha menilai, pasar saham dan obligasi masih potensial untuk dijadikan tempat berinvestasi di tengah gejolak ekonomi global.

“Kami melihat, baik pasar saham maupun pasar obligasi Indonesia masih sangat berpotensi untuk tahun ini,” ujar Dimas dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Senin.
 
Dari pasar saham, potensi arus dana asing yang masuk ke pasar saham Indonesia akan menjadi katalis besar. Pada Januari 2019, baru sekitar Rp13 triliun yang masuk ke pasar saham Indonesia. Sementara dari tahun 2017 dan 2018, secara total yang keluar dari pasar saham sekitar Rp92 triliun. 
   
“Jadi potensi masih cukup besar untuk dana asing masuk ke pasar saham Indonesia,” katanya. 
   
Untuk pasar obligasi, lanjut Dimas, juga masih sangat berpotensi. Imbal hasil obligasi Indonesia dinilai masih di kisaran yang sangat atraktif, cukup tinggi dibandingkan negara kawasan lainnya. 
   
“Oleh karena itu, dengan kondisi ekonomi domestik yang lebih kondusif dibandingkan tahun lalu, sangat berpotensi mendukung dana asing masuk ke pasar obligasi Indonesia,” kata Dimas.                
   
Dimas menuturkan pada awal 2019 banyak sekali orang-orang yang sangat pesimis terhadap ekonomi 2019. Menurut Dimas, hal tersebut wajar saja, karena di 2018 lalu banyak terjadi faktor ketidakpastian.
   
Pertama, kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve. Kedua, perang dagang antara Amerika Serikat dengan mitra dagangnya. Dari sisi domestik, ada nilai tukar rupiah yang sempat menembus level 15.000 per dolar AS, seperti jaman krisis moneter tahun 1998 dulu. 
   
“Jadi wajar, di awal tahun 2019 banyak investor yang cenderung pesimis melihat “outlook” tahun 2019. Terutama untuk data perdagangan dan data manufaktur, cenderung agak turun di 2018 kemarin,” ujar Dimas.
     
Yang terjadi kemarin, lanjutnya, kebanyakan orang hanya fokus pada data yang jelek saja, tidak melihat data yang lain. Padahal menurutnya tidak semua data jelek, ada juga data yang tetap positif. Contohnya data sektor ketenagakerjaan dan juga sektor jasa. 
   
“Ekonomi tidak hanya manufaktur dan perdagangan. Ada sektor-sektor lainnya yang menggambarkan ekonomi secara keseluruhan,” ujarnya. 
   
Ia menambahkan, Indonesia ekonominya berorientasi domestik. Artinya Indonesia tidak terlalu bergantung kepada perdagangan dunia untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia sendiri. Di tengah volatilitas perdagangan di tingkat global, ekonomi Indonesia yang berorientasi domestik relatif akan lebih terjaga. 
   
“Ekonomi Indonesia tinggi dan stabil. Ini bagus karena menjadi satu daya tarik tersendiri bagi Indonesia. Kami melihat adanya potensi arus dana asing masuk ke pasar finansial Indonesia di tahun 2019,” kata Dimas.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menanti negosiasi dagang AS-China, IHSG menguat 20,93 poin

IHSG akan bergerak ‘mixed’ minggu ini, mengingat pelaku pasar yang menantikan perkembangan pembicaraan dagang AS-China

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan menguat seiring para pelaku pasar yang masih menanti perkembangan negosiasi dagang Amerika Serikat dan China.
   
IHSG Senin pagi dibuka menguat 20,93 poin atau 0,32 persen ke posisi 6.522,31. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,09 poin atau 0,5 persen menjadi 1.020,56
   
“IHSG akan bergerak mixed minggu ini, mengingat pelaku pasar yang menantikan perkembangan pembicaraan dagang AS-China dan data inflasi Indonesia yang akan dirilis akhir pekan mendatang. Namun, sentimen positif akan datang dari rilis laporan keuangan,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Senin.
   
Wakil Perdana Menteri China Liu He dijadwalkan akan bertemu Presiden AS Donald Trump di Oval Office.

Staf kedua negara juga tengah bekerja keras untuk merumuskan bahasa yang tepat untuk perjanjian dagang tersebut.

Salah satu kendala adalah AS bersikeras merumuskan mekanisme yang memastikan China patuh pada perjanjian. 
     
“Kami cukup optimistis terhadap pembicaraan itu mengingat effort yang tinggi dari kedua belah pihak sebelum tanggal 1 Maret 2019. Sedangkan Trump juga telah mengindikasikan dirinya tidak terburu-buru dalam mengenakan tarif tambahan dan deadline dapat bersifat fleksibel,” ujarnya.
   
Perang dagang AS-China mereduksi proyeksi pertumbuhan global tahun ini dan melemahkan ekonomi kedua negara.

Inflasi AS pada Januari hanya 1,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) atau terlemah dalam 1,5 tahun terakhir, demikian juga data ekonomi terbaru di China dengan pertumbuhan harga rumah baru justru melambat secara bulanan (month on month/mom).

Sebelumnya, perekonomian China juga hanya tumbuh 6,6 persen (yoy) pada 2018, atau terlemah dalam 28 tahun.
   
Hingga pukul 9.24 WIB, IHSG masih berada di zona hijau.
  
Sementara itu, bursa regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 130,47 poin (0,61 persen) ke 21.555,98, indeks Hang Seng menguat 72,96 poin (0,25 persen) ke 28.889,26, dan Straits Times melemah 3,61 poin (0,11 persen) ke posisi 3.266,29.

Baca juga: IHSG Senin dibuka menguat 20,93 poin
Baca juga: Trump akan tunda kenaikan tarif barang China setelah perundingan perdagangan
Baca juga: China-AS akhiri perundingan dagang terbaru dengan kemajuan substansial
Baca juga: Rupiah Senin pagi menguat jadi Rp14.005 per dolar

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China dibuka lebih tinggi, Komposit Shanghai naik 1,22 persen

Indeks Komponen Shenzhen dibuka menguat 1,78 persen menjadi 8.804,97 poin

Beijing (ANTARA News) – Saham-saham China dibuka lebih tinggi pada Senin pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai naik 1,22 persen menjadi diperdagangkan di 2.838,39 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China dibuka menguat 1,78 persen menjadi diperdagangkan di 8.804,97 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, Indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, bertambah 2,13 persen menjadi diperdagangkan di 1.487,30 poin.

Baca juga: Bursa saham Tokyo dibuka lebih tinggi, indeks Nikkei naik 0,44 persen
Baca juga: Yuan China menguat jadi 6,7131 terhadap dolar AS

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Senin dibuka menguat 20,93 poin

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin dibuka menguat 20,93 poin atau 0,32 persen ke posisi 6.522,31.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,09 poin atau 0,5 persen menjadi 1.020,56.

Baca juga: Pasar saham China dibuka lebih tinggi, Komposit Shanghai naik 1,22 persen
Baca juga: Bursa saham Tokyo dibuka lebih tinggi, indeks Nikkei naik 0,44 persen
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Tokyo dibuka lebih tinggi, indeks Nikkei naik 0,44 persen

Indeks Nikkei naik 95,26 poin atau 0,44 persen menjadi 21.520,77 poin

Tokyo (ANTARA News) – Saham-saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Senin pagi, karena sentimen investor terangkat oleh saham-saham AS yang naik pada akhir pekan lalu, dengan yen yang relatif lemah terhadap dolar AS memberikan dorongan terhadap saham-saham eksportir.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo Stock (TSE) naik 95,26 poin atau 0,44 persen, dari tingkat penutupan Jumat (22/2), menjadi diperdagangkan di 21.520,77 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo menambahkan 8,97 poin atau 0,56 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.618,49 poin.

Saham-saham aneka produk, pulp dan kertas, dan yang terkait perusahaan sekuritas paling banyak mencatat kenaikan di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Baca juga: Bursa saham Tokyo berakhir lebih rendah, Nikkkei turun 0,18 persen
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks S&P 500 bukukan penutupan tertinggi, ditopang optimisme perdagangan

Orang-orang memperkirakan beberapa berita positif tentang perdagangan dan tarif dengan China…

New York (ANTARA News) –  Indeks S&P 500 membukukan tingkat penutupan tertinggi sejak 8 November pada Jumat (Sabtu pagi WIB), karena investor melihat tanda-tanda kemajuan dalam perundingan perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Investor menilai banyak berita utama perundingan, dengan para negosiator utama perdagangan dari kedua negara bertemu untuk menyelesaikan diskusi-diskusi satu minggu tentang beberapa masalah paling sulit dalam perang dagang mereka.

Jika kedua pihak gagal mencapai kesepakatan pada tengah malam pada tanggal 1 Maret, maka perang dagang tujuh bulan mereka dapat meningkat.

“Orang-orang memperkirakan beberapa berita positif tentang perdagangan dan tarif dengan China dalam waktu dekat,” kata Presiden Chase Investment Counsel, Peter Tuz, di Charlottesville, Virginia..

“Tapi kami tidak akan tahu sampai akhir minggu depan,” kata dia, dan  “ada kekurangan spesifik.”

Optimisme di bidang perdagangan dan sinyal dovish dari Federal Reserve AS (Fed) telah mendorong kenaikan baru-baru ini dan meninggalkan indeks jauh di atas posisi terendah Desember, ketika pasar pingsan di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi. S&P 500 sekarang naik sekitar 19 persen sejak level terendahnya di akhir Desember.

Indeks teknologi S&P 500 naik 1,3 persen, memimpin kenaikan di antara 11 sektor utama S&P, sementara indeks industri yang terpapar perdagangan naik 0,6 persen.

Dow Jones Industrial Average naik 181,18 poin atau 0,7 persen menjadi berakhir di 26.031,81 poin, S&P 500 naik 17,79 poin atau 0,64 persen menjadi ditutup di 2.792,67 poin dan Komposit Nasdaq menambahkan 67,84 poin atau 0,91 persen menjadi berakhir di 7.527,55 poin.

Ketiga indeks mencatat kenaikan untuk minggu ini, dengan Dow dan Nasdaq membukukan kenaikan minggu kesembilan.

Saham-saham di New York Stock Exchange dan Nasdaq mencapai tertinggi 52-minggu sebanyak 367, terbesar sejak pertengahan September dan melebihi jumlah yang mencapai posisi terendah tahun ini dengan margin terlebar dalam enam bulan.

Saham-saham sempat memangkas kenaikan setelah para pejabat AS menjelaskan tentang negosiasi, mengatakan mungkin lebih banyak waktu diperlukan dalam pembicaraan mengingat perlawanan China minggu ini terhadap tuntutan Amerika untuk langkah-langkah spesifik oleh Beijing untuk mengakhiri transfer teknologi AS secara paksa dan kebijakan tertentu lainnya.

Setelah itu, Presiden Donald Trump mengatakan ada peluang yang sangat bagus bagi Amerika Serikat untuk mencapai kesepakatan dengan China guna mengakhiri perang dagang, dan bahwa ia cenderung memperpanjang batas waktu 1 Maret untuk mencapai kesepakatan.

“Saat ini risiko penurunannya tidak setinggi sebelumnya, tetapi selalu ada kekhawatiran bahwa sesuatu terjadi pada menit-menit terakhir,” kata Kepala Strategi Pasar Prudential Financial, Quincy Krosby, di Newark, New Jersey, seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Dolar AS melemah, pasar cerna data ekonomi negatif

Baca juga: Harga emas naik didukung pelemahan dolar

Baca juga: Harga minyak dunia naik, sentuh tingkat tertinggi 2019

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga emas naik didukung pelemahan dolar

Chicago (ANTARA News) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah turun tajam sehari sebelumnya, karena dolar AS yang lebih lemah mendorong harga logam mulia lebih tinggi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, naik 5,00 dolar AS atau 0,38 persen, menjadi menetap di 1.332,80 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam matan uang utama saingannya, turun 0,17 persen menjadi 96,47 pada pukul 18.30 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Dalam sesi sebelumnya, emas berjangka membukukan kerugian harian terbesar dalam enam bulan terakhir, dengan jatuh 20,10 dolar AS atau 1,49 persen, menjadi menetap di 1.327,80 dolar AS per ounce.

Analis mengaitkan penurunan tajam harga emas dengan risalah dari pertemuan kebijakan The Fed Januari yang dirilis pada Rabu (20/2), yang terdengar kurang dovish daripada yang diperkirakan para investor, serta dolar AS yang lebih kuat.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 11,30 sen AS atau 0,72 persen, menjadi 15.914 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April bertambah 19,60 dolar AS atau 2,37 persen, menjadi ditutup pada 845,90 dolar per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Spanyol menguat, Indeks IBEX 35 ditutup naik 13,40 poin

Baca juga: Analis: Akhir pekan IHSG diprediksi menguat, sentimen eksternal “bersahabat”

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Inggris menguat, Indeks FTSE 100 berakhir naik 11,21 poin

London (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Inggris berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat (22/2), dengan Indeks Acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 0,16 persen atau 11,21 poin, menjadi 7.178,60 poin.

Evraz, perusahaan pembuat dan penambangan baja multinasional terintegrasi secara vertikal, meningkat 3,54 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham Anglo American dan Hikma Pharmaceuticals, yang masing-masing naik 3,38 persen dan 3,27 persen.

Sementara itu, Barclays, sebuah bank investasi dan perusahaan jasa keuangan multinasional Inggris, menjadi pemain terburuk (top loser) dalam saham-saham unggulan  dengan harga sahamnya kehilangan 2,89 persen.

Disusul oleh saham GVC Holdings, grup perusahaan taruhan olahraga dan permainan multinasional, yang merosot 2,33 persen, serta Kingfisher, sebuah perusahaan perbaikan rumah internasional, turun 2,26 persen. Demikian laporan yang dikutip Xinhua.

Baca juga: Bursa Jerman menguat, Indeks DAX 30 ditutup naik 34,42 poin

Baca juga: Bursa Prancis menguat, Indeks CAC 40 berakhir naik 19,74poin

Baca juga: IHSG akhir pekan ditutup melemah ikuti pasar Asia

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Spanyol menguat, Indeks IBEX 35 ditutup naik 13,40 poin

Madrid (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Spanyol ditutup lebih tinggi pada penutupan perdagangan Jumat (22/2), dengan Indeks Acuan IBEX-35 di Madrid menguat 0,15 persen atau 13,40 poin, menjadi 9.220,60 poin.

Perusahaan konsultasi dan teknologi Indra A maju 3,16 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan infrastruktur ACS yang menguat 1,71 persen, dan jaringan hotel Melia Hotels naik 1,49 persen.

Di sisi lain, perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melemah 1,68 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan energi Ence yang berkurang 1,46 persen, dan bank Spanyol Bankia turun 1,43 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Prancis menguat, Indeks CAC 40 berakhir naik 19,74poin

Baca juga: Bursa Jerman menguat, Indeks DAX 30 ditutup naik 34,42 poin

Baca juga: Bursa Inggris menguat, Indeks FTSE 100 berakhir naik 11,21 poin

Baca juga: Analis: Akhir pekan IHSG diprediksi menguat, sentimen eksternal “bersahabat”
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Jerman menguat, Indeks DAX 30 ditutup naik 34,42 poin

Frankfurt (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Jerman ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Jumat (22/2), dengan Indeks Acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 0,30 persen atau 34,42 poin, menjadi 11.457,70 poin.

Perusahaan penyedia teknologi internet global dan jasa-jasa keuangan Wirecard meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melompat 4,35 persen.

Disusul oleh saham raksasa industri Jerman Thyssenkrupp serta perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens, yang masing-masing naik sebesar 1,82 persen dan 1,48 persen.

Di sisi lain, perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 2,75 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan kimia dan farmasi multinasional Bayer serta perusahaan perawatan pribadi Beiersdorf, yang masing-masing turun sebesar 1,33 persen dan 1,10 persen.

Siemens adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 235,3 juta euro (265,8 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Prancis menguat, Indeks CAC 40 berakhir naik 19,74poin

Baca juga: Analis: Akhir pekan IHSG diprediksi menguat, sentimen eksternal “bersahabat”
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Prancis menguat, Indeks CAC 40 berakhir naik 19,74poin

Paris (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Jumat (22/2), dengan Indeks Acuan CAC-40 di Paris naik 0,38 persen atau 19,74 poin, menjadi 5.215,85 poin.

Sebanyak 24 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil membukukan kenaikan harga.

Perusahaan jasa-jasa teknologi informasi (TI) Eropa Atos meningkat 3,32 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham raksasa aeronautika Eropa Airbus yang menguat 2,1 persen, serta raksasa aeronautika Prancis Safran naik 1,48 persen.

Sementara itu, grup perusahaan hotel multinasional Prancis Accor, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melemah 1,66 persen.

Disusul oleh saham produsen cermin multinasional Prancis Compagnie de Saint-Gobain yang kehilangan 1,64 persen, serta perusahaan real estat komersial Eropa Unibail-Rodamco turun 0,95 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Analis: Akhir pekan IHSG diprediksi menguat, sentimen eksternal “bersahabat”
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Malaysia berakhir lebih rendah, indeks KLCI turun 0,54 persen

Indeks Emas melemah 81,43 poin atau 0,67 persen menjadi ditutup di 12.002,50 poin

Kuala Lumpur (ANTARA News) – Pasar saham Malaysia berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) turun 0,54 persen atau 9,26 poin menjadi 1.721,42 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Emas melemah 81,43 poin atau 0,67 persen menjadi ditutup di 12.002,50 poin.

Ada 290 saham naik, 611 saham turun, dan 371 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi menurun menjadi 2,67 miliar saham senilai 2,34 miliar ringgit Malaysia (574,94 juta dolar AS), dibandingkan dengan 3,71 miliar saham senilai 3,00 miliar ringgit Malaysia (737,10 juta dolar AS) pada Kamis (21/2).

Baca juga: IHSG akhir pekan ditutup melemah ikuti pasar Asia
Baca juga: Bursa saham Singapura ditutup melemah 0,24 persen
Baca juga: Bursa Hong Kong berakhir naik, indeks Hang Seng menguat 0,65 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG akhir pekan ditutup melemah ikuti pasar Asia

Pekan depan, IHSG diperkirakan menguat dalam kisaran 6.470 – 6.520 poin

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ditutup melemah mengikuti pasar saham Asia yang juga terkoreksi.
   
IHSG ditutup melemah sebesar 36,39 poin atau 0,56 persen menjadi 6.501,38. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 8,97 poin atau 0,88 persen menjadi 1.015,47.
   
Analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Jumat, mengatakan IHSG pada Jumat ini memang memerah, namun jika diperhatikan sepekan ini lebih banyak penguatannya dan arah IHSG naik.
   
“Sentimennya mengikuti koreksi bursa Asia dan pengujian support 6.470 poin secara teknikal. Tidak ada net sell asing dalam jumlah besar yang menandakan kepanikan,” ujarnya.
   
Ia memperkirakan pekan depan IHSG menguat dalam kisaran 6.470 – 6.520 poin.

Penurunan Jumat ini merupakan koreksi sehat menguji level dukungan (support) tersebut, namun pada penutupan dikembalikan ke 6.500 poin.
   
“Pekan depan minim sentimen. Sepertinya akan lebih mengikuti pasar Asia, karena masih terkait urusan dengan damai dagang,” katanya.   
   
Dibuka melemah, IHSG terus berada di zona merah sepanjang hari Jumat ini hingga penutupan bursa saham.
   
Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham investor asing yang ditunjukkan dengan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp114,94 miliar.
   
Frekuensi perdagangan saham pada Jumat tercatat sebanyak  424.842 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,39 miliar lembar saham senilai Rp10,07 triliun. Sebanyak 171 saham naik, 219 saham menurun, dan 142 saham tidak bergerak nilainya.
 
Sementara itu, bursa regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 38,72 poin (0,18 persen) ke 21.425,51, indeks Hang Seng menguat 186,38 poin (0,65 persen) ke 28.816,3, dan indeks Straits Times melemah 8,01  poin (0,24 persen) ke posisi 3.269,9.

Baca juga: Bursa saham Tokyo berakhir lebih rendah, Nikkkei turun 0,18 persen
Baca juga: Bursa saham Seoul ditutup naik 0,08 persen

 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China ditutup menguat, indeks Shanghai naik 1,91 persen

Industri keuangan dan industri informasi elektronik adalah yang paling kuat kenaikannya

Beijing (ANTARA News) – Saham-saham China ditutup lebih tinggi pada Jumat, dengan Indeks Komposit Shanghai naik 1,91 persen menjadi 2.804,23 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China berakhir 2,36 persen lebih tinggi menjadi 8.651,20 poin.

Gabungan omset saham pada kedua indeks tersebut mencapai 622,21 miliar yuan (sekitar 92,66 miliar dolar AS), naik dari 618,7 miliar yuan pada hari perdagangan sebelumnya.

Sebagian besar saham menguat, dengan jumlah yang turun melebihi jumlah yang naik, sebanyak 1.298 terhadap 127 di bursa Shanghai serta sebanyak 1.932 terhadap 170 di bursa Shenzhen.

Industri keuangan dan industri informasi elektronik adalah yang paling kuat. Shaanxi International Trust dan Shanghai DZH Limited masing-masing meningkat pada batas harian 10 persen menjadi ditutup pada 4,03 yuan per saham dan 5,35 yuan per saham.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya NASDAQ China, bertambah 3,10 persen menjadi ditutup pada 1.456,30 poin.

Baca juga: IHSG akhir pekan ditutup melemah ikuti pasar Asia
Baca juga: Bursa saham Seoul ditutup naik 0,08 persen
Baca juga: Bursa saham Tokyo berakhir lebih rendah, Nikkkei turun 0,18 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong berakhir naik, indeks Hang Seng menguat 0,65 persen

Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,65 persen atau 186,38 poin menjadi 28.816,30 poin

Hong Kong (ANTARA News) – Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,65 persen atau 186,38 poin menjadi 28.816,30 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan antara 28.430,20 poin hingga 28.816,30 poin, dengan nilai transaksi mencapai 109,13 miliar dolar Hong Kong (sekitar 13,90 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Baca juga: IHSG akhir pekan ditutup melemah ikuti pasar Asia
Baca juga: Bursa China ditutup menguat, indeks Shanghai naik 1,91 persen
Baca juga: Bursa saham Tokyo berakhir lebih rendah, Nikkkei turun 0,18 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup melemah 0,24 persen

Indeks acuan STI (Straits Times Index) melemah 0,24 persen atau 8,01 poin menjadi 3.269,90 poin

Singapura (ANTARA News) – Saham-saham Singapura ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) melemah 0,24 persen atau 8,01 poin menjadi 3.269,90 poin.

Sebanyak 1,46 miliar saham berpindah tangan senilai 1,27 miliar dolar Singapura (sekitar 938,68 juta dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 218 saham terhadap 208 saham.

Indeks STI ditutup turun 0,01 persen atau 0,47 poin menjadi 3.277,91 poin pada Kamis (21/2), sebut Xinhua.
Baca juga: IHSG akhir pekan ditutup melemah ikuti pasar Asia
Baca juga: Bursa Hong Kong berakhir naik, indeks Hang Seng menguat 0,65 persen
Baca juga: Bursa saham Tokyo berakhir lebih rendah, Nikkkei turun 0,18 persen

 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Australia ditutup naik dengan keuntungan meluas

Sydney (ANTARA News) – Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan mayoritas indeks cenderung menguat dan mengimbangi penurunan saham-saham energi.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 28,10 poin atau 0,46 persen menjadi 6.167,30 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 27,30 poin atau 0,44 persen pada 6.241,90 poin.

Keuntungan sebagian besar berbasis luas dengan semua sektor membatasi energi di wilayah positif, kata analis pasar Commsec, James Tao, dikutip dari Xinhua.

Sektor energi sebagian besar terbebani oleh kinerja Woodside Energy karena memperdagangkan ex-dividend. Sahamnya turun sekitar 4,00 persen.

Saham-saham konsumen adalah salah satu pendorong utama kenaikan, dengan jasa-jasa komunikasi dan utilitas juga melonjak. Bank-bank terangkat kuat.

Membukukan hasil lebih tenang adalah saham-saham teknologi informasi yang naik 0,02 persen.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam, dengan Commonwealth Bank naik 1,03 persen, ANZ naik 0,65 persen, National Australia Bank turun 0,08 persen dan Westpac Bank tidak berubah.

Saham-saham pertambangan juga bervariasi, dengan BHP turun 0,42 persen, Rio Tinto naik 0,01 persen, penambang emas Newcrest naik 0,63 persen dan Fortescue Metals turun 1,40 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas bervariasi, dengan Oil Search naik 0,12 persen, Santos naik 0,57 persen dan Woodside Petroleum jatuh 4,18 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia memantul, dengan Coles naik 1,68 persen dan Woolworths naik 1,06 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,62 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas turun 0,17 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,54 persen.
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Tokyo berakhir lebih rendah, Nikkkei turun 0,18 persen

Indeks Topix kehilangan 3,98 poin atau 0,25 persen menjadi berakhir pada 1.609,52 poin

Tokyo (ANTARA News) – Bursa saham Tokyo ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Jumat, karena sentimen investor dipengaruhi oleh data ekonomi di bawah standar dari Amerika Serikat dan Uni Eropa serta berkontribusi terhadap kekhawatiran pasar tentang kesehatan ekonomi global.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 38,72 poin atau 0,18 persen, dari tingkat penutupan Kamis (21/2), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.425,51 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar saham Tokyo kehilangan 3,98 poin atau 0,25 persen, menjadi berakhir pada 1.609,52 poin.

Saham-saham transportasi laut, produk minyak dan batubara, serta yang terkait sekuritas paling banyak mengalami penurunan pada saat penutupan.

Baca juga: Pasar saham Australia ditutup naik dengan keuntungan meluas

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul ditutup naik 0,08 persen

Seoul (ANTARA News) – Bursa saham Seoul ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik tipis 0,08 persen atau 1,84 poin menjadi 2.230,50 poin.

Volume perdagangan mencapai 401,7 juta saham, senilai 4,5 triliun won (4,0 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Mata uang Korea Selatan berakhir di 1.125,21 won terhadap greenback, tak berubah dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Baca juga: Bursa saham Tokyo berakhir lebih rendah, Nikkkei turun 0,18 persen
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina berakhir menguat 0,39 persen

Manila (ANTARA News) – Saham-saham Filipina berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan indeks acuan Bursa Efek Filipina (PSE) menguat 0,39 persen atau 30,83 poin, menjadi 7.962,13 poin.

Sementara itu, menurut Xinhua, indeks seluruh saham bergerak naik 26,83 poin atau 0,55 persen menjadi berakhir di 4.883,83 poin.

Volume perdagangan mencapai 1,51 miliar saham senilai 8,01 miliar peso (153,96 juta dolar AS), dengan 89 saham naik, 97 saham turun, sementara 54 saham ditutup datar.

Baca juga: Bursa saham Tokyo berakhir lebih rendah, Nikkkei turun 0,18 persen
Baca juga: Bursa saham Seoul ditutup naik 0,08 persen

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Catatan Bursa Asia akhir pekan, investor pantau hasil perundingan dagang

Sementara manufaktur global lemah, aktivitas jasa-jasa terlihat lebih positif

Shanghai (ANTARA News) – Saham-saham di Asia datar pada awal perdagangan Jumat pagi, menyusul penurunan Bursa  Wall Street, dengan prospek ekonomi global yang memburuk melebihi tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan perdagangan antara China dan Amerika Serikat.

Di awal hari perdagangan Asia, Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang, naik kurang dari 0,1 persen.

Saham-saham Australia naik 0,5 persen dan Indeks Nikkei Jepang dibuka 0,3 persen lebih rendah.

Para investor terus mengamati dengan seksama pembicaraan tingkat tinggi antara AS dan negosiator perdagangan China di Washington, dengan sedikit lebih dari satu minggu tersisa atas waktu yang ditentukan AS untuk perjanjian berakhir, memicu tarif yang lebih tinggi.

Reuters melaporkan secara eksklusif pada Rabu (20/2) bahwa kedua pihak sedang menyusun bahasa untuk enam nota kesepahaman tentang usulan reformasi China, kemajuan yang telah membantu mengangkat sentimen investor.

Tetapi saham-saham di Wall Street merosot pada Kamis (21/2), ditarik oleh data baru yang menunjukkan pelemahan dalam rencana pengeluaran bisnis AS dan aktivitas pabrik.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,4 persen menjadi 25.850,63 poin, S&P 500 kehilangan 0,37 persen menjadi 2.774,28 poin, dan Komposit Nasdaq — yang telah naik delapan sesi sebelumnya — turun 0,4 persen menjadi 7.459,06 poin.

Departemen Perdagangan AS mengatakan pada Kamis (21/2) bahwa pesanan domestik untuk barang-barang modal non-pertahanan tidak termasuk pesawat terbang, proksi yang diawasi ketat untuk rencana pengeluaran bisnis, turun 0,7 persen.

Selain itu, sektor pabrik di negara bagian Mid-Atlantic jatuh ke wilayah kontraksi pada Februari untuk pertama kalinya sejak Mei 2016, data dari Philadelphia Federal Reserve (Fed) menunjukkan.

“Sementara manufaktur global lemah, aktivitas jasa-jasa terlihat lebih positif. Tetapi sulit untuk melihat manufaktur dan jasa-jasa berbeda untuk waktu yang lama,” kata analis di ANZ dalam catatan pagi.

“Ada efek pengali kuat dari manufaktur yang menyiratkan risiko penurunan pada sektor jasa-jasa, khususnya di Eropa. Dan ketidakpastian perdagangan, yang menggantungkan sektor manufaktur, perlu diselesaikan.”

Imbal hasil catatan obligasi 10-tahun pemerintah AS naik tipis menjadi 2,686 persen pada Jumat, dibandingkan dengan penutupan AS 2,688 persen pada Kamis (21/2), karena dukungan optimisme investor tentang kemajuan pembicaraan perdagangan mengalami kemajuan.

Imbal hasil surat utang dua tahun, yang diamati sebagai ukuran ekspektasi suku bunga fed fund lebih tinggi, turun menjadi 2,5266 persen dari penutupan AS sebesar 2,529 persen.

Dolar Australia rebound setelah jatuh pada Kamis (21/2) karena Reuters melaporkan bahwa pelabuhan utara China, Dalian, telah menempatkan larangan tidak terbatas pada impor batu bara Australia. Mata uang Australia terakhir naik 0,3 persen pada 0,7107 dolar AS.

Dolar AS nyaris tidak berubah terhadap yen di 110,66, sementara euro sedikit lebih tinggi menjadi dibeli 1,1340 dolar AS.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang enam mata uang rival utama, stabil di 96,586.

Minyak mentah AS turun 0,25 persen menjadi 56,82 dolar AS per barel. Baca juga: Harga minyak jatuh, stok AS meningkat

Emas rebound setelah jatuh lebih dari satu persen pada Kamis (21/2), dengan perdagangan spot emas naik sekitar 0,1 persen pada 1.324,92 dolar AS per ounce. Baca juga: Harga emas turun tajam pasca-rilis risalah Bank Sentral AS

Baca juga: Analis: Akhir pekan IHSG diprediksi menguat, sentimen eksternal “bersahabat”

Baca juga: Analis perkirakan rupiah melemah pasca-BI tahan suku bunga

Baca juga: Bursa China melemah, Indeks Komposit Shanghai dibuka turun 0,09 persen

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Australia menguat, namun saham Woodside Petroleum jatuh

Sydney (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Jumat pagi dengan keuntungan luas mengimbangi penurunan di sektor migas dan energi, di antaranya saham Woodside Petroleum jatuh di atas empat persen.

Pada pukul 11.00 waktu setempat, Indeks Acuan S&P/ASX 200 naik 10,40 poin atau 0,17 persen menjadi diperdagangkan di 6.149,60 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 9,90 poin atau 0,16 persen pada 6.224,50 poin.

Sektor energi sangat terbebani oleh perusahaan minyak dan gas terbesar Australia, Woodside Petroleum, yang turun lebih dari 4,00 persen pada awal perdagangan.

Selain saham-saham teknologi, yang sedikit lebih rendah, sisa indeks lainnya cenderung lebih tinggi.

Meskipun kenaikan itu sangat moderat, bank-bank bergerak cukup untuk membuat kehadiran mereka terasa dan utilitas melonjak lebih dari satu persen, kenaikan terbesar pada indeks.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat, dengan Commonwealth Bank naik 0,07 persen, ANZ naik 0,43 persen, National Australia Bank naik 0,32 persen dan Westpac Bank naik 0,22 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi, dengan BHP naik 0,12 persen, Rio Tinto naik 0,50 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,14 persen, namun Fortescue Metals turun 0,47 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas bervariasi, dengan Oil Search turun 0,60 persen, Santos naik 0,36 persen, dan Woodside Petroleum jatuh 4,32 persen. Baca juga: Harga minyak jatuh, stok AS meningkat

Jaringan supermarket terbesar di Australia beragam, dengan Coles turun 0,97 persen dan Woolworths naik 0,39 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,47 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas turun 0,52 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,46 persen. Demikian laporan yang dikutip Xinhua.

Baca juga: Wall Street hentikan kenaikan beruntun karena data ekonomi mengecewakan

Baca juga: Harga emas turun tajam pasca-rilis risalah Bank Sentral AS

Baca juga: Dolar AS menguat, pulih dari kerugian akibat data ekonomi AS

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG dibuka turun 19,58 poin, di atas 6.500

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, dibuka melemah 19,58 poin atau 0,3 persen ke posisi 6.518,19.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 4,8 poin atau 0,47 persen menjadi 1.019,64.

Baca juga: Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng dibuka anjlok 150,96 poin

Baca juga: Bursa Tokyo dibuka melemah setelah Wall Street turun

Baca juga: Wall Street hentikan kenaikan beruntun karena data ekonomi mengecewakan

Baca juga: Dolar AS menguat, pulih dari kerugian akibat data ekonomi AS

Baca juga: Harga emas turun tajam pasca-rilis risalah Bank Sentral AS

Baca juga: Harga minyak jatuh, stok AS meningkat
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China melemah, Indeks Komposit Shanghai dibuka turun 0,09 persen

Beijing (ANTARA News) – Saham-saham China dibuka lebih rendah pada Jumat pagi dengan Indeks Komposit Shanghai turun tipis 0,09 persen menjadi diperdagangkan di 2.749,46 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China dibuka melemah 0,24 persen menjadi diperdagangkan di 8.431,56 poin.

Sementara itu, Indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, berkurang 0,19 persen menjadi diperdagangkan di 1.409,86 poin. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG dibuka turun 19,58 poin, di atas 6.500

Baca juga: Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng dibuka anjlok 150,96 poin

Baca juga: Wall Street hentikan kenaikan beruntun karena data ekonomi mengecewakan

Baca juga: Harga minyak jatuh, stok AS meningkat

Baca juga: Harga emas turun tajam pasca-rilis risalah Bank Sentral AS

Baca juga: Harga minyak jatuh, stok AS meningkat

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analis: Akhir pekan IHSG diprediksi menguat, sentimen eksternal “bersahabat”

Kami melihat potensi kelanjutan apresiasi IHSG yang bertumpu dari faktor eksternal yang cukup bersahabat…

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat diprediksi menguat seiring kondisi eksternal yang dinilai lebih “bersahabat”.
 
“Kami melihat potensi kelanjutan apresiasi IHSG yang bertumpu dari faktor eksternal yang cukup bersahabat, seperti penundaan kenaikan suku bunga The Fed dan potensi berakhirnya perang dagang AS-China,”  kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Jumat.

Rilis FOMC Minutes mempertegas arah kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (Fed) yang “bersabar” dalam menaikkan suku bunga. Selain itu, The Fed akan mengakhiri reduksi aset sebelum 2019 yang bernilai 3,8 triliun dolar AS.

Arah kebijakan The Fed dilandasi oleh angka inflasi yang melamban yang pada Januari 2019 di 1,6 persen (yoy) atau terendah selama 1,5 tahun terakhir atau melambat dari Desember 2019 yang 1,9 persen (yoy). 

“Meskipun demikian, kami melihat The Fed belum membuat opsi untuk menghentikan tightening namun hanya menunda, jadi tidak ada jaminan The Fed akan berhenti menaikkan suku bunga. Karena, jikapun inflasi AS rebound, maka kami rasa akan beresiko bagi The Fed untuk menahan suku bunga terlalu lama,” ujar Alfiansyah.

Sementara itu, pembicaraan perdagangan AS-China berjalan cukup produktif, yang menurut pemberitaan media AS, kedua belah pihak telah merumuskan nota kesepahaman (MoU) yang mencakup enam isu penting yakni aturan transfer teknologi, pencurian siber, kekayaan intelektual, jasa, mata uang, pertanian dan halangan perdagangan non-tarif. Selain itu, China juga dikabarkan akan membeli lebih banyak 10 komoditas dari AS yang belum diketahui.

“Kami melihat kemungkinan terjadinya kesepakatan cukup terbuka, mengingat pembicaraan intens yang terus berlangsung termasuk minggu ini di Washington. Di sisi lain, Donald Trump cukup melunak telah mengatakan kemungkinan untuk menunda pengenaan tarif pada 1 Maret 2019, jika pembicaraan menghasilkan progress yang cukup besar,” katanya.

IHSG sendiri dibuka melemah 19,58 poin atau 0,3 persen ke posisi 6.518,19. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 4,8 poin atau 0,47 persen menjadi 1.019,64

Hingga pukul 9.31 WIB, IHSG masih berada di zona merah. IHSG melemah 25,14 poin atau 0,39 persen ke posisi 6.512,63.

Sementara itu, bursa regional Asia terlihat “memerah”. Indeks Nikkei melemah 89,46 poin (0,42 persen) ke 21.374,77, Indeks Hang Seng melemah 182,14 poin (0,64 persen) ke 28.447,78, dan Straits Times melemah 20,37 poin (0,62 persen) ke posisi 3.257,54.

Baca juga: Bursa China melemah, Indeks Komposit Shanghai dibuka turun 0,09 persen

Baca juga: Rupiah Jumat pagi melemah, dekati angka Rp14.100

Baca juga: Dolar AS menguat, pulih dari kerugian akibat data ekonomi AS

Baca juga: Harga emas turun tajam pasca-rilis risalah Bank Sentral AS

Baca juga: Harga minyak jatuh, stok AS meningkat
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Australia menguat, namun saham perusahaan migas jatuh

Sydney (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Jumat pagi dengan keuntungan luas mengimbangi penurunan di sektor migas dan energi, di antaranya saham Woodside Petroleum jatuh di atas empat persen.

Pada pukul 11.00 waktu setempat, Indeks Acuan S&P/ASX 200 naik 10,40 poin atau 0,17 persen menjadi diperdagangkan di 6.149,60 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 9,90 poin atau 0,16 persen pada 6.224,50 poin.

Sektor energi sangat terbebani oleh perusahaan minyak dan gas terbesar Australia, Woodside Petroleum, yang turun lebih dari 4,00 persen pada awal perdagangan.

Selain saham-saham teknologi, yang sedikit lebih rendah, sisa indeks lainnya cenderung lebih tinggi.

Meskipun kenaikan itu sangat moderat, bank-bank bergerak cukup untuk membuat kehadiran mereka terasa dan utilitas melonjak lebih dari satu persen, kenaikan terbesar pada indeks.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat, dengan Commonwealth Bank naik 0,07 persen, ANZ naik 0,43 persen, National Australia Bank naik 0,32 persen dan Westpac Bank naik 0,22 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi, dengan BHP naik 0,12 persen, Rio Tinto naik 0,50 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,14 persen, namun Fortescue Metals turun 0,47 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas bervariasi, dengan Oil Search turun 0,60 persen, Santos naik 0,36 persen, dan Woodside Petroleum jatuh 4,32 persen. Baca juga: Harga minyak jatuh, stok AS meningkat

Jaringan supermarket terbesar di Australia beragam, dengan Coles turun 0,97 persen dan Woolworths naik 0,39 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,47 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas turun 0,52 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,46 persen. Demikian laporan yang dikutip Xinhua.

Baca juga: Wall Street hentikan kenaikan beruntun karena data ekonomi mengecewakan

Baca juga: Harga emas turun tajam pasca-rilis risalah Bank Sentral AS

Baca juga: Dolar AS menguat, pulih dari kerugian akibat data ekonomi AS

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Tokyo dibuka melemah setelah Wall Street turun

Tokyo (ANTARA News) –  Saham-saham Tokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Jumat pagi, mengikuti penurunan saham-saham di Wall Street semalam (Kamis) setelah data ekonomi yang lemah memicu kekhawatiran terhadap kesehatan ekonomi AS.

Baca juga: Wall Street hentikan kenaikan beruntun karena data ekonomi mengecewakan

Pada pukul 09.15 waktu setempat, Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 88,08 poin atau 0,41 persen, dari tingkat penutupan Kamis (21/2), menjadi diperdagangkan di 21.376,15 poin.

Sementara itu Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 7,62 poin atau 0,47 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.605,88 poin.

Saham-saham transportasi laut, perdagangan grosir, dan logam non besi paling banyak mengalami penurunan pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Australia menguat, namun saham perusahaan migas jatuh

Baca juga: Harga minyak jatuh, stok AS meningkat

Baca juga: Dolar AS menguat, pulih dari kerugian akibat data ekonomi AS

Baca juga: Harga emas turun tajam pasca-rilis risalah Bank Sentral AS

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng dibuka anjlok 150,96 poin

Hong Kong (ANTARA News) –  Saham-saham Hong Kong dibuka lebih rendah pada Jumat pagi, dengan Indeks Hang Seng (HSI) melemah 0,53 persen atau 150,96 poin, menjadi diperdagangkan di 28.478,96 poin.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Tokyo dibuka melemah setelah Wall Street turun

Baca juga: Bursa Australia menguat, namun saham perusahaan migas jatuh

Baca juga: Wall Street hentikan kenaikan beruntun karena data ekonomi mengecewakan

Baca juga: Harga minyak jatuh, stok AS meningkat

Baca juga: Dolar AS menguat, pulih dari kerugian akibat data ekonomi AS

Baca juga: Harga emas turun tajam pasca-rilis risalah Bank Sentral AS

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Prancis ditutup hampir datar, Indeks CAC 40 naik 0,16 poin

Paris (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Prancis berakhir hampir tak berubah pada perdagangan Kamis (21/2), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris naik tipis 0,16 poin atau 0,00 persen, menjadi 5.196,11 poin.

Sebanyak 23 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil membukukan kenaikan harga.

Perusahaan telekomunikasi internasional Bouygues meraih keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melompat 3,68 persen.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan pengolahan air dan limbah Prancis Veolia Environment yang menguat 1,44 persen, dan Pernod Ricard, sebuah perusahaan Prancis yang memproduksi dan menjual anggur serta minuman beralkohol, naik 1,29 persen.

Sementara itu, perusahaan minyak dan gas Technipfmc menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 6,89 persen.

Disusul oleh saham grup hotel Prancis Accor yang kehilangan 3,74 persen, dan BNP Paribas, raksasa perbankan Prancis turun 2,36 persen.

Baca juga: Bursa Spanyol menguat, Indeks IBEX 35 ditutup naik 10,10 poin

Baca juga: Bursa Inggris melemah, Indeks FTSE 100 ditutup turun 61,23 poin

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Jerman menguat, Indeks DAX 30 ditutup naik 21,31 poin

Frankfurt (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Jerman ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Kamis (21/2), dengan Indeks Acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 0,19 persen atau 21,31 poin, menjadi 11.423,28 poin.

Perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE membukukan keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya menguat 2,29 persen.

Disusul oleh saham perusahaan kimia multinasional Linde serta perusahaan barang-barang kimia dan konsumen Henkel, yang masing-masing naik 1,68 persen dan 0,99 persen.

Di sisi lain, perusahaan penyedia teknologi internet dan jasa keuangan global Wirecard mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 3,46 persen.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan energi RWE dan perusahaan farmasi Merck, yang masing-masing turun sebesar 1,34 persen dan 1,11 persen.

Perusahaan asuransi dan jasa keuangan Jerman Allianz adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 229,7 juta euro (259,5 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Harga emas turun tajam pasca-rilis risalah Bank Sentral AS

Baca juga: Harga minyak jatuh, stok AS meningkat

Baca juga: Bursa Prancis ditutup hampir datar, Indeks CAC 40 naik 0,16 poin

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street hentikan kenaikan beruntun karena data ekonomi mengecewakan

Kami telah berlari luar biasa di pasar, dan kami memiliki data yang lemah yang memungkinkan investor untuk mengambil keuntungan

New York (ANTARA News) –  Laporan-laporan ekonomi yang lemah menekan saham-saham di Wall Street berakhir lebih rendah pada Kamis (Jumat pagi WIB), menyusul kenaikan pasar beruntun baru-baru ini, dan penurunan saham perawatan kesehatan menambah momentum bearish.

Departemen Perdagangan mengatakan pesanan baru untuk barang-barang modal utama buatan AS secara tak terduga turun pada Desember, menunjukkan perlambatan lebih lanjut dalam pengeluaran bisnis untuk peralatan yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.

Data terpisah menunjukkan ukuran aktivitas bisnis Mid-Atlantic AS dari Philadelphia Federal Reserve menurun pada Februari ke level terlemah sejak Mei 2016. Sementara laporan lain menunjukkan penjualan existing home (rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan atau dikenal juga dengan home resales/rumah bekas) di AS turun bulan lalu ke level terendah sejak November 2015.

“Kami telah berlari luar biasa di pasar, dan kami memiliki data yang lemah yang memungkinkan investor untuk mengambil keuntungan,” kata Manajer Portofolio di Kingsview Asset Management, Paul Nolte, di Chicago.

Namun, dia berkata, “Saya sedikit terkejut dengan beberapa pelemahan dalam data. Beberapa di antaranya terkait cuaca dan beberapa perdagangan, sehingga sulit untuk merasakan bagaimana keadaannya, tanpa faktor-faktor itu.”

Keuntungan baru-baru ini di pasar telah didorong oleh harapan kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China dan sinyal dovish dari Federal Reserve. Meskipun turun, S&P 500 melayang di dekat tertinggi dua bulan dan naik sekitar 18 persen sejak level terendahnya di akhir Desember.

Amerika Serikat dan China telah mulai menguraikan komitmen dasar pada masalah-masalah paling sulit dalam perselisihan perdagangan mereka, menandai kemajuan paling signifikan yang belum berakhir dalam mengakhiri perang dagang tujuh bulan, kata sumber-sumber kepada Reuters. Kedua belah pihak berusaha mencapai kesepakatan sebelum 1 Maret, Reuters melaporkan.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 103,81 poin atau 0,4 persen menjadi berakhir di 25.850,63 poin, S&P 500 kehilangan 9,82 poin atau 0,35 persen menjadi ditutup di 2.774,88 poin, dan Komposit Nasdaq turun 29,36 poin atau 0,39 persen menjadi berakhir di 7.459,71 poin. S&P 500 mengakhiri kenaikan selama tiga hari berturut-turut.

Perlambatan tajam dalam pertumbuhan global, terutama di China dan Eropa, bersama dengan memudarnya stimulus fiskal dan ketegangan perdagangan telah memicu kekhawatiran baru-baru ini tentang ekonomi.

Model perkiraan GDPNow Atlanta Federal Reserve sekarang menunjukkan ekonomi AS kemungkinan berkembang pada tingkat tahunan 1,4 persen pada kuartal keempat.

Indeks perawatan kesehatan S&P turun 0,9 persen, terbebani oleh penurunan 0,7 persen Johnson & Johnson. Raksasa perawatan kesehatan itu mengatakan mereka menerima panggilan pengadilan dari regulator AS terkait litigasi yang melibatkan dugaan kontaminasi asbes di lini produk bedak bayinya. Menambah pelemahan hari ini, indeks energi S&P 500 turun 1,6 persen.

Juga, saham Pizza Domino anjlok 9,1 persen setelah gagal memenuhi estimasi analis untuk penjualan di toko-tokonya secara triwulanan.

Saham Nike Inc turun satu persen setelah sepatu sneaker yang dikenakan oleh bintang bola basket Zion Williamson terbelah dua selama pertandingan.

Saham-saham yang turun melebihi jumlah yang naik di NYSE dengan rasio 1,71 banding 1, dan di Nasdaq dengan rasio 1,39 banding 1.

S&P 500 membukukan 37 tertinggi baru 52-minggu dan tidak ada posisi terendah baru; Komposit Nasdaq mencatat 68 tertinggi baru dan 14 terendah baru.

Baca juga: Bursa Prancis ditutup hampir datar, Indeks CAC 40 naik 0,16 poin

Baca juga: Harga minyak jatuh, stok AS meningkat

Baca juga: Harga emas turun tajam pasca-rilis risalah Bank Sentral AS
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Spanyol menguat, Indeks IBEX 35 ditutup naik 10,10 poin

Madrid (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Spanyol ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis (21/2), dengan Indeks Acuan IBEX-35 di Madrid menguat 0,11 persen atau 10,10 poin, menjadi 9.191,20 poin.

Sebanyak 19 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 tercatat mengalami kenaikan harga.

Perusahaan infrastruktur gas alam Enagas meningkat 1,91 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan Spanyol Telefonica yang naik 1,21 persen, dan perusahaan energi Iberdrola bertambah 1,07 persen.

Di sisi lain, perusahaan konsultan dan teknologi Indra A mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 1,40 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan real estat Merlin yang melemah 1,31 persen, dan perusahaan farmasi Grifols turun 1,30 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Inggris melemah, Indeks FTSE 100 ditutup turun 61,23 poin

London (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis (21/2), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 0,85 persen atau 61,23 poin, menjadi 7.167,39 poin.

Centrica, sebuah perusahaan energi dan jasa multinasional Inggris, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh anjlok 11,70 persen.

Diikuti oleh saham BAE Systems, perusahaan pertahanan, keamanan dan kedirgantaraan multinasional Inggris, yang jatuh 7,85 persen, serta Fresnillo, perusahaan pertambangan logam mulia berbasis di Meksiko, turun 3,61 persen.

Sementara itu, Relx, sebuah perusahaan informasi dan analitik multinasional Inggris, melonjak 4,78 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham British Land and Land Securities Group, yang masing-masing naik 1,22 persen dan 1,17 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Analis: IHSG berpotensi menguat jelang pengumuman suku bunga Bank Indonesia

Baca juga: Bursa Spanyol menguat, Indeks IBEX 35 ditutup naik 10,10 poin
 

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mesin produksi pakaian

Pengunjung mengamati mesin produksi pakaian pada acara Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) di Solo, Jawa Tengah, Kamis (21/2/2019). Pameran tersebut menghadirkan berbagai macam mesin, bahan, dan peralatan pendukung produksi pakaian sekaligus informasi peluang bisnis di indutri produksi pakaian. ANTARA FOTO/Maulana Surya/ama.

Saham Malaysia berakhir lebih tinggi, indeks KLCI naik 0,26 persen

Indeks Emas menguat 43,15 poin atau 0,36 persen menjadi ditutup di 12.083,93 poin

Kuala Lumpur (ANTAR News) – Pasar saham Malaysia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) naik 0,26 persen atau 4,50 poin menjadi 1.730,68 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Emas menguat 43,15 poin atau 0,36 persen menjadi ditutup di 12.083,93 poin.

Ada 509 saham naik, 398 saham turun, dan 399 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi meningkat menjadi 3,71 miliar saham senilai 3,00 miliar ringgit Malaysia (737,10 juta dolar AS), dibandingkan dengan 3,82 miliar saham senilai 3,27 miliar ringgit Malaysia (800,98 juta dolar AS) pada Rabu (20/2/2019).

Baca juga: Bursa saham Hong Kong berakhir naik, Hang Seng menguat 0,41 persen
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Singapura melemah, Indeks Straits Times ditutup turun 0,47 poin

Singapura (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Singapura ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) melemah 0,01 persen atau 0,47 poin menjadi 3.277,91 poin.

Sebanyak 1,34 miliar saham berpindah tangan senilai 1,16 miliar dolar Singapura (sekitar 857,16 juta dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 201 saham terhadap 190 saham.

Indeks Straits Times ditutup naik 0,57 persen atau 18,58 poin menjadi 3.278,38 poin pada Rabu (20/2). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Analis: IHSG berpotensi menguat jelang pengumuman suku bunga Bank Indonesia

Baca juga: Bursa Tokyo ditutup menguat, Indeks Nikkei 225 naik 32,47 poin

Baca juga: Bursa China ditutup melemah, Indeks Komposit Shanghai turun 0,34 persen

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG ditutup menguat seiring tetapnya suku bunga acuan BI

Keputusan BI yang mempertahankan 7DRRR di level 6 persen sesuai dengan ekspektasi pasar

Jakarta (ANTARA News) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat seiring tidak berubahnya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI)  atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (7DRRR) yang tetap 6,0 persen.

 IHSG ditutup menguat sebesar 24,98 poin atau 0,38 persen menjadi 6.537,77. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,11 poin atau 0,5 persen menjadi 1.024,44.

“Keputusan BI yang mempertahankan 7DRRR di level 6 persen sesuai dengan ekspektasi pasar,” kata analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta.

Sedangkan dari eksternal, adanya sinyal dari Bank Sentral AS, The Federal Reserve (The Fed),  yang akan lebih bersabar untuk menaikkan suku bunga acuannya serta naiknya sejumlah harga komoditas, membuat IHSG melaju positif.

Dibuka melemah, IHSG sempat terus berada di zona merah hingga jelang siang hari yang kemudian berbalik menguat. Di sesi kedua, IHSG nyaman di zona hijau hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham investor asing yang  ditunjukkan dengan aksi beli bersih atau net foreign buy sebesar Rp351,19 miliar.

Frekuensi perdagangan saham pada Kamis tercatat sebanyak  479.932 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,09 miliar lembar saham senilai Rp10,17 triliun. Sebanyak 206 saham naik, 200 saham menurun, dan 140 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 32,74 poin (0,15 persen) ke 21.464,23, indeks Hang Seng menguat 115,87 poin (0,41 persen) ke 28.629,92, dan indeks Straits Times melemah 0,47  poin (0,01 persen) ke posisi 3.277,91.
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Tokyo ditutup menguat, Indeks Nikkei 225 naik 32,47 poin

Tokyo (ANTARA News) –  Saham-saham Bursa Tokyo bangkit kembali dari kerugian awal, menjadi ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Kamis, karena saham-saham terkait dengan China dan farmasi mendukung pasar yang lebih luas.

Indeks Acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo naik 32,74 poin atau 0,15 persen, dari tingkat penutupan Rabu (20/2), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.464,23 poin.

Sementara itu Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo naik tipis 0,03 poin menjadi berakhir pada 1.613,50 poin.

Saham-saham transportasi laut, pergudangan, serta pulp dan kertas paling banyak meraih keuntungan pada penutupan perdagangan. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Analis: IHSG berpotensi menguat jelang pengumuman suku bunga Bank Indonesia

Baca juga: Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Seoul ditutup turun, indeks KOSPI melemah 0,05 persen

Seoul (ANTARA News) – Bursa saham Seoul ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun tipis 0,05 persen atau 1,10 poin menjadi 2.228,66 poin.

Volume perdagangan mencapai 375,8 juta saham, senilai 5,4 triliun won (4,8 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Mata uang Korea Selatan berakhir di 1.125,20 won terhadap greenback, turun 1,7 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Baca juga: Bursa Tokyo ditutup menguat, Indeks Nikkei 225 naik 32,47 poin
Baca juga: Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina berakhir melemah 0,1 persen

Manila (ANTARA News) – Saham-saham Filipina berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan Bursa Efek Filipina (PSE) melemah 0,10 persen atau 7,94 poin, menjadi 7.931,30 poin.

Sementara itu, menurut Xinhua, indeks seluruh saham bergerak turun tipis 0,06 poin atau 0,001 persen menjadi berakhir di 4.857,00 poin.

Volume perdagangan mencapai 804,06 juta saham senilai 7,00 miliar peso (134,32 juta dolar AS), dengan 106 saham naik, 90 saham turun, sementara 56 saham ditutup datar.

Baca juga: Bursa Seoul ditutup turun, indeks KOSPI melemah 0,05 persen
Baca juga: Bursa saham Filipina berakhir menguat 1,35 persen

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China ditutup melemah, Indeks Komposit Shanghai turun 0,34 persen

Beijing (ANTARA News) – Indeks-indeks saham utama Bursa China naik sebelum mundur kembali pada perdagangan Kamis, dengan saham sektor emas dan perusahaan terkait 5G melonjak serta industri kimia batu bara turun.

Laporan Xinhua menyebutkan indikator utama, Indeks Komposit Shanghai naik lebih dari satu persen pada tengah hari tetapi kemudian mundur kembali hingga berakhir pada 2.751,8 poin, turun 0,34 persen.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China berakhir 0,26 persen lebih rendah menjadi 8.451,71 poin.

Gabungan omset saham di kedua indeks tersebut mencapai 618,7 miliar yuan (sekitar 92,3 miliar dolar AS), naik dari 499,2 miliar yuan pada hari perdagangan sebelumnya.

Sektor emas dan 5G termasuk di antara pemenang terbesar, dengan Yantai Yuancheng Gold Co Ltd. melonjak 5,33 persen, dan Huizhou Speed Wireless Technology Co Ltd. meningkat pada batas harian 10 persen.

Industri kimia batubara mencatat kerugian terbesar, dengan China Coal Energy Company Limited jatuh 1,23 persen.

Sementara itu, indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya NASDAQ China, bertambah 0,30 persen menjadi ditutup pada 1.412,54 poin.

Baca juga: Analis: IHSG berpotensi menguat jelang pengumuman suku bunga Bank Indonesia

Baca juga: Bursa Tokyo ditutup menguat, Indeks Nikkei 225 naik 32,47 poin

Baca juga: Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong berakhir naik, Hang Seng menguat 0,41 persen

Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,41 persen atau 115,87 poin menjadi 28.629,92 poin

Hong Kong (ANTARA News) – Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,41 persen atau 115,87 poin menjadi 28.629,92 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan antara 28.364,85 poin hingga 28.759,35 poin, dengan nilai transaksi mencapai 114,99 miliar dolar Hong Kong (sekitar 14,65 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Baca juga: Bursa Seoul ditutup turun, indeks KOSPI melemah 0,05 persen

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analis: IHSG berpotensi menguat jelang pengumuman suku bunga Bank Indonesia

Peluang penguatah IHSG didukung sejumlah katalis yakni optimis bahwa BI akan mempertahankan tingkat suku bunga…

Jakarta (ANTARA News)  – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis berpotensi menguat jelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada hari ini, kata analis.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Kamis, mengatakan peluang IHSG untuk menguat cukup terbuka hari ini terutama keyakinan pasar bank sentral tidak akan menaikkan suku bunga acuannya.
 
“Peluang penguatah IHSG didukung sejumlah katalis yakni optimis bahwa BI akan mempertahankan tingkat suku bunga di level 6 persen, sedangkan optimisme pasar dari eksternal FOMC Meeting Minutes yang cenderung dovish serta negosiasi dagang AS-Cina,” ujar Alfiansyah.

Pasar memperkirakan Bank Indonesia akan mempertahankan tingkat suku bunga atau BI 7-Day Reverse Repo Rate di angka enam persen, sejalan dengan perubahan akselerasi kenaikan Fed Fund Rate dan potensi risiko volatilitas di pasar keuangan yang mereda. 

Di sisi lain, arah tekanan inflasi dan angka defisit neraca berjalan masih akan menjadi faktor domestik yang menentukan arah bagi Bank Indonesia.

IHSG sendiri dibuka melemah 2,21 poin atau 0,03 persen ke posisi 6.510,57. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 0,52 poin atau 0,05 persen menjadi 1.018,81

Hingga pukul 9.51 WIB, IHSG masih berada di zona merah. IHSG melemah delapan  poin atau 0,12 persen ke posisi 6.504,79.

Sementara itu, bursa regional Asia antara lain Indeks Nikkei melemah 28,8 poin (0,13 persen) ke 21.402,69, Indeks Hang Seng menguat 58,02 poin (0,2 persen) ke 28.572,07, dan Straits Times melemah 6,5 poin (0,2 persen) ke posisi 3.271,88.

Baca juga: Bursa China melemah, Indeks Komposit Shanghai dibuka turun 0,05 persen

Baca juga: Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng dibuka turun 64,05 poin

Baca juga: Bursa Tokyo merosot, Indeks Nikkei 225 dibuka turun 57,59 poin

Baca juga: Dolar AS melemah, investor optimis perdagangan global membaik

Baca juga: Harga emas naik, terpicu optimisme perundingan dagang AS-China

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG dibuka melemah ke posisi 6.510

Jakarta (ANTARA News) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta,  Kamis, dibuka melemah 2,21 poin atau 0,03 persen ke posisi 6.510,57.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 0,52 poin atau 0,05 persen menjadi 1.018,81.

Baca juga: Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng dibuka turun 64,05 poin

Baca juga: Bursa Tokyo merosot, Indeks Nikkei 225 dibuka turun 57,59 poin

Baca juga: Wall Street menguat, investor cerna risalah pertemuan Bank Sentral AS

Baca juga: Rupiah Kamis pagi melemah, dekati Rp14.100

Baca juga: Dolar AS melemah, investor optimis perdagangan global membaik
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China melemah, Indeks Komposit Shanghai dibuka turun 0,05 persen

Beijing (ANTARA News) – Saham-saham Bursa China dibuka lebih rendah pada Kamis pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai turun tipis 0,05 persen menjadi diperdagangkan di 2.759,94 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China dibuka melemah 0,07 persen menjadi diperdagangkan di 8.467,15 poin.

Sementara itu, Indeks ChiNext, yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, berkurang 0,20 persen menjadi diperdagangkan di 1.405,52 poin. Demikian laporan yang dikutip Xinhua.

Baca juga: IHSG dibuka melemah ke posisi 6.510

Baca juga: Rupiah Kamis pagi melemah, dekati Rp14.100

Baca juga: Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng dibuka turun 64,05 poin

Baca juga: Wall Street menguat, investor cerna risalah pertemuan Bank Sentral AS

Baca juga: Dolar AS melemah, investor optimis perdagangan global membaik

Baca juga: Harga emas naik, terpicu optimisme perundingan dagang AS-China

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng dibuka turun 64,05 poin

Hong Kong (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Hong Kong dibuka lebih rendah pada Kamis pagi, dengan Indeks Hang Seng (HSI) melemah 0,22 persen atau 64,05 poin, menjadi diperdagangkan di 28.450,02 poin.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street menguat, investor cerna risalah pertemuan Bank Sentral AS

Baca juga: Bursa Tokyo merosot, Indeks Nikkei 225 dibuka turun 57,59 poin

Baca juga: Bursa Seoul melemah, Indeks KOSPI dibuka turun 0,34 persen

Baca juga: Dolar AS melemah, investor optimis perdagangan global membaik

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Tokyo merosot, Indeks Nikkei 225 dibuka turun 57,59 poin

Tokyo (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Tokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi karena investor memilih untuk mengamankan keuntungan setelah Nikkei ditutup naik pada hari sebelumnya.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, Indeks Acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 57,59 poin atau 0,27 persen, dari tingkat penutupan Rabu (20/2), menjadi diperdagangkan di 21.373,90 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 4,72 poin atau 0,29 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.608,75 poin.

Saham-saham produk minyak dan batu bara, kredit konsumen, serta produk logam paling banyak mencatat penurunan di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street menguat, investor cerna risalah pertemuan Bank Sentral AS

Baca juga: Dolar AS melemah, investor optimis perdagangan global membaik

Baca juga: Harga emas naik, terpicu optimisme perundingan dagang AS-China

Baca juga: Harga minyak naik ke tingkat tertinggi 2019

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Seoul melemah, Indeks KOSPI dibuka turun 0,34 persen

Seoul (ANTARA News) – Saham-saham Bursa Seoul dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi dengan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) melemah 0,34 persen atau 8,12 poin menjadi 2.222,20 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.123,8 won terhadap dolar AS, turun 0,3 won dari penutupan hari sebelumnya. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street menguat, investor cerna risalah pertemuan Bank Sentral AS

Baca juga: Bursa Tokyo merosot, Indeks Nikkei 225 dibuka turun 57,59 poin

Baca juga: Dolar AS melemah, investor optimis perdagangan global membaik

Baca juga: Harga emas naik, terpicu optimisme perundingan dagang AS-China

Baca juga: Harga minyak naik ke tingkat tertinggi 2019

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street menguat, investor cerna risalah pertemuan Bank Sentral AS

Risalah sebagian besar menggemakan pernyataan hati-hati The Fed dari pertemuan terakhirnya

New York (ANTARA News) –  Saham-saham di Wall Street sedikit lebih tinggi pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor mencerna risalah dari pertemuan Bank Sentra Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed), pada Januari.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 63,12 poin atau 0,24 persen, menjadi berakhir di 25.954,44 poin. Indeks S&P 500 bertambah 4,94 poin atau 0,18 persen, menjadi ditutup di 2.784,70 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir meningkat 2,30 poin atau 0,03 persen, menjadi 7.489,07 poin.

Risalah dari pertemuan terakhir Federal Reserve AS menegaskan kembali bagi para investor bahwa bank sentral AS akan “sabar” sehubungan dengan kenaikan suku bunga lebih lanjut dan menahan suku bunga tidak berubah.

“Para peserta menunjuk berbagai pertimbangan yang mendukung pendekatan `sabar` terhadap kebijakan moneter pada saat ini, sebagai langkah yang tepat dalam mengelola berbagai risiko dan ketidakpastian dalam prospek,” kata risalah.

Tetapi para pembuat kebijakan memberikan sedikit petunjuk tentang berapa lama sikap “sabar” mereka terhadap kebijakan suku bunga AS akan berlangsung, menurut risalah dari pertemuan 29-30 Januari, yang mengakibatkan aktivitas sore gelisah dan perdagangan saham di kedua sisi tidak berubah.

“Risalah sebagian besar menggemakan pernyataan hati-hati The Fed dari pertemuan terakhirnya,” kata Analis Pasar Senior Western Union Business Solutions di Washington Joe Manimbo seperti dikutip Reuters.

“Saya merasakan bahwa suku bunga ditahan sampai akhir tahun ini. … Tetapi The Fed bisa berhenti menutup pintu untuk kenaikan suku bunga tahun ini jika pertumbuhan risiko-risiko pelemahan mereda.”

Pasar juga memantau perkembangan putaran baru perundingan perdagangan terbaru China dan Amerika Serikat di Washington minggu ini.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Selasa (19/2) bahwa perundingan perdagangan dengan China berjalan baik dan menyatakan dia terbuka untuk mendorong tenggat waktu guna menyelesaikan negosiasi, dengan mengatakan 1 Maret bukan tanggal “magis”.

Tarif atas impor dari China senilai 200 miliar dolar AS dijadwalkan naik menjadi 25 persen dari 10 persen pada 1 Maret, jika dua ekonomi terbesar dunia itu tidak menyelesaikan perselisihan perdagangan mereka, tetapi Trump telah menyatakan beberapa kali bahwa ia akan terbuka untuk menunda tenggat waktu.

The Fed yang dovish dan kemajuan dalam negosiasi perdagangan AS-China telah membantu S&P 500 naik sekitar 18 persen dari posisi terendahnya pada Desember, ketika pasar pingsan di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi. Indeks diperdagangkan sekitar lima persen di bawah rekor penutupan tertinggi yang dicapai pada akhir September.

Di sisi laporan laba perusahaan, saham CVS Health jatuh lebih dari delapan persen menjadi ditutup pada 64,22 dolar AS per saham, setelah perusahaan melaporkan hasil laba kuartalan yang beragam.

Perusahaan itu mencatatkan laba per saham yang disesuaikan sebesar 2,14 dolar AS, lebih tinggi dari perkiraan Wall Street. Tetapi pendapatannya jauh dari harapan, yaitu 54,4 miliar dolar AS. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Spanyol menguat, Indeks IBEX 35 ditutup naik 0,49 persen

Baca juga: Harga emas naik, terpicu optimisme perundingan dagang AS-China

Baca juga: IHSG ditutup menguat seiring kenaikan Bursa Asia

Baca juga: Rupiah ditutup menguat terpicu sikap Bank Sentral AS

Pewarta:
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019