Bursa saham Singapura berakhir 0,3 persen lebih rendah

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) turun 0,3 persen atau 9,56 poin, menjadi 3.194,96 poin.

Total 985,70 juta saham berpindah tangan senilai 1,01 miliar dolar Singapura (sekitar 734,39 juta dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 181 saham terhadap 179 saham.

Indeks STI naik 1,55 persen atau 48,81 poin, menjadi 3.204,52 poin pada penutupan perdagangan Rabu (11/9).

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup 0,26 persen lebih rendah

Indeks Hang Seng turun 0,26 persen atau 71,43 poin menjadi 27.087,63 poin

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) turun 0,26 persen atau 71,43 poin, menjadi 27.087,63 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara terendah 26.967,25 poin dan tertinggi 27.283,98 poin, dengan nilai transaksi mencapai 76,77 miliar dolar Hong Kong (sekitar 9,80 miliar dolar AS), demikian dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Filipina ditutup melemah 0,30 persen
Baca juga: Saham Tokyo berakhir naik karena berkurangnya kekhawatiran perdagangan
Baca juga: Pasar saham Australia pertahankan keuntungan, berakhir lebih tinggi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham China berakhir naik setelah dua hari beruntun turun

Indeks Komposit Shanghai menguat 0,75 persen menjadi 3.031,24 poin

Beijing (ANTARA) – Saham-saham China berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, yang berbalik naik setelah ditutup turun selama dua hari berturut-turut.

Indeks saham utama China, Indeks Komposit Shanghai menguat 0,75 persen menjadi ditutup di 3.031,24 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China ditutup naik 0,67 persen menjadi 9.919,8 poin.

Gabungan nilai transaksi saham di kedua bursa itu mencapai 537,3 miliar yuan (sekitar 75,84 miliar dolar AS), menyusut dari 642,8 miliar yuan pada hari perdagangan sebelumnya, sebut Xinhua.

Jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 1.028 saham terhadap 370 saham di bursa Shanghai dan sebanyak 1.440 saham berbanding 614 saham di bursa Shenzhen.

Saham-saham di industri telekomunikasi memimpin kenaikan, dengan saham produsen perangkat berbasis di Guangzhou, Super Telecom Co, Ltd melonjak pada batas harian 10 persen menjadi 26,57 yuan.

Perusahaan asuransi juga membukukan keuntungan yang kuat, dengan pemimpin pasar Ping An Insurance (Group) Company of China, Ltd, terangkat 3,1 persen menjadi 92,34 yuan.

Melawan tren kenaikan, saham di sektor pertanian memimpin kerugian, dengan inovator teknologi pertanian Wanxiang Doneed Co, Ltd jatuh 2,83 persen menjadi 13,73 yuan.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq, naik 0,41 persen menjadi ditutup pada 1.710,57 poin.

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup 0,26 persen lebih rendah
Baca juga: Saham Tokyo berakhir naik karena berkurangnya kekhawatiran perdagangan
Baca juga: Bursa saham Filipina ditutup melemah 0,30 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Australia pertahankan keuntungan, berakhir lebih tinggi

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, setelah mempertahankan kenaikan awal meskipun ada tekanan dari saham sektor energi.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 16,90 poin atau 0,25 persen menjadi 6.654,90 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 13,50 poin atau 0,20 persen menjadi 6.765,70 poin.

Kenaikan awal memudar seiring berjalannya hari, dengan saham energi menjadi penekan tunggal terbesar menyusul penurunan tiga persen dalam harga minyak semalam.

Namun saham-saham lain merespons positif berita bahwa ketegangan perdagangan internasional tampaknya telah mulai mereda.

Saham-saham layanan komunikasi dan utilitas memimpin kenaikan, sementara material, keuangan dan consumer discretionaries mengikuti naik.

“Pasar saham Australia saat ini berada di jalur untuk meningkat selama empat minggu berturut-turut ,” kata analis pasar Commsec Steven Daghlian.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,93 persen, ANZ naik 0,47 persen, National Australia Bank naik 0,63 persen dan Westpac Bank naik 0,17 persen.

Saham-saham pertambangan terangkat dengan BHP naik 0,14 persen, Rio Tinto naik 0,63 persen, Fortescue Metals naik 2,74 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,88 persen.

Saham produsen-produsen minyak dan gas melemah dengan Oil Search turun 0,82 persen, Santos turun 0,94 persen, dan Woodside Petroleum turun 2,11 persen.

Saham pusat perbelanjaan terbesar Australia bervariasi dengan Coles turun 0,34 persen dan Woolworths naik 0,19 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 0,84 persen, maskapai nasional Qantas naik 0,64 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,07 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo berakhir naik karena berkurangnya kekhawatiran perdagangan

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo berakhir menguat pada perdagangan Kamis, dengan indeks Nikkei berakhir di level tertinggi empat bulan ditopang meredanya kekhawatiran atas masalah perdagangan dan meningkatnya harapan untuk langkah-langkah pelonggaran global.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 161,85 poin atau 0,75 persen, dari tingkat penutupan Rabu (11/9), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.759,61 poin, menandai tingkat penutupan tertinggi sejak 7 Mei.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo menambahkan 11,44 poin atau 0,72 persen, menjadi ditutup pada 1.595,10 poin.

Saham-saham transportasi udara, tenaga listrik dan gas, serta yang terkait dengan permesinan paling banyak mencatat kenaikan pada saat penutupan perdagangan.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina ditutup melemah 0,30 persen

Indeks komposit PSE melemah 0,30 persen atau 23,47 poin menjadi 7.944,43 poin

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, melemah 0,30 persen atau 23,47 poin, menjadi 7.944,43 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks seluruh saham berkurang 5,03 poin atau 0,11 persen, menjadi berakhir di 4.799,79 poin.

Volume perdagangan mencapai 702,00 juta saham senilai 6,73 miliar peso (129,02 juta dolar AS), dengan 93 saham berhasil meraih keuntungan, 96 saham mengalami kerugian, sementara 50 saham ditutup tak berubah.

Baca juga: Saham Tokyo berakhir naik karena berkurangnya kekhawatiran perdagangan
Baca juga: Pasar saham Australia pertahankan keuntungan, berakhir lebih tinggi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG menguat seiring harapan meredanya perang dagang

Adanya katalis positif dari eksternal mengenai perang dagang mampu memberikan dorongan bagi IHSG

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis dibuka menguat seiring harapan meredanya tensi perang dagang Amerika Serikat dan China.

Pada sesi perdagangan pagi ini (12/9), IHSG dibuka menguat 17,04 poin atau 0,27 persen menjadi 6.398,99. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,01 poin atau 0,40 persen menjadi 1.006,56.

“Adanya katalis positif dari eksternal mengenai perang dagang mampu memberikan dorongan bagi IHSG. Apalagi saham di AS juga menguat, menjadi sinyalemen positif bagi IHSG untuk kembali melanjutkan kenaikan pada hari ini,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Kamis.

Baca juga: IHSG ditutup menguat seiring potensi perang dagang mereda

Ia mengemukakan sentimen geopolitik yang membaik membawa kelanjutan penguatan bagi perdagangan bursa saham global. Hal itu terjadi setelah terdengar kabar bahwa pemerintah China akan mengambil langkah untuk mitigasi efek samping dari perang dagang dengan Amerika
Serikat (AS).

“Salah satu langkah yang diambil pemerintah China, yakni melalui pengecualian tarif sebesar 25 persen terhadap 16 kategori produk efektif selama satu tahun,” katanya.

Ia menambahkan, ke-16 produk itu diantaranya udang, pelumas industri, mesin pemberantas kanker, minyak pelumas dan sejumlah bahan kimia lain. Pengecualian itu mulai diterapkan 17 September dan akan berlaku selama satu tahun.

Di sisi lain, lanjut dia, para perunding dari kedua negara sedianya akan bertemu pada bulan ini untuk mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dalam pembicaraan tingkat tinggi pada Oktober mendatang, di Washington, AS.

Dari dalam negeri, Alfiansyah mengemukakan, sentimennya juga relatif positif menyusul pertumbuhan penjualan ritel yang lebih baik dibandingkan ekspektasi.

Berdasarkan survei penjualan eceran Juli 2019 yang dirilis Bank Indonesia, penjualan eceran terindikasi mengalami peningkatan. Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) hasil Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia yang tumbuh 2,4 persen (yoy), meningkat dari IPR pada bulan sebelumnya.

Penjualan eceran juga diprakirakan tumbuh meningkat pada Agustus 2019. Hal itu terindikasi dari prakiraan pertumbuhan IPR Agustus 2019 yang meningkat menjadi 3,7 persen (yoy) ditopang oleh peningkatan penjualan kelompok Suku Cadang dan Aksesori.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei menguat 174,75 poin (0,81 persen) ke 21,772,51, indeks Hang Seng melemah 64,91 poin (0,24 persen) ke 27.094,15, dan indeks Straits Times melemah 6,14 poin (0,19 persen) ke posisi 3.198,38.

Baca juga: IHSG dibuka menguat 17,04 poin
Baca juga: IHSG bergerak terbatas karena sentimen perang dagang

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG dibuka menguat 17,04 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, dibuka menguat 17,04 poin atau 0,27 persen menjadi 6.398,99.

Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,01 poin atau 0,40 persen menjadi 1.006,56.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham China dibuka menguat setelah dua hari beruntun turun

indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq

Beijing (ANTARA) – Saham-saham China dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis pagi, berbalik menguat setelah berakhir turun selama dua hari berturut-turut.

Indikator utama Indeks Komposit Shanghai dibuka naik 0,26 persen menjadi diperdagangkan di 3.016,63 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China dibuka bertambah 0,33 persen menjadi diperdagangkan di 9.886,25 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq, bertambah 0,59 persen menjadi dibuka pada 1.713,59 poin.

Indeks ChiNext, bersama dengan Indeks Komponen Shenzhen dan Indeks Papan SME (perusahaan kecil dan menengah) Shenzhen, mencerminkan kinerja saham yang tercatat di Bursa Saham Shenzhen.

Baca juga: Saham Asia naik karena harapan perdagangan AS-China, stimulus moneter
Baca juga: Saham China ditutup lebih rendah untuk hari kedua berturut-turut

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo sedikit menguat setelah masalah perdagangan berkurang

Saham-saham transportasi udara, permesinan, dan yang terkait transportasi laut paling banyak mengalami kenaikan pada awal perdagangan.

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo dibuka sedikit lebih tinggi pada perdagangan Kamis pagi, karena sentimen investor terus membaik setelah langkah-langkah terbaru disebabkan kekhawatiran atas masalah perdagangan agak berkurang.

Dalam menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) menambahkan 174,64 poin atau 0,81 persen, dari tingkat penutupan Rabu (11/9/2019), menjadi diperdagangkan di 21.772,40 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo naik 6,86 poin atau 0,43 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.590,52 poin.

Saham-saham transportasi udara, permesinan, dan yang terkait transportasi laut paling banyak mengalami kenaikan pada awal perdagangan.

Baca juga: Nikkei berakhir di level tertinggi enam minggu ditopang pelemahan yen
Baca juga: Nikkei Jepang ditutup lebih tinggi untuk hari keempat berturut-turut

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri Irak: OPEC+ akan bahas pemotongan minyak lebih dalam

Ini bukan keputusan sepihak, itu adalah keputusan bersama

Abu Dhabi (ANTARA) – OPEC dan sekutunya akan membahas apakah ada kebutuhan untuk pengurangan produksi minyak yang lebih dalam ketika mereka mengadakan pertemuan tingkat menteri pada Kamis, kata menteri perminyakan Irak.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan produsen sekutu yang dipimpin oleh Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, tahun lalu sepakat untuk mengurangi pasokan minyak sebesar 1,2 juta barel per hari (bph) untuk mendukung harga. Pemotongan mulai berlaku pada 1 Januari.

Menteri Perminyakan Irak Thamer Ghadhban mengatakan bahwa ketika OPEC dan sekutu-sekutunya bertemu pada Juni “ada pemahaman umum bahwa mungkin enam bulan sejak Januari tidak cukup (waktu) untuk menilai pemotongan yang telah kami perkenalkan dan kami membutuhkan dua bulan lagi.”

Baca juga: Harga minyak turun tertekan kekhawatiran kelebihan pasokan

“Itulah sebabnya pertemuan ini akan diadakan besok, untuk melihat apakah kita harus melanjutkan pemotongan ini atau haruskah kita memperkenalkan pengurangan yang lebih dalam,” katanya, Rabu (11/9/2019). “Ini bukan keputusan sepihak, itu adalah keputusan bersama.”

Komite pengawasan gabungan menteri OPEC+, yang dikenal sebagai JMMC, bertemu pada Kamis di Abu Dhabi di sela-sela konferensi energi.

Menteri Irak mengatakan bahwa ketika pemotongan OPEC+ awalnya mempertimbangkan pemotongan pada November “ada dua alternatif 1,6 dan 1,8 juta barel per hari”.

“Tapi ada pertentangan oleh beberapa anggota dan itulah mengapa kami menyepakati 1,2 juta barel per hari,” katanya.

Harga minyak Brent telah jatuh ke sekitar 60 dolar AS per barel dalam beberapa pekan terakhir dari tertinggi 2019 di 75 dolar AS per barel, karena kekhawatiran tentang ekonomi global yang melambat melebihi gangguan pasokan dari Iran dan Venezuela yang terkena sanksi.

Pelaku pasar khawatir perang perdagangan AS-China dapat mendorong pertumbuhan permintaan minyak di bawah satu persen untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.

Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan dia prihatin dengan perlambatan ekonomi global. Dia mengatakan kepada wartawan bahwa permintaan yang melambat akan dibahas pada pertemuan Kamis tetapi mengatakan tidak ada proposal konkret sejauh ini untuk menyesuaikan hasil.

Menteri energi baru Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman, mengesampingkan kekhawatiran tersebut minggu ini, mengatakan permintaan akan meningkat setelah ancaman perdagangan menghilang.

Ghadhban, yang negaranya adalah produsen minyak terbesar kedua di OPEC setelah Arab Saudi, mengatakan ia bertemu dengan menteri energi Saudi dan Rusia pada Rabu (11/9/2019).

Mengenai hasil produksi Irak, Ghadhban mengatakan wilayah Kurdi Irak harus menghormati kewajibannya terkait ekspor minyak dan bagiannya dalam anggaran federal.

Pemerintah Daerah Kurdi seharusnya memberikan 250.000 barel minyak per hari kepada pemerintah federal tetapi sejauh ini tidak mematuhi, katanya.

Menteri Irak, berbicara di Kongres Energi Dunia di Abu Dhabi, mengatakan Irak akan terus mengimpor gas dari Iran dan bahwa ada sedikit kemungkinan membuka kembali pipa ekspor minyak melalui Arab Saudi.

Ghadhban mengatakan Irak bertujuan untuk mengeksplorasi gas di gurun baratnya, dengan mengatakan negara itu memiliki “potensi besar”. Dia mengatakan Baghdad menandatangani kontrak dengan perusahaan Rusia untuk blok eksplorasi gas.

Baca juga: OPEC pangkas perkiraan permintaan minyak 2020, cegah kelebihan baru
Baca juga: Harga minyak naik, setelah Putra Raja Salman tegaskan kurangi produksi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street ditutup naik, ditopang kenaikan saham Apple

New York (ANTARA) – Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor mempertimbangkan serangkaian data ekonomi terbaru, dan saham Apple Inc kuat berkontribusi terhadap kenaikan pasar secara keseluruhan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 227,61 poin atau 0,85 persen, menjadi berakhir di 27.137,04 poin. Indeks S&P 500 bertambah 21,54 poin atau 0,72 persen, menjadi ditutup pada 3.000,93 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir menguat 85,52 poin atau 1,06 persen, menjadi 8.169,68 poin.

Mayoritas dari 30 saham-saham unggulan atau blue-chips di Dow Jones memperpanjang kenaikan di sekitar penutupan pasar, dengan saham Apple terangkat 3,18 persen, mengangkat nilai perusahaan di atas angka satu triliun dolar AS.

Apple Inc memberikan dorongan terbesar untuk S&P 500 dan Nasdaq sehari setelah raksasa teknologi itu meluncurkan produk andalan terbarunya, termasuk generasi baru iPhone, iPad, dan jam tangan Apple, dan mengumumkan tanggal peluncuran layanan streaming Apple TV+.

Sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 utama diperdagangkan lebih tinggi di sekitar penutupan pasar, dengan sektor perawatan kesehatan dan teknologi informasi keduanya naik 1,01 persen, memimpin keuntungan. Namun sektor real estat mencatat penurunan 0,32 persen, satu-satunya yang merugi.

Saham Restoration Hardware Holdings melonjak 5,08 persen, setelah pengecer perabot rumah AS itu melaporkan laba yang lebih tinggi dari perkiraan untuk kuartal kedua. Perusahaan juga menaikkan prospeknya untuk tahun fiskal 2020.

Di sisi ekonomi, total persediaan pedagang grosir mencapai 679,1 miliar dolar AS pada akhir Juli, naik 0,2 persen dari level Juni yang direvisi dan naik 7,1 persen dari level Juli 2018 yang direvisi, kata Biro Sensus pada Rabu (11/9/2019).

Penjualan pedagang grosir pada Juli tercatat 499,6 miliar dolar AS, naik 0,3 persen dari level Juni yang direvisi dan hampir tidak berubah dari level Juli 2018.

Indeks Harga Produsen (PPI) untuk permintaan akhir naik 0,1 persen pada Agustus, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan pada Rabu (11/9/2019). Namun kenaikan itu lebih rendah dari kenaikan 0,2 persen pada Juli.

Kemajuan dalam harga permintaan akhir disebabkan oleh kenaikan indeks 0,3 persen untuk permintaan akhir jasa-jasa pada Agustus. Sebaliknya, harga permintaan akhir untuk barang-barang turun 0,5 persen.

Baca juga: Harga emas kembali sentuh di atas 1.500 dolar

Baca juga: Dolar menguat, investor cerna serangkaian data positif ekonomi AS

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Spanyol melemah, Indeks IBEX-35 ditutup turun 18,70 poin

Madrid (ANTARA) – Bursa saham Spanyol ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Rabu (11/9/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid melemah 0,21 persen atau 18,70 poin, menjadi 9.059,50 poin setelah dibuka di 9.078,20 poin.

Sebanyak 13 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks DAX-30 mengalami penurunan harga, sementara 21 saham naik dan satu tidak berubah.

Perusahaan raksasa tekstil Inditex menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 3,88 persen.

Disusul oleh saham bank tabungan Bankia yang melemah 1,45 persen, serta saham perusahaan properti Inmobiliaria Colonial kehilangan 1,33 persen.

Di sisi lain, perusahaan energi terbarukan Siemens Gamesa Renewable Energy mencatat keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melonjak 4,11 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan konsultan teknologi Indra yang terangkat 2,97 persen, serta saham perusahaan penyedia infrastruktur Acciona naik 2,89 persen.

Baca juga: Bursa Efek London menguat, Indeks FTSE-100 berakhir naik 0,96 persen

Baca juga: Bursa Efek Frankfurt melambung, Indeks DAX-30 ditutup naik 90,36 poin

Baca juga: Bursa Efek Paris menguat, Indeks CAC-40 ditutup naik 0,44 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga emas kembali sentuh di atas 1.500 dolar

Chicago (ANTARA) – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), kembali berada di atas level psikologis 1.500 dolar AS, karena ekspektasi penurunan suku bunga menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis dan pertemuan Federal Reserve (Fed) AS minggu depan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik empat dolar AS atau 0,27 persen, menjadi ditutup pada 1.503,2 dolar AS per ounce, setelah sehari sebelumnya jatuh di bawah nilai psikologis 1.500 dolar AS karena tertekan oleh penguatan dolar AS.

Investor memperkirakan ECB akan memberikan penurunan suku bunga lebih jauh ke wilayah negatif dan langkah-langkah potensial lainnya ketika para pembuat kebijakan bertemu Kamis.

Pertemuan ECB akan menjadi pemanasan untuk pertemuan kebijakan Federal Reserve (Fed) minggu depan, sementara para pedagang memperkirakan penurunan 25 basis poin lagi untuk kisaran target suku bunga dana federal (FFR).

Namun, kenaikan logam mulia dibatasi oleh greenback yang lebih kuat. Indeks dolar AS, yang mengukur dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,32 persen menjadi 98,64 pada pukul 17.30 GMT, sesaat sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 1,6 sen atau 0,09 persen menjadi ditutup pada 18,17 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 3,6 dolar AS atau 0,38 persen, menjadi menetap pada 940,2 dolar AS per ounce.

Baca juga: Bursa saham Spanyol melemah, Indeks IBEX-35 ditutup turun 18,70 poin

Baca juga: Bursa Efek London menguat, Indeks FTSE-100 berakhir naik 0,96 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Efek Paris menguat, Indeks CAC-40 ditutup naik 0,44 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu (11/9/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris naik 0,44 persen atau 24,85 poin, menjadi 5.618,06 poin.

Sebanyak 20 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks CAC-40 tercatat mengalami kenaikan harga.

Kelompok perusahaan produsen barang-barang fashion mewah internasional Prancis Kering terangkat 3,79 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics yang menguat 3,78 persen, serta produsen baja Internasional ArcelorMittal SA naik 2,44 persen.

Sementara itu, kelompok perusahaan pengolahan air dan limbah Prancis Veolia Environment mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 1,92 persen.

Disusul oleh saham perusahaan perbankan Prancis Credit Agricole yang melemah 1,11 persen, serta perusahaan penyedia layanan industri minyak dan gas internasional Technipfmc turun 1,07 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Efek Frankfurt melambung, Indeks DAX-30 ditutup naik 90,36 poin

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (11/9/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 0,74 persen atau naik 90,36 poin, menjadi 12.359,07 poin.

Perusahaan produsen semikonduktor Infineon Technologies mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melonjak 3,09 persen.

Disusul oleh saham perusahaan kimia multinasional Linde, serta maskapai penerbangan Jerman Lufthansa, yang masing-masing meningkat sebesar sebesar 2,05 persen dan 1,72 persen.

Di sisi lain, perusahaan kimia dan barang-barang konsumen Henkel membukukan kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 0,80 persen.

Diikuti oleh saham pemasok komponen otomotif Continental serta raksasa industri Thyssenkrupp, yang masing-masing berkurang sebesar 0,57 persen dan 0,47 persen.

Kelompok kimia BASF adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 220,8 juta euro (242,8 juta dolar AS).

Baca juga: Bursa Efek Paris menguat, Indeks CAC-40 ditutup naik 0,44 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Efek London menguat, Indeks FTSE-100 berakhir naik 0,96 persen

London (ANTARA) – Saham-saham di Inggris berakhir lebih kuat pada perdagangan Rabu (11/9/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London bertambah 0,96 persen atau 70,08 poin, menjadi 7.338,03 poin.

London Stock Exchange Group, perusahaan operator bursa efek dan informasi keuangan yang berbasis di Inggris, melonjak 5,91 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan pembuatan dan pertambangan baja multinasional yang terintegrasi secara vertikal Evraz, serta perusahaan perumahan Inggris Persimmon, yang masing-masing meningkat 4,39 persen dan 4,02 persen.

Sementara itu Antofagasta, sebuah perusahaan pertambangan tembaga mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 2,87 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan multinasional dan perusahaan penerbitan​​​​​​​ Informa yang melemah0,98 persen, serta Royal Dutch Shell PLC-A, perusahaan minyak dan gas utama, turun 0,95 persen.

Baca juga: Bursa Efek Frankfurt melambung, Indeks DAX-30 ditutup naik 90,36 poin

Baca juga: Bursa Efek Paris menguat, Indeks CAC-40 ditutup naik 0,44 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Manajer investasi selektif berinvestasi pada saham yang baru IPO

Ya tidak tertutup kemungkinan bagi manajer investasi untuk memilih saham-saham di luar indeks LQ45

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan pengelola dana, Manajer Investasi cukup selektif untuk berinvestasi pada saham-saham yang baru melaksanakan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada tahun ini.

“Perusahaan baru belum terlalu dilirik mengingat kondisi ekonomi global belum kondusif, dikhawatirkan mempengaruhi kinerja ke depannya,” ujar Direktur Utama PT Foster Asset Management Andreas Yasakasih di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan salah satu pertimbangan yang menjadi tolok ukur dan paling utama agar saham perusahaan yang baru itu dilirik manajer investasi adalah fundamentalnya dan likuiditas perdagangan saham.

“Fundamental perusahaan menjadi salah satu perhatian utama apakah kinerja perusahaan mampu menjaga pertumbuhannya di tengah kondisi ekonomi global yang kurang kondusif,” katanya.

Menurut dia, saham-saham yang masuk dalam kelompok 45 saham unggulan (indeks LQ45) masih menjadi acuan bagi manajer investasi dalam mengelola dana nasabah.

“Ya tidak tertutup kemungkinan bagi manajer investasi untuk memilih saham-saham di luar indeks LQ45, asalkan memenuhi kualifikasi, setiap pelaku pasar memiliki strateginya masing-masing,” ucapnya.

Berdasarkan data BEI, sepanjang tahun ini terdapat sebanyak 33 perusahaan baru yang mencatatkan sahamnya di BEI. Dengan demikian, total jumlah perusahaan yang telah mencatatkan saham di BEI mencapai 648 perusahaan.

BEI menargetkan jumlah perusahaan yang IPO saham sepanjang tahun ini melebihi pencapaian 2018 yang sebanyak 57 perusahaan.

Andreas berharap terus bertambahnya jumlah perusahaan tercatat di BEI dapat semakin menarik bagi investor untuk menempatkan dananya dinpasar modal.

“Semakin banyak perusahaan yang IPO akan membuat pasar modal Indonesia semakin menarik di mata investor, karena semakin banyak saham di BEI maka memudahkan investor melakukan diversifikasi asetnya, tapi dengan asumsi fundamental perusahan positif,” katanya.

Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko PT BEI Fithri Hadi mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk melakukan edukasi mengenai IPO kepada perusahaan-perusahaan nasional.

Dengan melaksanakan IPO, lanjut dia, maka perusahaan dapat meningkatkan modal kerja dalam rangka membiayai pertumbuhan perusahaan.

“Secara upaya kita juga sudah sering melakukan edukasi dan menyampaikan manfaat IPO,” ucapnya.

Baca juga: BEI: Pemahaman pasar modal sebagai alternatif pendanaan masih rendah
Baca juga: Mirae Asset Sekuritas targetkan kawal lima perusahaan IPO

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura berakhir menguat 1,55 persen

Indeks Strait Times naik 48,81 poin atau 1,55 persen menjadi 3.204,52 poin

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura berakhir menguat 1,55 persen pada perdagangan Rabu, karena investor memiliki harapan tinggi atas pelonggaran moneter dari pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis (12/9/2019) dan Federal Reserve AS minggu depan.

Sementara itu, harga minyak mentah stabil dari penurunan sebelumnya setelah American Petroleum Institute melaporkan penurunan stok minyak mentah yang lebih besar dari perkiraan.

Harga minyak turun semalam setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia telah memecat Penasihat Keamanan Nasional John Bolton, salah satu pembantunya paling hawkish yang mendukung sikap keras terhadap Iran.

Maybank-Kim Eng Retail Research mengatakan secara teknis, indeks STI (Strait Times Index) sedang menguji resistensi di 3.190 poin, sementara dukungan sisi bawah terletak di 3.085 poin.

Indeks acuan Singapura STI (Strait Times Index), sebut Xinhua, naik 48,81 poin atau 1,55 persen menjadi 3.204,52 poin, dengan volume perdagangan mencapai 1,45 miliar saham senilai 1,41 miliar dolar Singapura (sekitar 102,23 juta dolar AS). Jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 238 saham terhadap 157 saham.

Di antara yang memperoleh keuntungan tertinggi, Jardine Matheson naik 5,5 persen menjadi 57,70 dolar Singapura, sementara Singapore Airlines menjadi salah satu yang paling merugi dengan jatuh 0,7 persen menjadi 9,03 dolar Singapura. (1 dolar AS sama dengan 1,38 dolar Singapura).

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup 1,78 persen lebih tinggi
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir menguat 0,84 persen
Baca juga: Nikkei Tokyo perpanjang kenaikan beruntun tujuh hari berturut-turut

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham China ditutup lebih rendah untuk hari kedua berturut-turut

Nilai transaksi gabungan saham dalam kedua indeks tersebut menyusut menjadi 642,8 miliar yuan

Beijing (ANTARA) – Saham-saham China ditutup lebih rendah untuk hari kedua berturut-turut pada perdagangan Rabu, terseret oleh sektor minuman keras, setelah sehari sebelumnya menghentikan kenaikan enam hari berturut-turut.

Indikator utama Indeks Komposit Shanghai turun 0,41 persen menjadi berakhir di 3.008,81 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China ditutup melemah 1,12 persen menjadi 9.853,72 poin.

Nilai transaksi gabungan saham dalam kedua indeks tersebut menyusut menjadi 642,8 miliar yuan (sekitar 90,8 miliar dolar AS) dari 696,3 miliar yuan pada hari perdagangan sebelumnya.

Jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 957 saham terhadap 437 saham di bursa Shanghai dan 1.490 saham berbanding 587 saham di bursa Shenzhen.

Pembuat minuman keras mencatat kerugian besar, dengan Wuliangye Yibin Co., Ltd., merek minuman keras terkemuka, merosot 5,82 persen menjadi 129,26 yuan per saham. Kweichow Moutai Co., Ltd., produsen alkohol top China, jatuh 4,83 persen menjadi 1.069,52 yuan.

Melawan tren penurunan, perusahaan-perusahaan di sektor keuangan dan industri batu bara mencatat kinerja yang kuat. Haitong Securities Co, Ltd naik 3,64 persen menjadi 15,67 yuan dan Shanxi Meijin Energy Co, Ltd melonjak pada batas harian 10 persen menjadi 12,09 yuan.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq, kehilangan 1,26 persen menjadi ditutup pada 1.703,54 poin.

Baca juga: Bursa saham China dibuka menguat, indeks Shanghai naik 0,29 persen
Baca juga: Pasar saham China berakhir lebih rendah, hentikan kenaikan enam hari

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup 1,78 persen lebih tinggi

Indeks Hang Seng terangkat 1,78 persen atau 475,38 poin menjadi 27.159,06 poin

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) terangkat 1,78 persen atau 475,38 poin, menjadi 27.159,06 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara terendah 26.705,63 poin hingga tertinggi 27.159,51 poin, dengan nilai transaksi mencapai 89,48 miliar dolar Hong Kong (sekitar 11,41 miliar dolar AS), dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Saham China ditutup lebih rendah untuk hari kedua berturut-turut
Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir menguat 0,84 persen
Baca juga: Nikkei Tokyo perpanjang kenaikan beruntun tujuh hari berturut-turut

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG ditutup menguat seiring potensi perang dagang mereda

Dana asing yang kembali masuk turut mendukung IHSG bergerak di area positif

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu ditutup menguat seiring optimisme pasar mengenai perang dagang berpotensi mereda.

IHSG ditutup menguat 45,28 poin atau 0,71 persen ke posisi 6.381,95. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak 9,68 poin atau 0,98 persen menjadi 1.002,54.

“Sentimen pergerakan pasar saham di BEI masih dipengaruhi oleh sentimen dari luar negri, muncul harapan di kalangan investor bahwa perang dagang akan mereda,” ujar Direktur Utama PT Foster Asset Management Andreas Yasakasih di Jakarta, Rabu.

Ia mengemukakan bahwa Amerika Serikat dan China akan melanjutkan perundingan dagang pada Oktober mendatang.

Di sisi lain, lanjut dia, ekspektasi bank sentral Amerika Serikat (The Fed) akan memangkas tingkat suku bunga acuan dalam pertemuannya bulan ini memicu aliran dana asing masuk kembali ke pasar saham.

“Dana asing yang kembali masuk turut mendukung IHSG bergerak di area positif,” ucapnya.

Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan beli bersih saham atau foreign net buy sebesar Rp238,13 miliar pada Rabu ini (11/9).

Dari dalam negeri, menurut Andreas, sentimennya relatif kondusif. Pemerintah terus mengantisipasi adanya potensi resesi ekonomi, situasi itu membuat kekhawatiran investor terhadap perlambatan ekonomi nasional sedikit mereda.

“Sebagian investor juga memanfaatkan momentum di tengah sentimen dalam negeri yang positif,” katanya.

Ia mengatakan konsumsi rumah tangga yang berkontribusi besar terhadap ekonomi nasional masih akan tumbuh meski sedikit melambat.

Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI sebanyak 629.214 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,74 miliar lembar saham senilai Rp8,85 triliun. Sebanyak 227 saham naik, 180 saham menurun, dan 157 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei menguat 205,66 poin (0,96 persen) ke 21,597,76, indeks Hang Seng menguat 475,38 poin (1,78 persen) ke 27.159,06, dan indeks Straits Times menguat 48,81 poin (1,55 persen) ke posisi 3.204,52.

Baca juga: IHSG bergerak terbatas karena sentimen perang dagang
Baca juga: IHSG dibuka menguat 6,19 poin

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nikkei Tokyo perpanjang kenaikan beruntun tujuh hari berturut-turut

Indeks Nikkei 225 bertambah 205,66 poin atau 0,96 persen menjadi 21.597,76 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indeks saham Nikkei memperpanjang kenaikan beruntunnya menjadi hari ketujuh, karena sentimen investor didukung oleh surutnya kekhawatiran tentang masalah perdagangan.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 205,66 poin atau 0,96 persen, dari tingkat penutupan Selasa (10/9/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.597,76 poin, menandai level penutupan tertinggi sejak 30 Juli.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo berakhir meningkat 25,67 poin atau 1,65 persen, menjadi berakhir di 1.583,66 poin.

Saham-saham pertambangan, perusahaan sekuritas dan yang terkait dengan perbankan paling banyak meraih keuntungan pada penutupan perdagangan.

Baca juga: IHSG ditutup menguat seiring potensi perang dagang mereda
Baca juga: Pasar Australia berakhir menguat didukung saham material dan keuangan

Baca juga: Saham Tokyo dibuka menguat karena masalah perdagangan mereda

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul berakhir menguat 0,84 persen

Indeks KOSPI menguat 0,84 persen atau 17,12 poin menjadi 2.049,20 poin

Seoul (ANTARA) – Bursa saham Seoul berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) menguat 0,84 persen atau 17,12 poin, menjadi 2.049,20 poin.

Volume perdagangan mencapai 421 juta saham senilai 5,9 triliun won (5,0 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.191,0 won terhadap greenback, naik 2,3 won dari tingkat penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Baca juga: IHSG ditutup menguat seiring potensi perang dagang mereda
Baca juga: Nikkei Tokyo perpanjang kenaikan beruntun tujuh hari berturut-turut
Baca juga: Pasar Australia berakhir menguat didukung saham material dan keuangan

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Filipina ditutup 0,49 persen lebih tinggi

Indeks komposit PSE ditutup 0,49 persen lebih tinggi atau 38,42 poin menjadi 7.967,90 poin

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina menguat pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina dengan indeks komposit PSE, ditutup 0,49 persen lebih tinggi atau 38,42 poin menjadi 7.967,90 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks seluruh saham bertambah 18,37 poin atau 0,38 persen, menjadi berakhir di 4.804,82 poin.

Volume perdagangan mencapai 713,50 juta saham senilai 6,66 miliar peso (127,71 juta dolar AS), dengan 119 saham berhasil membukukan keuntungan, 65 saham mengalami kerugian, sementara 58 saham ditutup tidak berubah.

Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir menguat 0,84 persen
Baca juga: Nikkei Tokyo perpanjang kenaikan beruntun tujuh hari berturut-turut
Baca juga: Pasar Australia berakhir menguat didukung saham material dan keuangan

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar Australia berakhir menguat didukung saham material dan keuangan

Indeks acuan S&P/ASX 200 naik 23,90 poin atau 0,36 persen menjadi 6.638,00 poin

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan sektor material dan keuangan mendorong indeks yang lebih luas.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 23,90 poin atau 0,36 persen menjadi 6.638,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 24,10 poin atau 0,36 persen menjadi 6.752,10 poin.

Meskipun terjadi penurunan tajam pada saham-saham sektor kebutuhan pokok konsumen, teknologi informasi dan perawatan kesehatan, kepala strategi CMC Markets, Michael McCarthy mengatakan kepada investor bahwa kenaikan harga bijih besi dan logam industri lainnya semalam telah berhasil mengangkat sentimen para pedagang hari ini.

Di sektor keuangan, sebut Xinhua, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,89 persen, Westpac Bank naik 1,68 persen, National Australia Bank naik 1,09 persen dan ANZ naik 0,85 persen.

Saham-saham pertambangan juga meningkat dengan BHP naik 1,65 persen, Rio Tinto naik 2,29 persen, Fortescue Metals naik 1,98 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,06 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot dengan Woodside Petroleum turun 0,43 persen, Santos jatuh 3,26 persen dan Oil Search turun 0,54 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia melihat hasil yang beragam dengan Wesfarmers naik 0,88 persen dan Woolworths turun 2,79 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah, operator penerbangan nasional Qantas menguat 1,97 persen dan perusahaan biomedis CSL melemah 0,67 persen.

Baca juga: Bursa saham Hong Kong dibuka 0,40 persen lebih tinggi
Baca juga: Bursa Australia dibuka menguat imbas lonjakan saham sektor material

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BEI: Pemahaman pasar modal sebagai alternatif pendanaan masih rendah

Secara upaya kita juga sudah sering melakukan edukasi dan menyampaikan manfaat IPO

Jakarta (ANTARA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa pemahaman pengusaha mengenai pasar modal sebagai alternatif pendanaan selain perbankan relatif masih rendah.

“Ada pasar modal sebagai pendanaan jangka panjang, enterprenuer bisa menggalang dana selain dari sumber konvensional,” kata Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko PT BEI Fithri Hadi usai acara loka karya bertema “Road to Go Public” di Jakarta, Rabu.

Ia mengemukakan salah satu mekanisme untuk meraih pendanaan melalui pasar modal yakni dengan menawarkan sebagian sahamnya ke publik atau “initial public offering” (IPO).

Ia mengatakan pihaknya akan terus berupaya untuk melakukan edukasi mengenai IPO kepada perusahaan-perusahaan nasional. Dengan melaksanakan IPO maka perusahaan dapat meningkatkan modal kerja dalam rangka membiayai pertumbuhan perusahaan.

IPO, lanjut dia, juga dapat meningkatkan nilai ekuitas perusahaan sehingga perusahaan memiliki struktur pemodalan yang optimal.

“Secara upaya kita juga sudah sering melakukan edukasi dan menyampaikan manfaat IPO,” ucapnya.

Menurut data BEI per 6 September 2019, jumlah perusahaan yang telah mencatatkan saham di BEI mencapai 648 perusahaan.

Sementara itu, Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina mengatakan bahwa pihaknya juga terus berupa mendorong sejumlah perusahaan melakukan IPO, salah satunya bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Yayasan Global CEO Indonesia (CEO Indonesia).

“Kami siap mendampingi perusahaan-perusahaan dengan menyediakan jasa penasihat keuangan maupun mempersiapkan rencana strategis, serta mendampingi persiapan IPO,” katanya.

Di sisa tahun ini, lanjut dia, MNC Sekuritas akan mendampingi tiga perusahaan yang akan melaksanakan IPO. Perusahaan itu berasal dari sektor properti, perusahaan sektor jasa pengeboran minyak, dan perusahaan pupuk.

“Dana yang akan dihimpun perusahaan-perusahaan itu bervariasi, yakni Rp300 miliar hingga Rp500 miliar,” katanya.

Pada 2020, ia mengatakan, terdapat dua perusahaan yang telah merencanakan untuk melakukan IPO.

Baca juga: BEI tunjuk Axetrading kembangkan layanan perdagangan pasar alternatif

Baca juga: BEI: “public expose” dorong ketertarikan calon investor
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

MNC Sekuritas siap dorong perusahaan IPO

Minat perusahaan untuk mencatatkan saham di BEI mengalami peningkatan setiap tahunnya

Jakarta (ANTARA) – PT MNC Sekuritas siap mendorong sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Yayasan Global CEO Indonesia (CEO Indonesia) untuk mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia melalui mekanisme penawaran umum perdana (initial public offering/IPO).

Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina di Jakarta, Rabu mengatakan melalui Divisi Investment Banking pihaknya siap mendampingi perusahaan-perusahaan dengan menyediakan jasa penasihat keuangan maupun mempersiapkan rencana strategis, serta mendampingi persiapan IPO.

“Minat perusahaan untuk mencatatkan saham di BEI mengalami peningkatan setiap tahunnya. Peluang itu akan kita tangkap sehingga turut menjadikan Indonesia sebagai negara di Asia dengan jumlah emiten yang banyak,” kata Susy usai acara lokakarya bertema “Road to Go Public”.

Menurut data BEI per 6 September 2019, jumlah perusahaan yang telah mencatatkan saham di BEI mencapai 648 perusahaan.

Sementara itu, Direktur BEI Fithri Hadi menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik MNC Sekuritas yang menggandeng CEO Indonesia untuk mendorong perusahaan-perusahaan melakukan IPO.

“Secara upaya kita juga sudah sering menyampaikan manfaat dan tata cara IPO,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, CEO Indonesia juga meluncurkan aplikasi mobile bernama CEO Indonesia yang ditujukan sebagai sarana komunikasi antar anggota, memudahkan sistem registrasi calon anggota, serta sebagai wadah kolaborasi penyelenggaraan acara atau program bagi komunitas.

CEO Indonesia berawal dari komunitas di WhatsApp Group pada tahun 2016 telah berdiri secara resmi sebagai yayasan sejak tahun 2017. CEO Indonesia merupakan wadah beranggotakan Direktur dan Komisaris dari perusahaan-perusahaan di Indonesia. Hingga tahun 2019, CEO Indonesia tercatat sudah memiliki sekitar 900 anggota.

Sejalan dengan visi misinya untuk menjadi perhimpunan pemimpin perusahaan yang membangun negeri, CEO Indonesia juga aktif menggelar pelatihan serta kolaborasi antar anggota, sehingga perusahaan-perusahaan yang dipimpin anggotanya mampu berkembang dan memberi kontribusi positif bagi perekonomian bangsa.

Baca juga: Empat perusahaan bareng melantai di pasar modal
Baca juga: Tiga perusahaan resmi melantai di BEI

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul dibuka bertambah 0,59 persen

Seoul (ANTARA) – Bursa Seoul dibuka menguat pada Rabu pagi, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) bertambah 0,59 persen atau 11,97 poin, menjadi 2,044,05 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip di 1.190,80 won terhadap dolar AS, naik 2,50 won dari tingkat penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dolar AS di Tokyo diperdagangkan di sekitar paruh tengah 107 yen

Tokyo (ANTARA) – Kurs dolar AS berpindah tangan di sekitar level paruh tengah 107 yen dalam transaksi awal di Tokyo pada Rabu pagi, sebagian besar sejalan dengan levelnya di New York semalam (Selasa).

Ketika pasar dibuka di Tokyo, dolar dikutip pada 107,59-60 yen, dibandingkan dengan 107,49-59 yen di New York dan 107,32-33 yen di Tokyo pada Selasa (10/9/2019) pukul 17.00 waktu setempat.

Sementara euro diambil pada 1,1047-1052 dolar dan 118,85-86 yen terhadap 1,1039-1049 dolar dan 118,68-78 yen di New York, serta 1,1045-1046 dolar dan 118,54-58 yen pada perdagangan Selasa sore (10/9/2019) di Tokyo.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong dibuka 0,40 persen lebih tinggi

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Rabu pagi, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI)
bertambah 0,40 persen atau 106,96 poin, menjadi diperdagangkan di 26.790,64 poin.

Indeks HSI naik tipis 0,01 persen atau 2,28 poin menjadi 26.683,68 poin pada penutupan perdagangan Selasa (10/9/2019), dengan nilai transaksi mencapai 75,24 miliar dolar Hong Kong (sekitar 9,60 miliar dolar AS).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo dibuka menguat karena masalah perdagangan mereda

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Rabu pagi, karena meskipun Wall Street memberikan dukungan negatif sentimen investor didukung oleh meredanya masalah perdagangan.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 53,35 poin,atau 0,25 persen, dari tingkat penutupan Selasa (10/9/2019), menjadi diperdagangkan di 21.445,45 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo naik 6,85 poin atau 0,44 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.564,84 poin.

Saham-saham yang terkait dengan bank, pertambangan, serta produk-produk minyak dan batu bara paling banyak mencatat kenaikan pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), dengan tiga indeks utama mencatat sedikit perubahan karena pasar ditarik kembali oleh penurunan harga saham sektor saham teknologi.

Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 73,92 poin atau 0,28 persen, menjadi berakhir di 26.909,43 poin. Indeks S&P 500 naik tipis 0,96 poin atau 0,03 persen, menjadi ditutup di 2.979,39 poin. Indeks Komposit Nasdaq sedikit melemah 3,28 poin atau 0,04 persen, menjadi berakhir di 8.084,16 poin.
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China berakhir lebih rendah, hentikan kenaikan enam hari

Indikator Shanghai kehilangan 0,12 persen menjadi berakhir di 3.021,2 poin

Beijing (ANTARA) – Saham-saham China ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa, menghentikan kenaikan enam hari berturut-turut, dengan sektor industri rami dan penanaman pertanian memimpin kenaikan.

Indikator utama Indeks Komposit Shanghai kehilangan 0,12 persen menjadi berakhir di 3.021,2 poin, sedangkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China ditutup melemah 0,37 persen menjadi 9.964,93 poin.

Nilai transaksi gabungan saham dalam kedua indeks menyusut menjadi 696,3 miliar yuan (sekitar 98,3 miliar dolar AS) dari 716 miliar yuan pada hari perdagangan sebelumnya.

Jumlah saham turun lebih banyak daripada yang naik sebanyak 706 saham terhadap 685 saham di bursa Shanghai, serta jumlah yang naik lebih banyak daripada yang turun sebanyak 1.051 saham terhadap 982 saham di bursa Shenzhen.

Perusahaan-perusahaan di sektor industri rami sebagian besar menguat, dengan harga saham Sanlux Co, Ltd melonjak pada batas harian 10 persen menjadi ditutup pada 6,34 yuan per saham.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq, kehilangan 0,46 persen menjadi ditutup pada 1.725,31 poin.

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup 0,01 persen lebih tinggi
Baca juga: Bursa saham Filipina ditutup melemah 0,39 persen
Baca juga: Pasar Aussie turun terseret saham kesehatan, industri, dan teknologi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia berakhir melemah 0,54 persen

Indeks KLCI melemah 0,54 persen atau 8,62 poin menjadi 1.595,85 poin

Kuala Lumpur (ANTARA) – Bursa saham Malaysia berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) melemah 0,54 persen atau 8,62 poin, menjadi 1.595,85 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Emas berkurang 0,35 persen atau 39,93 poin, menjadi ditutup pada 11.241,79 poin.

Sebanyak 345 saham berhasil mengantongi keuntungan, 458 saham mengalami kerugian dan 356 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi meningkat menjadi 2,19 miliar saham senilai 1,93 miliar ringgit Malaysia (462,83 juta dolar AS), dibandingkan dengan 1,67 miliar saham senilai 1,44 miliar ringgit Malaysia (340,36 juta dolar AS) pada Jumat lalu (6/9/2019).

Baca juga: Pasar saham China berakhir lebih rendah, hentikan kenaikan enam hari
Baca juga: Bursa saham Filipina ditutup melemah 0,39 persen
Baca juga: Pasar Aussie turun terseret saham kesehatan, industri, dan teknologi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina ditutup melemah 0,39 persen

Indeks komposit PSE, melemah 0,39 persen atau 30,64 poin, menjadi 7.929,48 poin

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, melemah 0,39 persen atau 30,64 poin, menjadi 7.929,48 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks seluruh saham turun 12,86 poin atau 0,27 persen, menjadi berakhir di 4.786,45 poin.

Volume perdagangan mencapai 613,73 juta saham senilai 5,22 miliar peso (100,78 juta dolar AS), dengan 91 saham berhasil membukukan keuntungan, 92 saham mengalami kerugian, sementara 56 saham ditutup tidak berubah.

Baca juga: IHSG ditutup menguat seiring naiknya bursa saham Asia
Baca juga: Pasar Aussie turun terseret saham kesehatan, industri, dan teknologi
Baca juga: Nikkei berakhir di level tertinggi enam minggu ditopang pelemahan yen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup 0,01 persen lebih tinggi

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) naik tipis 0,01 persen atau 2,28 poin, menjadi 26.683,68 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara terendah 26.634,47 poin hingga tertinggi 26.870,77 poin, dengan nilai transaksi mencapai 75,24 miliar dolar Hong Kong (sekitar 9,60 miliar dolar AS).

Baca juga: Bursa saham Hong Kong dibuka 0,56 persen lebih tinggi
Baca juga: Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng ditutup turun 9,36 poin
Baca juga: Bursa Hong Kong menguat, indeks Hang Seng dibuka naik 0,20 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar Aussie turun terseret saham kesehatan, industri, dan teknologi

Indeks acuan S&P/ASX 200 turun 33,90 poin atau 0,51 persen menjadi 6.614,10 poin

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Aussie berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa, karena penurunan tajam di sektor kesehatan, industri, dan teknologi informasi yang menyeret pasar secara keseluruhan.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 33,90 poin atau 0,51 persen menjadi 6.614,10 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 32,10 poin atau 0,47 persen menjadi 6.728,00 poin, sebut Xinhua.

Meskipun kenaikan 1,0 persen dalam harga minyak semalam melihat saham-saham energi Australia melonjak, di pasar secara keseluruhan tidak banyak yang membuat investor bersemangat.

Selain dari beberapa kenaikan moderat di sektor keuangan, sektor lainnya berakhir hari lebih rendah.

Bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,10 persen, Westpac Bank naik 0,94 persen, National Australia Bank naik 1,61 persen dan ANZ naik 0,11 persen.

Saham-saham pertambangan melihat hasil yang beragam dengan BHP naik 0,53 persen, Rio Tinto turun 0,30 persen, Fortescue Metals naik 1,66 persen dan penambang emas Newcrest jatuh 3,96 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melonjak dengan Oil Search naik 3,79 persen, Santos terangkat 4,07 persen dan Woodside Petroleum bertambah 1,89 persen.

Supermarket terbesar di Australia bervariasi dengan Coles Group naik 0,41 persen dan Woolworths turun 0,71 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra merosot 1,11 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas merosot 1,77 persen dan perusahaan biomedis CSL jatuh 2,73 persen.

Baca juga: Nikkei berakhir di level tertinggi enam minggu ditopang pelemahan yen
Baca juga: IHSG diprediksi cenderung melemah hari ini, dipicu aksi ambil untung
Baca juga: Bursa saham Australia rontok, terseret sektor teknologi dan kesehatan

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nikkei berakhir di level tertinggi enam minggu ditopang pelemahan yen

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa, dengan indeks acuan Nikkei berakhir di level tertinggi enam minggu karena sentimen investor didukung oleh melemahnya yen terhadap dolar AS yang mengangkat para eksportir dan mendorong pasar lebih luas.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 73,68 poin atau 0,35 persen, dari tingkat penutupan Senin (9/9/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.392,10 poin, menandai level penutupan tertinggi sejak 1 Agustus.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo menambahkan 6,88 poin atau 0,44 persen, menjadi berakhir pada 1.557,99 poin.

Saham-saham yang berorientasi pada bank, besi dan baja, dan sekuritas paling banyak mencatat keuntungan pada saat penutupan perdagangan.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka naik didukung mundurnya yen terhadap dolar AS

Baca juga: Yen melemah, dolar diperdagangkan pada paruh bawah 107 yen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Minyak naik di Asia dipicu harapan perpanjangan pengurangan produksi

Pilar kebijakan Arab Saudi tidak akan berubah dan kesepakatan global untuk memotong produksi minyak sebesar 1,2 juta barel per hari akan dipertahankan.

Tokyo (ANTARA) – Minyak berjangka naik di perdagangan Asia pada Selasa pagi, berpotensi menuju kenaikan hari kelima, di tengah optimisme bahwa OPEC dan negara-negara lain mungkin setuju untuk memperpanjang pengurangan produksi dalam upaya mendukung harga.

Minyak mentah berjangka Brent naik 42 sen atau 0,7 persen menjadi diperdagangkan di 63,01 dolar AS per barel pada pukul 01.04 GMT (08.04 WIB), sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan 46 sen atau 0,8 persen lebih tinggi pada 58,31 dolar AS per barel.

Minyak AS naik lebih dari dua persen pada Senin (9/9/2019), sementara Brent menyelesaikan hari itu 1,7 persen lebih tinggi karena pasar bereaksi terhadap penunjukan Raja Saudi atas putranya, Pangeran Abdulaziz bin Salman sebagai Menteri Energi pada Minggu (8/9/2019).

Pangeran Abdulaziz, anggota lama delegasi Saudi untuk Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), mengatakan pilar kebijakan Arab Saudi tidak akan berubah dan kesepakatan global untuk memotong produksi minyak sebesar 1,2 juta barel per hari akan dipertahankan.

Dia menambahkan bahwa apa yang disebut aliansi OPEC+ antara OPEC dan negara-negara non-anggota termasuk Rusia akan berlaku untuk jangka panjang.

Pertemuan negara-negara OPEC dan OPEC+ minggu ini di Abu Dhabi “membangkitkan harapan untuk pengurangan pasokan tambahan,” kata Stephen Innes, ahli strategi pasar Asia Pasifik di AxiTrader.

Namun, produksi minyak Rusia pada Agustus melebihi kuota berdasarkan perjanjian OPEC+.

Jika harga minyak berakhir pada Selasa lebih tinggi, itu akan menjadi kenaikan terpanjang sejak akhir Juli, tetapi headwinds tetap terjadi karena perang perdagangan Amerika Serikat dan China terus berlanjut.

Para eksekutif di Konferensi Perminyakan Asia Pasifik tahunan mengatakan pada Senin (9/9/2019) bahwa mereka memperkirakan harga minyak tahun ini akan ditekan oleh ketidakpastian seputar ekonomi global, perang perdagangan AS-China dan meningkatnya pasokan AS.
Baca juga: Harga minyak naik, setelah Putra Raja Salman tegaskan kurangi produksi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG diprediksi cenderung melemah hari ini, dipicu aksi ambil untung

Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak cenderung melemah dipicu oleh aksi profit taking…

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa diprediksi cenderung bergerak melemah, salah satunya dipicu aksi ambil untung.

IHSG dibuka menguat 5,51 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.331,73. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 1,47 poin atau 0,15 persen menjadi 991,44.

“Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak cenderung melemah dipicu oleh aksi profit taking dan aksi jual investor asing yang masih berlanjut,” kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi di Jakarta, Selasa.

Di awal pekan, mayoritas bursa saham Asia ditutup menguat. Investor terus menimbang serangkaian stimulus baru yang diharapkan oleh bank sentral dunia.

Pada Jumat (13/9), bank sentral China (People’s Bank of China) mengatakan akan memangkas jumlah uang tunai yang harus dimiliki bank sebagai cadangan ke level terendah sejak 2007, untuk menyuntikkan likuiditas ke dalam ekonomi karena perang perdagangan dengan AS membebani pertumbuhan.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 62,95 poin (0,3 persen) ke 21.381,37, Indeks Hang Seng menguat 27,48 poin atau 0,1 persen ke 26.708,88, dan Indeks Straits Times menguat 13,85 poin (0,44 persen) ke posisi 3.160,18.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Selasa pagi dibuka menguat 5,51 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa dibuka menguat 5,51 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.331,73.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,47 poin atau 0,15 persen menjadi 991,44.

Baca juga: Wall Street ditutup beragam, investor optimis penurunan bunga Fed

Baca juga: Harga emas turun 3 hari beruntun, dipicu kenaikan yield obligasi AS

Baca juga: Harga minyak naik, setelah Putra Raja Salman tegaskan kurangi produksi

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China dibuka menguat menuju kenaikan hari ketujuh

Beijing (ANTARA) – Saham-saham China dibuka menguat pada perdagangan Selasa pagi, menuju kenaikan hari ketujuh setelah sehari sebelumnya ditutup lebih tinggi untuk hari keenam berturut-turut.

Indikator utama Indeks Komposit Shanghai dibuka sedikit bertambah 0,09 persen menjadi diperdagangkan pada 3.027,41 poin, sedangkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China dibuka 0,04 persen lebih tinggi pada 10.005,81 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq menguat tipis 0,02 persen menjadi diperdagangkan pada 1.733,63 poin.

Indeks ChiNext bersama dengan Indeks Komponen Shenzhen dan Indeks Papan SME (perusahaan kecil dan menengah) Shenzhen, mencerminkan kinerja saham yang tercatat di Bursa Efek Shenzhen.
Baca juga: Pasar saham China ditutup naik untuk hari keenam berturut-turut

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul menguat, Indeks KOSPI dibuka naik 0,36 persen

Seoul (ANTARA) – Bursa saham Seoul dibuka lebih tinggi pada Selasa pagi, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik 0,36 persen atau 7,28 poin, menjadi 2.026,83 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.192,0 won terhadap dolar AS, naik 1,0 won dari tingkat penutupan perdagangan sehari sebelumnya.

Indeks KOSPI naik 10,42 poin atau 0,52 persen menjadi 2.019,55 poin pada penutupan perdagangan Senin (9/9/2019), dengan volume perdagangan mencapai 503 juta saham senilai 4,3 triliun won (3,6 miliar dolar AS).

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Wall Street ditutup beragam, investor optimis penurunan bunga Fed

Baca juga: Harga emas turun 3 hari beruntun, dipicu kenaikan yield obligasi AS

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Australia rontok, terseret sektor teknologi dan kesehatan

Aksi jual di pasar obligasi menjadi perhatian utama dalam perdagangan semalam

Sydney (ANTARA) – Bursa saham Aussie melemah pada awal perdagangan Selasa pagi, karena penurunan sektor teknologi dan layanan kesehatan sangat membebani dan mengimbangi kenaikan di sektor energi.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 14,60 poin atau 0,22 persen menjadi diperdagangkan di 6.633,40 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 13,50 poin atau 0,20 persen pada 6.746,60 poin.

“Aksi jual di pasar obligasi menjadi perhatian utama dalam perdagangan semalam. Obligasi yang bertenor lebih lama terpukul, membatalkan inversi kurva hasil yang banyak dibahas,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

“Pasar energi dan logam industri pilihan adalah penerima manfaat utama dalam pembalikan tren baru-baru ini. Mata uang komoditas ditambahkan ke kenaikan baru-baru ini. Saham-saham bervariasi, mungkin karena keuntungan ‘penggerak pertama’ selama sesi sebelumnya.”

Saham-saham kesehatan dan teknologi informasi adalah beban terbesar di pasar yang mengimbangi kenaikan kuat di sektor energi.

Di sektor keuangan, saham bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,53 persen, ANZ naik 0,74 persen, National Australia Bank naik 1,32 persen dan Westpac Bank naik 0,76 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi dengan BHP naik 1,07 persen, Rio Tinto naik 0,62 persen, dan Fortescue Metals naik 2,90 persen, namun penambang emas Newcrest jatuh 3,50 persen.

Saham produsen-produsen minyak dan gas menguat dengan Oil Search naik 1,54 persen, Santos naik 2,30 persen dan Woodside Petroleum naik 1,26 persen.

Saham supermarket terbesar Australia bervariasi dengan Coles turun 0,10 persen dan Woolworths naik 0,29 persen.

Sementara itu saham raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,83 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas kehilangan 1,37 persen dan perusahaan biomedis CSL jatuh 2,13 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Seoul menguat, Indeks KOSPI dibuka naik 0,36 persen

Baca juga: Wall Street ditutup beragam, investor optimis penurunan bunga Fed

Baca juga: Harga emas turun 3 hari beruntun, dipicu kenaikan yield obligasi AS

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Regulator bursa AS peringatkan utang perusahaan dan risiko pasar

Itu angka-angka yang harus menarik perhatian kita

Washington (ANTARA) – Ketua regulator pasar Amerika Serikat pada Senin (9/9/2019) mengeluarkan peringatan atas risiko-risiko pasar, termasuk meningkatnya utang perusahaan, penarikan Inggris dari Uni Eropa, dan transisi jauh dari tingkat suku bunga pinjaman utama.

Ketua Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) Jay Clayton mengatakan pada audiensi di New York bahwa ia sangat prihatin dengan pertumbuhan utang perusahaan-perusahaan, yang katanya telah dipupuk dalam satu dekade kebijakan moneter yang akomodatif.

Di Amerika Serikat, utang perusahaan-perusahaan mencapai hampir 10 triliun dolar AS, hampir 50 persen dari PDB, katanya.

“Itu angka-angka yang harus menarik perhatian kita,” kata Clayton.

Pasar obligasi korporasi AS, yang terbesar di dunia, telah menawarkan tingkat pengembalian yang kuat, terutama bagi investor asing, walaupun Clayton menambahkan ada tanda-tanda bahwa pengembalian itu mungkin melambat.

“Kita harus menyadari apa yang dikatakan harga dan pergerakan harga di pasar utang korporasi. Misalnya, berdasarkan total pengembalian, sisi atas menjadi lebih terbatas sementara sisi negatifnya belum membaik.”

Dia menambahkan bahwa SEC bersama dengan regulator lainnya harus memantau aliran masuk dan keluar dari dana-dana kredit, dan karakteristik portofolio termasuk konsentrasi, likuiditas dan leverage.

Clayton juga mengatakan bank-bank AS harus menilai eksposur mereka pada tingkat penawaran antar bank London, yang dikenal sebagai Libor, menjelang tenggat waktu 2021 untuk transisi dari suku bunga pinjaman. Dia mengatakan bahwa industri harus memutuskan bagaimana secara aktif mengelola risiko-risiko itu.

Mantan pengacara Wall Street itu, juga menandai risiko-risiko potensial yang dipicu oleh perceraian Inggris yang berpotensi berantakan dari Uni Eropa tanpa masa transisi. Dia mengatakan lembaganya sedang menyusun rencana untuk menanggapi setiap dampak potensial dari “Brexit tanpa kesepakatan,” tetapi bahwa perusahaan-perusahaan juga memiliki peran yang harus disiapkan untuk kejatuhan itu.

“Saya mendorong penerbit, perusahaan jasa keuangan, dan pelaku pasar lainnya untuk melawan rasa puas diri dan kelelahan yang endemik terhadap situasi jenis ini. Saya mendorong Anda untuk terus mempersiapkan diri — dan memberi tahu investor Anda tentang — dampak potensial Brexit.”

Baca juga: Wall Street ditutup beragam, investor optimis penurunan bunga Fed

Baca juga: Kristalina Georgieva bakal jadi kandidat tunggal ketua IMF

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong dibuka 0,56 persen lebih tinggi

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Selasa pagi, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,56 persen atau 150,58 poin.menjadi diperdagangkan di 26.831,98 poin.

Indeks HSI sedikit melemah 0,04 persen atau 9,36 poin menjadi 26.681,4 poin pada penutupan perdagangan Senin (9/9/2019), setelah bergerak antara 26.609,65 poin hingga 26.807,86 poin, dengan nilai transaksi mencapai 72,40 miliar dolar Hong Kong (sekitar 9,23 miliar dolar AS).
Baca juga: Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng ditutup turun 9,36 poin

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo dibuka naik didukung mundurnya yen terhadap dolar AS

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Selasa pagi, karena mundurnya yen terhadap dolar AS mengangkat saham-saham eksportir dan membantu menguatkan pasar yang lebih luas.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik 79,83 poin atau 0,37 persen, dari tingkat penutupan Senin (9/9/2019) menjadi diperdagangkan di 21.398,25 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo menambahkan 6,71 poin atau 0,43 persen menjadi diperdagangkan pada 1.557,82 poin.

Saham-saham produk minyak dan batu bara, besi dan baja, serta yang terkait dengan bank paling banyak memperoleh keuntungan pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.
Baca juga: Saham Tokyo berakhir naik didukung ekspektasi penurunan suku bunga AS

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street ditutup beragam, investor optimis penurunan bunga Fed

Kewajiban kami adalah menggunakan alat kami untuk mendukung ekonomi, dan itulah yang akan terus kami lakukan

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street beragam pada penutupan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena pasar terbebani oleh penurunan saham-saham perawatan kesehatan, namun didukung oleh optimisme investor tentang potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 38,05 poin atau 0,14 persen, menjadi berakhir di 26.835,51 poin. Indeks S&P 500 turun tipis 0,28 poin atau 0,01 persen, menjadi ditutup di 2.978,43 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 15,64 poin atau 0,19 persen, menjadi berakhir di 8.087,44 poin.

Saham AT&T naik hampir 1,5 persen, setelah hedge fund A.E Elliott Management mengambil saham sebesar 3,2 miliar dolar AS di raksasa telekomunikasi Amerika Serikat itu.

Elliott Management mengatakan dalam suratnya kepada AT&T bahwa mereka berencana untuk membantu perusahaan telekomunikasi “meningkatkan bisnisnya dan mewujudkan peningkatan bersejarah dalam nilainya.”

Lebih dari setengah dari 30 saham-saham unggulan atau blue-chips di Dow memperpanjang kenaikan di sekitar bel penutupan perdagangan, dengan saham barometer perdagangan Caterpillar yang banyak dipantau naik lebih dari 3,7 persen, berkinerja terbaik dalam penghitungan.

Sektor kesehatan mencatat kerugian terbesar 0,92 persen di sekitar penutupan pasar, memimpin di antara enam sektor yang turun dari 11 sektor utama S&P 500.

Investor telah mencerna pidato terakhir oleh Ketua Federal Reserve  Jerome Powell pada Jumat (6/9/2019), yang mengirimkan sinyal optimis bahwa The Fed akan terus mengambil tindakan untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral AS akan terus bertindak “sesuai” untuk mempertahankan ekspansi ekonomi AS, yang memicu harapan untuk penurunan suku bunga lebih lanjut.

“Kewajiban kami adalah menggunakan alat kami untuk mendukung ekonomi, dan itulah yang akan terus kami lakukan,” kata Powell di Universitas Zurich. “Kami jelas pada saat di mana ada berbagai pandangan.”

Saham-saham AS membukukan kenaikan mingguan pada minggu lalu, karena sentimen investor didorong oleh berita bahwa China dan Amerika Serikat sepakat untuk bersama-sama menciptakan kondisi yang menguntungkan untuk pembicaraan perdagangan pada Oktober. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Harga emas turun 3 hari beruntun, dipicu kenaikan yield obligasi AS

Baca juga: IHSG ditutup menguat, dipicu tensi perang dagang mereda

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Spanyol menguat, Indeks IBEX-35 ditutup naik 20,50 poin

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin (9/9/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid naik 0,23 persen atau 20,50 poin, menjadi 9.010,60 poin setelah dibuka di 8.990,10 poin, kembali di atas level 9.000 poin yang telah hilang pada Agustus.

Sebanyak 21 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks IBEX-35 berhasil membukukan kenaikan harga.

Bank tabungan Banco Sabadell meraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melonjak 4,36 persen.

Disusul oleh saham kelompok perusahaan jaringan hotel Melia Hotels International yang meningkat sebesar 3,48 persen, serta saham bank tabungan lainnya Caixabank naik sebesar 3,28 persen.

Di sisi lain, perusahaan telekomunikasi Cellnex Telecom mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh sebesar 3,72 persen.

Diikuti oleh saham penyedia layanan kesehatan Grifols Clase A yang merosot 2,18 persen, serta perusahaan penyedia energi Iberdrola turun 2,10 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Jerman menguat, Indeks DAX-30 berakhir naik 34,37 poin

Baca juga: Bursa saham Prancis melemah, Indeks CAC-40 ditutup turun 15,02 poin

Baca juga: IHSG ditutup menguat, dipicu tensi perang dagang mereda

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga emas turun 3 hari beruntun, dipicu kenaikan yield obligasi AS

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh untuk hari ketiga berturut-turut pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena kenaikan imbal hasil atau yield obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) membebani daya tarik aset-aset safe haven logam mulia.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun 4,4 dolar AS atau 0,29 persen, menjadi ditutup pada 1.511,1 dolar AS per ounce.

Imbal hasil surat utang pemerintah AS meningkat pada perdagangan Senin (9/9/2019), dengan imbal hasil obligasi 10-tahun AS naik 6 basis poin menjadi 1,6114 persen. Meningkatnya imbal hasil obligasi dapat menumpulkan kilau emas.

Namun, penurunan emas berjangka dibatasi oleh greenback yang lebih lemah. Indeks dolar AS, yang mengukur dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya turun 0,16 persen menjadi 98,23 pada pukul 17.30 GMT sesaat sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS melemah maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 4,8 sen atau 0,26 persen menjadi ditutup pada 18,167 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 5,8 dolar AS atau 0,61 persen, menjadi menetap pada 952,7 dolar AS per ounce.

Pada perdagangan akhir pekan lalu emas berjangka turun untuk sesi kedua berturut-turut, setelah Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell menawarkan pandangan positif tentang ekonomi Amerika Serikat, memperlemah permintaan terhadap aset-aset safe haven seperti logam mulia.

Dalam pidatonya pada Jumat (6/9/2019), Powell mengatakan laporan pekerjaan merupakan pertanda kekuatan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja. Dia juga mengatakan prospek ekonomi tetap menguntungkan dan Federal Reserve “tidak memperkirakan atau mengharapkan resesi.” Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Spanyol menguat, Indeks IBEX-35 ditutup naik 20,50 poin

Baca juga: Bank Mandiri prediksi kurs rupiah berkisar Rp14.200 hingga akhir 2019

Baca juga: Rupiah menguat tajam, kian dekati Rp14.000 akibat sentimen positif

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Prancis melemah, Indeks CAC-40 ditutup turun 15,02 poin

Paris (ANTARA) –  Bursa saham Prancis ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (9/9), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris melemah 0,27 persen atau 15,02 poin, menjadi 5.588,97 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC-40 tercatat 21 saham mengalami penurunan harga.

Produsen minuman suling Prancis Pernod Ricard menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya kehilangan 3,49 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan farmasi multinasional Prancis Sanofi yang merosot 2,86 persen, serta perusahaan perangkat lunak Eropa Dassault Systems turun 2,47 persen.

Sementara itu, kelompok perusahaan perbankan Prancis Societe Generale melonjak 4,10 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh perusahaan produsen mobil Prancis Peugeot yang terangkat 3,48 persen, dan kelompok perusahaan keuangan internasional Prancis BNP Paribas naik 2,97 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG ditutup menguat, dipicu tensi perang dagang mereda
 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Jerman menguat, Indeks DAX-30 berakhir naik 34,37 poin

Frankfurt (ANTARA) – Bursa saham Jerman berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin (9/9/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 0,28 persen atau 34,37 poin, menjadi 12.226,10 poin.

Perusahaan bahan bangunan multinasional Jerman HeidelbergCement meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terangkat 3,66 persen.

Disusul oleh saham perusahaan pemasok komponen otomotif Continental dan kelompok perusahaan perbankan Jerman Deutsche Bank, yang masing-masing naik sebesar 3,56 persen dan 3,01 persen.

Di sisi lain, perusahaan asosiasi pengembang perumahan Vonovia mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 2,54 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan perawatan pribadi Beiersdorf dan perusahaan farmasi Merck, yang masing-masing berkurang sebesar 2,28 persen dan 2,20 persen.

Perusahaan produsen otomotif Volkswagen adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 168,5 juta euro (185,8 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Prancis melemah, Indeks CAC-40 ditutup turun 15,02 poin

Baca juga: IHSG ditutup menguat, dipicu tensi perang dagang mereda

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks FTSE-100 Inggris ditutup berkurang 0,64 persen

Rentokil Initial, sebuah perusahaan layanan bisnis, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips …

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (9/9/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London berkurang 0,64 persen atau 46,53 poin menjadi 7.235,81 poin.

Rentokil Initial, sebuah perusahaan layanan bisnis, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips dengan harga sahamnya jatuh 3,59 persen.

Diikuti oleh saham AstraZeneca, perusahaan farmasi dan biofarmasi multinasional, yang merosot 3,46 persen, serta Coca-Cola HBC AG, jangkar botol Coca-Cola, turun 3,42 persen.

Sementara itu, Aviva, sebuah perusahaan asuransi multinasional Inggris, terangkat 2,86 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham Carnival, operator pelayaran Inggris-Amerika yang saat ini merupakan perusahaan perjalanan wisata terbesar di dunia, serta perusahaan perbankan Royal Bank of Scotland Group, yang keduanya naik 2,50 persen.
Baca juga: Bursa saham Inggris ditutup lebih tinggi naik 0,15 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Investor pasar modal di Yogyakarta terus tumbuh, 35 persen milenial

Yogyakarta (ANTARA) – Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY menyebutkan jumlah investor pasar modal di Yogyakarta hingga Agustus 2019 mencapai 42.978 investor atau naik 18,24 persen dibandingkan periode yang sama pada 2018 sebanyak 36.347 investor.

“Terjadi kenaikan sebesar 6.631 investor selama Agustus 2018 sampai Agustus 2019,” kata Kepala Kantor Perwakilan BEI DIY Irfan Noor Riza di Yogyakarta, Senin.

Menurut Irfan, dari total 42.978 investor di DIY, 35 persen di antaranya merupakan investor milenial atau investor muda. Biasanya mereka adalah mahasiswa.

Ia mengatakan terus meningkatnya jumlah investor pasar modal di Yogyakarta menandakan semakin banyak masyarakat di daerah setempat yang melek pasar modal.

Hal itu, menurut dia, merupakan buah dari edukasi yang terus digencarkan Bursa Efek Indonesia (BEI) DIY melalui Sekolah Pasar Modal (SPM) di Kantor BEI DIY.

“Sekolah Pasar Modal yang tadinya kami selenggarakan hanya satu kali dalam sebulan di kantor kami, dalam dua tahun terakhir ini menjadi lima sampai enam kali sebulan. Karena memang animo masyarakat cukup banyak yang ingin ikut program ini, sekaligus membuka rekening efek,” kata dia.

Selain di Kantor BEI DIY, menurut Irfan, edukasi pasar modal juga terus digencarkan bersama 36 Galeri Investasi (GI) yang tersebar di sejumlah kampus di DIY. BEI juga menggandeng Galeri Investasi untuk mengedukasi kalangan mahasiswa melalui Sekolah Pasar Modal.

“Bergandengan tangan dengan berbagai pihak juga kami lakukan untuk bikin edukasi bersama ini, sehingga harapan kami jumlah investor DIY bisa bertumbuh, dapat terwujud,” kata dia.

Baca juga: IHSG ditutup menguat, dipicu tensi perang dagang mereda

Baca juga: Rupiah menguat tajam, kian dekati Rp14.000 akibat sentimen positif

Baca juga: Bank Mandiri prediksi kurs rupiah berkisar Rp14.200 hingga akhir 2019

Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China ditutup naik untuk hari keenam berturut-turut

Indeks Shanghai menguat 0,84 persen menjadi 3.024,74 poin

Beijing (ANTARA) – Saham-saham China ditutup lebih tinggi pada Senin, memperpanjang reli untuk hari keenam berturut-turut dengan sektor peralatan komunikasi dan internet of things (IOT) memimpin kenaikan.

Indikator utama Indeks Komposit Shanghai menguat 0,84 persen menjadi berakhir di 3.024,74 poin, sedangkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China ditutup meningkat 1,82 persen menjadi 10.001,93 poin.

Volume perdagangan gabungan saham dalam kedua indeks tersebut meningkat menjadi 716 miliar yuan (sekitar 101,06 miliar dolar AS) dari 634 miliar yuan pada hari perdagangan akhir pekan lalu.

Sebagian besar saham menguat, dengan jumlah saham naik lebih banyak daripada yang turun, sebanyak 1.328 saham terhadap 118 saham di bursa Shanghai dan 1.965 saham terhadap 132 saham di bursa Shenzhen.

Saham perusahaan pembuat peralatan komunikasi berada di antara perusahaan yang memperoleh keuntungan paling banyak, dengan Eastcompeace Technology Co, Ltd melonjak pada batas harian 10 persen menjadi 17,11 yuan.

Perusahaan-perusahaan di sektor IOT sebagian besar menguat, dengan saham Shanghai Yanhua Smartech Group Co, Ltd melonjak pada batas harian 10 persen menjadi ditutup pada 4,03 yuan per saham.

Sebaliknya, saham-saham perusahaan yang terkait dengan operasi pelabuhan dan peternakan memimpin kerugian.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq, melonjak 2,42 persen menjadi ditutup pada 1.733,23 poin.

Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir 0,52 persen lebih tinggi
Baca juga: Saham Tokyo berakhir naik didukung ekspektasi penurunan suku bunga AS
Baca juga: Pasar saham Australia berakhir datar karena investor berhati-hati

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng ditutup turun 9,36 poin

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Senin, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) sedikit melemah 0,04 persen atau 9,36 poin, menjadi 26.681,4 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara terendah 26.609,65 poin hingga tertinggi 26.807,86 poin, dengan nilai transaksi mencapai 72,40 miliar dolar Hong Kong (sekitar 9,23 miliar dolar AS).

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG ditutup menguat, dipicu tensi perang dagang mereda

Baca juga: Rupiah menguat tajam, kian dekati Rp14.000 akibat sentimen positif

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup 0,06 persen lebih tinggi

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) naik tipis 0,06 persen atau 1,85 poin, menjadi 3.146,33 poin.

Total 893,24 juta saham berpindah tangan senilai 728,03 juta dolar Singapura (sekitar 527,79 juta dolar AS), dengan jumlah saham naik melebihi yang turun sebanyak 166 saham berbanding 192 saham.

Indeks STI turun 0,08 persen atau 2,58 poin menjadi 3.144,48 pada akhir perdagangan Jumat lalu (6/9/2019).
Baca juga: Bursa saham Singapura ditutup melemah 0,08 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Australia berakhir datar karena investor berhati-hati

Indeks acuan S&P/ASX 200 naik tipis 0,70 poin atau 0,01 persen menjadi 6.648,00 poin

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir datar pada perdagangan Senin, karena investor bersikap hati-hati dengan kenaikan saham perbankan dan teknologi informasi diimbangi penurunan besar di sektor material dan kesehatan.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 naik tipis 0,70 poin atau 0,01 persen menjadi 6.648,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 7,40 poin atau 0,11 persen menjadi 6.760,10 poin.

“Ada beberapa faktor dari akhir pekan yang telah menciptakan sedikit penghalang [untuk pasar lokal],” analis pasar Commsec, Tom Piotrowski mengatakan kepada investor dalam laporan pertengahan sesi, dikutip dari Xinhua.

“Ada beberapa angka yang lebih lemah pada lapangan kerja yang keluar dari AS serta beberapa angka perdagangan yang lebih lemah dari yang diperkirakan dari China.”

“Jadi mereka berdua telah menambah sentimen negatif di pasar.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia meningkat dengan Commonwealth Bank naik 0,34 persen, Westpac Bank naik 0,77 persen, National Australia Bank naik1,01 persen dan ANZ naik 0,48 persen.

Saham-saham pertambangan berada di bawah tekanan dengan BHP turun 0,50 persen, Rio Tinto turun 0,07 persen dan penambang emas Newcrest jatuh 3,29 persen, namun Fortescue Metals berhasil melawan tren untuk berakhir menguat 0,60 persen.

Produsen minyak dan gas bervariasi dengan Woodside Petroleum turun 0,38 persen, Santos tidak berubah dan Oil Search naik 0,28 persen.

Supermarket terbesar Australia juga beragam dengan Wesfarmers naik 0,33 persen dan Woolworths turun 0,29 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,28 persen, operator penerbangan nasional Qantas turun 0,32 persen dan perusahaan biomedis CSL jatuh 1,01 persen.

Baca juga: Bursa Hong Kong menguat, indeks Hang Seng dibuka naik 0,20 persen
Baca juga: Pasar saham China lanjutkan reli pekan lalu dibuka lebih tinggi
Baca juga: Pasar saham Australia dibuka datar

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG ditutup menguat, dipicu tensi perang dagang mereda

Besok IHSG masih akan menguat dalam range 6.300-6.365

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup menguat seiring turunnya tensi perang dagang.

IHSG ditutup menguat 17,26 poin atau 0,27 persen ke posisi 6.326,21. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 1,2 poin atau 0,12 persen menjadi 989,97.

“Sejauh ini penguatan IHSG terkait dengan meredanya sentimen perang dagang antara AS-China. Di sisi lain, rencana OPEC meeting pada pekan ini disikapi positif oleh para pelaku pasar global karena komitmen kuat dari Arab Saudi untuk membatasi produksi minyak, sehingga mempengaruhi penguatan harga minyak global,” kata analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Senin.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan penguatan indeks yang juga dibarengi penguatan rupiah menunjukkan bahwa pasar sudah memasuki window dressing kuartal III

Windows dressing adalah strategi yang dilakukan oleh manajer investasi maupun perusahaan terbuka untuk mempercantik portofolio atau performa laporan keuangan sebelum ditampilkan kepada para pemegang saham.

“Jadi IHSG akan melanjutkan penguatan terbatas karena setiap sektor akan menguat bergantian. Besok IHSG masih akan menguat dalam range 6.300-6.365,” ujar William.

Dibuka menguat, IHSG nyaman berada di zona hijau sepanjang hari hingga penutupan perdagangan saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau net foreign sell sebesar Rp84,06 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 560.338 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,66 miliar lembar saham senilai Rp7,93 triliun. Sebanyak 236 saham naik, 178 saham menurun, dan 149 saham tidak bergerak nilainya

Sementara itu, bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei menguat 118,85 poin (0,56 persen) ke 21.318,42, Indeks Hang Seng melemah 9,36 poin atau 0,04 persen ke 26.681,4, dan Indeks Straits Times melemah 0,3 poin (0,01 persen) ke posisi 3.144,18.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo berakhir naik didukung ekspektasi penurunan suku bunga AS

Indeks Nikkei 225 bertambah 118,85 poin atau 0,56 persen

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo berakhir lebih tinggi pada perdagangan Senin, karena ekspektasi investor meningkat untuk penurunan suku bunga pada bulan ini oleh Federal Reserve AS.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 118,85 poin atau 0,56 persen, dari tingkat penutupan Jumat (6/9/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.318,42 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo naik 14,01 poin atau 0,91 persen, menjadi berakhir pada 1.551,11 poin.

Saham-saham produk minyak dan batu bara, kredit konsumen serta yang terkait konstruksi paling banyak mendapat keuntungan setelah penutupan perdagangan.

Baca juga: Pasar saham Australia berakhir datar karena investor berhati-hati
Baca juga: Bursa Hong Kong menguat, indeks Hang Seng dibuka naik 0,20 persen
Baca juga: Saham Tokyo dibuka menguat ikuti kenaikan di Wall Street

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019