Pasar saham Aussie ditutup datar dengan saham-saham energi turun

Sentimen investor diredam karena penurunan 4,0 persen dalam harga minyak mentah semalam, data pekerjaan lokal dari Biro Statistik Australia juga melukiskan gambaran yang kurang bagus bagi para pedagang.

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir datar pada perdagangan Kamis, dengan penurunan global harga minyak menyeret saham-saham energi lokal lebih rendah.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 1,30 poin atau 0,02 persen menjadi 6.542,40 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 9,80 poin atau 0,15 persen menjadi 6.619,10 poin.

Sementara itu sentimen investor diredam karena penurunan 4,0 persen dalam harga minyak mentah semalam, data pekerjaan lokal dari Biro Statistik Australia juga melukiskan gambaran yang kurang bagus bagi para pedagang.

“Angka ketenagakerjaan telah menerima banyak perhatian karena Reserve Bank of Australia (bank sentral Australia) telah menjelaskan bahwa itu adalah salah satu komponen utama yang sedang dipertimbangkan untuk keputusannya mengenai apa yang harus dilakukan dengan pergerakan suku bunga berikutnya,” analis Pasar Commsec, Steven Daghlian mengatakan kepada investor dalam laporan pasar sore.

“Jadi 42.300 pekerjaan ditambahkan bulan lalu, namun pasar memperkirakan sekitar 50.000 pekerjaan.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sebagian besar lebih tinggi dengan Commonwealth Bank naik 0,69 persen, Westpac Bank naik 0,32 persen, National Australia Bank turun 0,04 persen dan ANZ naik 0,60 persen.

Saham-saham pertambangan melemah, dengan BHP turun 0,48 persen, Rio Tinto turun 0,55 persen, Fortescue Metals turun 3,02 persen, namun penambang emas Newcrest menguat 1,07 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Woodside Petroleum turun 1,91 persen, Santos turun 1,30 persen dan Oil Search turun 2,54 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia melihat hasil yang beragam dengan Wesfarmers jatuh 5,15 persen dan Woolworths naik 0,62 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 1,86 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas menurun 1,23 persen dan perusahaan biomedis CSL melonjak 2,31 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019