Pasar saham Australia perpanjang kerugian empat hari berturut-turut

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu, memperpanjang kerugiannya untuk hari keempat berturut-turut.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 13,60 poin atau 0,22 persen menjadi 6.161,20 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 14,60 poin atau 0,23 persen menjadi 6.246,00 poin.

“Pasar saham Australia telah gagal mempertahankan keuntungan awal, terseret oleh kerugian di sektor keuangan, telekomunikasi dan consumer discretionary,” analis Commsec Media and Capital Markets, James Tao mengatakan kepada investor dalam sebuah catatan ekonomi.

Namun, “keuntungan dari sektor energi, material, utilitas, dan teknologi informasi membantu membatasi kerugian.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia berada di bawah tekanan, dengan Commonwealth Bank turun 0,11 persen, Westpac Bank turun 0,75 persen, National Australia Bank turun 0,44 persen, sementara ANZ naik tipis 0,04 persen.

Saham-saham pertambangan melihat hasil yang beragam, dengan BHP turun 0,11 persen, Rio Tinto turun 0,24 persen, Fortescue Metals naik 0,15 persen dan Newcrest Mining naik 2,98 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Woodside Petroleum turun 1,29 persen, Santos turun 1,15 persen dan Oil Search turun 0,63 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia menguat, dengan Wesfarmers naik 0,87 persen dan Woolworths naik 0,47 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 0,93 persen, operator penerbangan nasional Qantas melemah 1,06 persen dan perusahaan biomedis CSL jatuh 1,14 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019