Pasar saham Australia pertahankan keuntungan, berakhir lebih tinggi

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, setelah mempertahankan kenaikan awal meskipun ada tekanan dari saham sektor energi.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 16,90 poin atau 0,25 persen menjadi 6.654,90 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 13,50 poin atau 0,20 persen menjadi 6.765,70 poin.

Kenaikan awal memudar seiring berjalannya hari, dengan saham energi menjadi penekan tunggal terbesar menyusul penurunan tiga persen dalam harga minyak semalam.

Namun saham-saham lain merespons positif berita bahwa ketegangan perdagangan internasional tampaknya telah mulai mereda.

Saham-saham layanan komunikasi dan utilitas memimpin kenaikan, sementara material, keuangan dan consumer discretionaries mengikuti naik.

“Pasar saham Australia saat ini berada di jalur untuk meningkat selama empat minggu berturut-turut ,” kata analis pasar Commsec Steven Daghlian.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,93 persen, ANZ naik 0,47 persen, National Australia Bank naik 0,63 persen dan Westpac Bank naik 0,17 persen.

Saham-saham pertambangan terangkat dengan BHP naik 0,14 persen, Rio Tinto naik 0,63 persen, Fortescue Metals naik 2,74 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,88 persen.

Saham produsen-produsen minyak dan gas melemah dengan Oil Search turun 0,82 persen, Santos turun 0,94 persen, dan Woodside Petroleum turun 2,11 persen.

Saham pusat perbelanjaan terbesar Australia bervariasi dengan Coles turun 0,34 persen dan Woolworths naik 0,19 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 0,84 persen, maskapai nasional Qantas naik 0,64 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,07 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019