Pasar saham Australia terangkat meski saham bank anjlok

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia menguat pada hari Kamis dengan semua sektor cenderung lebih tinggi, kecuali saham bank-bank yang turun lebih dari 0,5 persen.

Pada pukul 10:30 Waktu Australia (AEST), indeks acuan S&P/ ASX 200 naik 11 poin atau 0,18 persen pada 6.295,20, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 15,30 poin atau 0,24 persen menjadi diperdagangkan pada angka 6.386,20.

Saham-saham pada Bursa Australia sebagian besar terangkat karena ketegangan perdagangan terus mereda dan pasar Amerika Serikat melakukan pemulihan.

Saham-saham perusahaan energi dan teknologi memimpin perolehan keuntungan dengan keduanya melonjak sekitar 1,3 persen.

“Harga minyak global naik pada hari Rabu,” kata analis pasar Commsec, Craig James. “Ketegangan di Timur Tengah berfungsi untuk mengimbangi peningkatan tak terduga dalam stok minyak mentah AS dalam minggu terakhir.”

Pada sektor keuangan saham bank-bank besar Australia bervariasi, dengan Commonwealth Bank naik (0,06 persen), ANZ naik (0,69 persen) National Australia Bank turun (0,49 persen), dan Westpac Bank turun (4,17 persen).

Sementara saham-saham pertambangan menguat dengan Rio Tinto naik (0,43 persen), Fortescue Metals naik (2,33 persen), BHP naik (0,16 persen) dan penambang emas Newcrest naik (1,15 persen).

Saham produsen minyak dan gas negara itu terangkat dengan Oil Search naik (1,34 persen), Santos naik (1,54 persen), dan Woodside Petroleum naik (0,80 persen).

Namun saham-saham supermarket terbesar Australia turun dengan Coles turun (0,04 persen), dan Woolworths turun (0,36 persen).

Sementara saham raksasa telekomunikasi Telstra terangkat naik (0,58 persen), maskapai nasional Qantas tidak berubah (0 persen) dan perusahaan biomedis CSL menguat (0,66 persen).

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019