Wall Street ditutup melemah, investor waspada jelang pertemuan Fed

Kami akan berada dalam ketegangan sampai kami mendapatkan beberapa indikasi dari The Fed

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena investor berhati-hati menjelang pertemuan Federal Reserve (Fed) minggu depan, sementara peringatan dari Broadcom tentang melemahnya permintaan global membebani para pembuat chip dan menambah kekhawatiran perdagangan Amerika Serikat dan China.

Saham Broadcom Inc jatuh 5,6 persen setelah memangkas proyeksi pendapatan setahun penuh sebesar dua miliar dolar AS, menyalahkan konflik perdagangan AS dan China dan pembatasan ekspor pada Huawei Technologies Co Ltd.

Perusahaan-perusahaan chip lainnya, yang merupakan sumber produk dan menjual banyak di China, turun tajam. Indeks Philadelphia Semiconductor jatuh 2,6 persen.

Investor bersiap untuk pertemuan The Fed minggu depan mengingat ekspektasi pasar baru-baru ini bahwa bank sentral AS itu dapat memangkas suku bunga sebanyak tiga kali tahun ini.

Beberapa ahli strategi mengatakan saham-saham diprioritaskan untuk aksi jual jika The Fed gagal mengambil kemiringan yang lebih dovish.

Indeks S&P 500 sejauh ini telah naik 4,9 persen pada Juni dan mencatatkan kenaikan mingguan kedua berturut-turut pada Jumat (14/6/2016), sebagian besar karena harapan penurunan suku bunga.

“Kami akan berada dalam ketegangan sampai kami mendapatkan beberapa indikasi dari The Fed,” kata Direktur perdagangan di Performance Trust Capital Partners, Brian Battle, di Chicago.

“Itu yang penting. Semua orang bertaruh bahwa The Fed akan menurunkan suku bunganya, mungkin tidak pada Juni tetapi segera. Itu adalah perdagangan yang sangat ramai. “

Perang dagang yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China juga memberi investor alasan untuk bermain aman menjelang akhir pekan.

“Ini semacam mode menunggu dan melihat. Orang-orang tetap sangat dekat dengan tolok ukur mereka,” kata Direktur Per Stirling Capital Management, Robert Phipps, di Austin, Texas.

KTT Kelompok 20 di akhir bulan dapat menghasilkan kemajuan dalam suatu kesepakatan.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 17,16 poin atau 0,07 persen, menjadi berakhir di 26.089,61 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 4,66 poin atau 0,16 persen, menjadi ditutup di 2.886,98 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 40,47 poin atau 0,52 persen lebih rendah, menjadi 7.796,66 poin.

Ketiga indeks utama membukukan keuntungan untuk minggu ini: Dow naik 0,4 persen S&P 500 naik 0,5 persen dan Nasdaq bertambah 0,7 persen.

Selama sesi, saham Apple Inc tergelincir 0,7 persen, dengan Broadcom pemasok utama untuk pembuat iPhone.

Menambah kekhawatiran permintaan global, data China menunjukkan perlambatan pertumbuhan industri terburuk dalam 17 tahun. Pertumbuhan output industri China pada Mei melambat di bawah ekspektasi dan menunjukkan tanda-tanda melemahnya permintaan.

Dalam titik terang, data menunjukkan penjualan ritel AS meningkat pada Mei dan penjualan untuk bulan sebelumnya direvisi lebih tinggi, menunjukkan kenaikan dalam belanja konsumen yang dapat meredakan kekhawatiran ekonomi melambat tajam pada kuartal kedua.

Pengecer produk hewan peliharaan dalam jaringan Chewy Inc berakhir naik 59 persen dalam debut pasarnya, bergabung dengan sejumlah nama terkenal, seperti Lyft Inc dan Uber Technologies Inc, yang terdaftar di bursa saham AS tahun ini.

Jumlah saham menurun melebihi yang naik di New York Stock Exchange (NYSE) dengan rasio 1,53 banding satu, dan di Nasdaq dengan rasio 1,79 banding satu.

S&P 500 membukukan 37 tertinggi baru dalam 52 minggu dan 3 terendah barudan  Komposit Nasdaq mencatat 47 tertinggi baru dan 82 terendah baru.

Volume transaksi di bursa AS mencapai 5,85 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 6,83 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: IHSG akhir pekan ditutup melemah 0,36 persen

Baca juga: Kurs dolar menguat sebelum pertemuan bank sentral AS pekan depan

Baca juga: Harga minyak terdorong lebih tinggi dipicu ketegangan Timur Tengah

Ini positif-negatif perang dagang AS-China bagi Indonesia

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Inggris melemah, Indeks FTSE-100 ditutup turun 22,79 poin

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (14/6/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 0,31 persen atau 22,79 poin, menjadi 7.345,78 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan ITV, sebuah perusahaan media Inggris, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 4,32 persen.

Diikuti oleh saham Auto Trader Group, pasar otomotif digital Inggris, yang merosot 3,24 persen, serta perusahaan pengemasan internasional berbasis di Inggris DS Smith turun 2,97 persen.

Sementara itu, Fresnillo, sebuah perusahaan pertambangan logam mulia berbasis di Meksiko, melonjak 3,37 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan industri utilitas gas National Grid dan perusahaan jasa makanan kontrak terbesar di dunia Compass Group, yang masing-masing naik 1,82 persen dan 1,51 persen.

Baca juga: IHSG akhir pekan ditutup melemah 0,36 persen

Baca juga: Bursa saham Prancis meIemah, Indeks CAC-40 berakhir turun 0,15 persen

Baca juga: Bursa saham Jerman merosot, Indeks DAX-30 ditutup turun 72,66 poin
 

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Jerman merosot, Indeks DAX-30 ditutup turun 72,66 poin

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Jumat (14/6/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 0,60 persen atau 72,65 poin, menjadi 12.096,40 poin.

Produsen semikonduktor Infineon Technologies menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 5,25 persen.

Disusul oleh saham raksasa industri Thyssenkrupp dan kelompok perusahaan kimia BASF, yang masing-masing kehilangan 2,53 persen dan 1,88 persen.

Di sisi lain, perusahaan kimia dan barang-barang konsumen Henkel menguat 1,07 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical serta perusahaan kimia multinasional Linde, yang masing-masing naik 0,66 persen dan 0,53 persen.

BASF adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 233,7 juta euro (263,2 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Prancis meIemah, Indeks CAC-40 berakhir turun 0,15 persen

Baca juga: IHSG akhir pekan ditutup melemah 0,36 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Prancis meIemah, Indeks CAC-40 berakhir turun 0,15 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih lemah pada perdagangan Jumat (14/6/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris turun 0,15 persen atau 8,01 poin, menjadi 5.367,62 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40, tercatat 25 saham mengalami penurunan harga.

Perusahaan elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics kehilangan 3,22 persen, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan konsultan teknologi informasi multinasional Prancis Cap Gemini yang merosot 2,70 persen, serta pemasok komponen otomotif multinasional Prancis Valeo turun 2,37 persen.

Sementara itu, perusahaan optik mata internasional yang berbasis di Prancis, EssilorLuxottica, terangkat 1,67 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan listrik multinasional Prancis, Engie S.A., yang meningkat 1,13 persen, serta perusahaan minyak dan gas terintegrasi multinasional Prancis, Total, menambahkan 0,57 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: IHSG akhir pekan ditutup melemah 0,36 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG akhir pekan ditutup melemah 0,36 persen

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ini ditutup melemah di tengah bursa saham Asia yang bervariasi.

IHSG Jumat sore ditutup melemah 22,82 poin atau 0,36 persen ke posisi 6.250,27. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 3,37 poin atau 0,34 persen menjadi 991,02.

Dibuka menguat, IHSG hanya bertahan sejam kemudian melemah dan terus berada di zona merah hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau net foreign sell sebesar Rp63,93 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 413.391 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,16 miliar lembar saham senilai Rp6,98 triliun. Sebanyak 175 saham naik, 229 saham menurun, dan 127 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei menguat 84,89 poin (0,4 persen) ke 21.116,89, indeks Hang Seng melemah 176,36 poin (0,65 persen) ke 27.118,35, dan indeks Straits Times menguat 1,97poin (0,06 persen) ke posisi 3.222,63.

Baca juga: Rupiah melemah 45 poin, investor cemas cadangan devisa turun

Baca juga: Bursa Singapura menguat, Indeks Straits Times ditutup naik 1,97 poin

Baca juga: Bursa Hong Kong merosot, Indeks Hang Seng ditutup turun 176,36 poin

Baca juga: Bursa saham Malaysia melemah, Indeks KLCI ditutup turun 0,31 persen

Cari Bibit Investor, BEI Dirikan Galeri Investasi di Kampus

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia melemah, Indeks KLCI ditutup turun 0,31 persen

Kuala Lumpur (ANTARA) – Bursa saham Malaysia berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) turun 0,31 persen atau 5,11 poin, menjadi 1.638,63 poin.

Sementara itu, Indeks Emas berkurang 43,93 poin atau 0,38 persen, menjadi ditutup di 11.564,65 poin.

Sebanyak 288 saham berhasil membukukan keuntungan, 498 saham mengalami kerugian, dan 356 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi turun menjadi 1,75 miliar saham senilai 1,67 miliar ringgit Malaysia atau 401,44 juta dolar AS, dibandingkan dengan 2,04 miliar saham senilai 1,98 miliar ringgit Malaysia atau 475,96 juta dolar AS pada Kamis (13/6).

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Hong Kong merosot, Indeks Hang Seng ditutup turun 176,36 poin

Baca juga: Bursa saham Seoul melemah, Indeks KOSPI berakhir turun 0,37 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Singapura menguat, Indeks Straits Times ditutup naik 1,97 poin

Singapura (ANTARA) – Bursa Saham Singapura ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) naik tipis 0,06 persen atau 1,97 poin, menjadi 3.222,63 poin.

Total 773,11 juta saham berpindah tangan senilai 893,30 juta dolar Singapura atau sekitar 653,52 juta dolar AS, dengan 170 saham berhasil mencatat kenaikan dan 208 saham turun.

Indeks Straits Times naik 0,4 persen atau 12,92 poin menjadi ditutup pada 3.220,66 poin di perdagangan Kamis (13/6)

Demikian laporan yang dikutip Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Malaysia melemah, Indeks KLCI ditutup turun 0,31 persen

Baca juga: Bursa Hong Kong merosot, Indeks Hang Seng ditutup turun 176,36 poin

Baca juga: Bursa saham Seoul melemah, Indeks KOSPI berakhir turun 0,37 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Didukung lonjakan harga minyak, bursa saham Tokyo ditutup lebih tinggi

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, karena saham-saham terkait energi mendapat dukungan menyusul lonjakan harga minyak setelah hari sebelumnya kapal tanker diserang di dekat Selat Hormuz.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 84,89 poin atau 0,40 persen, dari tingkat penutupan Kamis (13/6/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.116,89 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo, naik 5,21 poin atau 0,34 persen, menjadi berakhir pada 1.546,71 poin.

Saham-saham yang terkait dengan pertambangan, bubur kayu dan kertas, serta produk-produk minyak dan batubara paling banyak meraih keuntungan pada penutupan perdagangan.

Baca juga: Cemaskan geopolitik, bursa saham Tokyo dibuka lebih rendah
Baca juga: Kekhawatiran ekonomi global tekan bursa saham Tokyo ditutup turun

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong merosot, Indeks Hang Seng ditutup turun 176,36 poin

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Hong Kong berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama bursa Indeks Hang Seng (HSI) melemah 0,65 persen atau 176,36 poin menjadi 27.118,35 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara 27.051,75 poin hingga 27.275,88 poin, dengan nilai transaksi mencapai 84,96 miliar dolar Hong Kong  atau sekitar 10,86 miliar dolar AS.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Seoul melemah, Indeks KOSPI berakhir turun 0,37 persen

Baca juga: Bursa Spanyol menguat tipis, Indeks IBEX-35 ditutup naik 8,60 poin

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar Aussie ditutup naik tipis ditopang reli saham pertambangan

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan saham-saham sektor pertambangan dan energi yang mendorong aksi tersebut.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 11,60 poin atau 0,18 persen menjadi 6.554,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 14,50 poin atau 0,22 persen menjadi 6.633,60 poin.

Sementara sektor keuangan gagal melihat dukungan dari investor dan menjadi beban besar di pasar, kejatuhannya diimbangi oleh kenaikan besar-besaran di sektor sumber daya.

“Bijih besi menonjol, naik lebih dari 3,0 persen, karena persediaan China yang lebih rendah terus mendukung harga spot,” kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy mengatakan kepada investor dalam catatan sore.

Bank-bank besar Australia tertekan, dengan Commonwealth Bank turun 0,81 persen, Westpac Bank turun 0,89 persen, National Australia Bank turun 1,00 persen dan ANZ naik 0,74 persen.

Saham-saham pertambangan menguat, dengan BHP naik 1,87 persen, Rio Tinto terangkat 3,49 persen, Fortescue Metals melonjak 5,39 persen dan penambang emas Newcrest naik 2,97 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas juga menguat, dengan Woodside Petroleum naik 1,92 persen, Santos naik 2,64 persen dan Oil Search naik 1,45 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia berada di bawah tekanan, dengan Wesfarmers turun 1,71 persen dan Woolworths turun 0,34 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra naik 0,78 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas turun 0,36 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,11 persen.

Baca juga: Pasar saham Aussie ditutup datar dengan saham-saham energi turun
Baca juga: Pelemahan sektor keuangan dorong pasar saham Aussie dibuka datar

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul melemah, Indeks KOSPI berakhir turun 0,37 persen

Seoul (ANTARA) – Bursa saham Seoul berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama bursa Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 0,37 persen atau 7,74 poin menjadi 2.095,41 poin.

Volume perdagangan mencapai 462 juta saham, senilai 4,6 triliun won atau setara 3,9 miliar dolar AS.

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.185,3 won terhadap greenback, turun 2,2 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya (13/6/2019).

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Spanyol menguat tipis, Indeks IBEX-35 ditutup naik 8,60 poin

Baca juga: Bursa saham Inggris menguat, Indeks FTSE-100 ditutup naik 0,90 poin

Baca juga: Bursa saham Prancis hampir datar, Indeks CAC-40 ditutup naik 0,71 poin

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cemaskan geopolitik, bursa saham Tokyo dibuka lebih rendah

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Jumat pagi, karena sentimen investor dipengaruhi oleh kekhawatiran geopolitik menyusul penyerangan dua kapal tanker minyak di dekat Selat Hormuz pada hari sebelumnya.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) mengalami penurunan 46,15 poin atau 0,22 persen, dari tingkat penutupan Kamis (13/6/2019) menjadi diperdagangkan pada 20.985,85 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo berkurang 3,29 poin atau 0,21 persen, menjadi diperdagangkan di 1.538,21 poin.

Saham-saham yang berhubungan dengan transportasi laut, pertanian dan perikanan, serta kimia paling banyak mengalami penurunan pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street naik karena minyak melonjak setelah serangan kapal tanker

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 101,94 poin atau 0,39 persen, menjadi berakhir di 26.106,77 poin. Indeks S&P 500 bertambah 11,8 poin atau 0,41 persen, menjadi ditutup pada 2.891,64 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 44,41 poin atau 0,57 l

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street naik pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi) setelah selama dua hari berturut-turut turun, karena saham energi rebound dipicu lonjakan harga minyak di tengah kekhawatiran gangguan pasokan menyusul serangan terhadap dua kapal tanker di Teluk Oman.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Amerika Serikat telah menilai bahwa Iran bertanggung jawab atas serangan-serangan itu, yang terjadi di dekat Iran dan Selat Hormuz, yang dilewati seperlima dari konsumsi minyak global.

Minyak berjangka menetap lebih dari dua persen lebih tinggi, sementara indeks energi S&P 500 naik 1,3 persen terbesar dari 11 sektor utama.

“Kami berkelok-kelok di sini dengan kekuatan di sektor minyak karena di situlah berita penggerak pasar hari ini,” kata Bucky Hellwig, wakil presiden senior di BB&T Wealth Management di Birmingham, Alabama.

Sementara itu keuntungan dalam saham energi membantu pasar, serangan tanker menambah kekhawatiran potensial bagi investor.

“Masih ada kekhawatiran atas risiko geopolitik,” kata Quincy Krosby, kepala strategi pasar di Prudential Financial di Newark, New Jersey.

Saham-saham telah memiliki pergerakan yang kuat pada Juni sejauh ini, di tengah harapan Federal Reserve akan bertindak untuk melawan ekonomi global yang melambat karena meningkatnya perang perdagangan dengan China. Indeks acuan S&P 500 naik sekitar lima persen sejauh bulan ini.

Tetapi kehati-hatian menjelang pertemuan The Fed minggu depan dan KTT Kelompok 20 pada akhir bulan membatasi kenaikan hari ini. Pasar telah mengantisipasi penurunan suku bunga di beberapa titik tahun ini.

“Pasar sedang menunggu untuk mendengar dari The Fed … dan apakah mereka akan menyimpang sama sekali dari sikap terbaru mereka – dan saya menyebutnya posisi dovish aktif – dan untuk melihat apakah mereka terus meletakkan dasar untuk penurunan suku bunga mungkin nanti di musim panas,” kata Krosby.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 101,94 poin atau 0,39 persen, menjadi berakhir di 26.106,77 poin. Indeks S&P 500 bertambah 11,8 poin atau 0,41 persen, menjadi ditutup pada 2.891,64 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 44,41 poin atau 0,57 lebih tinggi menjadi 7.837,13 poin.

Saham Walt Disney Co naik 4,4 persen, memberikan S&P 500 dorongan terbesar, setelah Morgan Stanley menaikkan perkiraan pertumbuhan pelanggan Disney Plus.

Di bidang perdagangan, ada keraguan tentang perbaikan apa yang disebut oleh Presiden Donald Trump hubungan perdagangan “testy” dengan China menjelang G20.

Beberapa perusahaan termasuk rantai furnitur RH mengutip dampak potensial dari tarif yang lebih tinggi pada bisnis mereka dalam laporan setelah bel penutupan Rabu (12/6/2019), meskipun RH mengatakan telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampak tarif dan meningkatkan prospek untuk tahun ini.

Saham Twitter Inc turun 3,1 persen setelah broker Moffett Nathanson mengatakan pihaknya memperkirakan biaya perusahaan media sosial itu meningkat dan pertumbuhan pendapatannya melambat.

Saham-saham yang naik melebihi jumlah yang menurun di NYSE dengan rasio 2,66 banding satu; di Nasdaq dengan rasio 2,23 banding satu.

S&P 500 membukukan 31 tertinggi baru 52-minggu dan satu terendah baru; Komposit Composite mencatat 58 tertinggi baru dan 64 terendah baru.

Volume perdagangan di bursa AS mencapai 5,99 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 6,87 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Bursa AS Anjlok Pasca-Pilpres

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak melonjak setelah serangan kapal tanker di dekat Iran

Ini meningkatkan taruhan untuk risiko asuransi

Houston (ANTARA) – Harga minyak melonjak sekitar dua persen pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), setelah serangan terhadap dua kapal tanker minyak di Teluk Oman memicu kekhawatiran berkurangnya aliran perdagangan minyak mentah melalui salah satu rute pengiriman utama di dunia itu.

Serangan di dekat Iran dan Selat Hormuz itu menyalakan kembali kekhawatiran tentang dampak aliran dari Timur Tengah jika perusahaan-perusahaan asuransi mulai mengurangi cakupan untuk perjalanan melalui wilayah tersebut, dan perusahaan pelayaran tambahan menunda pemesanan baru, kata para analis.

Gangguan seperti itu “dapat semakin memperburuk masalah pasokan,” kata Andy Lipow, seorang analis di Lipow Oil Associates di Houston.

Pemilik kapal tanker minyak DHT Holdings dan Heidmar menangguhkan pemesanan baru ke Teluk Timur Tengah, kata tiga pialang kapal.

“Ini adalah serangan kedua dalam waktu satu bulan,” kata John Kilduff, seorang mitra di Again Capital LLC di New York. “Ini meningkatkan taruhan untuk risiko asuransi.”

Ketegangan di Timur Tengah telah meningkat sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik diri dari pakta nuklir multinasional 2015 dengan Iran dan menerapkan kembali sanksi-sanksi, terutama menargetkan ekspor minyak Teheran.

Iran, yang menjauhkan diri dari serangan sebelumnya, mengatakan tidak akan takut dengan apa yang disebut perang psikologis.

Episode ini juga menimbulkan kekhawatiran akan konfrontasi baru antara Iran dan Amerika Serikat yang menyalahkan Teheran atas insiden tersebut.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan Amerika Serikat telah menilai Iran berada di balik serangan itu, dan sampai pada kesimpulannya berdasarkan intelijen, senjata yang digunakan, dan tingkat keahlian yang diperlukan untuk serangan terhadap tanker di Teluk Oman.

Juga mendukung minyak bergairah adalah tanda-tanda bahwa anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) hampir menyetujui untuk melanjutkan pemotongan produksi.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus naik 1,34 dolar AS atau 2,23 persen menjadi ditutup pada 61,31 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange, setelah naik sebanyak 4,5 persen menjadi 62,64 dolar AS.

Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli naik 1,14 dolar AS atau 2,23 persen menjadi menetap pada 52,28 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. WTI sebelumnya naik sebanyak 4,5 persen menjadi 53,45 dolar AS.

Saham-saham AS naik setelah dua hari menurun, dengan indeks energi S&P naik paling tinggi di antara 11 sektor utama S&P.

Analis mengatakan perubahan harga diperlemah oleh perkiraan suram baru-baru ini untuk permintaan minyak mentah global.

“Mengejutkan bahwa reaksi pasar telah diredam,” kata Derek Brower, seorang direktur di RS Energy Group. “Bagi para pedagang, kekhawatiran tentang melemahnya gambaran permintaan minyak global adalah di depan pikiran dan cukup untuk mengalahkan ancaman geopolitik nyata dan nyata terhadap pasokan fisik.”

Pertumbuhan permintaan minyak mentah global akan mencapai 70.000 barel per hari (bph) kurang dari yang diperkirakan tahun ini, sekitar 1,14 juta barel per hari, OPEC memproyeksikan dalam laporan pasar minyak bulanannya.

“Risiko penurunan signifikan dari meningkatnya sengketa perdagangan yang meluas ke pertumbuhan permintaan global tetap ada,” kata OPEC dalam laporan itu.

Departemen Energi AS minggu ini menurunkan perkiraan permintaan global menjadi 1,2 juta barel per hari, turun 200.000 barel per hari dari perkiraan Mei.

Analis juga telah merevisi perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global yang lebih rendah setelah perang perdagangan AS-China terus meningkat sejak bulan lalu dengan saling balas tarif yang meningkat.

Konsultan energi FGE dan bank Inggris Barclays minggu ini merevisi turun perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global mereka menjadi sekitar 1,0 juta barel per hari dari sekitar 1,3 juta barel per hari.

Revisi perkiraan datang karena investor semakin khawatir tentang pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan China, yang dapat dihidupkan kembali pada KTT G20 di Jepang pada akhir Juni.

“Pasar telah menyetujui gagasan bahwa negosiasi perdagangan akan berlarut-larut,” kata Kepala Penelitian Komoditas Global BNP Paribas, Harry Tchilinguirian. “Secara alami, perpanjangan sengketa perdagangan dapat membebani pertumbuhan ekonomi.”

Kedua tolok ukur minyak mentah ditetapkan untuk kenaikan harian terbesar sejak awal Januari, tetapi mereka tetap menuju kerugian mingguan.

Harga minyak telah merosot di sesi sebelumnya karena kenaikan tak terduga dalam stok minyak mentah AS dan prospek penurunan permintaan minyak global. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: Harga minyak jatuh ke tingkat terendah dalam hampir lima bulan

Baca juga: Pertumbuhan permintaan melemah, minyak turun di perdagangan Asia

Kilang Minyak Bontang Diproyeksikan Selesai 2023

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Spanyol menguat tipis, Indeks IBEX-35 ditutup naik 8,60 poin

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol berakhir cenderung datar pada perdagangan Kamis (13/6/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid sedikit menguat 0,09 persen atau 8,60 poin, menjadi 9.247,10 poin.

Sebanyak 23 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks IBEX-35 berhasil membukukan kenaikan harga.

Perusahaan energi Ence melambung sebesar 4,77 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan media terkemuka Mediaset yang terangkat sebesar 3,67 persen, dan perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal naik sebesar 2,16 persen.

Sementara itu, perusahaan telekomunikai Spanyol Telefonica mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 1,34 persen.

Disusul oleh saham bank Spanyol terbesar keempat Bankia yang melemah 0,91 persen, serta pemberi pinjaman Spanyol Bankinter turun 0,83 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Prancis hampir datar, Indeks CAC-40 ditutup naik 0,71 poin

Baca juga: Bursa saham Inggris menguat, Indeks FTSE-100 ditutup naik 0,90 poin

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Prancis hampir datar, Indeks CAC-40 ditutup naik 0,71 poin

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir hampir tak berubah pada perdagangan Kamis (13/6/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris naik tipis 0,01 persen atau 0,71 poin, menjadi 5.375,63 poin.

Perusahaan produsen ban Prancis Michelin terangkat 2,70 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan berbasis di Inggris yang menyediakan layanan siklus hidup proyek lengkap untuk industri energi TechnipFMC yang bertambah 2,09 persen, serta perusahaan perangkat lunak Eropa Dassault Systems naik 2,07 persen.

Sementara itu, bank investasi multinasional Prancis dan perusahaan jasa keuangan Societe Generale mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 1,67 persen.

Disusul oleh saham perusahaan listrik multinasional Prancis Engie S.A yang melemah 1,50 persen, serta pemasok komponen otomotif multinasional Prancis Valeo berkurang 1,15 persen.

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Inggris menguat, Indeks FTSE-100 ditutup naik 0,90 poin

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris ditutup cenderung datar pada perdagangan Kamis (13/6/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik tipis 0,01 persen atau 0,95 poin, menjadi 7.368,57 poin.

Ferguson, distributor produk pipa dan pemanas multinasional, melonjak 5,88 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan pengemasan internasional yang berbasis di Inggris DS Smith yang meningkat 5,13 persen, serta perusahaan pengemasan bergelombang terkemuka di Eropa dan salah satu perusahaan pengemasan berbasis kertas terkemuka di dunia Smurfit Kappa Group bertambah 4,78 persen.

Di sisi lain, Persimmon, sebuah perusahaan pembangunan rumah Inggris, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 4,49 persen.

Diikuti oleh saham WPP, sebuah perusahaan periklanan dan humas multinasional Inggris, yang merosot 4,38 persen, serta 3i Group, perusahaan multinasional ekuitas swasta dan modal ventura, turun 4,38 persen.

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Malaysia ditutup melemah, indeks KLCI turun 0,42 persen

Indeks Emas turun 22,33 poin atau 0,19 persen menjadi ditutup pada 11.608,58 poin

Kuala Lumpur (ANTARA) – Pasar saham Malaysia berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) melemah 0,42 persen atau 7,00 poin menjadi 1.643,74 poin.

Sementara itu, dilansir Xinhua, indeks Emas turun 22,33 poin atau 0,19 persen, menjadi ditutup pada 11.608,58 poin.

Sebanyak 397 saham berhasil membukukan keuntungan, 379 saham menderita kerugian dan 394 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi turun menjadi 2,04 miliar saham senilai 1,98 miliar ringgit Malaysia (475,96 juta dolar AS), dibandingkan dengan 1,76 miliar saham senilai 1,60 miliar ringgit Malaysia (385,54 juta dolar AS) pada perdagangan Rabu (12/6/2019).

Baca juga: Bursa saham China ditutup bervariasi, Indeks Shanghai naik 0,05 persen
Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup 0,05 persen lebih rendah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Singapura menguat, Indeks Straits Times ditutup naik 12,92 poin

Singapura (ANTARA) – Bursa Saham Singapura berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan bursa STI (Straits Times Index) naik 0,4 persen atau 12,92 poin menjadi 3.220,66 poin.

Sebanyak 1,08 miliar saham berpindah tangan senilai 1,02 miliar dolar Singapura  atau sekitar 0,75 miliar dolar AS, dengan jumlah saham naik melebihi yang turun, 214 saham berbanding 154 saham.

Indeks Straits Times turun 0,06 persen atau 1,84 poin, menjadi ditutup di 3.207,74 poin pada perdagangan Rabu (12/6/2019).

Baca juga: Bursa saham China ditutup bervariasi, Indeks Shanghai naik 0,05 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Aussie ditutup datar dengan saham-saham energi turun

Sentimen investor diredam karena penurunan 4,0 persen dalam harga minyak mentah semalam, data pekerjaan lokal dari Biro Statistik Australia juga melukiskan gambaran yang kurang bagus bagi para pedagang.

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir datar pada perdagangan Kamis, dengan penurunan global harga minyak menyeret saham-saham energi lokal lebih rendah.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 1,30 poin atau 0,02 persen menjadi 6.542,40 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 9,80 poin atau 0,15 persen menjadi 6.619,10 poin.

Sementara itu sentimen investor diredam karena penurunan 4,0 persen dalam harga minyak mentah semalam, data pekerjaan lokal dari Biro Statistik Australia juga melukiskan gambaran yang kurang bagus bagi para pedagang.

“Angka ketenagakerjaan telah menerima banyak perhatian karena Reserve Bank of Australia (bank sentral Australia) telah menjelaskan bahwa itu adalah salah satu komponen utama yang sedang dipertimbangkan untuk keputusannya mengenai apa yang harus dilakukan dengan pergerakan suku bunga berikutnya,” analis Pasar Commsec, Steven Daghlian mengatakan kepada investor dalam laporan pasar sore.

“Jadi 42.300 pekerjaan ditambahkan bulan lalu, namun pasar memperkirakan sekitar 50.000 pekerjaan.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sebagian besar lebih tinggi dengan Commonwealth Bank naik 0,69 persen, Westpac Bank naik 0,32 persen, National Australia Bank turun 0,04 persen dan ANZ naik 0,60 persen.

Saham-saham pertambangan melemah, dengan BHP turun 0,48 persen, Rio Tinto turun 0,55 persen, Fortescue Metals turun 3,02 persen, namun penambang emas Newcrest menguat 1,07 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Woodside Petroleum turun 1,91 persen, Santos turun 1,30 persen dan Oil Search turun 2,54 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia melihat hasil yang beragam dengan Wesfarmers jatuh 5,15 persen dan Woolworths naik 0,62 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra terangkat 1,86 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas menurun 1,23 persen dan perusahaan biomedis CSL melonjak 2,31 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kekhawatiran ekonomi global tekan bursa saham Tokyo ditutup turun

Indeks acuan Nikkei kehilangan 97,72 poin atau 0,46 persen menjadi 21.032,00 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, karena suasana pasar memburuk oleh kemunduran saham-saham AS semalam (Rabu), dengan investor tetap khawatir tentang masa depan ekonomi global.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) kehilangan 97,72 poin atau 0,46 persen, dari tingkat penutupan Rabu (12/6/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.032,00 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, Indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo berkurang 12,72 poin atau 0,82 persen, menjadi berakhir pada 1.541,50 poin.

Saham-saham yang berhubungan dengan minyak dan batu bara, transportasi laut, serta perusahaan sekuritas paling banyak mencatat penurunan pada saat penutupan perdagangan.

Baca juga: Ikuti penurunan Wall Street, bursa saham Tokyo dibuka lebih rendah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul berakhir 0,27 persen lebih rendah

Volume perdagangan mencapai 523 juta saham senilai 5,8 triliun won atau 4,9 miliar dolar AS

Seoul (ANTARA) – Saham-saham Seoul berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama bursa Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 0,27 persen atau 5,60 poin menjadi 2.103,15 poin.

Volume perdagangan mencapai 523 juta saham senilai 5,8 triliun won (4,9 miliar dolar AS), sebut Xinhua.

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.183,1 won terhadap greenback, turun 0,5 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Baca juga: Kekhawatiran ekonomi global tekan bursa saham Tokyo ditutup turun

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina ditutup 0,26 persen lebih tinggi

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, menguat 0,26 persen atau 20,78 poin, menjadi 8.051,76 poin.

Sementara itu, indeks seluruh saham bertambah 6,44 poin atau 0,13 persen, menjadi berakhir di 4.914,12 poin.

Volume perdagangan mencapai 993,50 juta saham senilai 9,10 miliar peso (175,33 juta dolar AS), dengan 82 saham berhasil membukukan keuntungan, 104 saham mengalami kerugian, sementara 52 saham ditutup tak berubah.

Pasar saham Filipina ditutup pada Rabu (12/6/2019) karena merupakan hari libur nasional memperingati Hari Kemerdekaan Filipina.

Baca juga: Bursa saham Filipina ditutup 0,18 persen lebih rendah
Baca juga: Bursa saham Filipina ditutup 0,77 persen lebih tinggi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup 0,05 persen lebih rendah

Indeks Hang Seng turun tipis 0,05 persen atau 13,75 poin menjadi 27.294,71 poin

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama bursa Indeks Hang Seng turun tipis 0,05 persen atau 13,75 poin, menjadi 27.294,71 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara 26.825,35 poin hingga 27.294,71 poin, dengan nilai transaksi mencapai 81,26 miliar dolar Hong Kong (sekitar 10,38 miliar dolar AS).

Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir 0,27 persen lebih rendah
Baca juga: Kekhawatiran ekonomi global tekan bursa saham Tokyo ditutup turun

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham China ditutup bervariasi, Indeks Shanghai naik 0,05 persen

Beijing (ANTARA) – Bursa saham China ditutup bervariasi pada perdagangan Kamis, dengan Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,05 persen menjadi berakhir di 2.910,74 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, ditutup 0,03 persen lebih rendah menjadi 8.951,61 poin.

Gabungan volume transaksi saham di kedua indeks itu mencapai 449,7 miliar yuan atau sekitar 65,23 miliar dolar AS, menyusut dari 513,4 miliar yuan pada hari perdagangan sebelumnya.

Jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 903 saham berbanding 460 saham di bursa Shanghai serta 1.415 saham terhadap 642 saham di bursa Shenzhen.

Saham sepeda motor naik paling tinggi di seluruh papan perdagangan, dengan saham Lifan Industry (Group) Co Ltd naik 6,33 persen menjadi ditutup pada 4,37 yuan per saham.

Namun demikian saham industri alat rumah tangga kehilangan kekuatan dengan Joyoung Co Ltd turun 2,99 persen menjadi 19,49 yuan per saham.

Sementara itu Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq bertambah 0,4 persen menjadi ditutup pada 1.479,83 poin.

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Saham Hong Kong dibuka 0,33 persen lebih rendah

Hong Kong (ANTARA) – Bursa Saham Hong Kong dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi, dengan indeks acuan Hang Seng kehilangan 90,74 poin atau 0,33 persen sehingga dibuka pada angka 27.217,72 poin.

Sementara itu harga emas di Hong Kong turun 30 dolar Hong Kong menjadi 12.450 dolar AS atau sekitar 1.592,07 dolar AS per tael pada Kamis, menurut Masyarakat Pertukaran Emas dan Perak China.

Satu dolar AS sama dengan 7,82 dolar Hong Kong.

Baca juga: Bursa saham Hong Kong berakhir jatuh 1,73 persen
Baca juga: Unjuk rasa oleh ribuan orang lumpuhkan Hong Kong

Harga Emas Turun Dipicu Faktor Global

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Prancis merosot, Indeks CAC-40 ditutup turun 0,62 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham pada bursa Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu (12/6/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris turun 0,62 persen atau 33,53 poin, menjadi 5.374,92 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks CAC-40, tercatat 29 saham mengalami penurunan harga.

Perusahaan berbasis di Inggris yang menyediakan layanan siklus hidup proyek lengkap untuk industri energi TechnipFMC, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 3,58 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan minyak dan gas terintegrasi multinasional Prancis Total yang kehilangan 2,73 persen, serta bank investasi multinasional Prancis dan perusahaan jasa keuangan Societe Generale turun sebesar 2,04 persen.

Sementara itu, konglomerat media massa Prancis, Vivendi naik 1,28 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari kelompok saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan multinasional Prancis pemasok gas dan layanan industri Air Liquide yang meningkat 0,94 persen, serta perusahaan perawatan pribadi Prancis, L’Oreal, naik 0,65 persen.

Baca juga: IHSG diprediksi terkoreksi dibayangi sentimen perang dagang

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Jerman melemah, Indeks DAX-30 ditutup turun 40,13 poin

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup sedikit lebih rendah pada perdagangan Rabu (12/6/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 0,33 persen atau 40,13 poin, menjadi 12.115,68 poin.

Perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya merosot sebesar 3,12 persen.

Disusul oleh saham perusahaan pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical dan perusahaan bahan bangunan multinasional HeidelbergCement, yang masing-masing turun sebesar 2,96 persen dan 2,19 persen.

Di sisi lain, perusahaan kimia dan barang-barang konsumen Henkel naik 2,70 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan perawatan pribadi Beiersdorf dan perusahaan kimia multinasional Linde, yang masing-masing naik 1,23 persen dan 1,05 persen.

Pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 237,5 juta euro (268,92 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Prancis merosot, Indeks CAC-40 ditutup turun 0,62 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Inggris merosot, Indeks FTSE-100 ditutup turun 30,83 poin

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris berakhir melemah pada perdagangan Rabu (12/6/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 0,42 persen atau 30,83 poin, menjadi 7.367,62 poin.

Reckitt Benckiser Group, sebuah perusahaan barang konsumen multinasional Inggris, melonjak 4,38 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan distributor produk pipa dan pemanas multinasional Ferguson serta perusahaan pertambangan logam mulia berbasis di Meksiko, Fresnillo, yang masing-masing meningkat sebesar 2,91 persen dan 2,18 persen.

Sementara itu, kelompok perusahaan rokok British American Tobacco, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 4,40 persen.

Disusul oleh saham perusahaan minyak dan gas multinasional Inggris BP yang berkurang 2,91 persen, serta kelompok bisnis bahan bangunan internasional yang terdiversifikasi CRH turun 2,77 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Prancis merosot, Indeks CAC-40 ditutup turun 0,62 persen

Baca juga: Bursa saham Jerman melemah, Indeks DAX-30 ditutup turun 40,13 poin

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Spanyol merosot, Indeks IBEX-35 ditutup turun 0,47 persen

Madrid (ANTARA) – Saham-saham pada bursa Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (12/6/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid turun 0,47 persen atau 43,60 poin, menjadi 9.238,50 poin.

Sebanyak 19 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks IBEX-35 tercatat mengalami penurunan harga.

Perusahaan infrastruktur Tecnicas Reunidas mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 4,66 persen.

Disusul oleh saham perusahaan energi Ence yang merosot 3,32 persen, serta penyedia solusi teknologi Amadeus turun 2,75 persen.

Di sisi lain perusahaan telekomunikasi Cellnex terangkat 2,31 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan otomotif CIE Automotive yang menguat 1,36 persen , serta perusahaan listrik R.E.C. naik 1,35 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Prancis merosot, Indeks CAC-40 ditutup turun 0,62 persen

Baca juga: Bursa saham Jerman melemah, Indeks DAX-30 ditutup turun 40,13 poin

Baca juga: Bursa saham Inggris merosot, Indeks FTSE-100 ditutup turun 30,83 poin
 

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak jatuh ke tingkat terendah dalam hampir lima bulan

New York (ANTARA) – Harga minyak mentah jatuh sekitar empat persen ke posisi terendah dalam hampir lima bulan pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), tertekan oleh kenaikan tak terduga lain dalam persediaan minyak mentah AS dan prospek suram untuk permintaan minyak global.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus turun 2,32 dolar AS atau 3,7 persen menjadi ditutup pada 59,97 dolar AS per barel pada London ICE Futures ExchangeMinyak, penutupan terendah untuk acuan internasional sejak 28 Januari.

Sementara itu, minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli turun 2,13 dolar AS atau 4,0 persen menjadi menetap pada 50,72 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, penyelesaian terendah sejak 14 Januari.

Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan stok minyak mentah domestik naik secara tak terduga untuk minggu kedua berturut-turut, naik 2,2 juta barel pekan lalu setelah analis memperkirakan penurunan 481.000 barel.

Pada 485,5 juta barel, stok komersial AS berada pada level tertinggi sejak Juli 2017 dan sekitar 8,0 persen di atas rata-rata lima tahun untuk tahun ini, kata EIA.

“Ini benar-benar pasar masih tidak percaya pada persediaan ini, dan mereka tidak akan dapat melihat lebih jauh darinya,” kata Phil Flynn, analis di Price Futures Group di Chicago. “Lebih sulit menebak apa yang akan ditambahkan oleh EIA setiap minggu.”

Baca juga: EIA: Pasokan minyak global akan meningkat pada 2020

EIA pada Selasa (11/6/2019) memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak dunia 2019, yang juga menekan harga minyak berjangka.

Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China, dua konsumen minyak terbesar dunia, juga menekan harga.

Presiden AS Donald Trump pada Rabu (12/6/2019) mengatakan dia merasa bahwa kesepakatan perdagangan dapat dicapai, sementara kembali mengancam akan menaikkan tarif barang-barang China jika mereka tidak membuat kesepakatan.

Manajer hedge fund melikuidasi posisi minyak bullish pada tingkat tercepat sejak kuartal keempat 2018 karena meningkatnya kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi global.

Goldman Sachs mengatakan prospek makroekonomi yang tidak pasti dan produksi minyak yang tidak menentu dari Iran serta lainnya dapat menyebabkan OPEC menghentikan pengurangan pasokan.

Baca juga: Pertumbuhan permintaan melemah, minyak turun di perdagangan Asia

Dengan pertemuan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) berikutnya yang ditetapkan untuk akhir Juni, pasar mencari apakah produsen minyak utama dunia itu akan memperpanjang pengurangan pasokan mereka.

Negara-negara OPEC dan produsen non-anggota termasuk Rusia, telah membatasi produksi minyak mereka sebesar 1,2 juta barel per hari mulai awal tahun ini untuk menopang harga.

Menteri energi Uni Emirat Arab, Suhail bin Mohammed al-Mazroui, mengatakan pada Selasa (11/6/2019) bahwa anggota OPEC hampir mencapai kesepakatan untuk melanjutkan pengurangan produksi.

Aljazair telah melayangkan gagasan untuk meningkatkan pengurangan pasokan minyak oleh OPEC dan sekutunya pada paruh kedua 2019 karena permintaan menurun, sumber OPEC mengatakan, meskipun perpanjangan pembatasan produksi saat ini masih merupakan skenario yang paling mungkin. Demikian laporan yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: Dolar AS menguat di tengah spekulasi penurunan suku bunga Fed

Kilang Minyak Bontang Diproyeksikan Selesai 2023

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Kamis dibuka naik 6,43 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Kamis, dibuka menguat 6,43 poin atau 0,1 persen ke posisi 6.282,61.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 1,54 poin atau 0,15 persen menjadi 997,73.

Cari Bibit Investor, BEI Dirikan Galeri Investasi di Kampus

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BEI: kondisi pasar modal membaik pascalebaran

Banyak juga saham yang harganya terkoreksi banyak, termasuk banyak saham yang dijual ‘under value’ sehingga investor berani membeli.

Solo (ANTARA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kondisi pasar modal membaik pascalebaran seiring dengan meningkatnya transaksi oleh para investor.

“Banyak perusahaan yang menjual sahamnya dalam angka yang baik, salah satunya Telkom,” kata Kepala BEI Surakarta M Wira Adibrata di Solo, Jawa Tengah, Rabu.

Ia mengatakan harga saham Telkom mengalami kenaikan, yaitu pada bulan puasa dijual dengan harga di bawah Rp3.500, pada pembukaan pasar pada Senin (10/6) naik menjadi Rp4.000.

“Banyak juga saham yang harganya terkoreksi banyak, termasuk banyak saham yang dijual ‘under value’ sehingga investor berani membeli,” katanya.

Selain itu, dikatakannya, pascalebaran banyak perusahaan yang kondisi emitennya dalam keadaan baik terlihat dari pembagian deviden perusahaan yang angkanya memuaskan.

“Pada prinsipnya kondisi ini biasa terjadi pada bulan Ramadhan, yaitu setiap Ramadhan kondisi pasar modal selalu lesu dan kembali normal pascalebaran,” katanya.

Sebelumnya, pada saat bulan Ramadhan, dikatakannya, transaksi pasar modal mengalami penurunan yaitu dari rata-rata Rp3,5 triliun menjadi Rp2 triliun di bulan Ramadhan.

“Selain kondisi pasar yang mengalami sentimen negatif, perang dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok juga ikut mempengaruhi,” katanya.

Sementara itu, Manager Representative Officer PT RHB Sekuritas Surakarta Lius Andy Hartono mengatakan kondisi Indonesia sama dengan Malaysia, yaitu setiap momentum Lebaran bursa efek mengalami libur.

“Padahal Eropa dan Amerika Serikat yang menjadi acuan pasar modal dunia tidak libur. Kondisi ini berdampak pada trader yang cenderung menahan uangnya, begitu pula dengan investor. Sebab mereka khawatir tidak bisa menjual jika berbelanja terlalu banyak,” katanya.
 

Membudayakan gerakan millenial menabung di pasar modal

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tunggu data AS, bursa saham Tokyo ditutup lebih rendah

Saham-saham yang terkait dengan aneka produk, real estat dan produk minyak serta batu bara paling banyak membukukan penurunan pada saat penutupan perdagangan

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, setelah pasar mendapat dukungan lemah dari Wall Street semalam (Selasa), dengan beberapa investor memilih mengambil keuntungan sebelum rilis data ekonomi utama AS hari ini.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) kehilangan 74,56 poin atau 0,35 persen, dari tingkat penutupan Selasa (11/6/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 21.129,72 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo turun 7,10 poin atau 0,45 persen, menjadi ditutup pada 1.554,22 poin.

Saham-saham yang terkait dengan aneka produk, real estat dan produk minyak serta batu bara paling banyak membukukan penurunan pada saat penutupan perdagangan.

Baca juga: Ikuti Wall Street, Bursa saham Tokyo dibuka merosot
Baca juga: Aksi buru saham murah dorong saham Tokyo ditutup menguat

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong berakhir jatuh 1,73 persen

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara 27.222,03 poin hingga 27.603,12 poin, dengan nilai transaksi mencapai 77,00 miliar dolar Hong Kong

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham Hong Kong berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama bursa Indeks Hang Seng (HSI), jatuh 1,73 persen atau 480,88 poin, menjadi 27.308,46 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara 27.222,03 poin hingga 27.603,12 poin, dengan nilai transaksi mencapai 77,00 miliar dolar Hong Kong (sekitar 9,85 miliar dolar AS).

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup turun 0,21 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ikuti Wall Street, Bursa saham Tokyo dibuka merosot

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo dibuka sedikit lebih rendah pada perdagangan Rabu pagi, setelah saham-saham di Wall Street tertekan semalam (Selasa) karena kekhawatiran investor atas masa depan ekonomi global di tengah masalah perdagangan yang sedang berlangsung.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, Indeks Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) merosot 15,75 poin atau 0,07 persen, dari tingkat penutupan Selasa (11/6/2019), menjadi diperdagangkan pada 21.188,53 poin.

Baca juga: Wall Street ditutup melemah tertekan data ekonomi dan perang dagang

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 3,14 poin atau 0,20 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.558,18 poin.

Saham-saham yang berhubungan dengan aneka produk, perusahaan sekuritas dan asuransi paling banyak mencatat penurunan di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Dolar melemah di tengah data ekonomi AS yang tidak memuaskan

Baca juga: Harga emas naik tipis ditopang penurunan di pasar ekuitas AS

Baca juga: EIA: Pasokan minyak global akan meningkat pada 2020
 

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul dibuka 0,16 persen lebih rendah

Seoul (ANTARA) – Saham-saham Seoul dibuka lebih rendah pada Rabu pagi, dengan indikator utama bursa Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 0,16 persen atau 3,41 poin, menjadi 2.115,22 poin dalam 15 menit pertama perdagangan.

Mata uang Korea Selatan dikutip pada 1.179,7 won terhadap dolar AS, naik 0,7 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya (11/6/2019).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pertumbuhan permintaan melemah, minyak turun di perdagangan Asia

Investor telah khawatir tentang kenaikan baru-baru ini dalam persediaan minyak AS

Seoul (ANTARA) – Harga minyak turun di perdagangan Asia pada perdagangan Rabu pagi, terbebani oleh prospek permintaan minyak lebih lemah dan kenaikan persediaan minyak mentah Amerika Serikat, meskipun harapan pemotongan pasokan yang dipimpin OPEC semakin kuat.

Minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional untuk harga minyak, turun 76 sen atau 1,22 persen, menjadi diperdagangkan di 61,53 dolar AS per barel pada pukul 00.36 GMT (07.36 WIB).

Minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) turun 79 sen atau 1,3 persen, menjadi diperdagangkan di 52,58 dolar AS per barel.

Badan Informasi Energi AS (EIA) memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia 2019 dan produksi minyak mentah AS dalam laporan bulanannya yang dirilis pada Selasa (11/6/2019)

EIA mengurangi perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia 2019 sebesar 160.000 barel per hari (bph) menjadi 1,22 juta barel per hari, meskipun juga mengurangi perkiraan untuk produksi minyak mentah AS pada 2019 menjadi 12,32 juta barel per hari, 140.000 barel per hari lebih rendah dari perkiraan Mei.

Kenaikan mengejutkan dalam stok minyak mentah AS juga membuat harga minyak di bawah tekanan.

“Investor telah khawatir tentang kenaikan baru-baru ini dalam persediaan minyak AS,” kata bank ANZ dalam sebuah catatan.

Baca juga: EIA: Pasokan minyak global akan meningkat pada 2020

Persediaan minyak mentah AS secara tak terduga naik 4,9 juta barel dalam pekan yang berakhir 7 Juni menjadi 482,8 juta barel, menurut data dari American Petroleum Institute (API) pada Selasa (11/6/2019). Itu dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk penurunan 481.000 barel.

Data resmi dari Badan Informasi Energi AS akan dirilis pukul 10.30 waktu setempat (14.30 GMT) pada Rabu.

Dengan pertemuan OPEC berikutnya beberapa minggu lagi, pasar mengincar apakah produsen minyak utama dunia akan memperpanjang pengurangan pasokan mereka.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan beberapa non-anggota termasuk Rusia, telah membatasi produksi minyak mereka sebesar 1,2 juta barel per hari sejak awal tahun dalam upaya untuk menopang harga.

Menteri Energi UEA Suhail bin Mohammed al-Mazroui mengatakan pada Selasa (11/6/2019) bahwa anggota OPEC hampir mencapai kesepakatan untuk melanjutkan pengurangan produksi.

OPEC dijadwalkan bertemu pada 25 Juni, diikuti pembicaraan dengan sekutunya yang dipimpin oleh Rusia pada 26 Juni. Namun Rusia menyarankan perubahan tanggal menjadi 3-4 Juli, sumber dalam kelompok itu sebelumnya mengatakan kepada Reuters.

Baca juga: Harga minyak dunia sedikit berubah di tengah kekhawatiran permintaan

Kilang Minyak Bontang Diproyeksikan Selesai 2023

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Rabu dibuka melemah 35,64 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu dibuka melemah 35,64 poin atau 0,57 persen ke posisi 6.270,35.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 9,43 poin atau 0,94 persen menjadi 992,89.

Baca juga: Ikuti Wall Street, Bursa saham Tokyo dibuka merosot

Baca juga: Wall Street ditutup melemah tertekan data ekonomi dan perang dagang

Cari Bibit Investor, BEI Dirikan Galeri Investasi di Kampus

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa China merosot, Indeks Komposit Shanghai dibuka turun 0,29 persen

Beijing (ANTARA) – Pasar saham China dibuka lebih rendah pada Rabu pagi, dengan Indeks Komposit Shanghai turun 0,29 persen menjadi diperdagangkan di 2.917,22 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua di China, dibuka melemah 0,32 persen menjadi diperdagangkan pada 9.008,56 poin.

Sementara itu, Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, berkurang 0,40 persen menjadi dibuka pada 1.481,42 poin.

Baca juga: IHSG Rabu dibuka melemah 35,64 poin

Baca juga: Ikuti Wall Street, Bursa saham Tokyo dibuka merosot

Baca juga: Wall Street ditutup melemah tertekan data ekonomi dan perang dagang

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng dibuka turun 0,67 persen

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Hong Kong dibuka lebih rendah pada Rabu pagi, dengan indikator utama bursa Indeks Hang Seng (HSI) turun 0,67 persen atau 186,22 poin, menjadi diperdagangkan di 27.603,12 poin.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG Rabu dibuka melemah 35,64 poin

Baca juga: Ikuti Wall Street, Bursa saham Tokyo dibuka merosot

Baca juga: Wall Street ditutup melemah tertekan data ekonomi dan perang dagang

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG diprediksi terkoreksi dibayangi sentimen perang dagang

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu ini diprediksi terkoreksi dibayangi sentimen perang dagang Amerika Serikan (AS) dan China.

IHSG dibuka melemah 35,64 poin atau 0,57 persen ke posisi 6.270,35. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 9,43 poin atau 0,94 persen menjadi 992,89.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Rabu, mengatakan ada potensi terjadi koreksi atas IHSG pada perdagangan hari ini seiring kenaikan yang mulai terbatas pada Selasa (11/6) lalu.

“Selain itu, pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang ancaman tarif terhadap China, bisa ditanggapi negatif pelaku pasar, karena kemungkinan China akan melawan tekanan dari AS,” ujar Alfiansyah.

Presiden Donald Trump mengatakan siap untuk memberlakukan putaran lain terhadap tarif impor dari China. Hal itu akan dilakukannya jika tidak ada kemajuan dalam pembicaraan perdagangan dengan Presiden China Xi Jinping pada pertemuan puncak G20 akhir bulan ini.

Sebelumnya Trump mengatakan akan memutuskan setelah pertemuan para pemimpin ekonomi terbesar dunia tersebut, apakah akan melakukan ancaman untuk mengenakan tarif setidaknya 300 miliar dolar AS atas barang-barang impor dari China.

Di sisi lain China melaporkan bahwa ekspor secara tidak terduga tumbuh 1,1 persen pada Mei dari tahun lalu meskipun tarif AS lebih tinggi, tetapi impor turun paling besar dalam hampir tiga tahun. Kendati diduga eksportir China mungkin telah melakukan pengiriman ke AS untuk menghindari potensi tarif baru AS.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 8,22 poin (0,04 persen) ke 21.212,5, Indeks Hang Seng melemah 360,42 poin (1,3 persen) ke 27.428,92, dan Indeks Straits Times melemah 10,57 poin (0,33 persen) ke posisi 3.220,15.

Baca juga: Ikuti Wall Street, Bursa saham Tokyo dibuka merosot

Baca juga: Bursa Hong Kong melemah, Indeks Hang Seng dibuka turun 0,67 persen

Baca juga: Wall Street ditutup melemah tertekan data ekonomi dan perang dagang

Forum G20 berupaya menurunkan tensi perang dagang

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Prancis menguat, Indeks CAC 40 berakhir naik 0,48 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa (11/6/2019), dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris menguat 0,48 persen atau 25,95 poin, menjadi 5.408,45 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen Indeks CAC 40, tercatat 31 saham berhasil membukukan kenaikan harga.

Pabrikan cermin multinasional Prancis Compagnie de Saint-Gobain terangkat 2,68 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan produsen ban Prancis Michelin yang bertambah 2,57 persen, serta perusahaan jasa konsultasi dan informasi teknologi multinasional Prancis Atos naik 2,54 persen.

Sementara itu, perusahaan farmasi multinasional Prancis Sanofi mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 1,55 persen.

Disusul oleh saham perusahaan konglomerat media massa Prancis, Vivendi, yang melemah 1,43 persen, serta kelompok perusahaan pengolahan air dan limbah Prancis Veolia Environnement turun 0,85 persen.

Baca juga: Analis: IHSG hari ini rawan aksi ambil untung

Baca juga: Melemah pagi, rupiah diprediksi menguat hingga Rp14.200 per dolar

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks DAX 30 Jerman ditutup naik 0,92 persen, saham Adidas anjlok

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup lebih kuat pada perdagangan Selasa (11/6/2019), dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt naik 0,92 persen atau 110,43 poin, menjadi 12.155,81 poin.

Raksasa industri Thyssenkrupp membukukan keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melonjak 4,76 persen.

Disusul oleh saham bank terkemuka Jerman Deutsche Bank serta produsen semikonduktor Infineon Technologies, yang masing-masing naik sebesar 3,75 persen dan 3,42 persen.

Di sisi lain, perusahaan pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 1,19 persen.

Diikuti oleh saham kelompok perusahaan energi RWE dan E.ON, yang masing-masing berkurang sebesar 0,98 persen dan 0,48 persen.

Perusahaan perangkat lunak multinasional SAP adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 228,9 juta euro (259,1 juta dolar AS). Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Prancis menguat, Indeks CAC 40 berakhir naik 0,48 persen

Baca juga: Analis: IHSG hari ini rawan aksi ambil untung

Inovatif dan Kreatif, kunci sukses Never Too Lavish

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Inggris menguat, Indeks FTSE 100 ditutup naik 0,31 persen

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa (11/6/2019), dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London naik 0,31 persen atau 22,91 poin, menjadi 7.398,45 poin.

Halma, kelompok perusahaan teknologi yang membuat produk untuk deteksi bahaya dan perlindungan jiwa, melonjak 4,10 persen, menjadi peraih keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan jasa pesanan dan pengiriman makanan dalam jaringan Just Eat dan perusahaan perawatan kesehatan NMC Health, yang masing-masing meningkat sebesar 3,96 persen dan 3,75 persen.

Sementara itu, Centrica, sebuah perusahaan energi dan jasa multinasional Inggris, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya kehilangan 1,84 persen.

Disusul oleh saham Hargreaves Lansdown, sebuah perusahaan jasa keuangan, yang turun 1,80 persen, serta Tesco, perusahaan bahan makanan multinasional Inggris dan pengecer barang umum, melemah 1,26 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Prancis menguat, Indeks CAC 40 berakhir naik 0,48 persen

Baca juga: Indeks DAX 30 Jerman ditutup naik 0,92 persen, saham Adidas anjlok

Baca juga: Analis: IHSG hari ini rawan aksi ambil untung

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Spanyol menguat, Indeks IBEX 35 berakhir naik 3,90 poin

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa (11/6/2019), dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid menguat tipis 0,04 persen atau 3,90 poin, menjadi 9.298,00 poin.

Perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal melonjak 6,37 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh saham perusahaan konsultan dan teknologi Indra A yang terangkat sebesar 3,37 persen, serta perusahaan farmasi Grifols naik sebesar 2,72 persen.

Di sisi lain, bank terkemuka Spanyol Caixabank mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot sebesar 1,27 persen.

Diikuti oleh saham bank Spanyol lainnya, BBV, yang berkurang 1,16 persen, serta perusahaan listrik Naturgy kehilangan 0,77 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Indeks DAX 30 Jerman ditutup naik 0,92 persen, saham Adidas anjlok

Baca juga: Bursa saham Prancis menguat, Indeks CAC 40 berakhir naik 0,48 persen

Baca juga: Bursa saham Inggris menguat, Indeks FTSE 100 ditutup naik 0,31 persen

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga emas naik tipis ditopang penurunan di pasar ekuitas AS

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik tipis pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), setelah sehari sebelumnya turun tajam, karena pasar ekuitas Amerika Serikat (AS) mundur dan dolar melemah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 1,90 dolar AS atau 0,14 persen, menjadi menetap di 1.331,20 dolar AS per ounce.

Indeks-indeks acuan di bursa saham Wall Street mundur pada perdagangan Selasa (11/6/2019), setelah mencatat reli yang signifikan selama sesi sebelumnya. Ketika ekuitas membukukan kerugian, emas berjangka biasanya naik karena daya tarik sebagai aset safe-haven.

Dukungan tambahan datang dari dolar AS yang melemah. Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,07 persen menjadi 96,70 tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar AS melemah biasanya emas berjangka akan naik karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Sehari sebelumnya, emas berjangka turun lebih dari satu persen karena aksi ambil untung setelah terus meningkat selama delapan sesi berturut-turut, menyusul penguatan dolar AS dan kenaikan ekuitas secara signifikan.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 10,1 sen atau 0,69 persen menjadi ditutup pada 14,74 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 9,10 dolar AS atau 1,13 persen, menjadi berakhir pada 814,30 dolar per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa saham Spanyol menguat, Indeks IBEX 35 berakhir naik 3,90 poin

Baca juga: Indeks DAX 30 Jerman ditutup naik 0,92 persen, saham Adidas anjlok

Baca juga: Bursa saham Inggris menguat, Indeks FTSE 100 ditutup naik 0,31 persen

Harga Emas Turun Dipicu Faktor Global

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak dunia sedikit berubah di tengah kekhawatiran permintaan

Kami berupaya mencegah penurunan harga seperti itu…

New York (ANTARA) – Harga minyak dunia sedikit berubah pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) karena investor mempertimbangkan permintaan global yang lebih lemah terhadap kemungkinan perpanjangan kesepakatan pemangkasan produksi.

Patokan AS, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli hanya menambahkan 0,01 dolar AS, menjadi menetap pada 53,27 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, patokan internasional, minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus ditutup datar pada 62,29 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Laporan Xinhua menyebutkan para investor telah khawatir selama beberapa waktu bahwa perlambatan ekonomi global akan mengurangi permintaan minyak mentah.

Badan Informasi Energi AS (EIA) memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia 2019 sebesar 0,2 juta barel per hari (bph) menjadi 1,2 juta barel per hari dalam prospek energi jangka pendeknya yang dirilis pada Selasa (11/6/2019).

Laporan itu mengatakan pemerintah EIA mengurangi perkiraan harga minyak mentah 2019 untuk minyak Brent menjadi 67 dolar AS per barel, yang lebih rendah tiga dolar AS dari perkiraan Mei.

“Perkiraan harga 2019 yang lebih rendah sebagian besar mencerminkan penurunan harga minyak mentah global baru-baru ini, serta ketidakpastian tentang pertumbuhan permintaan minyak global,” kata laporan itu.

Sementara meredupnya prospek permintaan membebani harga minyak, harapan bahwa pengekspor minyak utama dunia dekat dengan memperpanjang kesepakatan pengurangan produksi mendukung harga minyak mentah.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan beberapa pengekspor minyak non-anggota termasuk Rusia, telah menahan pasokan sejak awal tahun untuk menyeimbangkan pasokan dan permintaan, dan mendukung harga minyak.

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan pada Senin (10/6/2019) bahwa Rusia adalah satu-satunya pengekspor minyak yang masih belum memutuskan apakah eksportir besar harus memperpanjang kesepakatan produksi, menurut laporan media.

“Kami berupaya mencegah penurunan harga seperti itu, yang dapat berdampak negatif bagi kepentingan konsumen dan produsen,” kata Al-Falih pada konferensi pers bersama dengan Menteri Energi Rusia Alexander Novak, Senin (10/6/2019).

Novak mengatakan bahwa ada risiko besar kelebihan produksi minyak dan kemungkinan harga menurun.

Diperlukan penilaian situasi sehingga produsen minyak dapat membuat keputusan yang seimbang pada pertemuan yang dijadwalkan Juli di Wina, mengenai apakah akan memperpanjang pemotongan produksi minyak untuk menjaga harga stabil, tambahnya.

Baca juga: Harga emas naik tipis ditopang penurunan di pasar ekuitas AS

Baca juga: Melemah pagi, rupiah diprediksi menguat hingga Rp14.200 per dolar
 

Kilang Minyak Bontang Diproyeksikan Selesai 2023

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street ditutup melemah tertekan data ekonomi dan perang dagang

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street sedikit lebih rendah pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menghapus kenaikan sebelumnya, karena para pelaku pasar mempertimbangkan sejumlah data ekonomi terbaru Amerika Serikat yang mengecewakan dan kekhawatiran perang dagang.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 14,17 poin atau 0,05 persen, menjadi berakhir di 26.048,51 poin. Indeks S&P 500 turun 1,01 poin atau 0,03 persen menjadi ditutup di 2.885,72 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 0,60 poin atau 0,01 persen lebih rendah menjadi 7.822,57 poin.

Indeks Dow mengakhiri kenaikan beruntun enam hari pada Selasa (11/6/2019), karena investor menahan diri setelah serangkaian kenaikan dan kekhawatiran baru muncul selama perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Selasa (11/6/2019) bahwa ia sedang menunda perjanjian perdagangan dengan China dan tidak tertarik untuk maju, kecuali Beijing menyetujui empat atau lima “poin utama” yang tidak ia sebutkan.

Secara terpisah, Trump mengatakan ia akan mengenakan tarif lebih banyak pada impor China jika tidak ada kemajuan dalam pembicaraan dengan Presiden China Xi Jinping di KTT Kelompok 20 (G20) akhir bulan ini.

Dari 11 sektor utama S&P 500, sektor industri dan utilitas tampak tertekan sementara sektor consumer discretionary dan jasa-jasa komunikasi berkinerja lebih baik.

Saham raksasa pabrikan pesawat AS, United Technologies Corporation, jatuh 3,96 persen pada penutupan, merupakan saham dengan kinerja terburuk dalam komponen Dow.

Sementara itu saham Caterpillar dan Cisco Systems naik 1,22 persen, memimpin kenaikan dalam indeks 30-saham utama.

Di sisi ekonomi, indeks harga produsen yang disesuaikan secara musiman untuk permintaan akhir naik tipis 0,1 persen pada Mei, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan pada Selasa (11/6/2019). Harga permintaan akhir naik 0,2 persen pada April dan 0,6 persen pada Maret.

Optimisme usaha kecil AS naik 1,5 poin menjadi 105,0 pada Mei, Federasi Nasional Bisnis Independen mengatakan pada Selasa (11/6/2019). Para ekonom yang disurvei oleh Econoday memperkirakan angka 102,0. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Harga emas naik tipis ditopang penurunan di pasar ekuitas AS

Baca juga: Harga minyak dunia sedikit berubah di tengah kekhawatiran permintaan

Baca juga: Dolar melemah di tengah data ekonomi AS yang tidak memuaskan

Forum G20 berupaya menurunkan tensi perang dagang

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul menguat, Indeks KOSPI berakhir naik 0,59 persen

Seoul (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Seoul berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa, dengan indikator utama bursa Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik 0,59 persen atau 12,32 poin, menjadi 2.111,81 poin.

Laporan Xinhua menyebutkan volume perdagangan mencapai 541,5 juta saham senilai 4,1 triliun won atau setara dengan 3,5 miliar dolar AS.

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.180,4 won terhadap greenback, naik 4,8 won dari tingkat penutupan sehari sebelumnya (10/6/2019).

Baca juga: Analis: IHSG hari ini rawan aksi ambil untung

Baca juga: Melemah pagi, rupiah diprediksi menguat hingga Rp14.200 per dolar

Baca juga: Wall Street ditutup menguat, kekhawatiran ketegangan AS-Meksiko mereda

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Aussie berakhir melonjak dengan keuntungan luas

Itu merupakan awal yang positif untuk pekan yang diperpendek karena libur bagi pasar saham lokal dengan ASX 200 melompat ke level terbaik sejak Desember 2007

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia ditutup naik tajam pada perdagangan Selasa, dengan hampir semua sektor cenderung naik, dengan pengecualian utilitas yang merosot.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 102,40 poin atau 1,59 persen menjadi 6.546,30 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 99,20 poin atau 1,52 persen menjadi 6.624,40 poin.

“Itu merupakan awal yang positif untuk pekan yang diperpendek karena libur bagi pasar saham lokal dengan ASX 200 melompat ke level terbaik sejak Desember 2007,” kata analis pasar Commsec, James Tao.

Secara lokal, sektor perawatan kesehatan memimpin kenaikan, melambung lebih dari 3,5 persen, sementara industri juga melonjak.

Keuntungan kuat tersebar luas dengan hanya utilitas yang cenderung lebih rendah.

Saham-saham utilitas tertekan oleh penyedia energi AGL, yang jatuh lebih dari 7,0 persen setelah mengumumkan pemadaman listrik di stasiun pembangkit listrik mereka Loy Yang, yang dapat merusak hasil keuangan pada tahun depan.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat, dengan Commonwealth Bank naik 1,19 persen, ANZ naik 0,99 persen, National Australia Bank naik 1,19 persen dan Westpac Bank naik 1,14 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi, dengan Rio Tinto naik 2,60 persen, Fortescue Metals naik 3,19 persen dan BHP naik 2,27 persen, namun penambang emas Newcrest turun 0,63 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melonjak, dengan Oil Search naik 2,17 persen, Santos naik 1,18 persen, dan Woodside Petroleum naik 1,47 persen.

Supermarket terbesar Australia melambung, dengan Coles naik 0,39 persen dan Woolworths naik 1,71 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra naik 0,81 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas terangkat 2,71 persen dan perusahaan biomedis CSL melonjak 4,27 persen.

Baca juga: Pasar saham Aussie dibuka naik tajam
Baca juga: Pasar saham Aussie dibuka menguat dengan keuntungan meluas

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China ditutup naik tajam

Beijing (ANTARA) – Pasar saham China ditutup naik tajam pada perdagangan Selasa, dengan Indeks Komposit Shanghai melonjak 2,58 persen, menjadi 2.925,72 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, berakhir melambung 3,74 persen menjadi 9.037,67 poin.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq, bertambah 3,91 persen, menjadi ditutup pada 1.487,35 poin.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina ditutup 0,18 persen lebih rendah

Indeks seluruh saham turun 4,63 poin atau 0,09 persen menjadi 4.907,68 poin

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, turun 0,18 persen atau 14,41 poin, menjadi 8.030,98 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks seluruh saham turun 4,63 poin atau 0,09 persen, menjadi berakhir di 4.907,68 poin.

Volume perdagangan mencapai 650,78 juta saham senilai 7,78 miliar peso (149,38 juta dolar AS), dengan 107 saham berhasil membukukan keuntungan, 95 saham menderita kerugian, sementara 40 saham ditutup datar.

Baca juga: Bursa saham Filipina ditutup 0,77 persen lebih tinggi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup 0,76 persen lebih tinggi

Indeks Hang Seng naik 0,76 persen atau 210,70 poin menjadi 27.789,34 poin

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa, dengan indikator utama bursa Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,76 persen atau 210,70 poin, menjadi 27.789,34 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan berkisar antara 27.577,91 poin hingga 27.857,85 poin, dengan nilai transaksi mencapai 91,60 miliar dolar Hong Kong (sekitar 11,70 miliar dolar AS), dilansir Xinhua.

Baca juga: Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 98,42 poin

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG ditutup menguat seiring kenaikan bursa saham Asia

Hari ini koreksi sehat, mencoba menutup gap IHSG pada perdagangan kemarin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa ditutup menguat seiring kenaikan bursa saham regional Asia.

IHSG ditutup menguat 16,38 poin atau 0,26 persen ke posisi 6.305,99. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,32 poin atau 0,03 persen menjadi 1.002,32.

“Hari ini koreksi sehat, mencoba menutup gap IHSG pada perdagangan kemarin. Terkait perang dagang, masih jadi atensi pasar, tapi agak reda setelah Trump kembali bilang ada potensi tercapainya kesepakatan,” kata analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Selasa.

Dibuka melemah, IHSG sempat melemah hingga jelang berakhirnya sesi perdagangan pertama. IHSG lalu menguat hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli asing bersih atau net foreign buy
sebesar Rp241,4 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 476.058 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 11,63 miliar lembar saham senilai Rp8,06 triliun. Sebanyak 218 saham naik, 185 saham menurun, dan 141 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei menguat 69,86 poin (0,33 persen) ke 21.204,28, indeks Hang Seng menguat 210,7 poin (0,76 persen) ke 27.789,34, dan indeks Straits Times menguat 21,57 poin (0,67 persen) ke posisi 3.209,58.

Baca juga: Analis: IHSG hari ini rawan aksi ambil untung

Forum G20 berupaya menurunkan tensi perang dagang

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Malaysia ditutup melemah, indeks KLCI turun 0,26 persen

Indeks Emas melemah 12,97 poin atau 0,11 persen menjadi ditutup di 11.629,39 poin

Kuala Lumpur (ANTARA) – Pasar saham Malaysia berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) turun 4,27 poin atau 0,26 persen, menjadi 1.651,20 poin.

Sementara itu, dikutip Xinhua, indeks Emas melemah 12,97 poin atau 0,11 persen, menjadi ditutup di 11.629,39 poin.

Sebanyak 455 saham berhasil membukukan keuntungan, 348 saham mengalami kerugian dan 401 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi turun menjadi 2,24 miliar saham senilai 2,02 miliar ringgit Malaysia (485,58 juta dolar AS), dibandingkan dengan 2,28 miliar saham senilai 1,79 miliar ringgit Malaysia (430,29 juta dolar AS) pada Senin (10/6/2019).

Baca juga: Bursa saham Singapura ditutup 0,67 persen lebih tinggi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah menguat seiring ekspektasi turunnya suku bunga The Fed

Komentar dovish baru-baru ini dari pejabat Fed dan data ekonomi yang lemah telah mendukung harapan untuk penurunan suku bunga. Tetapi pasar juga melihat ke pertemuan G20 di Osaka, Jepang, pada 28-29 Juni

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore menguat seiring meningkatnya ekspektasi pasar akan turunnya suku bunga The Fed.

Rupiah menguat 11 poin atau 0,08 persen menjadi Rp14.239 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.250 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Selasa, mengatakan, salah satu katalis positif dari eksternal yaitu meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve meskipun investor khawatir untuk menjual dolar secara agresif sebelum KTT Kelompok 20 bulan ini.

“Komentar dovish baru-baru ini dari pejabat Fed dan data ekonomi yang lemah telah mendukung harapan untuk penurunan suku bunga. Tetapi pasar juga melihat ke pertemuan G20 di Osaka, Jepang, pada 28-29 Juni,” ujar Ibrahim.

Dari internal, inflasi Mei yang relatif terkendali serta dinaikkannya peringkat surat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s, juga mendorong rupiah bergerak positif hari ini.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah Rp14.254 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.237 per dolar AS hingga Rp14.257 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa ini menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.258 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.231 per dolar AS.

Baca juga: Melemah pagi, rupiah diprediksi menguat hingga Rp14.200 per dolar
Baca juga: Rupiah Selasa pagi melemah 5 poin

Gubernur Sulteng bagikan 100 juta Rupiah ‘Hagala’ untuk warga

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hotel Fitra International resmi melantai di BEI

Hotel Fitra menjadi perusahaan yang ke-13 tercatat di bursa efek tahun 2019 ini dan menjadi perusahaan ke-637 yang tercatat di BEI

Jakarta (ANTARA) – PT Hotel Fitra International Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah melakukan pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) pada Selasa pagi ini.

“Hotel Fitra menjadi perusahaan yang ke-13 tercatat di bursa efek tahun 2019 ini dan menjadi perusahaan ke-637 yang tercatat di BEI,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setia.

Emiten berkode FITT itu melepas saham ke publik sebanyak 220 juta lembar saham atau setara 36,67 persen dari modal ditempatkan dengan penawaran harga Rp102 per lembar saham. Dari IPO ini, perseroan akan meraup dana Rp22,4 miliar.

Pada saat pembukaan perdagangan di bursa Selasa ini, harga saham FITT langsung melejit 69,61 persen menjadi Rp173 per lembar saham di tengah melemahnya IHSG.

Kenaikan harga saham FITT tersebut ditopang oleh frekuensi transaksi sebanyak satu kali dan volume transaksi sebanyak satu lot.

Hotel Fitra International sendiri menunjuk PT Lotus Andalan Sekuritas sebagai penjamin emisi efek. Direktur Utama Andalan Sekuritas Wientoro Prasetyo mengatakan, sebanyak 49 persen dana hasil IPO akan digunakan untuk mengakuisisi tambahan ‘land bank” oleh anak usahanya yaitu PT Bumi Majalengka Permai (BMP).

“Sedangkan 30 persen dana hasil IPO akan digunakan untuk membangun “convention hall” berkapasitas 500 orang yang akan beroperasi pada Oktober 2019 dan sisanya sebesar 21 persen untuk modal kerja BMP selaku anak usaha yang mengelola Hotel Fitra,” kata Wientoro.

Baca juga: BRI ajak debiturnya melantai di bursa

Baca juga: Perusahaan konstruksi Meta Epsi resmi melantai di bursa

Baca juga: DIRE Padjadjaran resmi melantai di bursa

Membudayakan gerakan millenial menabung di pasar modal

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Analis: IHSG hari ini rawan aksi ambil untung

…kenaikan IHSG terbilang sudah cukup tinggi dalam dua hari terakhir secara beruntun

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa, diprediksi rawan akan aksi ambil untung oleh para investor.

IHSG dibuka melemah 2,81 poin atau 0,04 persen ke posisi 6.286,8. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 0,83 poin atau 0,08 persen menjadi 1.001,17.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Selasa, mengatakan laju kenaikan IHSG yang berlangsung hingga perdagangan saham hari Senin (10/6) kemarin, diperkirakan mulai melambat pada perdagangan saham hari ini, seiring meredanya eforia pasar atas keputusan S&P yang menaikkan peringkat surat utang Indonesia.

“Bahkan rawan terjadi aksi ambil untung yang dilakukan pemodal, mengingat kenaikan IHSG terbilang sudah cukup tinggi dalam dua hari terakhir secara beruntun,” ujar Alfiansyah.

Dari eksternal, sengketa dagang masih berlanjut. China tengah menyiapkan balasan atas kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mendeklarasikan darurat nasional di bidang teknologi sehingga membuat Huawei Technologies tidak bisa berbisnis dengan perusahaan AS tanpa lisensi.

“Sanksi yang sedang disiapkan Pemerintah China berupa pengetatan sejumlah ekspor teknologi ke AS,” kata Alfiansyah.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain Indeks Nikkei menguat 45,1 poin (0,21 persen) ke 21.179,52, Indeks Hang Seng menguat 130,86 poin (0,47 persen) ke 27.709,5, dan Indeks Straits Times menguat 17,64 poin (0,55 persen) ke posisi 3.205,75.

Baca juga: Bursa Saham Tokyo merosot saat investor kunci keuntungan

Baca juga: Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 98,42 poin

Baca juga: Wall Street ditutup menguat, kekhawatiran ketegangan AS-Meksiko mereda

Cari Bibit Investor, BEI Dirikan Galeri Investasi di Kampus

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 98,42 poin

Hong Kong (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Hong Kong dibuka lebih tinggi pada Selasa pagi, dengan indikator utama bursa Indeks Hang Seng (HSI) naik 0,36 persen atau 98,42 poin, menjadi diperdagangkan di 27.677,06 poin.

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Bursa Saham Tokyo merosot saat investor kunci keuntungan

Baca juga: Pasar saham Aussie dibuka naik tajam

Baca juga: Wall Street ditutup menguat, kekhawatiran ketegangan AS-Meksiko mereda

BEI Dukung Investasi Online Terintegrasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019