Harga minyak jatuh karena China berlakukan tarif baru barang-barang AS

New York (ANTARA) – Harga minyak jatuh pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah China mengumumkan akan mengenakan tarif tambahan pada barang-barang impor asal Amerika Serikat senilai sekitar 75 miliar dolar AS sebagai tanggapan atas kenaikan tarif Amerika Serikat yang baru diumumkan atas barang-barang China.

Patokan AS, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober merosot 1,18 dolar AS menjadi menetap pada 54,17 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu patokan global, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober turun 0,58 dolar AS menjadi ditutup pada 59,34 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Berdasarkan undang-undang dan disetujui oleh Dewan Negara, total 5.078 produk AS, termasuk minyak mentah, kedelai, kacang tanah, makanan laut, ayam, buah dan sayuran, serta bulu hewan, akan dikenakan tarif tambahan 10 persen atau lima persen, Komisi Tarif Bea Cukai Dewan Negara mengumumkan pada Jumat (23/8/2019).

Kenaikan tarif akan dilaksanakan dalam dua kelompok dan mulai berlaku masing-masing pada pukul 24.01 malam waktu Beijing pada 1 September dan pukul 24.01 malam waktu Beijing pada 15 Desember, komisi mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Pemerintah AS mengumumkan pada 15 Agustus bahwa mereka akan mengenakan tarif tambahan 10 persen untuk barang-barang China senilai sekitar 300 miliar dolar AS, masing-masing berlaku pada 1 September dan 15 Desember, dalam dua kelompok.

Para investor energi di pasar keuangan global telah beralih ke mode penghindaran risiko (risk-off) di tengah kekhawatiran yang semakin mendalam bahwa peningkatan perang perdagangan AS-China akan mengurangi permintaan global.

Seiring dengan merosotnya minyak mentah berjangka, ekuitas-ekuitas energi juga memperpanjang kerugian yang nyata. Sektor energi merosot lebih dari 3,8 persen pada penutupan pasar, berkinerja terburuk dari 11 sektor utama S&P 500.

Sektor energi tersebut melibatkan sejumlah perusahaan eksplorasi dan produksi minyak dan gas, perusahaan listrik terintegrasi, kilang dan operasi lainnya, yang menghasilkan pendapatan yang terkait dengan harga minyak mentah, gas alam, dan komoditas lainnya.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street berakhir jatuh tertekan ketegangan perdagangan AS-China

China akan mengenakan tarif tambahan pada impor barang-barang dari Amerika Serikat senilai sekitar 75 miliar dolar AS ..

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street berakhir melemah tajam pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah China mengumumkan langkah-langkah pembalasan terhadap tarif impor Amerika Serikat.

Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 623,34 poin atau 2,37 persen menjadi ditutup di 25.628,90 poin. Indeks S&P 500 merosot 75,84 poin atau 2,59 persen, menjadi berakhir di 2.847,11 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup turun 239,62 poin atau 3,00 persen menjadi 7.751,77 poin.

China akan mengenakan tarif tambahan pada impor barang-barang dari Amerika Serikat senilai sekitar 75 miliar dolar AS sebagai tanggapan atas kenaikan tarif Amerika yang baru diumumkan atas barang-barang China, Komisi Tarif Bea Cukai Dewan Negara mengumumkan Jumat (23/8/2019).

Berdasarkan undang-undang dan disetujui oleh Dewan Negara, total 5.078 produk Amerika Serikat akan dikenakan tarif tambahan 10 persen atau lima persen.

Kenaikan tarif akan dilaksanakan dalam dua kelompok dan mulai berlaku masing-masing pada pukul 24.01 malam waktu Beijing pada 1 September dan pukul 24.01 malam waktu Beijing pada 15 Desember, komisi mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Pengenaan tarif tambahan China adalah tanggapan paksa terhadap unilateralisme dan proteksionisme perdagangan Amerika Serikat, kata komisi itu.

Pemerintah Amerika Serikat mengumumkan pada 15 Agustus bahwa mereka akan mengenakan tarif tambahan 10 persen untuk barang-barang China senilai sekitar 300 miliar dolar AS, masing-masing berlaku pada 1 September dan 15 Desember, dalam dua kelompok.

Baca juga: China kenakan tarif impor 75 miliar dolar dari AS

Berita itu muncul pada saat pasar AS telah mengkhawatirkan kemungkinan resesi ekonomi yang disumbang oleh ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra dagang utamanya.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyampaikan pidato yang banyak diantisipasi pada Jumat (23/8/2019) di simposium ekonomi tahunan bank sentral di Jackson Hole, Wyoming.

Bertentangan dengan apa yang diharapkan pasar, Powell tidak memberikan sinyal yang jelas tentang penurunan suku bunga lebih lanjut. Dia berjanji untuk “bertindak sewajarnya untuk mempertahankan ekspansi,” sebuah ungkapan yang telah dia gunakan beberapa kali dalam beberapa bulan terakhir.

Sementara itu Powell mencatat bahwa ekonomi AS terus berkinerja baik secara keseluruhan, dia menunjukkan tiga faktor yang membebani prospek yang menguntungkan, yaitu perlambatan pertumbuhan global, ketidakpastian kebijakan perdagangan, dan inflasi yang diredam.

Dia mengatakan prospek pertumbuhan global telah memburuk sejak pertengahan tahun lalu. Ketidakpastian kebijakan perdagangan tampaknya memainkan peran dalam perlambatan global dan lemahnya manufaktur serta belanja modal di Amerika Serikat.

Powell berbicara panjang lebar tentang ketidakpastian kebijakan perdagangan. Dia mengatakan menyesuaikan ketidakpastian kebijakan perdagangan ke dalam kerangka kebijakan Fed adalah tantangan baru.

Dia mengatakan apa pun yang memengaruhi prospek lapangan kerja dan inflasi juga dapat mempengaruhi sikap kebijakan moneter yang tepat, dan itu bisa mencakup ketidakpastian tentang kebijakan perdagangan.

Brian Rose, ekonom senior Amerika di UBS Global Wealth Management, mengatakan pidatonya seimbang, yang mencerminkan berbagai pandangan anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC).

“Pidato itu tidak mengandung kejutan besar dan reaksi pasar terbatas,” kata Rose.

Ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga lagi pada September berada di 100 persen, menurut alat FedWatch Chicago Mercantile Exchange Group.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indek CAC-40 Prancis berakhir turun1,14 persen

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (23/8/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris turun 1,14 persen atau 61,38 poin, menjadi 5.326,87 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 tercatat 37 saham mengalami penurunan harga.

Perusahaan elektronik dan semikonduktor multinasional Prancis-Italia STMicroelectronics menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 4,65 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan penyedia layanan industri minyak dan gas internasional Technipfmc yang kehilangan 3,34 persen, serta kelompok perusahaan keuangan internasional Prancis BNP Paribas jatuh 2,14 persen.

Sementara itu, perusahaan multinasional Prancis Safran, yang memproduksi mesin pesawat terbang, mesin roket, komponen luar angkasa dan sistem pertahanan, menguat 0,62 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan optik mata internasional berbasis di Perancis, EssilorLuxottica, yang bertambah 0,34 persen, serta raksasa teknologi dan pertahanan Prancis Thales naik 0,29 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks DAX-30 Jerman ditutup merosot 1,15 persen

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup lebih lemah pada perdagangan Jumat (23/8/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt merosot 1,15 persen atau 135,53 poin menjadi 11.611,51 poin.

Produsen otomotif terkemuka Jerman BMW mencatat kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 3,15 persen.

Disusul oleh saham perusahaan produsen otomotif Daimler dan pabrikan semikonduktor Infineon Technologies, yang masing-masing kehilangan sebesar 3,09 persen dan 2,76 persen.

Di sisi lain, perusahaan penyedia teknologi internet dan layanan keuangan global Wirecard, meraih keuntungan paling besar (top gainer) dari saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terangkat 1,12 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan asosiasi pengembang perumahan Vonovia dan pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical, yang masing-masing meningkat 0,53 persen, dan 0,53 persen.

Perusahaan perangkat lunak multinasional SAP adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 250,4 juta euro (277,0 juta dolar AS).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks FTSE-100 Inggris berakhir melemah 0,47 persen

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (23/8/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 0,47 persen atau 33,20 poin menjadi 7.094,98 poin.

NMC Health, penyedia layanan kesehatan swasta, mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 6,05 persen.

Diikuti oleh saham JD Sports Fashion, sebuah perusahaan ritel fashion olahraga, yang merosot 2,88 persen, serta Marks & Spencer Group, pengecer multinasional Inggris terkemuka turun 2,63 persen.

Sementara itu, Fresnillo, sebuah perusahaan pertambangan logam mulia berbasis di Meksiko terangkat 2,89 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham SSE, perusahaan energi yang berkantor pusat di Perth, Skotlandia, namun tercatat di London, serta pengembang properti Inggris Berkeley Group Holdings, yang masing-masing meningkat 2,60 persen dan 2,56 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks IBEX-35 Spanyol ditutup berkurang 0,77 persen

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol ditutup melemah pada perdagangan Jumat (23/8/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid berkurang 0,77 persen atau 66,90 poin menjadi 8.649,50 poin setelah dibuka di 8.716,40 poin.

Sebanyak 28 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mengalami penurunan harga, sementara enam saham naik dan satu saham tak berubah.

Perusahaan produsen baja Arcelormittal berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 2,40 persen.

Disusul oleh saham perusahaan industri otomotif CIE Automotive yang merosot 2,23 persen, serta saham bank tabungan Banco Sabadell kehilangan 2,13 persen.

Di sisi lain, perusahaan telekomunikasi Cellnex Telecom berkinerja terbaik (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan mencatat kenaikan 2,50 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan penyedia layanan kesehatan Grifols Clase A yang menguat 0,70 persen, serta perusahaan penyedia energi Endesa naik 0,44 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Emas melonjak karena ketegangan perdagangan angkat aset ‘safe-haven’

Chicago (ANTARA) – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melonjak hampir dua persen pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena meningkatnya ketegangan perdagangan mendorong permintaan terhadap aset-aset safe-haven.

Kontrak emas paling aktif untuk Desember, melambung 29,10 dolar AS atau 1,93 persen, menjadi menetap di 1.537,60 dolar AS per ounce.

Investor telah berbondong-bondong beeralih ke aset safe-haven emas setelah China mengumumkan pada Jumat (23/8/2019) bahwa tarif tambahan akan dikenakan pada barang impor dari Amerika Serikat senilai sekitar 75 miliar dolar AS setelah kenaikan tarif Amerika Serikat yang baru diumumkan untuk barang-barang China.

China mengatakan pengenaan tarif tambahan merupakan respons paksa terhadap keputusan sepihak Amerika Serikat dan proteksionisme perdagangan.

Sebanyak 5.078 produk AS akan dikenakan tarif tambahan 10 persen atau lima persen, yang akan diterapkan dalam dua kelompok serta mulai berlaku masing-masing pada 1 September dan 15 Desember, menurut Komisi Tarif Bea Cukai Dewan Negara China.

China juga akan melanjutkan tarif tambahan 25 persen atau lima persen untuk kendaraan dan suku cadang buatan Amerika mulai 15 Desember.

Menyusul perkembangan terakhir, indeks-indeks acuan saham AS, Dow Jones Industrial Average, S&P 500 dan Nasdaq semuanya anjlok sekitar dua persen, karena investor melepas ekuitas berisiko beralih ke emas.

Sementara itu, indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,48 persen menjadi 97,70 menjelang penyelesaian perdagangan emas.

Ketika dolar AS melemah, emas yang dihargakan dalam dolar AS biasanya naik karena menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain.

Logam mulia lainnya, perak untuk penyerahan September naik 37,3 sen atau 2,19 persen menjadi ditutup pada 17,413 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober turun 6,60 dolar AS atau 0,77 persen, menjadi menetap di 855,30 dolar AS per ounce.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Jumat ditutup menguat ditopang saham aneka industri-pertambangan

IHSG menguat ditopang saham-saham sektor aneka industri dan pertambangan

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat ditutup menguat ditopang saham aneka industri dan pertambangan.

IHSG ditutup menguat 16,35 poin atau 0,26 persen ke posisi 6.255,59. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 2,87 poin atau 0,30 persen menjadi 975,25.

“IHSG menguat ditopang saham-saham sektor aneka industri dan pertambangan,” kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi di Jakarta, Jumat.

Ia mengemukakan, salah satu saham sektor aneka industri, yakni saham Astra International Tbk (ASII) menguat setelah memenangkan tender pembelian mobil pemerintah.

Sementara saham sektor pertambangan, lanjut dia, menguat setelah pemerintah merilis data produksi batubara dalam negeri yang naik 285 juta ton di tengah semester pertama tahun ini, dibarengi naiknya konsumsi batubara dalam negeri sebesar 57 juta ton.

“Adapun target pemerintah konsumsi batubara dalam negeri mencapai 128 juta ton di tahun 2019,” katanya.

Sentimen eksternal, lanjut dia, bursa saham di kawasan Asia mayoritas ditutup menguat meski sebagian investor mengambil posisi aksi tunggu terhadap pidato ketua the Fed Jerome Powell di Jackson hole setelah tiga pembuat kebijakan the Fed menyuarakan resistensi untuk menurunkan suku bunga.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah mengatakan IHSG mengalami “rebound” seiring pengumuman pemotongan suku
bunga BI meski sedikit terkendala sentimen ekternal yang negatif.

“Keputusan BI dinilai dapat membantu pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Pemotongan suku bunga BI juga mengikuti perubahan arah tren moneter global dimana cenderung mengarah pada pelonggaran,” katanya.

Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI sebanyak 418.080 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,97 miliar lembar saham senilai Rp6,81 triliun. Sebanyak 204 saham naik, 189 saham menurun, dan 148 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei menguat 82,90 poin (0,40 persen) ke 20.710,91, indeks Hang Seng menguat 130,61 poin (0,50 persen) ke 26.179,33, dan indeks Straits Times melemah 17,39 poin (0,56 persen) ke posisi 3.110,35.
 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura berakhir melemah 0,56 persen lebih rendah

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) melemah 0,56 persen atau 17,39 poin, menjadi 3.110,35 poin.

Volume perdagangan mencapai 1,07 miliar saham senilai 958,46 juta dolar Singapura (sekitar 691,19 juta dolar AS) dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 246 saham terhadap 141 saham.

Indeks STI naik 0,17 persen atau 5,17 poin, menjadi ditutup di 3.127,74 pada perdagangan Kamis (22/8).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong berakhir menguat 0,50 persen

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) menguat 0,50 persen atau 130,61 poin, menjadi 26.179,33 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan antara terendah 25.940,44 poin hingga tertinggi 26.241,22 poin, dengan nilai transaksi mencapai 74,25 miliar dolar Hong Kong (sekitar 9,47 miliar dolar AS).

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ‘rebound’ dibuka menguat 0,04 persen
Baca juga: Bursa Hong Kong rontok, Indeks Hang Seng ditutup anjlok 221,32 poin

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina berakhir melemah 0,05 persen

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina berakhir sedikit lebih rendah pada perdagangan Jumat, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, melemah 0,05 persen atau 3,81 poin, menjadi 7.845,02 poin.

Sementara itu, indeks semua saham berkurang 2,58 poin atau 0,05 persen, menjadi ditutup pada 4.754,57 poin.

Volume perdagangan mencapai 610,94 juta saham senilai 4,58 miliar peso (87,70 juta dolar AS), dengan 69 saham berhasil membukukan keuntungan, 133 mengalami kerugian, sementara 34 saham ditutup tak berubah.

Baca juga: Bursa saham Filipina berakhir melemah 0,48 persen
Baca juga: Bursa saham Filipina berakhir melemah 0,65 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo ditutup lebih tinggi didukung pelemahan yen

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat, karena melemahnya yen terhadap dolar AS membantu mengangkat saham-saham berorientasi eksportir.

Namun kenaikannya dibatasi karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang pidato Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell pada Jumat waktu setempat.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 82,90 poin atau 0,40 persen, dari tingkat penutupan Kamis (22/8/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 20.710,91 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo naik 4,19 poin atau 0,28 persen, menjadi ditutup pada 1.502,25 poin.

Saham-saham pulp dan kertas, baja dan besi, serta transportasi laut paling banyak mencatat keuntungan pada penutupan perdagangan.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham Australia terangkat setelah sesi yang sulit

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat, setelah melewati sesi yang penuh gejolak dengan sektor consumer discretionaries dan layanan komunikasi memimpin kenaikan.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 21,30 poin atau 0,33 persen menjadi 6.523,10 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 21,30 poin atau 0,32 persen menjadi 6.614,30 poin.

“Pergerakan berombak di pasar kami mengikuti sesi bervariasi di Wall Street, karena investor melihat ke depan untuk pertemuan para gubernur bank sentral di Jackson Hole di AS untuk setiap indikasi pergerakan suku bunga di masa depan,” kata analis pasar Commsec, James Tao.

“Perusahaan properti, Goodman Group adalah dorongan individu terbesar ke pasar dengan kenaikan empat persen setelah pengumuman laba bersih tahun fiskal 2019 melonjak 48 persen menjadi 1,1 miliar dolar AS.”

Sementara saham-saham energi, meterial dan teknologi relatif datar.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia sebagian besar lebih tinggi dengan Commonwealth Bank naik 0,39 persen, Westpac Bank naik 0,22 persen dan ANZ naik 0,23 persen, namun National Australia Bank turun 0,18 persen.

Saham-saham pertambangan juga sebagian besar lebih tinggi dengan Fortescue Metals naik 2,85 persen, BHP naik 0,63 persen dan Rio Tinto naik 0,94 persen, namun penambang emas Newcrest turun 1,03 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas meningkat dengan Oil Search naik 0,76 persen, Santos naik 1,55 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,46 persen.

Supermarket terbesar Australia beragam dengan Coles terangkat 2,37 persen dan Woolworths turun 0,06 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 1,36 persen, maskapai nasional Qantas menguat 0,51 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,21 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Jumat dibuka melemah masih dipicu kekhawatiran perang dagang

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat dibuka melemah masih dipicu kekhawatiran investor terhadap perang dagang yang semakin meluas.

IHSG dibuka melemah 11,11 poin atau 0,18 persen menjadi 6.228,13. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 3,44 poin atau 0,35 persen menjadi 968,93.

Direktur Utama PT Foster Asset Management Andreas Yasakasih di Jakarta, Jumat mengatakan bahwa sentimen positif dari dalam negeri mengenai pemangkasan suku bunga acuan atau BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) terhalangi oleh sentimen negatif eksternal.

“Perselisihan dagang antara Amerika Serikat dan China serta perlambatan pertumbuhan ekonomi global membuat sentimen positif yang ada di dalam negeri terdilusi, sehingga harga saham di BEI terkoreksi. Sentimen eksternal masih cukup kuat,” katanya.

Menurut dia, sentimen global yang kurang kondusif itu membuat pelaku pasar saham, terutama asing masih melakukan aksi lepas saham. Diharapkan, perlambatan ekonomi global maupun resesi ekonomi di Amerika Serikat tidak terjadi sehingga mendorong asing kembali masuk dan menopang harga saham-saham di BEI.

“Mereka (investor asing) tentu akan kembali masuk ke pasar saham kita, dengan asumsi AS tidak mengalami krisis,” ucapnya.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah menambahkan terkait perang dagang, Amerika Serikat saat ini sedang mempertimbangkan untuk memberikan tarif tambahan terhadap produk otomotif Uni Eropa (UE).

Selain dengan china, lanjut dia, AS juga berselisih dengan Eropa, dimana produk baja dan aluminium Uni Eropa dikenakan tarif, yang serta merta dibalas dengan mengenakan tarif tambahan 25 persen terhadap produk AS seperti motor mewah.

“Jika terjadi perang dagang AS-UE dengan skala yang sama dengan China, akan menambah sentimen negatif di pasaran,” katanya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei menguat 67,66 poin (0,33 persen) ke 20.695,67, indeks Hang Seng menguat 71,31 poin (0,27 persen) ke 26.120,03, dan indeks Straits Times melemah 7,92 poin (0,25 persen) ke posisi 3.119,82. 

Baca juga: IHSG dibuka melemah 0,18 persen
Baca juga: IHSG Kamis ditutup melemah terbatas
Baca juga: IHSG Kamis pagi dibuka menguat 0,07 persen

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China lanjutkan tren kenaikan

Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0.06 persen menjadi 2.885,15 poin

Beijing (ANTARA) – Saham-saham China dibuka lebih tinggi pada Jumat pagi, melanjutkan tren kenaikannya setelah sehari sebelumnya ditutup menguat, dengan Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0.06 persen menjadi diperdagangkan di 2.885,15 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, dibuka sedikit meningkat 0,07 persen menjadi diperdagangkan di 9.357,00 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq, dibuka bertambah 0,07 persen, menjadi diperdagangkan di 1.614,54 poin.

Indeks ChiNext bersama dengan Indeks Komponen Shenzhen dan Indeks Dewan SME (perusahaan kecil dan menengah) Shenzhen, mencerminkan kinerja saham yang tercatat di Bursa Efek Shenzhen.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka datar di tengah kehati-hatian jelang pidato Powell
Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi menjelang pidato Powell
Baca juga: Indeks FTSE-100 Inggris berakhir jatuh 1,05 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ‘rebound’ dibuka menguat 0,04 persen

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong berbalik naik atau rebound pada Jumat pagi, setelah sehari sebelumnya jatuh dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) menguat 0,04 persen atau 9,16 poin, menjadi diperdagangkan di 26.057,88 poin.

Indeks Hang Seng ditutup turun 0,84 persen atau 221,32 poin menjadi 26.048,72 poin pada perdagangan Kamis (22/8/2019), setelah bergerak antara terendah 25.977,67 poin hingga tertinggi 26.288,24 poin.

Baca juga: Bursa Hong Kong rontok, Indeks Hang Seng ditutup anjlok 221,32 poin
Baca juga: Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 2,87 poin

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo dibuka datar di tengah kehati-hatian jelang pidato Powell

indeks acuan Nikkei 225 naik tipis 0,09 persen atau 19,18 poin menjadi 20.647,19 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo dibuka cenderung datar pada perdagangan Jumat pagi, karena suasana pasar berhati-hati menjelang pidato Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell dengan investor menunggu petunjuk tentang kemungkinan penurunan suku bunga lebih lanjut oleh Fed.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik tipis 0,09 persen atau 19,18 poin, dibandingkan tingkat penutupan Kamis (22/8/2019), menjadi diperdagangkan di 20.647,19 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo bertamnah 2,14 poin atau 0,14 persen, menjadi diperdagangkan di 1.500,20 poin.

Pasar berharap bahwa Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan mengklarifikasi sikap bank sentral mengenai penurunan suku bunga dan mengkonfirmasi ekspektasi kebijakan moneter yang lebih akomodatif dalam simposium.

Powell dijadwalkan menyampaikan pidatonya pada Jumat waktu setempat.

Saham-saham transportasi laut, serta besi dan baja memimpin kenaikan, sementara saham-saham instrumen presisi dan yang terkait pertambangan paling banyak menurun pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Baca juga: Wall Street ditutup bervariasi menjelang pidato Powell
Baca juga: Indeks FTSE-100 Inggris berakhir jatuh 1,05 persen
Baca juga: Indeks DAX-30 Jerman ditutup melemah 0,47 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga minyak jatuh di tengah kekhawatiran surutnya permintaan global

Minyak mentah WTI turun 0,33 dolar AS menjadi menetap pada 55,35 dolar AS per barel

New York (ANTARA) – Harga minyak dunia lebih rendah pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena pasar telah dibayangi oleh kekhawatiran tentang melemahnya permintaan minyak mentah global.

Patokan AS, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober turun 0,33 dolar AS menjadi menetap pada 55,35 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, sebut Xinhua.

Sementara patokan global, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober turun 0,38 dolar AS menjadi ditutup pada 59,92 dolar per barel di London ICE Futures Exchange.

DNB Markets, bank investasi Norwegia terkemuka, memangkas estimasi pertumbuhan permintaan minyaknya menjadi 800.000 barel per hari (bph) pada 2019, turun dari 1,1 juta barel per hari sebelumnya, MarketWatch mengutip catatan riset bank tersebut pada Kamis (22/8/2019).

Bank juga merevisi turun perkiraan pertumbuhan permintaan minyak pada tahun 2020 menjadi 1,1 juta barel per hari, dari sebelumnya 1,6 juta barel per hari.

Sementara itu, DNB Markets juga memangkas estimasi harga patokan minyak Brent menjadi 66 dolar AS per barel untuk 2019, turun dari proyeksi sebelumnya 73 dolar AS per barel, karena prospek kurang antusias untuk pertumbuhan ekonomi global, yang akan membebani permintaan minyak global.

Sehari sebelumnya harga minyak ditutup bervariasi, karena investor mencerna penurunan tajam dalam persediaan minyak mentah AS pekan lalu dan memantau secara cermat ketegangan geopolitik antara Iran dan Barat.

Baca juga: Emas berjangka turun di tengah ketidakpastian pemotongan suku bunga
Baca juga: Harga minyak bervariasi karena penurunan stok AS dan tensi Iran-Barat
Baca juga: Minyak relatif stabil didukung meredanya ketegangan perdagangan

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Emas berjangka turun di tengah ketidakpastian pemotongan suku bunga

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun 7,2 dolar AS menjadi ditutup 1.508,50 dolar AS per ounce

Chicago (ANTARA) – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor menunggu pesan yang jelas dari Federal Reserve AS tentang prospek penurunan suku bunga.

Ketua Fed Jerome Powell diharapkan memberikan kejelasan tentang kebijakan moneter Amerika Serikat di pertemuan Jackson Hole, Wyoming, pada Jumat waktu setempat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun 7,2 dolar AS menjadi ditutup pada 1.508,50 dolar AS per ounce.

Indeks Dow Jones Industrial Average, yang turun sedikit di pagi hari, secara bertahap berubah sekitar 100 poin lebih tinggi sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Ketika pasar ekuitas naik, para investor biasanya lebih tertarik terhadap aset-aset berisiko seperti saham daripada aset safe haven seperti emas.

Namun penurunan lebih lanjut harga emas tertahan oleh pelemahan dolar AS. Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,13 persen menjadi 98,1781 pada akhir perdagangan.

Emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih menarik bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya, karena harganya akan menjadi lebih murah.

Harga emas berjangka tak berubah pada akhir perdagangan hari sebelumnya di 1.515,70 dolar AS per ounce, tetapi bergerak lebih rendah dalam perdagangan elektronik berikutnya karena meningkatnya indeks saham dan dolar yang lebih kuat menekan aset safe-haven.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 11,1 sen atau 0,65 persen menjadi ditutup pada 17,04 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 3,8 dolar AS atau 0,44 persen, menjadi menetap di 861,90 dolar AS per ounce.

Baca juga: Harga emas berakhir sama tetapi turun dalam perdagangan elektronik
Baca juga: Emas berjangka naik dipicu penurunan ekuitas dan pelemahan dolar
Baca juga: Emas perpanjang kerugian tertekan reli pasar ekuitas

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street ditutup bervariasi menjelang pidato Powell

Indeks Dow Jones naik 49,51 poin atau 0,19 persen menjadi berakhir di 26.252,24 poin

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street bervariasi pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor memantau dengan cermat simposium ekonomi tahunan Federal Reserve di Jackson Hole, Wyoming, untuk mencari petunjuk tentang kebijakan moneter AS ke depan.

Dilansir Xinhua, Indeks Dow Jones Industrial Average naik 49,51 poin atau 0,19 persen, menjadi berakhir di 26.252,24 poin. Indeks S&P 500 turun 1,48 poin atau 0,05 persen, menjadi ditutup di 2.922,95 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 28,82 poin atau 0,36 persen, menjadi berakhir di 7.991,39 poin.

Pasar berharap bahwa Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan mengklarifikasi sikap bank sentral mengenai penurunan suku bunga dan mengkonfirmasi ekspektasi kebijakan moneter yang lebih akomodatif dalam simposium.

Powell dijadwalkan menyampaikan pidatonya pada Jumat waktu setempat.

The Fed memotong suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir Juli untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan 2008. Sementara mengutip ketidakpastian ekonomi dan perdagangan, Powell menekankan pada konferensi pers setelah pertemuan bulan lalu bahwa penurunan suku bunga hanya “penyesuaian siklus tengah” daripada awal serangkaian kebijakan yang lebih akomodatif.

Menurut risalah pertemuan bank sentral Juli yang dirilis pada Rabu (21/8/2019), para pejabat Fed terpecah atas apakah akan memotong suku bunga.

Ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga lagi pada September berada di 93,5 persen, menurut alat FedWatch Chicago Mercantile Exchange Group.

Sementara itu, indeks pembelian manajer (PMI) manufaktur AS tercatat 49,9 pada Agustus, turun dari 50,4 pada Juli dan di bawah ambang batas 50,0 netral untuk pertama kalinya sejak September 2009, menurut IHS Markit pada Kamis (22/8/2019). Setiap pembacaan di bawah 50 menandakan kontraksi.

Tim Moore, direktur asosiasi ekonomi di IHS Markit, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa data survei Agustus memberikan sinyal yang jelas bahwa pertumbuhan ekonomi terus melunak pada kuartal ketiga.

“PMI untuk manufaktur dan jasa tetap jauh lebih lemah daripada pada awal 2019 dan secara kolektif menunjukkan pertumbuhan PDB tahunan sekitar 1,5 persen,” kata Moore.

“Perusahaan manufaktur terus merasakan dampak dari melambatnya kondisi ekonomi global, dengan penjualan ekspor baru turun pada laju tercepat sejak Agustus 2009,” tambahnya.

Data ekonomi yang lemah menambah kekhawatiran pasar untuk resesi ekonomi AS, yang telah menjadi topik hangat untuk sementara waktu.

Baca juga: Indeks FTSE-100 Inggris berakhir jatuh 1,05 persen
Baca juga: Indeks DAX-30 Jerman ditutup melemah 0,47 persen
Baca juga: Indeks DAX-30 Jerman ditutup melemah 0,47 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks IBEX-35 Spanyol ditutup menguat 0,17 persen

Indeks acuan IBEX-35 naik 0,17 persen atau 14,90 poin menjadi 8.716,40 poin

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis (22/8/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid naik 0,17 persen atau 14,90 poin, menjadi 8.716,40 poin setelah dibuka di 8.701,50 poin.

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35, sebanyak 18 saham membukukan kenaikan, sementara 16 saham turun dan satu saham tidak berubah.

Dilansir Xinhua, perusahaan media Mediaset berkinerja paling baik, mencatat keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terangkat 3,55 persen.

Disusul oleh saham bank tabungan Banco Sabadell yang meningkat sebesar 3,02 persen, serta produsen baja Arcelormittal naik sebesar 2,98 persen.

Di sisi lain, perusahaan telekomunikasi Cellnex Telecom berkinerja terburuk, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot sebesar 2,39 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan pemesanan liburan Amadeus IT Group yang berkurang sebesar 1,90 persen, serta penyedia layanan kesehatan Grifols Clase A kehilangan 1,58 persen.

Baca juga: Indeks FTSE-100 Inggris berakhir jatuh 1,05 persen
Baca juga: Indeks DAX-30 Jerman ditutup melemah 0,47 persen
Baca juga: Indeks CAC-40 Prancis berakhir turun 0,87 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks CAC-40 Prancis berakhir turun 0,87 persen

Indeks acuan CAC-40 turun 0,87 persen atau 47,23 poin menjadi 5.388,25 poin

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis (22/8/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Paris turun 0,87 persen atau 47,23 poin, menjadi 5.388,25 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 tercatat 28 mengalami penurunan harga.

Perusahaan perangkat lunak Prancis Dassault Systemes mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 3,59 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan multinasional kedirgantaraan Eropa dan pertahanan terbesar kedua di dunia Airbus Group yang kehilangan 2,80 persen, serta perusahaan konsultan teknologi informasi multinasional Prancis Cap Gemini turun 2,29 persen.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, kelompok perusahaan perbankan Prancis Societe Generale terangkat 2,08 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulam.

Disusul oleh perusahaan humas Perancis Publicis Groupe yang menguat 1,24 persen dan produsen mobil multinasional Prancis Renault bertambah 1,17 persen.

Baca juga: IHSG Kamis ditutup melemah terbatas
Baca juga: Bursa saham Singapura ditutup 0,17 persen lebih tinggi
Baca juga: Indeks CAC-40 Prancis terangkat 1,70 persen pada akhir perdagangan

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks DAX-30 Jerman ditutup melemah 0,47 persen

Indeks acuan DAX-30 melemah 0,47 persen atau 55,81 poin menjadi 11.747,04 poin

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis (22/8/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 0,47 persen atau 55,81 poin menjadi 11.747,04 poin.

Perusahaan perangkat lunak multinasional SAP kehilangan 2,17 persen, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Disusul oleh asosiasi pengembang perumahan Vonovia serta pembuat pakaian dan peralatan olah raga Adidas, yang masing-masing kehilangan 1,42 persen dan 1,22 persen.

Di sisi lain, dikutip dari Xinhua, raksasa industri Thyssenkrupp membukukan keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan harga saham melonjak 5,59 persen.

Disusul oleh saham bank terkemuka Jerman Deutsche Bank serta perusahaan pemasok komponen otomotif Continental, yang masing-masing meningkat 1,94 persen dan 1,11 persen.

Perusahaan kimia dan farmasi multinasional, Bayer adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 224,9 juta euro (249,2 juta dolar AS).

Baca juga: Indeks CAC-40 Prancis berakhir turun 0,87 persen
Baca juga: Pasar saham China berakhir naik ketika sebagian bursa regional turun
Baca juga: Saham Tokyo berakhir datar karena ambil untung dari kenaikan awal

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks FTSE-100 Inggris berakhir jatuh 1,05 persen

Indeks acuan FTSE-100 jatuh 1,05 persen atau 75,79 poin menjadi 7.128,18 poin

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris berakhir turun tajam pada perdagangan Kamis (22/8/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London jatuh 1,05 persen atau 75,79 poin menjadi 7.128,18 poin.

Burberry Group, sebuah perusahaan fashion mewah Inggris, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya kehilangan 3,72 persen.

Diikuti oleh saham Scottish Mortgage Investment Trust, investment trust yang diperdagangkan secara publik, berkurang 3,43 persen, serta supermarket ritel dan grosir daring khusus terbesar di dunia Ocado Group turun 3,06 persen.

Sementara itu, dilansir Xinhua, NMC Health, penyedia layanan kesehatan swasta, melonjak sebesar 18,59 persen, peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan media terbesar Inggris ITV serta kelompok perusahaan ritel internasional Marks & Spencer Group, yang masing-masing meningkat sebesar 3,66 persen dan 2,51 persen.

Baca juga: Indeks DAX-30 Jerman ditutup melemah 0,47 persen
Baca juga: Indeks CAC-40 Prancis berakhir turun 0,87 persen
Baca juga: Saham Tokyo berakhir datar karena ambil untung dari kenaikan awal

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China berakhir naik ketika sebagian bursa regional turun

Beijing (ANTARA) – Saham-saham China berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, ketika sebagian besar pasar regional melemah di tengah minimnya sentimen positif.

Indeks Komposit Shanghai naik 0,11 persen menjadi ditutup di 2.883,44 poin, dan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China menguat 0,3 persen menjadi berakhir pada 9.350,56 poin.

Volume transaksi gabungan saham di dua bursa itu mencapai 440,2 miliar yuan (sekitar 62,5 miliar dolar AS), menyusut dari 454,5 miliar yuan pada hari perdagangan sebelumnya.

Jumlah saham naik melebihi yang turun, sebanyak 728 saham terhadap 637 saham di bursa Shanghai, serta 1.254 saham berbanding 778 saham di bursa Shenzhen.

Saham-saham kendaraan energi baru termasuk di antara pemenang terbesar dengan saham Zhongtong Bus Holding Co Ltd naik pada batas harian 10 persen menjadi berakhir pada tujuh yuan per saham.

Perusahaan yang terkait dengan sektor daging babi juga membukukan kinerja yang kuat setelah keputusan Dewan Negara pada Rabu (21/8/2019) untuk meningkatkan upaya menstabilkan produksi babi dan memastikan pasokan daging babi menyusul efek demam babi Afrika pada industri.

Subsidi untuk peternakan babi yang dimusnahkan akan diberikan lebih tepat waktu, dan produsen daging babi dan pemilik peternakan besar akan menerima lebih banyak dukungan dalam memperluas ternak mereka.

Shandong Longda Meat Foodstuff Co Ltd. naik 1,89 persen menjadi berakhir pada 9,17 yuan per saham.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq, meningkat 0,23 persen menjadi ditutup pada 1.613,46 poin.

Baca juga: Bursa saham China menguat, setelah dua hari beruntun bervariasi

Baca juga: Pasar saham China kembali ditutup bervariasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia ditutup menguat 0,49 persen

Indeks KLCI menguat 0,49 persen atau 7,88 poin menjadi 1.602,47 poin

Kuala Lumpur (ANTARA) – Bursa saham Malaysia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) menguat 0,49 persen atau 7,88 poin, menjadi 1.602,47 poin.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Emas bertambah 36,40 poin atau 0,32 persen, menjadi ditutup pada 11.338,79 poin.

Sebanyak 382 saham berhasil membukukan keuntungan, 401 saham mengalami kerugian dan 430 saham diperdagangkan tidak berubah.

Nilai transaksi meningkat menjadi 2,04 miliar saham senilai 1,75 miliar ringgit Malaysia (418,84 juta dolar AS), dibandingkan dengan 2,00 miliar saham senilai 1,62 miliar ringgit Malaysia (388,32 juta dolar AS) pada perdagangan Rabu (21/8/2019).

Baca juga: IHSG Kamis ditutup melemah terbatas
Baca juga: Pasar saham China berakhir naik ketika sebagian bursa regional turun
Baca juga: Saham Tokyo berakhir datar karena ambil untung dari kenaikan awal

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup 0,17 persen lebih tinggi

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) naik 0,17 persen atau 5,17 poin, menjadi 3.127,74 poin.

Total 1,42 miliar saham berpindah tangan senilai 955,15 juta dolar Singapura (sekitar 688,64 juta dolar AS), dengan jumlah saham naik menyamai saham yang turun, sebanyak 190 saham terhadap 190 saham.

Indeks STI turun 0,43 persen atau 13,38 poin, menjadi ditutup di 3.122,57 poin pada perdagangan Rabu (21/8/2019).

Baca juga: Bursa saham Singapura ditutup melemah 0,43 persen

Baca juga: Bursa saham Singapura ditutup menguat 0,24 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul melemah, Indeks KOSPI ditutup turun 0,69 persen

Seoul (ANTARA) – Bursa saham Seoul berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) turun 0,69 persen atau 13,64 poin, menjadi menetap di 1.951,01 poin.

Volume perdagangan mencapai 427,3 juta saham senilai 4 triliun won (3,3 miliar dolar AS).

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.207,4 won terhadap greenback, turun 4,9 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Baca juga: IHSG berbalik arah ke zona negatif, dipicu memanasnya perang dagang

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Kamis ditutup melemah terbatas

Pascapengumuman pemangkasan BI 7-day Reverse Repo Rate, IHSG sempat naik, namun tak lama berselang kembali turun.

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis ditutup melemah terbatas menyusul keputusan Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR).

IHSG ditutup melemah 13,72 poin atau 0,22 persen ke posisi 6.239,24, sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,82 poin atau 0,09 persen menjadi 972,37.

Pada Kamis ini, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Agustus 2019 memutuskan untuk menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen dari sebelumnya 5,75 persen.

Baca juga: Ini alasan Bank Indonesia turunkan suku bunga acuan

“Pascapengumuman pemangkasan BI 7-day Reverse Repo Rate, IHSG sempat naik, namun tak lama berselang kembali turun,” ujar Vice President Samuel Sekuritas Muhammad Alfatih di Jakarta, Kamis.

Kendati demikian, menurut dia, kebijakan Bank Indonesia itu setidaknya menahan tekanan IHSG lebih dalam mengingat sentimen global yang bervariasi masih membuat pelaku pasar grogi.

“Situasi itu kemungkinan membuat IHSG masih akan bergerak dalam rentang yang terbatas. Hal itu karena investor masih cenderung hati-hati menunggu keputusan suku bunga acuan The Fed,” katanya.

Ia memperkirakan pergerakan indeks BEI pada perdagangan akhir pekan (Jumat, 23/8) akan berada di kisaran 6.200 hingga 6.330 poin.

Sementara itu, Direktur Utama PT Foster Asset Management Andreas Yasakasih mengatakan kebijakan Bank Indonesia menurunkan BI 7-day Reverse Repo Rate memberi harapan bagi IHSG untuk kembali ke area tren positif ke depan.

Baca juga: Suku bunga acuan BI turun 25 bps, jadi 5,50 persen

“Ekonomi bisa lebih menggeliat karena biaya relatif murah,” ucapnya.

Ia menjelaskan pemangkasan tingkat suku bunga acuan dapat merangsang laju perekonomian tanah air. Ketika tingkat suku bunga acuan dipangkas, maka terbuka peluang perbankan untuk menurunkan tingkat suku bunga kredit yang akhirnya dapat memacu dunia usaha untuk melakukan ekspansi.

Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI sebanyak 443.44 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 13,75 miliar lembar saham senilai Rp806 triliun. Sebanyak 153 saham naik, 253 saham menurun, dan 144 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei menguat 944 poin (0,05 persen) ke 20.628,01, indeks Hang Seng menguat 221,31 poin (0,84 persen) ke 26.048,72, dan indeks Straits Times menguat 5,17 poin (0,17 persen) ke posisi 3.127,74.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Filipina berakhir melemah 0,48 persen

Indeks semua saham turun 25,93 poin atau 0,54 persen menjadi ditutup pada 4.757,15 poin

Manila (ANTARA) – Saham-saham Filipina berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Bursa Efek Filipina, indeks komposit PSE, melemah 0,48 persen atau 38,08 poin, menjadi 7.848,83.

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks semua saham turun 25,93 poin atau 0,54 persen, menjadi ditutup pada 4.757,15 poin.

Volume perdagangan mencapai 2,10 miliar saham senilai 9,92 miliar peso (189,32 juta dolar AS), dengan 75 saham berhasil membukukan keuntungan, 129 saham mengalami kerugian, sementara 44 saham ditutup tak berubah.

Baca juga: Bursa saham Seoul melemah, Indeks KOSPI ditutup turun 0,69 persen
Baca juga: Saham Tokyo berakhir datar karena ambil untung dari kenaikan awal
Baca juga: Pasar Aussie menguat didukung sektor energi dan teknologi informasi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong rontok, Indeks Hang Seng ditutup anjlok 221,32 poin

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) berkurang 0,84 persen atau 221,32 poin, menjadi 26.048,72 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan antara terendah 25.977,67 poin hingga tertinggi 26.288,24 poin, dengan nilai transaksi mencapai 78,41 miliar dolar Hong Kong (sekitar 10,00 miliar dolar AS).

Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG berbalik arah ke zona negatif, dipicu memanasnya perang dagang

Baca juga: Bursa saham Seoul melemah, Indeks KOSPI ditutup turun 0,69 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar Aussie menguat didukung sektor energi dan teknologi informasi

Indeks acuan S&P/ASX 200 naik 18,50 poin atau 0,29 persen menjadi 6.501,80 poin

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir menguat pada perdagangan Kamis, dengan kerugian pada sektor material dan industri diimbangi oleh pergerakan besar di sektor energi, teknologi informasi dan keuangan.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 18,50 poin atau 0,29 persen menjadi 6.501,80 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 20,40 poin atau 0,31 persen pada 6.593,00 poin.

“Kami terus melihat maju mundur dari keuntungan dan kerugian selama beberapa hari,” analis pasar Commsec, Steven Daghlian mengatakan kepada investor dalam laporan pasar sore.

“Kami melihat musim pelaporan laba memuncak hari ini. Kemarin sebagian besar perusahaan keluar dengan hasil mengecewakan sehingga harga-harga saham jatuh. Hari ini adalah kebalikan dengan sebagian besar perusahaan mendorong hasil laba lebih tinggi.”

Di sektor keuangan, sebut Xinhua, bank-bank besar Australia reli dengan Commonwealth Bank naik 0,10 persen, Westpac Bank naik 0,84 persen, National Australia Bank naik 0,88 persen dan ANZ naik 0,80 persen.

Saham pertambangan melihat hasil yang beragam dengan BHP turun 0,14 persen, Rio Tinto naik 0,61 persen, Fortescue Metals naik 1,24 persen, dan penambang emas Newcrest turun 0,60 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas menguat dengan Woodside Petroleum naik 0,59 persen, Santos naik 3,50 persen dan Oil Search naik 0,77 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia bervariasi dengan Wesfarmers naik 0,28 persen dan Woolworths turun 0,25 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra naik 0,55 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas meningkat 1,38 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 1,51 persen.

Baca juga: IHSG berbalik arah ke zona negatif, dipicu memanasnya perang dagang
Baca juga: Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 2,87 poin
Baca juga: Bursa saham Australia menguat, terkerek sektor teknologi dan energi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo berakhir datar karena ambil untung dari kenaikan awal

Indeks acuan Nikkei 225 naik tipis 0,05 persen atau 9,44 poin menjadi ditutup pada 20.628,01 poin

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo berakhir datar pada perdagangan Kamis, karena investor memilih untuk mengambil untung dari kenaikan awal yang didukung penguatan Wall Street menyusul data ritel yang solid.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) naik tipis 0,05 persen atau hanya 9,44 poin, dari tingkat penutupan perdagangan Rabu (21/8/2019), menjadi ditutup pada 20.628,01 poin.

Sementara itu, dilansir Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo bertambah 0,55 poin atau 0,04 persen, menjadi berakhir pada 1.498,06 poin.

Saham-saham perusahaan kimia, pertanian, dan perikanan memimpin kenaikan besar, sementara produk minyak dan batu bara serta saham-saham yang terkait pertambangan memimpin penurunan pada penutupan perdagangan.

Baca juga: Pasar Aussie menguat didukung sektor energi dan teknologi informasi
Baca juga: Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 2,87 poin
Baca juga: Bursa saham Tokyo dibuka menguat, dipicu kenaikan di Wall Street

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham China menguat, setelah dua hari beruntun bervariasi

Beijing (ANTARA) – Bursa saham China dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis pagi, setelah dua hari berturut-turut bervariasi, dengan Indeks Komposit Shanghai naik 0,25 persen menjadi 2.887,66 poin.

Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China, dibuka meningkat 0,30 persen menjadi diperdagangkan di 9.350,64 poin.

Sementara itu, Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang China di papan bergaya Nasdaq, dibuka bertambah 0,27 persen, menjadi diperdagangkan di 1.614,13 poin.

Indeks ChiNext, bersama dengan Indeks Komponen Shenzhen dan Indeks Dewan SME (perusahaan kecil dan menengah) Shenzhen, mencerminkan kinerja saham yang tercatat di Bursa Efek Shenzhen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 2,87 poin

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham dibuka Hong Kong sedikit lebih tinggi pada Kamis pagi, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) naik tipis 0,01 persen atau hanya 2,87 poin, menjadi diperdagangkan di 26.272,91 poin.

Indeks Hang Seng (HSI) menguat 0,15 persen atau 38,50 poin menjadi 26.270,04 poin pada penutupan perdagangan Rabu, setelah bergerak antara terendah 26.075,91 poin hingga tertinggi 26.318,13 poin.

Baca juga: IHSG Kamis pagi dibuka menguat 0,07 persen

Baca juga: Bursa saham China menguat, setelah dua hari beruntun bervariasi

Baca juga: Bursa saham Tokyo dibuka menguat, dipicu kenaikan di Wall Street

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG berbalik arah ke zona negatif, dipicu memanasnya perang dagang

Sekali lagi menandai bahwa perang dagang AS-China akan terus berlanjut dan akan memakan waktu yang lama

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sesi pagi Kamis ini bergerak mudah berubah seiring kekhawatiran berlanjutnya perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang masih kuat.

IHSG sempat dibuka menguat tipis 4,58 poin atau 0,07 persen menjadi 6.257,55. Namun tak lama berselang, IHSG berbalik arah ke area negatif atau melemah 0,13 persen menjadi 6.245,01.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Kamis, mengatakan IHSG bergerak mudah berubah di tengah sentimen perang dagang yang relatif masih panas.

“Donald Trump menegaskan posisinya untuk tidak akan mundur ‘mengejar’ China, meskipun akan berdampak pada ekonomi AS. Sekali lagi menandai bahwa perang dagang AS-China akan terus berlanjut dan akan memakan waktu yang lama,” katanya.

Ia menambahkan, Amerika Serikat juga telah menjual persenjataan kepada Taiwan, situasi turut mengundang protes dari Beijing.

Dari dalam negeri, lanjut dia, pelaku pasar saham juga dipengaruhi oleh adanya kekhawatiran daya saing ekspor Indonesia karena barang-barang China di pasar global yang murah, sehingga dapat memperberat kinerja ekspor Indonesia yang akhirnya berdampak pada defisit transaksi berjalan Indonesia.

Direktur Utama PT Foster Asset Management Andreas Yasakasih menambahkan belum ada katalis positif yang beredar di pasar, baik eksternal maupun internal, sehingga mendorong investor untuk mengurangi aset sahamnya seraya memantau sentimen selanjutnya.

Secara teknikal, lanjut dia, pada periode Agustus IHSG juga memang rentan terhadap koreksi mengingat sejumlah investor asing banyak yang melakukan liburan di musim panas.

“Historis menunjukkan memang Agustus melemah, karena mereka, terutama investor asing libur dan memilih mengamankan dananya di aset berisiko dengan melepas sebagian sahamnya,” katanya.

Sementara itu, bursa regional antara lain Indeks Nikkei menguat 11,93 poin (0,06 persen) ke 20.630,50, Indeks Hang Seng melemah 175,27 poin (0,67 persen) ke 26.094,76, dan Indeks Straits Times menguat 6,76 poin (0,23 persen) ke posisi 3.129,30.

Baca juga: Bursa Hong Kong menguat, Indeks Hang Seng dibuka naik 2,87 poin

Baca juga: Bursa saham Tokyo dibuka menguat, dipicu kenaikan di Wall Street

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Australia menguat, terkerek sektor teknologi dan energi

“Investor Australia menghadapi puncak pelaporan hari ini, dengan 23 perusahaan teratas dari 200 perusahaan merilis hasilnya

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia menguat pada awal perdagangan Kamis pagi, terangkat keuntungan di bidang teknologi dan energi seiring berlanjutnya musim pelaporan keuangan untuk perusahaan-perusahaan Australia.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 26,00 poin atau 0,40 persen menjadi diperdagangkan di 6.509,30 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 30,20 poin atau 0,46 persen pada 6.602,80 poin.

“Investor Australia menghadapi puncak pelaporan hari ini, dengan 23 perusahaan teratas dari 200 perusahaan merilis hasilnya,” kata kepala strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

“Nine Entertainment, Qube Logistics dan Origin Energy dapat menerima dukungan pada harga saham mereka setelah memberikan keuntungan yang lebih tinggi dari perkiraan.”

“Namun biaya bahan bakar yang lebih tinggi menyeret pendapatan Qantas, dan Webjet juga tak memenuhi proyeksi.”

Di perdagangan pagi saham teknologi dan energi memimpin kenaikan sementara saham perawatan kesehatan dan konsumen kebutuhan pokok juga memberikan dukungan kuat.

Sementara itu, sektor utilitas adalah beban terbesar di pasar, sementara consumer discretionaries juga turun.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia menguat dengan Commonwealth Bank naik 0,17 persen, Westpac Bank naik 0,15 persen, National Australia Bank naik 0,44 persen dan ANZ naik 0,27 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi dengan Fortescue Metals naik 0,48 persen, BHP naik 0,26 persen dan Rio Tinto naik 0,36 persen, namun penambang emas Newcrest turun 0,17 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melonjak dengan Oil Search naik 1,53 persen, Santos melonjak 4,23 persen, dan Woodside Petroleum naik 1,27 persen.

Supermarket terbesar Australia menguat dengan Coles melonjak 4,38 persen dan Woolworths naik 1,05 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra melemah 0,14 persen, maskapai nasional Qantas turun 0,87 persen dan perusahaan biomedis CSL meningkat 0,98 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Kamis pagi dibuka menguat 0,07 persen

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Kamis, dibuka menguat tipis 4,58 poin atau 0,07 persen menjadi 6.257,55.

Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,07 poin atau 0,11 persen menjadi 972,62.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Tokyo dibuka menguat, dipicu kenaikan di Wall Street

Tokyo (ANTARA) – Bursa saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada perdagangan Kamis pagi, karena sentimen investor terangkat oleh kenaikan Wall Street semalam setelah pendapatan kuat dari pengecer meredakan kekhawatiran tentang prospek ekonomi AS.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 73,96 poin atau 0,36 persen, dari tingkat penutupan Rabu (21/8/2019), menjadi diperdagangkan di 20.692,53 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo naik 2,92 poin atau 0,19 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.500,43 poin.

Saham-saham perusahaan pertanian dan perikanan, kimia, serta gelas dan keramik paling banyak membukukan kenaikan di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Wall Street ditutup lebih tinggi pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor mempertimbangkan serangkaian laporan laba triwulanan sejumlah perusahaan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 240,29 poin atau 0,93 persen, menjadi berakhir di 26.202,73 poin. Indeks S&P 500 bertambah 23,92 poin atau 0,82 persen, menjadi ditutup di 2.924,43 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir naik 71,65 poin atau 0,90 persen, menjadi 8.020,21 poin.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street ditutup lebih tinggi ditopang laporan laba perusahaan

..investor melihat ke depan untuk rilis risalah dari pertemuan Juli Federal Reserve untuk mencari petunjuk dari langkah kebijakan moneter bank sentral berikutnya.

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street ditutup lebih tinggi pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor mempertimbangkan serangkaian laporan laba triwulanan sejumlah perusahaan.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 240,29 poin atau 0,93 persen, menjadi berakhir di 26.202,73 poin. Indeks S&P 500 bertambah 23,92 poin atau 0,82 persen, menjadi ditutup di 2.924,43 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir naik 71,65 poin atau 0,90 persen, menjadi 8.020,21 poin.

Target dan Lowe’s melihat saham mereka melonjak setelah perolehan laba mereka melampaui ekspektasi para analis.

Target Corporation, sebuah perusahaan ritel Amerika, melaporkan laba per saham GAAP (prinsip akuntansi yang berlaku umum) dari operasi berkelanjutan 1,82 dolar AS pada kuartal kedua 2019, naik 22 persen dari periode yang sama tahun lalu. Total pendapatannya mencapai 18,4 miliar dolar, naik 3,6 persen.

Penjualan Target yang sebanding, metrik utama bagi pengecer, tumbuh 3,4 persen, didorong oleh pertumbuhan lalu lintas 2,4 persen.

Lowe’s, perusahaan yang bergerak di bidang jasa penjualan bahan bangunan dan renovasi rumah, melaporkan laba kuartalan per saham terdilusi 2,14 dolar AS dan pendapatan 21 miliar dolar AS. Penjualannya yang sebanding meningkat 2,3 persen. Ketiga angka tersebut melampaui perkiraan Wall Street.

Sementara itu, investor melihat ke depan untuk rilis risalah dari pertemuan Juli Federal Reserve untuk mencari petunjuk dari langkah kebijakan moneter bank sentral berikutnya.

The Fed memotong suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir Juli untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan 2008. Sementara mengutip ketidakpastian ekonomi dan perdagangan, The Fed menunjukkan penurunan suku bunga hanya “penyesuaian siklus tengah” daripada awal serangkaian kebijakan yang lebih akomodatif.

Baca juga: Wall Street reli ditopang harapan stimulus ekonomi global
Baca juga: Wall Street dibuka menguat di tengah laporan laba perusahaan
Baca juga: Wall Street turun tertekan laporan laba dan kekhawatiran resesi

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks IBEX-35 Spanyol berakhir menguat 0,97 persen

Sebanyak 30 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil membukukan kenaikan harga

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu (21/8/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid menguat 0,97 persen atau 83,20 poin, menjadi 8.701,50 setelah dibuka di 8.618,30.

Sebanyak 30 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 berhasil membukukan kenaikan harga.

Perusahaan media Mediaset berkinerja paling baik, mencatat keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melambung 5,88 persen.

Disusul oleh raksasa perusahaan tekstil Inditex yang menguat sebesar 3,08 persen, serta perusahaan telekomunikasi Cellnex Telecom naik sebesar 2,19 persen.

Baca juga: Indeks IBEX-35 Spanyol ditutup berkurang 1,32 persen

Baca juga: Indeks IBEX-35 Spanyol ditutup bertambah 0,73 persen

Di sisi lain, bank tabungan Caixabank berkinerja terburuk, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melemah 0,65 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan penyedia energi Enagas yang turun 0,45 persen dan bank tabungan Banco Sabadell kehilangan 0,19 persen.

Baca juga: Indeks IBEX-35 Spanyol ditutup menguat 1,78 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Harga emas berakhir sama tetapi turun dalam perdagangan elektronik

Kenaikan indeks-indeks acuan saham dan dolar AS yang lebih kuat menyebabkan emas jatuh dalam perdagangan elektronik

Chicago (ANTARA) – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange tak berubah pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), tetapi bergerak lebih rendah dalam perdagangan elektronik berikutnya.

Penurunan itu karena meningkatnya indeks saham dan dolar yang lebih kuat membebani aset safe-haven.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember ditutup tidak berubah pada 1.515,70 dolar AS per ounce.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik lebih dari 200 poin pada perdagangan Rabu (21/9/2019). Indeks S&P 500 dan indeks Komposit Nasdaq mengikuti kenaikan Dow Jones.

Baca juga: Emas perpanjang kerugian tertekan reli pasar ekuitas

Ketika pasar ekuitas naik, para investor biasanya lebih tertarik terhadap aset-aset berisiko seperti saham daripada aset safe haven seperti emas.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun sedikit di pagi hari. Namun, indeks dolar AS naik setelah rilis risalah dari pertemuan Juli Federal Reserve AS, yang menunjukkan bahwa bank sentral AS menjauh dari menyarankan serangkaian penurunan suku bunga.

“Kenaikan indeks-indeks acuan saham dan dolar AS yang lebih kuat menyebabkan emas jatuh dalam perdagangan elektronik,” kata analis pasar.

Baca juga: Emas berjangka hentikan kenaikan beruntun setelah penguatan ekuitas AS

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 0,3 sen AS atau 0,02 persen menjadi ditutup pada 17,151 dolar AS per ounce.

Platinum untuk pengiriman Oktober naik 5,3 dolar AS atau 0,62 persen, menjadi 858,10 dolar AS per ounce.

Baca juga: Harga emas perpanjang kenaikan, investor beralih ke aset yang aman
 

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks CAC-40 Prancis terangkat 1,70 persen pada akhir perdagangan

Semua dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil membukukan kenaikan harga

Paris (ANTARA) – Saham-saham Prancis berakhir lebih kuat pada penutupan perdagangan Rabu (21/8/2019), dengan indeks acuan CAC-40 di Bursa Efek Prancis terangkat 1,70 persen atau 90,84 poin, menjadi pada 5.435,48.

Semua dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil membukukan kenaikan harga.

Produsen minuman suling Prancis Pernod Ricard melonjak 4,83 persen, menjadi peraih keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Baca juga: Indeks CAC-40 Prancis berakhir turun 0,50 persen

Diikuti oleh saham perusahaan konsultasi teknologi informasi multinasional Prancis Cap Gemini yang menguat sebesar 3,99 persen dan konglomerat produsen barang-barang fesyen mewah multinasional Prancis LVMH naik 3,77 persen.

Baca juga: Indeks CAC-40 Prancis berakhir naik 1,34 persen

Baca juga: Indeks CAC-40 Prancis berbalik menguat 1,22 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks DAX-30 Jerman berakhir menguat 1,30 persen

Perusahaan perangkat lunak multinasional SAP, mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terangkat 2,81 persen

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu (21/8/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 1,30 persen atau 151,67 poin, menjadi 11.802,85.

Perusahaan perangkat lunak multinasional SAP, mencatat keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terangkat 2,81 persen.

Disusul oleh saham perusahaan penyedia teknologi internet dan layanan keuangan global Wirecard, serta perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens, yang masing-masing naik sebesar 2,59 persen dan 2,18 persen.

Di sisi lain, perusahaan pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melemah 0,79 persen.

Baca juga: Indeks DAX-30 Jerman ditutup melemah 0,55 persen

Baca juga: Indeks DAX-30 Jerman ditutup menguat 1,32 persen

Disusul oleh saham perusahaan telekomunikasi Deutsche Telekom yang berkurang 0,56 persen, serta kelompok perusahaan energi E.ON turun 0,32 persen.

Perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 223,3 juta euro (247,9 juta dolar AS).

Baca juga: Indeks DAX-30 Jerman bangkit berakhir naik 1,31 persen

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks FTSE-100 Inggris ditutup bertambah 1,11 persen

Burberry Group, sebuah perusahaan fashion mewah Inggris, melonjak sebesar 4,50 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips

London (ANTARA) – Saham-saham Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu (21/8/2019), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London bertambah 1,11 persen atau 78,97 poin, menjadi 7.203,97.

Burberry Group, sebuah perusahaan fesyen mewah Inggris, melonjak sebesar 4,50 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham perusahaan perawatan kesehatan swasta NMC Health serta perusahaan taruhan hasil penggabungan Paddy Power dan Betfair, Flutter Entertainment, yang masing-masing meningkat 4,09 persen dan 3,89 persen.

Baca juga: Indeks FTSE-100 Inggris berakhir turun 0,90 persen

Sementara itu, Phoenix Group Holdings, penyedia layanan asuransi jiwa dan dana pensiun menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 2,43 persen.

Disusul oleh saham Royal Bank of Scotland Group, perusahaan jasa keuangan dan perbankan, yang melemah 1,41 persen, serta Legal & General Group, perusahaan jasa keuangan multinasional Inggris, turun 1,29 persen.

Baca juga: Indeks FTSE-100 Inggris berakhir 1,02 persen lebih tinggi

Baca juga: Indeks FTSE-100 Inggris berakhir menguat 0,71 persen
 

Pewarta: Apep Suhendar
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wall Street dibuka menguat di tengah laporan laba perusahaan

Baik saham Target dan Lowe mengalami lonjakan pada perdagangan pagi setelah laba mereka melampaui ekspektasi analis.

New York (ANTARA) – Saham-saham pada Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat (AS) dibuka lebih tinggi pada perdagangan Rabu pagi waktu setempat karena investor mencerna serangkaian laporan laba perusahaan kuartalan.

Pada pembukaan perdagangan Indeks Dow Jones Industrial Average naik 209,52 poin atau 0,81 persen menjadi 26.171,96. Demikian pula dengan Indeks S&P 500 naik 23,49 poin, atau 0,81 persen menjadi 2.924,00 dan Indeks Komposit Nasdaq naik 64,66 poin atau 0,81 persen menjadi 8.013,22.

Baik saham Target dan Lowe mengalami lonjakan pada perdagangan pagi setelah laba mereka melampaui ekspektasi analis.

Baca juga: Wall Street turun tertekan laporan laba dan kekhawatiran resesi

Target melaporkan laba per saham GAAP dari operasi yang kesinambungan sebesar 1,82 dolar AS pada kuartal II 2019, naik 22 persen dari periode yang sama tahun lalu. Total pendapatannya mencapai 18,4 miliar dolar, naik 3,6 persen.

Penjualannya yang sebanding, yang menjadi kunci utama bagi pengecer, tumbuh 3,4 persen. Hal itu didorong oleh arus pertumbuhan 2,4 persen.

Sementara itu Lowe melaporkan laba kuartalan per saham terdilusi 2,14 dolar AS dan pendapatan 21 miliar dolar AS. Penjualannya yang sebanding meningkat 2,3 persen. Ketiga angka tersebut melampaui perkiraan Wall Street.

Investor melihat ke depan untuk rilis risalah dari pertemuan Federal Reserve (Fed) pada bulan Juli untuk mencari petunjuk dari langkah kebijakan moneter berikutnya dari bank sentral AS itu.

The Fed memotong suku bunga sebesar 25 basis poin pada akhir Juli untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan 2008. Sementara mengutip ketidakpastian ekonomi dan perdagangan, The Fed menunjukkan penurunan suku bunga hanya “penyesuaian siklus tengah” dari serangkaian kebijakan yang lebih akomodatif.

Baca juga: Wall Street reli ditopang harapan stimulus ekonomi global
Baca juga: Saham Tokyo dibuka menguat didukung Wall Street dan pembelian kembali

 

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor: Ridwan Chaidir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Malaysia berakhir turun 0,51 persen

indeks Emas berkurang 47,29 poin atau 0,42 persen menjadi ditutup di 11.302,39 poin

Kuala Lumpur (ANTARA) – Bursa saham Malaysia berakhir lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Komposit Kuala Lumpur (KLCI) turun 0,51 persen atau 8,16 poin, menjadi 1.594,59 poin.

Sementara itu, indeks Emas berkurang 47,29 poin atau 0,42 persen menjadi ditutup di 11.302,39 poin.

Sebanyak 318 saham berhasil membukukan keuntungan, 447 saham mengalami kerugian dan 405 saham diperdagangkan tidak berubah.

Volume transaksi turun menjadi 2,00 miliar saham senilai 1,62 miliar ringgit Malaysia (388,32 juta dolar AS), dibandingkan dengan 2,06 miliar saham senilai 1,73 miliar ringgit Malaysia (414,12 juta dolar AS) pada Selasa (20/8/2019).

Baca juga: Bursa saham Malaysia berakhir naik 0,39 persen
Baca juga: Bursa saham Malaysia ditutup melemah 0,17 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Hong Kong ditutup menguat 0,15 persen

Hong Kong (ANTARA) – Bursa saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Hang Seng (HSI) menguat 0,15 persen atau 38,50 poin, menjadi 26.270,04 poin.

Indeks Hang Seng diperdagangkan antara terendah 26.075,91 poin hingga tertinggi 26.318,13 poin, dengan nilai transaksi mencapai 75,09 miliar dolar Hong Kong (sekitar 9,58 miliar dolar AS).

Baca juga: Bursa saham Hong Kong ditutup turun 0,21 persen

Baca juga: Indeks Hang Seng naik tajam mengekor Wall Street

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Faktor teknikal membuat rupiah pada Rabu sore terapresiasi

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Rabu sore ini terapresiasi karena faktor teknikal.

Rupiah menguat 20 poin atau 0,14 persen menjadi Rp14.240 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.260 per dolar AS.

“Penguatan rupiah belum cukup stabil pada sesi sore ini mengingat sentimen yang beredar terutama perang dagang antara Amerika Serikat dan China masih kuat. Jadi, penguatan rupiah lebih disebabkan karena faktor teknikal,” ujar Kepala Riset Monex Investindo Future Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu.

Ia mengemukakan bahwa Presiden AS, Donald Trump kembali berkomentar mengenai sikap pemerintahnya akan tetap menekan China walaupun merugikan perekonomian AS.

“Trump menyatakan perekonomian AS sudah dicurangi oleh pemerintah China selama beberapa dekade,” katanya.

Ia menambahkan situasi itu membuat kekhawatiran di pasar keuangan berlanjut bahwa perang dagang AS-China masih akan bergulir untuk waktu yang tidak menentu.

“Dampak negatif bagi mata uang negara berkembang masih akan terasa ke depannya, sentimen perang dagang akan membuat dolar AS kembali diuntungkan dengan situasi itu,” katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, pelaku pasar juga masih menantikan hasil notulensi Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Juli lalu. Pelaku pasar akan mencari sinyal apakah the Fed akan kembali menurunkan suku bunganya atau tidak.

Dari dalam negeri, Ariston Tjendra mengatakan, pasar akan mencermati kebijakan Bank Indonesia ke depannya, salah satunya mengenai suku bunga dan perang dagang yang masih berlarut-larut.

Direktur Utama Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan Bank Indonesia diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya pada 5,75 persen.

“Melihat kondisi saat ini BI diperkirakan akan berhati-hati dan menahan diri dari penurunan suku bunga sambil terus mengamati kondisi global akibat dari perang dagang yang kemungkinan masih akan terjadi sampai tahun 2020,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.259 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.262 per dolar AS. 

Baca juga: Rupiah pagi kembali tertekan antisipasi sentimen global
Baca juga: Rupiah Rabu pagi melemah jadi Rp14.267
Baca juga: Rupiah Selasa sore melorot antisipasi kebijakan bank sentral

BI dan TNI AL komitmen jaga kedaulatan rupiah

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Singapura ditutup melemah 0,43 persen

Singapura (ANTARA) – Bursa saham Singapura ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, dengan indeks acuan STI (Straits Times Index) turun 0,43 persen atau 13,38 poin, menjadi 3.122,57 poin.

Total 1,05 miliar saham berpindah tangan senilai 1,01 miliar dolar Singapura (sekitar 728,98 juta dolar AS), dengan jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 190 saham berbanding 182 saham.

Indeks STI naik 0,24 persen atau 7,50 poin menjadi ditutup di 3.135,95 poin pada perdagangan Selasa (20/8/2019).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Saham Tokyo ditutup turun karena kekhawatiran baru masalah perdagangan

Tokyo (ANTARA) – Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu, karena sentimen investor tertekan oleh kekhawatiran baru atas masalah perdagangan menjelang pembicaraan perdagangan antara Jepang dengan Amerika Serikat.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) turun 58,65 poin atau 0,28 persen, dari tingkat penutupan Selasa (20/8/2019), menjadi mengakhiri perdagangan di 20.618,57 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari semua saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 9,26 poin atau 0,61 persen, menjadi ditutup pada 1.497,51 poin.

Mayoritas saham-saham kategori industri mundur ke wilayah negatif dengan pembangkit tenaga listrik dan gas, gelas dan keramik, serta logam non besi paling banyak mengalami penurunan pada penutupan perdagangan.

Baca juga: Saham Tokyo menguat didorong berkurangnya kekhawatiran resesi global

Baca juga: Saham Tokyo naik karena kekhawatiran prospek ekonomi global berkurang

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bursa saham Seoul berakhir 0,22 persen lebih tinggi

Seoul (ANTARA) – Bursa saham Seoul berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu, dengan indikator utama Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik 0,22 persen atau 4,40 poin, menjadi 1.964,65 poin.

Volume perdagangan mencapai 382 juta saham senilai 3,7 triliun won (3,1 miliar dolar AS).

Mata uang Korea Selatan berakhir pada 1.202,5 won terhadap greenback, naik 5,8 won dari tingkat penutupan hari sebelumnya.

Baca juga: Bursa saham Seoul ditutup menguat 1,05 persen

Baca juga: Bursa saham Seoul berakhir menguat 0,66 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG lanjutkan pelemahan seiring minimnya sentimen positif

Belum ada katalis positif yang beredar di pasar, baik eksternal maupun internal

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu ditutup melanjutkan melemah sebesar 0,68 persen seiring minimnya sentimen positif yang beredar di pasar.

IHSG ditutup melemah 42,77 poin atau 0,68 persen ke posisi 6.252,96. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 11,14 poin atau 1,13 persen menjadi 971,55.

“Belum ada katalis positif yang beredar di pasar, baik eksternal maupun internal, situasi itu mendorong investor mengurangi aset sahamnya seraya memantau sentimen selanjutnya,” ujar Direktur Utama PT Foster Asset Management Andreas Yasakasih di Jakarta, Rabu.

Baca juga: IHSG bergerak dua arah pada perdagangan sesi pertama

Menurut dia, salah satu sentimen yang menjadi perhatian investor dari eksternal yakni sinyal kebijakan bank sentral Amerika Serikat (the Fed) terhadap suku bunga acuannya (Fed fund rate). Sementara dari internal, investor juga menanti arah kebijakan Bank Indonesia mengenai suku bunga acuan.

Secara teknikal, lanjut dia, pada periode Agustus IHSG memang rentan terkoreksi mengingat sejumlah investor asing banyak yang melakukan liburan di musim panas.

“Historis menunjukkan memang Agustus melemah, karena mereka, terutama investor asing libur,” katanya.

Sementara itu, Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah mengatakan faktor pelemahan ekonomi global akibat perang dagang telah membentuk sikap kehati-hatian pelaku pasar saham.

“Pelemahan ekonomi global pada tahun ini merupakan dampak kebijakan yang diambil pada tahun 2018. Kenaikan suku bunga The Fed pada tahun 2018, telah berimplikasi capital outflow di negara berkembang dan menimbulkan ketidakpastian di tahun 2019,” katanya.

Berdasarkan data BEI pada hari ini (21/8) investor asing mencatatkan jual bersih atau foreign net sell sebesar Rp609,23 miliar.

Ia mengharapkan setiap kebijakan yang akan diterapkan oleh China dan AS dapat memicu pertumbuhan ekonomi global. Dengan begitu, respon pasar pada 2020 mendatang menjadi lebih optimistis.

Sementara itu, tercatat frekuensi perdagangan saham di BEI sebanyak 441.978 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,57 miliar lembar saham senilai Rp7,57 triliun. Sebanyak 147 saham naik, 249 saham menurun, dan 148 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei melemah 58,65 poin (0,28 persen) ke 20.618,57, indeks Hang Seng menguat 38,50 poin (0,15 persen) ke 26.270,03, dan indeks Straits Times melemah 12,05 poin (0,38 persen) ke posisi 3.123,90.

Baca juga: IHSG Rabu dibuka melemah 4,92 poin
Baca juga: IHSG melemah tipis di tengah sentimen yang mudah berubah

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar saham China kembali ditutup bervariasi

Jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 735 saham terhadap 656 saham di bursa Shanghai

Beijing (ANTARA) – Pasar saham China kembali ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu, dengan Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,01 persen menjadi 2.880,33 poin, sedangkan Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China sedikit melemah 0,06 persen pada 9.332,75 poin.

Gabungan nilai transaksi saham di kedua indeks tersebut mencapai sekitar 454,5 miliar yuan (sekitar 64,53 miliar dolar AS), turun dari 523,7 miliar yuan pada hari perdagangan sebelumnya.

Jumlah saham turun melebihi yang naik, sebanyak 735 saham terhadap 656 saham di bursa Shanghai dan 1.137 saham terhadap 902 saham di bursa Shenzhen.

Perusahaan-perusahaan di industri perlindungan lingkungan termasuk di antara pemenang terbesar, dengan harga saham Central Plains Environment Protection Company melonjak pada batas harian 10 persen.

Perusahaan-perusahaan pembuat kapal sebagian besar mengalami penurunan karena investor mengambil untung dari kenaikan tajam yang terlihat pada hari sebelumnya, dengan CSSC Holdings Limited, pembuat kapal utama, jatuh 2,68 persen.

Sementara itu, indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan di bursa bergaya Nasdaq China, kehilangan 0,11 persen menjadi ditutup pada 1.609,83 poin.

Baca juga: Pasar saham China ditutup bervariasi
Baca juga: Pasar saham China dibuka bervariasi

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pasar Aussie berakhir turun setelah menguat dua hari berturut-turut

Sydney (ANTARA) – Pasar saham Australia berakhir turun pada perdagangan Rabu, dengan kerugian meluas di sebagian besar sektor setelah dua hari berturut-turut menguat.

Pada penutupan perdagangan, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 61,70 poin atau 0,94 persen, menjadi 6.483,30 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 54,80 poin atau 0,83 persen menjadi 6.572,60 poin.

Meskipun minggu ini dimulai dengan baik dengan dua sesi kenaikan berturut-turut, penurunan signifikan di Wall Street semalam menghapus sebagian besar keuntungan.

Sementara hampir setiap sektor berakhir lebih rendah adalah saham-saham material, industri dan energi yang memimpin kerugian.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia tertekan dengan Commonwealth Bank turun 0,14 persen, Westpac Bank turun 1,82 persen, National Australia Bank turun 0,70 persen dan ANZ turun 1,16 persen.

Saham-saham pertambangan merosot dengan BHP jatuh 2,89 persen, Rio Tinto berkurang 2,48 persen, Fortescue Metals anjlok 4,09 persen, namun penambang emas Newcrest meningkat 0,37 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melemah dengan Woodside Petroleum turun 0,34 persen, Santos turun 0,44 persen dan Oil Search turun 0,61 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia juga lebih rendah dengan Wesfarmers turun 0,49 persen dan Woolworths turun 0,06 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra jatuh 2,91 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas naik 0,52 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,36 persen.

Baca juga: Pasar Aussie reli setelah penurunan tajam pekan lalu

Baca juga: Pasar saham Australia dibuka menguat dengan keuntungan luas

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG bergerak dua arah pada perdagangan sesi pertama

IHSG dibuka melemah 4,92 poin atau 0,08 persen menjadi 6.290,81 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan sesi pertama pagi ini bergerak dalam dua arah seiring penantian pasar terhadap kebijakan Bank Indonesia.

IHSG dibuka melemah 4,92 poin atau 0,08 persen menjadi 6.290,81. Dalam perjalanannya, IHSG terpantau berbalik arah atau menguat 0,13 persen menjadi 6.303,77 pada pukul 09.30 WIB.

“IHSG diperdagangkan secara sideways di tengah penantian pasar terhadap Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 22 Agustus mendatang,” kata Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Rabu.

Ia memperkirakan BI akan mempertahankan tingkat suku bunga acuan 7-days Reverse Repurchase Rate pada level 5,75 persen sebagai tindakan preventif.

Dari global, lanjut dia, investor juga menanti hasil pertemuan simposium Jackson Hole. Investor akan mencari petunjuk lebih jelas mengenai arah kebijakan suku bunga acuan the Fed (Fed fund rate) dari pertemuan itu.

“Saat ini tingkat suku bunga FFR berada di sekitar 2,25 persen dengan harapan pemotongan 25 basis poin. Tahun ini the Fed sudah menurunkan suku bunganya, namun tidak diketahui apakah penurunan ini akan berlanjut,” katanya.

Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan bahwa setiap koreksi saham merupakan hal wajar, dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat ekonomi nasional terbilang cukup kondusif seiring konsumsi domestik masih baik.

Ia menambahkan berkurangnya tensi gejolak politik di dalam negeri turut memberi kenyamanan bagi investor dalam menempatkan dana di pasar saham Indonesia.

“Akumulasi dapat dilakukan dengan target investasi jangka panjang,” katanya.

Sementara itu, bursa regional antara lain indeks Nikkei melemah 73,34 poin (0,35 persen) ke 20.603,88, indeks Hang Seng menguat 25,61 poin (0,10 persen) ke 26.257,15, dan indeks Straits Times melemah 11,12 poin (0,35 persen) ke posisi 3.124,83.

Baca juga: IHSG melemah tipis di tengah sentimen yang mudah berubah
Baca juga: Indeks DAX-30 Jerman ditutup melemah 0,55 persen
Baca juga: Wall Street turun tertekan laporan laba dan kekhawatiran resesi

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

IHSG Rabu dibuka melemah 4,92 poin

Jakarta (ANTARA) – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, dibuka melemah 4,92 poin atau 0,08 persen menjadi 6.290,81.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 1,37 poin atau 0,14 persen menjadi 981,31.
​​​​

Presiden Tutup IHSG Tertinggi Dalam Sejarah

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Rupiah Rabu pagi melemah jadi Rp14.267

Jakarta (ANTARA) – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi melemah 0,05 persen atau sebesar tujuh poin menjadi Rp14.267 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.260 per dolar AS.

BI dan TNI AL komitmen jaga kedaulatan rupiah

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks DAX-30 Jerman ditutup melemah 0,55 persen

Indeks acuan DAX-30 melemah 0,55 persen atau 64,19 poin menjadi 11.651,18 poin

Frankfurt (ANTARA) – Saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa (20/8/2019), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt melemah 0,55 persen atau 64,19 poin, menjadi 11.651,18 poin.

Asosiasi pengembang perumahan Vonovia menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh sebesar 3,12 persen.

Disusul oleh saham kelompok perusahaan energi E.ON serta perusahaan bahan bangunan multinasional Jerman HeidelbergCement, yang masing-masing turun sebesar 2,27 persen dan 1,64 persen.

Di sisi lain, sebut Xinhua, tercatat hanya dua saham perusahaan yang berhasil membukukan kenaikan harga.

Perusahaan pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas menguat 0,56 persen, merupakan peraih keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan, diikuti saham perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE yang bertambah 0,12 persen.

Perusahaan kimia dan farmasi multinasional Jerman Bayer adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 223,4 juta euro (247,4 juta dolar AS).

Baca juga: Wall Street turun tertekan laporan laba dan kekhawatiran resesi
Baca juga: Indeks FTSE-100 Inggris berakhir turun 0,90 persen
Baca juga: Indeks CAC-40 Prancis berakhir turun 0,50 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indeks IBEX-35 Spanyol ditutup berkurang 1,32 persen

Indeks acuan IBEX-35 berkurang 1,32 persen atau 115,00 poin menjadi 8.618,30 poin

Madrid (ANTARA) – Saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah di tengah kekhawatiran krisis politik di Italia pada perdagangan Selasa (20/8/2019), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid berkurang 1,32 persen atau 115,00 poin, menjadi 8.618,30 poin setelah dibuka di 8.733,30 poin.

Sebanyak 33 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35 mengalami penurunan harga, sementara dua saham lainnya naik.

Dilansir Xinhua, perusahaan energi bersih dan produsen selulosa ENCE Energia y Celulosa berkinerja terburuk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 5,06 persen.

Disusul oleh saham bank tabungan Banco Sabadell yang merosot 3,38 persen, serta perusahaan media Mediaset kehilangan 3,08 persen.

Dua perusahaan yang mencatat kenaikan harga saham adalah perusahaan telekomunikasi Masmovil Ibercom, naik 1,57 persen, serta penyedia infrastruktur Acciona, menguat 1,11 persen.

Baca juga: Indeks FTSE-100 Inggris berakhir turun 0,90 persen
Baca juga: Indeks CAC-40 Prancis berakhir turun 0,50 persen
Baca juga: Bursa saham Malaysia berakhir naik 0,39 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019