Terseret sektor energi, pasar saham Australia berakhir lebih rendah

Sydney (ANTARA News) – Pasar saham Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat, terseret penurunan sektor energi menyusul kemerosotan harga minyak.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 21 poin atau 0,34 persen menjadi 6.071,50, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 22,90 poin atau 0,37 persen menjadi 6.136,20 poin.

“Di seluruh pasar, saham-saham sumber daya memiliki bobot paling besar,” kata analis pasar Commsec, James Tao, dikutip dari Xinhua.

“Perusahaan-perusahaan energi tertekan karena penurunan 2,5 persen pada harga minyak tadi malam.”

Sebagian besar komponen lain dari indeks juga cenderung lebih rendah, dengan pengecualian saham kesehatan dan komunikasi yang membukukan kenaikan moderat.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia beragam, dengan Commonwealth Bank naik 0,93 persen, ANZ naik 0,11 persen, National Australia Bank turun 0,72 persen, dan Westpac Bank turun 0,34 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih rendah, dengan BHP turun 1,51 persen, Fortescue Metals turun 1,63 persen, Rio Tinto turun 1,77 persen, dan penambang emas Newcrest turun 1,14 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Oil Search berkurang 3,50 persen, Santos jatuh 4,37 persen, dan Woodside Petroleum turun 1,67 persen.

Jaringan supermarket terbesar di Australia terangkat, dengan Coles naik 0,98 persen, dan Woolworths naik 0,86 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 1,57 persen, maskapai nasional Qantas kehilangan 1,23 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 1,00 persen.
 

Pewarta:
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019