Wall Street ditutup menguat, kekhawatiran ketegangan AS-Meksiko mereda

New York (ANTARA) – Saham-saham di Wall Street memperpanjang kenaikannya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), setelah Amerika Serikat mencapai kesepakatan dengan Meksiko tentang masalah imigrasi yang akan memungkinkan Meksiko untuk menghindari tarif AS, meredakan beberapa kekhawatiran perdagangan di pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 78,74 poin atau 0,30 persen menjadi ditutup di 26.062,68 poin. Indeks S&P 500 bertambah 13,39 poin atau 0,47 persen menjadi berakhir di 2.886,73 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 81,07 poin atau 1,05 persen lebih tinggi menjadi 7.823,17 poin.

Delapan dari 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan saham-saham consumer discretionary dan teknologi masing-masing naik 1,05 persen dan 0,98 persen, memimpin kenaikan di antara kelompok-kelompok tersebut. Namun, layanan utilitas, real estat, dan komunikasi mengalami kesulitan.

Saham General Motors dan Ford Motor masing-masing ditutup naik 1,47 persen dan 0,61 persen, setelah diperdagangkan pada catatan optimis sepanjang sesi. Kedua perusahaan dapat memiliki taruhan tinggi dalam bentrokan tarif AS-Meksiko karena produksi mereka di sana.

Investor juga memperhatikan kesepakatan besar dalam industri kedirgantaraan. Baca juga: Bursa Saham Spanyol menguat, Indeks IBEX-35 ditutup naik 0,63 persen

Raytheon dan United Technologies sepakat untuk memerger seluruh saham yang akan menciptakan perusahaan gabungan dengan sekitar 74 miliar dolar AS dalam penjualan tahunan, menurut pernyataan bersama oleh kedua perusahaan pada Minggu (9/6/2019). Saham Raytheon naik 0,69 persen, sementara saham United Technologies turun lebih dari tiga persen pada penutupan Senin (10/6/2019).

Pasar ekuitas AS membukukan kenaikan yang solid dalam pekan yang berakhir 7 Juni, di tengah harapan kemungkinan penurunan suku bunga acuan oleh Federal Reserve (Fed) AS. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Dolar menguat dipicu kesepakatan AS-Meksiko tunda penerapan tarif

Baca juga: Harga minyak jatuh di tengah ketegangan perdagangan AS-China

Bursa AS Anjlok Pasca-Pilpres

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019